Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Masyarakat dalam Pencegahan Residivisme Klien Tindak Pidana Narkotika di Kelurahan Sukamaju Daniel Lukman Sipahutar; Muhammad Ali Equatora
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i4.2099

Abstract

Penyalahgunaan narkotika masih menjadi masalah serius yang berdampak pada meningkatnya residivisme, khususnya di kalangan klien tindak pidana narkotika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pengembangan masyarakat dalam pencegahan residivisme klien di Balai Pemasyarakatan Kelas II Bogor dengan fokus pada Kelurahan Sukamaju. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan strategi studi kasus melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pembimbing kemasyarakatan, klien, dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inisiatif pengembangan masyarakat masih bersifat sporadis, meskipun terdapat keterlibatan tokoh agama, dukungan keluarga, serta bimbingan spiritual dan keterampilan. Hambatan utama terletak pada belum adanya forum pendampingan terstruktur dan lemahnya koordinasi antara BAPAS, pemerintah daerah, dan masyarakat. Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya pembentukan forum komunitas reintegrasi sosial, pelatihan kapasitas bagi pemangku kepentingan, serta kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pencegahan residivisme yang lebih efektif dan berkelanjutan
Pemberdayaan Klien Bapas Melalui Pendekatan Comunity Development Untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Ilham Dimas Satria Wardani Putra; Muhammad Ali Equatora
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i4.2156

Abstract

Tingginya angka residivisme serta sulitnya mantan narapidana memperoleh kesempatan kerja mencerminkan lemahnya sistem reintegrasi sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis mekanisme pemberdayaan klien Bapas melalui pendekatan Community Development dan mengidentifikasi hambatan dalam pelaksanaannya. Penelitian dilakukan di Bapas Kelas II Purwokerto dengan menggunakan metode kualitatif dan desain fenomenologis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi yang melibatkan klien, pembimbing kemasyarakatan, dan mitra lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan dilakukan melalui peningkatan kapasitas pengetahuan, pelatihan keterampilan berbasis potensi lokal, pendampingan usaha, serta penguatan jejaring sosial. Klien yang memperoleh pelatihan kontekstual dan pendampingan berkelanjutan menunjukkan peningkatan motivasi dan rasa percaya diri. Meski demikian, program masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan sumber daya, rendahnya partisipasi, dan stigma sosial. Temuan ini mengimplikasikan bahwa pendekatan Community Development relevan dan strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi, menekan residivisme, serta mendukung reintegrasi sosial yang berkelanjutan
Peran Konseling Koreksional dalam Pengembangan Empati Klien Dewasa Muda: Studi Kasus di Balai Pemasyarakatan Kelas II Jayapura Enumbi, Yuprilia Rama Ria; Muhammad Ali Equatora
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i4.2164

Abstract

Meningkatnya jumlah kasus kriminal di Jayapura dengan 11.834 kasus pada 2020–2022 menunjukkan lemahnya kesadaran hukum dan empati klien dewasa muda di Balai Pemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran konseling koreksional dalam mengembangkan empati pada klien dewasa muda di Jayapura. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap enam informan yang terdiri dari klien, Pembimbing Kemasyarakatan, dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling di Bapas Jayapura berhasil mendorong klien yang semula apatis dan egosentris untuk mengembangkan empati, kesadaran moral, serta tanggung jawab sosial melalui pendekatan humanistik dan Cognitive Behavioral Therapy (CBT). Konseling yang menekankan interaksi personal tanpa menghakimi membangun relasi terapeutik yang aman sehingga klien lebih terbuka, reflektif, dan responsif secara emosional. Perubahan ini tampak pada sikap, pola pikir, dan perilaku sosial mereka, yang kemudian mempermudah diterimanya kembali dalam aktivitas komunitas.
Pelatihan Kemandirian Pertanian Untuk Meningkatkan Keterampilan Warga Binaan Perempuan di Lapas Kelas III Jayapura Hulir, Tresia Rita; Enumbi, Yuprilia Rama Ria; Muhammad, Ali; Equatora, Muhammad Ali
ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2025): ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/zona.v2i3.234

