Articles
OPTIMALISASI PERAN GURU DALAM MENDIDIK KARAKTER SISWA MELALUI MEDIA TEMBANG MACAPAT PANGKUR
Sarafuddin Sarafuddin;
Winarto Winarto
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33061/awpm.v3i1.3193
Kegiatan Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran guru dalam mendidik karakterpeserta didik melalui media tembang macapat pangkur di SDN 02 Gaum Tasikmadu Karanganyar. Peranguru di sekolah sangat berpengaruh pada kemajuan dan perkembangan karakter peserta didik untukmengenali dan mencintai seni dan budaya daerahnya. Selama ini kadang-kadang guru di sekolah hanyasekedar melaksanakan kewajiban mengajar dengan tuntutan ketercapai ketuntasan materi pembelajaran.Artinya bahwa guru di sekolah kurang maksimal dalam memanfaatkan media pembelajaran terutama mediaberbasis seni untuk mendidik karakter peserta didik. Kondisi ini diperoleh berdasarkan hasil survey yangawal yang dilakukan di SDN 02 Gaum Tasikmadu Karanganyar. Pengabdian ini dilakukan di SDN 02 GaumTasikmadu Karanganyar. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: (1) metode pendekatan yang dilakukanmulai tahap survei, dan perijinan, dan (2) metode pelaksanaan program, meliputi tahap pendahuluan, tahapsosialisasi dan audiensi, tahap pelaksanaan dan kolaborasi, dan tahap evaluasi. Target luaran yang dihasilkanadalah 9 guru dari 12 guru yang mengikuti pelatihan ini mampu menyusun materi pembelajaran seni berbasiskearifan lokal. Luaran yang dihasilkan berupa materi pembelajaran seni tembang macapat pangkur sertapublikasi artikel pengabdian dalam jurnal ilmiah. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini akan dapatmemberikan penguatan pemahaman pada guru-guru tentang betapa pentingnya pendampingan dalammenanamkan karakter peserta didik. Kondisi tersebut tidak bisa dipungkiri bahwa apabila peserta didikdidekatkan dan diajarkan tentang kearifan lokal seperti tembang macapat pangkur, maka pada diri merekaakan tumbuh karakter baik yaitu kecintaan terhadap seni dan budaya daerahnya.Kata Kunci: Peran guru, pendidikan karakter, media tembang macapat pangkur.
OPTIMALISASI PERAN GURU DALAM MENDIDIK KARAKTER PESERTA DIDIK MELALUI MEDIA TEMBANG MACAPAT PANGKUR PUPUH 2 SERAT WEDHATAMA
Sarafuddin Sarafuddin;
Winarto Winarto
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1a (2020): Adi Widya Special Edition
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33061/awpm.v4i1a.3873
Kegiatan Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran guru dalam mendidik karakter peserta didik melalui media tembang macapat pangkur pupu 2 serat wedhatama di SDN 02 Papahan Tasikmadu Karanganyar. Peran guru di sekolah sangat berpengaruh pada kemajuan dan perkembangan karakter peserta didik untuk mengenali dan mencintai seni dan budaya daerahnya. Pendidikan karakter juga dapat menumbuhkan kepribadian positif pada peserta didik untuk menghargai kearifan lokal daerahnya. Selama ini kadang-kadang guru di sekolah hanya sekedar melaksanakan kewajiban mengajar dengan tuntutan ketercapai ketuntasan materi pembelajaran. Artinya bahwa guru di sekolah kurang maksimal dalam memanfaatkan media pembelajaran terutama media berbasis seni untuk mendidik karakter peserta didik. Kondisi ini diperoleh berdasarkan hasil survei awal yang dilakukan di SDN 02 Papahan Tasikmadu Karanganyar.Pengabdian ini dilakukan di SDN 02 Papahan Tasikmadu Karanganyar. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: (1) metode pendekatan yang dilakukan mulai tahap survei, dan perijinan, dan (2) metode pelaksanaan program, meliputi tahap pendahuluan, tahap sosialisasi dan audiensi, tahap pelaksanaan dan kolaborasi, dan tahap evaluasi. Target luaran yang diharapkan adalah guru-guru SDN 02 Papahan Tasikmadu Karanganyar yang mengikuti kegiatan ini memiliki kepekaan dan kepedulian yang tinggi terhadap pendidikan karakter peserta didik sehingga dapat menuai prestasi yang baik. Selain itu juga dapat tersusun artikel ilmiah untuk dimuat dalam jurnal nasional ber ISSN. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta dari guru dan peserta didik SDN 02 Papahan Tasikmadu Karanganyar.Diharapkan dengan adanya kegiatan ini akan dapat memberikan penguatan pemahaman pada guru-guru tentang betapa pentingnya pendampingan dalam menanamkan karakter peserta didik. Kondisi tersebut tidak bisa dipungkiri bahwa apabila peserta didik didekatkan dan diajarkan tentang kearifan lokal seperti tembang macapat pangkur pupuh 2 serat wedhatama, maka pada diri mereka akan tumbuh karakter baik yaitu kecintaan terhadap seni dan budaya daerahnya. Kata Kunci: Peran Guru, Pendidikan Karakter, Media Tembang Macapat Pangkur Pupuh 2 Serat Wedhatama.
