Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kualitas Air pada Sumber Mata Air di Kelurahan Kandri Kecamatan Gunungpati Kota Semarang Iqlima, Marsyanda Addelia; Putri, Adinda Rizqita; Hanum, Fadilla; Saputra, Arofi Agung Dwi; Gemilang, Aqshal Panggas; Febriyanto, Hendra; Jabbar, Abdul; Haris, Amnan
Proceeding Seminar Nasional IPA 2024
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata air menjadi salah satu sumber daya air yang memiliki potensi sebagai wilayah yang dapat dimanfaatkan, mata air sering kali berasal dari tanah yang muncul di permukaan, Mata air yang berada di Kelurahan Kandri antara lain Sendang Kali Kidul, Sendang Gede, dan Sendang Jambu. Proses pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik water grab sampling yang dilakukan dengan cara pengambilan sampel terlebih dahulu, kemudian dianalisis lebih lanjut. Uji kualitas mata air di ketiga sendang dilakukan menggunakan parameter fisika dan kimia. Parameter fisika yang diuji meliputi TDS dan suhu. Sedangkan parameter kimia meliputi COD, BOD, dan pH. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kadar TDS dari ketiga sendang 82 ppm, 131 ppm, dan 141 ppm. Suhu yang diperoleh 28,3 C, 28,4 C dan 28,6 C. BOD yang diperoleh 12,26 mg/l, 4,07 mg/l, dan 0,9 mg/l. COD yang diperoleh 40 mg/l, 1 mg/l dan 13 mg/l. sedangkan , untuk pH sendiri yaitu 4,8 untuk sendang Kidul ; 5,2 untuk Sendang Gede ; dan 4,8 untuk Sendang Gede. Kata kunci : Kualitas Air; Mata Air; TDS; Water grab sampling.
Aspek Fungsional dan Pola Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau Taman Progo, Semarang Timur Putri, Salma Dwi; Salsabela, Salwa; Prihatanto, Zidan Hafizh Nur Muqshid; Anindita, Fadhilla Dyah; Jabbar, Abdul; Atunnisa, Rifa’
Proceeding Seminar Nasional IPA 2024
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah, Semarang termasuk kedalam daerah dengan pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi. Pertumbuhan infrastruktur kota selalu terjadi, pembebasan banyak lahan juga dikhawatirkan akan terjadi. Sebagai upaya tersedianya ruang terbuka hijau (RTH), Kota Semarang dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2010 sudah menetapkan ketentuan tentang penataan ruang terbuka hijau di tingkat kota maupun tingkat kecamatan. Semarang Timur merupakan salah satu kecamatan di Semarang dengan jumlah penduduk sebesar 70.972 jiwa, kesesuaian kondisi dan fungsi RTH perlu dikaji untuk meningkatkan keefektivitasannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis aspek fungsional dan pola pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Taman Progo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengambilan data dengan wawancara responden dan observasi lapangan yang kemudian didukung dengan dokumentasi peraturan daerah di Semarang yang berkaitan. Analasis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan analisis tersebut, didapatkan hasil bahwa Taman Progo sudah cukup memenuhi fungsi yang sudah ada, namun ditemukannya beberapa kekurangan yaitu kurangnya pengelolaan yang dilakukan pemerintah, serta persepsi masyarakat tentang Taman Progo yang belum sesuai.
Daya Dukung Fungsi Lindung Wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) Wicaksono, Maulana Malik; Widyandini, Arifa Marsanda; Choirunnisa; Salsabhila, Melvina Ardela; Fariz, Trida Ridho; Jabbar, Abdul; Haris, Amnan
Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP), Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/naturalis.13.1.32699

