Claim Missing Document
Check
Articles

Dukungan Keluarga: Pengalaman Pasien Kanker yang Sedang Menjalani Pengobatan di Rumah Singgah YKI Sumatera Utara Farah Darayana; Siti Zahara Nasution; Evi Karota Bukit
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman dukungan keluarga yang dirasakan oleh pasien kanker selama menjalani pengobatan di Rumah Singgah Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik total sampling dan melibatkan delapan partisipan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan pendekatan Colaizzi. Hasil penelitian mengungkapkan empat tema utama dukungan keluarga yang dirasakan pasien, yaitu: dukungan emosional, informasional, instrumental, serta penghargaan dan penilaian. Dukungan emosional seperti perhatian, semangat, dan kehadiran keluarga terbukti memberikan ketenangan psikologis. Dukungan informasional membantu pasien memahami proses pengobatan melalui peran aktif keluarga dalam pencarian informasi. Dukungan instrumental mencakup bantuan transportasi, finansial, dan kebutuhan harian. Dukungan penghargaan memberikan validasi terhadap ketahanan pasien dan mendorong motivasi untuk melanjutkan pengobatan. Temuan ini menegaskan bahwa dukungan keluarga memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan kepatuhan pasien terhadap terapi. Pendekatan keperawatan komunitas yang melibatkan keluarga sangat dibutuhkan dalam manajemen perawatan pasien kanker secara holistik.
Pengaruh Edukasi Manajemen Diri Diabetes Terhadap Pengetahuan dan Keyakinan Diri Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Murni Teguh Memorial Medan Maria Uli Marselina Saragih; Siti Zahara Nasution; Evi Karota Bukit
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.50121

Abstract

Peningkatan jumlah penderita diabetes melitus tipe 2 di Indonesia menimbulkan tantangan dalam pengelolaan penyakit kronik. Edukasi mandiri berbasis Diabetes Self-Management Education (DSME) dipandang efektif dalam meningkatkan kemampuan pasien dalam mengelola penyakitnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh DSME terhadap peningkatan pengetahuan dan self-efficacy pasien diabetes melitus tipe 2. Metode penelitian menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest dan kelompok kontrol. Sebanyak 66 pasien dibagi ke dalam kelompok intervensi dan kontrol. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan dan self-efficacy yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada nilai pengetahuan dan self-efficacy kelompok intervensi setelah diberikan edukasi DSME, dibandingkan dengan kelompok kontrol. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 65,21 menjadi 85,45, dan self-efficacy dari 60,45 menjadi 88,12. Edukasi DSME terbukti efektif dalam memperkuat pemahaman dan keyakinan pasien dalam pengelolaan diri. Hasil ini mengindikasikan pentingnya integrasi DSME dalam praktik keperawatan untuk pasien dengan penyakit kronis.
Pengaruh Intervensi Manajemen Diri Berbasis Peningkatan Self-Efficacy Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Tafrina Ginting; Evi Karota; Riswani Tanjung; Farida Linda Sari Siregar; Siti Zahara Nasution
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58143

Abstract

Diabetes Melitus (DM) tipe II merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan berkelanjutan untuk mencegah komplikasi dan mengontrol kadar glukosa darah. Salah satu pendekatan penting adalah intervensi manajemen diri berbasis peningkatan self-efficacy agar pasien mampu menjalankan perilaku perawatan mandiri secara konsisten. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas intervensi manajemen diri berbasis self-efficacy terhadap penurunan kadar glukosa darah pada pasien DM tipe II. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest–posttest nonequivalent control group design. Sebanyak 76 pasien DM tipe II dipilih menggunakan teknik consecutive sampling dan dibagi ke dalam kelompok intervensi (n=38) di Puskesmas Binjai Kota dan kelompok kontrol (n=38) di Puskesmas Rambung. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan Mann–Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar glukosa darah pada kelompok intervensi menurun signifikan dari 272,34 mg/dL menjadi 190,97 mg/dL (p=0,001), sedangkan pada kelompok kontrol hanya berubah dari 269,34 mg/dL menjadi 267,92 mg/dL (p=0,788). Uji Mann–Whitney menunjukkan terdapat perbedaan penurunan kadar glukosa darah yang signifikan antara kedua kelompok (p=0,001). Simpulan yaitu intervensi manajemen diri berbasis self-efficacy efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah pada pasien DM tipe II dan dapat dipertimbangkan sebagai strategi keperawatan di layanan kesehatan primer. Kata kunci: self-efficacy, manajemen diri, diabetes melitus, kadar glukosa darah
Pengaruh Self-Care Management Berbasis Pemberdayaan Keluarga Terhadap Tekanan Darah Pasien Hipertensi Rahmah Syahfitri; Evi Karota; Jenny Marlindawani Purba; Kiking Ritarwan; Siti Zahara Nasution
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58238

