Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Pengembangan Usahtani Rumput Laut Pada Masyarakat Pesisir Desa Tihengo Kecamatan Ponelo Kepulauan Kabupaten Gorontalo Utara Nur Ayin T. Olii; Asda Rauf; Yanti Saleh
Economics and Digital Business Review Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v5i2.1841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengidentifikasi faktor internal dan eksternal dalam pengembangan usahatani rumput laut (2) Menganalisis strategi alternatif pengembbangan usahatani di Desa Tihengo Kecamatan Ponelo Kepulauan Kabupaten Gorontalo Utara. Penelitian yang digunakan dalam penelitian yaitu penelitian survei yang menghasilkan data-data analisis deskrptif kuantitatif dengan teknik analisis data yaitu analisis SWOT. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor yang terdapat pada usahatani rumput laut yaitu faktor internal yakni adanya motivasi petani, membudidayakan rumput laut, pengalaman usahatani, tenaga kerja, melibatkan anggota keluarga, terpenuhi bibit unggul, modal usaha, dan masih kurangnya teknologi. Untuk faktor eksternal adanya dukungan pemerintah, usaha rumput laut menguntungkan, kurangnya informasi pasar, kualitas perairan layak, ruang untuk budidaya tersedia, cuaca tidak menentu, harga fluktuatif, peminatan masih kuran dan adanya serangan hama. Berdasarkan matriks IFAS Strategi yang dapat dilakukan dalam rangka pengembangan rumpu laut di Tihengo Kecamatan Ponelo Kepulauan Kabupaten Gorontalo Utara yaitu berada pada kuadran I memanfaatkan kekuatan yang dimiliki dan memaksimalkan peluang yang ada.
The Role of the Good Agricultural Practices (GAP) Program in Enhancing the Income of Maize Farmers in Tilongkabila District Yanti Saleh; Ramlan Mustafa; Dwi Kurniawan Dondo
Economics and Digital Business Review Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v7i1.3629

Abstract

Indonesia, as an agrarian country, has great potential in the development of maize as an important commodity for food, animal feed, and industrial raw materials. However, maize productivity in various regions still faces several challenges, including land degradation, climate change, and pest and disease attacks. To address these issues, the government has introduced Good Agricultural Practices (GAP) as guidelines for sustainable cultivation aimed at improving productivity and farmers’ income. This study aims to analyze the role of the GAP program in increasing the income of maize farmers in Tilongkabila District, Bone Bolango Regency. The research employed a quantitative approach using a survey method. The sample was selected purposively and consisted of 30 maize farmers who had implemented GAP for more than one planting season. Data were collected through observation, questionnaire-based interviews, and documentation, and were analyzed using a Likert scale to assess the role of GAP in terms of production, cost efficiency, and the quality and selling price of harvested maize. The results indicate that the GAP program plays a very significant role in increasing production yields with a score of 83.3%, contributes to production cost efficiency at 79.5%, and has a very strong role in improving product quality and selling prices with a score of 82.4%. These findings demonstrate that the implementation of GAP provides a tangible contribution to increasing maize farmers’ income through higher productivity, cost savings, and improved crop quality.
ANALISIS KESEDIAAN MEMBAYAR (WILLINGNESS TO PAY) PRODUK BERAS ORGANIK “SUKMA HUTABOHU” DI KELOMPOK TANI LAMUTA KLASTER III Muhammad Abrar Panigoro; Amir Halid; Yanti Saleh
Jurnal Sains Agribisnis Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jsa.v4i2.1585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui harga yang bersedia dibayarkan oleh konsumen terhadap produk beras organik “sukma hutabohu” Kelompok Tani Lamuta Klaster III. Pengambilan sampel menggunakan Snowball Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden. Jenis dan sumber data penelitian menggunakan data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan adalah Contingent Valuation Method (CVM) dengan 3 tahap operasional yaitu membangun pasar hipotesis, menentukan nilai lelang dan menghitung rataan nilai WTP. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 50 responden bersedia membayar lebih untuk 1 kg produk beras organik, sedangkan sebanyak 10 responden tidak bersedia membayar lebih. Nilai WTP produk beras organik diperoleh Rp. 19.913/1kg dan menunjukkan lebih tinggi dari harga yang berlaku di kelompok tani lamuta yaitu Rp. 15.000/kg.
Analisis Keaktifan Petani dalam Kelembagaan dan Penyuluhan Terhadap Adopsi Praktik Pertanian Berkelanjutan di Kecamatan Bulango Utara Karlena Arsyad; Yanti Saleh
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol. 22 No. 2 (2025): Desember
Publisher : UPPM Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v22i2.1430

