Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Comparison of SWAT-based Ecohydrological Modeling in the Rawa Pening Catchment Area, Indonesia Amalia, A. V.; Fariz, T. R.; Lutfiananda, F.; Ihsan, H. M.; Atunnisa, R.; Jabbar, A.
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol 13, No 1 (2024): March 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpii.v13i1.45277

Abstract

The Soil and Water Assessment Tool (SWAT) is an ecohydrological model widely applied to assess water quality and watershed management. This tool also has the advantage of building watershed models even with limited monitoring data availability. The essential data required by this tool includes digital elevation models (DEM), land use maps, climate data, and soil data. Nonetheless, the availability of spatial data is still often a challenge in developing hydrological models, especially in developing countries such as Indonesia. This research will compare the accuracy of freely available data in Indonesia in facilitating the development of hydrological models from SWAT in the Rawa Pening catchment area. This research is crucial since Rawa Pening Lake is a priority lake for revitalization, so the research results will help provide suggestions regarding presenting data in SWAT modeling. This research compares SWAT models built from different land use and DEM (Digital Elevation Models) data. The land use data being compared is the result of processing from the Google Earth Engine (GEE) platform using machine learning with land use data from government agencies, namely the Ministry of Environment and Forestry, while the DEM data being compared is SRTM and DEMNAS data. The validation results using R, R2, RMSE, and NSE show that, in general, the model built from land use from GEE is the best compared to the other models. In modeling SWAT in Indonesia, we recommend using good-quality land-use data. Utilizing supervised classification through Random Forest (RF) algorithms within GEE can facilitate the acquisition of this data. To reduce computation time, the DEM can be SRTM with a small sacrifice of accuracy.
Kajian Konsentrasi Nitrogen Dioxide (NO2) dan Sulphur Dioxide (SO2) Di Pulau Kalimantan Menggunakan Google Earth Engine Hartanto, Naufal; Ni'matuzzahroh; Mauliya, Durrotul Jahroo; Al fath’qi, Rheza Rizqi; Julpa, Ira Sopiana; Ridho Fariz, Trida; Haris, Amnan; Jabbar, Abdul
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 16 No. 1 (2024): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirotek.v16i1.309

Abstract

Pencemaran Udara yang terjadi di wilayah Kalimantan membawa partikel debu, gas NO2 dan SO2 yang berdampak pada permasalahan kesehatan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dinamika konsentrasi Nitrogen Dioxide (NO2) dan Sulphur Dioxide (SO2) di wilayah Kalimantan tahun 2019, 2021 dan 2023 dengan menggunakan Google Earth Engine. Hasil pemantauan menunjukan adanya kenaikan serta penurunan konsentrasi NO2 dan SO2 di udara pada periode tersebut. Rata-rata konsentrasi NO2 tertinggi selalu berada di Provinsi Kalimantan Selatan dan terendah berada di Provinsi Kalimantan Utara. Untuk konsentartasi SO2 terlihat tersebar secara merata di berbagai provinsi di wilayah Pulau Kalimantan.
Kajian Daya Dukung Lahan Permukiman di Kota Salatiga menggunakan Sistem Informasi Geografis Kusumaningsih, Febriana Restu; Mendrofa, Best Forever; Amaratani, Centri Arktika Neoaprilia; Rabbani, Raka Restu; Putri, Sindi Yuliana; Jabbar, Abdul; Haris, Amnan; Fariz, Trida Ridho
Jounal of Enviromental Science Sustainable Vol 5 No 1 (2024): Environmental Sustainability Journal
Publisher : Environmental Science Program, Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/envoist.v5i1.3053

