p-Index From 2021 - 2026
13.636
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan JPK (Jurnal Pendidikan Khusus) Psikologika : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Jurnal Psikologi Jurnal Psikologi Media Kesehatan Masyarakat Indonesia JURNAL PSIKOLOGI UDAYANA CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Intuisi Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Madura Psikodimensia: Kajian Ilmiah Psikologi JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi Jurnal Psikologi Integratif Jurnal Psikologi Perseptual INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental Jurnal Sains Psikologi MEDIAPSI Inquiry: Jurnal Ilmiah Psikologi Jurnal Psikologi Talenta Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia JURNAL DIVERSITA Motiva: Jurnal Psikologi GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Jurnal Studia Insania Jurnal Ilmu Perilaku Journal of Urban Sociology Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Psikostudia : Jurnal Psikologi Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Journal Psikogenesis Jurnal Ilmiah Psikologi Mind Set Psibernetika Jurnal Psikologi : Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan Psychocentrum Review Jurnal Ilmiah Psyche ANIMA Indonesian Psychological Journal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Bulletin of Counseling and Psychotherapy SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Keluwih: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Journal of Health and Behavioral Science Psyche: Jurnal Psikologi Keluwih: Jurnal Sosial dan Humaniora Jurnal Cahaya Mandalika Psikoborneo : Jurnal Ilmiah Psikologi Procedia : Studi Kasus dan Intervensi Psikologi Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi: JPPP Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Jurnal Social Library Psyche 165 Journal Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling Psycho Idea Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP) Makara Human Behavior Studies in Asia JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Journal of Global Research in Public Health Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

Well-Being dan Happiness Pengemis Jalanan di Surabaya Putri Purnamasari; Ananta Yudiarso; Marselius Sampe Tondok
Keluwih: Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2020): Keluwih: Jurnal Sosial dan Humaniora (October)
Publisher : Direktorat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/soshum.v1i2.3106

Abstract

Abstract - The phenomenon of street beggars to be one of the problems in Surabaya city. Life in the city, will bring psychological burden such as dissatisfaction, loss of life spirit, inner problems and problems to others, etc. Consequences received as street beggars can also elicit other psychological problems. This study is a descriptive study that aims to know the picture of well- being and happiness on street beggars in Surabaya. Sampling was done by snowball sampling and obtained the number of samples of 80 subjects. Data were taken using a questionnaire from the adaptation scale of Ryff's Scale of Psychological Well-Being (PWB) and the adaptation scale of Oxford Happiness Questionnaire (OHQ). The results showed that the well-being of street beggars tends to be high as much as 34%, 60% tends to be moderate and 6% tends to be low.. Street beggars have a high well-being because most of them are able to realize the purpose of life according to their standard of living. The joy of street beggars is known amongst them; quite happy (31%), feeling happier or happier (34%), and feeling unhappy (35%).Keywords: well-being, happiness, street beggars. Abstrak - Fenomena pengemis jalanan menjadi salah satu permasalahan di kota Surabaya. Kehidupan di kota memunculkan beban psikologis seperti ketidakpuasan, kehilangan semangat hidup, masalah batin dan masalah terhadap orang lain. Konsekuensi yang diterima sebagai pengemis jalanan juga dapat memunculkan permasalahan psikologis lainnya. Penelitian ini merupakan studi deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui gambaran well-being dan happiness pada pengemis jalanan yang ada di Kota Surabaya. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan snowball sampling dan diperoleh jumlah sampel sebanyak 80 subjek. Data diambil menggunakan kuesioner dari skala adaptasi dari Ryff’s Scale of Psychological Well-Being (PWB) dan skala adaptasi dari Oxford Happiness Questionnaire (OHQ). Hasil penelitian diketahui well-being yang dimiliki pengemis jalanan cenderung tinggi sebanyak 34%, cenderung sedang 60% dan cenderung rendah 6%. Pengemis jalanan memiliki well-being yang tinggi dikarenakan kebanyakan dari mereka mampu merealisasikan tujuan hidup sesuai dengan standar hidup mereka masing- masing. Kebahagiaan pengemis jalanan diketahui diantaranya; cukup bahagia (31%), merasa lebih bahagia atau bahagia (34%), serta merasa tidak bahagia (35%).Kata kunci: kesejahteraan, kebahagiaan, pengemis jalanan
Art Therapy Kurang Efektif Untuk Menurunkan Tingkat Kecemasan: Studi Meta-Analisis Putu Ayu Onik Pratidina; Ananta Yudiarso
Psychocentrum Review Vol 3, No 2 (2021): Psychocentrum Review
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/pcr.32716

