Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

INOVASI PELAYANAN PUBLIK PENERAPAN APLIKASI SIMPATIK DI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN KARANGANYAR JAWA TENGAH Dina, Dina; Heri, Heri; Rohmah, Siti Nur; Nurhadi, Nurhadi
NEO POLITEA Vol 4, No 1 (2023): NEO POLITEA
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara, Universitas Al Ghifari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/neopolitea.v4i1.1080

Abstract

ABSTRAK. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui inovasi pelayanan publik yang diterapkan di Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah dalam memberikan pelayanan kepada Organisasi Perangkat Daerah maupun masyarakat umum dengan menggunakan aplikasi SIMPATIK yang terdapat beberapa permasalahan di antaranya, kurangnya tenaga teknis, komputer tiba-tiba me-restart/mati, aplikasi eror, jika ada pemadaman listrik dari pusat dan keterlambatan pegawai dalam mengedit disposisi di aplikasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Selanjutnya data diolah kemudian diedit dan akhirnya diinterpretasi. Kemudian analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Lalu untuk mengetahui kelayakan data, dilakukan dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian memaparkan bahwa inovasi pelayanan publik di Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah berjalan kurang efektif dan efisien. Berdasarkan teori dari Rogers (2003) dalam Masyara dan As’ari, yaitu keunggulan relatif, kesesuaian, kerumitan, kemungkinan coba dan kemudahan diamati, bahwasannya minimnya tenaga teknis dapat mempengaruhi kinerja pegawai dalam penggunaan aplikasi SIMPATIK, sarana dan prasarana yang kurang memadai sehingga menghambat pekerjaan, aplikasi SIMPATIK hanya bisa digunakan oleh pegawai saja dan bukan untuk masyarakat karena berisi arsip umum maupun khusus serta upgrade aplikasi juga diperlukan agar lebih memudahkan pekerjaan.Kata Kunci: Inovasi, Pelayanan Publik, Aplikasi dan Pegawai
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN IPA BERBASIS POP UP BOOK MATERI PERUBAHAN CUACA PADA SISWA KELAS III SD Dina, Dina; Lubis, Patricia H.M; Ramadhani, Erfan
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 5, No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v5i1.19979

Abstract

The use of learning media is still very limited to science subjects in grade III elementary school. Therefore, it is necessary to develop pop-up book-based science learning media. This research aims to develop science learning media based on pop up books on weather changes for third grade elementary school students in order to determine the criteria for validity and practicality. Validity criteria are carried out by material experts, media experts and language experts. Meanwhile, practicality is carried out by teacher responses and student responses through questionnaires. This research uses the R&D method with Branch theory, namely the ADDIE development model which consists of five stages, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation.  The research was conducted at SD Negeri 95 Palembang. The validation results by the validator obtained an average score of 90.22% with a very valid category. The practicality results of the teacher response questionnaire obtained an average of 92% and students in the one to one trial with an average score of 91.5% and the small group trial with an average of 90% in the very practical category. From the results of these data, it can be concluded that the development of science learning media based on pop up books regarding weather changes for third grade elementary school students is categorized as very valid and very practical so it is suitable for use in achieving learning goals in schools.   
Analysis of Logistics Management of Medical Equipment at RSU. Haji Medan Harahap, Shelly Safira Maulia; Chairani, Nadila; Sinaga, Riantania; Dina, Dina; Zulaika, Talitha; Nurhasanah, Nurhasanah; Hasibuan, Rapotan
PROMOTOR Vol. 8 No. 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v8i4.1329

Abstract

Medical devices are tools and/or equipment used to prevent, diagnose, treat and reduce disease. The aim of this study was to assess how well medical equipment purchases balance hospital operations. The research method uses a descriptive-analytic approach and is qualitative in nature. The results of the research show that logistics management at RSU Haji Medan has been carried out well and in accordance with applicable procedures. The process of procuring medical equipment at Haji Medan Regional Hospital which follows the SOP system approach, finances, human resources and facilities still do not fully comply with the rules for managing medical devices in health facilities. Inadequate infrastructure, budgets that need to be increased, problems with process components that have not been received, and less than optimal use of medical equipment are just some of the weaknesses.
Isu-Isu Sekularisasi dalam Pendidikan Islam Suyani, Erni; Lubis, Lahmuddin; Nurhaliza, Nurhaliza; Dina, Dina
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v6i2.2746

