Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Variasi Latihan Memantulkan Bola Ke Dinding Terhadap Keterampilan Passing Bawah Club Bolavoli UPT SMPN 2 Ulaweng: Penelitian Jeni; Maria Herlinda Dos Santos; Andi Ogo Darminto; Khalid Rijaluddin; Rahmat Ilahi; Alif Aryadi Hardi; Andi Temmasonge
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi latihan memantulkan bola ke dinding terhadap keterampilan passing bawah pada club bolavoli UPT SMPN 2 Ulaweng. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bolavoli. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan passing bawah yang dilakukan melalui pre-test dan post-test setelah pemberian perlakuan berupa variasi latihan memantulkan bola ke dinding. Analisis data menggunakan uji-t dengan bantuan program SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi latihan memantulkan bola ke dinding memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan passing bawah siswa (nilai signifikansi 0,000 < 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,399 yang berarti latihan tersebut memberikan kontribusi sebesar 39,9% terhadap peningkatan keterampilan passing bawah, sedangkan sisanya 60,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dengan demikian, penerapan variasi latihan memantulkan bola ke dinding efektif dalam meningkatkan kemampuan passing bawah siswa dalam permainan bolavoli.
Pelatihan Pencak Silat di SDN 110 Lura: Upaya Edukasi dan Pelestarian Warisan Budaya Indonesia A. Aan Pryma Satrya; Andi Mutmainna; Rahmat Ilahi
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v4i1.113

Abstract

Pencak silat sebagai salah satu warisan budaya asli Indonesia menjadi tanggung jawab yang harus tetap dilestarikan oleh anak-anak bangsa. Salah satu caranya adalah mengenalkan dan memberikan pelatihan pencak silat berupa gerakan dan jurus-jurus dasar. Tulisan ini merupakan hasil dari pengabdian penulis dalam mengenalkan pencak silat kepada siswa-siswi SDN 110 Lura Kabupaten Enrekang melalui pelatihan yang dilakukan selama enam kali pertemuan. Metode yang penulis gunakan sebelum dan selama pelatihan ini adalah pertama-tama penulis berkoordinasi sekaligus meminta izin kepada kepala sekolah SDN 110 Lura terkait pelatihan ini yang akan melibatkan siswa-siswinya, selanjutnya penulis menyampaikan kepada siswa dan siswi untuk mengikuti pelatihan ini dengan menjelaskan maksud dan tujuan pelatihan ini dilaksanakan. Dalam proses latihan, penulis mengawali dengan berdoa bersama dilanjutkan dengan pemanasan. Setelah pemanasan, penulis menjelaskan materi gerakan secara singkat kemudian dilanjutkan dengan praktik gerakan/jurus. Latihan dilakukan dua kali pertemuan dalam satu minggu di lapangan sepak bola Desa Mendatte. Adapaun hasil dari latihan ini adalah siswa-siswi SDN 110 Lura yang mengikuti latihan pencak silat sudah mengetahui bahwa pencak silat merupakan warisan budaya asli Indonesia yang harus dilestarikan, mereka juga telah mengetahui dan mampu melakukan beberapa gerakan dasar dalam pencak silat.
Pengaruh High Intensity Interval Training Dan Latihan Skipping Terhadap Peningkatan Daya Tahan Kardiovaskuler Pada Atlet Karate Kumite Ranting SMP Negeri 7 Watampone Supardi, Supardi; Darminto, Andi Ogo; Ilahi, Rahmat; Rijaluddin, Khalid; Santos, Maria Herlinda Dos
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i4.1248

