Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Hubungan Kualitas Hidup dan Kebutuhan Perawatan Paliatif Pasien Kanker Ginekologi di Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin Rizna Tyrani Rumanti; Akhmad Yogi Pramatirta; Ali Budi Harsono; Jusuf Sulaeman Effendi
Indonesian Journal of Obstetrics & Gynecology Science Volume 3 Nomor 2 September 2020
Publisher : Dep/SMF Obstetri & Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/obgynia/v3n2.218

Abstract

Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan kualitas hidup dan kebutuhan perawatan paliatif pada pasien kanker ginekologi.       Metode: Subjek penelitian ini adalah seluruh pasien kanker ginekologi yang dirawat di Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung pada bulan November-Desember 2018. Penelitian ini merupakan studi analitik dengan rancangan cross sectional. Data yang diperoleh dianalisis secara bivariat dengan menggunakan chi square dengan α = 0,05, untuk mengetahui hubungan antara kualitas hidup dengan kebutuhan perawatan paliatif.Hasil: Karakteristik subjek terbanyak berusia > 50 tahun (65,67%), pendidikan dasar (70,15%), ibu rumah tangga (89,55%), pendapatan di atas upah minimum regional (61,19 %), tujuan rawat inap kemoterapi (47,76%) dan tipe kanker karsinoma serviks (43,28%). Subjek penelitian dengan skor paliatif ≥ 4 sebanyak 25 orang (37,31%). Keluhan yang terbanyak adalah berat badan turun dan tidak nafsu makan (86,57 %). Kualitas hidup pasien kategori baik sebanyak 29 orang, sedang 36 orang, dan kurang 2 orang. Kualitas hidup pasien kanker ginekologi berhubungan dengan kebutuhan perawatan paliatif dengan nilai signifikansi p 0,004.Simpulan: Kualitas hidup berhubungan dengan skor paliatif. Semakin rendah skor paliatif maka kualitas hidup semakin baik.Relations of  Quality of Life and Characteristics of Gynecological Cancer Patients In Hasan Sadikin HospitalAbstractObjective: The purpose of this study was to determine the characteristics of gynecological cancer patients, determine the quality of life of all gynecological cancer patients and to asses the correlation of quality of life and palliative care needs in gynecological cancer patients.Method: The subjects of this study were all gynecological cancer patients who were treated at Dr. Hasan Sadikin Hospital Bandung in November-December 2018. This study was an analytic study with a cross sectional design. Data obtained from the study were analyzed bivariately using chi square with α = 0.05, to determine the relationship between quality of life and palliative care needs.Results: The most characteristics of the subjects were with age> 50 years (65.67%), primary education (70.15%), housewives (89.55%) with income above the regional minimum wage (61.19%), the main goal of hospitalization is chemotherapy (47.76%) and the most types of cancer are cervical carcinoma (43.28%). The research subjects who had a palliative score of ≥ 4 were 25 people (37.31%). The most complaints were weight loss and no appetite (86.57%). The quality of life of patients with good category was 29 people, medium category was 36 people and poor category was 2 people. The quality of life of gynecological cancer patients has correlation with palliative care needs with a significance value of p 0.004.Conclusion: Quality of life has correlation with palliative scores, the lower the palliative score, the better the quality of life.Key words: Gynecological cancer; quality of life; palliative score
GAMBARAN FAKTOR RISIKO KEJADIAN ANEMIA PADA BALITA Lani Gumilang; Devi Nurlaelasari; Meita Dhamayanti; Rd. Tina Dewi Judistiani; Neneng Martini; Akhmad Yogi Pramatirta
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 4 (2021): Vol.7 No.4 Oktober 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i4.4736

