Claim Missing Document
Check
Articles

Hasil Biji dan Kadar Minyak Jarak Kepyar Lokal Beaq Amor (Ricinus communis L.) pada Berbagai Umur Pemangkasan Batang Utama Santoso, Bambang Budi; Sudika, I Wayan; Jaya, I Komang Damar; Aryana, I Gusti Putu Muliarta
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 42 No. 3 (2014): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.526 KB) | DOI: 10.24831/jai.v42i3.9183

Abstract

ABSTRACTSuccessful castor (Ricinus communis L.) cropping depends on the reliability of production technique. Branching is a useful agronomic trait because infloresence developed at each branch’s terminal. Pruning is considered as an important technique for branching stimulation. This study attempted to elucidate the effect of main stem pruning on the yield of Beaq Amor local variety of castor (Ricinus communis L.) with short cultivation system. The experiment was conducted on dry land area of Amor-Amor, North Lombok, West Nusa Tenggara during February-July 2011 and was arranged in a single-factor randomized complete block design with three replications. The treatments were four types of pruning (i.e. no pruning, main stem pruning at 30 days after planting, 45 days after planting, and 60 days after planting). The results showed that the effect of pruning was significant on dry seed yield and was not significant on kernel oil content. Pruning at 30 days old and 45 days old plant yielded in the highest dry seed weight (374.9-387.8 g tree-1 or 943.0-974.3 kg ha-1) with oil content of 62.2%.Keywords: branching, canopy, dry seed, Ricinus communis L.
Karakteristik Morfologi Gabah dan Beras Padi Lokal (Oryza sativa L.) Asal Lombok, Sumbawa, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara Fitriani, Fitriani; Aryana, I Gusti Putu Muliarta; Sudika, I Wayan
JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN Vol. 11 No. 3 (2025): JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jstl.v11i3.903

Abstract

This study aims to determine the morphological characteristics of local rice grains and rice from Lombok, Sumbawa, East Kalimantan, and North Kalimantan. This research was conducted in May-October 2024, in lowland rice fields and laboratories. The method used was experimental method with RAK 15 treatments 3 replications. The results showed that there were 6 functional local rice varieties, including 4 local black rice varieties namely G1 (Baas Selem), G3 (Ketan Hitam Tampak Siring), G8 (Padi Hitam Kalimantan Utara), and G15 (Padi Hitam Kaltim) and 2 local red rice varieties namely G4 (Beak Ganggas) and G7 (Padi Merah Kalimantan Utara). Local rice varieties that have hair on the tip of the grain are G4 (Beak Ganggas), G6 (Padi Alas), G11 (Ambuyu Merah), dan G15 (Padi Hitam Kaltim). Local variety G4 (Beak Ganggas) showed the highest 100-grain weight of 3,98 gr, so it can be used as an elder in breeding programs to increase yield.
INOVASI MEDIA TANAM SEBAGAI STRATEGI PENERAPAN CLIMATE SMART AGRICULTURE (CSA) DI DESA UNTUK KETAHANAN PANGAN BERKELANJUTAN Nufus, Argianata Eristin; Sudika, I Wayan; Tekayadi, Fernandao Kwangtama; Tanata, Asri; Zahratu, Rayna; Dewi, Alia Rizma; Hudaibilah, Muhammad; Al-Maeda, Bagas; Putri, Adela Herlina; Andrian, Bela; Budi, Budi
Jurnal Wicara Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/8b501510