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis tidak menular yang berkontribusi besar terhadap morbiditas dan mortalitas akibat penyakit kardiovaskular di seluruh dunia. Pengendalian tekanan darah yang tidak optimal sering dikaitkan dengan kurangnya kemampuan self care-management, rendahnya kepatuhan pengobatan, serta minimnya keterlibatan keluarga dalam perawatan pasien. Pendekatan self-care management berbasis pemberdayaan keluarga dapat meningkatkan kemampuan pasien dalam mempertahankan perilaku hidup sehat dan mengontrol tekanan darah secara lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas self-care management berbasis pemberdayaan keluarga terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di pelayanan kesehatan masyarakat. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest–posttest control group design yang melibatkan 68 pasien hipertensi yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kelompok intervensi diberikan edukasi self-care management berbasis keluarga, sedangkan kelompok kontrol mendapatkan perawatan rutin. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi selama empat minggu. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan tekanan darah sistolik dan diastolik pada kelompok intervensi (p < 0,05), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan yang bermakna (p > 0,05). Selain itu, kelompok intervensi menunjukkan kepatuhan self-care yang lebih baik dibandingkan kelompok kontrol. Self-care management berbasis pemberdayaan keluarga efektif dalam meningkatkan pengendalian tekanan darah pada pasien hipertensi.
Efektivitas Simulation-Based Interprofessional Education Terhadap Peningkatan Kompetensi Kolaborasi, Komunikasi Interprofesional dan Patient Safety Pada Mahasiswa Keperawatan: A Literature Review Siti Zahara Nasution; Yuliani Krisna Lubis; Evi Karota; Rika Endah Nurhidayah
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59635

Abstract

Kolaborasi interprofesional merupakan kompetensi penting dalam pelayanan kesehatan karena kualitas pelayanan dan keselamatan pasien sangat dipengaruhi oleh komunikasi efektif dan kerja sama antar tenaga kesehatan. Simulation-Based Interprofessional Education (SIPE) merupakan metode pembelajaran inovatif yang memberikan pengalaman belajar klinis realistis melalui skenario simulasi untuk meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam praktik kolaboratif. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Simulation-Based Interprofessional Education terhadap peningkatan kompetensi kolaborasi, komunikasi interprofesional, dan patient safety pada mahasiswa keperawatan. Penelitian ini menggunakan desain literature review dengan pendekatan narrative synthesis berdasarkan pedoman PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan melalui database Scopus, PubMed, Google Scholar, dan Garuda menggunakan kata kunci simulation-based learning, interprofessional education, teamwork, communication, patient safety, dan nursing students. Sebanyak 10 artikel yang terdiri dari 5 jurnal internasional dan 5 jurnal nasional yang dipublikasikan tahun 2021–2026 memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Simulation-Based Interprofessional Education efektif meningkatkan kompetensi kolaborasi, komunikasi interprofesional, teamwork, clinical judgement, dan kesadaran terhadap keselamatan pasien pada mahasiswa keperawatan. Penggunaan high-fidelity simulation, virtual simulation, dan simulasi berbasis TeamSTEPPS meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam praktik klinis kolaboratif melalui pengalaman belajar yang realistis dan interaktif. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa Simulation-Based Interprofessional Education merupakan strategi pembelajaran inovatif yang efektif dalam pendidikan keperawatan untuk meningkatkan kompetensi kolaborasi, komunikasi interprofesional, dan patient safety mahasiswa keperawatan.
PENGARUH CARING DAN SPIRITUALITAS TERHADAP MOTIVASI PASIEN STROKE YANG MENJALANI FISIOTERAPI DI RUMAH SAKIT Nunung Sitepu; Ellyta Aizar; Asrizal Asrizal; Siti Zahara Nasution
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v11i1.1835