Abstract

Background: Anemia is a condition in which the hemoglobin is below the normal value. According to Riskesdas, anemia in toddlers in 2018 was 38.5%. Many factors cause anemia in toddler, such as gender, birth weight, history of premature birth, history of exclusive breastfeeding, nutritional status and mother's education. Purpose: This study aims to determine the description of the risk factors for the incidence of anemia in toddler.Methods: This study uses secondary data in the form of a cohort with a total sampling of 53 toddler in Cirebon Regency. The analysis used in this research is univariate analysis. Results: In this study, it was shown that Toddler with anemia were seen from risk factors, namely female sex as much as 55.2%. Normal birth weight is 57.4%. Good nutritional status (BB/U) was 55.1% and Toddler short nutritional status (TB/U) were 66.6%. Those who do not have a history of exclusive breastfeeding are 60.8%, and have a history of being premature as much as 60% and with a mother's education not attending school as much as 100%Conclusion: Female gender, Toddler with short nutritional status and a history of premature birth and mothers with low education are more likely to experience anemia than other risk factors. Suggestion It is necessary to provide counseling to parents of toddlers regarding risk factors for the incidence of anemia in toddlers, especially in toddlers with female gender and toddlers experiencing stunting. Keywords: Anemia, Toddler, Risk Factor ABSTRAK Latar belakang: Anemia adalah suatu kondisi di mana hemoglobin berada dibawah nilai normal. Menurut Riskesdas anemia pada balita tahun 2018 yaitu sebesar 38,5%. Banyak faktor yang menyebabkan anemia pada balita, seperti jenis kelamin, berat badan lahir, riwayat prematur, riwayat ASI Eklusif, status gizi dan pendidikan ibu.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor risiko kejadian anemia pada balita.Metode: Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa kohort dengan total sampling sebanyak 53 balita di Kabupaten Cirebon. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis univariat.Hasil: Dalam penelitian ini menunjukan bahwa balita yang mengalami anemia dilihat dari faktor risiko yaitu jenis kelamin perempuan sebanyak 55,2%. Berat badan lahir normal yaitu 57,4%. Status gizi baik (BB/U) sebanyak 55,1% dan balita status gizi pendek (TB/U) yang mengalami anemia sebanyak 66,6%. Yang tidak memiliki riwayat ASI eklusif sebanyak 60,8%, dan memiliki riwayat prematur sebanyak 60% serta dengan pendidikan ibu tidak sekolah sebanyak 100%Kesimpulan: Jenis kelamin perempuan, balita dengan status gizi pendek dan memiliki riwayat prematur serta ibu yang berpendidikan rendah lebih banyak yang mengalami anemia dibandingkan faktor risiko lainnya.Saran perlu dilakukan penyuluhan pada orang tua balita mengenai faktor risiko kejadian anemia pada balita terutama pada balita dengan jenis kelamin perempuan dan balita yang mengalami stunting. Kata kunci : Anemia, Balita, Faktor Risiko 
Penggunaan Media Online Youtube dan Media Cetak Booklet pada Masa Pandemic Covid-19 Meningkatkan Pengetahuan Skrining Kanker Serviks pada Wanita Usia Subur Octaviana, Hana Rifa; Pramatirta, Akhmad Yogi; Irianti, Setyorini
Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkmsaw.v15i2.3348

