p-Index From 2021 - 2026
5.234
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Edukasi Jurnal Theologia Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam ADDIN Analisa MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial TA'DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam MODELING: Jurnal Program Studi PGMI al-Afkar, Journal For Islamic Studies Journal on Education JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM AL-IDARAH JURNAL ANSIRU PAI : Jurnal Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Dirasah : Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam AL-ADABIYA: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan Jurnal Scientia Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial ADDIN MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya ALSYS : Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan ANWARUL: Jurnal Pendidikan dan Dakwah MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains ARZUSIN: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Dasar Analisa: Journal of Social Science and Religion AHKAM : Jurnal Hukum Islam dan Humaniora TOFEDU: The Future of Education Journal Solo International Collaboration and Publication of Social Sciences and Humanities Ta'dib Journal of Innovative and Creativity Jurnal Budi Pekerti Agama Islam TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik (IDENTIK) Tahdzib Al-Akhlaq Jurnal Pendidikan Islam Al I'tibar Jurnal Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Fundamentalisme Pendidikan Islam dan Eksistensinya Dalam Dunia Pendidikan : Studi Pemikiran Kh. M. Hasyim Asy’ari Dan Kh. Imam Zarkasy Nia Daniati Arum Kusumastuti; Rustam Ibrahim; Ainul Luthfia Al Firda
TA'DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 1 (2023): Educational Issues
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpai.6.1.10-22

Abstract

Fundamentalism of the leadership of an educational institution will continue to give birth to new generations based on the basic concepts of education and teaching. Two well-known figures in Islamic education, KH M. Hasyim Asy'ari and KH Imam Zarkasyi, have brought major changes to education in Indonesia. This can be seen and tested from the quality of alumni. Therefore this study is important to find out the basic concept of Islamic education leadership that it applies, as well as its relevance in maintaining its existence in the world of education. The research approach uses a qualitative descriptive approach. This type of research is library research with data collection methods obtained from books, journals, research results and others. This research resulted in the concept of Islamic education leadership according to KH M. Hasyim Asy'ari and KH Imam Zarkasyi which refers to the values of Islamic boarding schools, including essential and instrumental values. Each of these essential values and instrumental values has different points that are tailored to the goals of each educational institution.
KONSEP DASAR MANAJEMEN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM Luluk Muzayyanah; Slamet Ariyanto; Rustam Ibrahim
Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al-Idarah Vol. 8 No. 02 (2023): Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al Idarah
Publisher : STIT PRINGSEWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54892/jmpialidarah.v8i02.322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis konsep dasar manajemen lembaga pendidikan Islam. Metode yang digunakan yaitu termasuk dalam kategori penelitian kepustakaan (library research) merupakan jenis penelitian yang pembahasanya mengkaji dari teori-teori literatur yang terkait dengan data-data yang dibutuhkan dalam suatu penelitian yang ditelaah dan ditelusuri dari sumber kepustakaan, karna dalam hal ini yang dikaji yaitu konsep dasar manajemen lembaga pendidikan Islam maka penelitian ini termasuk dalam kualitatif deskriptif yaitu data yang dihasilkan berupa kata-kata, gambar bukan angka. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsep dasar lembaga pendidikan islam yaitu suatu konsep yang bersumber dari AL-Qur’an dan Hadis Nabi dalam penelitian ini terjadi melalui 4 proses Planning(Perencanaan) Beberapa hal yang perlu disiapkan dalam perencanaan antara lain: merumuskan tujuan, memprediksi permasalahan-permasalahan yang kemungkinan muncul, mengumpulkan data informasi yang diperlukan secara tepat, merumuskan dan menentukan tahap-tahap kegiatan, merumuskan pemecahan masalah, merumuskan bagaimana sutau pekerjaan bisa diselesaikan secara efektif dan efisien, Setelah planning atau perencanaan kemudian Organizing (pengorganisasian) Proses pengorganisasian untuk menciptakan organsasi yang dinamis diantara Hal-hal yang dapat dilakukan dalam proses pengorganisasian adalah membagi pekerjaan ke dalam tugas-tugas yang bersifat operasional, melakukan pengelompokan tugas dalam setiap posisi secara proporsional, melakukan penggabungan jabatan operasional ke dalam unit yang saling berkaitan, menempatkan orang untuk bekerja sesuai dengan kapasitasnya, menyesuaikan wewenang dan tanggungjawab bagi setiap anggota, menyediakan fasilitas bagi pegawai, memastikan bahwa organisasi berjalan sesuai dengan petunjuk dan pengawasan, lalu setelah itu proses Actuating (Penggerakan) Dalam proses ini di ambil alih oleh pemimpin untuk mengelola seluruh SDM yang ada setelah itu proses selanjutnya adalah Controlling (Pengawasan) Pengawasan di lingkungan LPI diartikan sebagai usaha yang sistemasis seorang kepala LPI dalam memonitor, menilai, dan membina aktivitas proses belajar mengajar agar berjalan sesuai dengan rencana yang telah disepakati dan mencapai hasil yang maksimal.
CURRICULUM ANALYSIS OF MASTER PROGRAM IN ISLAMIC HIGHER EDUCATION Muhammad Munadi; Rustam Ibrahim; Noor Alwiyah
Ta'dib Vol 24, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jt.v24i1.2606

