Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi dalam Implementasi Kebijakan Kelas Rawat Inap Standar Jaminan Kesehatan Nasional (KRIS-JKN) pada Rumah Sakit Swasta Desria, Krisna; Novita, Astrid; Hendarwan, Harimat
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 03 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v14i03.3355

Abstract

Kebijakan kelas rawat inap Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan regulasi yang harus di implementasikan. Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2021 menyebutkan pelayanan rawat inap kelas standar diterapkan paling lambat 1 Januari 2023, secara bertahap oleh seluruh RS milik pemerintah dan swasta. Implementasi KRIS JKN memberikan dampak langsung ke RS secara fisik maupun non fisik, oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana RS dapat mengimplementasikan kebijakan KRIS-JKN terutama RS swasta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode Evaluation Research, dengan informan kunci dan pendukung yang dipilih secara purposive sampling. Metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, telaah dokumen. Hasil penelitian ini, RS mengimplementasikan KRIS-JKN sejak Desemberber 2022, dipimpin direktur dengan melibatkan SDM yang memiliki tugas, tangung jawab terkait, minimal 40 % dari total tempat tidur untuk KRIS JKN, ruangan KRIS di isi dengan 2 s/d 4 tempat tidur, terdapat perbedaan pemanfaatan ruangan KRIS, RS S, E ruangan KRIS di manfaatkan oleh pasien kls 2, 3, sedangkan di RS “A” KRIS dimanfaatkan oleh pasien kls 1,2, 3. Kriteria yang dianggap sulit adalah kriteria 8,9,11, 12. Perbaikan kriteria KRIS mengunakan anggaran operasional RS. Monitoring dan evaluasi dilakukan sepanjang KRIS diimplementasikan. terjadi peningkatan BOR, pendapatan setelah implementasi KRIS JKN, pasien merasa puas dan nyaman di rawat di ruangan KRIS JKN
Evaluasi Implementasi Kebijakan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Bogor Widayati, Intan; Novita, Astrid; Effendi, Tika Mustika
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 04 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v14i04.4028

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan yang kompleks dan menjadi tantangan besar di Indonesia, dengan prevalensi yang masih tinggi, khususnya di Kabupaten Bogor. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Kebijakan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Bogor pada tahun 2023. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, yang melibatkan wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kebijakan ini melibatkan berbagai sektor dan sumber daya, angka prevalensi stunting justru mengalami peningkatan dari 24,9% pada tahun 2022 menjadi 27,6% pada tahun 2023. Tantangan utama yang dihadapi termasuk rendahnya kesadaran masyarakat tentang gizi dan pola asuh, serta keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan dan koordinasi antar-sektor yang belum optimal. Rekomendasi dari penelitian ini antara lain: (1) penguatan kebijakan dan regulasi terkait stunting, (2) integrasi program stunting dalam rencana pembangunan daerah, (3) optimalisasi digitalisasi dan integrasi data untuk pemantauan kesehatan, dan (4) penguatan koordinasi antar stakeholder dan kapasitas tenaga kesehatan. Penerapan rekomendasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kebijakan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bogor.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN KONSUMSI MINUMAN BERPEMANIS DALAM KEMASAN TERHADAP KADAR GULA PADA REMAJA DI DESA PADABEUNGHAR KECAMATAN JAMPANG TENGAH KABUPATEN SUKABUMI TAHUN 2024 Listiana, Cica; Novita, Astrid; Febriyani, Putri Agus
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i4.46569

