p-Index From 2021 - 2026
9.722
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara WARTA Profesi Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial REFLEKSI EDUKATIKA Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Edukasi : Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Perspektif Ilmu Pendidikan Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Journal on Education Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda) Jurnal Sastra dan Budaya Dinamika Educatif: Journal of Education Research Buletin KKN Pendidikan Bakti Cendana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Al Hikmah: Journal of Education Education and Counseling Journal Penamas: Journal of Community Service Jurnal Ilmiah Kampus Mengajar Jurnal Basicedu Prosiding University Research Colloquium JS (Jurnal Sekolah) Educatif: Journal of Education Research JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI Proceeding Of International Conference On Education, Society And Humanity EDUKASI : Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Aktivitas Belajar Melalui Problem-Based Learning Materi Zatura Kelas V SD Negeri 3 Sidorejo Brangsong Teguh Hidayat; Muhroji Muhroji; Wahyu Ratnawati
Educatif Journal of Education Research Vol 4 No 3 (2022): July
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.743 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v4i3.238

Abstract

Latar belakang pada penelitian ini dikarenakan dalam pembelajaran, guru lebih dominan menjelaskan dengan metode konvensional. Selain itu dalam penggunaan metode TPACK yang belum maksimal menyebabkan aktivitas peserta dalam pembelajaran kurang aktif. Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas belajar pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) peserta didik kelas V dengan menggunakan model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) pada materi zatura. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu data kuantitatif dianalisa dengan teknik analisa deskriptif. Penelitian dilakukan pada peserta didik kelas V di SDN 3 Sidorejo dengan jumlah peserta didik sebanyak 23. Pada pra siklus diketahui presentase aktivitas belajar peserta didik pada aspek bertanya sebanyak 30% dengan jumlah peserta didik sebanyak 7 orang, mengajukan pendapat sebanyak 10% dengan jumlah peserta didik sebanyak 2 orang, menjawab pertanyaan sebanyak 30% dengan jumlah peserta didik sebanyak 7 orang, diskusi sebanyak 30% dengan jumlah peserta didik sebanyak 7 orang dan memperhatikan penjelasan guru sebanyak 20% dengan jumlah peserta didik sebanyak 5 orang. Selanjutnya pada siklus 1 meningkat pada tiap-tiap aspek dengan jenjang 65%, 43%, 52%, 52% dan 47%. Kemudian pada siklus 2 meningkat pada tiap-tiap aspek dengan jenjang 86%, 74%, 75%, 80% dan 83%.
Upaya Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman Melalui Strategi PQ4R di Kelas 3B SD Negeri Telukan 02 Asnina Putri Kusumajati; Muhroji Muhroji; Wahyu Ratnawati
Educatif Journal of Education Research Vol 4 No 3 (2022): July
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.592 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v4i3.241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan membaca pemahaman siswa melalui strategi Preview Question Read Reflect Recite Review (PQ4R) di kelas 3B SD Negeri Telukan 02. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas 3B SD Negeri Telukan 02 yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan tes. Teknik analisis data menggunakan analisis data kuantitatif dan analisis data kualitatif. Pada hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan terhadap keterampilan membaca pemahaman dengan menggunakan strategi PQ4R. Dapat dilihat pencapaian rata-rata pra siklus dengan nilai rata-rata kelas 68,7 dengan presentase ketuntasan 40% , siklus 1 dengan nilai rata-rata kelas 74,7 dengan presentase ketuntasan 56,7%, dan siklus II dengan nilai rata-rata kelas 86,3 dengan presentase ketuntasan 83,3%, mengalami peningkatan. Berdasarkan hal tersebut, strategi PQ4R dapat dijadikan upaya dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa.
Peningkatan Keaktifan Belajar Melalui Model Problem Based Learning Pada Pembelajara IPS Bagi Siswa Sekolah Dasar Myshell Nuraini; Muhroji Muhroji; Wahyu Ratnawati
Educatif Journal of Education Research Vol 4 No 3 (2022): July
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.032 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v4i3.246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV menggunakan model Problem Based learning pada pembelajaran IPS. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak dua siklus. Setiap siklus dilaksanakan dalam satu kali pertemuan dengan empat tahap kegiatan yaitu, perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi.Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 4 Sawahan dengan jumlah 27 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan tes. Hasil penelitian pra siklus menunjukkan bahwa hasil rata-rata persentase ketuntasan keaktifan belajar siswa khususnya pada mata pelajaran IPS sebesar 50,26% dengan predikat rendah, sedangkan pada siklus I memperoleh persentase ketuntasan sebesar 68,78% dengan predikat sedang, kemudian meningkat sebesar 80,68% pada siklus II dengan predikat tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Problem Based learning dapat meningkatkan keaktifan belajar pada pembelajaran IPS bagi siswa sekolah dasar.
Peningkatan Minat Belajar Materi Sumber Energi Melalui Media Video pada Siswa Kelas IV Rimba Kusumawardani; Muhroji Muhroji; Wahyu Ratnawati
Educatif Journal of Education Research Vol 4 No 4 (2022): October
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.97 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v4i4.261