Abstract

Penajam Paser Utara and parts of Kutai Kartanegara, East Kalimantan regions were selected as the location of the relocation of the National Capital of Indonesia. Significant land use changes have occurred since 2000 until 2023 and potentially affect changes in the carrying capacity of the protected function from before and current development. This study aims to determine the carrying capacity of the protected function in the development area of the Nusantara Capital City (IKN). The study results show that the carrying capacity of the protected function in the Nusantara Capital City area in 2000 resulted in a value of 0.42 while in 2023 it resulted in a value of 0.50. Both values are in moderate condition where in 2000 it was dominated by shrubs while in 2023 it has an increase in land area in the form of plantation forests that dominate the Nusantara Capital City area and the expansion of agricultural land as well as settlements and other buildings.   Keywords: Carrying Capacity of The Protected Function, Nusantara Capital City, Land-use Change  
PELATIHAN PENGOLAHAN SAMPAH MENGGUNAKAN LARVA BLACK SOLDIER FLY SEBAGAI PENGEMBANGAN EKONOMI SIRKULAR DI DESA JETAK Heriyanti, Andhina Putri; Atunnisa, Rifa'; Haris, Amnan; Jabbar, Abdul; Naufal, Muhammad Ahganiya; Fariz, Trida Ridho; Nurita, Oktavinda Jihan
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2024): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v8i2.7692

Abstract

Sumber sampah organik dari kegiatan pertanian serta rumah tangga di Desa Jetak menjadikan perlunya pengelolaan yang tepat yang bisa memberikan manfaat ekonomi namun ramah lingkungan. Oleh karena itu, tujuan kegiatan pengabdian adalah pelatihan pengolahan sampah organik menggunakan larva BSF (Black Soldier Fly). Kegiatan pengabdian dilakukan dengan tahap persiapan, tahap kegiatan sosialisasi dan pelatihan hingga evaluasi. Pada tahap evaluasi diketahui bahwa semua peserta merasa bahwa kegiatan ini menarik dan mengganggap bahwa pengolahan sampah organik menggunakan larva BSF itu efektif dan efisien, walaupun cukup banyak peserta yang merasa geli dengan larva BSF.
Perbandingan Daya Dukung Lahan Pertanian Padi di Kabupaten Grobogan Rahmawati, Dwi; Ershanti, Agnes Dewi Wuri; Sultan, Habil; Akmal, Muhamad Roihan; Aini, Maqfiroh Intan Nurul; Rahmalidya, Alfia; Fariz, Trida Ridho; Jabbar, Abdul
Geo-Image Journal Vol 12 No 2 (2023): Vol 12 No 2 (2023): Geo-Image : Spatial - Ecological - Regional
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/geoimage.v12i2.66264

Abstract

Kabupaten Grobogan merupakan kabupaten terpadat kedua di Provinsi Jawa Tengah dengan luas wilayah mencapai 197.586,42 dengan tanah sawah seluas 63.955. Kajian kali ini akan berfokus pada perhitungan kebutuhan lahan pertanian di setiap Kecamatan di wilayah Kabupaten Grobogan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh indeks daya dukung padi di Kabupaten Grobogan tahun 2017 dan 2022 melalui studi dokumentasi. Metode deskriptif kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dalam memperoleh data. Pada tahun 2017 rata-rata daya dukung lahan padi di Kabupaten Grobogan yaitu 3,96 (surplus) dan pada tahun 2022 yaitu 3,59 (surplus). Artinya, meskipun wilayah tersebut mampu melaksanakan swasembada pangan atau jumlah penduduk yang berada dalam jangkauan penduduk ideal, namun ada fluktuasi yang terjadi di beberapa daerah. Penurunan indeks selain karena terjadinya penurunan luas lahan panen, juga disebabkan oleh bertambahnya jumlah penduduk. Selain itu, penurunan produksi lahan juga turut serta dalam penurunan klasifikasi kelas pada kecamatan tersebut. Tantangan implementasi daya dukung lahan pertanian berbasis ekoregion adalah data yang masih berbasis administrasi, contohnya adalah data jumlah penduduk dan produktivitas padi. Guna mensiasati hal tersebut, data dapat diintegrasikan dengan pendekatan penginderaan jauh. Pendekatan tersebut bisa dengan transformasi citra indeks vegetasi seperti NDVI maupun EVI.
Pengaruh Pupuk  Limbah Cair Tahu dari Produsen yang Berbeda terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Merah Keriting Marchelina, Shally; Jabbar, Abdul
Jurnal Ekologi, Masyarakat dan Sains Vol 6 No 1 (2025): Jan-Jun 2025
Publisher : ECOTAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55448/5y33fx65

