Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Sosialisasi Pemilihan Perguruan Tinggi Bagi Calon Mahasiswa Di Era Revolusi 5.0 Saputra, Tri Endar Yogi Setiadi; Yusni, Yusni; Surahim, Irsyam
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 11 (2024): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i11.587

Abstract

Salah satu aspek yang harus melakukan proses akselerasi seperti pernyataan terkini terhadap kemajuan teknologi adalah pemilihan terhadap perguruan tinggi yang akan dijalani dan ditempuh oleh calon mahasiswa. Sejalan dengan hal tersebut pendidikan di zaman yang serba canggih ini atau lehi akrab dikenal dengan era revolusi 5.0 menempuh pendidikan adalah hal yang menjadi kebutuhan dasar bagi setiap orang. Pendidikan disini tentu bukan hanya sebatas sampai tingkat Sekolah Menegah Atas saja tetapi harus sampai ke tingkat Perguruan Tinggi. Semakin canggih suatu zaman maka akan sejalan dengan tingkat pendidikan yang harus ditempuh oleh seseorang. Hal tersebut menjadi landasan kuat bahwa pemilihan pendidikan di tingkat Perguruan Tinggi adalah kewajiban dan pilihan yang harus dilakukan.Berdasarkan paparan dan kondisi yang ada dan dilengkapi dengan penjelasan diatas maka dapat disimpulkan tujuan dari adanya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini, antara lain memberikan sosialisasi kepada siswa-siswi di SMA Negeri 1 Palopo mengenai pemilihan perguruan tinggi yang tepat di era revolusi 5.0. Mengajak siswa-siswi agar dapat lebih mengenal program-program unggulan dari kampus Universitas Mega Buana Palopo yang pada akhirnya dapat menjadi pedoman bagi mereka dalam memilih perguruan tinggi.
Peran Penting Pendidikan Bagi Generasi Masyarakat Milenial Saputra, Tri Endar Yogi Setiadi; Yusni, Yusni; Surahim, Irsyam
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 3 (2024): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i3.893

Abstract

Salah satu aspek yang memegang peranan penting di kalangan masyarakat sekarang adalah pendidikan. Dewasa ini semua aspek menjadikan pendidikan sebagai landasan utama untuk bersaing di era yang serba canggih dan dipenuhi dengan teknologi ini. Era tersebut menjadi landasan utama lahirnya masyarakat generasi terkini yang sering kita dengar dengan sebutan masyarakat milenial. Masyarakat jenis ini memiliki jenis yang sangat akrab dan bersahabat dengan faktor teknologi yang telah berkembang dengan pesatnya. Mereka menjadikan teknologi sudah seperti makanan sehari-hari bagi mereka. Dimulai dari anak-anak, remaja, dewasa bahkan hingga tingkat lanjut usia sudah menyebut mereka dengan masyarakat milenial. Tentu untuk dapat beradaptasi dengan cepat teknologi masyarakat ini harus mengetahui seluk beluk teknologi tersebut. Untuk dapat mengetahuinya faktor utama yang harus dimiliki oleh masyarakat milenial adalah pendidikan. Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa pendidikan memegang peranan yang sangat penting bagi masyarakat milenial. Semakin tinggi tingkat pendidikan masyarakat maka akan semakin membuat diri mereka akrab dengan teknologi dan dengan demikian maka mereka akan dapat menyebut diri mereka sebagai masyarakat milenial. Oleh sebab itu sangat perlu mengetahui apa saja peranan penting pendidikan bagi masyarakat milenial agar nantinya dapat beradaptasi dan berakselerasi cepat dengan teknologi.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 4-5 TAHUN MELALUI KEGIATAN MEWARNAI DI TK SUMBER ILMU MASOHI Yusni, Yusni; Salamor, Reinhard; Tatminingsih, Sri
Atom : Jurnal Riset Mahasiswa Vol 2 No 2 (2024): Atom: Jurnal Riset Mahasiswa
Publisher : Jurusan Pend. MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/atom.2.2.104-110

