Claim Missing Document
Check
Articles

Model Penataan Jenis Tanaman Berbasis Home Garden untuk Mendukung Kelestarian Sumber Pakan Trigona Endah Wahyuningsih; Andi Tri Lestari; Pande Komang Suparyana; Maiser Syaputra; Januardi; Rusdianto; Dea Aswani; Windi Aulia Apriani; Rizky Nurvaningsih; Ainurrofiq; Dwi Ayu Sunarti; Rian Wahyuni; Algifari Rozak Firdaus; Nur Latifa Aini; Feri Bagus Wardani
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 4 Vol. 1 Oktober, 2022
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v4i1.93

Abstract

Usaha budidaya lebah madu Trigona telah banyak dikembangkan di masyarakat pedesaan, salah satunya di Desa Pendua, karena teknis budidaya dan pemeliharaannya mudah dan tidak rumit. Pengembangan budidaya lebah madu trigona akan berhasil, apabila didukung ketersediaan sumber pakan sepanjang musim. Sumber pakan trigona didapatkan dari pekarangan (home garden). Peran home garden untuk mendukung ketersediaan sumber pakan trigona sangat besar. Jenis sumber pakan lebih pada tanaman buah-buahan dan sedikit tumbuhan berbunga. Pengetahuan masyarakat tentang jenis-jenis tumbuhan sumber pakan trigona yaitu penghasil nektar, polen dan resin masih kurang, sehingga belum terpenuhi ketersediaan pakannya. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program kerja Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Mataram yaitu membuat demplot model penataan jenis tanaman berbasis home garden untuk mendukung kelestarian sumber pakan Trigona. Model home garden yang diterapkan sesuai dengan pola agroforestri yaitu mengkombinasikan tanaman tahunan yaitu buah-buahan, dan tanaman berbunga sepanjang musim yang menghasilkan nektar, polen dan resin. Hasil kegiatan pengabdian adalah demplot model penataan jenis tanaman sumber pakan berbasis home garden penghasil nektar, polen dan resin. Penataan jenis tanaman sumber pakan terdiri dari 8 jenis tanaman buah-buahan yaitu Durian (Durio zibethinus), Matoa (Pometia pinnata), Kelengkeng (Dimocarpus longan), Mangga (Mangifera indica) , Murbei (Morus alba), Jeruk (Citrus reticulata), Anggur (Vitis vinifera), dan Jambu biji (Psidium guajava L). Tanaman berbunga terdiri dari 17 jenis yaitu Matahari Mexico (Tithonia rotundifolia (Mill.) S.F.Blake), Matahari (Helianthus annuus), Air mata pengantin (Antigonon leptopus), Asoka (Saraca asoca), Pagoda (Clerodendrum paniculatum), Widelia (Sphagneticola trilobata), Tembelekan (Lantana camara), bunga pukul sepuluh (Portulaca Grandiflora Hook), Porana (Porana volubilis Burm.f), Sikat botol (Callistemon viminalis), Krokot (Portulaca sp), palem kuning (Dypsis lutescens), Jengger ayam (Celosia cristata), Nona makan sirih (Clerodendrum thomsoniae) dan Kastuba (Euphorbia pulcherrima. Kesimpulan kegiatan adalah demplot model yang telah dilakukan sudah memenuhi ketersediaan sumber pakan trigona sepanjang tahun, karena tersedia tanaman potensial penghasil nektar, polen dan resin
Peningkatan Kesadartahuan Terhadap Hutan Pantai Nipah Sebagai Habitat Penyu di Desa Malaka Kabupaten Lombok Utara Maiser Syaputra; Febriana Tri Wulandari; Endah Wahyuningsih; Hairil Anwar
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2542