OPTIMALISASI PERAN GURU DALAM MENDIDIK KARAKTER SISWA MELALUI MEDIA TEMBANG MACAPAT PANGKUR PUPUH 3SERAT WEDHATAMA
Winarto Winarto;
Sarafuddin Sarafuddin;
BelaVista Dian Devika
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2021): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33061/awpm.v5i1.4551
This community service aims to (1) instill self-confidence to grow development and introduce children to the basic schools to love more and more ancestral culture based on local wisdom; (2) Promote a sense of trust with mental education with good character, based on the development guidelines of Pangkur Pupuh 3Serhatama Fiber, and (3) Fostering a smart and quality society, through basic education that has the spirit of Pancasila. The method of implementation used in this service with learning and training socialization papers. The population of this study were 20 teachers, prospective teachers and students of SDN 3 Suruh. The result of this community service is that the teacher can understand the songs and practice the PangkurPupuh 3SeratWedhatama song. Thus, the method of learning through training and socialization is more effective in making teachers, prospective teachers and students understand the philosophy of Armageddon 3Swedhatama fiber.
THE PRANATA MANGSA IN THE PERSPECTIVE OF AN ETHNOSCIENCE APPROACH AS NATURAL SCIENCE TEACHING MATERIALS IN ELEMENTARY SCHOOLS
Nanda Kholifatu Nur Habibillah;
Winarto Winarto;
Anggit Grahito Wicaksono
PROCEEDING ICTESS (Internasional Conference on Technology, Education and Social Sciences) 2020: PROCEEDINGS ICTESS
Publisher : PROCEEDING ICTESS (Internasional Conference on Technology, Education and Social Sciences)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Javanese people have a close attachment to nature and the environment. One of the local wisdom related to nature that is still used by the Javanese is the pranata mangsa. The pranata mangsa is an indigenous science which can be seen through the perspective of the ethnoscience approach. This research aims (1) to examine the pranata mangsa from the perspective of an ethnoscience approach and (2) to examine the use of the pranata mangsa as teaching materials for science in elementary schools. This research uses a qualitative approach that is library research. Data collection techniques using documentation. The analysis technique used is descriptive qualitative. The results of this research indicate that (1) the pranata mangsa in the perspective of ethnoscience approach is a Javanese calendar system that can combine events between sky and earth by revealing the behavior of flora and fauna in Java and soil characteristics that are affected by temperature changes and (2) the use of the pranata mangsa as a science teaching material in elementary schools can be a learning innovation based on local wisdom that can provide knowledge to students about the phenomena and symptoms of science in a contextual and modern manner related to environmental management, natural resource conservation, environmental pollution, and ecosystems. Keywords: Ethnoscience, Local Wisdom, Natural Science Teaching Materials, Pranata Mangsa
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE TALKING STICK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII PADA MATA PELAJARAN IPS DI MADRASAH TSANAWIYAH NURUL JADID MLANDINGAN SITUBONDO
Winarto Winarto
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 1 No 1 (2013)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kemajuan Zaman Milenium tehknoligi sangat mempengaruhi reformasi ilmu pendidikan dan pengajaran, sehingga menjadi pemikiran para ahli di bidang pendidikan dan pengajaran untuk memenuhi harapan masyarakat yang begitu maju. Berfungsinya pendidikan nasional untuk mengembangkan keterampilan dan membentuk jaman. Dan peradaban martabat bangsa dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa (UU No. 20 Tahun 2003). Tujuan peneliti adalah 1. Untuk mengetahui bagaimana implementasi model pembelajaran Kooperatif Talking Stick pada mata pelajaran IPS (Ekonomi) kelas VII tahun pelajaran 2011/2012 2. Mengetahui penyajian ketuntasan siswa MTs Nurul Jadid Mlandingan Situbondo dalam pembelajaran model kooperatif. Kelas VII Tongkat Berbicara pada mata pelajaran IPS (ekonomi) tahun 2011/2012. Responden survei siswa MTs Nurul Jadid Mlandingan Situbondo kelas VII sanpling dipilih secara purposif. Data dikumpulkan dalam bentuk Ulangan Harian I dan II serta wawancara yang dilakukan selama masa penelitian.
