Claim Missing Document
Check
Articles

PENGKAJIAN RESEP SECARA ADMINISTRATIF BERDASARKAN PERATURAN MENTERI KESEHATAN RI NO 35 TAHUN 2014 PADA RESEP DOKTER SPESIALIS KANDUNGAN DI APOTEK STHIRA DHIPA Megawati, Fitria; Santoso, Puguh
Jurnal Ilmiah Medicamento Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Medicamento
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/medicamento.v3i1.1042

Abstract

Dalam alur pelayanan resep, apoteker wajib melakukan skrining resep yang meliputi skrining admninstratif, kesesuaian farmasetis, dan kesesuian klinis untuk menjamin legalitas suatu resep dan meminimalkan kesalahan pengobatan. Aspek admnistratif resep dipilih karena merupakan skrining awal pada saat resep dilayani di apotek karena mencakup seluruh informasi di dalam resep yang berkaitan dengan kejelasaan tulisan obat, keabsahan resep, dan kejelasan informasi di dalam resep. Akibat ketidaklengkapan admnistratif resep bisa berdampak buruk bagi pasien, merupakan tahap skrining awal guna mencegah adanya medication error. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelengkapan administratif resep dokter spesialis kandungan memenuhi ketentuan kelengkapan resep menurut PMK No 35 tahun 2014. Penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif dan pengambilan data dilakukan secara retrospektif. Pengambilan data dilakukan dengan mengamati seluruh resep yang masuk selama periode Januari-Mei 2015 yang ditulis oleh dokter spesialis kandungan. Dilakukan skrining administratif terhadap 350 resep dokter spesialis kandungan dengan mengisi tabel pengambilan data (check list), sesuai dengan aspek kelengkapan resep yang ditinjau. Data yang di peroleh akan dikumpulkan dan disajikan secara deskriptif. Dari hasil penelitian menunjukan persentase kejadian ketidaklengkapan resep di apotek Sthira Dhipa yaitu umur pasien 62%, jenis kelamin pasien 100%, berat badan pasien 100%, SIP dokter 100%, alamat pasien 99,43%, paraf dokter 19%, serta tanggal resep 1%, nama pasien, nama dokter, alamat dokter, serta no telepon dokter yang dituliskan oleh dokter telah mencapai 100 %. Kelengkapan resep dokter spesialis kandungan belum memenuhi ketentuan kelengkapan admnistratif resep menurut PMK No 35 tahun 2014.
EFEKTIVITAS AFRODISIAKA DARI EKSTRAK ETANOL JAHE MERAH (Zingiber officinale ROSCOE) PADA TIKUS (Rattus norvegicus L.) PUTIH JANTAN Wardani, I Gusti Agung Ayu Kusuma; Santoso, Puguh
Jurnal Ilmiah Medicamento Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Medicamento
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/medicamento.v3i1.1045

Abstract

Gangguan reproduksi kini banyak dialami terutama pada pria akibat berbagai faktor, jahe merah sering digunakan untuk mengatasi gangguan seksual pada pria. Jahe merah dilaporkan memiliki efek sebagai afrodisiaka. Afrodisiaka adalah semacam zat perangsang yang konon dapat meningkatkan gairah seks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian ekstrak etanol jahe merah (Zingiber officinale Roscoe) sebagai afrodisiaka pada tikus (Rattus novergicus L.) putih jantan. Jahe merah diekstraksi dengan cara maserasi dengan etanol 80%. Dibuat menjadi ekstrak kental melalui proses evaporasi. Ekstrak kental jahe merah diencerkan dengan konsentrasi 25% dan 50%. Tikus dibagi menjadi 3 kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol yang diberikan aquadest, kelompok perlakuan diberikan ekstrak jahe merah dengan konsentrasi 25% dan 50%. Ekstrak jahe merah diberikan secara oral selama 7 hari. Parameter yang diamati adalah frekuensi pendekatan (introduction), menunggangi (climbing), dan kawin (coitus). Hasil penelitian menunjukkan ekstrak jahe merah dapat meningkatkan libido pada tikus jantan. Dengan perbedaan bermakna antara kelompok kontrol dengan kelompok konsentrasi 25% dan 50%. Dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak jahe merah efektif meningkatkan libido tikus jantan selama 7 hari penelitian pada konsentrasi 25%.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETIL ASETAT BUAH DEWANDARU (Eugenia uniflora L.) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI HATI MENCIT YANG DIINDUKSI KARBON TETRAKLORIDA (CCl4) Santoso, Puguh; Yuda, Putu Era Sandhi Kusuma
Jurnal Ilmiah Medicamento Vol 2 No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Medicamento
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/medicamento.v2i2.1093

