Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search
Journal : JURNAL BAHARI PAPADAK

TINGKAT KESADARAN MASYARAKAT DI PESISIR KOTA KUPANG TERHADAP KEBERSIHAN LINGKUNGAN SEKITARNYA Kiik G. Sine; Alexander L. Kangkan; Lebrina I. Boikh
Jurnal Bahari Papadak Vol 1 No 2 (2020): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.583 KB)

Abstract

Abstrak- Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesadaran masyarakat pesisir kota kupang terhadap kebersihan lingkungan sekitarnya. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik observasi dan wawancara, Data dari hasil observasi dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif sedangkan data dari hasil wawancara diaanalisis menggunakan tekin skoring berdasarkan skala data dan dilanjutkan dengan penentuan sebaran frekuensi dari masing-masing skor disetiap skala data, kemudian dari data sebaran frekuensi tersebut ditampilkan dalam bentuk grafik dan dideskripsikan secara kualitatif dan kuantittaif. Selanjutnya hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menemukan bahwa tingkat kesadaran masyarakat di pesisir Kota Kupang akan kebersihan lingkungan sekitarnya sudah tinggi yang dipicu oleh adanya dukungan perintah dalam menerapkan program-program tertentu seperti adanya jumat bersih, adanya penerapan efek jerah bagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan dan bahkan juga dipicu oleh adanya berbagai komunitas pegiat kebersihan yang sering melibatkan masyarakat sekitar untuk turut berpartisipasi dalam aksi menjaga kebersihan lingkungan pesisir serta adanya instansi-instansi terkait seperti perguruan tinggi yang sering melakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi dan juga aktivitas bersih pantai dengan terus melibatkan masyarakat pesisir, sehingga memberi dampak positif bagi masyarakat setempat untuk terus sasar akan kebersihan lingkungan sekitarnya. Kata Kunci : Kesadaran, Masyarakat Pesisir, Kebersihan Lingkungan.
KANDUNGAN LOGAM BERAT PB DAN CU DALAM SEDIMEN DI PERAIRAN WILAYAH MOROSARI DEMAK Suprabadevi Ayumayasari Saraswati; Lebrina I. Boikh
Jurnal Bahari Papadak Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.147 KB)

Abstract

Abstrak-Pemanfaatan badan sungai sebagai buangan limbah berdampak pada masuknya logam logam berat ke muara dan berakhir ke laut. Daerah estuaria Morosari merupakan daerah muara, yang terdiri dari pertambakan, kawasan mangrove, daerah wisata dan beberapa kegiatan industri skala besar maupun rumah tangga. Keadaan ini menyebabkan masuknya buangan yang mengandung logam berat (Pb dan Cu) ke wilayah muara tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat Pb dan Cu dalam sedimen di muara Sungai Morosari Penelitian dilaksanakan pada bulan April – Juni 2009 dan berlokasi di muara Sungai Morosari (Demak), Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif eksploratif, sedangkan pengambilan menggunakan purposive random sampling, yang dilakukan pada 3 stasiun. Pengambilan sampel sedimen dilakukan selama 2 minggu sekali sebanyak 3 kali pengambilan sampel, dan dilanjutkan dengan analisis di Laboratorium Growth Centre, Kopertis Wilayah IV, Semarang. Selanjutnya data yang diperoleh dilakukan dianalisis secara deskriptif. Hasil analisa kandungan Pb dalam sedimen adalah 0,388 - 0,825 mg/kg dan Cu dalam sedimen 0,490-0,977 mg/kg. Nilai kandungan logam berat dalam sedimen masih berada di bawah ambang batas. Kata Kunci : Pb, Cu, sedimen, Morosari, Demak
MODEL PENJUALAN IKAN BERBASIS WEB (E-COMMERCE) PADA TOKO IKANKOE DI KOTA KUPANG Lebrina I. Boikh; Suprabadevi Ayumayasari Saraswati
Jurnal Bahari Papadak Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.956 KB)