Abstract

Diabetes melitus diklasifikasikan sebagai penyakit metabolik kronis dan penyakit tidak menular (PTM) oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Faktor utama adanya penyakit ini disebabkan oleh perubahan gaya hidup tidak seimbang sehingga meningkatkan konsentrasi gula darah. Diabetes sering kali terkait dengan pola makan yang tinggi gula, termasuk konsumsi minuman manis. Selain minuman berpemanis salah satu penyebab tingginya kadar gula darah pada remaja adalah kurangnya aktivitas fisik merupakan faktor reisiko independent untuk penyakit kronis dan secara keseluruhan di perkirakan menyebabkan kematian secara global. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan crossectional. Populasi penelitian ini berjumlah 503 orang dengan sampel berjumlah 159 responden dengan tehnik sampel random sampling. Variabel independent yaitu aktifitas fisik dan kosumsi minuman manis dalam kemasan dengan menggunakan alat ukur kuesioner dan variabel dependent yaitu kadar gula darah dengan menggunakan alat ukur glucometer. Pengolahan data editing, coding, skoring, tabulating, analisis data dengan uji Chisquare dengan tingkat signifikan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 159 responden hampir seluruhnya melakukan aktifitas sedang sebanyak 89 orang (56,0%) dan hampir seluruhnya remaja mengkonsumsi minuman manis dalam kemasan jarang dan sedang sebanyak 92 orang (57.9%) dan sebagian besar  responden memiliki kadar gula darah normal sebanyak 88 orang (55,3%). Nilai p Value  Pada Aktivitas fisik p = 0,785 > α = 0,05 yang berarti H0 diterima. Sedangkan pada konsumsi minuman manis dalam kemasan p Value = 0,000 < 0.05 dapat disimpulkan H0 ditolak. Kesimpulan penelitian ini yaitu tidak ada hubungan aktifitas fisik dengan kadar gula darah pada pasien remaja, sedangkan konsumsi minuman manis dalam kemasan ada hubungan yang signifikan terhadap kadar gula.
EVALUASI IMPLEMENTASI PROGRAM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN TUBERCULOSIS KABUPATEN PANIAI TAHUN 2025 Nurhayati, Nurhayati; Novita, Astrid
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 10 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v10i1.54251