Abstract

Sekularisasi dalam pendidikan Islam merupakan fenomena kompleks yang menghadirkan tantangan signifikan bagi sistem pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman. Penelitian ini menganalisis berbagai isu kritis yang muncul akibat proses sekularisasi yang mempengaruhi lembaga-lembaga pendidikan Islam kontemporer. Isu utama yang diidentifikasi meliputi dikotomi ilmu pengetahuan yang memisahkan antara ilmu agama dan ilmu umum, marginalisasi nilai-nilai spiritual dalam kurikulum pendidikan, serta adopsi paradigma pendidikan Barat yang cenderung mengabaikan dimensi transendensi. Dampak sekularisasi terhadap pendidikan Islam dapat diamati melalui beberapa indikator, antara lain: penyempitan ruang lingkup mata pelajaran agama, orientasi pendidikan yang lebih menekankan aspek pragmatis-materialistik, serta melemahnya integrasi antara nilai-nilai keislaman dengan disiplin ilmu modern. Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran terhadap erosi karakter religius peserta didik dan hilangnya tujuan holistik pendidikan Islam yang mengintegrasikan dimensi duniawi dan ukhrawi. Pendekatan yang di gunakan adalah kualitatif dengan metode analisis deskriptif untuk mengkaji literatur terkait sekularisasi pendidikan Islam. Temuan menunjukkan bahwa respons terhadap tantangan sekularisasi memerlukan reformulasi konsep pendidikan Islam yang mampu mengintegrasikan kemajuan sains modern dengan fondasi spiritual-moral yang kuat. Penegaskan isi bahwa isu sekularisasi dalam pendidikan Islam menuntut solusi komprehensif yang tidak sekedar reaktif, melainkan proaktif dalam membangun sistem pendidikan Islam yang autentik namun responsif terhadap perkembangan zaman. Upaya ini memerlukan sinergi antara pemikir pendidikan Islam, praktisi pendidikan, dan pengambil kebijakan untuk mewujudkan pendidikan Islam yang unggul dan berkarakter.
PENERAPAN TERAPI GUIDE IMAGERY RELAXATION UNTUK MENURUNKAN SKALA NYERI PADA PASIEN CEDERA KEPALA RINGAN DI IGD RSUD KARAWANG Grace Evelyn; Dina, Dina; Miftah Nurul Hikmah
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 3 No. 10: Maret 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mild head injury is one of the most common cases in the Emergency Department (ER) and is often accompanied by complaints of headache due to trauma. Pain that is not properly managed can cause tension, anxiety, and increase intracranial pressure. One effective non-pharmacological intervention to reduce pain is Guided Imagery Relaxation therapy, a relaxation technique that involves imagining a calming atmosphere to divert focus from pain. To determine the effect of Guided Imagery Relaxation therapy on reducing pain scales in patients with mild head injuries in the Emergency Department of Karawang Regional Hospital. This study used a pre-experimental one group pretest-posttest design. The sample consisted of 16 respondents who met the inclusion criteria. Guided Imagery Relaxation therapy was carried out for 10–15 minutes, with a gentle voice guiding the patient to imagine a peaceful atmosphere such as a beach or park. The pain scale was measured using the Numeric Rating Scale (NRS) before and after therapy. Data analysis was performed using the Wilcoxon test. The average pain scale before therapy was 5.81 and decreased to 2.75 after Guided Imagery Relaxation therapy. The Wilcoxon test showed a p-value of 0.001 (p < 0.05), indicating a significant effect of Guided Imagery Relaxation therapy on pain reduction in patients with mild head injuries. Guided Imagery Relaxation therapy effectively reduced pain in patients with mild head injuries in the emergency department (ED). This therapy can be used as a non-pharmacological intervention that is easily implemented by nurses to help patients self-manage pain.
PENERAPAN TERAPI REBUSAN AIR DAUN BINAHONG UNTUK MEMPERCEPAT PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU POST PARTUM DI RUANG CILAMAYA BARU RSUD KARAWANG Yuli Erlina; Dina, Dina; Rendi Fauzi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 3 No. 10: Maret 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Perineal wounds are a common complication experienced by postpartum mothers due to childbirth. Suboptimal wound care can lead to infection and slow the healing process. One alternative therapy that can be used to accelerate wound healing is a decoction of binahong leaves (Anredera cordifolia), which contains saponins, flavonoids, and polyphenols that play a role in tissue regeneration and anti-inflammatory effects. Objective: This study aimed to determine the effect of binahong leaf decoction therapy on accelerating perineal wound healing in postpartum mothers in the Cilamaya Baru Ward at Karawang Regional Hospital. Methods : This study used a pre-experimental design with a One Group Pretest-Posttest Design approach. The population was all postpartum mothers with perineal wounds in the Cilamaya Baru Ward at Karawang Regional Hospital. A sample of 16 respondents was selected using purposive sampling. The binahong leaf decoction therapy was administered twice daily for three days. The data collection instrument used the REEDA scale (Redness, Edema, Ecchymosis, Discharge, Approximation) observation sheet. Data analysis was performed using the Wilcoxon Signed Rank Test with a significance level of 0.05. Results: The average REEDA score before therapy was 6.25 and after therapy was 2.18. The Wilcoxon test showed a p-value of 0.001 (p < 0.05), indicating a significant difference between before and after administration of binahong leaf decoction therapy. Conclusion: Binahong leaf decoction therapy is effective in accelerating perineal wound healing in postpartum mothers in the Cilamaya Baru Ward of Karawang Regional Hospital
SOSIALISASI TERAPI KOMPLEMENTER JUS MENTIMUN DALAM MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA ANGGOTA KELUARGA DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PLERED PURWAKARTA H. Nelson Doloksaribu; Dina, Dina; Tati Nurhayati
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2: Juli 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i2.8307

