p-Index From 2021 - 2026
7.809
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Edukasi Jurnal Theologia Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam Analisa MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Jurnal Manajemen Pendidikan TA'DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam MODELING: Jurnal Program Studi PGMI al-Afkar, Journal For Islamic Studies Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Journal on Education JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM AL-IDARAH Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) JURNAL ANSIRU PAI : Jurnal Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Dirasah : Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam AL-ADABIYA: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan Jurnal Scientia Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial ADDIN Jurnal Jendela Pendidikan MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya ALSYS : Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan ANWARUL: Jurnal Pendidikan dan Dakwah MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains ARZUSIN: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Dasar Analisa: Journal of Social Science and Religion AHKAM : Jurnal Hukum Islam dan Humaniora TOFEDU: The Future of Education Journal Journal of Multidisciplinary Science: MIKAILALSYS Solo International Collaboration and Publication of Social Sciences and Humanities Ta'dib Journal of Innovative and Creativity Jurnal Budi Pekerti Agama Islam TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik (IDENTIK) Tahdzib Al-Akhlaq Jurnal Pendidikan Islam Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Al I'tibar Jurnal Pendidikan Islam Radiant : Journal of Applied, Social, and Education Studies Jurnal Bersama Ilmu Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Kepemimpinan Perempuan dalam Islam: Analisis Gender dan Penafsiran Keagamaan Aisyah Nurul Santi; Rustam Ibrahim
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.991

Abstract

Penelitian ini mengkaji kepemimpinan perempuan dalam Islam melalui pendekatan analisis gender dan penafsiran keagamaan. Kajian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya perbedaan pandangan mengenai legitimasi kepemimpinan perempuan dalam masyarakat Muslim yang berakar pada beragam interpretasi terhadap Al-Qur’an dan hadis. Sebagian kalangan berpendapat bahwa kepemimpinan perempuan dibatasi oleh ketentuan keagamaan tertentu, sedangkan kalangan lainnya menekankan bahwa Islam memberikan kesempatan yang sama kepada laki-laki dan perempuan berdasarkan prinsip keadilan, kompetensi, dan tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kepemimpinan perempuan dalam Islam, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi perbedaan penafsiran, serta menjelaskan relevansi berbagai pandangan tersebut dalam konteks masyarakat kontemporer. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Data diperoleh dari sumber primer berupa Al-Qur’an dan hadis serta sumber sekunder berupa buku, artikel ilmiah, dan hasil penelitian yang berkaitan dengan gender dan kepemimpinan dalam Islam. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis melalui proses pengumpulan, reduksi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan pandangan mengenai kepemimpinan perempuan tidak hanya dipengaruhi oleh teks keagamaan, tetapi juga oleh konteks sosial, budaya, dan historis yang melatarbelakangi proses penafsiran. Penafsiran tradisional cenderung membatasi ruang kepemimpinan perempuan, sedangkan pendekatan kontemporer lebih menekankan nilai keadilan, kesetaraan, dan kemaslahatan. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan dalam Islam pada dasarnya ditentukan oleh kapasitas, integritas, dan tanggung jawab individu, bukan semata-mata oleh jenis kelamin, sehingga perempuan memiliki peluang yang sama untuk berpartisipasi dalam kepemimpinan di berbagai bidang kehidupan.
MANAJEMEN KEMITRAAN LEMBAGA PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF STAKEHOLDER UNTUK MEWUJUDKAN VISI MADRASAH Suryono Suryono; Rustam Ibrahim
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Regular Issue (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v11i3.2355

Abstract

This study aims to analyze educational partnership management from a stakeholder perspective in realizing the vision of a quality and competitive madrasah. The research employed a qualitative approach using a library research design. Data were collected from various literature sources, including books, scientific journals, research articles, and relevant institutional documents. Documentation techniques were applied in data collection, while data analysis used content analysis through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that stakeholder-based partnership management plays a strategic role in improving the effectiveness of madrasah governance. Internal stakeholders, including principals, teachers, educational staff, and students, contribute significantly to the implementation of sustainable educational programs. Meanwhile, external stakeholders, such as parents, communities, government institutions, alumni, and institutional partners, support madrasah development through social, moral, and institutional participation. The success of partnership management is influenced by visionary leadership, effective organizational communication, participatory culture, and the strengthening of external collaboration networks. Therefore, stakeholder-based partnership management becomes an essential strategy for enhancing the quality of Islamic education and achieving a collaborative, adaptive, and competitive madrasah vision in contemporary educational contexts.
PUBLIK DAN OPINI PUBLIK DALAM KEGIATAN HUBUNGAN MASYARAKAT Avifahtur Nur Rohma; Rustam Ibrahim
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Regular Issue (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v11i3.2434

