Claim Missing Document
Check
Articles

Fuzzy Logic in Determining The Control Temperature and Humidity in Plant Factory for Cultivation of Pak choy (Brassica chinensis l.) Hydroponics Choirul Umam; Sandra Malin Sutan; Yusuf Hendrawan
The Indonesian Green Technology Journal Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.igtj.2019.008.01.02

Abstract

In cultivation of vegetable plants, plant factory system requires flexible approach and resolution methods with a high degree of accuracy, considering the main requirement quality of plant factory is internal environmental conditions that must be a constant value for a long period, while the value of temperature and humidity environment is fluctuate easily. The purpose of this study is to find out the steps of obtaining fuzzy values and knowing the value of PWM (Pulse Width Modulation) output in the plant factory for a set point temperature of 280C and a set point humidity of 75% using the Tsukamoto fuzzy approach. Fuzzy logic is an approach method and problem solving by modeling linear and non-linear functions, the main advantages of this method are being very flexible, high tolerance and high-value precision as well natural language use in this method, so  it can be understood easily. Pak choy plants (Brassica Chinensis L.) can grow ideally at temperatures of 19-30oC and 75% humidity. The steps of research is, first determine the input and output variables which are firm sets. Second,  fuzzy compositions, are the steps of changing input values to the value of  functions involve. Third, inference fuzzy set of Tsukamoto  with the minimum method. Fourth, defuzzication with re-convert data in fuzzy set to crisp data. The last step is to get the output value of the defuzzification result which  converted to PWM (Pulse Width Modulation) value. The calculation results obtained a PWM (Pulse Width Modulation) value of 760.2450 for the set point temperature of 28oC and humidity of 75% in the plant factory of pak choy’s cultivation.Keywords: Fuzzy Logic, Fuzzy Tsukamoto, High Accuracy, Pak Choy, Plant Factory, PWM.
Rancang Bangun Fermentor Yogurt dengan Sistem Kontrol Logika Fuzzy Menggunakan Mikrokontroler ATMega32 Dimas Firmanda Al Riza; Retno Damayanti; Yusuf Hendrawan
agriTECH Vol 34, No 4 (2014)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.041 KB) | DOI: 10.22146/agritech.9441

Abstract

Yogurt is milk fermented product that becomes popular recently. In yogurt processing, fermenter is the main device. Lactobacillus sp. and Streptococcus sp. are two probiotic bacteria species that are common to be used in yogurt fermentation process. Both bacteria grow well in a specific range of temperature between 40-45 C, so temperature control in fermenter operational becomes one of the important things to ensure speed and quality of fermentation process. Fermentation process is a process with high degree of uncertainty and categorized as non-linear time invariant system. Thus, classical control system method is difficult to be implemented. To overcome this issue, intelligent control system can be implemented to yogurt’s fermenter temperature control. One of intelligent control system method that can be implemented is fuzzy logic-based control system. In this study, fuzzy control system has been designed and implemented for fermenter temperature control. Control system algorithm is integrated in ATMega16 (for On-Off logic control) and ATMega32 (for Fuzzy Logic control) microcontrollers. Experimental results of fermenter control system shows that temperature profile of fermenter with fuzzy logic control system is more stable by settling time around an hour and 15 minutes and error average of -0.36 oC. Fermentation process for 16 hours with fuzzy logic controller produce yogurt with pH value of 3.66, total number of Lactobacillus sp. is 4.85 x 10 cfu/mL and Streptococcus sp. is 1.34 x 106 cfu/mL.ABSTRAKYogurt merupakan produk olahan susu terfermentasi yang akhir-akhir ini mulai banyak disukai oleh masyarakat. Pada pengolahan susu menjadi yogurt, fermentor digunakan sebagai alat utama. Lactobacillus sp. dan Streptococcus sp. merupakan dua spesies bakteri yang biasa digunakan dalam proses fermentasi yogurt. Kedua jenis bakteri ini tumbuh dengan baik pada suhu yang spesifik yaitu antara 40–45 C, sehingga pengendalian suhu pada operasi fermentor merupakan hal yang penting agar proses fermentasi dapat berjalan secara cepat dan baik. Proses fermentasi merupakan proses yang memiliki tingkat ketidakpastian yang tinggi dan merupakan sistem non-linear time variant, sehingga desain sistem kontrol klasik akan sulit untuk diterapkan. Untuk mengatasi hal ini sistem kontrol cerdas dapat untuk diimplementasikan pada pengendalian suhu fermentor yogurt. Salah satu dari metode sistem kontrol cerdas yang dapat digunakan adalah sistem kontrol dengan logika fuzzy. Pada penelitian ini telah dilakukan rancang bangun sistem pengendalian suhu berbasis algoritma fuzzy pada fermentor yogurt. Algoritma sistem kendali diintegrasikan dalam mikrokontroler ATMega16 (untuk logika ON-OFF) dan ATMega32 (untuk logika fuzzy). Hasil uji sistem pengendalian suhu fermentor menunjukkan bahwa dengan menggunakan algoritma fuzzy sistem pengendalian lebih stabil dengan settling time selama 1 jam 20 menit dan rata-rata error sebesar -0,36 oC. Proses fermentasi selama 16 jam menggunakan fermentor dengan kontroler fuzzy menghasilkan yogurt dengan pH sebesar 3,66, jumlah mikroba Lactobacillus sp. sebanyak 4,85 x 108cfu/mL, dan Streptococcus sp. sebanyak 1,34 x 10 6 cfu/mL.
Optimasi Dengan Algoritma RSM-CCD Pada Evaporator Vakum Waterjet Dengan Pengendali Suhu Fuzzy Pada Pembuatan Permen Susu Yusuf Hendrawan; Bambang Susilo; Angky Wahyu Putranto; Dimas Firmanda Al Riza; Dewi Maya Maharani; Mutiara Nisa' Amri
agriTECH Vol 36, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.355 KB) | DOI: 10.22146/agritech.12868

