Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Buku Panduan Kelompok Psikoedukasi Teknik Permainan untuk Mengembangkan Social Awareness Siswa SMP Caraka Putra Bhakti; Caraka Putra Bhakti; Tazkiya Auliya Azfinc
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i3.2025.7

Abstract

Social awareness merupakan salah satu kompetensi penting dalam bidang sosial yang menjadi kebutuhan utama di abad ke-21. Bimbingan dan konseling berperan signifikan dalam mengembangkan social awareness siswa, salah satunya melalui layanan kelompok psikoedukasi. Untuk efektivitas layanan, diperlukan teknik interaktif seperti permainan, yang membantu proses bimbingan lebih terarah dan berdampak optimal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan buku panduan sebagai media pendukung kelompok psikoedukasi dengan teknik permainan untuk meningkatkan social awareness siswa. Konsep pengembangan buku panduan ini menggunakan model 4D, yang mencakup tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, buku panduan tersebut telah dinilai layak digunakan sebagai pedoman konselor dalam memberikan layanan kepada siswa di sekolah. Penilaian yang diberikan oleh para ahli menunjukkan bahwa panduan ini sesuai dengan tujuan yang diharapkan dan efektif dalam meningkatkan social awareness melalui pendekatan permainan. Penilaian terdiri dari ahli materi, ahli media dan konselor. Hasil penilaian menunjukkan bahwa Indeks Aiken materi sebesar 0,86, yang termasuk dalam kategori tinggi. Sedangkan Indeks Aiken.
Pengembangan Buku Panduan Permainan untuk Meningkatkan Self-Directed Learning bagi Peserta Didik Caraka Putra Bhakti; Caraka Putra Bhakti; Hilda Hidayatun Nafi’ah
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i6.2025.5

Abstract

Self-Directed Learning (SDL) merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki peserta didik untuk meningkatkan kemandirian dalam belajar. Namun, masih banyak peserta didik yang memiliki tingkat SDL yang rendah, sehingga berdampak pada hasil belajar yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku panduan permainan sebagai teknik dalam layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan SDL peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development(R&D) dengan model 4D yang terdiri dari Define, Design, Development, dan Dissemination. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku panduan permainan yang dikembangkan telah divalidasi oleh ahli media dan ahli materi dengan indeks rata-rata Aiken’s V sebesar 0,94 yang termasuk dalam kategori tinggi. Buku panduan ini terdiri dari lima sesi permainan yang dirancang untuk meningkatkan indikator SDL, yaitu awareness, learning strategies, aktivitas belajar, evaluation, dan keterampilan interpersonal. Dengan adanya buku panduan ini, diharapkan peserta didik dapat lebih aktif dalam pembelajaran, meningkatkan kemandirian, serta mampu mengembangkan strategi belajar yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Efektivitas Bimbingan Kelompok dengan Teknik Permainan untuk Meningkatkan Self-Directed Learning Peserta Didik Hilda Hidayatun Nafi’ah; Hilda Hidayatun Nafi’ah; Caraka Putra Bhakti
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i4.2025.2

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik permainan dalam meningkatkan keterampilan self-directed learning (SDL) peserta didik. SDL merupakan keterampilan abad ke-21 yang berhubungan dengan lifelong learning, di mana individu diharapkan mampu mengidentifikasi kebutuhan belajar, merancang strategi, serta mengevaluasi kemajuan secara mandiri. Namun, hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa peserta didik kelas VII di SMP Negeri 3 Banguntapan masih memiliki SDL yang rendah, ditandai dengan perilaku kurang bertanggung jawab dalam belajar, ketidakterlibatan aktif dalam pembelajaran, serta kurangnya kesadaran dalam mengevaluasi proses belajar mereka. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest-posttest terhadap enam peserta didik dengan tingkat SDL rendah. Intervensi dilakukan melalui bimbingan kelompok dengan teknik permainan selama lima sesi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor SDL peserta didik setelah intervensi, dengan rata-rata peningkatan sebesar 27,2 poin. Uji hipotesis dengan Wilcoxon Signed Rank Testmenunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,027 (<0,05), yang berarti ada perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Temuan ini mengindikasikan bahwa teknik permainan dalam bimbingan kelompok efektif dalam meningkatkan SDL peserta didik. Dengan demikian, guru bimbingan dan konseling dapat mempertimbangkan teknik permainan sebagai pendekatan interaktif untuk membangun kemandirian belajar peserta didik. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas teknik permainan pada jenjang pendidikan yang berbeda serta mengembangkan variasi permainan yang lebih kontekstual sesuai dengan kebutuhan siswa.
Pengaruh Layanan Kelompok Psikoedukasi Teknik Case Based Learning untuk Meningkatkan Individual Work Performance Student Employment Hurina Nasibatun Sholehah; Caraka Putra Bhakti; Tri Sutanti; Arif Budi Prasetya
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 12, No 1 (2026): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v12i1.22943