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran publik dan opini publik dalam kegiatan hubungan masyarakat di era digital. Penelitian ini berfokus pada bagaimana strategi hubungan masyarakat memengaruhi pembentukan opini publik dan citra organisasi di tengah perkembangan teknologi komunikasi digital dan media sosial yang semakin pesat. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR). Data penelitian diperoleh dari artikel jurnal nasional dan internasional, prosiding seminar, serta berbagai publikasi ilmiah relevan yang diterbitkan pada tahun 2019–2024. Proses analisis dilakukan melalui tahap identifikasi, seleksi, evaluasi, dan sintesis literatur yang berkaitan dengan hubungan masyarakat, komunikasi publik, dan opini publik di era digital. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa publik memiliki peran penting dalam menentukan keberhasilan kegiatan hubungan masyarakat karena publik menjadi sasaran utama komunikasi organisasi sekaligus penentu citra lembaga. Opini publik sangat dipengaruhi oleh perkembangan media digital, khususnya media sosial yang
MEMBANGUN PENCITRAAN PUBLIK SEKOLAH ISLAM MELALUI MEDIA SOSIAL DAN TEKNOLOGI DIGITAL Nanik Purwiningsih; Rustam Ibrahim
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Regular Issue (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v11i3.2462

Abstract

This study aims to analyze innovative collaboration management strategies amid the development of digital technology and their impact on organizational effectiveness. The study employed a qualitative approach using a library research method by reviewing various scientific literature, books, journals, theses, dissertations, and relevant regulations published within the last ten years. Data collection techniques were conducted through documentation and content analysis to obtain an in-depth understanding of digital-based collaboration management transformation. The findings revealed that the development of digital technology has transformed organizational collaboration patterns from conventional systems into technology-based collaborative systems. The innovative strategies implemented include the utilization of digital communication platforms, data-based management information systems, strengthening human resource digital literacy, and developing organizational cultures adaptive to technological changes. The implementation of these strategies improves communication effectiveness, operational efficiency, organizational transparency, and the expansion of collaboration networks. However, several challenges remain, such as data security, unequal access to technology, and resistance to change. Therefore, organizations need to strengthen digital infrastructure and improve human resource competencies to optimally face the challenges of digital transformation.  
TRANSFORMASI PERAN HUMAS PENDIDIKAN TINGGI: DARI FUNGSI ADMINISTRATIF MENUJU KEMITRAAN STRATEGIS DALAM MEMBANGUN REPUTASI INSTITUSI Rofiq Setiawan; Rustam Ibrahim
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Regular Issue (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v11i3.2490

Abstract

This study aims to analyze the transformation of public relations roles in higher education institutions from administrative functions toward strategic partnerships in building institutional reputation. The rapid changes in the higher education environment in the digital era require public relations not only to function as information disseminators and administrative executors, but also as strategic actors capable of building institutional image, public trust, and collaborative relationships with various stakeholders. This research employs a qualitative approach using the library research method through the analysis of scientific literature, academic journals, and relevant documents related to higher education public relations management. The findings indicate that the transformation of public relations in higher education is characterized by the strengthening of strategic communication functions, digital media management, institutional branding development, crisis management, and partnership building with communities, industries, and mass media. Modern public relations plays a strategic role as a bridge between institutions and both internal and external publics in creating a positive and sustainable reputation. Furthermore, the success of this transformation is influenced by the competence of human resources, leadership support, and adaptability to the development of information technology. This study confirms that public relations in higher education holds an essential position in enhancing institutional competitiveness and reputation amid global educational competition.
TEKNIK-TEKNIK DASAR HUMAS DALAM ERA DIGITAL DALAM KONTEKS MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Atik Shaimah Rabiah; Rustam Ibrahim
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Regular Issue (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v11i3.2906