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh high intensity interval training dan latihan skipping terhadap peningkatan daya tahan kardiovaskuler atlet karate Kumite SMP Negeri 7 Watampone. Analisis terhadap hasil observasi menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain pre-test post-test control group design. Partisipan terdiri dari 10 atlet karate Kumite ranting SMP Negeri 7 Watampone yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu Kelompok HIIT dan Kelompok Skipping. Hasil observasi menunjukkan bahwa kedua kelompok mengalami peningkatan daya tahan kardiovaskuler. Namun demikian, kelompok HIIT menunjukkan peningkatan yang lebih besar dibandingkan dengan Kelompok Skipping. Temuan ini dapat digunakan sebagai referensi untuk pelatih dan atlet dalam meningkatkan daya tahan kardiovaskulernya.
Pengaruh Latihan Otot Lengan Terhadap Hasil Tembakkan Free Throw Dalam Permainan Bola Basket Siswa Kelas X SMA Negeri 12 Bone Farul Rangga Yuda Amir; Alif Aryadi Hardi; Khalid Rijaluddin; Maria Herlinda Dos Santos; Andi Ogo Darminto; Rahmat Ilahi; Andi Temmasonge
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Pengaruh Latihan Otot Lengan terhadap Hasil Tembakkan Free Throw dalam Permainan Bola Basket Siswa Kelas X SMA Negeri 12 Bone. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen dengan menggunkan desain penelitian kelompok eksperimen A latihan Push-up dan kelompok eksperime B latihan WeightLifting, Desain model kedua Two Group Pretest-Posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa siswa kelas X SMA Negeri 12 Bone dengan Jumlah siswa Sebanyak 30 orang. Hasil analisis data dan pengujian hipotesis diperoleh dengan menggunakan SPSS 20. Hasil analisis menunjukkkan : (1). Ada pengaruh yang signifikan latihan push up terhadap hasil tembakkan free throw dalam permainan bola basket siswa kelas X SMA Negeri 12 Bone, menunjukkan dengan nilai thitung 10,597 > ttabel 1,761 dan nilai p (0,000) < dari 0,05. (2). Ada pengaruh yang latihan weightlifing terhadap hasil tembakkan free throw dalam permainan bola basket siswa kelas X SMA Negeri 12 Bone, menunjukkan dengan nilai thitung 9,213 > ttabel 1,761 dan nilai p (0,000) < dari 0,05. (3). Latihan push up dan weightlifing efektif terhadap hasil tembakkan free throw dalam permainan bola basket siswa kelas X SMA Negeri 12 Bone, menunjukkan dengan nilai thitung 27,180 > ttabel 1,761 dan nilai p (0,788) > dari 0,05. Jadi dapat disimpulkan bahwa latihan Push-up dan latihan WeightLifting sama-sama berpengaruh terhadap Hasil Tembakkan Free Throw dalam Permainan Bola Basket Siswa Kelas X SMA Negeri 12 Bone.
Pengaruh Latihan Passing Bawah Berpasangan dan Latihan Drill terhadap Hasil Passing Bawah dalam Permainan Bolavoli Siswa Kelas XI SMA Negeri 12 Bone: Penelitian Adriana; Andi Mutmainna; Alif Aryadi Hardi; Khalid Rijaluddin; Maria Herlinda Dos Santos; Andi Ogo Darminto; Rahmat Ilahi; Andi Temmasonge
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan passing bawah berpasangan dan latihan drill terhadap hasil passing bawah dalam permainan bolavoli siswa kelas XI di SMA Negeri 12 Bone. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain Two-Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian terdiri dari 20 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok yang mengikuti latihan passing bawah berpasangan dan kelompok yang mengikuti latihan drill. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan passing bawah sebelum dan setelah perlakuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada keterampilan passing bawah siswa di kedua kelompok. Rata-rata hasil pretest dan posttest kelompok latihan berpasangan menunjukkan peningkatan dari 7,20 menjadi 12,30, sedangkan kelompok latihan drill meningkat dari 10,20 menjadi 14,30. Uji hipotesis menggunakan analisis statistik menunjukkan nilai t_hitung untuk latihan berpasangan adalah 2,837 (p < 0,05) dan untuk latihan drill adalah 14,807 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa kedua metode latihan efektif dalam meningkatkan keterampilan passing bawah
Observation Of Regional Language Use Patterns In Daily Interactions In Padang Traditional Markets Saputra, Miskal Ade; Ilahi, Rahmat; Tuljnnah, Zahra
Journal of Humanity Studies Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/jhs.2025.v4i2.10974

Abstract

Regional languages are an important element in the formation of the social and cultural identity of local communities. In the midst of modernization, urbanization, and the dominance of Indonesian as the national language, the use of regional languages is experiencing interesting dynamics to be studied. Informal public spaces such as traditional markets are strategic places to observe people's natural language practices. This study aims to describe and analyze the pattern of use of regional languages, especially Minangkabau languages, in daily interactions between sellers and buyers in traditional markets in Padang City. This study uses a qualitative approach with participatory observation methods and speech recording. Data were collected through direct observation of verbal interactions, dialogue recording, and audio documentation with the informant's permission. Data analysis was carried out using a sociolinguistic approach with a focus on language selection, code switching, and code mixing. The results show that the Minangkabau language still dominates verbal interaction in traditional markets, especially in informal situations and between local speakers who share the same cultural background. Bahasa Indonesia is used selectively and strategically, especially when interacting with immigrant buyers, non-Minangkabau speakers, or in situations that demand clarity of meaning and more formal politeness. The phenomenon of code switching and code mixing is found quite frequently and reflects the speaker's linguistic flexibility in adapting the language to the social context, communication goals, and characteristics of the opponent. These findings show that traditional markets not only function as a center of economic activity, but also as a social and cultural space that plays an important role in maintaining the sustainability and vitality of regional languages in the midst of social changes in urban society.
THE EFFECT OF HANDGRIP TRAINING AND RACKET MODIFICATION TRAINING ON SHORT SERVICE ABILITY IN BADMINTON GAMES ON PANRITA CLUB AND SAMUDRA CLUB ATHLETES Jayadi, Jayadi; Dos Santos, Maria Herlinda; Rijaluddin, Khalid; Ilahi, Rahmat; Hardi, Alif Aryadi
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 7, No 2 (2024): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v7i2.17287