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas art therapy dalam upaya menurunkan tingkat kecemasan. Penelitian ini adalah studi meta-analisis melalui reviu literatur yang melibatkan 13 jurnal internasional yang sesuai dengan variabel penelitian. Adapun jumlah total partisipan dari seluruh jurnal yang digunakan adalah 596 orang. Kegiatan art therapy yang dilakukan dalam proses intervensinya adalah art-making (seperti melukis, mewarnai, menggambar, dan membentuk clay). Berdasarkan pengolahan data Mean, Standard deviation, dan jumlah sampel yang digunakan, diperoleh nilai effect size cohen’s d sebesar 0,570 (95% CI = -1,022 sampai -0,117) dengan I² (inconsistency) = 83,4% (95% CI = 72,3% sampai 88,8%). Hasil pengolahan data juga menunjukkan bahwa tidak terdapat bias publikasi dalam penelitian. Dari nilai effect size cohen’s d tersebut, dapat dikatakan bahwa efek dari pemberian art therapy kurang efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan yang dimiliki oleh individu.
Kecerdasan Emosional Kurang Efektif Terhadap Kinerja Karyawan: Studi Meta Analisis Junaid Ridha Akbar; Ananta Yudiarso
Jurnal Diversita Vol 6, No 2 (2020): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v6i2.4234

Abstract

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti sebelumnya menyatakan bahwa hubungan kecerdasan emosional berdampak pada peningkatan kinerja kerja karyawan. Penelitian meta-analisis ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional terhadap kinerja kerja karyawan. Pada penelitian ini peneliti melakukan reviu terhadap 14 jurnal yang berkaitan dengan kecerdasan emosional dan kinerja kerja pada 10 tahun terakhir. Penelitian ini adalah penelitian meta-analisis dengan tujuan untuk meningkatkan daya analisis dari penelitian sebelumnya yang melihat korelasi antara kecerdasan emosional dan kinerja kerja. Penelitian ini melibatkan total partisipan sebanyak 5110, yang dianalisis menggunakan website Meta-mar (Free Online Meta-Analysis Service) yang berdasarkan pada jumlah partisipan (N) dan nilai korelasi antar variabel (r). Hasil analisis menunjukkan nilai effect size 0,47 (95% CI = 0.331 - 0.541, p = 0.0) dengan nilai inconsistency (I2) sebesar 96,1%.Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kecerdasan emosional dan kinerja kerja berkorelasi negatif dan termasuk dalam kategori medium effect size. Hasil ini menunjukkan bahwa kecerdasan emosional memberikan efek yang kurang signifikan dalam mempengaruhi kinerja kerja karyawan.
Studi Meta-Analisis: Hubungan antara Stres Kerja dan Kinerja Karyawan Muhamad Latifun Nadzif; Ananta Yudiarso
Jurnal Diversita Vol 7, No 1 (2021): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v7i1.4549

Abstract

Kinerja karyawan merupakan hasil dari pencapaian dan usahanya yang telah dilakukan oleh karyawan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pada pekerjaannya. Berbagai macam penelitian tentang kinerja karyawan telah dilakukan dan salah satunya stres kerja memiliki keterkaitan pada tinggi dan rendahnya kinerja seorang karyawan. Pada penelitian studi meta-analisis ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara job stress dan employee performance. Penelitian ini peneliti melakukan reviu yang melibatkan 15 studi jurnal yang berkaitan dengan job stress dan employee performance pada 10 tahun terakhir dan dengan jumlah responden sebanyak 2638. Hasil dari penelitian studi meta analisis ini menunjukkan korelasi yang small effect size sebesar r =-0,11 (95% CI= -0,337. 0,13) confidence intervalnya akan ada dengan heterogeneity = 97.1% maka meta analisis ini menggunakan random effect size. Dari hasil tersebut mengindikasikan bahwa stres kerja kurang berkorelasi secara langsung dengan kinerja seorang karyawan karena memiliki small effect size. Hal ini mengisyaratkan ada variabel-variabel lain yang memiliki nilai korelasi yang lebih besar dari pada stres kerja.
Studi Meta-Analisis : Efektivitas Cognitive Behavioural Therapy untuk Meningkatkan Self-Esteem Rizki Sakinah Dewi; Ananta Yudiarso
Jurnal Diversita Vol 7, No 2 (2021): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v7i2.5038