Abstract

Tofu industry waste consists of solid and liquid waste. Tofu liquid waste contains high organic materials such as C, H, O, N, P, and S, which are useful as nutrients for plants. This study was conducted to see the difference in the effectiveness of liquid organic fertilizer from tofu liquid waste, considering that the levels of elements in each production unit are not the same. In this study, the effectiveness test was carried out on curly red chili plants (Capsicum annum L.). The experiment was carried out with a simple randomized block design and the data obtained were analyzed by the F test with a level of 5% if there was a significant difference followed by a 5% BNT test. Based on the analysis of variance, it is known that the growth of curly red chili plants (Capsicum annum L.) including plant height, number of leaves, stem diameter, and leaf diameter is influenced by the provision of fertilizer and the type of waste as the basic material for fertilizer. While the wet weight and length of plant roots are not affected by the provision of fertilizer or the type of waste.
PERUBAHAN TATA GUNA LAHAN TERHADAP DAYA DUKUNG FUNGSI LINDUNG DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) BABON DI SEMARANG DAN SEKITARNYA Nugraha, Bachtiar Rama Ardhi; Suryaningrum, Irnanda; Amanda, Putri; Agfanisa, Rahma; Ardeny, Anisa Nur Faizah; Pratama, Liona Surya; Haris, Amnan; Fariz, Trida Ridho; Jabbar, Abdul; Kholil, Putri Alifa; Faizah, Nur
Jurnal Riptek Vol 19, No 1 (2025)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35475/riptek.v19i1.305

Abstract

This study aims to analyze the impact of land use changes on the carrying capacity of the protective function of the Babon Watershed (DAS Babon) and its relation to flood events in the area. The research employs a quantitative approach using satellite imagery data from 2015 and 2023, processed with Geographic Information Systems (GIS) to map land use changes and the carrying capacity of the watershed's protective function. The results indicate significant land use changes, particularly the conversion of agricultural land into residential and industrial areas, which has reduced the extent of water infiltration zones and natural vegetation. The decline in the carrying capacity of the protective function of the Babon Watershed has increased flood risks, especially in downstream areas exposed to high surface runoff. The analysis of the protective function's carrying capacity (DDL) reveals a degradation in protective quality in several districts, with lower DDL values observed in 2023. The use of impervious materials such as concrete and asphalt exacerbates drainage quality and worsens flood risks.
Mangroves in Nipah Panjang Village: Spatial Distribution and Utilization Atunnisa, Rifa'; Fariz, Trida Ridho; Jabbar, Abdul; Permana, Pawit Indra; Rahmawati, Dwi; Sultan, Habil
Indonesian Journal of Conservation Vol. 14 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v14i1.16225