Abstract

Latar Belakang: Kurangnya informasi tentang deteksi dini kanker serviks membuat pengetahuan wanita usia subur. Dampaknya kesadaran untuk skrining kanker serviks rendah. Media online youtube dan media cetak booklet dapat dikembangkan menjadi pilihan pemberian informasi atau edukasi kesehatan. Tujuan: Studi bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pemberian informasi melalui media online dengan media cetak untuk meningkatkan pengetahuan deteksi dini kasus kanker serviks pada wanita usia subur. Peningkatan pengetahuan dapat mempunyai dampak perubahan domain prilaku skrining kanker serviks. Metode: quasi experimental dengan pretest-post test with control grup design sebagai rancangan penelitian ini. Subjek penelitian ini adalah wanita usia subur berusia > 19 tahun berjumlah 106 wanita yang terbagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok satu penggunaan media online youtube dan kelompok dua penggunaan media cetak booklet. Analisis data menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov, uji Mann-Whitney dan uji Chi-Square. Hasil: Peningkatan skor pengetahuan ibu tentang deteksi dini kanker serviks pada kelompok media cetak lebih rendah dibandingkan dengan kelompok media online (10% : 18,8%). Hasil uji statistik didapatkan penggunaan media online youtube lebih efektif meningkatkan pengetahuan ibu tentang deteksi dini kanker serviks dibandigkan media cetak booklet (RR = 1,44). Simpulan: Pemberian edukasi menggunakan media online youtube terbukti memiliki pengaruh lebih tinggi dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang deteksi dini kanker serviks dibandingkan dengan media cetak pada wanita usia subur. Media online bisa menjadi pilihan metode edukasi kesehatan untuk peningkatan pengetahuan. Abstract: The Use of YouTube Online Media and Booklet Print Media During the Covid-19 Pandemic Increases Knowledge of Cervical Cancer Screening in Women of Reproductive Age. Background: Lack of information about the early detection of cervical cancer makes knowledge of women of childbearing age. The impact of awareness for cervical cancer screening is low. YouTube online media and booklet print media can be developed as an option for providing health information or education. Purpose: The study aims to evaluate the effectiveness of providing information through online and print media to increase knowledge of early detection of cervical cancer cases in women of childbearing age. Methods: quasi-experimental with pretest-posttest with control group design as the design of this study. The subjects of this study were women of childbearing age aged > 19 years, totaling 106 women who were divided into 2 groups, namely group one using the online media YouTube and group two using booklet print media. Data analysis used the Kolmogorov-Smirnov test, Mann-Whitney test, and Chi-Square test. Results: The increase in the score of mothers' knowledge about early detection of cervical cancer in the print media group was lower than that in the online media group (10%: 8.8%). Statistical test results showed that the use of the online media YouTube was more effective in increasing mothers’ knowledge about the early detection of cervical cancer compared to printed booklet media (RR = 1.44). Conclusion: Providing education using the online media YouTube has proven to have a higher effect on increasing mothers’ knowledge about the early detection of cervical cancer compared to print media in women of childbearing age. Online media can be a choice of health education methods to increase knowledge.
The Role of Methotrexate Chemotherapy in Impeding Rupture - Low-Risk Gestational Trophoblastic Neoplasia Management: A Case Report Paramita, Betari Dhira; Sutrisno, Sutrisno; Pramatirta, Akhmad Yogi
Indonesian Journal of Obstetrics & Gynecology Science Volume 7 Nomor 2 Juli 2024
Publisher : Dep/SMF Obstetri & Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/obgynia.v7i2.677