Abstract

The purpose of this research is to analyze the construction and content of the curriculum of Postgraduate, especially on Master Program in Islamic Religious Education at two Islamic Higher Education – private and public. The method used in this research is a descriptive qualitative method by focusing on curriculum construction and then analyzingit using content analysis.The results of this research show that the curriculum construction of the Master Program in Islamic Religious Education at UIN Maulana Malik Ibrahim and UNISMA Malang is based on the grouping of subjects according to the demands of the Indonesian National Qualification Framework at the 8 level. The curriculum content is mainly dominant in strengthening Pedagogical Content Knowledge (PCK). Second, Postgraduate does not provide alternative curriculum so there is no flexibility.  Curriculum of the master program in Islamic Religious Education must be able to strengthen the content knowledge of Islamic education.
KONSEP DASAR MANAJEMEN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM Luluk Muzayyanah; Slamet Ariyanto; Rustam Ibrahim
Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al-Idarah Vol. 8 No. 02 (2023): Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al Idarah
Publisher : STIT PRINGSEWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54892/jmpialidarah.v8i02.322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis konsep dasar manajemen lembaga pendidikan Islam. Metode yang digunakan yaitu termasuk dalam kategori penelitian kepustakaan (library research) merupakan jenis penelitian yang pembahasanya mengkaji dari teori-teori literatur yang terkait dengan data-data yang dibutuhkan dalam suatu penelitian yang ditelaah dan ditelusuri dari sumber kepustakaan, karna dalam hal ini yang dikaji yaitu konsep dasar manajemen lembaga pendidikan Islam maka penelitian ini termasuk dalam kualitatif deskriptif yaitu data yang dihasilkan berupa kata-kata, gambar bukan angka. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsep dasar lembaga pendidikan islam yaitu suatu konsep yang bersumber dari AL-Qur’an dan Hadis Nabi dalam penelitian ini terjadi melalui 4 proses Planning(Perencanaan) Beberapa hal yang perlu disiapkan dalam perencanaan antara lain: merumuskan tujuan, memprediksi permasalahan-permasalahan yang kemungkinan muncul, mengumpulkan data informasi yang diperlukan secara tepat, merumuskan dan menentukan tahap-tahap kegiatan, merumuskan pemecahan masalah, merumuskan bagaimana sutau pekerjaan bisa diselesaikan secara efektif dan efisien, Setelah planning atau perencanaan kemudian Organizing (pengorganisasian) Proses pengorganisasian untuk menciptakan organsasi yang dinamis diantara Hal-hal yang dapat dilakukan dalam proses pengorganisasian adalah membagi pekerjaan ke dalam tugas-tugas yang bersifat operasional, melakukan pengelompokan tugas dalam setiap posisi secara proporsional, melakukan penggabungan jabatan operasional ke dalam unit yang saling berkaitan, menempatkan orang untuk bekerja sesuai dengan kapasitasnya, menyesuaikan wewenang dan tanggungjawab bagi setiap anggota, menyediakan fasilitas bagi pegawai, memastikan bahwa organisasi berjalan sesuai dengan petunjuk dan pengawasan, lalu setelah itu proses Actuating (Penggerakan) Dalam proses ini di ambil alih oleh pemimpin untuk mengelola seluruh SDM yang ada setelah itu proses selanjutnya adalah Controlling (Pengawasan) Pengawasan di lingkungan LPI diartikan sebagai usaha yang sistemasis seorang kepala LPI dalam memonitor, menilai, dan membina aktivitas proses belajar mengajar agar berjalan sesuai dengan rencana yang telah disepakati dan mencapai hasil yang maksimal.
IMPLIKASI DINAMIKA PEMIKIRAN DAN GERAKAN RADIKALISME TERHADAP SOSIO RELIGIUS DI INDONESIA Uromo, Ahmad Imam; Ibrahim, Rustam
ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Vol 7, No 1 (2023): JURNAL ANSIRU PAI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ansiru.v7i1.15449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa implikasi pemikiran dan gerakan radikalisme terhadap sosio religius di Indonesia. Adapun yang melatarbelakangi penelitian ini adalah makin berkembangnya pemikiran dan gerakan radikalisme yang banyah mempengaruhi sosio religius yang ada di Indonesia. Penulis mencoba untuk mengkaji dan mempelajari bagaimana dinamika pemikiran dan gerakan radikalisme yang ada di Indonesia yang kemudian akan dicarikan implikasinya terhadap sosio religius yang ada di Indonesia. Dan pada akhirnya penulis bisa mendapatkan implikasi dinamika pemikiran dan gerakan radikalisme terhadap sosio religius di Indonesia. Jenis metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis metode penelitian kualitatif. jenis penelitian ini adalah jenis penelitian yang memiliki maksud untuk bisa memahami suatu fenomena yang dialami oleh objek, dan dengan pendiskripsian dalam bentuk bahasa dan kata-kata. Pengumpulan data dengan menggunakan metode studi pustaka. Adapun yang dimaksud dengan teknik ini adalah bahwa pengumpulan data dilakukan dengan mempelajari dan memahami berbagai buku refrensi, jurnal-jurnal, laporan-laporan dan berbagai media lainnya yang berkaitan dengan penelitian ini. Analisis yang digunakan adalah analisis deduktif. Analisis deduktif adalah analisis yang dilakukan pada hal-hal yang umum terlebih dahulu dan kemudian menuju kearah yang lebih khusus. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa dinamika pemikiran dan gerakan radikalisme terhadap sosio religius di Indonesia memiliki dua implikasi besar. Yang pertama adalah akan muncul berbagai macam tindakan terorisme yang mengatasnamakan Islam. Yang kedua adalah akan muncul Islamophobia yang akan sangat merugikan agama Islam.
School principal leadership strategies in improving teacher performance Abidin, Zainal; Ibrahim, Rustam
Edukasi Vol 17, No 2 (2023): Educational Theory and Practice, Educational policy and reform
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edukasi.v17i2.49420