Abstract

Hypertension or high blood pressure is a condition where the systolic blood pressure is more than 140 mmHg and the diastolic blood pressure is more than 90 mmHg, if not treated it will increase the risk of heart, brain, kidney disease and stroke. According to WHO (2019) the prevalence of hypertension globally is 22%, the number of people with hypertension in Indonesia reaches 34.11% and always increases every year. Riskesdas, (2018) the prevalence of hypertension in West Java is 39.60%, while the measurement results in Purwakarta Regency are 36.79, the prevalence is greater than the prevalence in Indonesia. In the area of the Plered Health Center, data on outpatient hypertension were found as much as 16.2% (Annual Report of the Plered Health Center, 2022). Researchers aim to provide the application of cucumber juice complementary therapy in lowering blood pressure in family members with hypertension. The research used is a case study which is a type of research that examines problems through case studies consisting of one unit. The single unit that became the case study was analyzed in depth both in terms of the circumstances of the case itself, with the process of implementing cucumber juice complementary therapy in lowering blood pressure in family members with hypertension. The results of research conducted by researchers by conducting research on family members with hypertension, namely Mr. D, when Mr.'s blood pressure was examined. D 170/100 mmhg. Then the researcher gave complementary therapy of cucumber juice for 7 days in the morning and evening as much as 1 glass (200cc), after being given cucumber juice therapy for 7 days the results showed a decrease in blood pressure to 150/80 mmhg. After nursing intervention it can be concluded that The application of cucumber juice therapy is very effective in reducing blood pressure and has been proven by researchers to reduce blood pressure before and after being given cucumber juice therapy
The "GURILAPS" Integrated Tourism Policy Evaluation: Breaking Indonesia's Metropolitan Monopoly Through a Mixed Methods Revolution Undang, Gunawan Undang; Suherman, Diki; Suhendar, Deden; Dina, Dina; Apriliani, Diah; Resmiawati, Eny Nuryani
Publica: Jurnal Pemikiran Administrasi Negara Vol. 17 No. 2 (2025): Publica
Publisher : Department of Public Administration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpan.v17i2.47214

