Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KECERDASAN EMOSI TERHADAP KECEMASAN MENGHADAPI ULANGAN AKHIR SEMESTER PADA SISWA KELAS X SMK NEGERI 3 YOGYAKARTA [CORRELATION BETWEEN EMOTIONAL INTELLIGENCE WITH ANXIETY ON PREPARING FINAL SEMESTER EXAM FOR TENTH GRADE STUDENTS OF VOCATIONAL HIGH SCHOOL 3 YOGYAKARTA] Perdana, Fauzi Satria; Bhakti, Caraka Putra; Iriastuti, Mae Endang
Al-Ihtiram: Multidisciplinary Journal of Counseling and Social Research Vol 1, No 2 (2022): November
Publisher : Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alihtiram.v1i2.513

Abstract

This research aims to examine the influence of emotional intelligence on anxiety facing the Final Semester Examination in Class X students at SMK Negeri 3 Yogyakarta. This research is correlational research using a quantitative approach. The research sampling technique used random sampling technique. Data collection instruments used an emotional intelligence level scale and an anxiety scale for facing end-of-semester exams. This research concludes that there is a significant relationship between the level of emotional intelligence and the level of anxiety facing the final semester exams in class X students at SMK Negeri 3 Yogyakarta. The correlation coefficient value is -0.447 and the determination coefficient is 0.200.
How Multicultural School Counselors Prepare Social–Emotional Development Program in Junior High School? Astuti, Budi; Purwanta, Edi; Bhakti, Caraka Putra; Sunarti; Kurniasih, Cucu; Lestari, Rizqi; Putra, Bela Janare
Bisma The Journal of Counseling Vol. 8 No. 3 (2024): December
Publisher : Department of Guidance and Counseling, FIP, Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/bisma.v8i3.85653

Abstract

This study is driven by the urgent need to develop social-emotional development programs in Indonesian junior high schools, considering the significant changes that occur during adolescence and the challenges faced in multicultural contexts. Effective social-emotional development programs can help students manage emotions, strengthen social relationships, and enhance their mental well-being in the school environment. The primary objective of this research is to explore how multicultural school counselors prepare social-emotional development programs that meet the needs of junior high school students. This study employs a survey method with a quantitative approach, involving 126 school counselors from various provinces in Indonesia as research subjects. Data were collected through an online questionnaire distributed via Google Forms, utilizing instruments covering needs assessment, reference material development, and system support. Data analysis was conducted using descriptive statistics to identify patterns and trends in social-emotional program development in schools. The results indicate that most counselors use needs assessments as a basis for developing their programs and leverage various resources, including peer documents, digital media, and collaboration with the school community. The study concludes that a needs-based approach is crucial in developing social-emotional programs.
Developing a discovery-based guidebook for group guidance service to increase self-awareness Bhakti, Caraka Putra; Amalia, Jihan Setyaning
International Journal on Education Insight Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/ijei.v6i1.13183

Abstract

Education does not only focus on developing the cognitive aspects of students but also on their social and emotional dimensions. One of the main components of self-development is self-awareness, which will help individuals understand their potential, emotions, and behavior. As adolescents navigate a transitional phase that demands greater self-awareness, group guidance services offer structured support to foster this essential developmental skill. This study aims to develop a Group Guidance Service Guidebook for the Discovery Learning Method to increase Self-Awareness in adolescents. The method used is Research and Development (R&D), with a 4D development model that includes the Define, Design, Develop, and Disseminate stages. The results of the study indicate that the developed guidebook has been considered suitable for use as a guideline for guidance and counseling teachers in providing services to students at school. Assessments by material, media, and service experts show an Aiken Index of material of 0.83, media of 0.86, and service of 0.81, all of which are included in the high category. This guide demonstrates its effectiveness in enhancing adolescent self-awareness by incorporating the discovery learning approach, which promotes active participation, personal reflection, and self-directed learning.
Analysis of the Level of Career Awareness of Junior High School Students in Yogyakarta City Bhakti, Caraka Putra; Ardiyanti, Difa; Kumara, Agus Ria; Ghiffari, Muhammad Alfarizqi Nizamuddin; Azfin, Tazkiya Auliya
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol. 13 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/d1rvfr30