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Nglorog 1, dengan tujuan mendiskrispsikan peningkatan yang terjadi pada minat belajar siswa melalui penggunaan media video dalam pembelajaran materi sumber energi pada siswa kelas IV. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan jumlah 16 siswa. Hasil penelitian ditemukan bahwa melalui penggunaan video pembelajaran dapat meningkatkan minat belajar siswa terlihat dari observasi di siklus 1 dan siklus II yang mengalami peningkatan 10% dari 76% menjadi 86% dengan kategori sangat baik, untuk peningkatan ketuntasan hasil belajar tematik kompetensi dasar IPA terlihat dari hasil evaluasi siswa, pada pra siklus terdapat 10 siswa yang tuntas(62,5%) dengan nilai rata-rata 73,8, pada siklus 1 jumlah siswa yang tuntas ada 13(81,2%) dengan rata-rata 81, sedangkan pada siklus 2 jumlah siswa yang tuntas 15 siswa (93,7%) dengan nilai rata-rata 94.
Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Learning Teknik Jigsaw Untuk Meningkatkan Kerjasama Peserta Didik Dalam Menyelesaikan Tugas Mata Pelajaran IPAS Secara Kelompok Pada Peserta Didik Kelas V SD Negeri 01 Ngadirejo, Kartosuro, Tahun Pelajaran 2023/202 Erna Erlia; Muhroji Muhroji; Ana Zumratus Saadah
Journal on Education Vol 6 No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i3.5712

Abstract

This classroom action research aims to prove that the application of the Cooperative Learning Jigsaw Technique learning model can increase student cooperation in completing science subject assignments in groups for class V students at SD Negeri 01 Ngadirejo. Classroom Action Research procedures are carried out through a flow process consisting of 4 stages, namely: 1) planning; 2) implementation; 3) Observation; and 4) reflection. From the data analysis it is known that in each cycle there is an increase in the completeness of student learning outcomes. The learning outcomes of the initial study students only reached 40% with an average score of 59.9, in the first cycle learning outcomes increased to 54% with an average score of 70.18, but this increase was not as expected in the research performance indicators. The application of the Cooperative Learning Jigsaw Technique learning model in cycle II has increased student learning outcomes from 54% in cycle I to 100% of students completing learning with an average score of 81.45 in cycle II. Based on the results of this research data analysis, it can be concluded that the application of the Cooperative Learning Jigsaw Technique learning model can increase student cooperation in completing science subject assignments in groups for class V students at SD Negeri 01 Ngadirejo, Kartosuro.
TikTok Dance Challenge: Content Creativity and Character Value for Elementary School Students Ratri, Dyan Permata; Muhroji, Muhroji; Prayitno, Harun Joko; Adhantoro, Muhammad Syahriandi; Putra, Chandra Anugrah
Buletin KKN Pendidikan Vol. 6, No. 1, Juni 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v6i1.23648

Abstract

This study aims to describe the role of parents in supervising children's use of cellphones, the factors that cause children to like dance challenge content and the impact of using the tiktok application on children's character. This type of qualitative research uses observation, interview, and documentation data collection techniques. Data sources were obtained from parents, class teachers, principals, students. The results showed that dance challenge content has positive and negative impacts on the character of elementary school children. The positive impact of children who like tiktok dance challenges is creative and able to keep up with the development of science and technology. The negative impact shows a lack of religious character values, discipline, and national spirit. Based on this data, it can be concluded that there is an impact of tiktok dance challenge content on children's character.
Penguatan Rasa Percaya Diri Siswa dalam Berkomunikasi di Sekolah Inklusi Khoirunisa, Salsabila; Muhroji, Muhroji; Wulandari, Riyani; Pratiwi, Anggia Suci
Buletin KKN Pendidikan Vol. 6, No. 1, Juni 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v6i1.23644