Abstract

Pelatihan kemandirian berbasis pertanian di Lapas Perempuan Kelas III Jayapura bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan teknis dan mental untuk mendukung kehidupan pasca-pemasyarakatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan observasi langsung, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini berkontribusi dalam meningkatkan keterampilan bercocok tanam, pengolahan hasil pertanian, serta aspek psikologis seperti rasa percaya diri dan motivasi berwirausaha. Namun, kendala yang masih dihadapi meliputi keterbatasan sarana pertanian, minimnya akses pasar, dan stigma sosial terhadap mantan narapidana. Untuk meningkatkan efektivitas program ini, diperlukan peningkatan fasilitas, kolaborasi dengan sektor swasta, serta edukasi masyarakat mengenai reintegrasi sosial. Jika didukung secara optimal, program ini dapat menjadi model rehabilitasi yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga binaan dan masyarakat luas.
Efektivitas Pembinaan Kemandirian Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Wirogunan Yogyakarta Equatora, Muhammad Ali
EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 7 No. 1 (2018): Empati Edisi Juni 2018
Publisher : Social Welfare Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/empati.v7i1.9648

Abstract

Abstract. Research on the effectiveness in coaching independence prisoners in Wirogunan Yogyakarta has begun and aims to determine the effectiveness in coaching independence inmates start with the implementations aimed at the realization of prisoners who have self-reliance skills. This study used a qualitative descriptive approach, where the primary data found by asking questions of the officials on issues related to assimilation processing job (coaching independence) from both structural field officials. Base on the research, it is known that the effectiveness of coaching independence inmates still not optimal condition apart from several factor, including the human factor other support, human resources, process guidance, available budget and bureaucracy. Effort needs to be done to overcome obstacles in coaching independence inmates were cooperating with the government agencies and institutions in an effort to increase public guidance to prisoners; strong motivation from the persons with the principles of morality and idealist; the effort to improve the walfare agency officials to increase the loyality of officers in carrying out the existence of moral. Researchers sugget the necessity of an understanding of the responsibilities in coaching independent prisoners with all parties, especially the components in the criminal justice system such as police, prosecutors, and court to actively enroll people, and the government and the private sector in efforts to confront obstacles in the face of prison. Abstrak. Penelitian tentang efektifitas pembinaan pada para narapidana yang bebas di Wirogunan Yogyakarta bertujuan guna menentukan efektifitas pembinaan atas mereka yang dimulai dengan berbagai implementasi untuk mewujudkan tahanan yang memiliki keterampilan kemandirian diri. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif di mana data primer diperoleh dengan mengajukan pertanyaan pada petugas resmi terkait isu pekerjaan proses asimilasi (melatih tahanan yang bebas) dari petugas yang terbagi secara struktural. Berdasarkan riset ini, diketahui bahwa efektifitas pembinaan narapidana jauh dari kondisi optimal terkait beberapa faktor yang meliputi faktor kemanusiaan, seperti dukungan, sumber daya manusia, pembinaan, ketersediaan anggaran, dan birokrasi. Upaya yang diperlukan untuk mengatasi tantangan pembinaan narapidana yang bebas adalah bekerjasama dengan agen-agen pemerintah dan berbagai lembaga guna meningkatkan peningkatkan pembinaan narapidana, motivasi yang kuat dari orang-orang beserta prinsip-prinsip moralitas dan idealisme, upaya meningkatkan kesejahteraan oleh petugas guna meningkatkan loyalitas dalam mengemban eksistensi moral. Peneliti menyarankan perlunya pemahaman tanggung jawab dalam membina narapidana bebas dengan seluruh bagian-bagiannya khususnya komponen-komponen di dalam sistem keadilan hukum seperti polisi, jaksa, dan pengadilan agar secara aktif mendaftarkan masyarakat, pemerintah dan sektor privat dalam upaya mengatasi tantangan menghadapi narapidana.
Perwawatan Kesehatan Narapidana Penderita Tuberkulosis di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIa Bogor Syahdila, Arya; Equatora, Muhammad Ali; Tando, Cahyoko Edi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1354

Abstract

Perawatan kesehatan narapidana merupakan bagian integral dari pemenuhan hak asasi manusia yang harus dijamin oleh negara, termasuk perawatan bagi narapidana penderita tuberkulosis (TBC). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana perawatan kesehatan narapidana penderita TBC dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bogor, serta hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan perawatan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawatan kesehatan yang diberikan telah mengikuti standar Kementerian Kesehatan, tetapi menghadapi kendala seperti overpopulasi, keterbatasan tenaga medis, serta fasilitas kesehatan yang terbatas. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kualitas perawatan dengan menambah tenaga medis, memperbaiki kondisi lingkungan lapas, serta memperkuat program edukasi kesehatan bagi narapidana.  
Pencegahan Kasus Lesbian di Lembaga Pemasyarakatan Indonesia: Pendekatan Sosial Hukum Rachmayanthy, Rachmayanthy; Equatora, Muhammad Ali; Tando, Cahyoko Edi
Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum Vol 17, No 2 (2023): July Edition
Publisher : Law and Human Rights Research and Development Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30641/kebijakan.2023.V17.197-208