Abstract

Kegiatan mewarnai anak usia dini adalah ekspresi dari pikiran mereka, meskipun kadang-kadang hasilnya tidak sesuai dengan harapan. Namun, pada hakekatnya kegiatan mewarnai merupakan pembelajaran yang sangat bermakna bagi perkembangan kognitif anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi kegiatan mewarnai untuk meningkatkan kemampuan motoririk halus anak. Oleh karena itu, kajian ini akan membahas bagaimana kegiatan mewarnai untuk anak 4-5 tahun yang lebih kreatif. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian Tindakan kelas dengan jumlah subjek penelitian 15 anak terdiri dari 5 perempuan dan 10 laki-laki. Terdapat 3 indikator yang dinilai dalam penelitian ini, yaitu (1) Anak bisa memegang alat yang digunakan untuk mewarnai, (2) Anak bisa menggerakkan pergelangan tangan, dan (3) Anak bisa mewarnai gambar dengan rapi. Penelitian ini berlangsung selama 2 siklus. Pada siklus pertama, presentasi kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan mewarnai sebesar 64%, sedangkan pada siklus kedua presentasi kemampuan halus anak meningkat sebesar 79 %. Penelitian ini merupakan salah satu solusi kegiatan pembelajaran anak usia dini khususnya untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan mewarnai
Peran Pekerja Sosial pada Pembinaan Anak Usia Dini di Taman Penitipan Anak Dinas Sosial Kota Parepare Salama, Salmia; Ridwan, Ihwan; Yusni, Yusni
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3, No 2 (2024): July 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v3i2.3532

Abstract

Adapun tujuan penelitian untuk Peran Pekerja Sosial Terhadap Pembinaan Anak Usia Dini di Taman Penitipan Anak Dinas Sosial Kota Parepare. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan teknik observasi, dokumenasi, dan wawancara terstruktur. Ada tiga faktor penelitian pada penelitian ini, 1) bagaimana peran pekerja sosial, 2) bagaimana pembinaan anak usia dini, dan 3) bagaimana peran pekerja sosial terhadap pembinaan anak usia dini. Sumber data pada penelitian ini adalah 1 kepala yayasan dan 2 pekerja sosial sebagai pembina/pengasuh. Data yang diperoleh dianalisis dengan cara reduksi, verivikasi, penarikan kesimpulan. Dalam hasil penelitian ditemukan keempat peran tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pembinaan anak dengan menggunakan metode pola otoriter, pola demokratuis, dan pola permisif. Selain Pekerja Sosial yang berperan dengan menggunakan empat peran tersebut, para pekerja sosial sering juga disebut sebagai pengasuh atau pendamping anak yang merupakan peran yang multifungsional. Hal ini menunjukkan bahwa menjadi pengasuh atau pendamping adalah peran dimana pekerja sosial memposisikan dirinya sebagai sahabat bagi anak.
PENGARUH MOTIVASI KERJA, KOMITMEN DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI KANTOR BALAI PENYULUHAN PERTANIAN (BPP) KABUPATEN SOPPENG Yusni, Yusni; Ruslang T; Sudirman, Sudirman
DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 2 (2024): DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/decision.v5i2.3252