Abstract

This research aims to determine the level of career awareness of junior high school students in Yogyakarta. The development of the times will give rise to various new types of work. The importance of having a promising career is understanding and being aware of existing career changes. Career awareness must be developed, especially in junior high school (SMP). Students at the junior high school level are in the initial phase of determining future career steps. When they enter the next career level, it will be directional and easy for students to undertake. The analysis of the level of career awareness in this research can be the basis for developing teaching materials for guidance and counseling services in increasing career awareness for junior high school students, especially in Yogyakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesadaran karir siswa sekolah menengah pertama di kota Yogyakarta. Perkembangan zaman akan memunculkan berbagai macam jenis pekerjaan baru. Pentingnya memiliki karir yang baik dengan memahami dan menyadari perubahan karir yang ada. Kesadaran karir perlu untuk dikembangkan sejak berada di bangku sekolah khususnya di sekolah menengah pertama (SMP). Siswa pada tingkat SMP menjadi fase awal untuk menentukan Langkah karir kedepan agar ketika memasuki jenjang karir berikutnya akan terarahkan dan mudah untuk dijalani oleh siswa. Analisis tingkat kesadaran karir pada penelitian ini diharapkan menjadi landasan untuk mengembangkan materi bahan ajar layanan bimbingan dan konseling dalam meningkatkan kesadaran karir siswa SMP khususnya di kota Yogyakarta.
Efektivitas Bimbingan Kelompok dengan Teknik Permainan untuk Meningkatkan Self-Directed Learning Peserta Didik Nafi’ah, Hilda Hidayatun; Bhakti, Caraka Putra
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i4.2025.2

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik permainan dalam meningkatkan keterampilan self-directed learning (SDL) peserta didik. SDL merupakan keterampilan abad ke-21 yang berhubungan dengan lifelong learning, di mana individu diharapkan mampu mengidentifikasi kebutuhan belajar, merancang strategi, serta mengevaluasi kemajuan secara mandiri. Namun, hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa peserta didik kelas VII di SMP Negeri 3 Banguntapan masih memiliki SDL yang rendah, ditandai dengan perilaku kurang bertanggung jawab dalam belajar, ketidakterlibatan aktif dalam pembelajaran, serta kurangnya kesadaran dalam mengevaluasi proses belajar mereka. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest-posttest terhadap enam peserta didik dengan tingkat SDL rendah. Intervensi dilakukan melalui bimbingan kelompok dengan teknik permainan selama lima sesi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor SDL peserta didik setelah intervensi, dengan rata-rata peningkatan sebesar 27,2 poin. Uji hipotesis dengan Wilcoxon Signed Rank Testmenunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,027 (<0,05), yang berarti ada perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Temuan ini mengindikasikan bahwa teknik permainan dalam bimbingan kelompok efektif dalam meningkatkan SDL peserta didik. Dengan demikian, guru bimbingan dan konseling dapat mempertimbangkan teknik permainan sebagai pendekatan interaktif untuk membangun kemandirian belajar peserta didik. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas teknik permainan pada jenjang pendidikan yang berbeda serta mengembangkan variasi permainan yang lebih kontekstual sesuai dengan kebutuhan siswa.
Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok dengan Metode Discovery Learning untuk Meningkatkan Self-Awareness pada Remaja di Sekolah Menengah Atas Amalia, Jihan Setyaning; Bhakti, Caraka Putra
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 7 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i7.2025.6

Abstract

Self-awareness merupakan aspek penting dalam perkembangan remaja terutama membantu mereka mengenali diri, mengelola emosi, dan menjalin hubungan sosial secara sehat. Hasil observasi di SMA Negeri X Yogyakarta menunjukkan masih adanya remaja dengan tingkat self-awareness rendah, yang tercermin dari perilaku tidak disiplin dan kurangnya tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan metode discovery learning dalam meningkatkan self awareness pada remaja kelas XI. Penelitian menggunakan desain one-group pretest-posttest melibatkan 6 remaja yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Intervensi dilakukan dalam 7 sesi pertemuan, dan data dikumpulkan menggunakan skala self-awareness. Rata-rata skor meningkat dari 44,8 menjadi 70,8. Hasil analisis dengan uji Wilcoxon Signed Ranks menunjukkan nilai signifikansi 0,028 < 0,05 menandakan perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi. Temuan ini menyimpulkan bahwa metode discovery learning dalam layanan bimbingan kelompok efektif dalam meningkatkan self-awareness remaja dan dapat menjadi pendekatan yang aplikatif bagi guru BK di sekolah.
Efektivitas Bimbingan Kelompok dengan Teknik Discovery Learning untuk Meningkatkan Career Awareness Siswa Sekolah Menengah Pertama Sari, Azahra Feiza; Bhakti, Caraka Putra
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i8.2025.1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif layanan bimbingan kelompok yang menggunakan pendekatan discovery learning dalam meningkatkan career awareness siswa kelas VII di SMP Negeri X Sewon. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen one-group pretest-posttest dengan partisipasi enam siswa yang memiliki tingkat career awareness yang rendah sebagai sampel cluster. Data dikumpulkan menggunakan skala pengukuran career awareness. Hasil pretest menunjukkan skor rata-rata sebesar 58,7 yang masih tergolong rendah, sementara skor posttest meningkat menjadi 79,5 dan masuk kategori sedang. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks menunjukkan nilai signifikansi 0,027 < 0,05, menandakan terdapat perbedaan yang jelas antara hasil sebelum dan sesudah diberikan layanan . Hasil ini menunjukkan bahwa bimbingan kelompok menggunakan discovery learning terbukti efektif dalam meningkatkan career awareness siswa, serta memberikan pendekatan yang inovatif bagi guru BK dalam menjalankan layanan bimbingan dan konseling.
How is Student Entrepreneurial Motivation at Ahmad Dahlan University? Sugiharto, Gatot; Bhakti, Caraka Putra; Fajri, Choirul; Anwar, Astrid Nabilah; Ariyani, Dian
International Journal of Educational Management and Innovation Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/ijemi.v5i1.7861

