Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Kelompok Masyarakat melalui Usaha Keripik Pisang di Desa Tegalweru, Kecamatan Dau, Malang Yuyun Yuniati Yuniati; Melany Melany; Kestrilia Rega Prilianti; Rokiy Alfanaar
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.963 KB) | DOI: 10.33366/japi.v5i1.1794

Abstract

Salah satu cara untuk meningkatkan daya saing daerah adalah melalui peningkatan nilai ekonomi produk lokal. Pemanfaatan potensi berupa sumber daya alam secara optimal akan memberikan dampak dalam memacu roda perekonomian di daerah tersebut. Desa Tegalweru yang terletak di Kota Malang, Jawa Timur kaya akan sumber alam seperti cabe, buah tomat, jeruk, dan pisang. Saat panen raya tiba, masyarakat telah memiliki tradisi untuk memanfaatkan dan mengolah hasil buminya sehingga bernilai jual lebih tinggi. Salah satu usaha yang saat ini dikembangkan adalah keripik pisang. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat dengan pendanaan Ma Chung Abdimas Grant (MAG), tim pengabdi memilih kelompok pembuat keripik pisang ini sebagai mitra dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat skim IbDM (Ipteks Bagi Desa Mitra). Dalam waktu delapan bulan tim bekerja untuk meningkatkan daya saing produk hasil keripik pisang melalui perbaikan kualitas produk, pengurusan ijin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), dan strategi promosi.
IbM-Paguyuban Ibu-Ibu Kelurahan Tegalweru: Perancangan Desain Product label dan Trademark Oleh-oleh Khas Malang Produksi Desa Tegalweru Kabupaten Malang Sultan Arif Rahmadianto; Ruth Febriana Kesuma; Yuyun Yuniati
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.316 KB) | DOI: 10.33366/japi.v4i1.1229

Abstract

Program pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan omset penjualan produk olahan oleh-oleh khas Malang yang diproduksi oleh paguyuban ibu-ibu Kelurahan Tegalweru, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang melalui perancangan desain product label dan trademark. Strategi untuk mencapai tujuan tersebut adalah melalui program IbM yang meliputi dua kegiatan, yaitu (1) sosialisasi materi pengantar desain sebagai alat pemasaran produk yang efektif dan (2) perancangan desain product label dan trademark produk olahan oleh-oleh khas Malang. Sasaran program ini adalah paguyuban ibu-ibu di kelurahan Tegalweru, Dau, Malang. Kegiatan sosialisasi materi pengantar desain sebagai alat pemasaran produk yang efektif dilaksanakan dalam satu kali pertemuan dengan pimpinan paguyuban ibu-ibu dalam bentuk presentasi dan diskusi. Adapun kegiatan perancangan desain product label dan trademark dilaksanakan selama kurang lebih 6 bulan dalam bentuk program pendampingan. Keberhasilan program pengabdian masyarakat ini ditentukan berdasarkan peningkatan wawasan tentang desain sebagai alat pemasaran produk yang efektif dan peningkatan omset dari penjualan produk olahan oleh-oleh khas Malang. Hasilnya adalah meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan dalam bidang pengemasan produk olahan oleh-oleh khas Malang yang lebih menarik dan adanya desain product label dan trademark sebagai identitas produk olahan oleh-oleh khas Malang yang lebih menarik. Hasil ini menggambarkan bahwa program pengabdian pada masyarakat paguyuban ibu-ibu Kelurahan Tegalweru efektif untuk meningkatkan omset penjualan produk olahan oleh-oleh khas Malang.
Ekstraksi Minyak Atsiri dari Bunga Mawar (Rosa hybrda L.) dengan Metode Solvent Free Microwave Extraction Yuyun Yuniati; Saras Nurani Putri; Pradipta Risang Ratna Sambawa; Donny Satria Bhuana; Mahfud Mahfud
ALCHEMY:Journal of Chemistry Vol 9, No 2 (2021): ALCHEMY JOURNAL OF CHEMISTRY
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/al.v9i2.11511