Abstract

Pertanian berkelanjutan merupakan pendekatan sistem produksi yang mengintegrasikan aspek ekologi, ekonomi, dan sosial guna menjamin kesinambungan sumber daya alam dan peningkatan kesejahteraan petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh tingkat keaktifan petani dalam kelembagaan kelompok tani serta partisipasi dalam kegiatan penyuluhan terhadap tingkat adopsi praktik pertanian berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 250 responden petani di Kecamatan Bulango Utara, Provinsi Gorontalo. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi logistik biner. Variabel independen berupa skor keaktifan dalam kelembagaan dan penyuluhan, sedangkan variabel dependen adalah status adopsi praktik berkelanjutan yang diklasifikasikan berdasarkan skor kumulatif implementasi teknologi ramah lingkungan seperti penggunaan pupuk organik, pengendalian hayati, dan rotasi tanaman. Hasil analisis menunjukkan bahwa baik keaktifan dalam kelembagaan (p=0,438) maupun penyuluhan (p=0,995) tidak berpengaruh secara statistik terhadap tingkat adopsi praktik pertanian berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa kehadiran formal saja belum cukup tanpa proses pembelajaran yang partisipatif. Oleh karena itu, diperlukan reorientasi strategi penyuluhan menuju pendekatan yang lebih dialogis, kontekstual, dan berbasis kebutuhan agroekologi lokal untuk memperkuat transformasi menuju sistem pertanian yang berkelanjutan.
KARAKTERISTIK DAN PERAN PETANI MUDA DALAM MENGEMBANGKAN USAHA TANI JAGUNG Syafrudin S. Abdul; Yanti Saleh; Ramlan Mustafa
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 9 No 1 (2026): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v9i1.43354

Abstract

Sektor pertanian merupakan sektor yang berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Namun sektor ini menghadapi tantangan yang serius, salah satunya berkurangnya jumlah petani muda dan menurunnya minat generasi muda terhadap pertanian, khususnya pada komoditas jagung di Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan peran petani muda pada Kelompok Petani Muda Perkasa dalam mengembangkan usahatani jagung di Desa Ulapato B, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan sensus (total sampling), dengan diperoleh 30 orang petani muda yang berumur 19-39 tahun. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan skala Likert. Hasil penelitian ini menunjukan rata-rata umur responden berada pada usia 24 tahun, dengan seluruh responden berjenis kelamin laki-laki. Sebanyak 90% responden telah menyelesaikan tingkat pendidikan jenjang SMA/sederajat hingga melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Rata-rata pengalaman berusahatani responden selama 3,7 tahun. Jumlah tanggungan keluarga responden rata-rata berkisar 1 orang. Luas lahan yang dikelola responden rata-rata seluas 1,175 hektar. Sebanyak 70% responden mengelola lahannya sendiri sedangkan 30% lainnya hanya penggarap lahan. Adopsi teknologi yang sering diterapkan oleh responden dalam berusahatani jagung adalah aplikasi digital. Peran petani muda dalam mengembangkan usahatani jagung oleh Kelompok Petani Muda Perkasa secara keseluruhan memiliki tingkat partisipasi sebesar 82,91%.
PERSEPSI PETANI TERHADAP PERAN PENYULUH DALAM PENGEMBANGAN KELOMPOK TANI DI DESA SUKA DAMAI KECAMATAN BULANGO UTARA KABUPATEN BONE BOLANGO Lukman Kaluku; Asda Rauf; Yanti Saleh
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 10, NO 3, 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v10i3.32587