Abstract

Rasa percaya diri merupakan timbulnya keyakinan dalam diri individu terhadap kemampuan yang dimilikinya. Dengan percaya diri anak akan mudah memahami dan mengenal dirinya sendiri. Kurangnya rasa percaya diri menyebabkan terhambatnya pengembangan potensi diri pada anak. Anak dengan rasa percaya diri tinggi akan mampu berkomunikasi dengan baik di lingkunganya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya-upaya guru dalam menumbuhkan kepercayaan diri anak berkebutuhan khusus (ABK) dalam membangun komunikasi di sekolah inklusi. Jenis kualitatif desain deskriptif. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik interaktif. Hasil menunjukan: 1. Upaya guru dalam menumbuhan kepercayaan diri pada anak berkebutuhan khusus (ABK) dilakukan dengan memberikan motivasi, apresiasi, pujian, menciptakan rasa aman, nyaman, mencari potensi anak, mendorong anak mengikuti lomba, ekstrakulikuler, menerapkan skill berani dan memberi hak yang sama. 2. Dalam membangun komunikasi yang baik guru melatih emosional anak, memberikan pemahaman tentang persatuan, memberikan bimbingan membaca, menulis, menciptakan komunikasi bermakna, menggunakan media gerakan tubuh media tulisan, menjadi juru bicara dan membebaskan anak untuk berinteraksi di lingkungan sekitar. Berbagai upaya tersebut dinilai mampu meningkatkan rasa percaya diri anak dalam berkomunikasi di lingkungan sekolah. Terutama anak-anak berkebutuhan khusus yang merasa dirinya berbeda dengan anak-anak regular.
Peran Guru dalam Mengembangkan Literasi Informasi bagi Siswa Sekolah Dasar Astari, Febriani Vian; Muhroji, Muhroji
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2833

Abstract

Rendahnya literasi informasi siswa membutuhkan peran guru untuk meningkatkan literasi informasi. Tujuan dari penelitian ini adalah endeskripsikan peran guru dalam mengembangkan literasi informasi siswa sekolah dasar di SD N 1 Pelem.Metode penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Data yang digunakan untuk memperoleh data adalah data primer dan data sekunder. Guru sebagai organisator, mediator, fasilitator, guru, pembimbing, motivasi dan evaluasi adalah peran guru di SDN 1 Pelem dalam upaya peningkatan literasi informasi. Dalam upaya meningkatkan literasi informasi siswa di SDN 1 Pelem terdapat faktor pendukung dan penghambat yaitu kerjasama dengan orang tua/wali siswa harus lebih ditingkatkan. Guru perlu memberikan lebih banyak bimbingan-bimbingan, dan motivasi kepada siswa tentang pentingnya belajar membaca
Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru Kelas di Sekolah Dasar Ningsih, Miftakhul Jannah Oktavia; Muhroji, Muhroji
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Peran kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru kelas di SD Negeri 1 Sobokerto; 2) Kendala yang dialami kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru kelas di SD Negeri 1 Sobokerto; 3) Solusi yang dilakukan kepala sekolah dalam mengatasi kendala-kendala dalam meningkatkan kinerja guru kelas di SD Negeri 1 Sobokerto. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi . Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Peran kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru kelas yakni dengan menerapkan program POAC yaitu planning, organizing, actuating dan controlling; 2) Kendala yang dialami kepala sekolah yaitu kurangnya komunikasi dengan guru kelas, kemampuan guru kelas yang masih rendah serta kemampuan dalam memanfaatkan teknologi juga masih minim; 3) Solusi yang dilakukan kepala sekolah yaitu adanya komunikasi secara langsung dengan guru kelas, membimbing dan mengarahkan guru kelas dalam berbagai hal, menekankan kepada guru kelas dan seluruh warga sekolah untuk mematuhi norma dan aturan, serta selalu memantau guru kelas saat mengajar.
Penggunaan Alat Peraga Kotak Sifat Cahaya (Kosifacay) dalam Penguasaan Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Prasetya, Surya Raja; Muhroji, Muhroji
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2959