Abstract

To date, essential oils still play an important role in various aspects of human life. Flowers are essential oil-producing plants that still need to be further explored, of which rose petals (Rosa hybrda L.) are an option for types of flowers that have the potential to produce economical essential oils. In this study, solvent-free microwave extraction (SFME) was used as an essential oil extraction method, which is considered safe because it does not use heat energy and chemical solvents which can be considered to trigger a decrease in the quality of the oil extract. The optimum microwave power in this study is 560 Watt with a yield of 0.0124%. The difference in the value of the feed intake ratio to the volume of the distiller (F/D) influences yield, where the F/D value of 0.15 g/mL gives the highest yield value of 0.0145%. The result of the Gas Chromatography Mass Spectrometry (GCMS) analysis shows rose flower essential oil extract provided a profile of 12 compounds, of which three dominant compounds are β-phenylethyl acetate, 2-isopropyl-5-methyl-9-methylene-bicyclo-1-decene, and nonadecane. Keywords: Extraction, rose flower petals, solvent-free microwave extraction (SFME), essential oils Hingga saat ini, minyak atsiri masih memegang peranan penting untuk berbagai aspek kehidupan manusia. Bunga-bungaan merupakan tanaman penghasil minyak atsiri yang masih perlu dieksplorasi lebih lanjut, yang mana mahkota bunga mawar (Rosa hybrda L.) adalah satu opsi jenis bunga yang berpotensi sebagai penghasil minyak atsiri bernilai ekonomis. Pada penelitian ini digunakan solvent-free microwave extraction (SFME) sebagai metode ekstraksi minyak atsiri yang dinilai aman karena tidak menggunakan energi panas dan bahan pelarut kimia yang dapat dianggap memicu penurunan kualitas ekstrak minyak. Daya microwave optimum pada penelitian ini adalah 560 Watt dengan perolehan yield sebesar 0,0124%. Perbedaan nilai rasio feed masuk terhadap volume distiler (F/D) memberikan pengaruh terhadap hasil rendemen, yang mana nilai F/D 0,15 g/mL memberikan nilai rendemen tertinggi sebesar 0,0145%. Hasil analisis Gas Chromatography Mass Spectrometry (GCMS) menunjukkan bahwa ekstrak minyak atsiri bunga mawar memberikan profil 12 senyawa dengan tiga senyawa dominan yaitu β-phenylethyl acetate, 2-isopropyl-5-methyl-9-methylene-bicyclo-1-decene, dan nonadecane. Kata kunci: Ekstraksi, mahkota bunga mawar, solvent-free microwave extraction
Ekstraksi Zat Warna Antosianin Dari Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Dengan Metode Ekstraksi Berbantuan Ultrasonik dan Aplikasinya Untuk Minuman Yuyun Yuniati; Achmad Qodim Syafa'atullah; Lailatul Qadariyah; Mahfud Mahfud
Journal of Chemical Process Engineering Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jcpe.v7i2.1184

Abstract

Perkembangan permintaan konsumen akan zat warna mendorong berbagai industri menghasilkan varian zat pewarna. Namun informasi akan dampak penggunaan pewarna sintesis menekan penggunaan kembali zat warna alami. Antosianin merupakan salah satu zat warna alami yang unik untuk dimanfaatkan lebih lanjut, khususnya di bidang pangan. Bunga telang (Clitoria ternatea L.) merupakan bahan yang dapat dijadikan sumber warna alami antosianin. Ultrasound-Assisted Extraction dipromosikan sebagai metode ekstraksi terkini yang diharapkan mampu menjawab kelemahan metode ekstraksi konvensional. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari proses ekstraksi zat warna alami dari bunga telang serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi proses ekstraksi dengan metode Ultrasound Assisted Extraction, hingga akhirnya dapat dimanfaatkan sebagai produk minuman. Dari penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kondisi terbaik untuk ekstraksi zat warna dari bunga telang adalah pada pada F/S 0.02 g/ml, suhu ekstraksi 60°C, dan waktu ekstraksi 90 menit, dengan konsentrasi antosianin di dalam minuman yang didapatkan sebesar 19.57 mg/L
Peningkatan Mutu Produk Kopi Warining Dampit Berdasarkan Kajian Kandungan Senyawa Aktifnya Heriyanto Heriyanto; Yuyun Yuniati
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 7, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v7i3.3927

