Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Pengembangan Desa Wisata Tajen Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) Desa Tajen Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan Swari, Gusti Agung Ayu Sri Agung Candra; Wirantari, I Dewa Ayu Putri; Prabawati, Ni Putu Anik
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 2 No. 6 (2025)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.296

Abstract

Regional tourism development contributes to the improvement of village economies and regional value by optimizing natural and cultural attractions through the development of tourism villages. This study aims to determine the optimal strategy for developing Tajen Tourism Village to increase Village Original Income (PADes) in Penebel Subdistrict, Tabanan Regency. The research method used is descriptive qualitative. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed using Wheelen's (2000) Strategic Management theory and Freddy Rangkuti's SWOT analysis. The results show that strategic management is implemented through the stages of environmental review, formulation, implementation, and evaluation of strategies. In its implementation, several problems were found, namely limited promotion, low community empowerment, minimal budget, and lack of accessibility and infrastructure. SWOT analysis revealed that Tajen Village has strengths and opportunities for development, especially the support from the Community-Based Tourism Group (POKDARWIS) and educational institutions in increasing community empowerment, utilizing natural potential, and optimizing social media as a means of promotion. The weaknesses and threats can be used as evaluation material for sustainable development in the future. Abstrak Pembangunan pariwisata daerah berkontribusi pada peningkatan ekonomi desa dan nilai daerah dengan optimalisasi daya tarik alam dan budaya melalui pengembangan desa wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi optimal dalam pengembangan Desa Wisata Tajen guna meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) di Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan..Metode penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi, dan dianalisis menggunakan teori Manajemen Strategi menurut Wheelen (2000) serta analisis SWOT oleh Freddy Rangkuti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen strategi dilakukan melalui tahap peninjauan lingkungan, formulasi, implementasi, dan evaluasi strategi. Dalam pengimplementasiannya, ditemukan beberapa permasalahan yaitu adanya keterbatasan promosi, rendahnya pemberdayaan masyarakat, minimnya anggaran, serta kurangnya aksesibilitas dan infrastruktur Analisis SWOT mengungkapkan bahwa Desa Tajen memiliki kekuatan dan peluang untuk dikembangkan, terutama adanya dukungan dari kelompok sadar wisata (POKDARWIS) maupun institusi pendidikan dalam peningkatan pemberdayaan masyarakat, pemanfaatan potensi alam serta optimalisasi media sosial sebagai sarana promosi. Adapun kelemahan dan ancaman dapat dijadikan bahan evaluasi untuk pengembangan berkelanjutan di masa depan. Kata Kunci: Desa Wisata Tajen, Pendapatan Asli Desa (PADes), Manajemen Strategis, Pemberdayaan Masyarakat.
Analisis Peran Humas Bandara I Gusti Ngurah Rai Dalam Pengelolaan Informasi Publik Savitri, Nyoman Dewinda Ayu; Prabawati, Ni Putu Anik
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5804

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran humas Bandara I Gusti Ngurah Rai dalam pengelolaan informasi publik berdasarkan pengalaman magang pada Communication Department Regional II PT Angkasa Pura Indonesia. Pengelolaan informasi publik merupakan bagian penting dari pelayanan publik, khususnya pada sektor transportasi udara yang memiliki tingkat mobilitas tinggi serta kepentingan masyarakat yang luas. Dalam konteks operasional bandara, kebutuhan akan penyampaian informasi yang cepat, akurat, dan transparan menjadi krusial untuk membangun kepercayaan publik serta menjaga citra institusi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara informal, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Fokus analisis diarahkan pada strategi humas dalam mengelola arus informasi, mekanisme penyampaian pesan kepada publik, serta bentuk komunikasi yang dilakukan untuk merespons kebutuhan informasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humas Bandara I Gusti Ngurah Rai memiliki peran strategis sebagai pengelola informasi publik yang menjembatani komunikasi antara organisasi dan masyarakat. Humas menjalankan peran sebagai communication facilitator dan communication technician melalui pemanfaatan berbagai saluran komunikasi resmi, seperti press release, website, dan media sosial. Selain itu, humas berperan dalam mengoordinasikan informasi internal agar pesan yang disampaikan kepada publik tetap konsisten serta sesuai kebijakan organisasi. Peran tersebut sejalan dengan prinsip keterbukaan informasi publik dan berkontribusi dalam mendukung transparansi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat hubungan antara bandara dan masyarakat pengguna jasa.
Evaluasi Efektivitas Penerapan SOP Administrasi Pengajuan Kredit Pemilikan Rumah pada Customer Loan Unit Bank BTN KC Denpasar Darmawan, I Komang Indra; Prabawati, NI Putu Anik
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.311

