Claim Missing Document
Check
Articles

Determinan Terhadap Efektivitas Pemberdayaan Keluarga Dalam Pendewasaan Usia Perkawinan di Kota Tangerang Selatan Rossi Septina; Astrid Novita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17 No 01 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 17 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.532 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v17i01.269

Abstract

Pemberdayaan keluarga merupakan upaya untuk memandirikan keluarga lewat perwujudan potensi kemampuan yang mereka miliki. Adapun pemberdayaan keluarga senantiasa menyangkut dua kelompok yang saling terkait, yaitu keluarga sebagai pihak yang diberdayakan dan pihak yang menaruh kepedulian sebagai pihak yang memberdayakan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh langsung maupun tidak langsung serta besarannya antara fasilitas kesehatan, peran tenaga kesehatan, lingkungan keluarga, fungsi keluarga terhadap efektivitas pemberdayaan keluarga dalam pendewasaan usia perkawinan di Tangerang Selatan Tahun 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yang menggunakan desain cross-setional (potong lintang). Sampel yang digunakan sebanyak 60 responden. Metode analisis yang digunakan adalah Structural Equation Model (SEM) mengunakan SmartPLS 2.0 dan SPSS 15. Hasil penelitian menghasilkan temuan yaitu variabel variabel efektivitas pemberdayaan keluarga dipengaruhi oleh fasilitas (0,58%), peran tenaga kesehatan (4,66%), lingkungan keluarga (45,11%) dan fungsi keluarga (21,87%). Total pengaruh langsung terhadap efektivitas pemberdayaan keluarga sebesar 72,21% dan pengaruh tidak langsung sebesar 1,22%. Total pengaruh langsung dan tidak langsung terhadap efektivitas pemberdayaan keluarga sebesar 73,44%. Model hasil analisis dapat menjelaskan 99,87% keragaman data dan mampu mengkaji fenomena yang dipakai dalam penelitian, sedangkan 0,13% dijelaskan komponen lain yang tidak ada dalam penelitian ini. Saran penelitian tenaga kesehatan perlu meningkatkan sosialisasi pendewasaan usia perkawinan di lingkungan keluarga dengan memperhatikan beberapa aspek dalam upaya pemberdayaan keluarga yang perlu ditingkatkan lagi agar kegiatan pemberdayaan keluarga dapat berjalan dengan baik dan lancar.
PENGARUH EMPAT VARIABEL TERHADAP PERILAKU PENGGUNAAN KONDOM WANITA PENJAJAK SEKS (WPS) Chrisna Trirestuti; Astrid Novita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 01 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 16 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.317 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v16i01.295

Abstract

Kejadian Infeksi Menular Seksual (IMS) mengalami peningkatan yang cukup cepat karena dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu perubahan demograi, fasilitas kesehatan yang kurang memadai, pendidikan kesehatan dan pendidikan seksual kurang tersebar, kontrol IMS belum dalam berjalan baik serta adanya perubahan perilaku masyarakat terutama dalam bidang agama dan moral. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh langsung, tidak langsung dan besaran antara Peran Tenaga Kesehata, Dukungan Teman, Sumber informasi dan Ketersediaan Sarana Prasarana terhadap Perilaku penggunaan kondom pada Wanita Penjaja Seks (WPS) di Jalan Raya Puncak-Bogor tahun 2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional, dengan menggunakan sampel berada pada rentan 30 sampai dengan 60 orang. Dan alat pengumpulan data adalah instrumen kuisioner dengan model pertanyaan tertutup. Sedang teknik analisis menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan aplikasi sotware smart PLS. Bedasarkan hasil penelitian ditemukan varibel yang berpengaruh secara langsung Sumber Informasi dengan Perilaku Penggunaan Kondom 6,78 %, Dukungan teman berpengaruh secara langsung dengan Perilaku Penggunaan Kondom, 9,32 % sedangkan untuk pengaruh tidak langsung peran tenaga kesehatan terhadap perilaku penggunaan kondom 9,91%. Sumber Informasi berpengaruh secara langsung dengan Perilaku Penggunaan Kondom 0,10 % sedangkan untuk pengaruh tidak langsung peran tenaga kesehatan terhadap perilaku penggunaan kondom 9,91%, Ketersediaan sarana prasarana berpengaruh secara langsung dengan Perilaku Penggunaan Kondom 39,08% sedangkan untuk pengaruh tidak langsung ketersediaan sarana prasarana terhadap perilaku penggunaan kondom tidak ditemukan.
Webinar Vaksinasi Covid-19 Untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Astrid Novita; Nur Rizky Ramadhani
Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 1 (2021): AGUSTUS
Publisher : FKM UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.12 KB) | DOI: 10.30829/shihatuna.v1i1.9274