Abstract

Milk candy is a product which has to be produced under a high temperature to achieve the caramelization process. The use of vacuum system during a food processing is one of the alternatives to engineer the value of a material’s boiling point. The temperature control system and the mixing speed in machine that produce the milk candy were expected to be able to prevent the formation of off-flavour in the final product. A smart control system based on fuzzy logic was applied in the temperature control within the double jacket vacuum evaporator machine that needs stable temperature in the cooking process. The objective of this research is developing vacuum evaporator for milk candy production using fuzzy temperature control. The result in machine and system planning showed that the process of milk candy production was going on well. The parameter optimization of water content and ash content purposed to acquire the temperature point parameter and mixing speed in milk candy production. The optimization method was response surface methodology (RSM), by using the model of central composite design (CCD). The optimization resulted 90.18oC for the temperature parameter and 512 RPM for the mixing speed, with the prediction about 4.69% of water content and 1.57% of ash content.ABSTRAKPermen susu merupakan salah satu produk yang diolah dengan suhu tinggi untuk mencapai proses karamelisasi. Pengolahan pangan dengan sistem vakum merupakan salah satu alternatif untuk merekayasa nilai titik didih suatu bahan. Sistem pengendalian suhu serta kecepatan pengadukan pada mesin produksi permen susu diharapkan dapat mencegah terbentuknya partikel hitam (off-flavour) pada produk akhir. Sistem kontrol cerdas logika fuzzy diaplikasikan dalam pengendalian suhu pada mesin evaporator vakum double jacket yang membutuhkan tingkat stabilitas suhu pemasakan permen susu. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat rancang bangun evaporator vakum pada pembuatan permen susu dengan menggunakan pengendali suhu fuzzy. Hasil perancangan mesin dan sistem menunjukkan bahwa proses produksi permen susu dapat berlangsung dengan baik. Optimasi parameter kadar air dan kadar abu dilakukan untuk mendapatkan titik parameter suhu dan kecepatan pengadukan produksi permen susu yang optimum. Metode optimasi menggunakan response surface methodology (RSM) model central composite design (CCD). Hasil optimasi didapatkan parameter suhu 90,18oC dan kecepatan pengadukan 512 RPM, dengan prediksi produk permen susu memiliki nilai kadar air 4,69% dan kadar abu 1,57%.
Rancang Bangun Alat Sterilisasi Buah Manggis Berbasis Cold Atmospheric Plasma (CAP) Wahyu Dhiki Saputro; Adi Rahmanto Wibowo; Alifah Maulidiyah; Yusuf Hendrawan
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA.2018.v03.i02.p01