Abstract

Teknik Cognitive Behavioural Therapy adalah sebuah teknik intervensi yang cukup efektif untuk dapat meningkatkan self-esteem individu. Self-esteem yang dimiliki oleh individu akan memengaruhi tingkat kesejahteraannya dan akan memengaruhi bagaimana ia dapat memandang dirinya sendiri secara positif atau negatif. Oleh sebab itu, penelitian ini dilakukan untuk dapat mengetahui apakah teknik intervensi Cognitive Behavioural Therapy dapat membantu meningkatkan self-esteem pada individu. Metode yang digunakan untuk melihat tingkat efektivitas penggunaan teknik Cognitive Behavioural Therapy tersebut ialah metode meta-analysis, yang dilakukan dengan melihat effect size dari 20 jurnal eksperimen penelitian terdahulu. Effect size didapatkan dengan melihat jumlah partisipan (N), mean (M), dan standard deviasi (SD) pada setiap kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknik Cognitive Behavioural Therapy tidak cukup efektif untuk meningkatkan self-esteem pada individu (Hedges’g = 0.34), (95%CI = 0.11 hingga 0.3; dan I2 = 88.0% ), hal ini dikarenakan keberhasilan seorang individu untuk meningkatkan self-esteem juga dapat dipengaruhi oleh dukungan sosial yang diterimanya dari lingkungan, baik keluarga maupun sosial.
Mental Practice untuk Menurunkan Kecemasan: Sebuah Meta-Analisis Prastika Prima Nugraheni; Ananta Yudiarso
Jurnal Studia Insania Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jsi.v9i1.4469

Abstract

Mental Practice (Relaxation, Imagery, and Self Talk has an inconsistent impact on reducing anxiety in previous studies. This study aims to determine the level of effectiveness of Mental Practice interventions to reduce anxiety. In this case, a review was carried out to 17 journals related to Mental Practice (Relaxation, Imagery, and Self Talk) with a total number of 1054 participants; 521 people in the Experiment group, and 533 people in the Control group.  Data processing is based on the number of sample size (N), mean (M), and standard deviation (SD), and by using the Random Effect Model criteria, the result of Hedges g is 1.19. From the result, it can be concluded that Mental Practice has a great effect in reducing someone’s anxiety
BODY IMAGE AND SELF-ESTEEM: META-ANALYSIS STUDY Della Widasuari; Ananta Yudiarso
Psibernetika Vol 14, No 2 (2021): Psibernetika
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/psibernetika.v14i2.2943

Abstract

Self-esteem the ways when individuals view their lives. Body image wilf form self-esteem that affect the ability to explore themselves. This article was created to statistically strengthen the relationship between body image and self-esteem. This study aims to determine the relationship between self-esteem and body image using a meta-analysis research method. This study involved 16 journals with 16 correlatoin coefficients. The statistical test shows that body image and self-esteem have a small effect size correlation (r=0,187) with 95,6% CI, and P value 0,32 (α=0,05), and the results of egger bias indicator showed there was no publication bias. The research results indicate that body image and self-esteem that there is in-direct effect relationship.
APA NILAI DIRIKU SEBATAS PENAMPILANKU? ANALISIS BODY SURVEILLANCE DAN KETIDAKPUASAN TUBUH DENGAN MEDIATOR BODY SHAME Chrissamary Husodo; Ananta Yudiarso
Jurnal Psikologi Vol 15, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2022.v15i1.5565

