Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Prokrastinasi Pada Mahasiswa Hansdy David Irsanto; Rischa Pramudia Trisnani; Ratih Christiana
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 1 (2022)
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prokrastinasi akademik adalah kegiatan penundaan pekerjaan terkait tugas-tugas akademik. Penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan gambaran tentang prokrastinasi akademik yang terjadi pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Studi Literatur Review. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dari bebrapa artikel dan jurnal terkait prokrastinasi akademik dan kemudian dianalisis. Hasil yang diperoleh dari penelitia yang menggambarkan prokrastinasi pada mahasiswa ini menunjukan bahwa tingkat prokrastinasi pada mahasiswa masih cukup tinggi. Penyebab terjadinya prokrastinasi tersebut juga beraneka ragam antara lain dari dalam individu itu sendiri seperti kemalasan, faktor dorongan dari lingkungan sekitar, faktor kecemasan terkait penilaian atau evaluasi tugas akdemik yang dikerjakan dan masih banyak lagi.
Pengaruh Self Esteem Dan Konformitas Teman Sebaya Terhadap Prokrastinasi Akademik Di SMPN 1 Sawahan Sena Surya Oktavian; Rischa Pramudia Trisnani; Ratih Christiana
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 1 (2022)
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan Responden mengetahui pengaruh Self Estemm terhadap prokrastinasi siswa kelas SMP N 1 Sawahan, Memberikan pengaruh konformitas teman sebaya terhadap prokrastinasi akademik di SMP 1 Sawahan , Memberikan pengaruh self esteem dan konformitas teman sebaya terhadap prokrastinasi akademik di SMP 1 Sawahan. Metode penelitian ini menggunakan desain korelasi ex-post facto yang digunakan dalam penelitian ini. penelitian ex post facto merupakan penelitian yang meneliti peristiwa yang sudah terjadi, kemudian digunakan untuk mengetahui faktor yang menimbulkan peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil analisis dan hasil penelitian mengenai Pengaruh Self Estemm terhadap Prokrastinasi Akademik mendapatkan hasil yaitu hipotesis diterima atau signifikan yang artinya ada pengaruh antara Self Estemm terhadap Prokrastinasi Akademik. Hasil analisis data uji hipotesis Pengaruh Self Estemm dan Konformitas Teman Sebaya terhadap Prokrastinasi Akademik menggunakan analisis regresi dua predictor yang diperoleh “F_hitung” (0, 432). Setelah diujikan dengan taraf signifikan (sig) 5% adalah 0,361 dengan nilai N =30 sehingga dapat diperoleh “F_hitung” > “r_tabel” atau 0, 432> 0,361 dan nilai signifikan pengaruh X1 dan X2 terhadap Y yaitu 0,767 < 0,05 yang berarti signifikanatau hipotesis diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada Pengaruh Self Estemm dan Konformitas Teman Sebaya terhadap Prokrastinasi Akademik Kata kunci: Self Estemm, konformitas teman sebaya, prokrastinasi akademik, Siswa
Gambaran harga diri siswa Sekolah Menengah Atas Yolanda Apriliantiwi; Rischa Pramudia Trisnani; Beny Dwi Pratama
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 1 (2022)
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

gambaran harga diri siswa sekolah menengah atas Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur sehingga menitik beratkan pada data atau tulisan sebagai bahan yang berhubungan dengan tema yang diangkat. Penelitian ini menekankan sumber pada penggunaan ide-ide tertulis. Jenis data yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah data yang diperoleh dari studi literature tentang hubungan dukungan orang tua dan harga diri dengan academic burnot mahasiswa berpustat pada tugasnya sehingga menyebabkan kelelahan emosional pada mahasiswa pengaruh konseling kognitif dengan teknik rustrukturisasi kognitif terhadap harga diri peserta didik gambaran harga diri remaja sebagai indikator yaitu Bagi mereka yang memulai kelas SMA mengalami rasa kekhawatiran yang sangat tinggi strategi layanan bimbingan dan konseling untuk meningkatkan harga diri siswa korelasi antara tingkat harga diri guru sekolah kusus keterampilan kepemimpinan hubungan negatif antara kecerdasan sosial dengan kesepian pada remaja Remaja mengalami dua periode gangguan harga diri. Dalam masa ini, segala komponen yang mendefinisikan dirinya Perasaan yang dimiliki pada saat individu merasa mampu untuk mencapai suatu hasil yang diharapkan Pada penelitian ini, peneliti tertarik untuk mengkaji apakah terdapat harga diri rendah di Sekolah Menengah Atas. Hasil penelitian ini juga dapat dijadikan sebagai informasi untuk siswa Sekolah Menengah Atas