Abstract

Abstrak- IkanKoe merupakan toko yang bergerak dibidang penjualan hasil perikanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui model penjualan ikan berbasis web (e-commerce) pada toko Ikankoe. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi literatur, observasi dan wawancara dengan pemilik toko IkanKoe. Berdasarkan hasil penelitian sistem penjualan pada toko IkanKoe terdiri dari input sistem penjualan dan Ouput sistem penjualan. Implementasi sistem e-commerce berupa tampilan menu utama, tampilan produk, produk dan keranjang belanja. Aplikasi e-commerce membantu dalam mengenalkan produk barang kepada pengunjung dan pelanggan tanpa harus datang ke toko dan website ini memudahkan setiap pelanggan dapat melakukan transaksi dimanapun dia berada. Kata Kunci : Penjualan, IkanKoe, E-commerce
PROFIL NUTRISI DAN ANALILIS USAHA PRODUK NUGGET IKAN LELE (Clarias gariepenus) PADA UKM RUKUN 201 Asriati Djonu; Happy Nursyam; Lebrina I. Boikh
Jurnal Bahari Papadak Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.156 KB)

Abstract

Abstrak - UKM Rukun 201 adalah usaha kecil dan menengah yang berada di Desa Sirnoboyo Kabupaten Pacitan Jawa Timur. UKM ini bergerak dibidang budidaya dan pengolahan produk perikanan salah satunya adalah nugget ikan lele (Clarias gariepenus). Studi ini bertujuan untuk mengetahui kandungan nutrisi dan analisis usaha pada produk nugget ikan lele. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menggunakan data primer dan sekunder. Hasil yang diperoleh pada studi ini adalah proses pembuatan nugget ikan lele meliputi proses pemfilletan, penggilingan daging ikan, pencampuran bahan, pengukusan, pendinginan, penggorengan, pengemasan dan penyimpanan produk. Kandungan nutrisi pada produk nugget ikan meliputi kadar protein sebesar 10,61%; kadar lemak 8.62%; kadar air 60.01%; kadar abu 2.02% dan kadar karbohidrat 18.74%. Hasil analisis usaha dengan produksi perhari 40 pack dan pertahun 3840 pack menghasilkan R/C ratio 1.58 dengan persen BEP sebesar 15%. Kata Kunci : Analisis Usaha, Clarias gariepenus, Diversifikasi Produk, Nugget, Nutrisi. Abstract - UKM Rukun 201 is a small and medium enterprise located in Sirnoboyo village, Pacitan regency, East Java. This UKM is engaged in aquaculture and processing fishery products, one of which is catfish nuggets (Clarias gariepenus). This study aims to determine the nutritional content and business analysis of catfish nugget products. The method used is descriptive method using primary and secondary data. The results obtained in this study are the process of making catfish nuggets including the filling process, grinding of fish meat, mixing of ingredients, steaming, cooling, frying, packaging and product storage. The nutritional content of fish nugget products includes protein content 10.61%; fat content 8.62%; water content 60.01%; ash content 2.02% and carbohydrate content 18.74%. The results of business analysis with daily production of 40 packs and annual production of 3840 packs resulted in an R/C ratio of 1.58 with a BEP percent of 15%. Keywords : Business Analysis, Clarias gariepenus, Nuggets, Nutrition, Product Diversification
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP POTENSI SUMBERDAYA PESISIR DI DAERAH LILIFUK DESA BOLOK Lebrina Ivantry Boikh; Ida Ayu Lochana Dewi; Donny Mercys Bessie; Asriati Djonu
Jurnal Bahari Papadak Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.794 KB)