Abstract

A teacher's performance can be said to be quality if it produces good work and can lead students to achieve achievement. The aims of this research are: 1) to describe and analyze the principal's leadership strategy planning in improving teacher performance, 2) to describe and analyze the implementation of the principal's leadership strategy in improving teacher performance, 3) to describe and analyze the evaluation of the principal's leadership strategy in improving teacher performance at SMAIT Al Hikmah Boyolali. The research approach used is qualitative. Qualitative research design goes through three stages, namely: orientation, focused exploration, and data analysis. Data collection techniques are interviews, observation and documentation. This research uses triangulation techniques. Data analysis in three steps: data reduction, presenting data, and drawing conclusions. The research results show that: 1) planning to improve teacher performance is carried out by the school principal with all teachers. The school principal provides discipline and role modeling. 2) implementation of improving teacher performance is carried out by the school principal by carrying out seminars and training activities, collaborating with other educational institutions, bringing in experts, holding regular academic supervision, providing complete facilities and infrastructure at the school. 3) evaluation in improving teacher performance is focused on aspects of planning and implementing activities. Conclusion The principal's leadership strategy in improving teacher performance consists of three activities, namely, planning, implementation and evaluation. The author suggests that principals are expected to pay more attention to planning, implementation and evaluation aimed at improving performance. This study uniquely contributes to the understanding of how school leadership can directly influence teacher effectiveness, offering valuable insights for school administrators aiming to improve educational outcomes.
Pendidikan Islam dalam Perspektif Trimurti Pendiri Pesantren Gontor Kusuma Wardani, Ayu Pramudia; Ibrahim, Rustam
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 11 No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i1.2035