Abstract

Background: Gestational Trophoblastic Neoplasia (GTN) is a type of malignant growth that originates from abnormal proliferation of placental trophoblast. GTN can even be cured in its metastatic forms with a high success rate of 90-100%. However, estimating the incidence of Gestational Trophoblastic Disease (GTD) in Indonesia is challenging due to underreporting and lack of recognition. GTD can be classified into two types: hydatidiform mole and GTN. Low-risk GTN is currently treated with methotrexate.Case presentation: A 24-year-old woman experienced vaginal bleeding for three weeks after her molar evacuation. Upon admission to Prof. Dr. Margono Seokarjo (RSMS) General Hospital, the patient was in grade III hypovolemic shock. Post-molar evacuation β-hCG examination showed increasing periodic, while ultrasound examination revealed thinning of the myometrium with vesicular pattern invaded at the fundus. Transvaginal examination results showed bilateral lutein cysts. The patient was diagnosed with low-risk GTN (FIGO score 6) with impending uterine rupture and bilateral non-papillary multilocular ovarian cysts.Discussion: GTN during pregnancy requires accurate diagnosis and prompt treatment. GTN patients who reach an undetectable β-hCG level are at risk of perforation, infection, and higher uterine bleeding. MTX chemotherapy has been proven effective as the main therapy for low-risk GTN, and the β-hCG level can be relied upon as an indicator of treatment response. The MTX chemotherapy provides a favorable prognosis for reducing β-hCG levels to prevent uterine rupture.Conclusions: The administration of MTX chemotherapy successfully prevents rupture by reducing the β-hCG levels, followed by three cycles of consolidation therapy to prevent recurrence.Peran Kemoterapi Metotrexat pada Tatalaksana Tumor Trofoblastik Gestational Risiko Rendah dengan Ancaman Ruptur Uteri: Laporan KasusAbstrak Latar belakang: Neoplasia Trofoblas Gestasional (GTN) merujuk pada lesi ganas yang timbul dari proliferasi trofoblas plasenta yang abnormal. Meskipun dalam bentuk metastasis, GTN dapat disembuhkan dengan tingkat kesembuhan mencapai 90 – 100%. Di Indonesia, estimasi insiden GTD (Penyakit Trofoblas Gestasional) menjadi tantangan terutama karena tidak semua kasus dilaporkan atau dikenali. GTD terbagi menjadi mola hidatidosa dan neoplasia trofoblas gestasional (GTN). Saat ini, metotreksat direkomendasikan untuk GTN dengan risiko rendahPresentasi Kasus: Seorang wanita berusia 24 tahun mengalami perdarahan vagina selama 3 minggu setelah evakuasi molanya. Saat masuk ke Rumah Sakit Umum Prof. Dr. Margono Soekarjo (RSMS), pasien dalam keadaan syok hipovolemik stadium III. Pemeriksaan β-hCG pascaevakuasi mola menunjukkan peningkatan periodik dan pemeriksaan ultrasonografi menunjukkan penipisan miometrium dengan pola vesikular yang menginvasi fundus. Hasil pemeriksaan transvaginal menunjukkan adanya kista lutein bilateral. Pasien didiagnosis dengan GTN risiko rendah (skor FIGO 6) dengan ancaman ruptur uterus dan kista ovarium multilokular bilateral non-papiler.Pembahasan: GTN selama kehamilan membutuhkan diagnosis yang akurat dan pengobatan yang cepat. Kemoterapi metotreksat merupakan terapi utama untuk GTN dengan risiko rendah, dan tingkat β-hCG dapat digunakan sebagai indikator respons terhadap pengobatan. Pasien GTN yang mencapai tingkat β-hCG yang tidak terdeteksi berisiko mengalami perforasi, infeksi, dan perdarahan rahim yang lebih tinggi. Penggunaan metotreksat (MTX) sebagai pengobatan utama untuk GTN dengan risiko rendah telah terbukti efektif dan memberikan prognosis yang menguntungkan. Kesimpulan: Pemberian kemoterpi MTX berhasil mencegah terjadinya ruptur karena kadar β-hCG menurun dan dilanjutkan terapi konsolidasi 3 siklus untuk mencegah terjadinya rekurensi.Kata kunci: Gestational Trophoblastic Neoplasia (GTN), Plasenta Trofoblas, Methotrexate Ruptur Uteri.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MAHASISWA KEBIDANAN DAN BIDAN TENTANG KESEJAHTERAAN JANIN, GERAKAN JANIN DAN PERDARAHAN PASCASALIN Adnani, Qorinah Estiningtyas Sakilah; Sari, Ade Zayu Cempaka; Nurani, Adinda Meisya Hasna; Susanti, Ari Indra; Nirmala, Sefita Aryuti; Bestari, Astuti Dyah; Sari, Puspa; Didah, Didah; Gumilang, Lani; Mandiri, Ariyati; Handayani, Dini Saraswati; Martini, Neneng; Pramatirta, Akhmad Yogi
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v4i2.1482