Abstract

Nipah Panjang Village in Kubu Raya Regency, Indonesia, has diverse mangrove forest vegetation. Meanwhile, the mangrove forest in Nipah Panjang Village has the potential threat of deforestation, so it is necessary to develop a management strategy. A mangrove management directive can be compiled with mangrove biophysical data and the social conditions of the surrounding community. Therefore, this study aims to examine the distribution of mangrove forest areas and their utilization by the community in Nipah Panjang Village. The method used in this study was GIS analysis to determine the distribution of mangrove forest areas. In this study, observations and interviews were carried out to determine the use of mangrove forests. The study results show that from 2013 through 2018, there was around 3.12 Ha of deforestation. Deforestation that occurred was much lower than the previous year. It was due to the implementation of a devolution policy that granted village forest permits in Nipah Panjang Village. Currently, the forms of utilization of mangrove forests in Nipah Panjang Village are the farming (apiculture)  of kelulut honey, forest honey farming, and crab farming with the concept of silvofishery and the development of ecotourism. This form of utilization needs to be maximized so that the community's welfare increases, ultimately maintaining the mangrove forest.
ANALISIS PERUBAHAN LAHAN DI SEKITAR MATA AIR KABUPATEN TEGAL BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Pramesti, Angelina Cahya; Yuniar, Azka Dwi; Utami, Rinanda Putri; Christyadi, Louis Anasthasya; Dipanegara, Ayatulloh Repa; Fariz, Trida Ridho; Jabbar, Abdul; Kholil, Putri Alifa; Haris, Amnan
Pranatacara Bhumandala: Jurnal Riset Planologi Vol. 6 No. 1 (2025): Pranatacara Bhumandala: Jurnal Riset Planologi
Publisher : UNHI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/sn7ar398

Abstract

Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal merupakan wilayah yang terdapat kawasan lindung berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Perubahan penggunaan lahan di wilayah ini terjadi akibat pertumbuhan penduduk dan meningkatnya aktivitas ekonomi. Hal ini dapat memberikan ancaman lingkungan termasuk di sekitar mata air. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tutupan lahan di Kabupaten Tegal dan sekitar 13 mata air utama di Kecamatan Bojong menggunakan metode Sistem Informasi Geografis (SIG). Data berupa citra satelit tahun 2015 dan 2024 diinterpretasikan secara visual untuk menghasilkan peta perubahan tutupan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan penggunaan lahan dari tahun 2015–2024 dengan peningkatan lahan permukiman sekitar 58,58 ha, penurunan lahan hutan rakyat sekitar 9,33 ha, penurunan lahan kebun campuran sekitar 0,65 ha, dan penurunan lahan sawah sekitar 43,19 ha. Terdapat 13 mata air di lokasi penelitian. Namun, pesatnya perubahan lahan di Kecamatan Bojong membawa tantangan. Area sempadan mata air yang semestinya menjadi zona lindung kini beralih fungsi seperti pada Mata Air Pekewon dan Banyumudal. Hal ini mengancam kelestarian mata air dengan mengurangi area resapan dan meningkatkan pencemaran yang berdampak pada kualitas air serta kesehatan masyarakat yang bergantung padanya. yang menghadapi tekanan lingkungan signifikan akibat perubahan ini, sehingga diperlukan strategi konservasi yang tepat untuk menjaga keberlanjutan sumber daya air dan fungsi ekosistem.
Keanekaragaman Vegetasi dan Pola Persebaran Pohon di Mata Air Kalisegoro 2 Kecamatan Gunungpati Alfathqi, Rheza Rizky; Julpa, Ira Sopiana; Mauliya, Durrotul Jahroo; Ni’matuzzahroh, Ni’matuzzahroh; Hartanto, Naufal; Haris, Amnan; Fariz, Trida Ridho; Jabbar, Abdul
ORGANISMS: JOURNAL OF BIOSCIENCES Vol. 4 No. 1 (2024): Organisms: Journal of Biosciences
Publisher : Pusat HKI, Paten, dan Publikasi Ilmiah Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/organisms.v4i1.20618