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata-Pengabdian Masyarakat Desa (KKN-PMD) Universitas Mataram dilaksanakan di Desa Sintung, Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah, dengan fokus pada penerapan Climate Smart Agriculture (CSA) sebagai strategi peningkatan ketahanan pangan berkelanjutan. Kegiatan ini menekankan inovasi melalui pembuatan media tanam ramah lingkungan dan distribusi bibit cabai kepada masyarakat. Tujuan utama program adalah meningkatkan kesadaran dan pengetahuan warga desa mengenai praktik pertanian adaptif terhadap perubahan iklim, sekaligus mendorong kemandirian dalam pengelolaan sumber daya pertanian lokal. Metode pelaksanaan terdiri dari dua tahap utama: (1) sosialisasi mengenai konsep CSA melalui penyuluhan dan diskusi interaktif bersama narasumber ahli, kelompok tani, serta aparat desa; (2) implementasi pembuatan media tanam berbasis bahan alami seperti kotoran ternak, sekam padi, serta larutan EM4, yang difermentasi untuk menghasilkan mikroorganisme bermanfaat. Media tanam tersebut kemudian digunakan dalam penanaman bibit cabai yang dibagikan kepada warga sebagai langkah awal pemanfaatan lahan pekarangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pertanian cerdas iklim dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, khususnya pada aspek keberlanjutan pangan desa. Selain itu, praktik pembuatan media tanam terbukti mendorong partisipasi aktif masyarakat, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, serta memperkuat kapasitas lokal dalam menjaga produktivitas pertanian. Dengan demikian, kegiatan KKN-PMD Universitas Mataram tidak hanya berkontribusi pada ketahanan pangan desa, tetapi juga menjadi model implementasi CSA yang dapat direplikasi di wilayah pedesaan lain.
Penampilan Karakter Kuantitatif dan Korelasi Karakter-karakter pada Galur Tanaman Jagung Hasil Selfing pada Kondisi Lahan Kering Suliartini, Ni Wayan Sri; Sutresna, I Wayan; Sudika, I Wayan; Nufus, Novita Hidayatun; Nuraida, Wa Ode
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 2 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i2.12862

Abstract

This study investigates the quantitative characteristics of several generations of self-pollinated lines and the F2 population, as well as the correlation between these characteristics and leaf angle, harvest age, and yield in corn plants. The experiment was carried out in Gumantar village, North Lombok, from May to September 2024, and was designed using a Complete Randomized Block Design with treatments including the F2 population, 15 S1 lines, 15 S2 lines, 15 S3 lines, and 15 S4 lines. The study examined 14 quantitative characteristics. The experimental data were analyzed using analysis of variance. Further testing was conducted using the DMRT test at a 5% level. Correlations between traits were calculated using the Pearson correlation test. The research results demonstrate that the quantitative characteristics of several generations of selfing lines and the F2 population differ, except for ASI and cob diameter. The selfing from the first through fourth generations exhibit lower values compared to the F2 population, with the exceptions of anthesis-tasseling age, silk emergence, and harvest age. Most traits are associated with the medium harvest age category. The yield is correlated with most quantitative characters in the medium to strong category. The selection of plants to be selfed to form the S5 lines and increase yields should use plant height as a selection criterion.
Uji Daya Hasil Beberapa Galur S4 Tanaman Jagung (Zea mays L.) di Lahan Kering Al Fikri Aulia Rosmana; I Wayan Sudika; Ni Wayan Sri Suliartini
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/1hwcyq06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi daya hasil beberapa galur S4 tanaman jagung (Zea mays L.) di lahan kering dan mengetahui korelasi antara karakter kuantitatif dengan hasil. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei–Agustus 2024 di Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) non-faktorial dengan 16 perlakuan, yaitu 15 galur S4 dan satu populasi F2 sebagai pembanding, setiap perlakuan diulang dua kali, sehingga diperoleh 32 unit percobaan. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, sudut daun, diameter batang, luas daun, umur panen, panjang tongkol, diameter tongkol, bobot tongkol kering panen, bobot 1000 biji, dan hasil (biji kering pipil per tanaman). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh galur S4 memiliki hasil yang sama dengan populasi F2 di lahan kering. Analisis korelasi mengungkapkan bahwa bobot tongkol kering panen per tanaman memiliki korelasi kuat dengan hasil. Panjang tonggkol, tinggi tanaman, dan bobot 1000 biji berokorelasi sedang, sementara luas daun berkorelasi lemah. Karakter jumlah daun, sudut daun, diameter batang, umur panen, dan diameter tongkol tidak menunjukkan korelasi nyata terhadap hasil.
Heritabilitas dan Korelasi Genotipik Galur S3 Tanaman Jagung (Zea mays L.) di Lahan Kering Dwi Sulistyowati; I Wayan Sudika; Ni Wayan Sri Suliartini
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/t3f3x456