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi petani terhadap penyuluh dalam pengembangan kelompok tani di Desa Suka Damai Kecamatan Bulango Utara Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini dilakukan di Desa Suka Damai, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango dan dilaksanakan pada bulan April 2023-Mei 2023 dengan jumlah sampel 25 orang Petani yang tergabung dalam 5 kelompok tani. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Analisis data yang digunakan analisis yaitu Skala Likert. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa peran penyuluh sebagai motivator memperoleh skor total 769 dengan kategori sangat berperan. peran penyuluh sebagai edukator memperoleh total skor 923 dengan kategori sangat berperan, peran penyuluh sebagai fasilitator memperoleh total skor 880 dengan kategori sangat berperan, sedangkan untuk peran penyuluh sebagai komunikator memperoleh total skor 850 dengan kategori sangat berperan. Dan untuk peringkat tertinggi dari persepsi petani adalah penyuluh sebagai edukator dengan total skor 923 pada pertanyaan penyuluh mendemonstrasikan cara memilih saprodi yang baik (bibit, pupuk, pestisida, peralatan).
ANALISIS EFEKTIVITAS FUNGSI KELOMPOK TANI PADI SAWAH DI DESA BULOTALANGI BARAT KECAMATAN BULANGO TIMUR KABUPATEN BONE BOLANGO: ANALISIS EFEKTIVITAS FUNGSI KELOMPOK TANI PADI SAWAH DI DESA BULOTALANGI BARAT KECAMATAN BULANGO TIMUR KABUPATEN BONE BOLANGO Soraya panigoro Ayu; Amir Halid; Yanti Saleh
Viabel : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 19 No 2 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Islam Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/56b34w48