Abstract

Kota Salatiga adalah salah satu kota di Provinsi Jawa Tengah yang berada di Jalan Negara sebagai penghubung antara Kota Semarang dan Kota Surakarta. Jumlah penduduk Kota Salatiga pada akhir tahun 2022 mencapai 195.065 jiwa dengan laju pertumbuhan penduduk 0,80%. Seiring dengan adanya pertumbuhan jumlah penduduk dan lahan terbangun yang masif dapat menyebabkan penurunan kualitas daya dukung lingkungan di Kota Salatiga. Maka perhitungan daya dukung lahan perlu dilakukan untuk mengontrol pertumbuhan dan perkembangan permukiman sehingga keseimbangan ekosistem tetap dapat terjaga. Metode yang digunakan di penelitian ini adalah studi pustaka dari Badan Pusat Statistik serta analisis data menggunakan konsep Building Coverage berbasis Sistem Informasi Geografis. Hasil penelitian menyatakan bahwa daya dukung lahan permukiman Kota Salatiga adalah 56,91%, masih tergolong baik dan belum mencapai batas optimum luas liputan bangunan. Daya dukung lahan permukiman per kecamatan di Kota Salatiga dengan persentase terbesar adalah Kecamatan Sidomukti yaitu 61,95%, sedangkan persentase terendah terdapat pada Kecamatan Sidorejo yaitu 53,81%. Daya dukung lahan permukiman pada Kota Salatiga diperkirakan akan mencapai batas optimal sebesar 70% saat tahun 2048 dengan jumlah penduduk sebanyak 240.563 jiwa.
VALUASI EKONOMI DAN KEBERLANJUTAN SISTEM PENGELOLAAN AIR BERSIH MASYARAKAT KANDRI Fauziyyah, Istiqomah Ifnan; Kuswati, Fitri Yunda; Az-Zahra, Sheeny; Sarwono, Muhammad Reza Daffauzan; Utama, Raditya Arinanda; Jabbar, Abdul; Haris, Amnan
Proceeding Seminar Nasional IPA 2024
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata air dan air tanah digunakan sejak lama di beberapa wilayah Kelurahan Kandri. Hal tersebut membuat sumber daya air menjadi semakin terbatas karena peningkatan jumlah penduduk dan ketersediaan air tanah yang cenderung tetap. Aliran air tanah dangkal maupun dalam yang muncul ke permukaan tanah secara alami sebagai mata air dapat dimanfaatkan sebagai air bersih. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi model sistem pemanfaatan air bersih dan mengkaji mengenai keberlanjutan serta valuasi ekonomi dari pemanfaatan air bersih berdasarkan sumber yang ada di Kelurahan Kandri. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara wawancara terstruktur, pengukuran langsung, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan metode skoring. Hasil penelitian menunjukkan di Kelurahan Kandri terdapat 3 model pemanfaatan sumber air yaitu mata air Sendang Gede, mata air Sendang Gede dan sumur artesis, dan mata air Sendang Gede dan sumur gali. Penilaian keberlanjutan dari aspek kelembagaan, ekonomi, lingkungan, teknis, dan sosial memperoleh hasil sumber mata air Sendang Gede dan sumur artesis memiliki tingkat keberlanjutan yang tinggi, sementara sumur gali memiliki keberlanjutan sedang. Sehingga ditawarkan model pemanfaatkan antara mata air Sendang Gede, sumur artesis, dan sumur gali dengan rasio (%) 68:20:12 serta nilai valuasi ekonominya sebesar Rp 7.713,83/jiwa/hari.
Analisis Kualitas Air pada Sumber Mata Air di Kelurahan Kandri Kecamatan Gunungpati Kota Semarang Iqlima, Marsyanda Addelia; Putri, Adinda Rizqita; Hanum, Fadilla; Saputra, Arofi Agung Dwi; Gemilang, Aqshal Panggas; Febriyanto, Hendra; Jabbar, Abdul; Haris, Amnan
Proceeding Seminar Nasional IPA 2024
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata air menjadi salah satu sumber daya air yang memiliki potensi sebagai wilayah yang dapat dimanfaatkan, mata air sering kali berasal dari tanah yang muncul di permukaan, Mata air yang berada di Kelurahan Kandri antara lain Sendang Kali Kidul, Sendang Gede, dan Sendang Jambu. Proses pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik water grab sampling yang dilakukan dengan cara pengambilan sampel terlebih dahulu, kemudian dianalisis lebih lanjut. Uji kualitas mata air di ketiga sendang dilakukan menggunakan parameter fisika dan kimia. Parameter fisika yang diuji meliputi TDS dan suhu. Sedangkan parameter kimia meliputi COD, BOD, dan pH. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kadar TDS dari ketiga sendang 82 ppm, 131 ppm, dan 141 ppm. Suhu yang diperoleh 28,3 C, 28,4 C dan 28,6 C. BOD yang diperoleh 12,26 mg/l, 4,07 mg/l, dan 0,9 mg/l. COD yang diperoleh 40 mg/l, 1 mg/l dan 13 mg/l. sedangkan , untuk pH sendiri yaitu 4,8 untuk sendang Kidul ; 5,2 untuk Sendang Gede ; dan 4,8 untuk Sendang Gede. Kata kunci : Kualitas Air; Mata Air; TDS; Water grab sampling.
Aspek Fungsional dan Pola Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau Taman Progo, Semarang Timur Putri, Salma Dwi; Salsabela, Salwa; Prihatanto, Zidan Hafizh Nur Muqshid; Anindita, Fadhilla Dyah; Jabbar, Abdul; Atunnisa, Rifa’
Proceeding Seminar Nasional IPA 2024
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah, Semarang termasuk kedalam daerah dengan pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi. Pertumbuhan infrastruktur kota selalu terjadi, pembebasan banyak lahan juga dikhawatirkan akan terjadi. Sebagai upaya tersedianya ruang terbuka hijau (RTH), Kota Semarang dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2010 sudah menetapkan ketentuan tentang penataan ruang terbuka hijau di tingkat kota maupun tingkat kecamatan. Semarang Timur merupakan salah satu kecamatan di Semarang dengan jumlah penduduk sebesar 70.972 jiwa, kesesuaian kondisi dan fungsi RTH perlu dikaji untuk meningkatkan keefektivitasannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis aspek fungsional dan pola pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Taman Progo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengambilan data dengan wawancara responden dan observasi lapangan yang kemudian didukung dengan dokumentasi peraturan daerah di Semarang yang berkaitan. Analasis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan analisis tersebut, didapatkan hasil bahwa Taman Progo sudah cukup memenuhi fungsi yang sudah ada, namun ditemukannya beberapa kekurangan yaitu kurangnya pengelolaan yang dilakukan pemerintah, serta persepsi masyarakat tentang Taman Progo yang belum sesuai.
Daya Dukung Fungsi Lindung Wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) Wicaksono, Maulana Malik; Widyandini, Arifa Marsanda; Choirunnisa; Salsabhila, Melvina Ardela; Fariz, Trida Ridho; Jabbar, Abdul; Haris, Amnan
Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP), Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/naturalis.13.1.32699