Abstract

Individual work performance is an abstract and multidimensional construct that reflects individual behavior in the workplace that is relevant to organizational goals. This study used an experimental method with a one-group pretest-posttest design on student employment. The intervention was carried out through psychoeducation with case-based learning techniques for four sessions. The purpose of the study was to determine the effect of psychoeducational group services using case-based learning techniques to improve individual work performance. This study used a one-group pre-test post-test design. The subjects in the study were 10 student employment / student work scholarships selected using a purposive sampling technique with scale results in the low category. The research instrument was an individual work performance scale that refers to Koopmans' theory (2011). The data results were tested for validity using product moment while reliability was tested with Cronbach's alpha. The data obtained were tested using Shapiro Wilk to determine the distribution of the instrument and then retested with the non-parametric Wilcoxon signed rank test. Based on the results of the Wilcoxon test, data was obtained that there was an influence on the pretest and posttest, so it can be concluded that psychoeducational services using case-based learning techniques have an effect on increasing individual work performance of student employment. _____________________________________________________________Individual work performance merupakan konstruk abstrak dan multidimensional yang mencerminkan perilaku individu di tempat kerja yang relevan dengan tujuan organisasi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest-posttest terhadap student employment. Intervensi dilakukan melalui psikoedukasi dengan Teknik case-based learning selama empat sesi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh layanan kelompok psikoedukasi teknik case-based learning untuk meningkatkan individual work performance. Penelitian ini menggunakan desain one-group pre-test post-test. Subjek dalam penelitian berjumlah 10 student employment / beasiswa karya mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan hasil skala dengan kategori rendah. Instrumen penelitian berupa skala individual work performance yang mengacu pada teori koopmans (2011). Hasil data di uji validitas dengan menggunakan product moment sedangkan reliabilitas dengan alpha cronbach. Data yang diperoleh diuji dengan menggunakan shapiro wilk untuk mengetahui distribusi instrumen dan selanjutnya diuji kembali dengan uji non parametrik wilcoxon signed rank test. Berdasarkan hasil uji wilcoxon diperoleh data bahwa terdapat pengaruh pada pretest dan posttest sehingga dapat disimpulkan bahwa layanan psikoedukasi teknik case based learning berpengaruh meningkatkan individual work performance student employment. 
Pengembangan Buku Panduan Kelompok Psikoedukasi Teknik Case-Based Learning untuk Mengembangkan Individual Work Performance Mahasiswa Caraka Putra Bhakti; Hurina Nasibatun Sholehah
Indonesian Journal of Educational Counseling Vol 10 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/001.2026102.704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku panduan layanan kelompok psikoedukasi teknik case-based learning untuk mengembangkan individual work performance mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah R&D dengan teknik 4D define, design, develop dan disseminate namun hanya sampai pada pengembanagan dan validasi ahli. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan. Buku panduan diuji oleh ahli materi, ahli media dan ahli layanan bimbingan dan konseling. Data yang diperoleh menunjukan buku panduan dalam kategori sedang, dengan nilai rata-rata Aiken’s V sebesar 0,72. Buku panduan terdiri dari empat pertemuan yang mengintegrasikan case-based learning dengan dimensi individual work performance. Tahapan case-based learning sebagai berikut preparation stage, case presentation stage, group discussion and problem solving stage, reflection and feedback stage. Berdasarkan uji validasi, buku panduan dinyatakan valid dan layak digunakan sebagai media pendukung pengembangan individual work performance pada mahasiswa.
Board Game Development to Improve College Students' Conflict Management Caraka Putra Bhakti; Difa Ardiyanti; Caraka Putra Bhakti; Difa Ardiyanti; Tasya Amin Zakiyah
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 6 No. 11 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v6.i11.2026.9

