Claim Missing Document
Check
Articles

PENDAMPINGAN PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DI DESA TRIYAGAN Daryanti; Tyas Soemarah KD; Endang Suprapti; Agus Budiyono
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v3i1.2382

Abstract

Kebutuhan pangan semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, tetapi ketersediaan lahan untuk areal pertanian sebagai tempat menghasilkan pangan semakin berkurang. Salah satu cara untuk meningkatkan ketersediaan pangan adalah dengan pemberdayaan keluarga untuk bertanam tanaman pangan di pekarangan rumah. Meskipun lahan terbatas bukan menjadi hambatan untuk bertanam. Ada berbagai cara yang bisa digunakan untuk bertanam di lahan sempit. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga di Desa Triyagan dalam pemanfaatan pekarangan untuk bertanam aneka tanaman pangan seperti sayuran, buah dan bumbu dapur atau tanaman obat keluarga. Kegiatan pengabdian telah dilaksanakan pada bulan Nopember 2022 – Januari 2023 bertempat di Desa Triyagan, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. Metode kegiatan adalah dengan cara penyuluhan dan praktek. Dalam kegiatan pengabdian ini diberikan bantuan berupa rak vertikultur serta aneka alat dan bahan lainnya (pot, polibag, aneka bibit sayuran, media tanam, pupuk organik). Kepada ibu-ibu peserta diberikan materi tentang dasar-dasar bertanam, aneka kreasi cara bertanam yang bisa diterapkan di pekarangan,tahap-tahap budidaya tanaman. Ibu-ibu peserta dibimbing untuk melakukan praktek langsung cara bertanam sayuran mulai dari penyiapan media, penanaman, pemeliharaan. Respon peserta cukup baik dalam mengikuti kegiatan penyuluhan dan 90% peserta berhasil melaksanakan praktek bertanam sayuran di pekarangan masing-masing.
PELATIHAN DIGITAL MARKETING UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN PEMUDA TANI KOMODITAS HORTIKULTURA Suswadi Suswadi; Norbertus Citra Irawan; Agung Prasetyo; Mahananto Mahananto; Kusriani Prasetyowati; Daryanti Daryanti; Tyas Soemarah KD; Endang Suprapti; Agus Budiyono; Teguh Supriyadi; Wiyono Wiyono
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v3i2.2698

Abstract

Permasalahan dalam pengetahuan pemasaran online bagi petani hortikultura mencakup kurangnya pemahaman tentang strategi pemasaran digital yang efektif, keterbatasan aksesibilitas teknologi dan koneksi internet di daerah pedesaan, serta ketidakpahaman tentang analisis data dan tren pasar, yang secara keseluruhan menghambat optimisasi pemasaran online dan meningkatkan pendapatan serta peluang bisnis petani hortikultura. Solusi untuk masalah pengetahuan dan keterampilan pemasaran online bagi petani hortikultura adalah melalui program pelatihan dan pendampingan yang komprehensif. Program ini mencakup pemahaman strategi pemasaran digital, penggunaan platform online, konten menarik, analisis data, dan pemahaman perilaku konsumen. Pelatihan membantu petani hortikultura hadapi tantangan pemasaran online. Materi disajikan dengan bahasa sederhana dan mudah diakses. Workshop kolaboratif memperkuat pengetahuan dan keterampilan petani. Evaluasi dan umpan balik terus meningkatkan kualitas pelatihan. Diharapkan petani dapat sukses dalam pemasaran online dan bisnis mereka di era digital.
Pengaruh Pemangkasan Cabang Lateral dan Dosis Pemberian Pupuk NPK pada Tanaman Bunga Kol (Brassica Oleracea Var. Botrytis L) Endang Suprapti; Agus Budiyono; Tyas Soemarah Kurnia Dewi; Daryanti; Alif Amirul Fatkhurahman
JURNAL ILMIAH AGRINECA Vol. 23 No. 2 (2023): JURNAL ILMIAH AGRINECA
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/afp.v23i2.2744