Abstract

Badminton is one of the popular sports and is loved by many people. Badminton also consists of several techniques including racket grip, hitting technique, standing posture, and position and footwork. Therefore, physiotherapy techniques are needed to improve and maximize the grip strength of badminton players which is commonly called Handgrip. This study aims to determine the effect of handgrip training and racket modification training on short serves. The type of research used is quantitative research with experimental research methods. The sample in this study amounted to 30 people who were divided into two groups with each group consisting of 15 people. The research sample was selected using the Random Sampling technique. The data analysis technique used is the dependent t-test analysis technique. The results obtained in this study with a p-value of 0.109 > 0.05 which shows that there is no significant difference between handgrip training and racket modification on short serve ability but handgrip training is more effective than racket modification training with handgrip training, namely mean difference 9.067 and p-value 0.000 < 0.005 while racket modification training means difference 5.867 and p-value 0.000 < 0.005.This shows that both exercises are equally good for improving short serve skills in badminton. Thus, it is hoped that athletes can improve their short serve skills in badminton by routinely performing physiotherapy movements such as handgrip or other exercises such as racket modification exercises.
PENGARUH TERAPI MUSIK TERHADAP TINGKAT KECEMASAN SEBELUM BERTANDING PADA ATLET FUTSAL SMA NEGERI 13 BONE Sri Dzul Kifli; Maria Herlinda Dos Santoa; Alif Aryadi Hardi; Khalid Rijaluddin; Andi Ogo Darminto; Rahmat Ilahi; Andi Temmasonge
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 8, No 2 (2025): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v8i2.20475

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimental dengan sampel sebanyak 30 atlet yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, masing-masing terdiri dari 15 atlet. Sampel dipilih menggunakan teknik sampling sistematis. Kecemasan diukur menggunakan Skala Kecemasan Olahraga (SKO). Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t untuk mengetahui perbedaan efek terapi musik antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol terhadap kecemasan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang diberi terapi musik memiliki rata-rata skor kecemasan sebesar 46,3 (kategori rendah), sedangkan kelompok kontrol memiliki rata-rata skor kecemasan sebesar 58,8 (kategori rendah). Hasil uji-t menunjukkan nilai p sebesar 0,041 (< 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol dalam hal kecemasan sebelum pertandingan. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa terapi musik efektif dalam mengurangi kecemasan sebelum pertandingan pada atlet futsal SMA Negeri 13 Bone.
THE EFFECT OF HANDGRIP TRAINING AND RACKET MODIFICATION TRAINING ON SHORT SERVICE ABILITY IN BADMINTON GAMES ON PANRITA CLUB AND SAMUDRA CLUB ATHLETES Jayadi Jayadi; Maria Herlinda Dos Santos; Khalid Rijaluddin; Rahmat Ilahi; Alif Aryadi Hardi
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 7 No 2 (2024): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v7i2.17287

Abstract

Badminton is one of the popular sports and is loved by many people. Badminton also consists of several techniques including racket grip, hitting technique, standing posture, and position and footwork. Therefore, physiotherapy techniques are needed to improve and maximize the grip strength of badminton players which is commonly called Handgrip. This study aims to determine the effect of handgrip training and racket modification training on short serves. The type of research used is quantitative research with experimental research methods. The sample in this study amounted to 30 people who were divided into two groups with each group consisting of 15 people. The research sample was selected using the Random Sampling technique. The data analysis technique used is the dependent t-test analysis technique. The results obtained in this study with a p-value of 0.109 > 0.05 which shows that there is no significant difference between handgrip training and racket modification on short serve ability but handgrip training is more effective than racket modification training with handgrip training, namely mean difference 9.067 and p-value 0.000 < 0.005 while racket modification training means difference 5.867 and p-value 0.000 < 0.005.This shows that both exercises are equally good for improving short serve skills in badminton. Thus, it is hoped that athletes can improve their short serve skills in badminton by routinely performing physiotherapy movements such as handgrip or other exercises such as racket modification exercises.
Pengaruh Latihan Speed Agility dan Ball Feeling Terhadap Kemampuan Teknik Dribbling Futsal Siswa MAN 2 Bone Andi Muh Sulihin; Andi Mutmainna; Rahmat Ilahi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41933

Abstract

This study aims to determine the effect of speed agility and ball feeling training on dribbling technique ability in futsal among students of MAN 2 Bone. The study employed a quantitative approach using an experimental method with a one-group pretest–posttest design. The research sample consisted of 16 students participating in the futsal extracurricular program at MAN 2 Bone, selected using a total sampling technique. The research instrument was a futsal dribbling test. Data were analyzed using descriptive statistics and hypothesis testing. The results showed that speed agility and ball feeling training had a significant effect on improving students’ futsal dribbling technique. Therefore, both training methods are effective alternatives for training programs to enhance basic futsal dribbling skills.