Penerapan Metode Modeling Simbolik dalam Layanan Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Peserta Didik Nadia Tri Annisa; Rischa Pramudia Trisnani; Wiwik Setyowati
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 2 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menyadari kemampuan dan pandangan diri sendiri merupakan komponen penting untuk memiliki rasa percaya diri. Percaya diri pada rasa percaya diri, puas dengan siapa dirinya, dan mampu mengambil tindakan tegas dan melakukan kontrol untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Hal ini menuntut seseorang khususnya siswa untuk memiliki rasa percaya diri agar interaksi sosial dan proses pendidikan dapat berjalan dengan baik.. Observasi peneliti di Kelas VII F SMPN 11 Madiun terungkap sejumlah siswa yang kurang percaya diri. Hal ini ditunjukkan dengan sikap malu-malu, enggan mengemukakan pendapat, menghargai berdiri di depan kelas, dan sulit berkomunikasi dengan orang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa dalam layanan bimbingan kelompok dengan menerapkan teknik pemodelan simbolik. PTBK adalah metodologi penelitian, dan teknik deskriptif kualitatif digunakan. Pada semester genap tahun ajaran 2023–2024, empat siswa kelas VII F yang kurang percaya diri menjadi subjek penelitian di SMP Negeri 11 Madiun ini. Berdasarkan temuan penelitian, rasa percaya diri siswa dapat dibangkitkan melalui penggunaan teknik symbolic modelling dalam pendampingan kelompok. Hal ini terlihat dari hasil setiap siklusnya: pada siklus 1 tidak ada siswa yang mampu meningkatkan rasa percaya diri, dan pada siklus 2 setiap siswa mampu mencapainya.
Upaya Meningkatkan Kepercayaan Diri melalui Layanan Bimbingan Klasikal dengan Experiental Learning pada Siswa Kelas XI AKL SMKN 1 Paron Aticha Ardhianita Sari; Rischa Pramudia Trisnani; Slamet Suyono
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 2, No 2 (2023): Implementasi kurikulum merdeka menuju transformasi pendidikan dalam mempersiapka
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan layanan bimbingan klasikal melalui experiential learning untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas XI AKL D SMKN 1 Paron. Penelitian ini dilakukan sebagai bagian dari penelitian tindakan bimbingan konseling (PTBK) yang diikuti oleh 32 siswa. Hasil studi kepercayaan diri mahasiswa pra siklus memperoleh rata-rata 8 dengan presentase 32% dalam kategori sangat kurang. Pada siklus I mendapat skor rata-rata 13 dengan presentase 52% dalam kategori Cukup. Pada siklus II mendapatkan skor rata-rata 20  dengan presentase 80% di kategori Baik. Ketika layanan bimbingan klasikal dilaksanakan dengan konseling experiential learning, mendapatkan hasil observasi terhadap peneliti yang dilakukan saat bimbingan klasikal berlangsung yang mendapatkan hasil skor 31 presentase 39% masuk kategori kurang. Sebaliknya, pada siklus II pertemuan III peneliti mendapatkan skor 70 presentase 88% kategori sangat baik. Secara ringkas hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan diri siswa setelah pemberian layanan bimbingan klasikal melalui experiential learning bagi siswa kelas XI AKL D SMKN 1 Paron dapat diterima yang dibuktikan setelah adanya layanan bimbingan klasikal dengan Experiential learning meningkat 49% dari Siklus I ke Siklus II, sedangkan pada kepercayaan diri terjadi peningkatan sebesar 48% dari pra siklus ke siklus II.
Keefektifan Konseling Kelompok dengan Teknik Reframing untuk Mereduksi Perilaku Impulsive Buying Rahmatia Putri Diah Harum Anggraeni; Rischa Pramudia Trisnani; Suharni Suharni
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 3 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah konseling kelompok dengan teknik reframing efektif untuk mereduksi perilaku impulsive buying. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan penelitian literature riview, literature review yaitu uraian tentang teori, temuan, dan bahan penelitian yang diperoleh dari bahan acuan untuk dijadikan landasan kegiatan penelitian untuk menyusun kerangka pemikiran yang jelas dari perumusan masalah yang diteliti. Jenis penulisan yang digunakan. Peneliti merangkum, membuat analisis, dan melakukan sintesos secara kritis dan mendalam dari literatur- literatur sebelumnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya konseling kelompok teknik reframing mampu memberikan pemahaman terkait pentingnya pembelian secara rasional sehingga dapat mereduksi perilaku impulsive buying. Artinya perilaku impulsive buying tidak akan terjadi jika individu membeli suatu barang dengan pemikiran yang rasional dan berdampak pada rasa penyesalan yang dikaitkan dengan masalah keuangan.
Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa melalui Pendekatan Experiential Learning dalam Layanan Bimbingan dan Konseling Prisa Sari Yantika; Rischa Pramudia Trisnani; Wiwik Setyowati
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 3 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepanjang perjalanan hidup manusia, pengalaman adalah Guru terbaik untuk belajar. Begitu pula dengan siswa, pengalaman bermakna yang dimiliki dapat menjadi pedoman bagi peserta ddik untuk memahami dan mengembangkan baik diri sendiri maupun lingkungan sekitar. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling, juga dikenal sebagai PTBK.. Menurut pendekatan yang digunakan, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan layanan bimbingan dan konselor di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana menggunakan teknik leraning experiential untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa dalam layanan bimbingan dan konseling, terutama layanan bimbingan kelompok. Hasil observasi menunjukkan pada siklus pertama siswa menunjukkan 3 dari 10 indikator keterampilan sosial. Sedangkan pada siklus kedua siswa menunjukkan 8 dari 10 indikator keterampilan sosial. Sehingga dapat disimpulkan bahwa keterampilan sosial siswa dapat ditingkatkan melalui pendekatan experiential learning dalam layanan bimbingan dan konseling.
Meningkatkan Etika Pergaulan Peserta Didik melalui Bimbingan Kelompok Teknik Sosiodrama Esa Dian Lestari; Rischa Pramudia Trisnani; Wiwik Setyowati
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 2 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karena manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial, mereka bergantung pada keterlibatan dan interaksi orang lain untuk kelangsungan hidup dan kesejahteraan. Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam menjalankan kehidupannya, seseorang memerlukan bantuan orang lain. Etika sangat diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat karena etika berfungsi sebagai prinsip panduan bagi individu untuk melakukan perbuatan baik dan menahan diri dari perilaku tidak bermoral dalam masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan yang fokus pada pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling sebagai sarana pemberian bantuan kepada siswa yang beretika sosial rendah di SMPN 11 Kota Madiun. Penelitian ini menggunakan teknik sosiodrama dalam sesi konseling kelompok dengan tujuan untuk meningkatkan nilai moral dan perilaku sosial siswa. Dengan teknik sosiodrama peserta didik akan memiliki kesadaran pentingnya etika pergaulan dalam kehidupan sebagai makhluk sosial. Berdasarkan siklus yang dilaksanakan dalam penelitian tindakan bimbingan konseling mendapatkan hasil bahwa pada siklus 1 masing-masing peserta didik hanya menunjukkan satu indikator yang mencerminkan etika dalam pergaulan. Sedangkan berdasarkan hasil observasi pada siklus 2 peserta didik telah mampu menunjukkan 7 indikator yang mencerminkan etika dalam pergaulan. Dengan demikian, layanan pelatihan kelompok teknis sosiodrama dapat dikatakan dapat membantu siswa menjadi lebih bermoral.