Abstract

The low conflict management skills of students impact psychological aspects and interpersonal relationships. This study aims to develop a learning medium in the form of a board game as a means to improve students' conflict management skills. The method used is Research and Development (R&amp;D) with the ADDIE model, which includes the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. In the analysis stage, data were obtained from 316 students, which showed that most were in the category of medium and low conflict management skills. The design stage was carried out by referring to the Thomas-Kilmann model, which includes five conflict management styles. The developed product was then validated by material, media, and service experts using the Aiken index. Next, the board game was implemented in guidance activities with a pretest and posttest design to measure its effectiveness. The results of the study indicate that the developed board game is suitable for use as a learning medium and has the potential to improve students' communication, negotiation, and conflict resolution skills. Thus, board games can be an innovative alternative in guidance and counselling services in higher education.
Hubungan Self-Concept, Self-Disclosure dengan Kecemasan Sosial pada Remaja Korban Bullying Verbal Devina Eka Puteri; Ulfa Danni Rosada; Caraka Putra Bhakti; Rohmatus Naini
As-Syar i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga  Vol. 8 No. 1 (2026): As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga
Publisher : Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/as.v8i1.10545

Abstract

                  This study aims to determine the relationship between self-concept and self-disclosure with social anxiety among adolescents who experience verbal bullying. This research employed a quantitative approach with a correlational design. The study sample consisted of 122 junior high school students from “X” School, selected using purposive sampling based on the criterion that they had experienced verbal bullying. The instruments used included a self-concept scale, a self-disclosure scale, and a social anxiety scale, all of which had been tested for validity and reliability to ensure their suitability as research measurement tools. Data analysis was conducted using multiple correlation to examine the relationships among the variables. Partial test results showed that self-concept had a significance value of .000 (< .05), indicating a significant negative relationship between self-concept a  nd social anxiety among adolescents who experienced verbal bullying. This means that the higher the self-concept possessed by adolescents who experienced verbal bullying, the lower their level of social anxiety. Meanwhile, self-disclosure had a significance value of .542 (> .05), indicating that self-disclosure does not have a significant relationship with social anxiety among adolescents who experience verbal bullying. Simultaneously, the results of the multiple correlation analysis showed a Sig. F Change value of .001 (< .05), meaning that self-concept and self-disclosure together have a significant relationship with social anxiety. These findings indicate that although self-disclosure does not significantly relate to social anxiety when examined individually, when viewed simultaneously alongside self-concept, both variables contribute to variations in social anxiety among adolescents who experience verbal bullying.
Pengaruh Layanan Kelompok Psikoedukasi Teknik Case Based Learning untuk Meningkatkan Individual Work Performance Student Employment Hurina Nasibatun Sholehah; Caraka Putra Bhakti; Tri Sutanti; Arif Budi Prasetya
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 12 No 1 (2026): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v12i1.22943