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui heritabilitas arti luas dan koefisien korelasi genotipik karakter kuantitatif galur S3 tanaman jagung di lahan kering. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan percobaan di lapangan. Percobaan dilaksanakan sejak bulan Februari hingga April 2024 di Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor, dengan perlakuan sebanyak 15 genotipe yaitu 15 galur S3 dengan 2 kali ulangan sehingga terdapat 30 unit percobaan. Karakter yang diamati, yaitu tinggi tanaman, jumlah daun per tanaman, sudut daun, luas daun, diameter batang, panjang tongkol, diameter tongkol, bobot tongkol kering panen per tanaman, bobot biji kering pipil kering per plot dan bobot 1.000 butir biji. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (Anova) dengan taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan karakter kuantitatif galur-galur S3 tanaman jagung di lahan kering memiliki variasi kriteria heritabilitas arti luas. Karakter dengan heritabilitas tinggi diperoleh pada diameter tongkol. Karakter dengan heritabilitas sedang yaitu tinggi tanaman, sudut daun, luas daun, diameter batang dan bobot 1.000 butir biji; sedangkan heritabilitas rendah diperoleh pada jumlah daun per tanaman, panjang tongkol, bobot tongkol kering panen per tanaman, dan bobot biji kering pipil per plot. Karakter kuantitatif yang berkorelasi positif dengan hasil yaitu tinggi tanaman sebesar 0,390 tergolong rendah; sedangkan karakter lain tidak berkorelasi.
Co-Authors A'yun, Amilia Qurota A. A. Ketut Sudharmawan A. Farid .Hemon A.A. Ketut Sudharmawan AA Sudharmawan, AA Al Fikri Aulia Rosmana Al-Maeda, Bagas Ambarwati, Zaskia Putri Anak Agung Ketut Sudhramawan Andrian, Bela Anjar Pranggawan Azhari Apriana Hidayanti, Anna Arif Rahman Hakim Aris Budianto, Ketut Ngawit dan Nyoman Aulia Adeputri, Amanah Auliya Safitri Awaluddin Hipi2 Ayu, Candra Bagus Adi Rahman Baiq Khalda Aulia Bambang Budi Santoso Budi Budi Dewi Mandalika, Eka Nurminda Dewi, Alia Rizma Diah Miftahul Aini Dwi Ratna Anugrahwati Dwi Ratna Anugrawati Dwi Sulistyowati Eli Anggraini Fathi, Hidayatul Firman Abadi Saputra Fitriani Fitriani Haeruman Haeruman Hikmah, Lale Melati Komala Hudaibilah, Muhammad I Gusti Made Arya Parwata I Gusti Made Kusnarta I Gusti Putu Muiarta I Gusti Putu Muiarta Aryana I Gusti Putu Muliarta Aryana I Gusti Putu Muliarta Aryana I Ketut Ngawit, I Ketut I Komang Damar Jaya I Komang Damar Jaya I Nyoman Soemeinaboedhy I Nyoman Soemeinaboedhy I WAYAN SUANA I Wayan Sutresna I Wayan Sutresna I Wayan Sutresna I Wayan Sutresna I Wayan Sutresna I Wayan Sutresna I Wayan Sutresna Ika Kusuma Narda Intan Komalasari Istimrah Ratur Rahmah Kamalia Safitri, Devi Ketut Ngawit Kisman Lalu Wirajaswadi Lestari Ujianto Lestari Ujianto Lestari Ujianto Lolita Endang Susilowati M. Lutfi M. Taufik Fauzi M. Taufik Fauzi, M. Taufik Maisopa, Ira Malik Yakop, Uyek Masintan Muh. Ade Izam Wahyudi Muktasam Mulyati Muslim Ashari Ni Wayan Sri Suliartini Ni Wayan Sri Suliartini Nisa Yusnita Pahriani Novita Hidayatun Nufus Nufus, Argianata Eristin Nuraida, Wa Ode Pande Komang Suparyana Pratiwi, Neni Yunia Putri, Adela Herlina Rachman, Gina Juniarti Ridhon Khudairi Sanggabuana, Lalu Juan Wisnawadi Sindy Setiawan, Rifani Nur Siti Raihanun Suci Putri Fetindah Sudhanta, I Made Sudhramawan, Anak Agung Ketut Suliartini, Ni Wayan Sri Sumarjan Suwardji Tanata, Asri Taslim Sjah Tekayadi, Fernandao Kwangtama Uyek Malik Yakop Uyek Malik Yakop Wayan Wangiyana Wideratih, Anggun Angling Yakop, Uyek Malik Zahratu, Rayna Zeamita Widiyanti, Ni Made Nike Zubaidi, Akhmad