Abstract

Sudah teruji aman dan halal, namun masih banyak opini masyarakat yang ragu bahkan menolak melakukan vaksinasi Isu mengenai efek samping jangka panjang yang belum terbukti, pengadaan yang terkesan terburu-buru, kesimpangsiuran informasi akan efektivitas vaksin, hingga adanya konspirasi politik ditengah pengadaan vaksin menjadi dasar adanya penolakan di masyarakat Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada peningkatan pengetahuan masyarakat tentang vaksin Covid-19. Pada edukasi yang dilakukan oleh perwakilan Badan Pengawas Obat dan Makanan tentang pengawalan keamanan, khasiat dan mutu vaksin covid-19 sebelum dan sesudah di peredaran. Kementerian kesehatan dalam edukasi massal ini menjelaskan tentang program pemerintah dan pelaksanaan vaksin covid-19 untuk mencapai herd imunity di Indonesia. Edukasi lanjutan dilakukan sebagai perwakilan perguruan tinggi tantangan informasi vaksin tidak valid (Hoax) membuat keraguan masyarakat untuk divaksin (vaccine hesitancy).
Hubungan Antara Pola Asuh Orangtua, Teman Sebaya, Lingkungan Tempat Tinggal dan Sosial Ekonomi Dengan Kesehatan Mental Remaja : The Relationship Between Parenting Patterns of Parents, Peers, Living Environment and Socio-Economic With Adolescent Mental Health Farah Nauroh Haniyah; Astrid Novita; Syarifah Nur Ruliani
Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 1 No 7 (2022): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/oajjhs.v1i7.51

Abstract

Introduction: Adolescence is a dynamic phase of development and undergoes many changes, these changes include physical, mental, social, and emotional changes. It is estimated that 10-20% of adolescents globally have mental health conditions, but these are still underdiagnosed and treated. In Indonesia, it is known that the estimated number of people with mental disorders worldwide is around 450 million, including schizophrenia (WHO, 2017). With Disability Adjusted Life Years (DALYs) is 4.5% and the cause of disability (YLDs) is greater than other diseases, namely 13.4%. Riskesdas (2018) results show that depressive disorders have started to occur since the adolescent age range (15-24 years), with a prevalence of 6.2%. The available data shows that there are not a few people with mental health disorders in adolescents. Factors that influence mental health problems in adolescents are the family environment, peers, school environment, community environment and social media. The family environment referred to here is parenting style, uncomfortable place to live, and lower socioeconomic status of parents. Objective: This study aims to determine the relationship between parenting patterns and adolescent mental health, the relationship between peers and adolescent mental health, the relationship between living environment and adolescent mental health, and the relationship between socioeconomic status and adolescent mental health. Methods: This type of research uses a quantitative approach with a descriptive type. The design of this study used a cross-sectional study method. The sampling technique used is the Non Probability Sampling technique, namely Purposive Sampling. The sample used was 121 students of SMKN 62 South Jakarta. The instruments used are the Self Reporting Questionnaire (SRQ) the and Parental Authority Questionnaire (PAQ). Used as 121 students at SMKN 62 South Jakarta. Results: The p-value between parenting and adolescent mental health is 0,029 < 0,05. The results of the p-value of peers with adolescent mental health are 0,006 < 0,05. The result of the p-value between the neighborhood and the mental health of adolescents is 0,042 < 0,05. And the results of the p-value between the socio-economic and mental health of adolescents are 0,044 <0,05. Conclusion: Of all the variables (parental parenting, peers, living environment, and socio-economic) that exist, the results show that all variables have a relationship with adolescent mental health.
Pengaruh Terapi Wudhu Sebelum Tidur Terhadap Kejadian Insomnia Pada Remaja Laki-Laki Putri Wahyuni; Irma Herliana; Astrid Novita
Journal Nursing Care Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Gorontalo Vol 8, No 1 (2022): JOURNAL NURSING CARE
Publisher : Poltekkes Kemenkes Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jnc.v8i1.419