Abstract

Individual work performance is an abstract and multidimensional construct that reflects individual behavior in the workplace that is relevant to organizational goals. This study used an experimental method with a one-group pretest-posttest design on student employment. The intervention was carried out through psychoeducation with case-based learning techniques for four sessions. The purpose of the study was to determine the effect of psychoeducational group services using case-based learning techniques to improve individual work performance. This study used a one-group pre-test post-test design. The subjects in the study were 10 student employment / student work scholarships selected using a purposive sampling technique with scale results in the low category. The research instrument was an individual work performance scale that refers to Koopmans' theory (2011). The data results were tested for validity using product moment while reliability was tested with Cronbach's alpha. The data obtained were tested using Shapiro Wilk to determine the distribution of the instrument and then retested with the non-parametric Wilcoxon signed rank test. Based on the results of the Wilcoxon test, data was obtained that there was an influence on the pretest and posttest, so it can be concluded that psychoeducational services using case-based learning techniques have an effect on increasing individual work performance of student employment. _____________________________________________________________Individual work performance merupakan konstruk abstrak dan multidimensional yang mencerminkan perilaku individu di tempat kerja yang relevan dengan tujuan organisasi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest-posttest terhadap student employment. Intervensi dilakukan melalui psikoedukasi dengan Teknik case-based learning selama empat sesi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh layanan kelompok psikoedukasi teknik case-based learning untuk meningkatkan individual work performance. Penelitian ini menggunakan desain one-group pre-test post-test. Subjek dalam penelitian berjumlah 10 student employment / beasiswa karya mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan hasil skala dengan kategori rendah. Instrumen penelitian berupa skala individual work performance yang mengacu pada teori koopmans (2011). Hasil data di uji validitas dengan menggunakan product moment sedangkan reliabilitas dengan alpha cronbach. Data yang diperoleh diuji dengan menggunakan shapiro wilk untuk mengetahui distribusi instrumen dan selanjutnya diuji kembali dengan uji non parametrik wilcoxon signed rank test. Berdasarkan hasil uji wilcoxon diperoleh data bahwa terdapat pengaruh pada pretest dan posttest sehingga dapat disimpulkan bahwa layanan psikoedukasi teknik case based learning berpengaruh meningkatkan individual work performance student employment. 
Efektivitas Konseling Motivational Interviewing (MI) dalam Mengurangi Agresivitas pada Siswa yang Kecanduan Game Online Dian Pranata; Agus Ria Kumara; Caraka Putra Bhakti; Wahyu Nanda Eka Saputra
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol. 16 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v16i1.15519

Abstract

Aggressiveness among adolescents has become an increasingly complex psychosocial issue in line with the rising prevalence of online gaming addiction in the digital era. This study aimed to examine the effectiveness of Motivational Interviewing (MI) and Aggression Replacement Training (ART) in reducing aggressiveness among senior high school students with tendencies toward online gaming addiction. A quantitative approach with a quasi-experimental design was employed, using a mixed repeated-measures ANCOVA with online gaming addiction as a covariate. The participants consisted of 12 eleventh-grade students who exhibited high levels of aggressiveness and online gaming addiction at baseline. The results indicated that both interventions significantly reduced students’ aggressiveness from the pre-intervention phase to the post-intervention and follow-up stages. However, Motivational Interviewing demonstrated greater effectiveness than Aggression Replacement Training, as evidenced by larger, more consistent, and more sustained reductions in aggressiveness across all measurement points. In addition, a significant relationship was found between aggressiveness and online gaming addiction, underscoring the importance of controlling digital behavioral addiction when implementing psychological interventions targeting aggressive behavior. Based on these findings, the study concludes that Motivational Interviewing represents a more effective and contextually appropriate counseling approach for reducing aggressiveness associated with online gaming addiction among adolescents. This study contributes to the development of evidence-based guidance and counseling practices in school settings, particularly in addressing contemporary psychosocial challenges faced by adolescents in the digital era
The Effectiveness of Solution-Focused Brief Counseling Group with Miracle Question Technique to Enhance Students' Self-Disclosure Agungbudiprabowo; Tsabitah Rizqi Atikasari; Caraka Putra Bhakti
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 04 (2026): October 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Faculty Teacher and Training, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v10i04.9395