Abstract

Pemantauan kesejahteraan janin penting dilakukan selama kehamilan yang bertujuan untuk melihat setiap tahap perkembangan janin. Salah satu parameter untuk menilai kesejahteraan janin melalui gerakan janin. Selain resiko lahir mati penurunan gerakan janin juga berhubungan dengan kejadian prematur dan pertumbuhan janin terhambat. Selain itu, angka kematian ibu yang tinggi salah satunya disebabkan oleh perdarahan. Pencegahan perdarahan pasca salin dapat dilakukan dengan mengenali  tanda-tanda awal perdarahan pasca salin, dan untuk menggunakan farmakologis, mekanik dan metode bedah perdarahan pasca salin, sesuai dengan faktor penyebabnya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa kebidanan dan bidan tentang kesejahteraan janin, gerakan janin, dan perdarahan pascasalin. Metode yang digunakan dengan melaksanakan simposium dan workshop. Hasil kegiatan simposium dan workshop dilaksanakan 1 hari diikuti oleh 113 peserta. Dari hasil evaluasi pengetahuan pretest dan posttest menunjukkan terdapat peningkatan rerata skor pengetahuan dari 100 peserta sebesar 24,07 dari rata-rata awal pada saat pretest 56,3 % meningkat menjadi 81% saat posttest dengan p-value=0,000.  Kegiatan serupa dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas calon bidan dan bidan ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan maternal untuk masyarakat.
DAMPAK SUPLEMENTASI MIKRONUTRIEN IBU HAMIL TERHADAP LUARAN KEHAMILAN: A LITERATURE REVIEW Hendraswari, Chatrine Aprilia; Pramatirta, Akhmad Yogi; Sahiratmadja, Edhyana; Susanti, Ari Indra; Purnamaningrum, Yuliasti Eka
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 34 No. 3 (2024): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v34i3.2071

Abstract

Selama kehamilan, kebutuhan nutrisi meningkat dibandingkan dengan wanita yang tidak hamil. Makanan bergizi selama hamil meliputi asupan energi, protein, vitamin dan mineral. Namun di negara-negara berpenghasilan rendah-menengah. Pemenuhan kebutuhan asupan makanan ibu hamil menjadi tantangan yang menyebabkan terjadinya defisiensi mikronutrien sehingga diperlukan suplementasi mikronutrien. Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh suplementasi mikronutrien terhadap dampak pada kehamilan. Artikel ini disusun menggunakan Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta Analysis (PRISMA). Database diambil dari Science Direct, PubMed, Cochrane, dan SAGE Journal dengan kata kunci “Micronutrient during Pregnancy” OR “Micronutrient Supplementation of Pregnancy” OR “Micronutrient of Pregnant Women” OR “Supplementation of Pregnancy”. Sepuluh artikel dianalisis mengenai desain tujuan, hasil serta kesimpulan. Hasil tinjauan pustaka ini menjelaskan bahwa suplementasi mikronutrien untuk ibu hamil yang penting yaitu zat besi (Fe), asam folat, kalsium (Ca), magnesium (Mg), tembaga (Mg), seng (Zn) dan vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin D. Suplementasi ini dapat dikonsumsi sesuai apa yang dibutuhkan tubuh. Dampak konsumsi suplementasi selama hamil yaitu dapat mencegah terjadinya anemia, gizi buruk, dan preeklamsia/eklampsia pada ibu hamil, bayi lahir pendek, prematur, berat badan lahir rendah dan kematian.
Folate Metabolism and Its Implications in Pregnancy Puspitasari, Maya Khaerunnisa; Irianti, Setyorini; Pramatirta, Akhmad Yogi; Wirawan, Wahyudi; Islamy, Nurul; Maelissa, Merlin Margreth; Lumentut, Anastasia Mariane
Journal La Medihealtico Vol. 6 No. 2 (2025): Journal La Medihealtico
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallamedihealtico.v6i2.1885

Abstract

The impact of folate nutritional status on a variety of pregnancy outcomes has been acknowledged for a considerable period of time. Folate is increasingly recognized not just as a nutrient required to prevent megaloblastic anemia during pregnancy, but also as a vitamin necessary for reproductive health. Folate plays an important role in several metabolic processes including DNA synthesis and methylation. Changes in folate status can affect the stability and integrity of DNA or affect the methylation patterns of some tissues. Folate is required for cell division and cell maintenance, as it acts as a co-enzyme in the transfer and processing of carbon units and plays an important role in the synthesis of nucleotides (thymidine) that are essential for de novo construction or DNA repair. The purpose of this article is to examine the function of folic acid in human health especially in pregnancy and to evaluate the benefits, concerns, and epigenetic effects of maternal FA in light of recent discoveries that are crucial for the development of future research.
Pengaruh Likopen terhadap Kadar Soluble FMS-Like Tyrosine Kinase 1 pada Preeklamsi Basyir, Vaulinne; Fauziah, Prima Nanda; Pramatirta, Akhmad Yogi; Yanwirasti, Yanwirasti; Mose, Johanes C.; Oenzil, Fadil
Jurnal Kesehatan Andalas Vol. 9 No. 4 (2020): Online December 2020
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v9i4.1513