Abstract

Hutan pantai sebagai habitat Penyu di Desa Malaka tengah menghadapi ancaman akibat aktivitas pembangunan fisik di wilayah tersebut. Keberadaan bangunan fisik di pinggir pantai menyulitkan Penyu untuk naik dan bertelur, selain itu faktor keberadaan manusia, kondisi lampu dan pencahayaan serta kebisingan juga menurunkan peluang naiknya Penyu untuk bertelur. Apabila tidak dikendalikan maka akan berdampak terhadap kelestarian satwa ini. Salah satu jalan keluar dari permasalahan ini adalah peningkatan kesadartahuan masyarakat terhadap hutan pantai melalui kegiatan penyuluhan. Kegiatan penyuluhan dilakukan dengan pendekatan partisipatif menggunakan metode FGD. Hasil dari kegiatan ini adalah 1. Peserta mendapatkan pengetahuan akan karakteristik habitat peneluran penyu di Pantai Nipah desa Melaka. 2. Pantai Nipah dibagi ke dalam 3 sistem zonasi meliputi zona perlindungan habitat Penyu memiliki komposisi 40 % dari panjang pantai, zona penangkaran sebesar 30% serta zona pemanfaatan terbatas 30%.
Penerapan Teknologi Pengelolaan Limbah Berkelanjutan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, NTB Andi Tri Lestari; Hairil Anwar; Diah Permatasari; Endah Wahyuningsih; Maiser Syaputra; Pande Komang Suparyana
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2617

Abstract

Kunjungan wisatawan meningkat drastis pada gelaran Wolrd Superbike (WSBK) 2021 dan diasumsikan akan bertambah pada gelaran MotoGP 2022 mendatang. Pertambahan jumlah wisatawan tidak hanya menimbulkan dampak positif namun juga dampak negatif pada lingkungan seiring dengan bertambahnya timbulan sampah. Salah satu upaya pengelolaan sampah yang dapat dilakukan yaitu dengan menerapkan teknologi tepat guna agar pengolahan sampah lebih efektif dan efisien. Pelatihan pengelolaan sampah berkelanjutan dengan menerapkan teknologi tepat guna diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berperan aktif dalam pengelolaan sampah di KEK Mandalika. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terlaksana pada tanggal 2 September 2022. Kegiatan ini diawali dengan penyuluhan tentang pentingnya pengelolaan limbah berkelanjutan dengan menerapkan teknologi tepat guna diharapkan dapat meningkatkan kesadartahuan masyarakat sehingga dapat berperan aktif dalam pengelolaan sampah di KEK Mandalika. Setelah materi selesai disampaikan kemudian dilanjutkan dengan praktek pengolahan sampah yang ada di lokasi pengabdian. Pengolahan sampah dilakukan dengan Teknologi Tepat Guna menggunakan prototipe pyrolysis portable melalui metode TSC-Pyrolysis untuk mengubah sampah menjadi menjadi bahan bakar minyak. Peserta pelatihan sangat antusias dan ingin terlibat langsung pada setiap proses kegiatan.
Strategi Konservasi Kakatua Kecil Jambul Kuning (Cacatua sulphurea occidentalis) Secara Ex Situ di Lembaga Konservasi Maiser Syaputra; Pande Komang Suparyana; Febriana Tri Wulandari
Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Vol 19, No 2 (2022): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphka.2022.19.2.139-157

Abstract

Kakatua Kecil Jambul Kuning (Cacatua sulphurea occidentalis) (KKJK) merupakan jenis burung dilindungi di Indonesia dan termasuk kategori kritis berdasarkan Red List International Union for Conservation of Nature (IUCN). Upaya konservasi oleh berbagai pihak diperlukan untuk mendukung kelestarian burung ini. Konservasi ex situ merupakan salah satu cara untuk memulihkan populasi KKJK melalui kegiatan pemeliharaan dan perkawinan yang lebih intensif. Namun, konservasi ex situ KKJK masih terbatas dengan tingkat keberhasilan yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun strategi konservasi KKJK secara ex situ di lembaga konservasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Focus Group Discussion (FGD) dan data dianalisis menggunakan metode SWOT dan QSPM. Berdasarkan hasil penelitian, faktor internal yang paling berpengaruh dalam kegiatan pemeliharaan Kakatua Kecil Jambul Kuning (Cacatua sulphurea occidentalis) secara ex situ di lembaga konservasi adalah pengetahuan pengelola akan jenis, kuantitas dan kualitas pakan, sedangkan faktor eksternal terbesar adalah melakukan kerja sama dengan laboratorium, balai veteriner dan klinik satwa. Strategi pengelolaan yang sesuai untuk diterapkan dalam pemeliharaan Kakatua Kecil Jambul Kuning (Cacatua sulphurea occidentalis) secara ex situ di lembaga konservasi adalah strategi pertumbuhan yang agresif (Growth oriented strategy) dengan strategi prioritas berupa peningkatan kapasitas perawat satwa.
Potensi Pengembangan Budidaya Tanaman Jasmine Di Kota Mataram Pande Komang Suparyana; Ahmad Jaelani; Maiser Syaputra; Ni Luh Putu Yesy Anggreni
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 11 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.7442493