Abstract

Buah manggis (Garcinia mangostana Linn) atau biasa disebut ‘‘The queen of fruits” merupakan salah satu buah tahunan yang menjadi komoditas ekspor di Indonesia. Tingginya jumlah ekspor buah manggis tidak diikuti dengan kualitas buah yang baik. Rendahnya kualitas buah manggis Indonesia disebabkan karena adanya bercak kuning, mikroba, dan warna kulit yang gelap. Maka dari itu, diperlukan teknologi sterilisasi buah manggis yang efektif mematikan mikroba. Inovasi yang kami tawarkan yaitu alat sterilisasi mikroba berbasis Cold Atmospheric Plasma (CAP) yang dapat mendukung keamanan pangan dari buah manggis yang akan diekspor. Mekanisme alat ini dalam mematikan mikroba adalah dengan merusak fisik dari mikroba tersebut dengan memanfaatkan gas helium terionisasi yang sangat reaktif sehingga menyebabkan membran dan dinding sel bakteri lisis. Alat ini menghasilkan tegangan output sebesar 14.3, 19.14, 27.94, 32.00, 38.54, dan 38.85 kV. Sedangkan frekuensi yang digunakan sebesar 8 kHz. Semakin lama waktu dan tegangan keluaran dari sterilisasi menggunakan alat ini maka gas helium yang terionisasi akan semakin meningkat sehingga dapat menurunkan jumlah mikroba sebesar 1 log 10. Selain itu, dengan alat ini mampu memperpanjang umur simpan buah manggis 10 hari lebih lama dibanding metode konvensional. Alat ini dapat menjadi sebuah trobosan teknologi sterilisasi buah manggis yang efektif dan efisien.
Bioelectrical measurement for sugar recovery of sugarcane prediction using artificial neural network Sucipto Sucipto; Muhammad Arwani; Yusuf Hendrawan; Shinta Widaningtyas; Dimas F Al Riza; Simping Yuliatun; Supriyanto Supriyanto; Agus Somantri
Proceeding of the Electrical Engineering Computer Science and Informatics Vol 5: EECSI 2018
Publisher : IAES Indonesia Section

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1028.978 KB) | DOI: 10.11591/eecsi.v5.1589

Abstract

One of the problems in the sugar industry is lack of low cost, simple and accurate measurement techniques for sugar recovery of sugarcane in the field or laboratory. This study investigated the potential using of bioelectrical properties as a non-destructive technique for this purpose. A parallel plate capacitor was developed to measure the bioelectric properties of sugarcane in a lateral and longitudinal position of the samples. Eighteen internode samples from 3 sugarcane varieties were measured within 0.1-10 kHz frequency range of LCR meter and then was analyzed sugar recovery in the laboratory. The result showed that in the lateral position are more capacitive and resistive than the longitudinal position. Artificial neural network (ANN) was developed for prediction of sugar recovery as a function of bioelectrical properties. The best ANN model produces a high accuracy in the lateral bioelectrical measurement position with a correlation coefficient (R) > 0.90 and mean square error (MSE) <; 0.05. It showed that the ANN model based on bioelectrical properties had the potential to be developed as a simple technique to predict the sugar recovery of sugarcane.
Development of Discrete-Cockroach Algorithm (DCA) for Feature Selection Optimization Yusuf Hendrawan; Muchnuria Rachmawati; Muchammad Fauzy
Proceeding of the Electrical Engineering Computer Science and Informatics Vol 5: EECSI 2018
Publisher : IAES Indonesia Section

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (890.446 KB) | DOI: 10.11591/eecsi.v5.1639

Abstract

One of the recently proposed algorithms in the field of bio-inspired algorithm is the Hungry Roach Infestation Optimization (HRIO) algorithm. Haven has developed optimization algorithms HRIO that is inspired by recent discoveries in the social behaviour of cockroaches. Result showed that HRIO was effective at finding the global optima of a suite of test functions. However, there is no researcher who has observed HRIO for solving discrete problems. Therefore, we try to develop a discrete-cockroach algorithm (DCA) as the modification of HRIO for solving discrete optimization problem. We test the algorithm to solve bio-computation problem using single and multi-objectives optimization. The results showed DCA has better performance compared to the existed bio-inspired optimization algorithms such as genetic algorithms (GA) and discrete-particle swarm optimization (discrete-PSO).
Pemingsanan Dua Jenis Udang menggunakan Pendingin Berbasis Thermoelectric Cooler Firdaus Kurnia Putra; Musthofa Lutfi; Yusuf Hendrawan
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2019.007.03.02

