Claim Missing Document
Check
Articles

The Effectiveness Of Project Based Learning On Critical Thinking Abilities And Character Of Elementary School Students In Science Learning Fahmi, Fahmi; Hidayati, Arini Ulfah; Rohman, Miftahur
TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 13 No 1 (2026): TERAMPIL
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/terampil.v13i1.29551

Abstract

This study aims to test the effectiveness of Project Based Learning (PjBL) on critical thinking skills and character development in elementary school students. This study used a quasi-experimental method with a nonequivalent pretest–posttest design group design. The study population consisted of fifth-grade students of Indrasari 1 Public Elementary School, Martapura District, Banjar Regency, South Kalimantan, consisting of three classes. Two classes were randomly selected as research samples, namely class VA as the experimental class implementing PjBL and class VC as the control class, each consisting of 35 students. Data analysis was carried out using one sample t-test, MANOVA with Hotelling's T² criteria, and independent t-test. The results of the assumption test showed that the data met the analysis requirements, both multivariate normality (sig. 0.12–0.86 > 0.05), multivariate homogeneity (Box's M pretest = 4.161; sig. = 0.087 and posttest = 2.906; sig. = 0.840), univariate normality (sig. 0.07–0.20 > 0.05), and homogeneity of variance (critical thinking ability sig. = 0.430; character sig. = 0.671). The MANOVA results before treatment showed no difference in the initial mean between the two groups (Hotelling's T² = 0.016; F = 0.546; sig. = 0.582 > 0.05). The results of the study showed that PjBL learning was effective in improving students' critical thinking skills and character, compared to conventional learning
MODUL KIMIA HIJAU DENGAN MENERAPKAN PROJECT-BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER KREATIF SISWA SMA Sri Rahayu; Fahmi Fahmi
Indonesian Journal of Science Education and Applied Science Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/i.v6i1.18808

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan validitas modul kimia hijau yang dikembangkan dengan menerapkan pendekatan project-based learning (PjBL) untuk meningkatkan karakter kreatif siswa SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan desain ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation) sampai dengan tahap uji validitas dan kepraktisan. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi ahli materi, ahli media, dan ahli pembelajaran, serta respons peserta didik. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan perhitungan persentase untuk menentukan kategori validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul kimia hijau berbasis PjBL memperoleh skor validitas aspek materi sebesar 87,5% (sangat valid), aspek media sebesar 85% (sangat valid), dan aspek desain pembelajaran sebesar 88% (sangat valid). Uji kepraktisan menunjukkan respons guru sebesar 92% (sangat praktis) dan respons siswa sebesar 90% (sangat praktis). Simpulan dari penelitian ini adalah modul kimia hijau dengan menerapkan project-based learning telah terbukti valid dan praktis digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan karakter kreatif siswa SMA. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan bahan ajar inovatif yang mengintegrasikan isu lingkungan dengan pembelajaran kimia yang bermakna.Kata kunci: Karakter kreatif, modul kimia hijau, project-based learning, siswa SMA. This study aims to determine the validity of a green chemistry module developed using a project-based learning (PjBL) approach to enhance the creative character of senior high school students. The research employed a development method using the ADDIE model (analysis, design, development, implementation, and evaluation), limited to the stages of validity and practicality testing. Data were collected through expert validation sheets covering material, media, and instructional design, as well as student response questionnaires. The data were analyzed using descriptive qualitative techniques and percentage calculations to determine validity categories. The results showed that the PjBL-based green chemistry module achieved a validity score of 87.5% (very valid) for the material aspect, 85% (very valid) for the media aspect, and 88% (very valid) for the instructional design aspect. Practicality testing indicated very positive responses, with teacher responses at 92% (very practical) and student responses at 90% (very practical). In conclusion, the green chemistry module implemented through project-based learning has been proven to be valid and practical for use in learning to enhance the creative character of senior high school students. These findings contribute significantly to the development of innovative teaching materials that integrate environmental issues with meaningful chemistry learning.Keywords: Creative character, green chemistry module, project-based learning, senior high school students.
PjBL-based Green Chemistry Module: Internalizing Creative and Moral Character in the Context of Wetlands Sri Rahayu; Suyidno Suyidno; Suryajaya Suryajaya; Fahmi Fahmi
SEJ (Science Education Journal) Vol. 9 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/sej.v9i2.1706