Abstract

Pengelolaan tananaman merupakan pendekatan dalam budidaya melalui Penerapan komponen teknologi yang memberikan efek sinergis dalam mempertahankan kualitas lahan dan lingkungan agar terwujud keberlanjutan usahatani. Jasmine merupakan salah satu komoditas bernilai ekonomi tinggi sebagai tanaman hias pot dan taman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan serta strategi pengembangan potensi budidaya tanaman jasmine di Kota Mataram (khususnya UD Yuka Collection). Responden penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling sebanyak 10 orang, berdasarkan pertimbangan bahwa responden yang dipilih merupakan subyek pelaku yang melakukan kegiatan dalam usaha tanaman jasmine. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan mengkaji variabel kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman pada SWOT dan model pengelolaan (POAC) dengan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan budidaya tanaman jasmine di Kota Mataram (khususnya UD Yuka Collection) lebih mengarah kepada pengelolaan Actuating (mengarahkan anggota untuk bergerak dalam mencapai tujuan) dengan skor tertinggi sebesar 100%. Strategi pengembangan potensi budidaya terletak pada kuadran I yang cocok menggunakan strategi Grow and Build (Tumbuh dan Bina)
Pemberdayaan Ekonomi Produktif Madu Melalui Pengembangan Kebun Pakan Lebah Trigona Kelompok Mitra Tani Di Kawasan Hutan Rarung Pande Komang Suparyana; Mariun; Muhammad Jaelani; M. Fahed Ramadhan; Mizaji Tasnimia; Salsa Dwi Cahyani; Endah Wahyuningsih; Andi Tri Lestari; Maiser Syaputra; Ni Made Wirastika Sari; I Putu Eka Indrawan
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 4 Vol. 1 Oktober, 2022
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v4i1.98

Abstract

Pengembangan budidaya lebah madu Trigona, pada mitra masih dalam taraf mengarah ke ekonomi produktif, sehingga masih perlu mendapatkan bimbingan supaya dapat meningkatkan produksi madunya baik kuantitas maupun kualitasnya. Permasalahan yang masih ada pada mitra antara lain adalah masih terbatasnya ketersediaan pakan lebah, dan juga pengetahuan tentang cara pemanenan madu Trigona, sehingga berpengaruh terhadap kualitas madu yang dihasilkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Agustus 2022 pada Kelompok Mitra Tani yang merupakan kelompok tani hutan di kawasan hutan Rarung Desa Pemepek Kecamatan Pringgabaya, Lombok Tengah. Masyarakat sasaran dari kegiatan ini adalah anggota dan pengurus Kelompok Mitra Tani. Total peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 20 peserta (Pengurus dan anggota Kelompok). Solusi yang ditawarkan kepada mitra adalah transfer iptek berupa penyuluhan tentang sumber pakan lebah Trigona, dan demonstrasi penanaman tanaman pakan lebah pada Demplot. Adapun solusi permasalahan mitra dapat diuraikan sebagai berikut: pengayaan sumber pakan lebah dengan penanaman jenis tanaman sumber pakan yang menjamin tersedianya nektar dan polen, peningkatan produksi dengan penyuluhan tentang pengetahuan jenis-jenis sumber pakan lebah. Program pengabdian ini merupakan inovasi yang mejadi solusi bagi permasalahan mitra tani di hutan Rarung, Desa Pemepek. Dengan potensi wilayah yang cukup baik untuk produktivitas madu trigona. Dengan adanya program ini wawasan mitra mengenai tanaman sumber pakan lebah madu trigona meningkat. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan pengetahuan mitra menjadi 100% terkait jenis tanaman pakan Lebah trigona
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI STRATEGI PROMOSI WISATA AIR TERJUN DI DESA SANTONG, KECAMATAN KAYANGAN KABUPATEN LOMBOK UTARA: PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI STRATEGI PROMOSI WISATA AIR TERJUN Wafiq Laelatul Kodrianingsih; Maiser Syaputra; Pande Komang Suparyana; Andi Tri Lestari; Indra Wahyu; Baiq Mega Kurnia; Yuni Fatmala; Imro’atul Hapizah; Mei Sukmawati; Shela Hadri Dhuha; Marwati Maryam Shabrina; Ferdian Arya Kusuma; M. Nizar Hamdani; Lalu Anugrah Wira Anggardikzza
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 1 (2023): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i1.3280