Abstract

Diperlukan pengkondisian khusus pada udang dalam keadaan segar dan hidup terutama dalam transportasi jarak jauh. Penanganan udang dalam kondisi segar dan hidup dapat melalui beberapa cara, salah satunya dengan imotilisasi (pemingsanan) dengan suhu rendah secara langsung. Studi ini bertujuan untuk mendapatkan waktu pemingsanan, sifat fisiologis, dan berat akhir dari udang galah (Macrobrachium rosenbergii) dan udang vannamei (Litopenaeus vannamei) dengan menggunakan variasi suhu yang berbeda menggunakan mesin pendingin berbasis thermoelectric cooler. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial dengan 3 kali pengulangan dan 2 faktorial. Faktor pertama adalah suhu 12°C, 14°C, dan 16°C. Faktor kedua adalah varietas udang yaitu udang galah dan udang vannamei. Parameter penelitian yang diamati adalah waktu pemingsanan, waktu penyadaran, berat awal dan akhir, kondisi fisiologis saat penurunan suhu, dan kondisi fisiologis saat pingsan. Hasil penelitian didapatkan bahwa variasi suhu rendah berpengaruh sangat nyata terhadap waktu pemingsanan udang galah dan udang vannamei dengan suhu terbaik pada suhu 12°C yaitu selama 62,83 detik. Selanjutnya variasi suhu rendah berpengaruh nyata terhadap susut bobot udang galah dan udang vannamei dengan suhu terbaik pada suhu 16°C dengan rata-rata susut bobot sebesar 0,493 gram. Selain itu perbedaan varietas yaitu udang galah dan udang vannamei terhadap susut bobot berpengaruh sangat nyata. Varietas terbaik dalam peneltian ini adalah dengan jenis udang vannamei dengan susut bobot terkecil yaitu 0,5023 gram.
Rancang Bangun Fungsional Alat Pervaporasi dan Optimasi Kadar Etanol dengan Variabel Suhu Feed dan Tekanan pada Sisi Permeat Meggunakan Response Surface Methodology Yusuf Hendrawan; Sumardi Hadi Sumarlan; Bambang Dwi Argo; Kusuma Faisal M
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.042 KB)

Abstract

Pervaporasi (PV) adalah proses pemisahan untuk campuran cairan dengan bantuan membran tak berpori. Penelitian ini ditujukan untuk membangun suatu alat pervaporasi skala laboratorium sesuai desain fungsional alat tersebut serta mengetahui nilai optimal pada tekanan sisi permeat dan suhu feed untuk mendapatkan kadar etanol yang terbaik dengan menggunakan metode Response Surface Methodology (RSM). Penelitian dilakukan berdasarkan rancangan Central Composite Design (CCD) pada aplikasi Design Expert 10. Didalam rancangan CCD, dimasukkan faktor tekanan dengan level rendah yaitu 46 kPa dan level tinggi yaitu 56 kPa. Sedangkan untuk faktor suhu, level rendah bernilai 67,8303oC dan level tinggi 76,2023oC. CCD akan mengatur penelitian menjadi 13 kali percobaan. Selanjutnya, dimasukkan 13 hasil yaitu kadar etanol sebagai respon. Kemudian didapatkan model yang disarankan berupa model kuadratik. Solusi optimal berdasarkan RSM yaitu pada tekanan 50,289 kPa dan suhu 71,004oC, menghasilkan kadar etanol 82,830% dengan nilai desirability sebesar 0,681. Dari solusi optimal yang telah didapatkan, dilakukan uji validasi faktor tersebut berdasarkan solusi optimal yang telah diberikan. Dilakukan tiga kali pengujian dengan hasil kadar etanol rata-rata sebesar 82,8505%. Tingkat kesalahan pada pengujian ini yaitu sebesar 0,024% sehingga bisa dikatakan pengujian ini valid karena nilai tersebut masih dibawah batas kesalahan yang dapat diterima, yaitu 5%. 
Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Cincau Hijau (Premna Oblongifolia L.) Sebagai Edible Coating dan Lama Pencelupan terhadap Kualitas Stroberi (Fragaria Sp.) Yusuf Hendrawan; Sumardi Hadi Sumarlan; Nabila Az-Zalikhah Ilham
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.072 KB)