Abstract

Background : Wudhu therapy one of the non-pharmacological therapies that can be done to reduce the scale of insomnia in insomniacs.Objective : to determine the effect of ablution therapy on the incidence of insomnia in adolescent boys.Method: pre-experimental with one-group pretest-postest Design. The sampling technique us judmental sampling with the numbel of respondents as many as 20 people, the analysis used the paired sample T-Test statistical test.Result: The results showed that there was an effect of ab;ution therapy on incidence of insomnia in adolescent boys in class XI with insomnia with p value = 0.000 (α < 0,05).Conclusion : it is expected that adolescents who experience insomnia to routinely perform ablution therapy before going to bed properly and correctly so that they can prevent sleep problems amd improve when they start sleeping.Keyword : ablution therapy, insomnia, teenager
Hubungan Dukungan Keluarga, Peran Bidan dan Motivasi Ibu dengan Perilaku Mobilisasi Dini Pasca SC di RSIA Brawijaya Duren Tiga Jakarta Tahun 2022 Yetti Dianca A’Yun Nadziroh; Istiana Kusumastuti; Astrid Novita
SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 2 No 4 (2023): SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/sjki.v2i4.141

Abstract

Introduction: Early mobilization can maintain a person's independence to guide the patient out of bed such as walking, and moving limbs in a left and right tilt. Family support, the role of the midwife and the mother's motivation are one of the success factors in early mobilization behavior after surgery. Objectives: This study aims to determine the relationship between family support, the role of midwives and mother's motivation with early post-SC early mobilization behavior at RSIA Brawijaya Duren Tiga Jakarta in 2022. Method: This study used an analytic method with a cross-sectional approach with a total sample of 58 patients. In this study, the instrument used was a questionnaire with data analysis using the Chi-Square test. Result: The results of this study indicate that there is a relationship between family support and early mobilization behavior, obtained a P-Value of 0.002 and OR = 1.029 (0.294-3.604), the relationship between the midwife's role and early mobilization behavior with a P-Value of 0.029 and OR = 0.900 (0.267-3.029), and the relationship between maternal motivation and early mobilization behavior obtained P-Value 0.022 and OR = 1.095 (0.329-3.648). Conclusion: There is a relationship between family support, the role of midwives and the mother's motivation with early post-SC mobilization behavior at RSIA Brawijaya Duren Tiga Jakarta in 2022.
HUBUNGAN SIKAP, PELATIHAN K3, KETERSEDIAAN APD DENGAN KEJADIAN KECELAKAAN KERJA DI PROYEK SEKOLAH KRISTEN CALVIN PT. TOTAL BANGUN PERSADA TBK TAHUN 2022 Ervina Dyah Azrinindita; Affan Ahmad; Astrid Novita
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 11, No 1 (2023): JANUARI
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkm.v11i1.37605

Abstract

The construction sector is a dynamic field that contains the risk of accident hazards. In 2022, at the Calvin Christian School Project there was a work accident caused by human and machine factors. The purpose of this study was to determine the factors related to work accidents among workers at PT. Total Bangun Persada, Tbk Calvin Christian School Project in 2022. This type of research is quantitative with a cross-sectional research design, namely research that observes subjects with a single approach and is carried out only once. The sample is construction workers as many as 83 construction workers. The instruments in this study used measurements and questionnaires regarding attitudes, OSH training and the availability of PPE. Data analysis was performed univariately and bivariately using the chi-square test. Based on the results of the study it was found that there was a significant relationship between attitude and the incidence of work accidents using the chi-square test (p=0.004 <0.05) with an OR of 3.911. There is a significant relationship between OSH training and the incidence of work accidents from the chi-square test result (p=0.034 <0.05), there is a significant relationship between the availability of personal protective equipment and the incidence of work accidents from the chi-square test result (p=0.001 <0.05 ). It is hoped that the project management will be able to improve the attitude of workers who do not comply with using personal protective equipment, as well as hold regular OSH training and monitor PPE supplies so that PPE is available.
Peningkatan Literasi Kebijakan Kesehatan pada Remaja untuk Mencapai Ketahanan Kesehatan di Jabodetabek Astrid Novita Haryanto; Nina Nina; Nur Rizky Ramadhani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v2i3.119