Abstract

Hubungan antara motivasi, komitmen, dan budaya organisasi sangat erat dan berpengaruh langsung terhadap kinerja pegawai. Organisasi yang mampu mengelola ketiga faktor ini dengan baik dapat meningkatkan performa individu dan kesuksesan organisasi secara keseluruhan. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengaruh Motivasi kerja, Komitmen dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja pegawai, penelitian ini menggunakan pendekatan dengan metode kuantitatif yang menjadikan semua Pegawai sebagai Responden yakni sebanyak 37 orang, sehingga model sampel yang digunakan yakni Sampel Populasi. Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan alat analisis SPSS (Statistical Package for the Social Sciences), sehingga dari hasil analisis hasil yang diperoleh bahwa motivasi memiliki pengaruh secara positif berpegaruh tidak signifikan terhadap kinerja pegawai pada kantor balai penyuluh pertanian (BPP) Kabupaten Soppeng, Komitmen Organisasi Memiliki Pola Hubungan Pengaruh yang Signifikan Terhadap Kinerja Pegawai Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kabupaten Soppeng, Budaya Organisasi Memiliki Pola Hubungan Pengaruh yang Signifikan Terhadap Kinerja Pegawai Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kabupaten Soppeng
Pendampingan Tradisi Sunatan Karia’a Melalui Pendekatan Edukasi Keislaman Guna Melestarikan Nilai-Nilai Keislaman Di Wakatobi Wijaya, Suardi; Nirma, Nirma; Khairun, M; Wahyu, Annisa Nur; Syafira, Reza Nur; Naya, Wa; Saharuddin, Nandi; Yusni, Yusni
INSANIYAH Vol 3, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/insaniyah.v3i2.10723

Abstract

Pengabdian  Masyarakat  di  kelurahan  waetuno,  dalam  Tradisi  karia’a  yang  bertujuan  untuk mengeksplorasi nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam tradisi sunatan Karia'a yang masih lestari di masyarakat Wakatobi, khususnya di Kelurahan Waetuno. Tradisi ini tidak hanya sebagai ritual khitan, tetapi juga sarat dengan makna filosofis yang mengintegrasikan ajaran Islam dengan kearifan lokal.  Melalui  pendekatan  kualitatif  dengan  metode  studi  etnografi,  pendampingan  ini  mengungkap bagaimana  setiap  tahapan prosesi Karia'a, mulai  dari perundingan  hingga  acara  penutup,  berfungsi sebagai  media  efektif  dalam  menanamkan  nilai-nilai  akidah,  akhlak,  muamalah,  kesehatan,  dan kearifan  lokal  kepada  generasi  muda.  Tradisi  Karia'a,  meskipun  dihadapkan  pada  tantangan globalisasi, tetap menjadi benteng dalam menjaga dan mewariskan pendidikan Islam kepada generasi penerus  secara  berkelanjutan.  Hasil  pendampingan    menunjukkan  bahwa  tradisi  ini  tidak  hanya melestarikan  warisan  budaya  leluhur  tetapi  juga  memperkaya  pendidikan  Islam  melalui  internalisasi nilai-nilai Islami yang integral dalam kehidupan sehari-hari masyarakat WakatobiKata Kunci : KKN, Tradisi Sunatan Karia’a, Pendidikan 
Alih Kode Dan Campur Kode Bahasa Pada Peningkatan Kesadaran Masyarakat Melalui Pemilihan Partisipatif Di Kecamatan Suli Barat Surahim, Irsyam; Yusni, Yusni
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/he446104

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan media untuk menyampaikan ilmu kepada masyarakat. alih kode dan campur kode bahasa menjadi bagian tak terpisahkan dari komunikasi di masyarakat multibahasa seperti Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran alih kode dan campur kode dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemilihan partisipatif. perpindahan antara bahasa Indonesia dan bahasa daerah, efektif dalam menjangkau masyarakat lokal yang memiliki keterbatasan pemahaman terhadap bahasa resmi. Strategi ini membantu menciptakan komunikasi yang inklusif, meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap prosedur pemilu, serta memperkuat keterlibatan emosional audiens terhadap pesan yang disampaikan. Alih kode dan campur kode merupakan alat komunikasi yang potensial dalam mendorong peningkatan kesadaran masyarakat melalui pemilihan partisipatif, asalkan penggunaannya disesuaikan dengan karakteristik masyarakat dan tujuan komunikasi.
Analisis Nilai Anthropometri Dan Malnutrisi Pada Laki-Laki Dan Perempuan Usia 17-22 Tahun: Suatu Studi Cross-Sectional Yusni, Yusni; Yusuf, Hanifah; Murzalina, Cut; Rahman, Safrizal
Majalah Kedokteran Indonesia Vol 74 No 6 (2024): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo
Publisher : PENGURUS BESAR IKATAN DOKTER INDONESIA (PB IDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47830/jinma-vol.74.6-2024-928

