Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Kesehatan Mental dan Gaya Resolusi Konflik: Studi pada Aparatur Sipil Negara Raden Mutiara Puspa Wijaya; Muhammad Iqbal
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6539

Abstract

Berdasarkan Dual-Process Theory of Decision-Making yang dikemukakan oleh Kahneman, kondisi psikologis seperti kesehatan mental memengaruhi kecenderungan individu dalam menggunakan proses berpikir intuitif dan emosional atau proses berpikir rasional dan terkontrol, yang selanjutnya membentuk preferensi gaya resolusi konflik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara tingkat kesehatan mental dan gaya resolusi konflik pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di sebuah institusi negara. Kesehatan mental diukur menggunakan Mental Health Inventory-24 (MHI-24), yang mengelompokkan responden ke dalam kategori kesehatan mental rendah, sedang, dan tinggi berdasarkan aspek kesejahteraan psikologis dan distres psikologis. Gaya resolusi konflik diukur menggunakan Thomas-Kilmann Conflict Mode Instrument (TKI), yang mengidentifikasi lima gaya resolusi konflik, yaitu competing, collaborating, compromising, avoiding, dan accommodating. Penelitian ini menggunakan desain survei potong lintang (cross-sectional) dengan analisis data deskriptif dan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori kesehatan mental sedang hingga tinggi. Gaya resolusi konflik yang paling dominan adalah collaborating dan compromising, sementara gaya avoiding dan competing relatif lebih jarang digunakan. Hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kategori kesehatan mental dan gaya resolusi konflik. Temuan ini menegaskan peran penting kesejahteraan psikologis dalam mendorong resolusi konflik yang konstruktif serta menyoroti pentingnya upaya promosi kesehatan mental dan pengembangan keterampilan resolusi konflik pada Aparatur Sipil Negara di institusi negara.
Analisis Budaya Kemandirian di Pesantren dari Perspektif Sosiologi Pendidikan Sibarani, Nurhasanah; Eka Septiana; Muhammad Iqbal
Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2025): Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/edukasi.v2i4.2759

Abstract

This study aims to analyze in depth the cultural construction of independence in Islamic boarding schools through the perspective of educational sociology. The main focus of this study is to explore how social structures, power relations between kyai and santri, and hidden curriculum mechanisms contribute significantly to the formation of santri's independent character. This research is motivated by the discrepancy between national educational goals and the reality of the crisis of independence often found in formal educational institutions. Using descriptive qualitative methods through a literature study and critical synthesis approach, this study examines the phenomenon of independence as a sociological product. The results of the study show that the independence of santri is not merely obedience to formal rules, but rather the result of the formation of internalized habitus through strict daily discipline and the accumulation of cultural capital transmitted by the figure of the kyai. These findings confirm that the charismatic relationship between kyai and santri serves as the main channel for transmitting the values of initiative and responsibility. Furthermore, the hidden curriculum manifested in the daily exemplary behavior of the kyai has proven to be more effective in shaping the autonomy of santri than conventional classroom instruction. The implications of this study confirm that the educational ecosystem model in Islamic boarding schools can serve as a strategic reference for modern educational institutions in overcoming the challenges of character degradation and independence among students in the contemporary era.
Pemberdayaan UMKM Pascabencana melalui Pemasaran Digital Terintegrasi Blockchain dalam Ekosistem Marketplace Desa Nasution, Indra; Muhammad Iqbal
Jurnal Nasional Teknologi Komputer Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : CV. Hawari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana banjir yang melanda wilayah Tapanuli Selatan pada tahun 2025 berdampak signifikan terhadap keberlanjutan sosial dan ekonomi masyarakat Desa Tolang Julu, khususnya pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner lokal. Pascabencana, pelaku UMKM menghadapi keterbatasan sarana produksi, rendahnya inovasi produk, sempitnya jangkauan pemasaran, serta dampak psikososial yang menurunkan motivasi berusaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model pemberdayaan UMKM kuliner lokal pascabencana melalui pengembangan inovasi produk frozen food dan penerapan pemasaran digital terintegrasi teknologi blockchain dalam ekosistem marketplace desa. Metode penelitian menggunakan pendekatan partisipatif dan deskriptif dengan tahapan preparasi objek dan sistem, pelatihan dan pendampingan produksi frozen food berbasis bahan pangan lokal, serta penerapan pemasaran digital berbasis desa. Teknik karakterisasi dilakukan terhadap aspek produksi, pemasaran, dan dampak sosial-ekonomi melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta replikasi kegiatan produksi dan pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan inovasi frozen food mampu meningkatkan kapasitas produksi dan daya simpan produk UMKM kuliner lokal. Pemasaran digital melalui marketplace desa yang didukung sistem pencatatan transaksi berbasis blockchain menghasilkan pengelolaan pemasaran yang lebih tertata, transparan, dan mudah ditelusuri. Selain itu, keterlibatan aktif kelompok perempuan dan keluarga penyintas dalam kegiatan produktif berkontribusi terhadap pemulihan sosial dan psikososial masyarakat pascabencana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi inovasi produk, pemasaran digital, dan teknologi blockchain berpotensi menjadi model pemberdayaan UMKM desa yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan dalam mendukung pemulihan ekonomi pascabencana, serta dapat direplikasi pada desa lain dengan karakteristik serupa.
Evaluation of User Satisfaction of Electronic Medical Record System at RSI Sultan Agung Semarang Rizqulloh, Lutfiyah; Muhammad Iqbal; Diah Kurniawati
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol 8 No 1 (January 2025)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woh.vi.1619