Abstract

  Stroke patients often experience decreased motivation in undergoing physiotherapy, which results in a slow recovery process. Patient motivation is influenced by various factors, including the quality of care provided by nurses and the patient's level of spirituality. Caring and spirituality are believed to be able to strengthen the patient's spirit to undergo the rehabilitation process consistently. Objective: This study was conducted to examine the effect of Caring and spirituality on the motivation of stoke patients. Methods: This study used analytical research methods with a cross-sectional design. This study involved 75 respondents with stroke who underwent physiotherapy at H. Adam Malik Medan Hospital in April - August 2020 with a sampling technique, namely purposive sampling. Data collection used Caring instrument by Watson, spirituality with daily spiritual experience scale and motivation with participation motivation questionnaire with data analysis using fisher's exact test. The results showed that there was a significant relationship between caring and spirituality on motivation with each p-value of 0.001 (p-value <0.05). Conclusion: caring and spirituality each have a relationship to the motivation of stroke patients undergoing physiotherapy in the hospital
Co-Authors Abul A’la Tarigan Ade Andrian Adinda Juwita Sari Angenia Itoniat Zega Angenia Itoniat Zega Anwar, Lufthiani Aprillina, Yeriska Arlinda Sari Wahyuni Asrizal, Asrizal Asrizal Bayu Anggileo Pramesona Bustami Syam Cahaya Artha Anastasia Gultom Deskrisman Stefan Mendrofa Dewi Frintiana Silaban Dewi Mustikani Saragih dharma Lindarto, dharma Dwi Amalia Sari Elfina Elfina Ellyta Aizar Evawany Yunita Aritonang Evi Karota Bukit Fajar Amanah Ariga Fajrinur Syarani Farah Darayana Fitriani Fitriani Fitriany Fitriany Fransiska, Rosa Berlina Fujiati, Isti Ilmiati Ginting, Sadar Hariesty Talenta Narwastu Telaumbanua Haris, Zulfan Hasaroh, Yunita Hasibuan, Anisah Hasnida Hondro, Helpianus Siswanto Hulu, Yusuf Panserito Ika Maidah Nazli Matondang Indra Chahaya Irma Yuni Karota, Evi Khairunnisa Khairunnisa Kiking Ritarwan Laina Noviana Lia Mayang Sari Sijabat Lily Putri Marito Lufthiani Manalu, Ance Ria Maria Uli Marselina Saragih Muhammad Ridha Haykal Amal Muhammad Sukri Tanjung Mula Tarigan Mula Tarigan Novita, Ari Nunung Sitepu Osi Draini Purba, Jenny Marlindawani Purba, Widya Darayani Rahmah Syahfitri Reni Asmara Ariga Rika Endah Nurhidayah Riswani Tanjung Sairomaito Harahap Sairomaito Harahap Santi, Kartika Sari, Dewi Keumala Sari, Farida Linda Sembiring, Muhammad Nur Maghribi Sidabutar, Icceng Sirait, Trisno Sitepu, Nunung Febriany Sitindaon, Sry Rumondang Suhesti, Tri Sumaiyah Sumaiyah Suri Mutia Siregar, Suri Mutia Tafrina Ginting Tahan, Tahan Tanjung, Riswani Taufik Ashar Ulfah Hidayah Almadany Wahyuni, Arlinda Sari Winarti, Gusti Yeriska Aprillina Yuliani Krisna Lubis Zulfendri Zulfendri Zulhaida Lubis