Abstract

Creative and moral characters developtment is essential in the industrial Era 4.0, but these characters are less integrated in wetland environment-based learning. This study aims to analyze the feasibility of a green chemistry module based on Project-Based Learning (PjBL) to train creative and moral characters in the context of wetlands. This research uses the ADDIE development model. The validation test involved five experts or practitioners, limited trials, and implementation on groups of 15 and 35 students. Data collection utilized module validation instruments, content readability assessments, learning observations, and student responses. The validation results showed that the module had high validity with a score of 90.00. The readability of the module content was very good, with a score of 90.83. Project-based learning can be effectively carried out in limited trials and implementation. Additionally, expressed positive responses regarding of satisfaction, creativity, and moral character. It was concluded that the PjBL-based green chemistry module was feasible for use in training students to develop creative and moral characters in the context of wetlands.
Pelatihan pembelajaran digital untuk guru dalam upaya penunjang pendidikan abad 21 Yudha Irhasyuarna; Muhammad Kusasi; Fahmi Fahmi; M Muslim; Pramita Dwi Rahmati; Maulidia Maulidia; Ahmad Rusyadi; Iswan Setiadi; Ikhwan Khairu Sadiqin; Akhmad Chaidir Ali; Yuyun Eka Yulianti
SERIBU SUNGAI: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): December
Publisher : Master Program of Natural Science Education, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/seru.v1i2.237

Abstract

Perkembangan situasi dan kondisi teknologi saat ini sangatlah dinamis sekali, setiap individu banyak menggunakan gadget dan internet dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan Abad 21 adalah pendidikan yang menekankan pada keterampilan dan keterampilan yang mendalam, tidak lepas dari keterlibatan teknologi, serta interaksi langsung dengan kebudayaan dan kultur masyarakat sekitar. Oleh karena itu, kita siap atau tidak siap, ranah sains, teknologi, dan kebudayaan telah menjadi bagian kehidupan kita. Bahkan pesatnya perkembangan sains dan teknologi saat ini telah mendorong dunia pendidikan untuk melakukan inovasi yang berhubungan dengan teknologi.Abstract. The development of the current technological situation and conditions is very dynamic, every individual uses gadgets and the internet a lot in everyday life. 21st Century Education is education that emphasizes in-depth skills and expertise, cannot be separated from the involvement of technology, as well as direct interaction with the culture and culture of the surrounding community. Therefore, whether we are ready or not, the realms of science, technology and culture have become part of our lives. In fact, the rapid development of science and technology today has encouraged the world of education to carry out innovations related to technology. Keyword: Digital learning; Teacher competency; 21st century education
Pelatihan pola hidup sehat dan layanan kesehatan bagi guru- guru PAUD di kabupaten Tanah Bumbu Jamilah Jamilah; Ikhwan Khairu Sadiqin; Wida Salupi; Fahmi Fahmi
SERIBU SUNGAI: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): December
Publisher : Master Program of Natural Science Education, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/seru.v2i2.321