Abstract

Penajam Paser Utara and parts of Kutai Kartanegara, East Kalimantan regions were selected as the location of the relocation of the National Capital of Indonesia. Significant land use changes have occurred since 2000 until 2023 and potentially affect changes in the carrying capacity of the protected function from before and current development. This study aims to determine the carrying capacity of the protected function in the development area of the Nusantara Capital City (IKN). The study results show that the carrying capacity of the protected function in the Nusantara Capital City area in 2000 resulted in a value of 0.42 while in 2023 it resulted in a value of 0.50. Both values are in moderate condition where in 2000 it was dominated by shrubs while in 2023 it has an increase in land area in the form of plantation forests that dominate the Nusantara Capital City area and the expansion of agricultural land as well as settlements and other buildings.   Keywords: Carrying Capacity of The Protected Function, Nusantara Capital City, Land-use Change  
PELATIHAN PENGOLAHAN SAMPAH MENGGUNAKAN LARVA BLACK SOLDIER FLY SEBAGAI PENGEMBANGAN EKONOMI SIRKULAR DI DESA JETAK Heriyanti, Andhina Putri; Atunnisa, Rifa'; Haris, Amnan; Jabbar, Abdul; Naufal, Muhammad Ahganiya; Fariz, Trida Ridho; Nurita, Oktavinda Jihan
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2024): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v8i2.7692