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of the implementation of SOPs for Housing Loan (Kredit Pemilikan Rumah/KPR) administration at the Customer Loan Unit (CLU) of Bank BTN Denpasar Branch Office. This research employs a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through observation, interviews, and documentation during the internship program. The effectiveness evaluation was conducted using several public administrative service indicators, namely procedural accuracy, timeliness, administrative accuracy, employee compliance, clarity of information, and achievement of service objectives. The results indicate that the implementation of SOPs for KPR administration at the Customer Loan Unit of Bank BTN Denpasar Branch is generally effective. The SOPs have been implemented in accordance with established procedures and support administrative order, accountability, and employee professionalism. However, challenges remain in terms of timeliness and clarity of information provided to customers, mainly due to incomplete customer documentation and additional time required for the verification process. This study concludes that continuous evaluation and improvement of SOP implementation are necessary to enhance the effectiveness of KPR administrative services and the quality of public services in the banking sector. Keywords: Standard Operating Procedures, effectiveness, administrative services, housing loan, Bank BTN. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan SOP administrasi pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada Customer Loan Unit (CLU) Bank BTN Kantor Cabang Denpasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi selama kegiatan magang. Evaluasi efektivitas dilakukan berdasarkan beberapa indikator pelayanan administrasi publik, yaitu ketepatan prosedur, ketepatan waktu, ketepatan administrasi, kepatuhan pegawai, kejelasan informasi, dan pencapaian tujuan pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SOP administrasi pengajuan KPR di Customer Loan Unit Bank BTN KC Denpasar secara umum berada pada kategori efektif. SOP telah dilaksanakan sesuai alur dan ketentuan yang berlaku serta mampu mendukung tertib administrasi, akuntabilitas, dan profesionalisme pegawai. Namun demikian, masih ditemukan kendala pada indikator ketepatan waktu dan kejelasan informasi kepada nasabah, yang umumnya disebabkan oleh ketidaklengkapan dokumen nasabah serta proses verifikasi yang memerlukan waktu tambahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa evaluasi dan penyempurnaan penerapan SOP perlu dilakukan secara berkelanjutan guna meningkatkan efektivitas pelayanan administrasi pengajuan KPR dan kualitas pelayanan publik di sektor perbankan. Kata kunci: Standar Operasional Prosedur, efektivitas, pelayanan administrasi, Kredit Pemilikan Rumah, Bank BTN.
Sinergi Penanganan Pengaduan Pelayanan Air Bersih di Kabupaten Bangli dari Sudut Pandang Electronic Government I Putu Sawitra Danda Prasetia; Komang Adi Sastra Wijaya; Ni Putu Anik Prabawati
RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): Maret: RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Asosiasi Ilmuwan Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/risoma.v3i2.663