Abstract

Regional development disparities between metropolitan and rural areas in West Java are intensifying, particularly impacting Southern West Java (SWJ) despite its significant tourism potential, meanwhile, the Western (WWJ), Central (CWJ), and Northern (NWJ) regions of West Java have experienced rapid progress. This study aims to evaluate regional planning policies for integrated tourism development through the "GURILAPS" (Gunung, Rimba, Laut, Pantai, Seni & Budaya) Framework — Mountains, Jungle, Ocean, Water, Beaches, Arts & Culture. The methodology employs a QUAN → qual design, analyzing built-up area expansion data (2010-2024) from BPS through ANOVA and trend analysis, followed by thematic analysis of stakeholder sources and 28 policy documents. Quantitative findings reveal significant disparities: WWJ, CWJ, and NWJ experienced 21.4% built-up area growth (2010-2024), while SWJ achieved only 11.8% (F(5,21) = 24.67, p < 0.001, η² = 0.855). Qualitative findings identified four themes: infrastructure connectivity gaps, institutional coordination limitations, community tourism readiness challenges, and policy implementation gaps. The validated "GURILAPS" Framework (Content Validity Index: 0.89, Inter-rater Agreement: Kappa = 0.82) provides a systematic approach to leveraging SWJ's natural and cultural assets while addressing infrastructure gaps and promoting rural economic growth. This research contributes theoretically through the validated "GURILAPS" Framework and methodologically by applying sequential explanatory mixed methods in tourism policy evaluation. Theoretical implications include the GURILAPS Framework, mixed methods innovation, and regional development theory advancement. Practical implications provide actionable evidence for policymakers, adaptable to other regions with similar characteristics, and applicable to developing countries facing comparable challenges.
Peningkatan Profesionalisme Komite Pembelajaran Sekolah Penggerak melalui Pelatihan Pengembangan Sumber Belajar Berbasis Visualisasi Augmented Reality (AR) Dina, Dina; Yunita, Isti; Ikhsan, Jaslin; Kusumawardani, Cahyorini; Budiasih, Kun Sri
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol. 8 No. 1 (2024): Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpmmp.v8i1.67536

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme komite pembelajaran sekolah penggerak melalui pelatihan sumber belajar berbasis visualisasi AR. Sejumlah 35 komite pembelajaran pada sekolah dasar di Gunung Kidul menjadi khalayak sasaran pada kegiatan ini. Pengabdian dikemas berupa pelatihan yang dilaksanakan dengan beberapa metode pelaksanaan, yaitu ceramah dan latihan, penugasan dan pendampingan, serta tes dan angket dan terbagi dalam tiga kali pertemuan. Teknologi yang dilatihkan yaitu Canva dan Assemblr Studio yang memungkinkan guru untuk membuat sumber belajar yang interaktif dengan menyematan objek 3D. Instrumen yang digunakan berupa soal pretes dan postes, lembar observasi afektif, lembar observasi psikomotorik, lembar penilaian produk, dan angket evaluasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa persentase observasi kognitif sebesar 85%, observasi psikomotor sebesar 80,36%, dan penilaian produk sebesar 93, 21%. Hasil pretes menunjukkan skor rata-rata peserta sebesar 54,71 mengalami peningkatan yang signifikan setelah diberikan pelatihan menjadi sebesar 83,94 pada skor rata-rata postes. Dapat disimpulkan bahwa kegatan pengabdian mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan. Secara umum, peserta merasa bahwa kegiatan yang dilakukan memberikan manfaat tidak hanya pada peningkatan pengetahuan (theoritical knowledge), melainkan juga keterampilan (practical how to) terkait pengembangan sumber belajar dalam rangka implementasi Kurikulum Merdeka.
Pengenalan Persepsi Dasar Kimia pada Anak melalui Eksperimen Sains Menarik sebagai Upaya Penanggulangan Chemophobia Yunita, Isti; Dina, Dina; Budiasih, Kun Sri; Kusumawardani, Cahyorini
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimaspen.v5i2.4173

Abstract

Pengabdian kali ini bertujuan untuk mengenalkan persepsi dasar kimia pada anak melalui eksperimen sains menarik untuk menanggulangi chemophobia. Sejumlah 30 peserta kegiatan dari MDT. Ngudi Luhur menjadi khalayak sasaran. Kegiatan disampaikan dalam dua kali pertemuan, teori dan praktik. Eksperimen kimia menarik dipilih sebagai kegiatan untuk memperkuat teori yang telah disampaikan di pertemuan sebelumnya. Eksperimen kimia menarik yang dilakukan yaitu ikan berenang, pelangi di piring, the menjadi air putih, meniup balon, lava lamp, dan pesan rahasia. Instrumen yang digunakan yaitu lembar need assessment, lembar observasi keaktifan peserta, lembar observasi unjuk kerja, kumpulan pertanyaan untuk game cerdas cermat, serta lembar angket evaluasi kegiatan. Kegiatan mencapai indikator keberhasilan ditandai dengan 81,67% peserta terlibat aktif serta 100% peserta mengikuti demonstrasi dengan baik. Keberhasilan kegiatan pengabdian menjadi salah satu kontribusi tim pengabdi dalam mengatasi kesalahan persepsi terhadap kimia yang berkembang di masyarakat yang akan lebih dirasakan manfaatnya jika diberikan sejak usia anak.