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) is a form of community service activity carried out by tertiary institutions. This KKN activity was carried out in Santong village, which is located in Kayangan sub-district, North Lombok district. Santong village is known as the kingdom of waterfall because in this area there are more than 30 types of waterfalls which are local and international tourist destinations. One of the famous waterfalls is Tiu Teja, Tiu Sekeper, and Tiu Prabu waterfalls. However, since the earthquake that hit Lombok in 2018 and not to mention the Covid-19 pandemic which has added to the lack of visitors so that waterfall tourism in Santong village seems to be in suspended animation. There are several methods of activity carried out, namely by (1) creating a tourism website, (2) updating the gate to waterfall tourism, (3) making disaster mitigation instructions or signs at waterfall tourism, and (4) procuring trash bins. This KKN is being held from December 2022 to February 2023 which aims to revive waterfall tourism with a promotional strategy through social media. The result of this activity is the availability of a special website containing tourism data in Santong village so that it can increase existence and increase the number of tourists so that it can improve the economy of the village community. In addition, the KKN group is also involved in various activities such as TPQ competitions in Santong village, posyandu and PKK activities, mutual cooperation, teaching the Koran, village competitions, and routine recitations for each hamlet. From the several activities that have been carried out, this KKN activity is able to answer some of the problems that exist in Santong village related to the development of tourism potential and the existing potentials in the fields of education, health, and others.
Karakteristik habitat dan pemetaan wilayah jelajah monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) di blok pemanfaatan resort Manggelewa Kilo Bkph Tambora Mei Nuri Chantika; Maiser Syaputra; Andi Chairil Ichsan
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v7i1.10128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik habitat dan memetakan wilayah jelajah Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) di Blok Pemanfaatan Resort Manggelewa Kilo BKPH Tambora. Metode yang digunakan adalah metode Line transect dengan panjang jalur 2 km dan  lebar 100 m. Metode untuk menentukan luas wilayah jelajah adalah Minimum Convex Polygon. Hasil dari penelitian ini yaitu Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) menggunakan pohon Tin (Ficus carica) sebagai pohon pakan dengan frekuensi penggunaan tertinggi, pohon Dao (Dracontomelon dao) sebagai pohon tidur dengan frekuensi penggunaan tertinggi dan pohon jati (Tectona grandis) sebagai pohon singgah. Diameter rata-rata dari pohon pakan adalah 40,17 cm, pohon tidur 78,2 cm dan pohon singgah 24,5 cm. Tingggi rata-rata pohon pakan yaitu 22,38 m, pohon tidur 30,8 m dan  pohon singgah 17,5 m. Suhu rata-rata habitat Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) berkisar antara 27,5°C-27,9°C dengan rata-rata kelembaban antara 82,4% - 84% dan intensitas cahaya berkisar antara 303,3 lux – 4784 lux. Sedangkan Wilayah jelajah Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) memiliki luas rata-rata 1,37 Ha, Night Posistion Shift (NPS) berkisar dari 0-27,8 m. Radius maksimum pergerakan pada kelompok pertama adalah 102,2 m, kelompok dua 94,8 m dan kelompok tiga 380,8 m.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN KOMPOS DARI SAMPAH ORGANIK UNTUK MENGATASI PERMASALAHAN SAMPAH DI DESA GEMEL KABUPATEN LOMBOK TENGAH Jurnal Pepadu; Maiser Syaputra; Dodi Julianto; Khofifa Ratomeci; Delvi Eka Rahayu; Nita Apriliana; Raiymond Haris; Muhajirin Muhajirin; Lina Farida; Tuti Asmawati; Witari Elya Utami; Lazuardi Firdaus; Agung Purnama Sakti
Jurnal Pepadu Vol 3 No 2 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v3i2.2486

