Claim Missing Document
Check
Articles

Pembagian Masker Dan Handsanitizer Gratis Untuk Mendukung Program Pemerintah Dalam Memutus Mata Rantai COVID-19 Di Kelurahan Pajang Kota Tangerang Woelandari Fathonah; Rama Indera Kusuma; Enden Mina; Restu Wigati; Arief Budiman; Bambang Adhi Priyambodho; Aprilia Maharani
SAFARI :Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): April : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/safari.v3i2.341

Abstract

Kota Tangerang menjadi salah satu kota di Provinsi Banten masuk dalam zona merah COVID-19. Kegiatan pengabdian dilakukan di Lingkungan Kelurahan Pajang Kota Tangerang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sebagai support system terhadap program pemerintah dalam berkontribusi untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Tujuan kegiatan ini adalah membagikan masker dan handsanitizer secara gratis kepada warga di lingkungan kelurahan pajang serta memberikan pemahaman terkait pentingnya mengimplementasikan protokol kesehatan COVID-19 seperti tata cara memakai masker dan handsinitizer yang benar dan etika membuang masker. Tahapan kegiatan terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Teknis pembagian masker dan handsanitizer dilakukan secara simbolis kepada lurah, pegawai kelurahan dan perwakilan warga untuk mencegah terjadinya kerumunan. Hasil dari kegiatan ini adalah kegiatan direspon baik oleh pihak kelurahan dan adanya peningkatan pemahaman warga di lingkungan kelurahan pajang terkait pentingnya memakai masker dan handsinitizer dalam upaya meminimalisir penyebaran virus COVID-19.
SINERGITAS KELEMBAGAAN ANTAR UPTD DALAM PENANGANAN DAN PENGELOLAAN LIMBAH KOTORAN HEWAN : STUDI KASUS DI KELURAHAN CIPARI, KABUPATEN KUNINGAN NR.Ruyani; Ellya Susilowati; Lia Muliawaty; Cecep Nana Nasuha; Restu Wigati
Kebijakan : Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 16 No. 02 (2025): Volume 16 No. 2 Juni 2025
Publisher : Program Magister Ilmu Administrasi dan Kebijakan Publik, Pascasarjana, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/kebijakan.v16i02.29226

Abstract

Permasalahan pengelolaan limbah Kotoran Hewan (Kohe) menjadi isu strategis dalam pembangunan peternakan berkelanjutan, khususnya di kawasan dengan konsentrasi populasi ternak yang tinggi, seperti Kelurahan Cipari, Kecamatan Cigugur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sinergitas kelembagaan antar Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) dalam penanganan dan pengelolaan limbah Kotoran Hewan (Kohe) di Kelurahan Cipari, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan. Pendekatan studi kasus kualitatif digunakan untuk menggali interaksi, koordinasi dan kolaborasi antara UPTD Peternakan dan UPTD Lingkungan Hidup dalam menjalankan kebijakan pengelolaan limbah. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa sinergitas kelembagaan belum berjalan secara optimal akibat lemahnya koordinasi lintas sektor, keterbatasan sumber daya manusia dan minimnya mekanisme pembiayaan bersama (cost-sharing). Meskipun terdapat upaya sporadis dalam membangun komunikasi antarlembaga, namun belum terintegrasi dalam sistem tata kelola kelembagaan yang holistik. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dalam kajian tata kelola lingkungan lokal dengan menekankan pentingnya sinergi antarlembaga operasional pemerintah dalam mengatasi tantangan pengelolaan limbah secara berkelanjutan.
FOCUS GROUP DISCUSSION PENATAAN KONSEP WISATA DESA BUDAYA BERBASIS LOCAL ADVANTAGE KELURAHAN PABEAN KOTA CILEGON BANTEN Ujianto, Rifky; Kusuma, Rama Indera; Wigati, Restu
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.19615