Abstract

From 2019 to 2022, RSI Sultan Agung Semarang managed SIMRS independently. While the implementation remained hybrid, SIMRS was turned over to a third party in early 2023 to develop Electronic Medical Records (EMR). However, in 2024, a year later, the management of SIMRS and EMR was once again independent. It was necessary to assess user satisfaction with the EMR in light of these modifications. This study aims to determine the variables affecting users' satisfaction with the EMR at RSI Sultan Agung Semarang's medical record installation. Cross-sectional research was used in conjunction with quantitative research design. Questionnaires were distributed to collect data. Purposive sampling was used in the sampling process, and 32 individuals met the inclusion criteria. The statistical test results demonstrate that all of the variable's content, accuracy, format, ease of use, and timeliness have p-values less than 0.05, indicating a significant relationship between each variable and satisfaction with the EMR. Everything about the EMR system has been going smoothly; more system development is needed to make it easier to access quickly and effectively, which will improve the timeliness of medical services. Future research should look into other variables or perform long-term studies to track changes in user satisfaction.
Systematic Literature Review: Aksiologi Hakekat Kegunaan Ilmu dan Teknologi nusantara, yudhidwi; Muhammad Iqbal; Nizar Herdiansyah; Carsiwan
Journal Educational Research and Development | E-ISSN : 3063-9158 Vol. 2 No. 3 (2026): Januari - Maret
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Aksiologi sebagai cabang filsafat yang mengkaji nilai dan kegunaan memiliki fundamental dalam memahami hakikat ilmu pengetahuan dan teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis dimensi aksiologis ilmu dan teknologi melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan fokus pada relevansinya dalam pendidikan olahraga. Metode SLR dilakukan dengan mengacu pada pedoman PRISMA melalui pencarian literatur pada basis data Scopus, Google Scholar, dan ResearchGate periode 2014-2024. Dari 156 artikel yang terindetifikasi, sebanyak 24 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ilmu dan teknologi memiliki nilai intrinsic berupa pengembangan pengetahuan dan nilai ekstrinsik berupa manfaat praktis. Dalam konteks pendidikan olahraga, dimensi aksiologis menjadi landasan penting untuk mempertimbangkan aspek etis penggunaan teknologi, pencegahan doping, dan pengembangan karakter atlet. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman aksiologi diperlukan untuk memastikan ilmu dan teknologi memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan manusia dengan tetap mempertimbangkan nilai moral dan etika. Kata Kunci: Aksiologi, Filsafat Ilmu, Hakikat Teknologi, Etika, Pendidikan Olahraga.
Peran Mahasiswa KKN UINSU dalam Meningkatkan Kesadaran Kewirausahaan Syariah pada Masyarakat Desa Pahang Talawi Kabupaten Batu Bara Abdurahman Abdurahman; Imsar Imsar; Dimas Pramudya; Muhammad Iqbal
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Februari: NUSANTARA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/nusantara.v6i1.7517