Abstract

Human life on earth cannot be separated from water. Water is an absolute necessity that humans need. Water needs can be obtained from 2 sources, namely water from the surface and water from the ground. Springs are a source of water obtained from groundwater. Kalisegoro 2 spring is one of the springs in Gunung Pati District, Semarang City. This spring is in Kalisegoro Village where the surrounding land cover is vegetation. This type of research is quantitative in the form of analysis of species diversity and tree distribution patterns. The aim of this research is to determine the diversity of tree species and tree distribution patterns in Kalisegoro 2 springs in Gunung Pati District. The results of this research show that the diversity of vegetation in the Kalisegoro 2 springs amounts to 145 individuals and 10 types of species, the Swietenia mahagoni species is the dominant species found at the Kalisegoro 2 springs location with an INP of 0.59. The vegetation diversity index at Kalisegoro 2 springs is included in the medium category in the range 1<H'<3. The distribution pattern of trees in the Kalisegoro 2 spring is quite even, this is known through the tracking method that has been carried out in the area around the spring. ABSTRAKKehidupan manusia di muka bumi tidak dapat terlepas dari air. Air merupakan suatu kebutuhan mutlak yang dibutuhkan oleh manusia. Kebutuhan air dapat diperoleh melalui 2 sumber yakni air dari permukaan dan air tanah. Mata air merupakan salah satu sumber air yang bersumber dari air tanah. Mata air Kalisegoro 2 merupakan salah satu mata air yang berada di Kecamatan Gunungpati Kota Semarang, mata air ini terdapat di Kelurahan Kalisegoro yang tutupan lahan sekitarnya berupa vegetasi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif berupa analisis keanekaragaman jenis dan pola penyebaran pohon. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman jenis pohon dan pola persebaran pohon di sekitar mata air. Hasil penelitian ini menunjukkan keanekaragaman vegetasi di mata air kalisegoro 2 berjumlah 145 individu dan 10 jenis spesies, spesies Swietenia mahagoni merupakan spesies dominan yang ditemukan di lokasi mata air Kalisegoro 2 dengan jumlah INP sebesar 0,59. Indeks keanekaragaman vegetasi pada mata air Kalisegoro 2 termasuk dalam kategori sedang karena berada pada rentang 1<H'<3. Pola persebaran pohon pada mata air Kalisegoro 2 sudah cukup merata, hal ini diketahui melalui metode tracking yang telah dilakukan di area sekitar mata air. 
Co-Authors A. V. Amalia, A. V. Addini, Jihan Timur Ade Anggun Wana Putri Agfanisa, Rahma Agung Wibowo Aini, Maqfiroh Intan Nurul Akbar, Aji Ali Akmal, Muhamad Roihan Al fath’qi, Rheza Rizqi Alamsyah, Muhammad Radian Nur Alfathqi, Rheza Rizky Alisa Faidatul Umam Amanda, Putri Amar Sharaf Eldin Khair Amaratani, Centri Arktika Neoaprilia Amnan Haris Amnan Haris Amnan Haris Andin Irsadi Andin Irsadi Andin Vita Amalia Andin Vita Amalia Andin Vita Amalia, Andin Vita Angelina Cahya Pramesti Anindita, Fadhilla Dyah Anshari, Gusti Zakaria Ardeny, Anisa Nur Faizah Arelia Putri, Tieska Arif Widiyatmoko, Arif Ariningrum, Novita Dwi Arrofi Agung Dwi Saputra