Abstract

Abstrak: Penetapan Kelurahan Pabean sebagai desa budaya, berdasarkan surat keputusan Wali Kota Cilegon nomor 140/Kep.281-Dindik/2022, menjadi titik tolak untuk mengembangkan potensi wisata lokal di Kota Cilegon. Untuk itu diperlukan identifikasi potensi yang menonjol di kelurahan Pabean. Pertanian,perkebunan, industri rumah tangga,budaya lokal , wisata religi ,atraksi kesenian yang kemudian akan dipetakan dalam sebuah kegiatan focus groups discussion wisata desa budaya. Isu strategis dan permasalahan diharapkan dapat teridentifikasi dengan tepat melalui kegiatan pengabdian masyarakat sehingga destinasi desa budaya dapat diwujudkan. Metode pendekatan deskriptif kuantitatif, in depth interview, participatory mapping terhadap objek potensi desa dipetakan berdasarkan data dasar potensi budaya setempat dengan melibatkan unsur lembaga: Bappedalitbang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Camat, Lurah, LPPM Untirta, Kelompok Sadar Budaya (Pokdarbud), kelompok masyarakat, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda serta PKK. Hasil keputusan disepakati dalam dokumen berita acara focus groups discussion (FGD) tanggal 11 September 2023 yang dihadiri 21 orang para pemangku kepentingan, dimana kegiatan FGD telah 100% selesai dilaksanakan.Abstract: The designation of Pabean Village as a cultural village, based on the Cilegon Mayor's decree number 140/Kep.281-Dindik/2022, is the starting point for developing local tourism potential in Cilegon City. For this reason, it is necessary to identify prominent potential in the Pabean sub-district. Agriculture, plantations, home industry, local culture, religious tourism, artistic attractions will then be mapped in a focus group discussion activity on cultural village tourism. It is hoped that strategic issues and problems can be identified correctly through community service activities so that cultural village destinations can be realized. Quantitative descriptive approach methods, in-depth interviews, participatory mapping of village potential objects are mapped based on basic data on local cultural potential by involving institutional elements: Bappedalitbang, Education and Culture Service, Housing and Settlement Area Service, Subdistrict Head, Village Head, LPPM Untirta, Cultural Awareness Group (Pokdarbud), community groups, community leaders and youth leaders as well as the PKK. The results of the decision were agreed in the focus group discussion (FGD) minutes document on September 11 2023 which was attended by 21 stakeholders, where the FGD activities had been 100% completed. 
Co-Authors Abdurohim Abdurohim Abdurohim Abdurohim Abdurohim Abdurohim, Abdurohim Adianti, Feni Adinda Tiaranni Haryono Aditya Widiastomo Ahmad Faqih Irsyad Ai Nur Azizah Alfian Faris Amalia, Risty Amatullah Radhiyah Andi Cahya Setiawan Andi Maddeppungeng Anisa Ulfa Aprilia Maharani Arief Budiman Bambang Adhi Priyambodho Bambang Adhi Priyambodho Bella Dwi Pratiwi Bobby Kurniawan Budiman, Arief Dewandha Mas Agatya Dwi Esti Intari Dwi Esti Intari Dyah Lintang Trenggonowati Ellya Susilowati Enden Mina, Enden Evi Febianti Fahrus Sabri Fahrus Sabri Faiz Syafaat Arifin Faiz Syafaat Arifin Fathonah, Woelandari Firyaal Nabila Graciela Febriyanti Zulfa Gunawan, Akbar Hendrian Budi Bagus Kuncoro Hendrian Budi Bagus Kuncoro Hendrian Budi Bagus Kuncoro Hendrian Budi Bagus Kuncoro Heri Mulyono Intan Afiah Rakhmatika Irma Suryani Irvan Krisnanto Irvan Krisnanto, Irvan Ivandhika Rizal Ardiansyah Jannah, Dahlia Raudothul Jenfatika Chandra Junaidi Junaidi Kiki Tri Prihatini kulsum kulsum Kulsum Kulsum Kulsum Kulsum, Kulsum Kuncoro, Hendrian Budi Bagus Lia Muliawaty Listia Lailita Lutfiah, Qonita Martia Dwi Lestari Martia Dwi Lestari Maulana, Yovi Metadilisa Habi Mita Nivalia Muhammad Yusril Nasheh Nada Shafa Soraya Gandakusumah Nasuha, Cecep Nana Ngakan Putu Purnaditya Ngakan Putu Purnaditya NR.Ruyani Nufus Sulthonah Nyi Raden Ruyani Pinem, Mekro Permana Priyambodho, Bambang Adhi Putu Purnaditya, Ngakan Rahmad Permadi Rahmania, Bunga Raissa, Azarine Vashti Alpha Rama Indera Kusuma Resma Kusumaningrum Rifky Ujianto Rifky Ujianto Rindu Twidi Bethary, Rindu Twidi Rizki Ichwan Saharani, Reza Nurul Sarrobi Kamal Shandi Irfani Sasmita Soedarsono . Soedarsono Soedarsono Soedarsono Soedarsono Soedarsono Soedarsono Soedarsono Soedarsono Soelarso Soelarso Subekti . Subekti Subekti Subekti Subekti Subekti, Subekti Sulastri Oktaviani Sulastri Oktaviani Susilawati Syahid, Mush'ab Abdu Asy Syahid, Mushab Abdu Asy Ujianto, Rifky Wahyudin . Yanuar Sutanto Yulistian Yusi Ananda Zulfa, Graciela Febriyanti Zulmahdi Darwis