Abstract

Tanaman cincau termasuk tanaman asli Indonesia dan mempunyai nama lain, dipulau Jawa biasa disebut camcao, juju dan kepleng. Cincau hijau mempunyai komponen utama pembentuk gel berupa polisakarida pektin yang bermetoksi rendah. Pektin tersebut termasuk dalam kelompok hidrokoloid pembentuk gel. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui komposisi ekstrak cincau yang tepat sebagai edible coating untuk stroberi pada skala laboratorium. Pelapisan stroberi dengan edible coating ini menggunakan metode pencelupan. Pembuatan edible coating cincau hijau dimulai dari pembuatan bubuk cincau hijau kemudian bubuk cincau hijau diekstraksi, lalu pembuatan edible coating dengan menggunakan 4 gram tapioka, ekstrak cincau hijau (0,2%, 0,4% dan 0,6% b/b tapioka), sorbitol 1 b/v, dan CMC 1% b/b ekstrak cincau. Lama pencelupan stroberi (5, 10, dan 15 menit). Analisis yang dilakukan pada penelitian ini yaitu analisa organoleptik (warna, aroma dan tekstur), analisa viskositas larutan edible, analisa fisik (kekerasan), analisa kimia (susut bobot dan laju respirasi) dan karakterisasi ekstrak cincau hijau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik dengan penambahan konsentrasi ekstrak cincau hijau 0,2% dan lama pencelupan 5 menit.
Kajian Pemanasan Pada Proses Ekstraksi Minyak Jarak Pagar (Jatropha Curcas L.) Menggunakan Hydraulic Press Sandra Malin Sutan; Yusuf Hendrawan; Deivy Amaliya Tipdani
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.008 KB)