Abstract

Permasalahan sampah di Desa Gemel masih menjadi perhatian hingga saat ini, salah satunya yaitu permasalahan sampah organik seperti limbah rumah tangga, sampah dedaunan, dan kotoran hewan ternak. Hal ini disebabkan karena kurangnya pemahaman masyarakat tentang bagaimana cara pengelolaan sampah organik. Oleh karena itu perlu dilakukan penyuluhan terkait cara pengelolaan sampah organik yaitu melalui pelatihan pembuatan pupuk kompos dari sampah organic di Desa Gemel Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bagaimana cara pembuatan pupuk kompos dari limbah sampah organik sebagai cara untuk mengatasi permasalahan sampah di Desa Gemel. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk kompos. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah masyarakat mampu memahami cara pengelolaan sampah organik menjadi pupuk kompos untuk mengatasi permasalah sampah di Desa Gemel.
“SHARING DATA” SELAMATKAN PENYU DI KAWASAN EKOSISTEM ESENSIAL (KEE) KORIDOR PENYU DESA KURANJI DALANG KABUPATEN LOMBOK BARAT Maiser Syaputra; Andi Chairil Ichsan; Hairil Anwar; Kornelia Webliana; Diah Permatasari
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2020): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.766 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v3i4.2222

Abstract

Tujuan dilaksanakannya kegiatan pengabdian ini adalah: (1). Memberikan alternatif baru dalam mengelola lingkungan hidup dengan menggandeng seluruh elemen masyarakat Desa Kuranji Dalang secara aktif berkontribusi dalam upaya pelestarian penyu. (2). Meningkatkan pengetahuan, peran serta, kesadaran dan kemandirian masyarakat Desa Kuranji Dalang akan pentingnya melestarikan lingkungan hidup khususnya penyu (3). Memberikan penyuluhan mengenai metode Sharing data dalam mendukung upaya pelestarian penyu. Metode pengabdian terdiri dari tiga tahap yaitu pra kegiatan (persiapan, konsolidasi tim, observasi lapangan), tahap perancangan aplikasi, tahap penyuluhan, tahap praktik dan penyusunan laporan. Kesimpulan yang diperoleh dari kegiatan penyuluhan ini adalah (1). Peserta mendapatkan alternatif baru dalam mengelola lingkungan hidup dengan menggandeng seluruh elemen masyarakat Desa Kuranji Dalang secara aktif berkontribusi dalam upaya pelestarian penyu. (2). Pengetahuan, peran serta, kesadaran dan kemandirian masyarakat Desa Kuranji Dalang akan pentingnya melestarikan lingkungan hidup khususnya penyu meningkat (3). Penyuluhan mengenai metode Sharing data dalam mendukung upaya pelestarian penyu berjalan dengan baik sesuai tujuan yang ditetapkan.