Abstract

Di dalam era modern kini yang semakin maju oleh kecanggihan teknologi, standar kecantikan yang tidak realistis semakin dipopulerkan melalui media sosial. Standar kecantikan yang tidak lepas dari pengaruh objektifikasi menciptakan gambaran bahwa tubuh kurus adalah tubuh yang ideal bagi perempuan, sehingga menjadi salah satu faktor yang turut mengembangkan ketidakpuasan tubuh pada perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara body surveillance dan body dissatisfaction melalui body shame sebagai mediator. Studi hubungan antara body surveillance dan ketidakpuasan tubuh masih sangat terbatas di Indonesia, terlebih lagi yang melibatkan body shame di dalamnya, padahal body shame adalah indikator yang kuat untuk gangguan makan. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner secara online dengan teknik accidental sampling dari sejumlah 223 perempuan dengan rentang usia 18-25 tahun di Surabaya sebagai partisipan penelitian. Analisis data menggunakan metode analisis mediasi melalui Structural Equations Modeling (SEM) dengan aplikasi JASP versi 0.16. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara body surveillance dan body dissatisfaction yang dimediasi sepenuhnya oleh body shame, dengan indirect effect antara body surveillance dan body dissatisfaction melalui body shame, dengan total effect yang signifikan dan tanpa adanya direct effect. Temuan ini berimplikasi pada pentingnya pengembangan intervensi yang mempertimbangkan konteks sosial setempat sebagai sumber dari permasalahan body image.
APAKAH PELATIHAN MUSIK INTERAKSIONAL TERKAIT DENGAN KEMAMPUAN EMPATI DAN SISTEMASI PADA MUSISI? Meidy Christianty Soesanto; Ananta Yudiarso
Jurnal Psikologi Vol 15, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2022.v15i1.5583

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara pelatihan musik interaksional dengan kemampuan empati dan sistemasi pada musisi. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional menggunakan metode survei. Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji hubungan serta model rasch. Hasil penelitian terhadap 111 musisi menunjukan bahwa pelatihan musik interaksional (PMI) berhubungan dengan kemampuan sistemasi (SQ) (r = 0.214, p = 0.012, N = 111). Kemampuan empati (EQ) tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan pelatihan musik interaksional (r = 0.024, p = 0.400, N = 111). Pelatihan musik interaksional merupakan alternatif untuk meningkatkan kemampuan sistemasi.
Efektivitas Mindfulness-Based Cognitive Therapy untuk Menurunkan Depresi : Meta-Analisis Alvina Prameswari; Ananta Yudiarso
Psycho Idea Vol 19, No 2 (2021): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.013 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v19i2.9943