Abstract

Cauliflower is a vegetable that has commercial value and good prospects, especially for public consumption. According to the Central Bureau of Statistics of the Republic of Indonesia cauliflower production has decreased from 2019 to 2021, it is necessary to improve maintenance, one of which is by pruning lateral branches to increase productivity, thereby increasing the rate of photosynthesis to produce high productivity and the right dose of NPK fertilizer to maximize growth in the vegetative and generative phases thereby increasing the yield of cauliflower plants. This study aims to determine the effect of pruning lateral branches and doses of NPK fertilizer on the growth and yield of cauliflower. The research was conducted in the hamlet of Jinarum, Girilayu, Matesih, Karanganyar from July to September 2022. The research method used a Completely Randomized Block Design (RAKL) consisting of 2 treatment factors and 3 replications. The first factor is lateral branch pruning P0: without pruning, P1: pruning lateral branches 3 WAP, P2: pruning lateral branches 5 MST. The second factor is the dose of NPK fertilizer with doses of N1: 150 kg/ha, N2: 200 kg/ha, N3: 250 kg/ha. The results showed (1) Pruning lateral branches had a very significant effect on fresh stover, dry stover, crop diameter, crop weight per plant, and crop weight per plot. However, it did not have a significant effect on plant height and number of leaves. (2) NPK fertilizer doses had a very significant effect on fresh stover, dry stover, crop diameter, and crop weight per plant, had a significant effect on crop weight per plot, and had no significant effect on plant height and number of leaves. (3) The interaction between treatments had a very significant effect on fresh stover, dry stover, and crop weight per plant, and had no significant effect on plant height, number of leaves, crop diameter, and crop weight per plot. (4) The highest yield was obtained in the pruning treatment 3 weeks after planting with a dose of NPK fertilizer of 200 kg/ha, namely the crop weight of 11,997.4 grams per plot (. 26,644 kg/ha). Kata kunci : pruning lateral branches, the dose of NPK fertilizer
BIMBINGAN PEMBUATAN PUPUK DAN PESTISIDA ORGANIK UNTUK MENDUKUNG PROGRAM BERTANAM SAYURAN ORGANIK DI DESA TRIYAGAN Daryanti Daryanti; Tyas Soemarah KD; Endang Suprapti; Agus Budiyono; R. Soelistijono; Teguh Supriyadi; Wiyono Wiyono
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v4i1.2695

Abstract

Sayuran organik masih sulit dijumpai di pasaran, kalaupun ada harganya mahal. Untuk mendukung keberhasilan usaha bertanam sayuran organik diperlukan pupuk dan pestisida organik. Berdasar hal tersebut maka dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat lanjutan untuk mendukung kegiatan bertanam sayuran organik di pekarangan rumah yang telah berjalan di Desa Triyagan. Kegiatan pengabdian berupa bimbingan pembuatan pupuk dan pestisida organik dengan memanfaatkan bahan-bahan yang banyak tersedia dan mudah didapat di lingkungan Desa Triyagan. Kegiatan pengabdian telah dilaksanakan pada bulan Mei- Juli 2023. Peserta kegiatan adalah ibu-ibu kader PKK dan KWT di Desa Triyagan. Dalam kegiatan ini pembuatan pupuk organik memanfaatkan limbah dapur dan halaman dengan metode komposter ember dan karung. Sedangkan pestisida organik dibuat dari bahan yang mudah didapat di dapur dan lingkungan (bawang putih, kunyit, lengkuas, daun sirsat, daun mimba, sereh, sirih). Kegiatan pengabdian telah terlaksana dan para peserta bisa mengikuti kegiatan dengan baik.
PEMBERDAYAAN IBU-IBU DI DESA NGADILUWIH DALAM BUDIDAYA TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) UNTUK MENDUKUNG KESEHATAN KELUARGA Daryanti, Daryanti; KD, Tyas Soemarah; Suprapti, Endang; Budiyono, Agus; Soelistijono, R; Supriyadi, Teguh
PROFICIO Vol. 5 No. 2 (2024): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i2.3801