Abstract

The case of lesbians in Correctional Institutions is phenomenal and has already come to the attention of all groups; there are also health impacts that threaten the community’s safety if Lesbians are indicated. Lesbian cases, in particular, occur not only in the community but have also penetrated Correctional Institutions (Lapas), so early prevention is needed to maintain security and order in Correctional Institutions. This study will use a Sociolegal Approach; data collection is carried out using interview techniques with prisoners. The data analysis is carried out in the form of a Sociolegal Approach with rules relevant to the topic of discussion. The result is that regulations regarding preventing Lesbians in Correctional Institutions are not found. Still, the researchers found that officers can review granting rights to each prisoner if the prisoner commits an act that disturbs conductivity in the Correctional Institutions. The imposition of a measurable sentence against the prisoner isalso enforced. The vision and mission within Correctional Institutions, which focus on coaching, have also been carried out because coaching is the right of convicts. Guidance is generally not only on the religious side but also on positive activities for self-development in line with the assessment of Community Guidance. 
Bimbingan Sosial Individu dalam Meningkatkan Motivasi Klien Anak Bapas Kelas II Subang untuk Perubahan Perilaku Az-Zahra, Maulida; Equatora, Muhammad Ali
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya jumlah anak yang berhadapan dengan hukum menjadi perhatian serius dalam sistem pemasyarakatan, khususnya dalam proses reintegrasi sosial yang humanis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran bimbingan sosial individu dalam meningkatkan motivasi anak untuk mengubah perilaku ke arah yang lebih positif, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan hambatan yang dihadapi. Penelitian dilakukan di PPSGBK Cileungsi dan Bapas Kelas II Subang dengan menggunakan metode kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa bimbingan sosial individu mampu meningkatkan motivasi anak melalui pendekatan empatik dan relasional yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Faktor pendukung meliputi keterlibatan petugas, dukungan lingkungan, dan pendekatan bimbingan yang tepat. Hambatan utama yang ditemukan antara lain rendahnya motivasi awal, keterbatasan sumber daya, serta stigma sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bimbingan sosial individu merupakan pendekatan efektif dalam mendukung perubahan perilaku anak menuju reintegrasi yang lebih baik.
Bimbingan Sosial Individu Dengan Pendekatan Teknik Parenting Sebagai Upaya Menurunkan Resiko Residivisme Anak Binaan (Studi Kasus Lpka Kelas I Tangerang) Kresti, Lorinda; Equatora, Muhammad Ali; Hamzah, Imaddudin; Anwar, Umar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi berkembang pesat pada masa ini, dan globalisasi juga berdampak signifikan pada masyarakat dan generasi muda khususnya para remaja pada saat ini. Salah satu yang sangat mudah terpengaruh oleh pengaruh globalisasi terutama dampak negatifnya adalah remaja. Karena pada masautransisi atau peralihanudari masa kanak-kanak menuju dewasa. Banyak kejadian kenakalan remaja yang terjadi di berbagai daerah. Berbagai macam tindakan negatif atau perilaku menyimpang yang dilakukan oleh sebagian remaja meresahkan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan, perubahan perilaku dan mengetahui faktor penghambat dalam pelaksanaan bimbingan sosial individu dengan pendekatan teknik parenting. Data penelitian diambil dari metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data yang diambil adalah data primer dan data sekunder. Teknik analisis data adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ialah dengan pendekatan Teknik parenting memberikan perubahan perilaku terhadap anak binaan, yang sebelumnya cenderung berperilaku tidak sesuai selama menjalani pembinaan di LPKA seperti lebih banyak menutup diri, sehingga dengan adanya bimbingan sosial individu dengan pendekatan Teknik parenting sebagai Upaya menurukan resiko residivisme anak binaan. Kata Kunci: Bimbingan sosial individu, residivisme, teknik parenting.
Application of CBT to Improve Self Esteem And Learning Motivation of Fostered Children (Case Study of Special Development Institution for Children Class I Tangerang) Nailusyarifa, Andin Noviar; Equatora, Muhammad Ali; Hamzah, Imaddudin; Tando, Cahyoko Edi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.14990