Abstract

Latar Belakang: Masalah perilaku kesehatan remaja meliputi konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang, pola makan sehat, sanitasi atau kebersihan pribadi atau sekolah atau kesehatan reproduksi, kesehatan mental remaja, kesehatan reproduksi, aktivitas fisik, dan merokok. Survei literasi pertama di Indonesia tahun 2013-2014 menunjukkan bahwa 64% dari 1.029 responden memiliki tingkat literasi kesehatan yang rendah (tidak memadai dan bermasalah), dan proposisi mayoritas berusia 15-18 tahun (72%). Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan kompetensi kepada remaja/siswa dan guru agar secara mandiri mampu melakukan perilaku preventif dan juga penanganan masalah kesehatan dasar yang berkaitan dengan remaja sehingga status kesehatan remaja di wilayah Jabodetabek. Metode: Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi kegiatan sosialisasi, FGD, pre and post-test dan deklarasi komitmen. Mitra kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah 3 SMA dan SMK di wilayah Jabodetabek. Hasil: Kegiatan peningkatan literasi dan advokasi kesehatan masyarakat pada remaja di 3 (tiga) sekolah telah terlaksana dengan baik dan mendapat respon positif dan baik dari pihak sekolah, dan peserta (siswa) yang mengikuti kegiatan tersebut. Sebagian besar dari mereka menunjukkan bahwa para peserta dapat berpartisipasi selama kegiatan berlangsung. Hal ini dibuktikan dengan adanya perubahan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah diberikan pendidikan. Sebagai hasil dari kegiatan ini, beberapa komitmen diajukan dan disepakati oleh kedua belah pihak. Kesimpulan: Terjadinya perubahan pengetahuan dari para peserta pada saat sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Tindak lanjut dari keberlanjutan program pengabdian masyarakat ini adalah dengan penguatan sistem monitoring dan evaluasi komitmen sekolah.
Hubungan Lokasi Insersi Pemasangan Infus Dan Kejadian Flebitis (Systematic Literature Review) Risha Gustiani Hamzah; Solehudin Solehudin; Astrid Novita
DIAGNOSA: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Vol. 1 No. 3 (2023): Agustus : Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/diagnosa-widyakarya.v1i3.872

Abstract

Introduction : Central Line Associated Blood Stream Infection (CLABSI) or phlebitis is defined by the CDC as a bloodstream infection confirmed by laboratory results that occurs within 48 hours before developing into bacteremia, and is not associated with infection in other parts. Some research results conclude that several factors influence the occurrence of phlebitis, one of which is the selection of the insertion site. Purpose: to determine the effect of the insertion location of the infusion on the incidence of phlebitis. Design: Literature review method using Google Scholar and the Portal Garuda as database  (2018-2022). Method : keywords "location of infusion and phlebitis incident". Results: From 14 reviewed articles, it was found that the incidence of phlebitis due to insertion site factors was influenced by the selection of the vein, the distance between the infusion site and the joint and the selection of the dominant extremity (which is often used for activities). Conclusion: Infusion is done by selecting a good vein, choose a vein that is far from the joint (minimum > 3.5 cm distance from the joint), Avoid choosing a vein in the location or extremity dominant to minimize the movement of the intravenous catheter when the patient moves.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu, Jarak ke Pelayanan Kesehatan, serta Peran Tenaga Kesehatan dalam Perilaku Pemberian Imunisasi Difteri, Pertusis, Tetanus (DPT) Nurlelasari, Nurlelasari; Novita, Astrid
Indonesia Journal of Midwifery Sciences Vol. 3 No. 2 (2024): Indonesia Journal of Midwifery Sciences
Publisher : SCIPRO Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/ijms.v3i2.163