Abstract

Abstrak- Pembangunan wilayah pesisir berkembang dengan pesat seiring pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi. Kondisi ini dapat mengancam ekosistem dan potensi pesisir terutama kawasan yang masih memiliki kearifan lokal. Lilifuk merupakan suatu kearifan lokal dalam pengelolaan daerah perlindungan laut yang mengedepankan nilai-nilai budaya dan adat istiadat. Sikap masyarakat perlu diukur untuk memberikan respon terhadap potensi sumberdaya pesisir di daerah kearifan lokal Lilifuk. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2010. Lokasi penelitian di Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan induktif (Moleong, 2000). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi dokumentasi, observasi dan Wawancara mendalam (In depth Interview) dengan instrumen penelitian berupa kuisioner. Wawancara dilakukan dalam bentuk Focus Group Discusion (FGD). Responden penelitian adalah tokoh adat, tokoh agama, pemerintah desa, masyarakat setempat dan orang luar yang memanfaatkan dan berperan pengelolaan Lilifuk di Desa Bolok dengan jumlah sampel sebanyak 67 orang. Analisis data dimulai dengan menyeleksi data, tabulasi data, standarisasi data dan interpretasi data. Standarisasi Data menggunakan skala pengukuran Likert. Hasil penelitian menunjukkan persepsi masyarakat terhadap potensi sumberdaya perikanan di daerah Pesisir Desa Bolok dengan kriteria Baik. Kata Kunci : Persepsi, Lilifuk, Desa Bolok
HUBUNGAN PARAMETER KUALITAS AIR TERHADAP TUTUPAN KARANG DI PESISIR KELURAHAN FATUBESI DAN PASIR PANJANG, KOTA KUPANG Polin, Charlens; Siregar, Jhon Septin Mourisdo; Satir, Edizul Adiwijaya; Ratung, Agustinus Apriyadi Hanggum; Boikh, Lebrina Ivantry
Jurnal Bahari Papadak Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Eutrofikasi akan menyebabkan meledaknya populasi organisme tertentu sehingga dapat menimbulkan kematian beberapa organisme perairan, termasuk ekosistem terumbu karang. Tujuan mengetahui hubungan kondisi kualitas air terhadap tutupan karang di Pesisir Kelurahan Fatubesi dan Pasir Panjang, Kota Kupang. Penelitian ini dilaksanakan di Pesisir Kelurahan Fatubesi dan Kelurahan Pasir Panjang Kecamatan Kota Lama Kota Kupang pada bulan Agustus 2023 Pengambilan data tutupan terumbu karang dilakukan dengan Point Intercept Transect (PIT) dengan panjang transek 2 x 25 m yang diletakkan pada kedalaman 3 meter dan 10 meter. Principal Components Analysis digunakan untuk melihat parameter - parameter lingkungan yang mempengaruhi tutupan karang pada suatu perairan. Hasil uji PCA yang dilakukan, tutupan karang memiliki korelasi positif dengan salinitas (0.676), kecerahan (0.676), kecepatan arus (0.618) dan DO (0.708). Sedangkan suhu, pH dan kekeruhan memiliki korelasi negative dengan tutupan karang yaitu masing-masing sebesar -0.526, -0.736 dan -0.494. Hasil Penelitian ini menjadi informasi bagi pemerintah dan masyarakat untuk melakukan pengelolaan yang baik melalui pengurangan buangan bahan organic ke badan perairan yang bersumber dari kegiatan yang dilakukan di daratan. Kata kunci : Eutrofikasi, terumbu karang, Principal Components Analysis Abstract - Eutrophication will cause an explosion in the population of certain organisms that can cause the death of some aquatic organisms, including coral reef ecosystems. The purpose of knowing the relationship of water quality conditions to coral cover in the Coastal Village of Fatubesi and Pasir Panjang, Kupang City. This research was conducted in the coastal area of Fatubesi Village and Pasir Panjang Village, Kota Lama Sub-district, Kupang City in August 2023. Data collection of coral reef cover was carried out by Point Intercept Transect (PIT) with a transect length of 2 x 25 m which was placed at a depth of 3 meters and 10 meters. Principal Components Analysis is used to see environmental parameters that affect coral cover in a body of water. The results of the PCA test conducted, coral cover has a positive correlation with salinity (0.676), brightness (0.676), current speed (0.618) and DO (0.708). while temperature, pH and turbidity have a negative correlation with coral cover which is -0.526, -0.736 and -0.494 respectively. The results of this study provide information for the government and the community to carry out good management through reducing the discharge of organic matter into water bodies sourced from activities carried out on land. Keywords: Eutrophication, coral reef, Principal Components Analysis