Abstract

Tanaman dewandaru (Eugenia Uniflora L.) telah dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai obat tradisional. Karbon tetraklorida (CCl4) merupakan zat kimia yang bersifat toksik terhadap hepar. Metabolisme CCl4 menghasilkan radikal bebas CCl3- yang dapat mengakibatkan kerusakan pada sel hati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek ekstrak etil asetat buah dewandaru pada histopatologi hati mencit yang diinduksi dengan karbon tetraklorida. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan randomized control group post test only design, menggunakan sampel 15 ekor mencit yang dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok kontrol negatif diberi CCl4 1,3 % selama 7 hari pada hari ke 4, kemudian diberi CCl4 1,3% dan ekstrak etil asetat buah dewandaru dengan dosis 0,5 mg/g BB sebanyak 1 ml secara bersamaan selama 7 hari, diberi CCl4 1,3% dan ekstrak etil asetat buah dewandaru dengan dosis 1 mg/g BB sebanyak 1 ml secara bersamaan selama 7 hari. Pada hari ke-11 mencit dikorbankan dan dibedah untuk diambil hatinya, pembuatan preparat histopatologi, dan pemeriksaan histopatologi hati mencit. Data hasil pemeriksaan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa gambaran histopatologi hati mencit yang diinduksi karbontetraklorida dan diberikan ekstrak etil asetat buah dewandaru dapat mengurangi degenerasi melemak dengan memperkecil vakuola-vakuola lemak didalam sitoplasma sel hati. Namun, nekrosis pada kelompok kontrol dan kelompok perlakuan ekstrak etil asetat buah dewandaru sudah sebagian menunjukkan adanya perubahan pada sel hati mencit.
PENGARUH PERAN KELUARGATERHADAP REGULASI KADAR GULA DARAH PENDERITA DM Setyowati, Novita; Santoso, Puguh
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 3 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.196 KB) | DOI: 10.32584/jpi.v3i2.312

Abstract

Pencegahan komplikasi penyakitpada Penderita DM memerlukan peran keluarga sebagai mitra petugas kesehatan denganmengontrol regulasi kadar glukosa darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui  pengaruh peran keluarga terhadap regulasi kadar gula darah. Penelitian ini merupakan kuantitatif deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah penderita diabetes mellitus di Puskesmas Balowerti kota kediri sebanyak 90 orang. Sampel penelitian yang ditentukan menggunakan teknik purposive  sampling.Pengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan uji chi squarePenelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2019 sampai dengan Juni 2019. Hasil pengujian dengan menggunakan uji korelasi sederhana , dengan chi square menunjukkan (p=0,005) yang berarti ada hubungan peran keluarga  mempunyai hubungan yang signifikan terhadap  regulasi kadar gula dalam darah penderita DM. Disarankan perlunya bimbingan dan penyuluhan pada penderita tentang latihan jasmani, diit yang sehat, berhenti merokok, penggunaan obat antidiabetik dan efek sampingnya, serta pentingnya control gula darah, meningkatkan informasi tentang DM, komplikasi, dan penanggulangannya. Kata kunci: Peran keluarga, regulasi kadar gula darah, diabetes melitus Abstract The Effect Of Role Of Family On Regulation Levels Of Sugar Blood Patients DM. Prevention of disease complications in DM sufferers requires the role of the family as partners of Health workers by controlling the regulation of blood glucose levels. The purpose of this study was to determine the effect of the role of the family on the regulation of blood sugar levels.This research is a quantitative descriptive correlation with the cross approach sectional. The study population was people with diabetes mellitus at the health center Balowerti city of Kediri as many as 90 people. The research sample was determined using a purposive sampling technique. The collection of research data using a questionnaire, while the analysis of data using the chi square test The study was conducted in May 2019 to June 2019.   The test results using a simple correlation test, with chi square shows (p = 0.005) so that Ho is rejected and Hı is accepted, which means there is a relationship between the role of the family has a significant relationship to the regulation of blood sugar levels in patients with DM. Suggested the need for guidance and counseling to sufferers about physical exercise, healthy diet, smoking cessation, the use of antidiabetic drugs and their side effects, as well as the importance of blood sugar control, increasing information about DM, complications, and prevention. Keywords : The role of the family, regulation of blood sugar levels, diabetes mellitus
RESPEK DAN REKOGNISI: RESOLUSI KONFLIK WADAS: Analisis Resolusi Konflik Wadas Dalam Perspektif Teori Rekognisi Axel Honneth Pariyatman, M. Harland; Santoso, Puguh; Madjid, Adnan
JURNAL KOMUNIKATIO Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Komunikatio
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.54 KB) | DOI: 10.30997/jk.v8i2.6712