Abstract

Jarak Pagar (Jatropha curcas Linn) merupakan tanaman semak dari keluarga Euphorbiaceae. Minyak yang dihasilkan dari tanaman ini tidak dapat dikonsumsi oleh manusia sehingga tidak mengalami persaingan dengan minyak makan seperti minyak kelapa sawit. Minyak Jarak Pagar dihasilkan dengan cara ekstraksi biji jarak pagar. Pada penelitian ini menggunakan Hydraulic Press. Hydraulic Press adalah pengepresan dengan menggunakan tekanan, biji jarak diberi perlakuan pendahuluan berupa pemberian temperature panas atau pemasakan. Penelitian menunjukkan Pengaruh pemanasan awal dengan ketiga pemanasan menghasilkan perbedaan yang sangat mencolok. Pemanasan terbaik yaitu dengan oven 20 menit Suhu 90oC menghasilkan volume minyak sebesar 216 mL, rendemen 19,17 %.dan karakteristik kimia minyak jarak pagar yang memenuhi standart SNI meliputi: viskositas (49,33 Cp), kadar air (0,24%), FFA (3,24%), dan Bilangan Iod (87,89 g/100g).
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W AA Sudharmawan, AA Adamsyah Harika Putra Adi Rahmanto Wibowo adiansyah, muhammad Agil Adham Reka Agus Somantri Ahmad Diyanal Arifin Ahmad Muhlisin Al-Riza, Dimas Firmanda Ali Djamhuri Alifah Maulidiyah Alvianto, Dikianur Anang Lastriyanto Anggraini, Firdha Dwi Anggraini, Sabrina Angky Wahyu Putranto Anisah Cahyani Anninatul Fuadah Anung Nugroho Jayalaksono Apriansyah, Reza Aprilia Nur Komariyah Ariefandie Febrianto, Noor Arif Hidayat Arif Wicaksono R.P Arifiandika, Rizal Aris Fanani Ary Musthofa Ahmad Ary Mustofa Ary Mustofa Ahmad Asy Syukri, Khoirul Anam Aulia Meidiati Aziz Fathur R Bagas Rohmatulloh Bambang Dwi Argo Bambang Dwi Argo BAMBANG SUSILO Bambang Susilo Cahyanto, Darmawan Dwi Chatarina Umbul Wahyuni Choirul Umam Christiana Wahyu Citra Puspita Rani Cory Vidiati Dalas Gumelar Dana Marsetya Utama Deivy Amaliya Tipdani Dendy Satyabima Dewi Maya Maharani Dian Aris Setiawan Dimas F Al Riza Dimas Firmanda Al Riza Dimas Firmanda Al Riza Dimas Firmanda Al Riza Dina Wahyu Indriani Dina Wahyu Indriani Djoko Wahyudi Dwi Setiawan Elok Zubaidah Elwin Elwin F Al Riza, Dimas Fatma Ridha Nurlaili Fauzy, Muchammad Fenti Siregar Fiqi Ibrahim Saqroth Firdaus Kurnia Putra Firdha Dwi Anggraini Fitriyah, Hurriyatul Gultom, David Parningotan Gunomo Djojowasito Gunomo Djoyowasito Gunomo Djoyowasito hardiansyah, bagus Hartono, Elvianto Dwi Hendrias Hendrias Hendy Firmanto Herdiansyah, Deni Hilmi, Miftahul Hismarto Bahua Imam Santoso Indah Mustika Sakti Indah Royani Izza, Sylvia Ni’matul Joko Prasetyo Khoirul Anam Asy Syukri Kreative Y.R, Rizka Kristianingsih, Wahyu Kusuma Faisal M La Choviya Hawa Liana, Verianti Litapuspita Rizka Perdana Madaniyyah Mustika Islami, Madaniyyah Mustika Maffudhotul Anna Malin Sutan, Sandra Mardhotillah Mardhotillah Meilani Eka Marantika Merisa Yunita Miftahudin Nawawi Miftahul Hilmi Misnawi Jati Mochamad Bagus Hermanto Moh. Risal Siregar Muchammad Fauzy Muchammad Zakaria, Muchammad Muchnuria Rachmawati Muhamad Amar Nadhif muhamad nur afidin Muhammad Arwani Muhammad Fadhil Muhammad Husain Kamaluddin Muhammad Iqbal Musthofa Lutfi Musthofa Lutfi Mustofa, Ary Mutiara Nisa&#039; Amri Nabila Az-Zalikhah Ilham Nafi’ah, Riris Waladatun Niken Dieni Pramesi Niken Lila Widyawati Nugroho, Hermawan Nur Ida Winni Yosika Nurkholis Hamidi Oktaria Eka Y Omah Rochmah Pratama, Kanda Bagus Puguh Sudarsono Putra, Reza Rienaldy Rachmawati, Muchnuria Rahmatullah, Bagus Retno Damayanti Retno Damayanti Soejoedono Reza Rienaldy Putra Riana, Eki Rico Santoso Rini Yulianingsih Rini Yulianingsih Rochima Nisaa’IL-Firdaus Rohmatulloh, Bagas Ronald Nelson Krakuko Ryan Maulana Abdul Hakim Sadimantara, Muhammad Syukri Saiful Imron Sandra Malin Sutan Sandra Sandra Sandra Sandra Sandra Sandra Shinta Rosalia Dewi Shinta Widaningtyas Shinta Widyaningtyas Simping Yuliatun Siti Mariyah Ulfa Siti Nurhayati Somantri, Agus Sucipto, Sucipto Sukses Agustin Nahmudiyah Sumardi H. S. Sumardi Hadi Sumarlan Sumardi Hadi Sumarlan Sumardi Hadi Sumarlan Sumardi Hadi Sumarlan Supriyanto Supriyanto Supriyanto, Supriyanto Syahriyah, Yayah Titon Elang Perkasa Tunjung Mahatmanto Ubaidillah Ubaidillah Vita Noeravila Putri Wachid Rahmanjaya Wahyu Dhiki Saputro Wahyunanto Agung Nugroho Widaningtyas, Shinta Widyaningtyas, Shinta Wignyanto Wignyanto Wike A. P. Dania Yosua Yosua Yudha Firdaus Baharsyah Yuliatun, Simping Yuni Oktopiyani Yusron Sugiarto Yusuf Wibisono Yuyun Wahyuni Zahrok, Isna Arofatuz