Analisis Psycological Wellbeing Pasca Pernikahan ( Studi Pada Mahasiswa Yang Telah Menikah ) Selly Feronika Selly; Rischa Pramudia Trisnani; Diana Ariswanti Triningtyas
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 1 (2022)
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui kesejahteraan psikologis mahasiswa yang sudah menikah kemudian berkuliah. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif. Subjek penelitian ditetapkan menggunakan purposive sampling, jumlah subjek 5 orang mahasiswa dengan kriteria berstatus menikah (menikah kemudian berkuliah), memiliki usia pernikahan di atas 5 tahun, rentang usia 20-50 tahun, dan merupakan mahasiswa jurusan Bimbingan Konseling Universitas PGRI Madiun. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi dan wawancara.Instrumen penelitian yaitu pedoman wawancara dan observasi. Teknik analisis meliputi data reduction, data display dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang sudah menikah kemudian berkuliah di Jurusan Bimbingan Konseling Universitas PGRI Madiun memiliki kesejahteraan psikologis yang baik dilihat dari aspek penerimaan diri, hubungan yang positif dengan sesama, Kemandirian, penguasaan lingkungan, tujuan hidup dan pertumbuhan pribadi.Kata kunci: Psychological Wellbeings, Pasca Pernikahan
Fenomenologi perilaku oversharing remaja Afnin Dita Arianti Mawarniningsih; Rischa Pramudia Trisnani; Asroful Kadafi
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 1 (2022)
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan remaja dalam melepaskan stress dengan cara yang sesuai, mengatasi situasi yang sulit dengan tenang, dan mengekspresikan rasa sedih yang tepat berbeda-beda tiap fasenya. Remaja dikenal sebagai pengguna aktif media sosial untuk terhubung dengan teman dan mereka merasa lebih baik. Bagi remaja, komunikasi dunia maya melalui media sosial sangat ideal untuk bereksperimen dan mengeksplorasi pencarian identitas. Dalam melakukan presentasi diri di sosial media, seseorang sangat suka mengunggah foto di media sosial mereka dengan menciptakan citra sehingga orang lain akan mempersepsi diri kita seperti apa yang kita inginkan. Oversharing, menurut definisi, adalah "terlalu banyak informasi" pengeposan atau penyebaran informasi yang sangat pribadi, seperti status hubungan seseorang Hal ini dapat diteliti dengan menggunakan metode Studi Literatur Review yang bertujuan dalam mengumpulkan dan mengambil intisari dari penelitian sebelumnya serta menganalisis yang tertulis dalam artikel ataupun jurnal dan menginterpretasikan semua temuan yang terkait dengan topik penelitian. Dari hasil studi literature review, sebagian besar penduduk Indonesia melakukan berbagi kegiatan di media sosial. Dengan penyebaran teknologi internet, privasi online menjadi permasalahan utama yang dialami seluruh pengguna Internet. Kebocoran data pribadi yang tidak disengaja bisa berdampak pada konsekuensi negatif seperti penyalahgunaan akun, email yang tidak diminta ataupun panggilan telepon, ataupun terlebih lagi kerugian financial.
Co-Authors Adin Wira Astanu Afnin Dita Arianti Mawarniningsih Alifia, Revalina Putri Anardani, Sri Anardani, Sri Anggriana, Tyas Martika Asroful Kadafi Aticha Ardhianita Sari Aulendia Eka Shendy Ivensantira Bagus Nugraha Adin Saputra Beny Dwi Pratama Cahyono, Bambang Eko Hari Carolina Ligya Radjah, Carolina Ligya Dahlia Novarianing Asri, Dahlia Novarianing Dawam Suhada Diah Purwaningsih Diana Ariswanti Triningtyas Diana Ariswanti Triningtyas Erin Wahyuning Febriana Esa Dian Lestari Eva Mei Yulianti Fajriani Fajriani Ferisia Hana Puspita Fida Chasanatun, Fida Fitri Wahyuni Frisilia Sindi Riski Noenta Hagus Muryanto Hagus Muryanto, Hagus Hansdy David Irsanto Ibnu Mahmudi, Ibnu IM. Hambali Julius, Andre Lamijan Lamijan Lasmito, Lasmito M. Ramli Mariyam, Siti Nur Nadia Tri Annisa Noviyanti Kartika Dewi Prisa Sari Yantika Puguh Jayadi Putra, Aldeva Rizky Winanto Pratama Rachmawati, Ayu Nur Rahma Damayanti Rahmatia Putri Diah Harum Anggraeni Ratih Christiana Ratih Christiana Ratih Christiana, Ratih Ratih Pramita Wardani Sari, Qonik Kus Armanda Selly Feronika Cahyani Selly Feronika Selly Sena Surya Oktavian Sepninda Dyah Widiyanti Sesaria Prima Yudhaningtyas Setyoningrum, Wahyu Cahya Silvia Yula Wardani Silvia Yula Wardani, Silvia Yula Siti Muhayati Siti Muhayati, Siti Slamet Suyono Solikah, Nurul Islami Sri Anardani Sri Lestari Suharni Suharni Suharni Suharni Supingi Supingi Syaiful Bahri Tiorita Sormin Tyas Martika Anggriana Tyas Martika Anggriana, Tyas Martika Vivi Yuniar Fitriani Vivi Yuniar Fitriani, Vivi Yuniar Wachidatul Linda Yuhanna Wasilatul Murtafiah Wicaksono, Aditya Yudha Wiwik Setyowati Wiwik Setyowati Wiwik Setyowati Yolanda Apriliantiwi Yudi Nugroho Yulizar Yulizar