Abstract

Kopi masih menjadi daya tarik konsumsi bagi masyarakat, khususnya di Malang, Jawa Timur. Salah satu jenis produk kopi yang telah dipasarkan hingga mancanegara adalah produk Kopi Warining Dampit. Meskipun peminat kopi ini sangat tinggi, namun sayangnya kemasan produk kurang menampilkan edukasi kandungan senyawa aktif kopi. Kegiatan Pengabdian Masyarakat diwujudukan melalui program jasa analisis mutu tiga jenis produk kopi Warining Dampit yaitu kopi Arabica, kopi Excelsa, dan kopi Robusta, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat penggemar kopi dalam mengetahui kandungan senyawa kimia yang ada di dalam produk. Analisis utama yang dimaksud berupa uji organoleptik produk kopi, analisis kafein, asam klorogenat, dan senyawa aroma. Dari pelaksanaan program ini, diketahui bahwa kopi Robusta dan Excelsa cenderung memiliki rasa pahit, yang mana kopi Robusta mengandung kafein yang lebih unggul dari dua jenis kopi lainnya. Sementara itu kopi Arabika memiliki rasa asam dominan, dengan kandungan asam klorogenat yang lebih tinggi dibandingkan dua jenis kopi lainnya. Sedikitnya terdapat 29 senyawa aroma dari golongan pirasin, furan, aldehid, keton, ester, alkohol, pirol, asam, dan lainnya yang telah berhasil diidentifikasi dari ketiga jenis kopi yang dianalis.
Structural Conformational Study of Isoflavon Derivatives in Soybean Using Semi empirical Methods Yuyun Yuniati
Journal of Global Pharma Technology Volume 10 Issue 05: (2018) May2018
Publisher : Journal of Global Pharma Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isoflavon was falconoid group which was a polifenolic compound. As a member of flavonoid groups, isoflavon was a bioactive compound that contains phenolic group reported to have an  ability as antioxidant and prevent free radical damage through two mechanism. The mechanism are donating hydrogen ions and directly acting as a free radical scavenger. One of the seed plants which contain isoflavon was soybean. Isoflavon derivatives in soybean are biochanin a, genistein, daidzein, equol, formononetin, dan glycitein. The compounds can be applied in medical and pharmaceutical. Generally the is of lavon derivatives in soy bean have been conducted to anti-allergic, antioxidant, dan anti cholesterol. These studies based on optimization and structural conformational to support QSAR and Molecular docking studies. In this study, semiempirical AM1 method was used for optimization all the structure. The distance of two nearby atoms affect the structure stability and the strain energy because the lower the strain energy, the more stable that compound The most stable structure for biochanin a, genwastein, daidzein, glycitein, formononetin was 40o while the most stable structure for equol was 280o.Keywords: Conformation, Derivatives, Energy, Isoflavon, Soybean.
PENINGKATAN KONTROL KUALITAS KOPI ROBUSTA COFFEA CANEPHORA FERMENTASI DESA KUCUR DENGAN OPTIMASI LEVEL ROASTING Natanael Anugerah Tuuk Natan; Rollando; Muhammad Hilmi Afthoni; Yuyun Yuniati
Sainsbertek Jurnal Ilmiah Sains & Teknologi Vol. 3 No. 2 (2023): Maret - Sainsbertek Jurnal Ilmiah Sains & Teknologi
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/sb.v3i2.230

Abstract

Parametric Study and Characterization of Sappan Wood (Caesalpinia Sappan Linn) Natural Red Colorant Extract with Ultrasonic Assisted Extraction Method Yuyun Yuniati; Dhiya Dini Azmi; Eric Nurandriea; Lailatul Qadariyah; Mahfud Mahfud
ASEAN Journal of Chemical Engineering Vol 23, No 1 (2023)
Publisher : Department of Chemical Engineering, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ajche.77249