Abstract

This study aims to analyze the role of UINSU’s Community Service Program (KKN) students in enhancing Islamic entrepreneurial awareness among the residents of Pahang Village, Talawi District, Batu Bara Regency. The KKN program serves as a platform for applying academic knowledge while empowering communities through educational, persuasive, and participatory approaches. The students introduced fundamental concepts of Islamic entrepreneurship, including principles of justice, honesty, sustainability, and the avoidance of riba, gharar, and maisir. Through a series of activities such as seminars, micro-business training sessions, financial management mentoring based on sharia principles, and simple business model simulations, the villagers began to show improved understanding of Islamic economic values. Moreover, the active involvement of students created an inclusive learning environment that was accessible to various community groups. The findings indicate that the presence of KKN students contributed positively to cultivating entrepreneurial motivation, particularly among youth and micro-business actors. This improvement was reflected in changes in mindset, interest in initiating halal businesses, and increased awareness of applying sharia principles in daily economic activities. Thus, the KKN program not only provides practical experience for students but also offers a tangible contribution to strengthening sharia-based economic empowerment at the village level.
Sound Utility Series Algojo : Di Balik Tata Suara Film Screenplay Sinema Jakarta Muhammad Iqbal; Hery Sasongko; Dynia Fitri
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.839

Abstract

Tata suara merupakan unsur penting dalam produksi film yang berperan dalam membangun narasi, atmosfer, dan kualitas audio-visual. Salah satu posisi yang berkontribusi dalam proses tata suara adalah sound utility, yang bertugas mendukung kesiapan teknis dan kelancaran produksi suara di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran dan alur kerja sound utility dalam produksi tata suara film di Screenplay Sinema Film Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi selama pelaksanaan kerja praktik, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian berada di Screenplay Sinema Film Jakarta dengan waktu penelitian menyesuaikan periode kerja praktik. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sound utility berperan penting dalam persiapan peralatan audio, penempatan mikrofon, pemantauan kualitas suara selama pengambilan gambar, serta pengelolaan data audio untuk kebutuhan pascaproduksi. Meskipun menghadapi berbagai kendala teknis dan situasional di lapangan, sound utility mampu menjaga kualitas suara melalui koordinasi tim dan profesionalisme kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sound utility merupakan bagian integral dalam sistem produksi tata suara film yang berkontribusi langsung terhadap kualitas sinematik film.
PENINGKATAN PEMAHAMAN AL-QUR'AN DAN HADITS BAGI MAHASISWA PGSD UNIVERSITAS ALMUSLIM BIREUEN MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN Iskandar; Ikhwani; Muhammad Iqbal
Saweu: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Saweu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman Al-Qur'an dan Hadits bagi mahasiswa PGSD Universitas Al-Muslim Bireuen melalui pelatihan dan pendampingan. Penelitian ini menggunakan metode pelatihan dan pendampingan yang difokuskan pada pemahaman Al-Qur'an dan Hadits. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa PGSD Universitas Al-Muslim Bireuen yang berjumlah 50 orang. Pelatihan dan pendampingan dilakukan selama dua minggu dengan materi yang mencakup tafsir Al-Qur'an, ilmu Hadits, dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Metode pelatihan dan pendampingan yang digunakan adalah metode aktif dan interaktif, seperti diskusi, tanya jawab, dan praktik membaca Al-Qur'an dan Hadits. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan dapat meningkatkan pemahaman Al-Qur'an dan Hadits mahasiswa PGSD Universitas Al-Muslim Bireuen. Peningkatan pemahaman ini dapat dilihat dari hasil tes awal dan tes akhir yang menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata sebesar 30%. Selain itu, mahasiswa juga menunjukkan peningkatan dalam kemampuan membaca dan memahami Al-Qur'an dan Hadits. Pengabdian ini juga menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan dapat meningkatkan motivasi dan minat mahasiswa dalam mempelajari Al-Qur'an dan Hadits. Mahasiswa menjadi lebih antusias dan bersemangat dalam mengikuti pelatihan dan pendampingan, serta lebih percaya diri dalam membaca dan memahami Al-Qur'an dan Hadits. Implikasi dari pengabdian ini adalah bahwa pelatihan dan pendampingan dapat menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan pemahaman Al-Qur'an dan Hadits mahasiswa. Oleh karena itu, pengabdian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan program pendidikan Al-Qur'an dan Hadits di Universitas Al-Muslim Bireuen dan lembaga pendidikan lainnya.
Quality Assurance, Monitoring, and Accreditation in Teacher Professional Education: A Conceptual Study of Relations, Challenges, and Development Directions Muhammad Iqbal; Rila Hardiansyah; Ahmad Muslim; M. Rasyid Ridlo
Jurnal Diferensiasi: Jurnal Hasil Penelitian, Pengembangan dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Masyarakat Cita Insani (YAMACITA): Bergerak Dibidang Penelitian, Pendidikan, Pelatihan, Reasearch