Abstract

Introduction: Malnutrition is a worldwide problem that has yet to be resolved, and its prevalence in Indonesia has increased in tandem with changes in people’s lifestyles. Method: This study aims to determine nutritional status based on anthropometric values and investigate malnutrition in male and female aged 17–22 years. The research was conducted using a cross-sectional study. The subjects were male and female, aged 17–22 years, and healthy, with a total of 1,669 male (n=210) and female (n=1459). A questionnaire was used to obtain data. The data was analyzed using a chi-square test (p less than 0.05) and an independent sample t-test (p less than 0.05). Result: Malnutrition was found in subjects who were underweight (male=28.10% and female=26.39%), overweight (male=8.10% and female=9.32%), and obese (male=8.57% and female=6.85%). Total malnutrition in male and female was 27.25% underweight, 8.71% overweight, and 7.71% obese. Nutritional status was not related to gender (p greater than 0.05): underweight (p=0.74), normo-weight (p=0.48), overweight (p=0.34), and obesity (p=0.74). Conclusion: The double burden of malnutrition in males and females aged 17-22 years in Banda Aceh, Aceh, Indonesia is undernutrition and overnutrition, cases of undernutrition were more numerous than overweight and obesity, even though the number of malnutrition cases did not show any difference between men and women in all categories.
Sosialisasi Kesantunan Berbahasa Sebagai Upaya Pencegahan Perundungan di SMA Negeri 6 Palopo Yusni, Yusni; Sudirman, Nengsi; Nasir, Citra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 3 No. 4 (2025): Bulan Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v3i4.238

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa SMA Negi 6 Palopo mengenai pentingnya kesantunan berbahasa sebagai upaya pencegahan perundungan. Perundungan di kalangan siswa merupakan masalah serius yang dapat berdampak negatif pada kesehatan mental dan perkembangan sosial mereka. Melalui sosialisasi ini, kami mengedukasi siswa tentang etika berkomunikasi yang baik, serta dampak negatif dari penggunaan bahasa yang kasar dan merendahkan serta sanksi pidana bagi pelaku perundungan. Kegiatan ini meliputi sosialisai, diskusi interaktif, dan pelatihan praktik berbahasa yang santun. Diharapkan, dengan meningkatkan kesantunan berbahasa, siswa dapat menciptakan lingkungan sekolah yang lebih positif dan mendukung, serta mengurangi insiden perundungan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kesadaran siswa terhadap pentingnya berbahasa santun dan komitmen untuk menerapkannya dalam interaksi sehari-hari sehingga tercipta lingkungan yang sehat dalam proses pembelajaran. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model bagi sekolah lain dalam upaya menciptakan budaya komunikasi yang sehat dan saling menghormati.
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN ASET TETAP BARANG MILIK DAERAH PADA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN ASET DAERAH (BPKAD) KABUPATEN BANGGAI Yusni, Yusni; Fitriani, Fitriani; Yadasang, Rosfianti M.
Indonesian Journal of Economy, Business, Entrepreneuship and Finance Vol. 5 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Economy, Business, Entrepreneuship and Finance
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ijebef.v5i1.233

Abstract

This study aims to determine the level of effectiveness of the fixed asset management process at the BPKAD Office (Regional Asset Financial Management Agency) of Banggai Regency in accordance with the Minister of Home Affairs Regulation No. 19 of 2016, and what factors are obstacles in implementing the management of fixed assets of regional property at the BPKAD Office. The results of the study indicate that the level of effectiveness of the fixed asset management process at the BPKAD Office (Regional Asset Financial Management Agency) of Banggai Regency is not in accordance with the Minister of Home Affairs Regulation No. 19 of 2016, because of the 11 indicators of regional property management, only 9 cycles can be passed by the Banggai Regency Regional Asset and Financial Management Agency and the factors that are obstacles in implementing the management of fixed assets of regional property at the BPKAD Office (Regional Asset Financial Management Agency) of Banggai Regency, namely human resource factors and leadership factors.