Abstract

Modernisasi pendidikan Islam di satu sisi, lahir dari pengaruh modernisasi pemikiran Islam, termasuk didalamnya modernisasi bidang pendidikan. Di sisi lain, modernisasi ini dipengaruhi oleh model pendidikan yang dibawa oleh penjajah belanda. Pondok Modern Darussalam Gontor Lahir, tahun 1926 ditengah hangatnya pertemuan dua sistem pendidikan; sistem pendidikan modern barat dan sistem pendidikan modern Islam yang dimotori oleh gerakan modernis dan reformis muslim. Suasana ini tidak dapat dipungkiri ikut mewarnai pembukaan Gontor Baru.Pondok gontor baru dibangun di atas warisan nilai-nilai luhur pesantren yang diintegrasikan dengan sistem dan metode pendidikan modern. Idealisme, jiwa dan falsafah hidup pesantren tetap menjadi ruh pondok gontor.Tetapi penanaman itu dilakukan secara efektif dan efesien dengan menggunakan sistem dan metode pendidikan modern. Cara ini pada berikutnya dapat melahirkan dan mengembangkan etos–etos tertentu yang membuat anak didik menjadi lebih dinamis, kritis dan kreatif. Tulisan ini, mencoba menelaah konsep pendidikan modern yang digagas oleh pendiri pondok modern darussalam gontor, dalam cakupan pembaruan pendidikan Islam di Indonesia pada saat itu.
Tradisi Nasi Ambeng sebagai Adat Mendoakan Leluhur dan Menjalin Silaturahmi di Masyarakat Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo Provinsi Jawa Timur Tsani, Luthfi Badrus; Ibrahim, Rustam; Syafi’i, Ahmad
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 11 No 2 (2024): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i2.2392

Abstract

The ruwahan tradition is the tradition of sending prayers to the ancestors independently each family and also together using an Ambengan which is carried out in the mosque. Ambengan is food as a symbol to send prayers and ask God for the safety of the ancestral spirits of the Sooko Ponorogo hamlet community. The people of Sooko Ponorogo Hamlet usually send prayers for a pilgrimage to the grave after the 15th of the month of Syaban. The ruwahan tradition is carried out to send prayers and remind people of their deceased ancestors. This ruwahan tradition has existed for a long time, therefore people now only preserve or continue the tradition. Along with time, the implementation of the ruwahan tradition experienced dynamics by summarizing the tradition. This makes it easier for people to carry out the tradition, but on the other hand there is a cut in the tradition that will reduce the richness of the pre-existing culture.
ANALISIS BEBAN KERJA GURU: STUDI KASUS MI AL ISLAM NGEMPLAK BOYOLALI Hasanah, Nur Iddha; Chusniyah, Atin; Ibrahim, Rustam
INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Vol. 10 No. 1 (2024): INOVATIF
Publisher : Center for the Research and the Communicator Service of IAI Hasanuddin Pare-Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/inovatif.v10i1.781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja guru MI Al Islam Ngemplak Boyolali. Subjek utama dalam penelitian ini adalah pengurus Yayasan, Kepala Madrasah, dan guru di MI Al Islam Ngemplak Boyolali. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata guru di MI Al Islam Ngemplak memiliki kelebihan beban jam kerja antara 2,5 hingga 7,5 jam/minggu. Faktor-faktor yang menyebabkan hal tersebut antara lain pendapatan madrasah yang terbatas, kurangnya tenaga pendidikan, dan tidak sesuainya kualifikasi pendidik dengan jurusan yang diampunya. Rekomendasi kebijakan yang dapat diambil antara lain meningkatkan pendapatan madrasah, menambah tenaga kependidikan, dan meningkatkan kualitas guru melalui pengembangan profesionalisme guru.
Effectiveness of Applying the Sorogan and Bandongan Methods in Learning the Yellow Book in PP. Darul Qur'an, Mojokerto City Islachiyatul Asyrofiyah; Rustam Ibrahim; Siti Choiriyah
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v7i3.1296

Abstract

The effectiveness of applying the sorogan and bandongan methods is one that is quite difficult to apply to santri with awareness, it is better for the santri to first study using these two methods before taking further education at the Islamic boarding school, because basically it is the santri who have mastered these two methods who can learn The benefits of being able to read and understand books in Islamic boarding schools. It is common that using the two methods above will result in various obstacles, starting from less effective teaching time, maximum patience, diligence, perseverance, tenacity and personal discipline of a kyai (ustadz). The aim of the research is to find out and develop the effectiveness of the sorogan and bandongan methods in learning the yellow book in Islamic boarding schools so that students can understand and read the yellow book in accordance with the science of nahwu and shorof. The method used in this research is descriptive qualitative, the research subjects consist of Islamic boarding school administrators, ustadz and Islamic boarding school students, while the data collection methods are interviews, observation and documentation. The data analysis used in the research is domain analysis, verification data display and conclusions. Based on the results of data analysis in this discussion, it can be seen that the sorogan and bandongan methods are one of the factors that play an important role in the success of the ability to read and understand the yellow book at the Tahfidz Putri Darul Quran Islamic Boarding School, Mojokerto City. The effective use of these methods varies, starting from giving assignments, holding sorogan, and practices as well as questions and answers and discussions when performing syawir or murojaah, as well as holding learning evaluations.