Abstract

Toga (tanaman obat keluarga) merupakan tanaman berkhasiat obat yang ditanam di pekarangan rumah untuk memenuhi kebutuhan keluarga akan obat-obatan untuk mencegah dan mengatasi penyakit ringan. Toga yang dikelola dengan baik bisa bermanfaat pula untuk lingkungan, ekonomi dan budaya. Oleh karena itu penanaman dan pemanfaatan toga perlu terus digalakkan di masyarakat. Di Desa Ngadiluwih kegiatan bertanam toga sudah cukup lama tidak aktif, padahal lahan pekarangan warga masih memungkinkan untuk digunakan bertanam toga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memgaktifkan kembali kegiatan budidaya toga di Desa Ngadiluwih. Kegiatan telah dilaksanakan pada bulan Mei – Juli 2024 dengan cara memberikan penyuluhan terlebih dahulu, selanjutnya praktek bertanam toga dan monitoring kegiatan. Dalam kegiatan praktek, bibit toga ditanam dengan media campuran tanah, pupuk kompos dan sekam, wadah tanam menggunakan polibag dan karung plastik. Peserta kegiatan adalah ibu-ibu pengurus dan anggota PKK Desa Ngadiluwih berjumlah 30 orang. Kegiatan penyuluhan yang diselingi dialog interaktif dan kuis berhadiah tentang toga mampu memeriahkan suasana dan meningkatkan pemahaman ibu-ibu tentang toga. Ibu-ibu mampu melaksanakan kegiatan praktek bertanam toga dan merawat tanaman toga dengan baik dengan keberhasilan 70 % tanaman toga dapat tumbuh dengan baik. Kegiatan ini bisa menjadi bekal ibu-ibu di Desa Ngadiluwih dalam bertanam toga dan memanfaatkan toga untuk mendukung kesehatan keluarga.
PERANAN KONSORSIUM BAKTERI ENDOFIT PADA KARAKTER PERAKARAN DAN HASIL PADI PADA BERBAGAI DOSIS NITROGEN DAN PHOSPHOR DI LAHAN SUBOPTIMAL TADAH HUJAN Aziez, Achmad Fatchul; Budiyono, Agus; Wiyono, Wiyono; Sari, Sri Mardhika; Ramdani, Aziz; Paiman, Paiman; Purwaningsih, Okti
Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/hijau.v9i2.5830

Abstract

Rice (Oryza sativa L.) is a vital food crop in Indonesia's economy. It is grown in both irrigated and rainfed rice fields. However, rainfed rice fields have low nutrient content, requiring significant fertilization. To reduce reliance on chemical fertilizers, agricultural technological advancements are necessary, including the use of endophytic bacteria. The research aimed to assess the impact of an endophytic bacterial consortium on rice rooting and yield under various nitrogen and phosphorus doses in suboptimal rainfed land. The study was conducted in Demangan Village, Sambi District, Boyolali Regency, from March 2023 to June 2023, using a factorial Complete Group Design. The research consisted of two factors , each repeated three times. The first factor was nitrogen fertilizer, with four levels: no urea, 100 kg/ha urea, 200 kg/ha urea, and 300 kg/ha urea. The second factor iwas phosphorus fertilizer, with four levels,: no phosphorus, 80 kg/ha phosphorus, 160 kg/ha phosphorus, and 240 kg/ha phosphorus. The observed parameters included fresh root weight, dry root weight, root volume, root length, root diameter, root surface area, weight of 1000 grains, grain weight per plant, and grain weight per plot. The results revealed no significant effects of nitrogen, doses, phosphorus doses, or interactions between nitrogen and phosphorus doses on any of the observed parameters. In conclusion, the application of an endophytic bacterial consortium can reduce the need for nitrogen and phosphorus fertilizers in rainfed rice fields.
Organic Fertilizer Making Training as an Effort to Implement Sustainable Organic Farming at the Gudangharjo Paranggupito Wonogiri Farmers Group Sari, Siti Mardhika; Wiyono; Suprapti, Endang; Budiyono, Agus; Daryanti
Journal of Community Capacity Empowerment Vol 3 No 1 (2025): February 2025
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jcce.v3i1.4556

Abstract

This community service activity aims to provide training in making organic fertilizer as a practical step towards implementing sustainable organic farming. This program was implemented for members of the Gudangharjo Farmers Group located in Paranggupito, Wonogiri, an area with significant agricultural potential but limited implementation of organic farming practices. The training focused on the utilization of locally available materials, such as cow dung, rice bran, banana leaves, molasses, and decomposing microbes, to produce high-quality organic fertilizer. The methods used included explanations, demonstrations, and hands-on practice to improve participants' understanding and skills. Participants were introduced to the principles of organic farming, the benefits of organic fertilizer, and the technical steps of making compost, with an emphasis on the right ratio of ingredients, aeration, and moisture management. The results showed an increase in participants' knowledge and motivation to adopt organic fertilizer practices, supported by the availability of raw materials in the area. Participants successfully made organic fertilizer during the training, and follow-up evaluations showed their readiness to apply their knowledge in their farming activities. This program contributes to promoting sustainable farming practices and reducing dependence on chemical fertilizers, in line with efforts to preserve the environment and improve soil health. Future programs are expected to expand the reach of the training to neighboring farmer groups and incorporate advanced techniques for organic fertilizer production.
Effect of Dolomite Dosage and Chicken Manure on the Growth and Yield of Red Onions (Allium ascanolicum L.) Prabawati, Dimar; Supriyadi, Teguh; Dewi, Tyas Soemarah Koernia; Budiyono, Agus; Haryuni
Journal of Rural and Urban Community Studies Vol 3 No 1 (2025): February
Publisher : Agribusiness Department, Agriculture Faculty, Tunas Pembangunan University, Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jrucs.v3i1.4657