Crack Analysis Due to Fatigue Load During Subsea Pipeline Installation
Franciscus Ventus Nagoya;
Winarto Winarto
International Journal of Marine Engineering Innovation and Research Vol 7, No 3 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1217.582 KB)
|
DOI: 10.12962/j25481479.v7i3.13385
Most of the subsea pipelines in Indonesia are installed using the S-Lay method with the pipelay barges equipped with mooring spreads, tensioners, and stinger. During the subsea pipeline installation, static loads occur due to the pipeline configuration from the firing line of the pipelay barge up to the seabed. The pipe will experience axial tension and bending moment in two critical areas: overbend and sagbend. In addition, fatigue loads occur during subsea pipeline installation due to environmental loads (i.e., currents and waves). Defects that are found after welding will grow due to these fatigue loads. Crack analysis with a fracture mechanic approach known as Engineering Critical Assessment (ECA) is carried out by considering the fatigue load due to significant wave height variations for 0.5m, 1.0m, and 1.8m. BS 7910 is used as a standard reference to determine the allowable defects criteria for external and internal flaws. The depth of the defect (a) is simulated from a depth of 1mm – 3mm. The analysis found that the allowable defect length is decreased by 12.7% - 25.0% from a significant wave height of 0.5m to 1.8m for the external surface flaw. While for an internal surface flaw, the allowable defect length is decreased by 5.9% - 13.6% from a significant wave height of 0.5m to 1.8m. These results can be used as a basis for subsea pipeline installation contractors to perform fatigue load sensitivity and optimize the allowable defects based on the actual wave load at the site.
Pengembangan media pembelajaran berbantuan komputer materi pesawat sederhana untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa SMP
Hayati Damafitri Hasanuddin;
Winarto Winarto;
Vita Ria Mustikasari
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya (JMIPAP) Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1351.014 KB)
|
DOI: 10.17977/um067v1i2p100-110
Media studying is a tool that can help the studying process and can be a function to make the message that is delivered clearer. Media studying can be used as a tool to help students in understanding a concept. The aim of this research is improving the media studying using computer about simple instrument material for junior high school students that is validated and suitable to use. The design of improving this media studying uses improving step modification Thiagarajan. The data in the research of improving are qualitative and quantitative data. Validation media result 81.5 percent shows a very suitable result, and understanding concept result 88.7 percent Media pembelajaran merupakan alat yang dapat membantu proses belajar mengajar dan berfungsi untuk memperjelas makna pesan yang disampaikan. Media pembelajaran juga dapat berfungsi sebagai alat untuk membantu siswa dalam memahami suatu konsep. Tujuan penelitian pengembangan ini adalah mengembangkan media pembelajaran berbantuan komputer materi pesawat sederhana untuk siswa SMP yang tervalidasi dan layak digunakan. Desain pengembangan media pembelajaran ini menggunakan modifikasi langkah pengembangan Thiagarajan. Data dalam penelitian pengembangan adalah data kuantitatif dan kualitatif. Hasil validasi media sebesar 81,5 persen menunjukkan kriteria sangat layak, dan hasil uji pemahaman konsep sebesar 88,7 persen
Pengembangan media pembelajaran ipa berbantuan komputer pada materi gerak lurus untuk siswa SMP/MTs kelas VIII
Ardiansyah Fitrul Firdaus;
Winarto Winarto;
Safwatun Nida
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya (JMIPAP) Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (943.005 KB)
|
DOI: 10.17977/um067v1i2p111-121