Abstract

Preeklamsi merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas baik maternal maupun perinatal. Tujuan: Menganalisis pengaruh pemberian likopen terhadap kadar sFlt-1 secara in vitro pada sel trofoblas model preeklamsi. Metode: Penelitian ini dilakukan secara eksperimental di Laboratorium Genetika Molekuler dan Kultur Sel Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran selama periode 2017-2018. Sampel serum diperoleh dari RS. Dr. Hasan Sadikin Bandung, sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Kriteria inklusi adalah pasien yang telah didiagnosis preeklamsi berdasarkan pemeriksaan tekanan darah dan protein urin, dan kriteria eksklusi adalag pasien yang tidak datang kontrol atau tidak bisa dihubungi. Penelitian ini terdiri dari dua tahap, pertama ditentukan nilai LD50 likopen terhadap sel trofoblas kemudian dijadikan dasar nilai konsentrasi yang akan digunakan, selanjutnya dilakukan pemeriksaan sFlt-1 menggunakan metode Elisa pada kultur sel trofoblas kondisi normal dan preeklamsi dengan analisa data menggunakan analisis varians (Anova) dan uji Duncan untuk mengetahui perbedaan antar variabel. Hasil: Nilai LD50 adalah 250 ug/ml dan serial konsentrasi yang digunakan mulai dari 1,953 sampai dengan 125 ug/ml. Didapatkan kadar sFlt-1 menurun secara signifikan (p0,05) dari 39,5445 menjadi 31,1342 pg/ml pada sel trofoblas yang diinduksi dengan serum preeklamsi setelah pemberian konsentrasi likopen sebesar 15,625-31,25 ug/ml yang nilainya mendekati keadaan pada sel trofoblas yang diinduksi serum kehamilan normal. Pemberian likopen dapat menurunkan kadar sFlt-1 pada sel trofoblas preeklamsi. Simpulan: Likopen dapat merubah kadar sFlt-1 dan perubahannya dipengaruhi oleh konsentrasi dan jenis serum.Kata kunci: likopen, preeklampsi, sFlt-1 
Geriatric Clinic Business Opportunities in Bandung: Is it Worth Developing? Pramatirta, Akhmad Yogi; Nurdin, Nurdin; Suyanto, Rachmat; Adwiyah, Rabiatul; Aspiranti, Tasya; Suwarsi, Sri
Studi Ilmu Manajemen dan Organisasi Vol. 6 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/simo.v6i2.4629

Abstract

Purpose: This study aims to evaluate the feasibility of developing the Bandung Geriatric Centre (BGC) Primary Clinic, which focuses on holistic health services for the elderly, given the increasing elderly population and the complexity of their health needs. Methodology/approach: This study was conducted with a quantitative approach using demographic data, market analysis, location study, technology evaluation, government regulation review, and financial projections. Analyses covered market, operational, human resources, legal, and financial aspects. Results/findings: The results show that the development of BGC is feasible. The market aspect shows good growth potential, the strategic location supports operations, the medical personnel fulfill the service needs, and the legality is in accordance with regulations. From a financial perspective, the project showed a positive value with a Payback Period of 4.03 years, NPV of IDR 428.8 million, and IRR of 15.73%. Conclusion: Bandung Geriatric Centre (BGC) Primary Clinic is considered feasible to develop based on the analysis of market, operational, human resources, legal, and financial aspects, with large market potential, strategic location, availability of sufficient human resources, legal compliance, and profitable financial projections. Limitations: This study remains valid despite the limitations of reliance on secondary data, the scope of competitor analysis being limited to a 2.5 km radius, and financial assumptions that are subject to change due to economic dynamics. Contribution: This study contributes to the development of an integrated holistic approach-based elderly health service model, and is useful for health practitioners, investors in health services, and policy makers.
The Role of Health Education in Primary Health Care Facilities in Supporting Exclusive Breastfeeding Success: A Scoping Review Kusteja, Nadya Fauzia; Anwar, Ruswana; Pramatirta, Akhmad Yogi; Susiarno, Hadi; Gurnida, Dida Akhmad; Irianti, Setyorini
JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 27 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jtp.v27i2.54699