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas hortikultura yang vital di Indonesia, dengan permintaan yang terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian dolomit terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah (Allium ascalonicum L.), untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah (Allium ascalonicum L.), untuk mengetahui pengaruh interaksi antara dosis dolomit dan pupuk kandang ayam yang memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah (Allium ascalonicum L.). Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus sampai dengan 20 Oktober 2023, di Desa Bangsalan, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, pada ketinggian tempat 227 meter di atas permukaan laut, menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktorial dengan tiga kali ulangan. Dua faktor diperiksa: yang pertama adalah aplikasi dolomit (D) pada tiga level—D0 (tanpa dolomit), D1 (5 ton/ha), dan D2 (10 ton/ha); yang kedua adalah aplikasi pupuk kandang ayam (F) pada empat level—F0 (tanpa pupuk kandang ayam), F1 (5 ton/ha), F2 (10 ton/ha), dan F3 (15 ton/ha). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dolomit secara signifikan memengaruhi pertumbuhan dan hasil bawang merah, khususnya memengaruhi diameter umbi, jumlah umbi per tanaman, berat umbi segar per tanaman, dan berat umbi kering per tanaman dan plot. Itu juga berdampak signifikan pada jumlah umbi per plot. Kotoran ayam terutama memengaruhi berat umbi kering per plot dan secara signifikan memengaruhi tinggi tanaman, berat tangkai kering per tanaman, diameter umbi, berat umbi segar per tanaman, dan berat umbi kering per tanaman. Interaksi antara dolomit dan kotoran ayam secara signifikan memengaruhi berat tangkai segar per tanaman, berat umbi kering per tanaman dan plot, diameter umbi, dan jumlah umbi. Hasil tertinggi diperoleh pada kombinasi D2F3 dengan berat umbi kering per petak sebesar 1441,10 gram (25,60 ton/ha), sedangkan hasil terendah diperoleh pada kombinasi D0F0 yaitu sebesar 1151,10 gram (20,46 ton/ha). Penggunaan dolomit dan pupuk kandang ayam secara tunggal maupun kombinasi memberikan pengaruh positif terhadap pertumbuhan dan hasil umbi, sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian kedua jenis amelioran tersebut secara bersamaan lebih efektif dalam meningkatkan produktivitas tanaman dibandingkan dengan perlakuan tunggal.
Mapping the Evolution of Tiered Diagnostic Instruments for Identifying Students’ Misconceptions in Physics: A Systematic Review of Indonesian Research (2015–2025) Budiyono, Agus; Mulyadi, Syifaul Aini; Wildani, Arin; Pertiwi, Novia Ayu Sekar; Alatas, Fathiah
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 13, No 2 (2025): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jpf.v13i2.17879