Abstract

It can be said that mining projects, dam construction, and other similar endeavors present many obstacles. Mining, dam building, and similar businesses are complicated by environmental impact assessments and land acquisition issues. This research was conducted using the literature review method. This strategy is intended to search, evaluate, and synthesize the best available evidence in scientific journal publications. The aim is to collect informative and evidence-based responses to the research topic. In Axel Honneth's Theory of Recognition, the descriptive analysis provides a precise, objective, methodical, analytical, and critical description, and explanation of wadas conflict. We must not forget Abraham Maslow's description of the hierarchy of human needs in psychology. Maslow described the Hierarchy of Needs hierarchically, including physiological conditions, the need for security, the need for belonging and love, and the need for self-esteem. In conflict resolution, the origins of disagreement are determined so that consensus can support community stability and integrity. The resolution of the conflict will indirectly result in recognition of Axel Honneth.
Phytochemical and Pharmacological Activities of Three Colors Fruit (Eugenia Uniflora L) As Antidiabetes and Antibacteries Santoso, Puguh; Udayani, Ni Nyoman Wahyu; Putra, I Made Agus Sunadi; Yuwono, Moch.
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 4, No 4 (2021): Budapest International Research and Critics Institute November
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v4i4.2861

Abstract

Eugenia uniflora with local name Indonesia   Dewandaru is a plant of the family Myrtaceae. It has green, orange, red, to blackish purple fruits which is widespread in South America, Asia, Africa and Australia. E. uniflora can be used as traditional medicine. The fruits is parts of plants that are widely used in various field nutrition, cosmetic and health, . The active secondary contained in this fuits were applied in anti inflammatory, anti diabetic, adstringent and antioxidant.   Several active compounds found in fruits such a carotene esensial oil and polyphenols have been reported to have some biological activities such as antioxidant antidiabetic and antibacterial. The level maturity of fruits level is related to the contend of secondary metabolites such a fenoloic, carotene esential oils.  The color of E. uniflora fruit is related to the active phytochemical content and antioxidant activity. Three colors of E. uniflora fruit contain beta carotene and phenolic compounds, essential oil, the highest content of phenolic compounds and antioxidants is found in purple fruit This review provides insight into the effort of discovery and development of pharmaceutical agents derived from fruits of Dewandaru (Eugenia uniflora) plants to  make product.
Pelatihan Produk Herbal Sediaan Teh Batang Pisang kepada Warga Binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Denpasar Dewi, Ni Luh Kade Arman Anita; Megawati, Fitria; Prayitno, Putra Hilmi; Yuda, Putu Era Sandhi Kusuma; Santoso, Puguh; Putra, I Made Agus Sunadi; Nayaka, Ni Made Dwi Mara Widyani; Cahyaningsih, Erna; Udayani, Ni Nyoman Wahyu; Juliadi, Debby; Agustini, Ni Putu Dewi
Jurnal KARINOV Vol 7, No 1 (2024): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v7i1p019