Abstract

Bangli Regency created an e-government based public complaints program called Bangli Era Baru 24 Hour Fast Service. Implementation of this program builds synergy among all public service delivery organizations, one of which is Perumda Air Minum Tirta Danu Arta. However, in implementing this synergy there are still various problems. This research aims to determine the extent of the synergy in handling complaints about clean water services in Bangli Regency from an electronic government perspective and analyze the influencing factors. This research applies descriptive qualitative research methods with data collection techniques through observation, interviews and documentation. The results show that the synergy between Diskominfosan and Perumda Air Minum Tirta Danu Arta in handling clean water service complaints has gone well. The support and value elements have been fulfilled because there is clear regulatory support, stakeholder commitment, and benefits felt by the community and stakeholders. However, there are elements of capacity that have not been met because there are challenges such as limited human resources and a minimal budget for managing complaint channels. The recommendations include increasing human resource capacity, better budget allocation, and optimizing outreach to increase community participation. Kabupaten Bangli menciptakan sebuah program pengaduan masyarakat berbasis e-government yang bernama Layanan Cepat 24 Jam Bangli Era Baru. Implementasi program tersebut membangun sinergi seluruh organisasi penyelenggara layanan publik, salah satunya adalah Perumda Air Minum Tirta Danu Arta. Namun dalam pelaksanaan sinergi ini masih memiliki berbagai permasalahan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui sejauh mana sinergi penanganan pengaduan pelayanan air bersih di Kabupaten Bangli dari sudut pandang electronic government dan menganalisis faktor–faktor apa yang mempengaruhi. Penelitian ini menerapkan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa sinergi antara Diskominfosan dan Perumda Air Minum Tirta Danu Arta dalam menangani pengaduan pelayanan air bersih telah berjalan baik. Elemen dukungan (support) dan manfaat (value) sudah terpenuhi karena terdapat dukungan regulasi yang jelas, komitmen pemangku kepentingan, dan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat maupun para pemangku kepentingan. Namun, terdapat elemen kemampuan (capacity) belum terpenuhi karena terdapat tantangan seperti terbatasnya sumber daya manusia dan minimnya anggaran untuk pengelolaan kanal pengaduan. Pemberian rekomendasi mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia, alokasi anggaran yang lebih baik, dan optimalisasi sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.
Implementasi Kebijakan Zero Odol dan Kualitas Pelayanan Publik Perizinan Angkutan Barang Umum di Dinas Perhubungan Provinsi Bali Ayunda, Anggun Presly; Prabawati, Ni Putu Anik
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35934

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) dan kualitas pelayanan perizinan angkutan barang umum di Dinas Perhubungan Provinsi Bali. Masalah diidentifikasikan melalui kegiatan magang pada bulan September sampai Desember tahun 2025, yang memperlihatkan adanya operasi penertiban ODOL yang berulang dan proses verifikasi perizinan berbasis risiko yang intensif. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Implementasi kebijakan ODOL dianalisis melalui empat variabel Model SEs III yakni, Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi, dan Struktur, untuk mengidentifikasi kendala di lapangan. Sementara itu, kualitas pelayanan perizinan diukur menggunakan lima dimensi SERVQUAL. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa implementasi ODOL belum optimal, terutama disebabkan oleh kendala Sumber Daya teknis (POC) dan rendahnya Disposisi kepatuhan pelaku usaha akibat motif ekonomi. Dalam pelayanan perizinan, dimensi Keandalan tinggi, namun perlu perbaikan pada Ketanggapan untuk efisiensi waktu. Diperlukan sinergi lintas sektor dan inovasi berbasis teknologi untuk meningkatkan efektivitas kebijakan dan layanan publik transportasi.
Implementasi Presensi Online untuk Meningkatkan Disiplin Pegawai di Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Provinsi Bali I Made Angga Dewantara Giri Putra; Ni Putu Anik Prabawati; Ida Ayu Githa Girindra
Jurnal Hukum dan Sosial Politik Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus: Jurnal Hukum dan Sosial Politik
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jhsp-widyakarya.v3i3.5342

Abstract

This study aims to analyze the implementation of online attendance systems in enhancing employee discipline at the Bali Province Regional Revenue Agency. Employing a descriptive qualitative approach, data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using George C. Edward III’s implementation theory, which encompasses four key indicators: communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. The findings reveal that communication has been effective, characterized by clear and consistent information delivery, thereby reducing employee resistance. While human and financial resources are adequate, the limited availability of supporting facilities hinders optimal implementation. In terms of disposition, employees demonstrate strong commitment and integrity in utilizing the attendance application. The bureaucratic structure has also been appropriately followed, aligning with the usage guidelines set by the Bali Province Office of Communication, Informatics, and Statistics. The study recommends improvements such as enhancing internet infrastructure, increasing supporting facilities, and providing printed user manuals to optimize the implementation of the online attendance system.
Pengelolaan Ekowisata dalam Perspektif Collaborative Governance untuk Mewujudkan Sustainable Tourism : (Studi Kasus: Uma Palak Lestari, Subak Sembung Peguyangan) Ngakan Made Dwika Sutadewa; Komang Adi Sastra Wijaya; Ni Putu Anik Prabawati
Jurnal Hukum dan Sosial Politik Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus: Jurnal Hukum dan Sosial Politik
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jhsp-widyakarya.v3i3.5356