Abstract

Latar Belakang: Imunisasi DPT penting diberikan kepada anak-anak untuk kesehatan mereka saat ini hingga pada masa mendatang. Namun masih terdapat anak-anak di Indonesia yang belum menerima imunisasi lengkap, bahkan sama sekali tak pernah diimunisasi sejak lahir. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu, jarak ke pelayanan kesehatan, serta peran tenaga kesehatan dengan perilaku pemberian imunisasi DPT di BPM Wati Cahyawati Tahun 2023. Metode: Penelitian ini merupakan jenis kuantitatif yang bersifat analitik. Populasi dalam penelitian ini merupakan orangtua yang memiliki balita diatas 18 bulan pada periode Kunjungan DPT Desember 2022 – Januari 2023 yaitu sebanyak 55 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 55 responden dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Peneliti menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% atau tingkat kemaknaan sebesar 5%. Hasil: Berdasarkan hasil diketahui hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan perilaku pemberian imunisasi DPT di BPM Wati Cahyawati Tahun 2023 dengan nilai P-value = 0,004. Hubungan jarak ke pelayanan kesehatan dengan perilaku pemberian imunisasi DPT di BPM Wati Cahyawati Tahun 2023 dengan nilai P-value = 0,007. Hubungan peran tenaga kesehatan dengan perilaku pemberian imunisasi DPT di BPM Wati Cahyawati Tahun 2023 dengan nilai P-value = 0,001. Kesimpulan: Ada hubungan tingkat pengetahuan ibu, jarak ke pelayanan kesehatan, serta peran tenaga kesehatan dengan perilaku pemberian imunisasi DPT di BPM Wati Cahyawati Tahun 2023.
Co-Authors Abdul Aziz Affan Ahmad Ageng Septa Rini Anggraini, Margaretha Yuni Ardiansyah, Yanto Artiansah, Dini Asmawati, Susi Aurelia Indah Qurota A'yun Ayu Wulansari Chrisna Trirestuti Criony, James Darmadja, Sobar Darmaja, Sobar darmi, salfia Desria, Krisna Dewi, Rinny Fitria Dian Agustyani Putri Effendi, Tika Mustika Eka Suhartini Erialdy Erialdy Ernawati Ernawati Ernita Prima Noviyani Ervina Dyah Azrinindita Eti Rohaeti Eva Erna Juliawati Evi Nuryanti Fanni Hanifa Faradilla, Intan Tita Farah Nauroh Haniyah Fariana, Yuni Riska Nur Fauzi, Yulia Nur Febriyani, Putri Agus Fitriani, Ifit Gina Sonia GP, Lazuardi Handayani, Yani Hanif, Fanni Harimat Hendarwan Hartono, Risky Kusuma Hayatullah, Madinah Munawaroh Herjanti Irma Herliana Istiana Kusumastuti Iyarmasa, Maria G Jayanti, Putri Jayatmi, Irma Johana, Cynthia Karubuy, Milka Anggreni Kusumastuti, Istiana Kusumo, M. Kartono Wijoyo Lestari, Faradhita Dwi Lisca, Shinta Mona Listiana, Cica Madinah Munawaroh Magdalena Magdalena Magdalena Magdalena Magdalena Tri Putri Malawat, Ipa Haryanti Maryam Syarah Mardiyah Nency, Aprilya Nina Nina Nina Nina Nur Rizky Ramadhani Nur Rizky Ramadhani Nurlelah Nurlelah, Nurlelah Nurlelasari Nurlelasari Nurwita Trisna S Permata, Febriwirma Pratiwi, Anita Chandra Purba, Chesya Frecilia Putra, Irvan Ika Putri Wahyuni Putri, Magdalena Tri Putri, Rizkiana Ratih Setio Dewi Ratna Wulandari Reni Reni, Reni Rindu Oemar, Rindu Rindu, Rindu Rini, Ageng Septa Risha Gustiani Hamzah Rita Ayu Yolandia Rizkiana Putri Rosalina, Lina Rossi Septina Rumi Kusuma Rumondang, Christin Salfia Darmi Sancka Stella G. Sihura Sayori, Kristin Yuliati SHANDI LIANA, PUTRI Sholihah, Hanifah Sihura, Sancka Stella G. Siti Hodijah Solehudin Solehudin, Solehudin Sonia, Gina Sri Isnaniyah Sugiastuti, Gita Suhartina Suhartina Suhartini, Eka Supriadinata, Supriadinata Syafitri, Syafitri Syarifah Nur Ruliani Syifa Fauziah Gunawan Tiawaningrum, Erie Tomboelu, Mahniar Herniawati Uci Ciptiasrini Vera, Lucyana Jenny Wahyu Pujiwati Widayati, Intan Widiarti, Asri Wilantika, Wilantika Yetti Dianca A’Yun Nadziroh Yuli Mulyati Yulia Nur Fauzi Zain, Mudrikah Zega, Oktaviani Putri Yanti Zulfa Yuliza