Abstract

Tujuan kegiatan pelatihan ini untuk memberdayakan warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Denpasar agar memiliki keahlian sebagai bekal berwirausaha untuk meningkatkan produktivitas dan ekonomi selepas masa tahanan, disamping untuk menumbuhkan rasa percaya diri. Kegiatan pelatihan ini juga merupakan upaya diseminasi hasil penelitian tim dosen kepada mitra binaan, yang dalam hal ini ditujukan kepada warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Denpasar. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan memberikan pengetahuan dan pelatihan keterampilan. Pengetahuan yang diberikan dalam bentuk penyuluhan manfaat farmakologi secara empiris maupun saintifik dari tanaman pisang secara umum maupun mengkhusus pada bagian batang pisang. Pengetahuan tambahan juga diberikan berupa strategi pemasaran produk sediaan herbal. Pelatihan keterampilan diberikan kepada warga binaan dalam bentuk pelatihan mengolah batang pisang menjadi produk sedian teh herbal dari proses awal berupa bahan segar, pembuatan simplisia batang pisang, pencampuran simplisia batang pisang dengan simplisia tambahan (daun mint dan daun stevia) sebagai komposisi teh, sampai dengan pengemasannya. Kegiatan ini dimonitoring dan dievaluasi dengan mengacu kepada keberhasilan warga binaan membuat produk herbal sediaan teh batang pisang, yangmana produk hasil karya warga binaan tersebut dipasarkan di lingkungan internal Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Denpasar. Kata kunci— Pengabdian Kepada Masyarakat, Lapas Perempuan, Teh Herbal Abstract The aim of this training activity is to empower the inmates of the Denpasar Class IIA Women's Prison to have skills to prepare for entrepreneurship to increase productivity and the economy after prison, in addition to growing self-confidence. This training activity is also an effort to disseminate the research results of the lecturer team to partners, which in this case is aimed at residents of the Class IIA Denpasar Women's Prison. The method used in implementing this activity is to provide knowledge and skills training. The knowledge provided is in the form of counseling on the empirical and scientific benefits of pharmacology of banana plants in general and specifically on the banana stem. Additional knowledge is also provided in the form of marketing strategies for herbal preparation products. Skills training is given to inmates in the form of training in processing banana stems into herbal tea products from the initial process in the form of fresh ingredients, making banana stem simplicia, mixing banana stem simplicia with additional simplicia (mint leaves and stevia leaves) as a tea composition, up to packaging. This activity is monitored and evaluated with reference to the success of the inmates in making herbal products made from banana stem tea. Keywords— Community Services, Women’s Prison, Herbal Tea
Uji Aktivitas Antibakteri Rebusan dan Infusa Daun Jeruju (Achantus illicifolious) terhadap Bakteri Methicilin Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) Maria Dewi, Ni Putu; Cahyaningsih, Erna; Arman Anita Dewi, Ni Luh Kade; Surya Rahadi, I Wayan; Sandhi Kusuma Yuda, Putu Era; Santoso, Puguh
Usadha Vol 3 No 1 (2024): Usadha: Jurnal Integrasi Obat Tradisional
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/usadha.v3i1.7222

Abstract

Infectious diseases are still a health problem throughout the world, including in Indonesia. One cause of infection that needs to be watched out for is resistance to Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) bacteria. Continuous use of antibiotics can cause problems with microbial resistance. Indonesia has various plant species that can actually provide benefits but have not been specifically cultivated. Jeruju leaves (Achanthus ilicifolius) from mangrove plants contain bioactive compounds that have the potential to be antibacterial. The aim of this research is to determine the antibacterial activity of Jeruju leaf decoction and infusion against MRSA bacteria. Antibacterial activity testing uses MRSA bacteria. The results of the phytochemical screening of Jeruju leaf infusion contained secondary metabolite compounds in the form of flavonoids, tannins, saponins and quinones. Meanwhile, the results of the phytochemical screening of Jeruju leaf decoction contained secondary metabolites in the form of tannins, saponins and quinones. Based on the results of research conducted on infusions and decoctions of Jeruju leaves at concentrations of 30%, 60% and 90%, they did not have inhibitory power on the antibacterial activity of MRSA, as seen from the inhibition zone. Zero inhibition zone for MRSA bacteria. It can be concluded that the infusion and decoction of Jeruju (Achantus illicifolious) leaves do not have antibacterial activity against MRSA.
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Bulung Sangu (Gracilaria Sp.) Terhadap Bakteri Gram Negatif Pseudomonas aeruginosa Putri, Leoni; Vernandes Sasadara, Maria Malida; Cahyaningsih, Erna; Santoso, Puguh
Usadha Vol 2 No 3 (2023): Usadha: Jurnal Integrasi Obat Tradisional
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/usadha.v2i3.7262

