Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PELATIHAN PENULISAN ARTIKEL ILMIAH BERBANTU APLIKASI MENDELEY DAN TURNITIN UNTUK PUBLIKASI INTERNASIONAL TERINDEKS SCOPUS Dani Prasetyo; Made Susilawati; Siti Aisyah Hanim; Ika Fitrianita; Akhmad Haqiqi Ma’mun; Zuhad Ahmad
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37345

Abstract

Kegiatan pelatihan "Penulisan Artikel Ilmiah Berbantu Aplikasi Mendeley dan Turnitin Untuk Publikasi Internasional Terindeks Scopus" ini dilaksanakan sebagai respons terhadap kebutuhan akademisi untuk meningkatkan kemampuan penulisan artikel ilmiah yang memenuhi standar publikasi internasional. Tantangan yang dihadapi akademisi seringkali terkait dengan pengelolaan referensi dan menjaga orisinalitas tulisan agar tidak mengandung unsur plagiarisme. Aplikasi Mendeley dan Turnitin menjadi alat bantu yang efektif dalam mengatasi kedua tantangan tersebut, namun banyak penulis yang belum memahami penggunaannya secara optimal. Metode pelatihan ini meliputi pemaparan teori, sesi praktikum, dan diskusi interaktif yang dilakukan secara daring melalui platform Zoom dengan jumlah peserta sebanyak 28 orang. Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menggunakan Mendeley untuk manajemen referensi dan Turnitin untuk pemeriksaan kemiripan teks. Peningkatan pemahaman ini diharapkan dapat memperbesar peluang peserta dalam mempublikasikan karya ilmiah mereka pada jurnal internasional bereputasi. Kesimpulannya, pelatihan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas penulisan ilmiah di kalangan akademisi dan berpotensi meningkatkan kontribusi akademisi Indonesia di tingkat global.
INOVASI PRODUK “SNACK SEHAT BERBASIS DAUN KELOR” SEBAGAI PELUANG USAHA MAHASISWA Asminar Mokodongan; Vera Selviana Adoe; Siti Aisyah Hanim; Iba Harliyana; Andi Asrijal
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58272

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan jiwa kewirausahaan mahasiswa melalui inovasi produk snack sehat berbasis daun kelor. Program dilaksanakan melalui kegiatan sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai kandungan gizi dan potensi ekonomi daun kelor sebagai bahan pangan sehat yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai jual. Mahasiswa berhasil mengembangkan berbagai produk olahan seperti keripik daun kelor, stik kelor, cookies daun kelor, dengan tampilan yang lebih modern dan menarik. Selain itu, peserta juga mengalami peningkatan keterampilan dalam menerapkan proses produksi pangan yang higienis, kreatif, dan sesuai dengan prinsip keamanan pangan. Program ini turut meningkatkan kemampuan peserta dalam merancang kemasan produk, membangun identitas merek, serta memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi usaha. Dari sisi kewirausahaan, kegiatan ini berhasil menumbuhkan motivasi, rasa percaya diri, dan pola pikir inovatif mahasiswa dalam mengembangkan usaha berbasis potensi lokal. Secara keseluruhan, program ini memberikan kontribusi positif dalam membangun kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya pengembangan pangan lokal yang inovatif, sehat, dan memiliki nilai ekonomis sebagai peluang usaha berkelanjutan.
Pemberdayaan UKM Industri Tahu dalam Meningkatkan Kapasitas Produksi: Pengabdian Ti Aisyah; Muhammad Hasyem; Muklir Muklir; Aiyub Aiyub; Syamsuddin Syamsuddin; Asrul Fahmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6699