Abstract

Sumber sampah organik dari kegiatan pertanian serta rumah tangga di Desa Jetak menjadikan perlunya pengelolaan yang tepat yang bisa memberikan manfaat ekonomi namun ramah lingkungan. Oleh karena itu, tujuan kegiatan pengabdian adalah pelatihan pengolahan sampah organik menggunakan larva BSF (Black Soldier Fly). Kegiatan pengabdian dilakukan dengan tahap persiapan, tahap kegiatan sosialisasi dan pelatihan hingga evaluasi. Pada tahap evaluasi diketahui bahwa semua peserta merasa bahwa kegiatan ini menarik dan mengganggap bahwa pengolahan sampah organik menggunakan larva BSF itu efektif dan efisien, walaupun cukup banyak peserta yang merasa geli dengan larva BSF.
Coastal Erosion Reduces Resilience and Disrupts Compositional Dynamics of The Mangrove Ecosystem Irsadi, Andin; Jabbar, Abdul; Dewi, Nur Kusuma; Somantri, Dadang; Khair, Amar Sharaf Eldin; Sidiq, Wahid Akhsin Budi Nur; Mutiatari, Dhita Pracisca; Martuti, Nana Kariada Tri
Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Vol. 17 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/biosaintifika.v17i1.17292

Abstract

Indonesia’s coastline, particularly Kendal Regency in Central Java, faces critical mangrove degradation due to land-use changes and rising sea levels. This study aims to asses the condition and erosion impacting Kendal's mangrove ecosystems to inform future conservation strategies. Using remote sensing technology, multi-spatial and multi-temporal imagery from 2005–2023 was analyzed and validated with field observations to evaluate mangrove species composition, structure, and land changes. The mangrove area increased by 52% in three locations, with the Bodri River delta (Pidodo Kulon and Pidodo Wetan villages) showing the most significant growth at 76.69 hectares. Ngebum Beach (Mororejo) had the largest proportional increase, reaching 185%. The ecosystems are moderately diverse, containing at least 11 mangrove species, though Rhizophora dominates due to extensive planting efforts. Despite stable conditions, these ecosystems face threats from deforestation for aquaculture, the primary driver of land erosion, compounded by rising sea levels. Although mangrove areas have expanded significantly, ongoing challenges include erosion, anthropogenic pressures, and limited species diversity. Future strategies must involve multi-stakeholder collaboration to implement sustainable practices, promote species diversity, develop erosion mitigation models, and conduct awareness campaigns to ensure the resilience of Kendal’s mangrove ecosystems.
PERUBAHAN TATA GUNA LAHAN TERHADAP DAYA DUKUNG FUNGSI LINDUNG DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) BABON DI SEMARANG DAN SEKITARNYA Nugraha, Bachtiar Rama Ardhi; Suryaningrum, Irnanda; Amanda, Putri; Agfanisa, Rahma; Ardeny, Anisa Nur Faizah; Pratama, Liona Surya; Haris, Amnan; Fariz, Trida Ridho; Jabbar, Abdul; Kholil, Putri Alifa; Faizah, Nur
Jurnal Riptek Vol 19, No 1 (2025)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35475/riptek.v19i1.305