Abstract

Pseudomonas aeruginosa is a gram-negative bacterium that is pathogenic to humans, especially in causing nosocomial infections. This bacterium has resistance to several classes of antibiotics, one of which is carbapenem and cephalosporin class antibiotics. The development of new antibiotics is an alternative in solving this case. Seaweed is one of the marine biota that has various benefits to be developed due to its primary and secondary metabolite compounds. Secondary metabolites in seaweed are used as a source of bioactive metabolites which have broad antiviral, antifungal and antibacterial activities. Bulung sangu (Gracilaria sp.) is one of the seaweeds that has biological activity as an antibacterial. This study aims to determine the antibacterial effectiveness of 70% ethanol extract of bulung sangu (Gracilaria sp.) on the growth of Pseudomonas aeruginosa bacteria. Sangu bamboo shoots were obtained from the southern Denpasar area (Bali). Bulung sangu viscous extract was extracted using 70% ethanol by ultrasonic method for 5 minutes at 40oC. Phytochemical screening of the extract was carried out to determine the content of secondary metabolite compounds it had. Antibacterial activity testing was carried out using the well diffusion method using 3 extract concentrations namely 4%, 8% and 12%. The positive and negative controls used were chloramphenicol antibiotics and sterile aquadest. Inhibition zones were observed and expressed as mean ± standard deviation (mm). The results were statistically analyzed using Kruskal-Wallis with a 95% confidence level. The inhibition zones generated from the positive control, concentrations of 4%, 8% and 12% could inhibit Pseudomonas aeruginosa bacteria with the following average diameters of the inhibition zones of 25.67mm, 2.00mm, 2.67mm and 2.67mm in the weak inhibition zone category.
Kegiatan Imunisasi Sub Pin Polio Putaran 1 Dalam Rangka Pencegahan Penyakit Polio Di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Selatan Kota Kediri Puspitasari, Betristasia; Darmayanti, Rofik; yunarsih, Yunarsih; Santoso, Puguh; sucipto, sucipto; Kristanto, Heny; Krisnawati, Dyah Ika
ABDIMASKU : Jurnal Pengabdian Masyarakat UTND Vol 3 No 2 (2024): Edisi Juli 2024 - Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/jpmtnd.v3i2.1180

Abstract

Polio adalah penyakit yang disebabkan oleh virus polio dan dapat menyebabkan kelumpuhan. Polio sebenarnya bisa menyerang siapa saja, tapi lebih rentan menyerang anak-anak, terutama usia di bawah 5 tahun. Tujuan Kegiatan Sub PIN polio adalah sebagai pencegahan terjadinya kasus polio. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilakukan dengan metode memberikan secara langsung imunisasi Polio kepada anak usia 0-7 tahun. Setelah diberikan imunisasi, setiap anak diberikan tanda tinta pada jari dan kartu imunisasi. Pada orangtua dipesan agar mengikuti kegiatan PIN kedua dengan jarak satu bulan. Dari hasil kegiatan pekan imunisasi Sub PIN Polio Putaran 1 di Puskesmas Kota Selatan Kota Kediri dinyatakan berhasil dengan capaian sebanyak 3470 (98,2%). Masyarakat khususnya orangtua yang mempunyai anak usia 0-7 tahun sangat antusias dalam kegiatan ini, terbukti dengan kehadiran masyarakat yang memenuhi undangan untuk imunisasi. Diharapkan untuk putaran ke 2 antusiasme masyarakat meningkat sehingga berhasil mencapai cakupan 100%.