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat global dan nasional, termasuk di Indonesia. Meskipun telah diterapkan berbagai program seperti strategi End TB 2030, prevalensi TB, khususnya TB paru, tetap tinggi. Di Kabupaten Paniai, Papua, angka kasus TB menunjukkan tren peningkatan signifikan dalam tiga tahun terakhir. Tantangan besar terlihat pada tingginya jumlah pasien yang putus berobat dan hilang kontak, serta keterbatasan fasilitas layanan TB yang hanya tersedia di dua titik layanan, yakni RSUD Paniai dan Puskesmas Enarotali. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program pencegahan dan penanganan TB di Kabupaten Paniai serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pengobatan TB di Kabupaten Paniai Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus analitik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Informan kunci terdiri dari petugas TB (programer), dokter, dan kepala puskesmas, sedangkan informan pendukung meliputi pasien TB dan anggota keluarga pasien. Analisis data dilakukan secara tematik melalui tahap reduksi, kategorisasi, interpretasi, hingga penarikan kesimpulan. Penelitian ini dapat memberikan gambaran mendalam mengenai pelaksanaan program TB di Kabupaten Paniai, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta merumuskan rekomendasi yang dapat digunakan untuk meningkatkan efektivitas program dan keberhasilan pengobatan TB, khususnya dalam aspek pemantauan pasien, aksesibilitas layanan, dan edukasi masyarakat. Secara umum, program pengendalian Tuberkulosis (TB) di Kabupaten Paniai dapat dikatakan belum berjalan optimal. Hal ini terlihat dari masih tingginya angka keterlambatan diagnosis, rendahnya kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan, serta belum meratanya akses layanan TB di seluruh puskesmas.
HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN TERHADAP KEBUGARAN JASMANI PADA SISWA SMAN 9 DEPOK TAHUN 2024 Nurfidhoh Siti Fathiyah; Rindu Rindu; Astrid Novita
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi kebugaran jasmani adalah kadar hemoglobin. Ekstrakurikuler disekolah merupakan wadah bagi siswa untuk meningkatkan kebugaran jasmani yang secara tidak langsung dipengaruhi oleh tingkat kadar hemoglobin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan kadar hemoglobin dengan kebugaran jasmani dan mengetahui besarnya hubungan antara kadar hemoglobin dengan kebugaran jasmani, agar guru dapat memberi porsi latihan yang cukup dan sesuai dengan kebugaran jasmaninya masing – masing dan agar kadar hemoglobin siswa tetap dalam keadaan normal. Desain penelitian yang diterapkan pada penelitian ini yaitu desain Quasi Experiment. Quasi Experiment adalah rancangan eksperimen yang dilakukan tanpa pengacakan (random), pada awal penelitian terlebih dahulu dilakukan pengukuran terhadap variabel yang ingin dilakukan peserta. Setelah diberikan manupulasi, dilakukan pegukuran kembali terhadap variabel dengan alat ukur. Desain ini tujuannya adalah menghubungkan dua variabel atau lebih. Hubungan antar variabel yang digunakan adalah hubungan sebab akibat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa 443 siswa, dengan jumlah sampel sebesar 79 siswa. Berdasarkan hasil analisis diketahui nilai terendah tes kadar hemoglobin adalah 11,0 g/dL sedangkan nilai tertingginya 17,0 g/dL. Nilai terendah tes kebugaran jasmani adalah  29,2 dan tertingginya adalah 53,3. Hasil penelitin menunjukkan bahwa hasil kelas X dan XI kebugaran jasmannya ipada kategori kurang yaitu sebanyak (32,5%). Hasil pengukuran kadar hemoglobin pada siswa/i menunjukkan hasil yang normal sebanyak (21,5%) dan didapatkan niai p value <0,05 yaitu 0.000 dan Hasil analisis lanjut diperoleh nilai OR = 26,194, artinya orang dalam kategori hb kurang yang mempunyai peluang lebih tinggi menderita gangguan kebugaran jasmani dibandingkan dengan kategori hb yang normal Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kadar hemoglobin dengan kebugaran jasmani pada siswa SMAN 9 Depok.
Efektivitas Pemberian Terapi Kompres Air Hangat Jahe Merah Untuk Mengurangi Nyeri Sendi Terhadap Penyakit Arthritis Gout  Pada Lansia Di Lingkungan RT 06 RW 02 Ciganjur Kecamatan Feri Feri; Astrid Novita; Rindu Rindu
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arthritis Gout adalah penyakit gangguan metabolisme purin yang ditandai dengan keadaan kadar Arthritis Gout  melebihi 7 mg/dL pada laki-laki dan lebih dari 6 mg/dL pada wanita. Arthritis Gout  dipicu meningkatnya asupan makanan kaya purin, dan kurangnya intake cairan (air putih), sehingga proses pembuangannya melalui ginjal menurun. Apabila asupan dan pola makan tidak dikontrol maka kadar Arthritis Gout  darah yang berlebihan akan menimbulkan penumpukkan kristal Arthritis Gout, apabila kristal berada dalam cairan sendi maka akan menyebabkan penyakit Arthritis Gout . Arthritis Gout  termasuk penyakit degeneratif yang menyerang persendian, dan paling sering dijumpai di masyarakat terutama dialami oleh lanjut usia.Tujuan penelitian: penelitian ini adalah mengetahui Efektivitas pemberian terapi kompres Air hangat jahe merah untuk mengurangi nyeri sendi terhadap penyakit Arthritis Gout  . Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan dengan desain penelitian quasi eksperiment yang menggunakan model one group pretest and posttest design. Sampel penelitian menggunakan nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling dengan jumlah responden 49 pasien. Hasil: Didapatkan nilai p-value 0,000 (<0.05). hal ini menunjukan bahwa hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima kesimpulan : terdapat Efektivitas pemberian terapi kompres air hangat jahe merah untuk mengurangi nyeri sendi terhadap penyakit Arthritis Gout pada lansia di lingkungan RT 06 RW 02 ciganjur kecamatan jagakarsa
Hubungan Durasi Penggunaan Gadget Dan Jenis Kelamin Dengan Gangguan Tidur Pada Remaja Di SMK Negeri 62 Jakarta Tahun 2025 Anisa Nur Azizah; Astrid Novita; Nina Nina
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan gadget yang berlebih pada remaja dapat berdampak terhadap kualitas tidur dan Kesehatan secara keseluruhan. Gangguan tidur pada remaja beresiko menimbulkan masalah fisik, psikologis, serta penurunan konsentrasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan durasi penggunaan gadget dan jenis kelamin dengan kejadian gangguan tidur pada remaja. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan penelitian korelasi menggunakan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 105 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan tektik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner durasi penggunaan gadget dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis statistik yang digunakan mencakup distribusi frekuensi untuk analisis univariat dan uji Chi-Square untuk analisis bivariat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hubungan durasi penggunaan gadget dengan kejadian insomnia pada remaja di SMK Negeri 62 Jakarta dengan sig. (2-tailed) p=0,013 lebih kecil dari nilai koefisien kolerasi a=0,05 maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hubungan jenis kelamin dengan gangguan tidur pada remaja di SMK Negeri 62 Jakarta dengan didapatkan data hasil sig. (2-tailed) p=0,000 lebih kecil dari nilai koefisien kolerasi a=0,05 maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Di mana remaja perempuan lebih banyak mengalami gangguan tidur dibandingkan remaja laki-laki. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa durasi penggunaan gadget dan jenis kelamin berhubungan dengan kejadian gangguan tidur pada remaja.
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI TERAPEUTIK BIDAN TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN IBU HAMIL MENJELANG PERSALINAN DI PMB LILIS SURYANI SST DEPOKTAHUN 2023 Lucyana Jenny Vera; Rizkiana Putri; Astrid Novita
EMPIRIS : Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): EMPIRIS : Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan, September 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/trcgjb94

