Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

DESKRIPSI KEMAMPUAN MENYELESAIKAN MASALAH SPASIAL SISWA SMP BERDASARKAN GAYA KOGNITIF IMPULSIF DAN REFLEKTIF Jaelani, Abd. Kadir; Ilhamuddin, Ilhamuddin; Arriah, Fathrul; Syamsuadi, Ahmad
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2023): September-December 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v3i3.1055

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan spasial siswa SMP berdasarkan gaya kognitif impulsif dan reflektif. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini, yaitu : tes MFFT (Matching Familiar Figures Test) untuk mengetahui gaya kognitif siswa. Selanjutnya ditemukan 1 subjek bergaya kognitif impulsif dan 1 subjek bergaya kognitif reflektif. Kemudian kedua subjek tersebut diberikan tes kemampuan spasial untuk mengetahui kemampuan spasial siswa setelah itu dilakukan wawancara. Indikator kemampuan spasial, yaitu : (1) menyatakan kedudukan unsur-unsur suatu bangun ruang., (2) Mengkonstruksi dan mempresentasikan model-model geometri yang digambar pada bidang datar dalam konteks ruang., (3) membayangkan bentuk atau posisi suatu objek geometri yang dipandang dari sudut pandang tertentu., (4) Menginvestigasi ukuran yang sebenarnya dari stimulus visual suatu objek geometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang bergaya kognitif impulsif memiliki kemampuan spasial yang rendah dikarenakan hanya mampu memenuhi 1 indikator kemampuan spasial, yaitu mengkontruksi dan mempresentasikan model-model geometri yang digambar pada bidang datar dalam konteks ruang. Sedangkan siswa yang bergaya kognitif reflektif memiliki kemampuan spasial yang tinggi dikarenakan mampu memenuhi semua indikator kemampuan spasial.
Deskripsi Kesulitan Menyelesaikan Masalah Bangun Ruang Ditinjau Dari Gaya Kognitif Field Independent Dan Field Dependent Pada Siswa SMP Jaelani, Abd. Kadir; Muzaini, Muhammad; Wahyuddin, Wahyuddin; Ilhamuddin, Ilhamuddin; Arriah, Fathrul; Syamsuadi, Ahmad
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1519

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesulitan siswa dalam menyelesaikan masalah bangun ruang ditinjau dari gaya belajar kognitif field dependent dan field independent pada UPT SMP Negeri 1 Manuju. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif melalui pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menerapkan teknik Tes GEPT, tes kesulitasn siswa, dan wawancara. Dalam penelitian ini digunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dengan melewati beberapa tahapan, yaitu Reduksi Data, Penyajian Data, Verifikasi Data, dan Keabsahan Data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Subjek Field Dependent dalam menyelesaikan beberapa soal bangun ruang sisi datar, yaitu tidak mampu memenuhi 4 indikator. Sedangkan, pada Subjek Field Independent dalam menyelesaikan soal bangun ruang sisi datar, yaitu mampu menyelesaikan dan dapat memenuhi semua indikator. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa strategi pengajaran perlu disesuaikan dengan gaya belajar kognitif siswa. Siswa dengan gaya belajar field dependent memerlukan lebih banyak bimbingan dan visualisasi untuk memahami konsep bangun ruang, sedangkan siswa dengan gaya belajar field independent lebih mampu belajar secara mandiri dan memahami materi dengan lebih baik. Guru dapat menggunakan hasil penelitian ini untuk merancang metode pembelajaran yang lebih efektif, seperti memberikan latihan tambahan atau alat bantu visual bagi siswa field dependent, dan tantangan yang lebih kompleks bagi siswa field independent.
Effective Communication Training for Palliative Volunteers’ Motivation for Providing Psychosocial Support to Breast Cancer Patients Astari, Asti Melani; Supriati, Lilik; Ilhamuddin, Ilhamuddin; Laksono, Ristiawan Muji; Alasiry, Sharifa
Jurnal Keperawatan Soedirman Vol 20 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan Soedirman (JKS)
Publisher : Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jks.2025.20.2.14947

