Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Edukasi Konselor Perguruan Tinggi dalam Mengatasi Kecemasan di Kalangan Mahasiswa Tingkat Akhir melalui Layanan Konseling Ummah Karimah; Usni Usni; Wiwied Widiyanti; Oriza Alisya Putri
Jurnal Garuda Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/gabdimas.v4i1.1586

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir harus menyelesaikan berbagai tugas secara bersamaan dengan penyusunan proposal skripsi, sehingga mereka perlu memiliki kemampuan untuk menjaga kestabilan mental. Kesehatan mental dapat berubah tergantung pada cara seseorang menjalani kehidupan sehari-hari, terutama saat berinteraksi dengan orang lain, membuat pilihan, menjalani gaya hidup, serta membentuk kebiasaan belajar, termasuk dalam proses penyelesaian proposal skripsi. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan karena peneliti mengamati adanya indikasi masalah kesehatan mental di kalangan mahasiswa dan bertujuan untuk mencegah masalah kesehatan mental yang berkepanjangan. Metode yang digunakan adalah pemberian edukasi kepada mahasiswa tingkat akhir. Peneliti mengamati adanya peningkatan kondisi kesehatan mental berdasarkan hasil observasi, terutama terkait dengan tingkat kecemasan dan gejala depresi. Subjek dalam kegiatan ini adalah mahasiswa tingkat akhir Program Studi PAI angkatan 2022. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pemahaman, dan keterampilan mahasiswa dalam menjaga kesehatan mental melalui program bimbingan kelompok. Kehidupan kampus sering kali dipenuhi dengan tekanan akademik yang dapat memicu masalah kesehatan mental, seperti stres, kecemasan, dan depresi. Program ini mencakup sesi konseling yang dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Jakarta dengan fokus pada pentingnya kesehatan mental, teknik koping, serta dukungan psikologis yang tepat. Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif mahasiswa dalam diskusi yang membantu mereka memahami cara mengelola emosi dan mencari bantuan ketika menghadapi masalah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam menangani masalah kesehatan mental, yang tercermin dari meningkatnya motivasi dan antusiasme mahasiswa dalam menyusun proposal skripsi.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN SUMBER BELAJAR DALAM MENGATASI KESULITAN MEMBACA AL-QURAN PADA SISWA Imam Hanafi; Ummah Karimah; Siti Shofiyah; Sa’diyah Sa’diyah
Al Burhan: Jurnal Kajian Ilmu dan Pengembangan Budaya Al-Qur'an Vol. 23 No. 2 (2023): Al Burhan: Kajian Ilmu dan Pengembangan Budaya Al-Qur’an
Publisher : LP2M Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53828/retvqs72

Abstract

This article explains the role of Islamic religious education teachers, one of which is in overcoming students' difficulties in reading the Quran. The role of the Islamic education teacher as a learning resource is intended so that students make the teacher a figure who is able to answer all questions asked by students. Another purpose of this research is to find out the role of Islamic education teachers as a portrait in the world of education, where teachers are able to play a role as a learning resource, especially in the problem of difficulty reading the Quran. This research uses a qualitative approach and descriptive type with case study method. The main data sources in this study are Islamic religious education teachers and students. While the secondary data sources are journals, e-books, printed books and so on that are directly related to this research. Data collection techniques using interviews, observation, and document examination. The data validity check uses credibility by extending participation, increasing persistence in research and triangulation. The results of the research findings show that the role of Islamic religious education teachers as a learning resource in overcoming students' difficulties in reading the Quran is that teachers master the material in depth, carry out learning strategies and methods, are able to answer student questions and have references to teaching materials.
KONSEP PENDIDIKAN ANAK DALAM AL QUR’AN (ANALISIS TAFSIR TARBAWI QS. LUQMAN AYAT 12-15) Ahmad Irfan; Ummah Karimah; Ayuhan Ayuhan; Risdianto Risdianto; Amriani Amriani; Nurul Husna; Nida Nadhifatul Jannah
Al Burhan: Jurnal Kajian Ilmu dan Pengembangan Budaya Al-Qur'an Vol. 23 No. 2 (2023): Al Burhan: Kajian Ilmu dan Pengembangan Budaya Al-Qur’an
Publisher : LP2M Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53828/n1jfdh68

Abstract

Education is the main aspect that can have an impact on the survival of individuals. For this reason, the right time to start education is during childhood. Children are parents' investment in the hereafter. So that children's education will be the main concern, especially in the aspect of Islamic education. The Qur'an is the main source of reference, collected in it various explanations of the concept of education. This study aims to determine the concept of child education in the Qur'an surah Luqman verses 12-15 through tarbawi tafsir analysis by presenting lughowi analysis according to the opinions of the mufassirs. The research method used is library research with a descriptive qualitative approach. The results of data analysis found that: (1) Education given to children is tawhid education, namely introducing the oneness of Allah SWT, worship education as an embodiment of tawhid education and moral education, one of which is doing good to both parents. (2) Child education is carried out with good communication and language full of affection, like Luqman who calls his son "yabunayya".