Abstract

Health education in primary healthcare facilities serves as a key factor in facilitating the success of exclusive breastfeeding. Primary healthcare facilities, such as community health centers and clinics, serve as initial points for mothers to understand that exclusive breastfeeding, along with using the right breastfeeding techniques, greatly benefits their baby’s health and growth. Through effective health education programs, healthcare providers can enhance mothers' knowledge and skills in breastfeeding, which in turn can reduce failures in exclusive breastfeeding practices. Research shows that mothers who receive health education on breastfeeding techniques those educated on the topic tend to achieve exclusive breastfeeding success more often than those without such knowledge. A scoping A review approach adhering to the PRISMA-ScR criteria was utilized, with literature searches conducted through scientific literature platforms, for example PubMed, Google Scholar, and Scopus. The results of effective health education in primary healthcare facilities can help achieve national targets for exclusive breastfeeding and improve the health of mothers and children.
Co-Authors Ade Zayu Cempaka Sari Adhi Pribadi Adhi Pribadi Adhi Pribadi Aditiyono, Aditiyono Adwiyah, Rabiatul Akbar Rahmat Alamsyah Aziz Ali Budi Harsono Almira, Nadia Larastri Amillia Siddiq, Amillia Amran Amrullah Andi Kurniadi, Andi Andi Rinaldi Ari indra Susanti Ariyati Mandiri Astuti Dyah Bestari Aziz, Muhammad Alamsyah Basyir, Vaulinne Budi Handono Budi Handono Devi Nurlaelasari Dida Akhmad Gurnida Didah, Didah Dini Hidayat Dini Saraswati Handayani Edhyana Sahiratmadja Fadil Oenzil Firmansyah, Silva Elifa Fitriyanto, Iqbal Anugrah FM. Dicky Fitraendi Galih Apriadi Gusasih, Bahar Sangkur Hanom Husni Syam Hendraswari, Chatrine Aprilia Herman Susanto Indra, Rosalinda Agnestya Jeffry Iman Gurnadi Johanes C. Mose Johanes C. Mose Jusuf S. Effendi Jusuf Sulaeman Effendi Jusuf Sulaeman Effendi Kharismawati, Nuniek Kusteja, Nadya Fauzia Lani Gumilang Lucky Saputra Lumentut, Anastasia Mariane M. Rizkar Arev Sukarsa Maelissa, Merlin Margreth Martini, Neneng Meita Dhamayanti Neneng Martini Neneng Martini, Neneng Martini Nurani, Adinda Meisya Hasna Nurdin Nurdin Nurul Islamy Octaviana, Hana Rifa Paramita, Betari Dhira Pradistya Syifa Yudiasari Prima Nanda Fauziah Puspa Sari, Puspa Puspitasari, Maya Khaerunnisa Qorinah Estiningtyas Sakilah Adnani R. M. Sonny Sasotya Rachmawati, Anita Raden Tina Dewi Judistiani Rizna Tyrani Rumanti Rizna Tyrani Rumanti Rokhimawaty, Afita Ruswana Anwar Salima, Siti Sefita Aryuti Nirmala Setyorini Irianti Sharon Gondodiputro Sharon Gondodiputro Sofie R. Krisnadi Sri Suwarsi Susiarno, Hadi Sutjighassani, Tjut Sutrisno, Sutrisno Suyanto, Rachmat Tasya Aspiranti Tita Husnitawati Madjid Udin Sabarudin Vaulinne Basyir Vita Murniati Tarawan Wirawan, Wahyudi Yanwirasti Yanwirasti Yanwirasti Yanwirasti Yoga Paripurna Yudiasari, Pradistya Syifa Yuliasti Eka Purnamaningrum Yulius, Will Hans