Abstract

Telah dilakukan kemitraan pengabdian masyarakat bagi guru-guru PAUD di kabupaten Tanah Bumbu. Masalah yang ditemukan pada mitra yakni kondisi kesiapan pengajaran berbasis pola hidup sehat yang masih sangat memerlukan pelatihan teori dan praktik. Beberapa kendala yang sering dihadapi antara lain kurangnya pengetahuan tentang materi kesehatan anak, kesulitan dalam menyajikan materi dengan cara yang menarik dan mudah dipahami anak, serta terbatasnya keterampilan penanganan kesehatan oleh guru. Model dan pengelolaan pembelajaran berbasis pola hidup sehat masih jarang digunakan oleh guru PAUD di kabupaten Tanah Bumbu secara sadar dan terstruktur. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan bagi para guru PAUD di kabupaten Tanah Bumbu, dalam hal pelaksanaan pelatihan pembelajaran berbasis literasi IPA kontekstual dengan muatan gizi dan kesehatan. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru dalam menerapkan pengajaran berbasis pola hidup sehat dan keterampilan layanan kesehatan PAUD. Pelaksanaan pengabdian masyarakat menggunakan pendekatan Human Centered Design dengan tiga langkah utama Inspiration, Ideation, dan Implementation. Hasil dari kegiatan berupa pengembangan modul ajar kontekstual lahan basah dengan tema pola hidup sehat, pelatihan implementasi kurikulum dan keterampilan layanan kesehatan bagi guru-guru PAUD. Berdasarkan umpan balik peserta pelatihan didapatkan hasil positif terhadap hasil pelaksanaan pengabdian masyarakat berupa mulai memahami tentang pelaksanaan kurikulum terbaru secara adaptif berbasis lahan basah, memperoleh pengetahuan tentang cara mengimplementasikan modul ajar bermuatan pola hidup sehat, mampu melakukan keterampilan layanan kesehatan PAUD memanfaatkan potensi lahan basah.
Penerapan Pembelajaran Inkuiri Berbasis E-Learning untuk Meningkatkan Literasi Informasi Siswa SMP di Banjarmasin: Implementation of Inquiry-Based E-Learning to Enhance Information Literacy among Junior High School Students in Banjarmasin Yudha Irhasyuarna; Sauqina Sauqina; Fahmi Fahmi; M. Muslim
SERIBU SUNGAI: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Master Program of Natural Science Education, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/seru.v3i1.367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran inkuiri berbasis e-learning dalam meningkatkan literasi informasi siswa SMP di Banjarmasin. Literasi informasi merupakan kompetensi inti yang diperlukan siswa untuk mencari, mengevaluasi, dan menggunakan informasi secara efektif di era digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan melibatkan 120 siswa kelas VII–IX dari tiga SMP negeri di Banjarmasin selama enam bulan (Februari–Juli 2024). Data dikumpulkan melalui tes literasi informasi, observasi kelas, wawancara mendalam, dan angket respon siswa menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran inkuiri berbasis e-learning efektif meningkatkan literasi informasi siswa, dengan peningkatan rata-rata skor 57% (dari 43,48 menjadi 68,13) dan N-Gain kategori sedang (0,40). Siswa menunjukkan peningkatan signifikan dalam pencarian informasi (28,8%), evaluasi kredibilitas sumber (27,6%), dan organisasi pengetahuan (23,2%). Respons siswa sangat positif dengan rata-rata skor 81,6% (4,2/5). Hasil ini membuktikan bahwa pembelajaran inkuiri berbasis e-learning dapat menjadi solusi inovatif untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi era informasi digital.
Pendampingan Proyek IPAS Berbasis Potensi Lahan Basah untuk Pengembangan Keterampilan Berpikir Kreatif dan Lifeskill Kewirausahaan Guru SMA Ikhwan Khairu Sadiqin; Yudha Irhasyuarna; Fahmi Fahmi; M. Muslim; Pangestu Pradana Hardiawanto; Akhmad Zulkarnain; Muhammad Luthfi Akmal; Muhammad Fajar
SERIBU SUNGAI: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): In Process
Publisher : Master Program of Natural Science Education, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/seru.v3i2.370