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pemberdayaan UKM industri tahu di Gampong Paloh Lada, Kecamatan Dewantara, dalam meningkatkan kapasitas produksi. Industri tahu memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian masyarakat lokal, namun masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan modal, tenaga kerja, teknologi produksi, dan sarana pendukung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan UKM industri tahu dilakukan melalui pembinaan oleh pemerintah gampong, pembimbingan tenaga kerja, upaya menjaga ketahanan dan keberlanjutan usaha, pemberdayaan kapasitas alat produksi, serta pengembangan jaringan pemasaran. Pembinaan yang diberikan meliputi bantuan modal usaha, pengawasan pengelolaan limbah, dan dukungan pemasaran produk. Meskipun demikian, peningkatan kapasitas produksi belum optimal karena jumlah tenaga kerja terbatas, penggunaan teknologi yang masih sederhana, dan minimnya dukungan pemerintah daerah dalam pengembangan usaha. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan akses permodalan, modernisasi peralatan produksi, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta perluasan jaringan pemasaran untuk mendukung keberlanjutan dan daya saing industri tahu.
A Tindak Tutur Ilokusi pada Adat Perkawinan Masyarakat Batak Toba terhadap Penggunaan Umpasa di Kecamatan Aek Song-Songan, Kabupaten Asahan Mahyuni Br. Marpaung; Siti Aisyah Hanim; Maulidawati
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v6i1.706

Abstract

This study aims to describe the types of illocutionary speech acts contained in the use of umpasa in the customary marriage of the Toba Batak community in Aek Song-songan District, Asahan Regency. The approach used is qualitative with descriptive research. The data used contains types of illocutionary speech acts. The data source of this research is perhata in Aek Song-songan District, Asahan Regency. Data collection techniques in this research are observation, recording techniques, listening techniques, note-taking techniques and interviews. Data analysis techniques in this research are data reduction, data presentation and conclusion. Based on the results of the study found a total of thirty-four data divided into types of illocutionary speech acts, namely assertive speech acts totaling three data, directive speech acts totaling eight data, commissive speech acts totaling three data, expressive speech acts totaling nineteen data and declarative speech acts totaling one data.
Maintenance of Karo Language Among Teenagers in Tanjung Merahe Village, Selesai District, Langkat Regency (Socio- Linguistic Study) Melinta Br PA; Siti Aisyah Hanim; Maulidawati
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v6i1.770

Abstract

This study aims to analyze the factors influencing the maintenance of the Karo language among teenagers in Tanjung Merahe Village based on Downes’ theory, which categorizes language use into four domains: family, friendship, activities, and motivation. This research employed a qualitative descriptive method with in-depth interviews conducted with selected informants. The findings reveal that in the family domain, six factors contribute to maintaining the Karo language at home: intentional teaching of the Karo language to children, intergenerational interaction, the use of Karo during family events, a home environment predominantly speaking Karo, and the instillation of Karo cultural values from an early age. In the friendship domain, six factors support the use of the Karo language: interaction with peers who speak Karo, the habit of conversing in public spaces, use of Karo within youth communities, peer influence in traditional settings, use of Karo in certain social media contexts, and role modeling by community leaders in language use. In the activity domain, two key factors were identified: the predominant use of Karo in traditional ceremonies and the involvement of teenagers in various cultural activities such as traditional ceremonies, arts, and Karo traditional music.In the motivation domain, six factors indicate the drive to maintain the Karo language: pride in using the Karo language, the desire to highlight Karo identity in front of outsiders, awareness of the importance of language preservation, commitment to using Karo in various situations, the intention to pass the language to future generations, and support from the village government through cultural preservation programs.
Implementasi E-Government Berbasis Online Single Submission (OSS) Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Layanan Publik Digital Risna Dewi; Helen Priyanti; Ti Aisyah; Muhammad Hasyem
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol. 10 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jpp.v10i3.5340

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi e-government berbasis OSS dalam meningkatkan kualitas layanan publik digital di Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja Kota Lhokseumawe. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program OSS telah diterapkan secara efektif, terutama dalam menyederhanakan prosedur perizinan bagi pelaku usaha mikro dan kecil. Program ini meningkatkan efisiensi birokrasi, menghilangkan tumpang tindih regulasi, serta memberikan kemudahan, kecepatan, dan transparansi. Sosialisasi yang awalnya dilakukan secara langsung kini beralih ke platform daring yang dikelola oleh Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja Kota Lhokseumawe. Namun, upaya monitoring dan evaluasi masih belum optimal. Secara keseluruhan, e-government berbasis OSS merupakan inisiatif strategis menuju layanan publik digital yang lebih efisien dan mudah diakses, meskipun masih diperlukan perbaikan dalam aspek pengawasan.