Abstract

This study aims to analyze the impact of land use changes on the carrying capacity of the protective function of the Babon Watershed (DAS Babon) and its relation to flood events in the area. The research employs a quantitative approach using satellite imagery data from 2015 and 2023, processed with Geographic Information Systems (GIS) to map land use changes and the carrying capacity of the watershed's protective function. The results indicate significant land use changes, particularly the conversion of agricultural land into residential and industrial areas, which has reduced the extent of water infiltration zones and natural vegetation. The decline in the carrying capacity of the protective function of the Babon Watershed has increased flood risks, especially in downstream areas exposed to high surface runoff. The analysis of the protective function's carrying capacity (DDL) reveals a degradation in protective quality in several districts, with lower DDL values observed in 2023. The use of impervious materials such as concrete and asphalt exacerbates drainage quality and worsens flood risks.
Co-Authors A. V. Amalia, A. V. Agfanisa, Rahma Agung Wibowo Akbar, Aji Ali Al fath’qi, Rheza Rizqi Alfathqi, Rheza Rizky Alisa Faidatul Umam Amanda, Putri Amaratani, Centri Arktika Neoaprilia Amnan Haris Amnan Haris Amnan Haris Andin Irsadi Andin Vita Amalia Andin Vita Amalia Andin Vita Amalia, Andin Vita Anindita, Fadhilla Dyah Ardeny, Anisa Nur Faizah Arelia Putri, Tieska Arif Widiyatmoko, Arif Ariwibowo, Litasari Aldila Arrofi Agung Dwi Saputra Atunnisa, Rifa' Az-Zahra, Sheeny Chasanah, Aisya Nurul CHOIRUNNISA Christyadi, Louis Anasthasya Daffa Pramoda Budi Utama Darpawanto, Nana Jedy Dipanegara, Ayatulloh Repa DWI RAHMAWATI Dwi Rahmawati Erna Noor Savitri, Erna Noor Fadya Elva Riani Falasifah Falasifah Fariz, T. R. Fathia Lutfiananda Fauziyyah, Istiqomah Ifnan Febriyanto, Hendra Gemilang, Aqshal Panggas Haifah Nurul Hudaini Hanum, Fadilla Haris, Amnan Hartanto, Naufal Heriyanti, Andhina Putri Holeng, Vera Angelina Ihsan, H. M. Iqlima, Marsyanda Addelia Julpa, Ira Sopiana Khair, Amar Sharaf Eldin Kholil, Putri Alifa Kusumaningsih, Febriana Restu Kuswati, Fitri Yunda Lantip, Dhia Sasmita Lati, Gustina Aruming Sekar Lutfiananda, F. Mauliya, Durrotul Jahroo Mendrofa, Best Forever Miranita Khusniati Muhammad Ahganiya Naufal Mukhlis Abdullatif Mukhlis Abdullatif Mutiatari, Dhita Pracisca Nadira Safitri Nana Kariada Trimartuti Naufal, Muhammad Ahganiya Ni Luh Tirtasari Ni'matuzzahroh Nisa, Zakiya Ayu Ni’matuzzahroh, Ni’matuzzahroh Noor Malita Dwirani Novi Ratna Dewi Nugraha, Bachtiar Rama Ardhi Nur Faizah Nur Kusuma Dewi Nurita, Oktavinda Jihan Parmin Parmin Partaya, Partaya Permana, Pawit Indra Prahmani, Yonika Sindiana Pramesti, Angelina Cahya Prasetyo Listiaji Pratama, Liona Surya Prihatanto, Zidan Hafizh Nur Muqshid Putri Yuni Nugroho Putri, Adinda Rizqita Putri, Rizda Amalia Putri, Salma Dwi Putri, Sindi Yuliana Rabbani, Raka Restu Rahmawati, Alfi Raka Restu Rabbani Revieta Noor Fitri Ridho Fariz, Trida Rini Juita Sianipar Rizda Amalia Putri Rizki Nor Amelia Rizki Safira, Najwa Rossie Wiedya Nusantara Salsabela, Salwa Salsabhila, Melvina Ardela Saputra, Arofi Agung Dwi Saputro, Nur Ahmad Sarwono, Muhammad Reza Daffauzan Siregar, Zepanya Gladis Tabita Siti Herlina Dewi Somantri, Dadang Sultan, Habil Supit, Advent Pesah Victoria Suryaningrum, Irnanda Tirtasari, Ni Luh Trida Ridho Fariz Utama, Raditya Arinanda Utami, Rinanda Putri Wahid Akhsin Budi Nur Sidiq, Wahid Akhsin Budi Nur Wicaksono, Maulana Malik Widyandini, Arifa Marsanda Wulan Sari, Nawang Yuniar, Azka Dwi Zepanya Gladis Tabita Siregar Zulfa, Rifani