Abstract

Motivation plays a critical role in enabling palliative volunteers to provide effective psychosocial support to breast cancer patients. The negative psychological problems patients face often pose challenges for volunteers, as each patient requires a personal approach. Thus, good communication skills are essential, and training in effective communication can enhance volunteers' motivation to optimize psychosocial assistance. This study aimed to measure the effect of effective communication training on the motivation of palliative volunteers in supporting breast cancer patients in Batu City, Indonesia. This research employed a pre-experimental design with a pre-and post-test approach. A total of 45 palliative volunteers were recruited for this study. The training, which included role-playing exercises and group discussions, was conducted over a period of five weeks. Data were collected using the Volunteer Functions Inventory (VFI) questionnaire and analyzed using SPSS with the Paired-Samples t-Test. The results showed a significant increase in volunteer motivation after the training. Statistical tests confirmed a significant improvement in motivation scores after the training. This study highlights the positive impact of effective communication training on increasing volunteer motivation. It underscores the importance of nurses collaborating with volunteers to address the psychosocial needs of breast cancer patients through empathetic listening and effective communication.
Analisis Kemampuan Representasi Matematis dalam Menyelesaikan Soal Matematika Ditinjau dari Tipe Kepribadian Extrovert dan Introvert Jaelani, Abd. Kadir; Ilhamuddin, Ilhamuddin; Arriyah, Fathrul; Syamsuadi, Ahmad; Tahir, Sitti Rahmah
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2024): April - June 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.1446

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian jenis kualitatif deskriptif. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kemampuan representasi matematis dalam menyelesaikan soal matematika ditinjau dari tipe kepribadian extrovert dan introvert pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Bajeng Barat. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Bajeng Barat sebanyak 2 orang yang dipilih berdasarkan pengkategorian tipe kepribadian, yaitu 1 siswa yang memiliki tipe kepribadian extrovert dan 1 siswa yang mewakili tipe kepribadian introvert dengan pertimbangan siswa yang dipilih memiliki nilai ulangan tengah semester genap mata pelajaran matematika yang setara. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu angket tipe kepribadian Eysenck Personality inventory (EPI), tes kemampuan representasi matematis, dan pedoman wawancara. Adapun teknik analisis datanya menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek dengan tipe kepribadian extrovert lebih mampu dari subjek tipe kepribadian introvert dalam hal kemampuan representasi matematis dalam menyelesaikan soal matematika. Subjek dengan tipe kepribadian extrovert hanya mampu memenuhi dua indikator kemampuan representasi matematis, yaitu representasi visual dan representasi simbolik, dan tidak mampu memenuhi indikator representasi verbal. Sedangkan subjek dengan tipe kepribadian introvert mampu memenuhi ketiga indikator kemampuan representasi matematis, yaitu representasi visual, representasi simbolik, dan representasi verbal.
Andrographis paniculata Leaf Extract Increases Interleukin-2 in Malnutrition Rat Model Dwiningsih, Fortuna; Natzir, Rosdiana; Ilhamuddin, Ilhamuddin; Yustisia, Ika; Sulfahri, Sulfahri
The Indonesian Biomedical Journal Vol 16, No 3 (2024)
Publisher : The Prodia Education and Research Institute (PERI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18585/inabj.v16i3.2950

Abstract

BACKGROUND: Malnutrition is a global health concern that results in changes in nutritional status, as indicated by alterations in phenotypic markers, hematological and biochemical parameters, and increased susceptibility to infection, as shown by decreased interleukin (IL)-2 levels. Andrographolide, the active component of Andrographis paniculata, stimulates the immune system and exhibits antibacterial and antiviral activity. Therefore, A. paniculata may serve as a potential adjuvant therapy for malnutrition. This study was conducted to analyze the effect of A. paniculata as an immunomodulator against malnutrition with characteristics of environmental enteric dysfunction (EED) and a low-protein diet by examining phenotypic markers, hematological, biochemical, and IL-2 levels.METHODS: Forty-five male Wistar rats were divided into seven groups. They were fed either a standard or a low-protein diet before receiving oral administration of various concentrations of A. paniculata leaf extract (APLE). APLE was administered 21 days after the initial low-protein diet. Hematological, biochemical, and phenotypic markers were assessed to determine the nutritional status of the rats. The protective effects of APLE were evaluated by measuring IL-2 levels using enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA).RESULTS: Malnourished rats exhibited slow body growth, physical and behavioral changes, reduced leukocyte count, total protein, albumin, cholesterol, and villi length. Malnourished rats treated with APLE showed a more effective and significant increase in IL-2 levels, with higher concentrations of APLE resulting in higher IL-2 levels.CONCLUSION: APLE, in a concentration-dependent manner, can increase IL-2 levels, suggesting that APLE may have potential protective effects in a rat model of malnutrition.KEYWORDS: Andrographis paniculata, environmental enteric dysfunction, interleukin (IL)-2, low protein, malnutrition
DESKRIPSI KEMAMPUAN MENYELESAIKAN MASALAH SPASIAL SISWA SMP BERDASARKAN GAYA KOGNITIF IMPULSIF DAN REFLEKTIF: Description of Spatial Problem Solving Ability of Junior High School Students Based on Impulsive and Reflective Cognitive Styles Jaelani, Abd Kadir; Arriah, Fathrul; Ilhamuddin, Ilhamuddin; Baharullah, Baharullah; Syamsuadi, Ahmad
Aksioma Vol. 12 No. 2 (2023): AKSIOMA
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v12i2.4331