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Teacher Professional Education Program (Program Pendidikan Profesi Guru/PPG) is a strategic instrument within the national education system for producing competent professional teachers. In its implementation, PPG involves various quality mechanisms, including internal quality assurance, monitoring and evaluation (monev), and external accreditation. This conceptual study aims to analyze the position and function of these three quality mechanisms, identify areas of overlapping functions and instruments, and formulate directions for developing a more integrated PPG quality system. Using a critical analysis and theoretical synthesis approach on policy documents, regulations, and scientific literature, this study reveals substantial similarities in the indicators and assessed aspects across quality mechanisms, the dominance of a compliance-based approach oriented towards administrative completeness, and unclear role boundaries between mechanisms. This study also critiques the validity of evaluating the impact of the PPG program, given its relatively short duration (one year), which is theoretically inadequate for measuring substantial impact on teacher or prospective teacher performance. The implications of this study point to the need for a quality system integration oriented towards continuous improvement and outcome-based evaluation with long-term impact. Abstrak: Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) merupakan instrumen strategis dalam sistem pendidikan nasional untuk menghasilkan guru profesional yang kompeten. Dalam penyelenggaraannya, PPG melibatkan berbagai mekanisme mutu yang meliputi penjaminan mutu internal, monitoring dan evaluasi (monev), serta akreditasi eksternal. Kajian konseptual ini bertujuan untuk menganalisis posisi dan fungsi ketiga mekanisme mutu tersebut, mengidentifikasi area tumpang tindih fungsi dan instrumen, serta merumuskan arah pengembangan sistem mutu PPG yang lebih terintegrasi. Dengan menggunakan pendekatan analisis kritis dan sintesis teoretik terhadap dokumen kebijakan, regulasi, dan literatur ilmiah, kajian ini mengungkap bahwa terdapat kesamaan substansial dalam indikator dan aspek yang dinilai antar mekanisme mutu, dominasi pendekatan compliance-based yang berorientasi pada kelengkapan administratif, serta ketidakjelasan batas peran antar mekanisme. Kajian ini juga mengkritisi validitas evaluasi dampak program PPG mengingat durasi program yang relatif singkat (satu tahun) yang secara teoretis tidak memadai untuk mengukur dampak substantif terhadap kinerja guru atau calon guru. Implikasi kajian ini mengarah pada kebutuhan integrasi sistem mutu yang berorientasi pada perbaikan berkelanjutan dan evaluasi berbasis outcome dan dampak jangka panjang.
Women Judging Women: Gender Sensitivity in the Decisions of Divorce Cases of Indonesian Religious Courts Asni, Asni; Muhammad Iqbal
AL-IHKAM: Jurnal Hukum & Pranata Sosial Vol. 20 No. 2 (2025)
Publisher : Faculty of Sharia IAIN Madura collaboration with The Islamic Law Researcher Association (APHI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/al-lhkam.v20i2.18999

Abstract

This article examines patterns of gender sensitivity in divorce rulings issued by female judges in Indonesian Religious Courts and analyzes the factors shaping their judicial reasoning. Using an empirical legal research design, the study combines document analysis of selected divorce decisions with in-depth interviews of female judges in several Religious Courts across Sulawesi. Guided by Alimatul Qibtiyah’s framework of gender sensitivity, the findings identify two dominant patterns: moderate and progressive. The moderate pattern is reflected in judicial reasoning that balances religious norms with social realities, emphasizing maṣlaḥah, harm prevention, and the psychological welfare of women and children within existing legal frameworks. The progressive pattern is evident in decisions that explicitly recognize domestic violence, economic neglect, and psychological abuse, and actively enforce women’s post-divorce rights, including nafkah ‘iddah, mut’ah, past maintenance, and child support, even in wife-initiated divorce cases. These patterns are influenced by factors such as gender-based empathy, professional experience, judicial training, and the implementation of Supreme Court regulations on gender-sensitive adjudication. This study highlights the role of female judges in advancing substantive justice in Islamic family law and underscores the importance of strengthening institutional support to ensure consistent protection of women’s rights in Religious Courts.