Atunnisa, Rifa' Awati, Desiana Fitri Az-Zahra, Salma Fatimah Az-Zahra, Sheeny Chasanah, Aisya Nurul CHOIRUNNISA Christyadi, Louis Anasthasya Daffa Pramoda Budi Utama Deanova, Dendhie Dhita Pracisca Mutiatari Dini Dwi Puspita Dipanegara, Ayatulloh Repa Dwi Rahmawati DWI RAHMAWATI Erma Zakiy Arifah Erna Noor Savitri, Erna Noor Ershanti, Agnes Dewi Wuri Evi Gusmayanti Fadya Elva Riani Falasifah Falasifah Fariz, T. R. Fathia Lutfiananda Fauziyyah, Istiqomah Ifnan Febriyanto, Hendra Fitri, Revieta Noor Gemilang, Aqshal Panggas Gunawan, Mahendra Habil Sultan Haifah Nurul Hudaini Hamdani, Adib Afriza Hanum, Fadilla Haris, Amnan Hartanto, Naufal Hartanto, Toni Hasnaningtiyas, Siti Hendra Febriyanto Heriyanti, Andhina Putri Hidayah, Harun Syamsudin Nur Holeng, Vera Angelina Ihsan, H. M. Ika Sukmawati, Ika Iqlima, Marsyanda Addelia Jamaludin . Jati, Elisabeth Gita Damar Julpa, Ira Sopiana Kamaruddin, Azlina Kholil, Putri Alifa Kusumaningsih, Febriana Restu Kuswati, Fitri Yunda Lati, Gustina Aruming Sekar Latif, Mukhlis Abdul Litasari Aldila Aribowo Lutfiananda, F. Ma’ruf, Syamsul Azhar Qowwam Maharani, Saffira Alyda Marchelina, Shally Mauliya, Durrotul Jahroo Melati, Inaya Sari Mendrofa, Best Forever Miranita Khusniati Muhammad Ahganiya Naufal Muhammad Ahganiya Naufal Mukhlis Abdullatif Mukhlis Abdullatif Mustikawati, Lenny Helmalia Nadira Safitri Nana Kariada Trimartuti Nanto Sriyanto, Nanto Naufal, Muhammad Ahganiya Ni Luh Tirtasari Ni'matuzzahroh Nisa, Zakiya Ayu Ni’matuzzahroh, Ni’matuzzahroh Noor Malita Dwirani Norma Eralita Novi Ratna Dewi Nugraha, Bachtiar Rama Ardhi Nur Faizah Nuria Amanah, Aisah Nurita, Oktavinda Jihan Parmin Parmin Parmin Permana, Pawit Indra Prahmani, Yonika Sindiana Pramesti, Angelina Cahya Prasetyo Listiaji Pratama, Liona Surya Pratiwi, Andini Sukma Prihatanto, Zidan Hafizh Nur Muqshid Purwadi, Cintiya Egi Putri Alifa Kholil Putri Yuni Nugroho Putri, Ade Anggun Wana Putri, Adinda Rizqita Putri, Rizda Amalia Putri, Salma Dwi Putri, Sindi Yuliana Rabbani, Raka Restu Rahayu, Endah Fitriani Rahmalidya, Alfia Rahmawati, Alfi Rahmawati, Laila Zulaiha Amalia Raka Restu Rabbani Revieta Noor Fitri Ridho Fariz, Trida Rifaatunnisa Rifani Zulfa Rini Juita Sianipar Rizda Amalia Putri Rizki Nor Amelia Rizki Safira, Najwa Rizkiyah, Nanda Puji Rossie Wiedya Nusantara Salma, Mila Rangga Lailatus Salsabela, Salwa Salsabhila, Melvina Ardela Sanusi, Ratna Nur Mustika Saputra, Arofi Agung Dwi Saputro, Nur Ahmad Sarwono, Muhammad Reza Daffauzan Shabrina, Dhiyanita Siregar, Zepanya Gladis Tabita Siswahyudianto Siti Herlina Dewi Siti Sawerah Sitty Nur Syafa Bakri Stephani Diah Pamelasari, Stephani Diah Sultan, Habil Supit, Advent Pesah Victoria Suryaningrum, Irnanda Tiaraningrum, Fathia Hanif Tirtasari, Ni Luh Tjaturahono Budi Sanjoto Trida Ridho Fariz Trida Ridho Fariz Trihadianta, Mohammad Rifki Utama, Raditya Arinanda Utami, Rinanda Putri Wahid Akhsin Budi Nur Sidiq, Wahid Akhsin Budi Nur Wandari, Mellyana Putri Ayu Wicaksono, Maulana Malik Widyandini, Arifa Marsanda Wijanaputri, Kania Okta Wulan Sari, Nawang Yahya Nur Ifriza Yolanda, Vera Cerelia Yuniar, Azka Dwi Yusuf Wisnu Mandaya Zepanya Gladis Tabita Siregar Zulfani, Sevianna Danah