Co-Authors ABDUL MUIN Abdul Muta Alli Anwar Adawi, Turmiya Fathal Agung Purnama Sakti Ahmad Jaelani Ahman Alfan Ansori Ainurrofiq Akram, Muhammad Zaki Ali Algifari Rozak Firdaus Amanda Dini Hidayah Andi Chairil Ichsan Andi Chairil Ichsan Andi Tri Lestari Andi Tri Lestari Andi Tri Lestari Andriyani, Anis Octa Andy C Ichsan Andy C. Ichsan Anisa, Fiska Apriandi Ardian, Bahtiar Agung Asfiyantin, Saral Tri Awaludin, Didin B, Kornelia Webliana Baiq Mega Kurnia Berliana, Aprilia Ika Cahyani, Dina Fathia chairil ichsan, andi Chatami, Lalu Radinal Ihya Dano Syahputra Dea Aswani Delvi Eka Rahayu Diah Permata Sari Diah Permata Sari Diah Permata Sari DIAH PERMATA SARI, DIAH PERMATA Diah Permatasari Diah Permatasari, Diah Dian Safitri Dita Anggraini Dodi Julianto Doni Prasatya Dr Markum Dudi Septiadi Dwi Ayu Sunarti Dwi Sukma Rini Elwis, Khalid Endah Wahyuningsih Endah Wahyuningsih Endah Wahyuningsih Fariq Azhar Fauzan Fahrussiam Fauzan, Ahmad Febrilianto Kusuma Pratama Ferdian Arya Kusuma Feri Bagus Wardani GB Daril Rama Aditia Gefire, Baiq Dean Gina Sonia Hairil Anwar Hasan, Andika Hidayati, Maulia Husnul Khadijah I Gede Gandi Arya Utama I Putu Angga Teja Maya I Putu Eka Indrawan Ihsan Itqanul Amal Imro’atul Hapizah indra wahyu Indrityatno, Indrityatno Indriyatno Indriyatno, Indriyatno Irwan Mahakam Lesmono Aji ISLAMUL HADI Januardi Januardi, Januardi Jurnal Pepadu Karima Paspania Khaliani Rahmatin Khofifa Ratomeci Kornelia Webliana Kornelia Webliana B Kornelia Webliana B Kornelia Webliana B. Kurniawan, Wa'il Lalu Anugrah Wira Anggardikzza Lazuardi Firdaus Lestari, Andi Tri Lina Farida M Rifky Tirta Mudhofir M. Fahed Ramadhan M. Nizar Hamdani Mahmud Mahmud Mahmudin, Ais Muharam Catur Mariun Markum Markum Marwati Maryam Shabrina Mei Nuri Chantika Mei Sukmawati Mizaji Tasnimia Mochammad Restu Julian Muammar Kadafi Muhajirin Muhajirin Muhamad Husni Idris Muhamad Rifky Tirta Mudhofir Muhammad Irham Muhammad Jaelani Muhammad Vandika Trihartawan Nelly Rosanty Safny Ni Luh Putu Yesy Anggreni Ni Made Wirastika Sari, Ni Made Wirastika Ni Wayan Sri Suliartini Ni Wayan Sri Suliartini Nila Sari Nita Apriliana Nur Latifa Aini Nurdiansyah, Rizal Nurul Afriani Dewi Pahrur Rozi Pande Komang Suparyan Pande Komang Suparyana Pande Komang Suparyana Pranata, Dendy Ade Prasetyo, Dhimas Mardyanto Puspitasari, Fini Laelani Putri, A’anggina Pebrianti Putri, Regina Natasnya Putri, Regina Natasya Qashmal Dwi Harianto RAHAYU, WIDYA Raiymond Haris Ramadhan, Nuzul Rizki Rian Wahyuni Rifany Ad’ha Handayani Rima Vera Ningsih Rizky Nurvaningsih Rosidah, Umdatul Rusdianto Salsa Dwi Cahyani Sapitri, Baiq Anita Sarah Lehani Mitchell Seftira, Lora Agista Setiawan, Budhy Shela Hadri Dhuha Sofia Mutmainnah Sonia Wulandari Srimulyaningsih, Reni Sukartono Sulthanulmufti Suraya, Intang Syafaatullah, Lalu Muhammad Syauqi, Shofiyurrahman Tri Lestari Tuti Asmawati Uswatul Ulya Wafiq Laelatul Kodrianingsih Wayan Prabudi Sathya Hindu Sambawa Webliana, Kornelia Wihelmus Jemarut Windi Aulia Apriani Witari Elya Utami Wulandari, Febriana Tri Wulandari, Ni Putu Ayu Siva Yuni Fatmala