The purpose of this study is to produce Science instructional media of computer-assisted on the subject of linear motion for eighth graders which fit to use. This research is a development being done using 4-D Thiagarajan development model which done to development stage. The research data used is quantitative and qualitative data. Data was collected using a validation and test legibility questionnaires. The data analysis techniques used is qualitative descriptive analysis and averages calculation techniques. Results of media and of material validations obtained that the percentage of media feasibility is 93.33 percent and the percentage of material feasibility is 85,52 percent with the percentage of validity concept is 95,83 percent, while the legible test results showed that the learning media can be accepted by the students. Based on the results of validation and legible test can be concluded that the instructional media developed feasible to use in learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran IPA berbantuan komputer pada materi gerak lurus untuk siswa SMP/MTs kelas VIII yang layak digunakan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dilakukan dengan menggunakan model pengembangan 4-D Thiagarajan yang dilakukan hanya sampai pada tahap Develop. Data penelitian yang digunakan berupa data kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen berupa angket validasi dan angket uji keterbacaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif dan teknik penghitungan rata-rata. Hasil validasi media dan validasi materi diperoleh persentase kelayakan media sebesar 93,33 persen dan persentase kelayakan materi sebesar 85,52 persen dengan persense kebenaran konsep sebesar 95,83 persen, sedangkan hasil uji keterbacaan menunjukkan bahwa media pembelajaran dapat diterima oleh siswa. Berdasarkan hasil validasi dan uji keterbacaan dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan layak untuk digunakan di dalam pembelajaran.
Pengembangan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada materi tekanan zat cair untuk siswa SMP kelas VIII
Vindyastika Inke Rohana;
Winarto Winarto;
Safwatun Nida
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya (JMIPAP) Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (974.859 KB)
|
DOI: 10.17977/um067v1i4p254-262
Prinsip pembelajaran IPA yang tercantum dalam Permendikbud No. 65 tahun 2013 tentang standar proses adalah pembelajaran dapat memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran. Namun, pada kenyataanya guru masih belum mampu menerapkan metode dan media pembelajaran IPA yang menarik sehingga siswa sulit memahami konsep abstrak yang terdapat dalam materi pembelajaran. Salah satu media pembelajaran yang dapat membantu dalam proses visualisasi dan dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa adalah media pembelajaran berbasis multimedia interaktif. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif yang valid dan layak pada materi tekanan zat cair untuk siswa SMP kelas VIII. Model penelitian yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini diadaptasi dari modifikasi model 4-D oleh Thiagarajan tanpa tahap penyebaran (disseminate). Kelayakan produk hasil pengembangan diperoleh dari hasil validasi oleh ahli materi dan media serta uji keterbacaan pada siswa. Berdasarkan validasi materi, produk dinyatakan valid dengan persentase rata-rata kebenaran konsep sebesar 100 persen. Pada validasi media, produk dinyatakan sangat layak dengan persentase rata-rata kelayakan media sebesar 83,92 persen Pada uji keterbacaan, produk dinyatakan sangat layak dengan persentase keterbacaan sebesar 83,20 persen. Berdasarkan hasil penilaian tersebut maka media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada materi tekanan zat cair untuk siswa SMP kelas VIII ini valid dan layak untuk digunakan serta dapat diujicobakan dalam skala yang lebih luas.
Pengembangan media pembelajaran fisika berbasis multimedia swishmax 4 dengan pendekatan saintifik materi kalor SMA kelas X
Debby Kusuma Wardhani;
Winarto Winarto;
Lia Yuliati
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya (JMIPAP) Vol. 1 No. 7 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (252.054 KB)
|
DOI: 10.17977/um067v1i7p526–531
Kurikulum 2013 dengan pendekatan saintifik mendorong siswa aktif dalam pembelajaran. Pembelajaran aktif dicapai apabila proses belajar menyenangkan. Penggunaan media pembelajaran berbasis multimedia membuat pembelajaran menyenangkan karena multimedia dilengkapi unsur gambar, teks, animasi dan suara. Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah menghasilkan dan mengetahui tingkat kelayakan media pembelajaran fisika yang dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan dari Sukmadinata yang menggunakan 3 langkah pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran fisika berbasis multimedia Swishmax 4 dengan pendekatan saintifik pada materi kalor layak digunakan untuk siswa SMA kelas X. Media pembelajaran ini layak dengan nilai rata-rata kelayakan media sebesar 86,31 persen dan rata-rata kelayakan materi sebesar 82,71 persen.