Abstract

In this study, the optimization and characterization of the colorant extraction process from sappan wood were carried out using the ultrasound-assisted extraction method. Sappan is proposed as a source of natural material wealth, producing a natural red colorant that is being needed by the community in the food sector. Based on this research, the optimum operating conditions for the extraction of sappan wood were obtained using a frequency of 40 kHz, a temperature of 60 °C, a ratio of 0.0050 g mL-1, an extraction time of 20 min, and the use of 60% ethanol solvent. Sappan wood extract created a yellow to reddish orange color at acidic pH (2-6), red at neutral pH (7) and shifted towards purplish red with increasing pH. The extract was qualitatively positive containing quinone, flavonoid, quinone, and tannin compounds, as well as several phenolic compounds detected in the Gas Chromatography Mass Spectroscopy qualitative test.
PELESTARIAN LINGKUNGAN MELALUI TATAJER Anitarakhmi Handaratri; Yuyun Yuniati
Jurnal Abdimas Vol 19, No 2 (2015): December 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v19i2.4707

Abstract

Permasalahan lingkungan yang seringkali terjadi adalah penumpukan sampah-sampah rumah tangga. Semua rumah tangga menghasilkan sampah, baik organik dan anorganik yang berpotensi untuk mencemari lingkungan. Kelurahan Sawojajar, Kotamadya Malang merupakan target dalam implementasi kegiatan pengabdian masyarakat bertema lingkungan hidup. Adanya permasalahan bagaimana mengolah sampah organik dan pemanfataan lahan terbatas dijawab dengan menerapkan metode keranjang Takakura dan tanaman jejer. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode ceramah/ diskusi, workshop, praktek, dan observasi. Metode diskusi dan workshop digunakan sebagai media untuk menyampaikan materi dan memahami pentingnya menjaga lingkungan hidup, mengolah sampah organik dan bertanam sayuran. Praktek dan observasi digunakan untuk mengaplikasikan materi yang sudah diperoleh sekaligus mengamati kemampuan masyarakat sebagai evaluasi dan kegiatan berkesinambungan. Hasil yang sudah diperoleh melalui kegiatan ini adalah meningkatnya kesadaran kelompok mitra mengenai pentingnya mengolah sampah organik, meningkatnya kemampuan dalam membuat keranjang kompos takakura sebagai sarana pembuatan sampah menjadi kompos, dan mempunyai kemapuan menanam sayuran di halaman rumah atau sekitar.Kata kunci : Sawojajar, Takakura, sampah, tanaman jejer
PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN SISWA SMA AL-ISLAM SIDOARJO MELALUI PROGRAM BINAAN: DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN PANGAN BERBASIS TEPUNG-TEPUNGAN HANDARINI, KEJORA; Yuniati, Yuyun; Sumaryam; Tajuddin Noor, M.; Trisbiantoro, Didik; Hayati, Nurul; Hariani, Nunuk; Nirmala Siregar, Rena
KARYA ABDI Vol 4 No 2 (2023): Article
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/karyaabdi.v4i2.2970

Abstract

Pentingnya pendidikan bagi generasi muda Indonesia telah mendorong institusi pendidikan gencar meningkatkan mutu kurikulum. Kerja sama antar jenjang institusi pendidikan perlu dilakukan sehingga kualitas peserta didik semakin diperkaya. Fakultas Pertanian (FP) Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya telah melaksanakan program pengabdian masyarakat dengan SMA Al-Islam Sidoarjo melalui program binaan. Dalam hal ini FP Unitomo melaksanakan pendampingan edukasi terhadap 525 siswa SMA Al-Islam dengan menggunakan topik Diversifikasi Produk Olahan Pangan Berbasis Tepung-Tepungan. Pendampingan edukasi ini dilaksanakan melalui pemaparan materi, praktik pengolahan pangan, dan pameran produk hasil olahan tepung-tepungan yang dirancangkan. Adanya pelaksanaan rangkaian acara ini telah berhasil memperkaya minat dan pengetahuan peserta didik SMA Al-Islami sehingga inovasi dan jiwa kewirausahaan peserta didik terbentuk.