Abstract

Children's learning motivation has a significant influence on adolescent behavior, which can lead to delinquency and legal issues, ultimately resulting in them becoming residents of LPKA. Several studies have shown that children undergoing rehabilitation at LPKA experience various psychological impacts, one of which is a decrease in self-esteem, which is considered a person's perception of themselves. Cognitive Behavioral Therapy (CBT) is one of the therapeutic methods widely used to address issues of self-esteem and motivation. This study aims to evaluate the application of Cognitive Behavioral Therapy in enhancing the self-esteem and learning motivation of residents at LPKA Class I Tangerang. This research used an experimental qualitative method by providing CBT for six sessions to three residents, using the Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) and the Motivated Strategies for Learning Questionnaire (MSLQ) as measurement tools. The results of the study showed an increase in the average self-esteem and learning motivation of the residents before and after the CBT intervention.
Co-Authors Abdul Rahman Adela, Shisilia Aditya Ramadhan Heriyanto Aisyah Aisyah Aisyah Alfiqri, Syahrun Ali Muhammad Andini, Ahlamia Anggara Dwi Panca Anisa Putri Adji Anwar, Umar Aulia, Qhistina Aulia, Qisthina Az-Zahra, Maulida Azahra, Sasgin Basar, Gigin G. K. Berutu, Jesaya Ananda Biafri, Vivi Sylviani Butar Butar, Herry F Butar Butar, Herry Fernandes Butar-Butar, Herry Fernades Butar-Butar, Herry Fernandez Cahyoko Edi Tando Chethiyar, Saralah Devi Mariamdaran Daniel Lukman Sipahutar Daulah, Krisna Asma Saeful Dilla, Dian Marva Elin Cantika Sari Saragih Eneng Imas Yusmiati Enumbi, Yuprilia Rama Ria Gilang Perdana Gumay, Feby Kurnia Rapanca Gusatar Marza Habibulloh, Ahmad Hamzah, Imadduddin Hamzah, Imaddudin Hamzah, Imaduddin Herry Fernandes Butar Butar Herry Fernandez Butar-Butar Hery Wibowo, Hery Hulir, Tresia Rita Hussain, Syed Muzaffar Igo Ilham Habibi Ilham Dimas Satria Wardani Putra Irawan Hardi Jamil, Muhammad Sarjis Khairun, Afina Afiyati Khalidass, Thivya Kresti, Lorinda Kusuma Aji, Dandi Prasetiyo Lediana Tia Mutiara Mitro Subroto Muhtaram, Rifqi Falih Mutiara Sari, Agnes Roulina Mutiara, Lediana Tia Nailusyarifa, Andin Noviar Napitupulu, Davin Felix Nindiarti Septya Nugraha, Fajar Iman Nugraheni Suryaningtyas Nulhakim, Soni Akhmad Olivia, Naila Radha Pamungkas, Andika Putra Pamungkas, Irfan Adi Pangestu, Aji Singgih Pasaribu, Andre Manuella Pramudya Ananti Prasasti, Ni Made Jyotiara Nandita Pratiwi, Ayu Inka Priyatmono, Budi Putranto, Ardian Rizky putri, syavira desrania Qishtina Aulia Qisthina Aulia Rachim, Hadiyanto Abdul Rachmayanthy, Rachmayanthy Rafi Hafidz Rahmadila, Hanifah Rahman, Anthony Putra Aditya Raja, Ganes a/I Rajagukguk, Binsar Parulian Ramadhan, Rafli Aldira Reki Amaludin Akbal Rhenald Daeng Lommpo Rudiatin, Endang Saeed, Hamid Santoso Tri Raharjo Saputra, Hijrah Saralah Devi Mariamdaran Chethiyar Saralah Devi Mariamdaran Chethiyar Sasgin Azahra Sasgin Azahra Damai Senoputro, Rifqi Murtadho Setiawan, Helmi Budi Setyaningrum, Indriyani Aditya Stevanus Dwi Sulhan Sulhan Suryaningtyas, Nugraheni Syahdila, Arya Syahrial Yuska Tania Qamar Tania Qamar Teuku Zulyadi, Teuku Umar Anwar Viqih Zeni Wardhana Yulita Angraini Zada Aryaguna Zukhruf Krisna