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi profil petani padi sawah di Desa Bulotalangi Barat, Kecamatan Bulango Timur, Kabupaten Bone Bolango dan menganalisis pengaruh variabel kekompakan kelompok, kepuasan anggota kelompok dan semangat kelompok. Pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling sehingga menghasilkan jumlah sampel 34 orang dari jumlah populasi 144 orang dengan metode acak sederhana. Jenis dan sumber data dalam penelitian ini menggunakan data pimer dan data sekunder. Variabel dalam penelitian ini adalah (X1), Kekompakan kelompok, (X2) Kepuasan Anggota Kelompok, (X3) Semangat Kelompok dan Fungsi kelompok tani (Y). Metode analisis data yang digunakan Uji Regresi Linear Berganda. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Profil petani padi sawah yang meliputi Umur, Umur petani yang berada di Desa Bulotalangi Barat di kategorikan produktif, kemudian tingkat pendidikan petani padi sawah bervariasi dengan sebagian besar telah menyelesaikan pendidikan terakhir rata- rata SD. Kemudian Petani padi sawah memiliki pengalaman bertani cukup lama dan luas lahan yang dikelola oleh petani padi sawah bervariasi,mulai 0,2 hektar hingga lebih. Produksi petani tertinggi sebanyak 1.801 – 2.201 kg. Faktor kekompakan kelompok, kepuasaan kelompok dan semangat kelompok berpengaruh terhadap fungsi kelompok tani. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa efektivitas kelompok tani memberikan pengaruh terhadap fungsi kelompok tani. Hal ini dapat dilihat dari hasil koefesien determinasi dimana nilai Adjusted R Square sebesar 623, Jadi kontribusi pengaruh dari variabel independen kekompakkan kelompok, kepasan kelompok dan semangat kelompok (X) terhadap variabel fungsi kelompok tani (Y) dalam regresi linier berganda sebesar 62,3% sedangkan sisanya 37,7% dipengaruhi oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci: efektivitas kelompok,fungsi kelompok,usahatani padi sawah
Co-Authors Abdul Fahmi A. Rasyid Abdul Gias Djafar Abdul Mahris Bakue Abdul, Fadli Adelin Septianingsih Herson Adrianto Kalamento Afdal Tanaiyo Agustinus Moonti Ahmad Fadhli, Ahmad Ahmad Fadhly Ahmad Yusuf Ahmad, Merlin Ahmad, Sry Melisa Ali, Harisan Amelia Murtisari Amir Halid Amriyanti Ayuba Antuala, Sri Asmawati Anwar Fendy Aprilya, Lia Asda Rauf Astika, Lini Baruadi, Mahludin H Beby S D Banteng Bobihu, Ijhan Cahyani, Nisa Dwi Chossy, Achmad Datau, Elsy Febriani Daud, Sofyani David Dwiyahya M Tuna Debi Sintia Abas Deddy S. Sumaila Delvi Suleman Denis Pangulili Desei, Frice Desriyanti Rasyid Dwi Kurniawan Dondo Dwi Kurniawan Dondo Echan Adam Efendi Yanto Elsy Febriani Datau Erwin Hujani Eyato, Fadila Fadel Amili Fahrul Ilham Febrianti Abubakar Febyola Abubakar Fitri Nur Hasanah Fitryane Lihawa Gaib, Siswan Y Haipi, Riski Hartin Ajuai Hasan, Fitran Hendra Habibu Hendra S Yubi Hendra, Mohamad Roqib Hendrawan, Wawan Ibrahim, Kristian Idris Bagu Indriani, Lusi Irmawati saul Irwan Bempah Ismail, Milawaty Jeflan Halidu Jusuf, Maarifat Kadir, Liskawati Karlena Arsyad Kasim Nusi Kasim, Febby Sixtyani I. Kemi, Haddad Kono, Pardan Kunuti, Samsir A. Lagarusu, Liawati Larasati Sukmadewi Wibowo Lasena, Nurhayati Latif, Yopan Liskawati Kadir Lukman Kaluku Machieu, Intan Nuraini Mahludin H. Baruwadi Mahmud, Sri Anggita Manto, Rizky Amalia Marike Mahmud Masenge, Cecenli Daeng Masni Masni Melana, Rahma Miftahuljannah Tanjung Api Miftha Hulzannah Alamri Moh Dandung Mandey Moh Jusdin Mohamad Alfian Mantali Mohammad Zubair Hippy Moki, Nur Intan Monoarfa, Febri Yanti R. Muhammad Abrar Panigoro Nandaria Yakub Nindy Agustia Nunge Nur Ayin T. Olii Nur Mia Rahma Lahidjun Nur Silfiah Amin Nurfadilah K. Pilowani Nurmawi Ali Nurul Wakhidah Pakaya, Mohammad Rivaldi Panigoro, Soraya Ponto, Moh Fais Pontoh, Moh Fais Pontoh, Siti Hajar Mirantia Rahayu Nangsi Paramata Rahayu, Baiq Handiningrat Rahim, Nur Cindi Rahmat Supu Ramlan Mustafa Rauf, Nurain Ria Indriani Ria Indriani Ridwanto Ismail Rifni Mobi Riki Djamalu Rindiani Rajak Rischa Sherliyana Dewi Riska Halid Robiah Adhawiyah Rolianjana, I Putu Serlin Mooduto Siska Ismail Siska Latongko Siswan Y Gaib Siswatiana Rahim Taha Siti Rahmatia Machieu Siti Yuliat Radji Sofyan duda, Felisha Putri Sofyan Duda Felisha putri Soraya panigoro Ayu Sriwahyuni Palia Sriwulanty Rudjua Sry Melisa Ahmad St. Aisyah St. Aisyah R Suangita, Indriyani Harmain Suci Puji Rahma Ahmad Suleman, Maryam Ulfa Supriyo Imran Suroto Suroto Syafrudin S. Abdul Tahala, Sri Indriyanti Tajeb, Widiawati Tamran Suaib Tangkudung, Anggun Juwita Tsamara, Devy Tune, Merlan Wahab, Wanti A. Wawan K Tolinggi Yasin, Aldi Adriansyah Yeri Mahalika Yuliana Bakari Yulista Razak Yuni Listyani Amu Yuriko Boekoesoe Yusuf, Hendrik Zulham Sirajuddin