ANALISIS KERAMAHAN JARING INSANG DASAR DI KAWASAN KONSERVASI DESA OENGGAE, KABUPATEN ROTE NDAO Wero, Giacinta Yuliana W. D.; Yahyah, Yahyah; Boikh, Lebrina Ivantry
Jurnal Bahari Papadak Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Jaring insang dasar merupakan alat tangkap yang teknik pengoperasian secara aktif, semi aktif, maupun pasif dan dioperasikan di dasar perairan. Penggunaan alat tangkap jaring insang dasar pada kawasan konservasi Desa Oenggae, Kabupaten Rote Ndao perlu mendapatkan perhatian khusus agar tidak menimbulkan dampak negatif dan merusak habitat. Penilaian tingkat keramahan alat tangkap jaring insang dasar menggunakan analisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Keramahan jaring insang dasar dinilai melalui skoring pada 9 kriteria CCRF dengan total responde 17 orang. Tingkat keramahan jaring insang dasar yang digunakan oleh nelayan di Desa Oenggae tergolong alat tangkap yang ramah lingkungan dengan skor 27,23. Alat tangkap yang masuk dalam kategori alat tangkap ramah lingkungan merupakan alat tangkap yang memperhatikan selektivitas, kualitas hasil tangkapan, dan tingkat bahaya yang ditimbulkan bagi nelayan dalam pengoperasiannya. Kata Kunci : Jaring Insang Dasar, Tingkat Keramahan, Kawasan Konservasi. Abstrac - Bottom gillnets are fishing tools that operate actively, semi-actively, or passively and are operated on the bottom of the water. The use of bottom gillnet fishing gear in the conservation area of ​​Oenggae Village, Rote Ndao Regency, needs special attention so that it does not cause negative impacts and damage the habitat. Assessment of the level of friendliness of basic gillnet fishing gear using descriptive qualitative and quantitative analysis. The friendliness of the bottom gillnet was assessed through scoring on 9 CCRF criteria with a total of 17 respondents. The level of friendliness of the bottom gillnet used by fishermen in Oenggae Village is classified as environmentally friendly fishing gear with a score of 27.23. Fishing gear that is included in the environmentally friendly fishing gear category is fishing gear that pays attention to selectivity, the quality of the catch, and the level of danger posed to fishermen in its operation. Keywords : Bottom Gillnet, Level of Friendlessness, Conservation Area
PENGARUH EKSTRAK LENGKUAS MERAH (Alpinia purpurata) TERHADAP DAYA HAMBAT BAKTERI Pseudomonas fluorescens SECARA IN VITRO Hidayati, Desy Amalia; Palinggi, Rifka Liling; Tampa, Ahazia Imanuel; Boikh, Lebrina Ivantry
Jurnal Bahari Papadak Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Serangan penyakit merupakan pemicu kegagalan budidaya. Penyakit yang menyerang organisme budidaya air tawar yaitu penyakit bacterial salah satu agen bakteri yang menginfeksi adalah bakteri P. fluorescens. Penggunaan antibiotik seringkali digunakan untuk mengatasi penyakit yang disebabkan oleh bakteri, sehingga perlu adanya alternatif dengan penggunaan bahan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak lengkuas merah (A. purpurata) terhadap daya hambat bakteri P. fluorescens secara In Vitro. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan, 2 kontrol dan 4 kali ulangan. Perlakuan A (100 ppm), perlakuan B (105 ppm), perlakuan C (110 ppm), perlakuan D (115 ppm), perlakuan E (120 ppm), kontrol positif menggunakan tetracyline 30 ppm, dan kontrol negatif tanpa pemberian ekstrak. Hasil penelitian didapat zona hambat tertinggi pada perlakuan E (120 ppm) dengan rerata zona hambat sebesar 10,53 mm dan terendah pada perlakuan A (100 ppm) dengan rerata zona hambat sebesar 8,15 mm. Zona hambat antar perlakuan menunjukkan grafik linier dengan persamaan y = -3,25 + 0,11x dan koefisien determinasi (R2) yaitu sebesar 0,8552. Kata kunci: Lengkuas Merah (A. purpurata), P. fluorescens, Antibakteri Abstract - Disease attack is a trigger for cultivation failure. Disease tat attack freshwater aquaculture organisms, namely bacterial disease, one of the bacterial agents that infect are P. fluorescens bacteria. The use of antibiotics is still often used to treat diseases caused by bacteria, so there is a need for alternatives to the use of natural ingredients. This study aims to determine effect of red galangal extract (A. pupurata) on inhibitory of P. fluorescens bacteria in vitro. This study used an experimental method with a completely randomized design (CRD) consisting of 5 treatments, 2 controls and 4 replications. Treatment A (100 ppm), treatment B (105 ppm), treatment C (110 ppm), treatment D (115 ppm), treatment E (120 ppm), positive control with 30 ppm tetracyline, and negative control without extract. The results showed that the highest inhibition zone was in treatment E (120 ppm) with an average inhibition zone of 10,53 mm and the lowest was in treatment A (100 ppm) with an average inhibition zone of 8,15 mm. The inhibition zone between treatments shows a linear graph with the equation y = -3,25 + 0,11x and the coefficient of determination (R2) is 0,8552. Key words: Red galangal (A. purpurata), P. fluorescens, Antibacterial
KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN ALAT TANGKAP BOUKE AMI YANG BEROPERASI DI WPP 712 Boikh, Lebrina Ivantry; Siregar, Jhon Septin Mourisdo; ., Rasdam
Jurnal Bahari Papadak Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi hasil tangkapan alat tangkap bouke ami di WPP-RI 712. Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan yaitu dari bulan Februari sampai dengan Maret 2019 di perairan Laut Jawa yang terletak pada WPP 712 dengan metode observasi. Hasil pengamatan pada pengoperasian alat tangkap bouke ami meliputi tahapan persiapan, setting dan Hauling. Alat tangkap bouke ami yang digunakan memiliki panjang 14.5 meter dengan bentuk jaring menyerupai kerucut. Hasil tangkapan terbesar pada alat tangkap bouke ami yang dioperasikan di WPP-RI 712 yaitu cumi – cumi (Loligo sp.) sebanyak 12.910 kg dan ikan tongkol (Euthynnus affinis) sebanyak 1.400 kg. dengan nilai komposisi jenis terbesar pada jenis Loligo sp. sebesar 76,99% diikuti jenis Euthynnus affinis sebesar 8.32%, jenis Sepia sp. sebesar 5.59%, jenis Decapterus sp. sebesar 5.33% dan Scomberomorus sp. sebesar 3.98%. Kata kunci: Bouke Ami, WPP-RI 712, Cumi-Cumi, Laut Jawa Abstract - This study aims to determine the composition of the catch of bouke ami fishing gear in WPP-RI 712. This research was carried out for two months, from February to March 2019 in the Java Sea waters located in WPP 712 with the observation method. The results of observations on the operation of bouke ami fishing gear include the stages of preparation, setting and hauling. The bouke ami fishing gear used has a length of 14.5 meters with a net shape resembling a cone. The biggest catch on bouke ami fishing gear operated in WPP-RI 712 were squid (Loligo sp.) as much as 12,910 kg and tuna (Euthynnus affinis) as much as 1,400 kg. with the highest species composition value in Loligo sp. by 76.99% followed by Euthynnus affinis at 8.32%, Sepia sp. by 5.59%, Decapterus sp. by 5.33% and Scomberomorus sp. by 3.98%. Key words: Bouke Ami, WPP-RI 712, squid, Java Sea
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI TANGKAPAN NELAYAN DI KELURAHAN OESAPA KECAMATAN KELAPA LIMA Muja, Aplonarius Raga; ., Yahyah; Boikh, Lebrina Ivantry
Jurnal Bahari Papadak Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi tangkapan nelayan di Kelurahan Oesapa Kecamatan Kelapa Lima. Metode penelitian dilakukan dengan observasi langsung dilapangan dan juga dengan wawancara terhadap nelayan tangkap di Kelurahan Oesapa. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis secara kuantitatif dengan menggunakan analisis fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil penelitian didapat model regresi dalam bentuk perhitungan fungsi Cobb-Douglas, adalah Y = 1,848 + 0.041X1 + 0,491X2 + 0,291X3 + 0,751X4 serta faktor-faktor yang mempengaruhi produksi tangkapan nelayan di Kelurahan Oesapa terdiri dari, ukuran mesin kapal, jumlah tenaga kerja dan faktor yang tidak meberikan pengaruh terhadap produksi tangkapan nelayan yaitu modal, lama melaut. Kata kunci : Nelayan, Produksi Tangkapan, Kelurahan Oesapa Abstract - This study aims to analyze the factors that influence the production of fisherman catches in Oesapa Village, Kelapa Lima District. The research method was carried out by direct observation in the field and also by interviews with fishermen in Oesapa Village. The data analysis used in this research is quantitative analysis using Cobb-Douglas production function analysis. The results of the study obtained that the regression model in the form of calculating the Cobb-Douglas function, is Y =1,848 +0.041X1+0.491X2 +0.291X3+0.751X4 and fThe factors that affect the production of fishermen's catches in O esapa Village consist of the size of the ship's engine, the number of workers and factors that do not affect the production of fishermen's catches, namely capital, length of time at sea. Keyword s: fisherman, catch production, oesapa village