Abstract

This study aims to examine basic public relations techniques and analyze their transformation and relevance in the context of Islamic education management in the digital era. Public relations is a strategic function that plays a role in building an institution's image, establishing relationships with the public, and increasing public trust. This study used a qualitative approach using a literature review of various scientific articles published in the last five years (2020–2025). Data was collected through searches of academic databases and analyzed using content analysis techniques. The study's results indicate that basic public relations techniques, including media relations, publicity, internal communications, community relations, events, and publications, remain relevant in Islamic education management practices. However, these techniques have undergone significant transformation with the development of digital technology, particularly through the use of social media and online communication platforms. Furthermore, this study found that public relations practices in Islamic education are not solely oriented toward communication effectiveness but must also integrate Islamic values such as honesty, trustworthiness, and transparency. Furthermore, this study identified gaps in previous studies, which were still partial and failed to comprehensively integrate basic public relations techniques within the context of Islamic education.  
Paradigm of Integration and Islamization of Science: Implementation in Islamic Higher Education Mhd Miftachuddin Rasyid Nasution; Rustam Ibrahim
ALSYS Vol 6 No 4 (2026): JULI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/alsys.v6i4.10612

Abstract

Although the Islamic worldview, knowledge integration, and the Islamization of knowledge have received considerable scholarly attention, research specifically examining their implementation as a comprehensive strategy for addressing contemporary intellectual challenges in Islamic higher education remains limited. This study aimed to analyze the role of Islamic higher education institutions in implementing knowledge integration and Islamization as an effort to strengthen the Islamic worldview and reconstruct the relationship between religious and scientific disciplines. A qualitative approach with a library research design was employed, drawing on scholarly sources, including books, journal articles, and academic publications relevant to the Islamic worldview, knowledge integration, the Islamization of knowledge, and Islamic higher education. Data were collected through documentation techniques and analyzed using content analysis. The findings indicate that the decline of Islamic civilization is partly associated with the dichotomous separation between religion and science, which has produced fragmented knowledge and limited interdisciplinary engagement. The study further reveals that the implementation of knowledge integration and Islamization in Islamic universities can be pursued through two main strategies: curriculum reconstruction grounded in Islamic values, the Islamic worldview, and the dewesternization of knowledge; and the implementation of a boarding system that integrates intellectual, spiritual, and moral development. These strategies support the formation of graduates who possess intellectual competence, spiritual awareness, and ethical character rooted in the principle of Tawhid. The study concludes that integrating Islamic values into academic systems and institutional culture is essential for strengthening students’ intellectual and spiritual capacities. These findings contribute to Islamic educational philosophy by extending the discourse on the integration of religious and scientific knowledge, while offering practical implications for Islamic higher education institutions in designing curricula, educational policies, and student development programs aligned with Islamic principles. Future research may further examine empirical models for implementing knowledge integration and Islamization in contemporary Islamic universities. Keywords: Islamic Worldview; Knowledge Integration; Islamization of Knowledge; Islamic Higher Education; Tawhid
Free Nutritious Meal Policy Through the Philosophical Lenses of Foucault and Al-Attas Anugrah Presisi Putra Gumay; Rustam Ibrahim
Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol. 26 No. 1 (2026): Islamika: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman (In Press)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci, Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/islamika.v26i1.7206

Abstract

The Free Nutritious Meal (MBG) policy in Indonesia is widely glorified from a technocratic-pragmatic stance as an instrument for stunting mitigation and human capital acceleration. However, this massive materialistic intervention risks reducing the ontological essence of students and shifting the sublime function of educational institutions. Previous studies have been heavily dominated by administrative, logistical, and clinical evaluations, thereby neglecting the philosophical implications of state somatic intervention in schools. This qualitative library research, employing a comparative philosophical design, aims to critically examine the MBG policy through the critical apparatus of Michel Foucault’s biopolitics and Syed Muhammad Naquib al-Attas’s epistemology of ta’dib. Analyzed through the dimensions of ontology, epistemology, and axiology, the results indicate that: (1) from a Foucauldian lens, the MBG policy operates as a biopolitical machine utilizing medical power/knowledge relations to transform classrooms into disciplined spaces for reproducing docile bodies to serve global industrial markets; (2) from al-Attas’s perspective, the absolutism of physical indicators (al-nafs al-hayawaniyyah) triggers the secularization of education (deconsecration of values), sidelining spiritual nutrition and worsening moral decadence. This study synthesizes both thoughts into the "Somatic-Based Civilizational Paradigm," a school feeding policy blueprint that positions physical intake merely as a secondary material means for elevating the rational-spiritual soul of students (al-nafs al-natiqah).
Rekonstruksi Pendidikan Nasional Dalam Perspektif Kebijakan Merdeka Belajar Shindid Gunagraha; Rustam Ibrahim
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 5 No. 04 (2025): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi November 2025
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v5i04.1786