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengatasi permasalahan kurangnya kompetensi guru SMA di Kabupaten Barito Kuala dalam merancang dan mengimplementasikan proyek IPAS terintegrasi berbasis lahan basah. Program ini dirancang untuk mengembangkan keterampilan berpikir kreatif dan lifeskill berwirausaha siswa melalui pendampingan guru. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi lima tahapan: (1) Sosialisasi program kepada Dinas Pendidikan dan guru; (2) Pelatihan intensif selama dua minggu mengenai konsep IPAS berbasis proyek, teknik berpikir kreatif, dan integrasi kewirausahaan; (3) Penerapan teknologi melalui platform daring, modul digital, dan video tutorial; (4) Pendampingan intensif untuk perancangan proposal dan implementasi proyek; serta (5) Evaluasi dan keberlanjutan program melalui pembentukan Komunitas Belajar Guru (KBG). Pelatihan ini berfokus pada tiga proyek utama berbasis potensi lokal, yaitu pembuatan ekoenzim, sabun cuci piring, dan pakasam. Hasil kegiatan menunjukkan terlaksananya seluruh tahapan dan partisipasi aktif guru, yang berpuncak pada pameran hasil karya proyek siswa. Program ini berhasil memberikan panduan bagi guru dalam mengintegrasikan potensi lahan basah ke dalam pembelajaran IPAS yang bermakna.
Co-Authors Abdullah Abdullah Abdurrahim Abdurrahim Ahmad Rusyadi Ahmad Rusyadi Akhmad Chaidir Ali Akhmad Zulkarnain Ali, Akhmad Chaidir Aminuddin Prahatama Putra Andi Ichsan Mahardika Anggryani, Anggryani Antung Fitriani Antung Fitriani Badruzsaufari Badruzsaufari Bimo Aji Nugroho Bimo Aji Nugroho Bimo Aji Nugroho D. Dharmono Dina Amalina Dina Hafizhah Eko Wahyuningsih Eko Wahyuningsih Fitria Eka Wulandari Hery Fajeriadi HIDAYATI, ARINI ULFAH Ikhwan Khairu Sadiqin Ikhwan Khairu Sadiqin Iswan Setiadi Jamilah Jamilah Jamilah Jamilah Kiki Miranti Kurniasih, Tintin Laila Farida Luluk Rachmatul Yasiro Lusia Beti Sumarni M Muslim M. Muslim Marnina Ika Putri Maulidia Maulidia Maulidia Maulidia, Maulidia Maya Istyadji Maya Istyadji Maya Istyadji Mella Mutika Sari Moh. Yamin Muhammad Fajar Muhammad Kusasi Muhammad Kusasi Muhammad Kusasi Muhammad Lutfi Muhammad Luthfi Akmal Muhammad Muslim Muhammad Zaini Muhammad Zaini Munir, M. Jiddan Mishbahul Mustika Wati, Mustika Mutiara Havina Putri Nabila, Bunga Alifia Ninis Hadi Hardiyanti Ninis Hadi Haryanti, Ninis Hadi Noor, Aulia Fauzan Norhasanah Norhasanah Nur Chalisah Nurul Hidayati Utami Pangestu Pradana Hardiawanto Pramita Dwi Rahmati Putri Anggraini Putri Hasanah Rahman, M. Rezki Rahmat Yunus Rahmati, Pramita Dwi Ratna Yulinda Restu Prayogi Riza Arisandi Rizky Febriyani Putri Rusmansyah Rusmansyah, Rusmansyah Ruswaty Ruswaty Sadiqin, Ikhwan Khairu Saidatun Nikmah Saidatun Nikmah Saniatul Hidayah Sauqina Sauqina Sauqina Sri Rahayu Sri Rahayu Sri Siswa Herawati Surya Jaya, Surya Suryajaya Suryajaya Suryajaya Suryajaya, Suryajaya Suyidno Suyidno Syahmani Syahmani Wida Salupi Winarko, Dewi Mulyati Darajatun Wiwik Handayani Yudha Irhasyuarna Yudha Irhasyuarna Yulianti, Yuyun Eka Yuyun Eka Yulianti Yuyun Eka Yulianti Zulfa Rahili