Abstract

This study aims to analyze the management of ecotourism in Uma Palak Lestari, Subak Sembung Peguyangan, Denpasar City, from the perspective of collaborative governance to realize sustainable tourism. The research applies a descriptive qualitative approach. The data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. The research findings show that the implementation of collaborative governance, involving local communities, government, traditional institutions, and CSR of Pertamina, significantly supports sustainable tourism. The collaboration encompasses participation, legitimacy, trust, accountability, and shared understanding. The process results in increased community empowerment, conservation of subak culture, and local economic development. However, challenges such as the lack of clear legal framework and limited promotion efforts are noted.
CAPACITY BUILDING DALAM PEMBERDAYAAN UMKM MENUJU SUSTAINABLE TOURISM DI DESA WISATA TARO KABUPATEN GIANYAR: CAPACITY BUILDING IN EMPOWERING MSMEs TOWARDS SUSTAINABLE TOURISM IN TARO TOURIST VILLAGE, GIANYAR REGENCY Komang Adi Sastra Wijaya; I Putu Dharmanu Yudartha; Ni Putu Anik Prabawati; Putu Ida Marseni; Koming Yuni Sariasih; I Putu Purwa Suta Adi Dharma Seta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 9 No 1 (2025): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v9i1.6795

Abstract

Taro Village, Gianyar Regency, has community-based tourism potential through homestay but faces challenges in English language skills, financial management, service standards, administration, and digital visibility. A community service program themed capacity building in empowering MSMEs towards sustainable tourism was carried out by academics from Udayana University using an integrated approach through socialization, skills training, institutional strengthening (Homestay Handbook), and utilization of digital technology such as Google Maps. A satisfaction survey of 10 respondents showed that 75% improved their service and communication skills, and 55% became more disciplined in financial recording. Qualitatively, participants reported higher confidence in interacting with tourists, and 60% of assisted homestays were successfully registered on Google Maps.This strategy supports sustainable tourism by balancing economic, socio-cultural, and environmental aspects, making Taro Village homestay s more competitive and sustainable. This program serves as a model for empowering community-based tourism MSMEs through collaboration among the community, village government, academics, and the private sector.
Co-Authors Adelia, Sisilia Ni Wayan Dina Natasya Anak Agung Sagung Putri Nidyasari Ananda Wahyu Muditha Angelina Ndatangara, Christania Rambu Anggitayani, Ni Putu Dea Aprilia, Eka Ardiana, Nabilla Novia Ariani, Ni Kadek Ariningsih, Ni Made Arista Widyaningtyas Arneta Putri, Ni Luh Indah Ayunda, Anggun Presly Cahyani, I Gusti Ayu Bintang Damayanti, Ni Putu Glory Darmaputra, Kadek Indra Darmawan, I Komang Indra Darmayanti, Ni Kadek Paramita Dayanti, Putri Kusuma Dewi, Indira Pasha Kumara Dewi, Ni