Abstract

Self-disclosure plays an important role in adolescents' social life, helping them strengthen social relationships, increase social support, and improve their quality of life; however, many students still keep the bad experiences they have experienced to themselves. Students feel uncomfortable if others know their problems, and students are closed about their personal problems. This study aims to determine the effectiveness of solution-focused brief counseling group counseling with the miracle questions technique to improve student self-disclosure at State Junior High School 1 Sleman. The type of research used in this study is an experiment with a pre-experimental research design, using the one-group pretest-posttest design model. The subjects of the study were 6 eighth-grade students at State Junior High School 1 Sleman, selected using purposive sampling. Self-disclosure was measured using a self-disclosure scale that has been validated for its reliability. The data analysis technique used was a t-test. The results of the study showed that the average score increased from 70.3 (low category) to 89.6 (medium category), with a difference of 19.3 points. The hypothesis test results showed a Sig. value. (2-tailed) = 0.001 < 0.05, which can be interpreted as the group counseling solution-focused brief counseling miracle questions technique is effective in increasing student self-disclosure at State Junior High School 1 Sleman. The results of the study can be used as an alternative for guidance and counseling teachers in increasing student self-disclosure through group counseling services with a solution-focused brief counseling approach miracle questions technique. This approach can be integrated into school counseling programs to foster students' social-emotional development. Keywords: self-disclosure, group counseling, solution-focused brief counseling, student
Co-Authors Abdul Lathifudin Ghafur Adnan, Muhammad Nur Agungbudiprabowo Agus Ria Kumara Agus Ria Kumara ahmad Ario Akbar Aisha Zuleyka Aji, Bayu Selo Amalia, Jihan Setyaning Amedome, Sedem Nunyuia Anisa Puti Anita Kusuma Wardani Anne Cyntia Dewi Anwar, Astrid Nabilah Aprilia Tina Lidyasari Ardiningrum, Carissa Ari Khusumadewi Ari Widodo Ari Widodo Arif Budi Prasetya Ariyani, Dian Bayu Selo Aji Berlin Fanta Rosiani Budi Astuti Budi Astuti Budi Astuti Caraka Putra Bhakti Choirul Fajri Cucu Kurniasih Devina Eka Puteri Dhias Cahya Hakika Dian Damairia Dian Pranata Difa Ardiyanti Difa Ardiyanti Dwi Sulisworo Edi Purwanta Evitasari, Rachma Tia Fauziah, Mufied Firdaus, Muhammad Yusron Fuad Aminur Rahman Fuad Aminur Rahman Gatot Sugiharto, Gatot Ghafur, Abdul Lathifudin Ghiffari, Muhammad Alfarizqi Nizamuddin Ghiffari, Muhammad Alfarizqi Nizamuddin Ghiffari, Muhammad Alfarizqi Nizamuddin Hartanto, Dody Haryanto dan Edi Purwanta Suparno Haryanto dan Edi Purwanta Suparno Hidayat, Nuim Hilda Hidayatun Nafi’ah Hilda Hidayatun Nafi’ah Hurina Nasibatun Sholehah Husni Abdillah Ianah Hasnatul Prawestri Ika Maryani Indah Pratiwi Heriyanti Iriastuti, Mae Endang Kurniasih, Cucu Lestari, Rizqi Lutfiyani, Vivi Lutfiyani, Vivi Mae Endang Iriastui MAE ENDANG IRIASTUTI Mae Endang Iriastuti Mufied Fauziah Muh Farozin Muhammad Alfarizqi Nizamuddin Ghiffari Murni Amalia Chairunisya Nindiya Eka Safitri Nindiya Eka Safitri Nugraha, Ariadi Nuim Hidayat Nuri Cholidah Hanum Perdana, Fauzi Satria Pranata, Dian Rahman, Fuad Aminur Rahmi Fatmawati Regita, Swiejti Maghfira Regita, Swiejti Maghfira Riswanda Ardan Setiawan Rizki Dwinovi Amalia Rizqi Lestari Rizqi Lestari Robi’in, Bambang Rodhiyya, Zaenab Amatillah Rohmatus Naini Rosiani, Berlin Fanta Rozita Jayuz Salsabil, Khansa Sari, Azahra Feiza Setiawan, Riswanda Ardan Siti Aminah Siti Urbayatun Sitti Ummi Novirizka Hasan Sitti Ummi Novirizka Hasan, Sitti Ummi Novirizka Sri Hartini Sri Hartini Suwarjo Suyatno Suyatno Swiejti Maghfira Regita Tasya Amin Zakiyah Tazkiya Auliya Azfin Tazkiya Auliya Azfinc Tri Sutanti Tsabitah Rizqi Atikasari Ulfa Danni Rosada Ully Permata Sari Wahyu Nanda Eka Saputra, Wahyu Nanda Eka Wahyu Nila Irdasari Wuni Indriyani Wuni Indriyani, Wuni Yesi Nila Sari Zaenab Amatillah Rodhiyya Zahrul Mufrodi, Zahrul