Abstract

The purpose of this study was to describe the spatial abilities of junior high school students based on impulsive and reflective cognitive styles. This research is a type of descriptive qualitative research. The instruments used in this study are: MFFT (Matching Familiar Figures Test) test to determine students' cognitive styles. Furthermore, 1 impulsive cognitive style subject and 1 reflective cognitive style subject were found. Then both subjects were given spatial ability tests to determine students' spatial abilities after which interviews were conducted. Indicators of spatial ability, namely: (1) state the position of the elements of a spatial construct., (2) construct and present geometric models drawn on a flat plane in the context of space., (3) imagine the shape or position of a geometric object viewed from a certain point of view., (4) investigate the actual size of the visual stimulus of a geometric object. The results showed that students who were cognitively impulsive had low spatial abilities because they were only able to meet 1 indicator of spatial ability, namely constructing and presenting geometric models drawn on a flat plane in the context of space. While students who are cognitively reflective have high spatial abilities because they are able to meet all indicators of spatial ability.
Pengaruh Perceived Organizational Support dan Organizational-Based Self Esteem Terhadap Work Engangement Dwitasari, Ade Indah; Ilhamuddin, Ilhamuddin; Widyasari, Selly Dian
Mediapsi Vol 1 No 1 (2015): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2015.001.01.5

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh perceived organizational support dan organizational-based self-esteem terhadap work engagement. Subjek penelitian ini adalah seluruh karyawan tetap mulai dari level staf sampai kepala bagian di PT. Pupuk Kaltim sebanyak 327 karyawan. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster sampling. Pengumpulan data menggunakan skala perceived organizational support, skala organization-based self-esteem, dan skala work engagement. Analisis data yang digunakan yaitu metode regresi berganda dengan uji F dan uji t. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh secara bersama-sama perceived organizational support dan organizational-based self esteem terhadap work engagement dengan nilai signifikansi sebesar 0.000 (0.000 < 0.05). Hasil analisis lain menunjukkan adanya pengaruh perceived organizational support secara parsial terhadap work engagement dengan nilai signifikansi sebesar 0.002 (0.002 < 0.05), dan adanya pengaruh organizational based self-esteem secara parsial terhadap work engagement dengan nilai signifikansi sebesar 0.000 (0.000 < 0.05). Ini menunjukkan kedua faktor tersebut mempengaruhi work engagement baik secara bersama-sama maupun parsial. Hasil penelitian dapat memberikan pengetahuan kepada perusahaan untuk meningkatkan work engagement pada karyawan dengan memperhatikan kedua faktor tersebut.
Analisa Profil Jabatan dan Collective Self Esteem pada Pencapaian Peak Performance Pegawai Negeri Sipil Ilhamuddin, Ilhamuddin; Megawati, Yunda; Akhrani, Lusy Asa
Mediapsi Vol 2 No 1 (2016): JUNE
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2016.002.01.7

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pencapaian peak performance, mengetahui tingkat pemahaman pegawai tentang profil jabatan mereka, mengetahui gambaran collective self esteem, serta mengetahui pengaruh profil jabatan dan collective self esteem terhadap pencapaian peak performance Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 91 orang yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan ketentuan level jabatan staff, status PNS, sudah memiliki SK Pengangkatan, masa kerja minimal dua tahun, pendidikan minimal Sarjana Strata-1, dan usia produktif antara 21-55 tahun. Penentuan jumlah sampel  menggunakan rumus Slovin dari 1000 orang jumlah populasi. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah Skala Profil Jabatan yang disusun berdasarkan teori Landy dan Conte (2004), Skala Collective Self Esteem yang disusun berdasarkan teori Luthanen dan Crocker (1992), dan Skala Peak Performance yang disusun berdasarkan teori Landy dan Conte (2004). Analisis data hasil penelitian menggunakan uji hipotesis analisis regresi linier berganda, didapatkan hasil bahwa pegawai memiliki informasi profil jabatan yang rendah, collective self esteem yang rendah pula, sehingga tidak dapat mencapai peak performance dalam pekerjaan mereka.