Abstract

Misconceptions in physics education are a significant challenge, hindering students' understanding and ability to solve scientific problems.  Addressing these misconceptions is essential for enhancing learning outcomes and improving instructional methods. This study seeks to provide a comprehensive analysis of how diagnostic tests have been developed and applied to identify misconceptions in the context of physics education in Indonesia. A Systematic Literature Review methodology was used to analyze 186 scientific articles published between 2015 and 2025, indexed in Google Scholar. The research followed the PRISMA framework to ensure a transparent, replicable process. The findings indicate that diagnostic tests in Indonesia have evolved from simpler two-tier formats to more complex six-tier systems. Among these, the four-tier diagnostic test was the most commonly utilized, proving effective in identifying misconceptions by capturing students' answers, the reasoning behind those answers, and their confidence levels. The review also identified specific topics where misconceptions were most prevalent, including Particle Dynamics, Heat and Temperature, and Vibrations and Waves. These areas showed consistent patterns of misunderstanding across multiple studies. This study underscores the need for continued advancements in diagnostic tools to improve their reliability and validity. It also highlights the importance of exploring less-studied physics topics and expanding the use of multi-tier diagnostic tests. Such efforts are crucial for refining instructional strategies and improving students' conceptual learning in Indonesian physics education. The findings contribute to the field of physics education by offering actionable insights for educators and researchers in designing targeted interventions and advancing conceptual learning.
RESPON PERTUMBUHAN PISANG VARIETAS CAVENDISH SECARA IN VITRO TERHADAP PERBEDAAN DOSIS RADIASI SINAR GAMMA DAN MODIFIKASI MEDIA Sari, Siti Mardhika; Aziez, Achmad Fatchul; Suprapti, Endang; Budiyono, Agus
Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/hijau.v10i1.6967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan teknik perbanyakan bibit pisang Cavendish (Musa spp.) secara in vitro melalui kombinasi mutasi induksi menggunakan radiasi sinar gamma dan modifikasi media dengan penambahan pupuk daun. Penelitian dilakukan dengan rancangan acak lengkap (RAL) menggunakan dua faktor: dosis radiasi sinar gamma (0 Gy, 10 Gy, 20 Gy, 30 Gy, dan 40 Gy) dan jenis media (MS, MS + Pupuk Daun, dan Pupuk Daun). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah tunas yang dihasilkan berkisar antara 1 hingga 2 tunas per eksplan, tanpa perbedaan nyata antara berbagai dosis radiasi dan jenis media. Dosis radiasi 20 Gy terbukti optimal untuk pertumbuhan tunas, menghasilkan tinggi tunas tertinggi (8,15 cm), sementara dosis 40 Gy menghambat pertumbuhan akibat kerusakan DNA. Media MS dan MS + Pupuk Daun lebih mendukung pembentukan akar dibandingkan media Pupuk Daun saja. Dalam proses aklimatisasi, Media MS menunjukkan persentase keberhasilan yang sangat tinggi (100%) pada hampir semua perlakuan, termasuk paparan radiasi hingga 40 Gy, sedangkan media Pupuk Daun kurang efektif, terutama pada paparan radiasi tinggi. Secara keseluruhan, Media MS direkomendasikan sebagai media terbaik untuk mendukung pertumbuhan dan aklimatisasi bibit pisang Cavendish, sementara dosis radiasi 20 Gy terbukti optimal untuk mendorong pertumbuhan tunas.
Co-Authors Acep Khatin Nuryadin Achmad Fatchul Aziez Adi Prasetyo Agung Prasetyo Agung Prasetyo Aji, Diyan Akhmad Jufriadi Alif Amirul Fatkhurahman Ameylia, Annisa Dika Amrizaldi Andi Marwanti Panre Angelina, Vynysha Maretha Annisa Dika Ameylia Ari Kus Wardiyanto Arin Wildani Bayu, Tejo Cahyani, Nonik Fitri Damayanti, Adhisty Puri Daryanti Daryanti DARYANTI DARYANTI Dewi, Tyas Soemarah Koernia Diraya, Inayatun Dwi Susilo Utami Dwi Susilo Utami Dwi Susilo Utami el indahnia kamariyah, el indahnia Endang Suprapti Fathatur Rohmah, Fathatur Fathiah Alatas Fikri Ramadhani Hartatiek HARTOYO, EKO Haryuni Hena Dian Ayu Hermawan, Dicky Hosnol Hotimah ismah Khoirunnisa JOKO KUSNANTO Joko Setiono KD, Tyas Soemarah Kumalasari, Tutut Kusriani Prasetyowati Kusriani Prasetyowati Kusumawati, Astrini Dewi Latifah, Jannatun Linda Tri Antika Linda Tri Antika, Linda Tri Mahananto Mardhika Sari, Siti Masdukil Makruf, Masdukil Moch. Haikal Mulyadi, Syifaul Aini Norbertus Citra Irawan Nurul Ida Cahyani Nurul Ismaiyah OKTI PURWANINGSIH Ongko Cahyono ongko cahyono Paiman Paiman Pandango, Oktavina Pertiwi, Novia Ayu Sekar Prabawati, Dimar Putro, Herdyanto Qoirul Umam R Soelistijono Ramdani, Aziz Ratih. D Kartikasari Sapto Priyadi Saputri, Diana Sari, Erlina Novita Sari, Sri Mardhika Sentot Kusairi Setie Harieni Setie Harieni Setie Harieni Shefa Dwijayanti Ramadani Siti Mardhika Sari Soemarah KD, Tyas Sri Hartati Sri Hartati Supadi Suswadi Tanto Harto Teguh Supriyadi Tyas Soemarah K.D Tyas Soemarah K.D Tyas SOEMARAH KURNIA DEWI Wiyono Wiyono wiyono Wulandari, Ria Agustina Yana, Medi