Abstract

This study aims to describe the entrepreneurial motivation of students who have taken entrepreneurship courses. The technique used in this research is purposive sampling and accidental sampling. This research was conducted at Ahmad Dahlan University, with several respondents of 801 students. The instrument used is an entrepreneurial motivation scale adapted by Nugroho (2017) using the motivational aspects developed by Vanesaar et al. (2006), namely the aspects of ambition for freedom, self-Realisation, and pushing factors. Test this validity by comparing the r count's value with the r table, then by calculating the r count (rxy) for each item using the CORREL formula in excel. Reliability is calculated using the Cronbach alpha formula. It is found that student entrepreneurship motivation is in the high category. The highest aspect is in the Ambition for Freedom aspect, and the lowest is in Self Realisation. The Ambition for Freedom aspect with details strongly agrees with a frequency of 218 (27.22%), and the agree category with a frequency of 518 (64.67%). Aspects of Self Realisation with respondents' answers in the strongly agree category with a frequency of 153 (19.10%), the agree category with a frequency of 357 (44.57%), the category disagrees with a frequency of 291 (36.33%).
Social-emotional learning profile of junior high school students in Java Astuti, Budi; Purwanta, Edi; Lidyasari, Aprilia Tina; Bhakti, Caraka Putra; Lestari, Rizqi; Amedome, Sedem Nunyuia
ProGCouns: Journal of Professionals in Guidance and Counseling Vol. 5 No. 1 (2024): ProGCouns: Journal of Professionals in Guidance and Counseling
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/progcouns.v5i1.65755

Abstract

Social-emotional learning is an essential aspect of an individual's development. Thisresearch aims to determine the profile of social-emotional learning and differences in social-emotional learning scores based on gender and grade level among junior high school students in Java. This research uses a quantitative approach with a comparative research type. The sample in this study was 2036 junior high school students on the island of Java. The data collection technique in this research used a social-emotional learning scale, which was tested for validity and reliability using the RASCH model. Data analysis techniques were carried out using descriptive statistics and the ANOVA test. The results show that the majority of junior high school students in Java had a high score in social-emotional learning (N=65.4%), and only 0.1% of students categorized indeficient. Students' social-emotional levels were not influenced by gender or grade level. The self-management aspect had the lowest score, and the self-awareness aspect had the highest score in social-emotional learning. It is hoped that the results of this research can provide an overview of the conditions of social-emotional learning in students and become a reference for the development of social-emotional learning program in schools.Guidance and Counseling teachers can improve the lowest aspect of social-emotional learning through various techniques and methods so students can have good social-emotional learning skills in all aspects. Future research needs to explore the factors that influence high levels of SEL in students and expand the research sample to obtain broader generalizations.
Model Dukungan Sistem untuk Pelaksanaan Penguatan Pendidikan Karakter Bhakti, Caraka Putra; Lutfiyani, Vivi; Ghiffari, Muhammad Alfarizqi Nizamuddin; Regita, Swiejti Maghfira
Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Edisi Khusus: Call of Paper Seminar Nasional FKIP 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/edukasi.v0i0.2343