Abstract

Pendidikan nasional di Indonesia memiliki dinamika yang sangat kompleks dalam menjawab kebutuhan zaman. Berbagai tantangan permasalahan yang semakin kompleks menjadikan sistem pendidikan mengalami penyesuaian melalui kebijakan. Kondisi tersebut mendorong adanya rekonstruksi melalui kebijakan merdeka belajar yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi sebagai tawaran untuk transformasi pendidikan di Indonesia. Tujuan penelitian ini menganalisis kebijakan merdeka belajar dari segi regulasi, prinsip, program, dan implementasi dari aspek kurikulum, asessment nasional, penguatan peran guru dan sekolah penggerak, serta kampus merdeka di lingkup pendidikan tinggi. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan merdeka belajar mengarahkan pendidikan yang maju serta adaptif terhadap teknologi dengan kondisi perkembangan zaman. Selain itu, masih banyak tantangan dan hambatan dalam implementasi nyata merdeka belajar di lapangan. Secara keseluruhan, kebijakan merdeka belajar sebagai strategi kemajuan pendidikan nasional yang masih perlu adanya evaluasi khususnya implementasi nyata di lapangan.
PENDIDIKAN ANTI KORUPSI SEJAK DINI DI SEKOLAH DASAR: Pendidikan Anti Korupsi Hanip Nugroho; Rustam Ibrahim
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.59900

Abstract

Korupsi adalah salah satu permasalahan sosial yang membawa dampak besar terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. Pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakter perlu dilakukan sebagai salah satu upaya pemberantasan korupsi sehingga sekolah dasar memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai antikorupsi. Pada usia sekolah dasar peserta didik sedang berada pada fase pembentukan karakter dan moral. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan antikorupsi di sekolah dasar, tujuan pendidikan karakter di sekolah dasar, serta strategi implementasi pendidikan antikorupsi di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai literatur yang berkaitan dengan pendidikan antikorupsi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan antikorupsi di sekolah dasar dapat dilaksanakan melalui integrasi dalam mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam, pembiasaan budaya sekolah, serta keteladanan guru.
Co-Authors Abraham Zakky Zulhazmi Ainul Luthfia Al Firda Aisyah Nurul Santi Akbar Yusgiantara Albert Taqy Asy Syakur Anugrah Presisi Putra Gumay Asma'I Gunarsih Assi, Muhammad Hamid Atik Shaimah Rabiah Avifahtur Nur Rohma Azharudin Adnan Firdaus Azzahra Sabrina Hanifa Chayati, Salim Chusniyah, Atin Diantoro Diantoro Dina Setiana Pratiwi Fakhrullah Fakhrullah Fuad Hasyim Gunagraha, Shindid Hanifa Anan Hanifah Muslimah Hanifah Oktikasari Hanip Nugroho Hasanah, Nur Iddha Imro’atus Sholikhah Indah Nurhidayati Islachiyatul Asyrofiyah istiqomah istiqomah Khusnul Ariyanto Ki Awang Pijar Pembayun Kusuma Wardani, Ayu Pramudia Lilik Fajar Anshor Lilis Fatimah Luluk Muzayyanah Mana Sikana, Arina Marhenisaputri, Intan Mhd Miftachuddin Rasyid Nasution Mita Nur Khasanah Moh Ashif Fuadi Mufrod Teguh Mulyo Muhammad Galih Kusuma Wardhana Muhammad Munadi Muhammad Nur Kholis Muhibbin, Much. Ihsaanul Mustachsana Qurrotu 'Ainy Nanik Purwiningsih Ngadiman Ngadiman Ngatiman Ngatiman Nia Daniati Arum Kusumastuti Nisa A-Zahro Jauzaa’ Noor Alwiyah Qorimah Qorimah Rahmadani, Eka Rakhmad Zubair Ratna Ayu Fitriana Risal Apriono Rofiq Setiawan Rosyada, Fahmushofa Shindid Gunagraha Siti Basiroh Siti Choiriyah Siti Maspuah Fitrianingsih Slamet Ariyanto Sri Wahyuni Suci, Mutiara Nurani Sukarno, Sesarian Nur Khoiriyah Suryono Suryono Syafi’i, Ahmad Tsani, Luthfi Badrus Ukhrowi, Muhammad Zaim Umi Lathifah Uromo, Ahmad Imam Wahyu Nur Hidayat Warohma Iftitiyani Wiwin Sunarni Yahya Fadhlullah Murtaja Yaniz Naura Naviana Haryadi Zainal Abidin