Abstract

Depresi merupakan gangguan kesehatan mental yang memengaruhi perasaan, pikiran, dan perilaku sehingga menimbulkan permasalahan emosional dan fisik pada penderitanya.  Mindfulness-based Cognitive Therapy merupakan salah satu bentuk intervensi yang dapat digunakan untuk menurunkan tingkat depresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Mindfulness-based Cognitive Therapy (MBCT) dalam menurunkan tingkat depresi. Penelitian ini menggunakan metode meta analisis yaitu berupa review literatur 14 artikel penelitian yang dimuat dalam jurnal internasional. Analisis data menggunakan menggunakan website Meta-mar (Free online Meta-Analysis Service). Pedoman yang digunakan dalam penelitian ini yakni dari PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis) dan MARS (Meta-analysis Reporting Standards). Berdasarkan hasil pengolahan data berdasarkan mean (M), standar deviasi (SD), dan sample size (N) yang menghasilkan nilai effect size dengan menggunakan random effect, maka diperoleh hasil effect size hedge’s g yakni sebesar 0,6 (95% CI=0.264 sampai 0.933). Hal ini berarti bahwa Mindfulness-based Cognitive Therapy merupakan salah satu bentuk intervensi yang cukup efektif untuk menurunkan tingkat depresi.
Co-Authors Adityo Rohman Hafid Supratikno Aguslina Kirtishanti Aguslina Kirtishanti Aisyah, Farras Fajrina Alicia ALISHA Alisha Rahmadaniar Ilahude Alvina Prameswari Alzouabi, Kousay Amelia Lorensia Amiruddin, Jemmi Halil Anasta Putri, Ni Made Wulan Widyaswari Andika, Bryan Angelica, Karina Anggara Martha Pratama Anissa Cessarea Annisah Nurul Azizah Aprilianto, Khoifulloh Aprillia, Christine Ardhiani, Ista Wirya Ardiyanto, Farrel Arghita, Venya Alya Arisudana, Made Arviyenna, Sandra Astarini, Nadia Auliya Diah Safitri Auliya', Eldiana Putri Aurellya, Ciptari Dhienda Ayu, Desak Ulan Sukmaning Bakti, Aileen Belinda Herina Putri Chanafi, Alfi Rossi Chrissamary Husodo Cindy Avia Rizqullah Citha Kusuma Anindhyta Clarissa Firanda Polii Cynthia Vivian Purwanto Dandachi, Abdulkader Dayangku Fanny Padillah Dedi Nasruddin Della Widasuari Dendy Maulana Rahman Devano Ramadhan, Rendhika Dewi, Luh Putu Lidya Sofhya Dewi, Ni Putu Laksmi Diadiningrum, Jihan Rahma Dwi Hardani Oktawirawan Eka, Grace Eldiana Putri Auliya Elisabeth, Mary P. Evy Tjahjono Febiano, Rikardus Ebed Suhartantiyo Febrianthi, Adinda Nasha Ayu Febriswari, Desak Ayu Noordiandra Fernando M S, Manuel Gabriella, Evelyn Garren, Joel Gloryana, Gavrila Gunanto, Yovita S. Hadinata, Desyria Anggraini Harefa, Glory Vanni Tanida Hasanah, Mufidetul Hastuti, Fajar Ayu Inderasari, Annisa Puspita Islameidina, Amalia Ratri Jelite Prenggo Putri Jesseline, Anastasia Jessica, Alicia Jocelyn Faustina Santoso johana Junaid Ridha Akbar Kanzaki, Mami Katuuk, Fermanda Fransesca Stevani Kenzo Kristlyna, Eileen Kumowal, Redualita Christy Kurniawan, Alexander Bhirowo Putra Kusuma, Sylviana Putri Kusuma, Yushi Rachmita Larantukan, Agatha Maria Febriani Laurentia Verina Halim S. Lestari, Devi Damar Lidia Junita Lidia Junita Linggani Linggani Linggani Linggani Lisuallo, Damayanti Litmantoro, Stefani Lusia M. FAIRUZ ABADI, M. FAIRUZ Made Juliana Suksma W. Mami, Kanzaki Maranatha, Daniel Marcel Aurelius Wirahadi Prasadhana Maria Leyn Blaong Karangora Maria, Hana Marsantia Julista Papilaya Marselius Sampe Tondok Marthy Meliana Ariyanti Jalmav Meidy Christianty Soesanto Moza, Benazir Mufidetul Hasanah Muhamad Latifun Nadzif Mustika, John Sebastian Nada Sherafim Latreia Krishi Nauraliefia, Dinda Nabila Novianti, Abigail Christine Nugroho, Marcellino Alvin Nur Fadillah Pau, Amalia Syafira Ludji Pertiwi, Lucia Citra Prastika Prima Nugraheni Pratama, Daniel Yoga Pratama, Petrick Prawira, Michelle Angela Prayudi, Satrio Dhiaputra Puput Makarti Purwanto, Cynthia Vivian Putra, Timothy Quinn Hartono Putri Purnamasari Putri, Erlavianda Tarita Putri, Grace Angeline Nikita Putri, Ni Putu Rahayu Eka Putri, Stefani Devina Arie Putu Ayu Onik Pratidina Putu Nitya Sarahdevina Rachmad Poedyo Armanto Rahim, Fatmawati Rahma, Lili Retalista, Nova Rizkha, Nabilla Aulia Rizki Sakinah Dewi Rizkia Arrahmah Rohimatus Syahadah Muslimah Sasmita, Jonathan Selvia Agustina Selvia Agustina Setiono, Daniel Silitonga, Bunga Meiuliwati Siti Yunia Mazdafiah Soesanto, Meidy Christianty Stefany Livia Prajogo Sugiarto, Amanda Anyza Sugoto, Srisiuni Surya, Roy Sutjipto, Sari Dewi Teresna Anindhita, I Gusti Agung Istri Theodora, Evonne Treshinta Putri Dhamayanti Tresna, I Dewa Ayu Ning Tunggawan, Ingrid Utami, Yasmin Adlina Heraputri Vecolitha, Olivia Watimena, Ferry Yohannes Widiana, Luh Bella Elistya Widodo Setya Budi, Fransiscus William, Kevin Wiratama, Michelle Joanne Yuliana Arisanti Yuniva Dwi Indah Lestari Yusof, Aminuddin Mohd. Yusti Probowati Rahayu Yuwono, Albertus Christian