Abstract

The incidence of childbirth anxiety worldwide is estimated at 14%, and primiparous have a greater level of fear compared to multiparous mothers.  Anxiety facing childbirth is fluctuating, in early pregnancy is relatively low and increases with increasing gestational age. In Indonesia there are 373,000 pregnant women, and those who experience anxiety in the face of childbirth as many as 107,000 (28.7%) pregnant women. This study aims to analyze the effectiveness of midwives' therapeutic communication on reducing anxiety of pregnant women before childbirth at PMB Lilis Suryani SST in 2023. This research is a quasi-experiment and the research design used is one group pre-test-post test design, with the sample used amounting to 44 respondents. The results of this study based on statistical analysis of the Paired Sample T-Test showed that there was a significant effectiveness of therapeutic communication on reducing anxiety in pregnant women before delivery, namely P Value = 0.000 (P Value < 0.05). The conclusion of this study is that therapeutic communication is effective for lowering anxiety in pregnant women before delivery. Suggestions for PMB to make therapeutic communication SOPs so that health workers can apply them properly to reduce anxiety for pregnant women.
Co-Authors Abdul Aziz Affan Ahmad Ageng Septa Rini Anggraini, Margaretha Yuni Anisa Nur Azizah Ardiansyah, Yanto Artiansah, Dini Asmawati, Susi Aurelia Indah Qurota A'yun Ayu Wulansari Chrisna Trirestuti Darmadja, Sobar Darmaja, Sobar darmi, salfia Desria, Krisna Dewi, Rinny Fitria Dian Agustyani Putri Effendi, Tika Mustika Eka Suhartini Erialdy Erialdy Ernawati Ernawati Ernita Prima Noviyani Ervina Dyah Azrinindita Eti Rohaeti Eva Erna Juliawati Evi Nuryanti Fanni Hanifa Faradilla, Intan Tita Farah Nauroh Haniyah Fariana, Yuni Riska Nur Fauzi, Yulia Nur Febriyani, Putri Agus Feri Feri Fitriani, Ifit Gina Sonia GP, Lazuardi Handayani, Yani Hanif, Fanni Harimat Hendarwan Hartono, Risky Kusuma Hayatullah, Madinah Munawaroh Herjanti Irma Herliana Istiana Kusumastuti Iyarmasa, Maria G Jayanti, Putri Jayatmi, Irma Johana, Cynthia Karubuy, Milka Anggreni Kusumastuti, Istiana Kusumo, M. Kartono Wijoyo Lestari, Faradhita Dwi Lisca, Shinta Mona Listiana, Cica Lucyana Jenny Vera Madinah Munawaroh Magdalena Magdalena Magdalena Magdalena Magdalena Tri Putri Malawat, Ipa Haryanti Maryam Syarah Mardiyah Nency, Aprilya Nina Nina Nina Nur Rizky Ramadhani Nurfidhoh Siti Fathiyah Nurhayati Nurhayati Nurlelah Nurlelah, Nurlelah Nurlelasari Nurlelasari Nurwita Trisna S Permata, Febriwirma Pratiwi, Anita Chandra Purba, Chesya Frecilia Putra, Irvan Ika Putri Wahyuni Putri, Magdalena Tri Putri, Rizkiana Ratih Setio Dewi Ratna Wulandari Reni Reni, Reni Rindu Oemar, Rindu Rindu, Rindu Risha Gustiani Hamzah Rizkiana Putri Rosalina, Lina Rossi Septina Rumi Kusuma Rumondang, Christin Salfia Darmi Sancka Stella G. Sihura Sayori, Kristin Yuliati SHANDI LIANA, PUTRI Sholihah, Hanifah Sihura, Sancka Stella G. Siti Hodijah Solehudin Solehudin, Solehudin Sonia, Gina Sri Isnaniyah Sugiastuti, Gita Suhartina Suhartina Suhartini, Eka Supriadinata, Supriadinata Syafitri, Syafitri Syarifah Nur Ruliani Syifa Fauziah Gunawan Tiawaningrum, Erie Tomboelu, Mahniar Herniawati Uci Ciptiasrini Wahyu Pujiwati Widayati, Intan Widiarti, Asri Wilantika, Wilantika Yetti Dianca A’Yun Nadziroh Yolandia, Rita Ayu Yuli Mulyati Yulia Nur Fauzi Zain, Mudrikah Zega, Oktaviani Putri Yanti Zulfa Yuliza