Abstract

Tujuan penulisan ini adalah memberikan referensi model dukungan sistem yang mampu menguatkan pelaksanaan pendidikan karakter di Indonesia. Pendidikan merupakan unsur yang dapat menciptakan kemajuan dan peningkatan kualitas hidup suatu bangsa. Dalam penyelenggara pendidikan, pembentuk karakter dan kecakapan hidup merupakan hal yang perlu diperhatikan. Akan tetapi, saat ini berbagai peristiwa muncul dan memberikan pengaruh pada kehidupan siswa, contohnya: bullying, pergaulan bebas, kurangnya sopan santun dan lain sebagainya. Fenomena tersebut terjadi dikarenakan kurangnya karakter positif yang membantu siswa memperkokoh fondasi hidup mereka sendiri. Pendidikan karakter merupakan suatu yang urgen dalam proses pembentukan dan pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas. Akan tetapi pendidikan karakter saat ini masih dikatakan belum optimal, hal ini dikarenakan sarana dan kualitas pendidik dalam memberikan pendidikan karakter. salah satu hal yang dapat mengoptimalkan pendidikan karakter adalah melalui dukungan sistem yang mana merupakan salah satu dari empat komponen layanan dalam bimbingan dan konseling dan juga sebagai bagian integral dalam keseluruhan praksis pendidikan pada setting persekolahan. Dukungan sistem merupakan kegiatan manajemen serta tata kerja infrastruktur guna memperlancar kegiatan layanan bimbingan dan konseling. Dalam menguatkan pendidikan karakter, dukungan sistem ini meliputi berbagai aspek kegiatan, yaitu pengembangan jejaring (networking) (seperti bekerjasama dengan psikolog, Guru PKN, dan lain sebagainya), lalu pengembangan profesionalitas (seperti mengikuti organisasi profesi, seminar, pelatihan, workshop), pemberian konsultasi dan kolaborasi antara guru, orang tua dan pihak lainnya, serta manajemen program, riset dan pengembangan program. Melalui dukungan sistem diharapkan akan membantu guru BK dalam mengembangkan potensi dan kompetensi siswa secara spiritual, akademik, pribadi/sosial, karir yang hal ini mengarah kepada penguatan pendidikan karakter.
Co-Authors Abdul Lathifudin Ghafur Adnan, Muhammad Nur Agus Ria Kumara ahmad Ario Akbar Aisha Zuleyka Aji, Bayu Selo Amalia, Jihan Setyaning Amedome, Sedem Nunyuia Anisa Puti Anita Kusuma Wardani Anne Cyntia Dewi Anwar, Astrid Nabilah Aprilia Tina Lidyasari Ardiningrum, Carissa Ari Khusumadewi Ari Widodo Ari Widodo Ariyani, Dian Azfin, Tazkiya Auliya Bayu Selo Aji Berlin Fanta Rosiani Budi Astuti Budi Astuti Budi Astuti Choirul Fajri Cucu Kurniasih Dhias Cahya Hakika Dian Damairia Difa Ardiyanti Dwi Sulisworo Edi Purwanta Edi Purwanta Evitasari, Rachma Tia Fauziah, Mufied Firdaus, Muhammad Yusron Fuad Aminur Rahman Fuad Aminur Rahman Gatot Sugiharto, Gatot Ghafur, Abdul Lathifudin Ghiffari, Muhammad Alfarizqi Nizamuddin Ghiffari, Muhammad Alfarizqi Nizamuddin Ghiffari, Muhammad Alfarizqi Nizamuddin Hartanto, Dody Hidayat, Nuim Husni Abdillah Ianah Hasnatul Prawestri Ika Maryani Indah Pratiwi Heriyanti Iriastuti, Mae Endang Kurniasih, Cucu Lestari, Rizqi Lutfiyani, Vivi Lutfiyani, Vivi Mae Endang Iriastui Mae Endang Iriastuti MAE ENDANG IRIASTUTI Mufied Fauziah Muh Farozin Muhammad Alfarizqi Nizamuddin Ghiffari Murni Amalia Chairunisya Nafi’ah, Hilda Hidayatun Nindiya Eka Safitri Nindiya Eka Safitri Nugraha, Ariadi Nuim Hidayat Nuri Cholidah Hanum Perdana, Fauzi Satria Putra, Bela Janare Rahman, Fuad Aminur Rahmi Fatmawati Regita, Swiejti Maghfira Regita, Swiejti Maghfira Riswanda Ardan Setiawan Rizki Dwinovi Amalia Rizqi Lestari Rizqi Lestari Robi’in, Bambang Rodhiyya, Zaenab Amatillah Rosiani, Berlin Fanta Rozita Jayuz Salsabil, Khansa Sari, Azahra Feiza Setiawan, Riswanda Ardan Siti Aminah Siti Urbayatun Sitti Ummi Novirizka Hasan Sitti Ummi Novirizka Hasan, Sitti Ummi Novirizka Sri Hartini Sri Hartini Sunarti Suwarjo Suyatno Suyatno Swiejti Maghfira Regita Ully Permata Sari Wahyu Nila Irdasari Wuni Indriyani Wuni Indriyani, Wuni Yesi Nila Sari Zaenab Amatillah Rodhiyya Zahrul Mufrodi, Zahrul