Komang Astiti Purnama Dewi, Ni Nyoman Pramesti Dewi, Ni Putu Kartika Dewi, Sang Ayu Nyoman Sinta Dorothy, Yolanda Patricia Febryanti Putri, Ayu Devi Girindra, Ida Ayu Githa Gracella, Eugenia Fernanda Hamidah, Ananda Amalia Hapsari, Komang Heny Tri Harianja, Godeliva Putri Dea Harthamia, Ni Made Satya Hieng, Beatrix Brightany I Dewa Ayu Putri Wirantari I Dewa Ayu Putri Wirantari I Dewa Ayu Putri Wirantari I Ketut Winaya I Ketut Winaya I Ketut Winaya I Made Angga Dewantara Giri Putra I Nyoman Subanda I Putu Dharmanu Yudartha I Putu Dharmanu Yudartha I Putu Dharmanu Yudartha I Putu Dharmanu Yudartha I Putu Dharmanu Yudharta, I Putu Dharmanu I Putu Gede Antrasena I Putu Purwa Suta Adi Dharma Seta I Putu Sawitra Danda Prasetia Ida Ayu Anika Mahayani Ida Ayu Dewi Indrayani Indah Sari, Gusti Agung Ayu Putu Dita Indraswari, Dwi Citra Indriani, Ni Kadek Ivana Ranita, Katarina Meira Jayanti Sasmitha, Cokorda Istri Agung Jci Submit, Sang Ayu Nyoman Sinta Dewi Juwita Pratiwi Lukman Kadek Wiwin Dwi Wismayanti Kadek Wiwin Dwi Wismayanti Kirani, Gusti Ayu Pudak Chandra Kistri, Gusti Ayu Putu Ridha Meialdi Komang Adi Sastra Wijaya Komang Adi Sastra Wijaya Komang Maitha Gauri Cahyani Koming Yuni Sariasih Kurniadewi, Annisa Rosdiana Laksono Trisnantoro Lewi Asih, Ni Wayan Luh Putu Widia Utami Putri Maha Dewi, Ni Kadek Sriyanti Mahardika, I Gede Bayu Manuaba, Ida Bagus Made Wedhana Marseni, Putu Ida Maulida, Fahira Natali, Katrin Denisa Ngakan Made Dwika Sutadewa Ni Kadek Ayu Dewi Wulandari Ni Kadek Sri Ayu Juniari Ni Luh Putu Noviartini Ni Nyoman Dewi Pascarani Ni Putu Anggina Ni Putu Glory Damayanti Ni Putu Karnhura Wetarani Ni Putu Nari Rania Ni Putu Yosinta Dewi Ni Wayan Supriliyani Ningsih, Ni Luh Putu Melia Oktaviani, Kadek Chyntia Pande Kadek Kusumadewi Paramita, Ni Putu Intan Pertiwi, Putu Rizki Pradnyani, I Gusti Ayu Agung Dian Reditya Pradnyani, Ni Putu Maya Gita Pradnyawati, Kadek Ayu Febriantini Prameswari, Ni Putu Natia Prastana, I Gede Krisna Pratiwi, Ni Luh Putu Eka Sandi Prayana, I Kadek Rian Priyanti, Ni Kadek Sukma Puspita Utami, A.A.I.A. Chandra Putri, Komang Tri Antari Putu Eka Purnamaningsih Putu Eka Purnamaningsih Putu Ida Marseni Putu Nomy Yasintha Rahayu, Ni Wika Putri Ranita, Katarina Meira Ivana Ratitya, Sotya Prima Renhard Julius Yosephine Munthe Riani, Ni Wayan Sade Devita Purnama Dewi Saputra, I Made Dedi Ari Saputra, Putu Sandi Sara Evani Pasaribu Saraswati, Devi Suthasih Saraswati, Ni Kadek Ayu Putri Sari, Ni Made Puspa Savitri, Anak Agung Diah Savitri, Nyoman Dewinda Ayu Septiari, Ni Komang Rina Sidiyani, Ni Komang Ayu Sri Sihombing, Rani Sriastuti, Komang Ary Tribuana Sriwulandari, Komang Suari, Niti Pradnya Sulasmi, Ni Kadek Swari, Gusti Agung Ayu Sri Agung Candra Syntia Dewi, Ni Kadek Tantri, I Gusti Ayu Agung Putri Kalyana Triana Wulandari, Ni Komang Novi Veratiani, Gek Aris Wahyuni, Made Dwi Tyasari Wardana, I Gede Naufal Wisnu Widya Purnamasari, Ni Putu Pande Wijaya, Komang Adi Sastra Wirantari, ⁠I Dewa Ayu Putri Wulandari, Ni Luh Ayu Yoni Enjels, Ni Kadek Yovie Virgan, I Kadek Yulia Dewi, Kadek Elma Zahara, Andini Salma