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan alat peraga kotak sifat cahaya dalam penguasaan pembelajaran IPA kelas IV di SD Negeri 3 Boyolali. Penulis membuat judul ini karena banyak peserta didik yang masih merasa kesulitan memahami materi tentang sifat-sifat cahaya karena guru kurang kreatif dalam proses pembelajaran. Kurangnya kreativitas guru menjadi salah satu faktor rendahnya motivasi peserta didik dalam mengikuti pelajaran, sehingga hasil belajar kurang memuaskan. Banyak peserta didik yang mengeluh kepada orang tua ataupun gurunya tentang kurangnya pemahaman terhadap materi yang diajarkan guru sehingga membuat peserta didik malas untuk belajar. Dengan adanya permasalahan tersebut, guru membuat alat peraga yakni kotak sifat cahaya (kosifacay) agar memudahkan peserta didik dalam memahami materi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan alat peraga kotak sifat cahaya (kosifacay) sangat membantu guru dalam menyampaikan materi. Dikarenakan peserta didik akan lebih antusias untuk memperhatikan materi yang akan ditampilkan guru melalui sebuah percobaan. Sehingga guru dapat memberikan materi dengan jelas dan dapat memberikan kesan pengalaman melalui hasil percobaan yang dilakukan. Dengan demikian, peserta didik akan lebih mudah memahami materi jika guru memberikan penjelasan secara nyata melalui media alat peraga.
Co-Authors Affandi, Muhammad Rasyid Aflahah, Noor Aida Ajib Rosyadi Amelia Wahyu Sejati Ana Zumratus Saadah Anam Sutopo Anggia Suci Pratiwi Annisa Fitri, Annisa Antartika, Shella Shinta Arangga, Albi Arffianto, Arief Arief Cahyo Utomo Arifin, Achmad Januar Asnina Putri Kusumajati Astari, Febriani Vian Azzahra, Kailifa Zakia Bad’ul Muamalah Budi Murtiyasa Budianto, Suhartawan Candradewi, Frida Fembriani Catur Budi Setyanto Catur Budi Setyanto, Catur Budi Chandra Anugrah Putra Diana Ayu Ramadhani Dimas Daru Bagas Nugroho Dini Rahmawati Dwi Cahaya Wiguna Dyah Rahmawati Eko, Muhammad Afandi ELLY RAHMAWATI Endah Dwi Astuti Endah Nadia Puspita Erna Erlia Farida Isroani Farida Kurniawati Utami Farida Kurniawati Utami Febriani Vian Astari Fetcha Shofani Firdaus Fitri Puji Rahmawati Frendy Sulistyo Galuh Anggita Damayanti Hajar Hanifah, Habila Hanifa Rizka Salamah Harun Joko Prayitno Hasri Rahmawati Hengki Hermawan Hidayah, Febrianti Nurul Husna Yusrina Izzudin, Nasrulloh Rafif Joko Santosa Joko Santosa, Joko Khoirunisa, Salsabila Laili Etika Rahmawati Lestari Lestari Lestari Lestari Lina Wahyu Fatmasari Miftakhul Jannah Oktavia Ningsih Milenda, Salma Salsabila Misyanto Muhamad Taufik Hidayat Muhammad Aa Rizki Muhammad Afandi Eko Muhammad Rafli Raesafi’i Muhammad Sandy Al Fath Muhammad Syahriandi Adhantoro Muhammad Taufik Hidayat Mustaqimah, Rivanatul Myshell Nuraini Nashrulloh Rafif Izzuddin Nasrulloh Rafif Izzudin Nengseh, Putri Rahayu Niken Kumala Dewi Ningsih, Miftakhul Jannah Oktavia Nizar Khoerul Fatta Novita Nur Afifah Nugroho, Dimas Daru Bagas Nursinta Dewi, Nita Prasetya, Surya Raja Prastiwi, Zanuar Purnaningsih, Lindasari Puspita, Endah Nadia Putri Rahayu Nengseh Rachmawati, Nur Hesti Rahmawati, Faradiyah Nurul Ramadhani, Diana Ayu Rani Hapsari Ratnasari Diah Utami Ratri, Dyan Permata Rimba Kusumawardani Rina Untari Rina Untari, Rina Riyani Wulandari Rizka Rahma Pradana Rizka Rahma Pradana, Rizka Rahma Rohman, Muhammad Abdur Rosyadi, Ajib Saadah, Rina Ulwiyatus Salma Attakhidijah Salma Salsabila Milenda Sejati, Amelia Wahyu Septiyana Solekhah, Annisa Siska Amalia Siti Zubaidah Sulistiyo, Gangsar Imam Surya Raja Prasetya Sutama Sutopo, Anom Sutopo, Anom Teguh Hidayat Tjipto Subadi Utami, Farida Kurniawati Wahyu Ratnawati Wahyu Ratnawati Wahyu Ratnawati Wahyu Ratnawati Wahyu Ratnawati Wahyu Ratnawati Wahyu Ratnawati Wahyu ratnawati Wiguna, Dwi Cahaya Wulandari, Desi Tri Wulandari, Nurmalita Kurnia Yafi, Muhammad Sohib Yoga Ageng Kusuma Yusdhiyanto Nugroho Saputro Yusrin, Yusrin Yusrina, Husna