Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Jurnal PADE: Pengabdian

Sosialisasi pola makan dan sedentari dalam mencegah masalah obesitas pada anak sekolah dasar di Kota Banda Aceh Agus Hendra Al Rahmad; T. Khairul Fadjri; Yulia Fitri; Nunung Sri Muliyani
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 3, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.459 KB) | DOI: 10.30867/pade.v1i2.708

Abstract

Obesitas pada anak merupakan masalah,akibat etiologi yang kompleks dan multi faktor. Penanganan obesitas anak haruslah terpadu antara semua aspek etiologi. Semakin dini penanganan obesitas pada anak akan memberikan hasil yang lebih baik. Pengabmas bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak sekolah dasar melalui sosialisasi asupan makan dan sedentari dalam antisipasi masalah obesitas. Metode pelaksanaan mengacu kedalam model atau bentuk pendidikan dan pelayanan kepada masyarakat. Pelaksanaan pada tahun 2018 di beberapa Sekolah Dasar di Kota Banda Aceh. Sasaran yaitu anak-anak sekolah dasar sebanyak 60 orang. Data dikumpulkan secara wawancara dan pengukuran antropometri. Analis digunaka untuk mengukur keberhasilan kegiatan yaitu menggunajan uji t-dependent. Hasil menunjukkan pengetahuan anak SD antara sebelum diberikan leaflet dengan setelah diberikan leaflet mempunyai selisih rerata sebesar 2,6 dengan deviasinya 2,95. Hasil statistik menunjukan terdapat perbedaan signifikan antara pengetahuan anak setelah mendapatkan informasi melalui leaflet dengan nilai p=0,001 (p-value < 0,05). Kesimpulan, sosialiasi melalui pemberian lealfet untuk mengatisipasi kegemukan pada anak SD menujukan pengaruh yang bermakna untuk meningkatkan pengetahuan anak SD balita dalam hal memantau pertumbuhan.
Implementation of exclusive breastfeeding counseling for prospective brides in Lueng Bata District, Banda Aceh City Agus Hendra Al Rahmad; T. Khairul Fadjri; Ampera Miko; Herry Imran; Niakurniawati Niakurniawati
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 4, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.651 KB) | DOI: 10.30867/pade.v4i2.1030

Abstract

The importance of increasing knowledge about exclusive breastfeeding for expectant mothers in Aceh Province is an effort to achieve exclusive breastfeeding success above the national achievement of 69,7%. Optimal breastfeeding practices are one of the keys to success in reducing stunting. Counseling is essential in increasing the knowledge of prospective mothers or brides, supported by the use of media such as flyers that make it easier to understand the importance of exclusive breastfeeding for babies. This community service activity aims to increase the knowledge of prospective brides through counseling on exclusive breastfeeding using flyer media. Community service was carried out using a pretest-posttest non-equivalent group approach, namely providing exclusive breastfeeding counseling to prospective brides in Lueng Bata District. The number of participants was 20 people (10 couples), and activities were carried out in 2020. The counseling media is an exclusive breastfeeding flyer from the Indonesian Ministry of Health. Data collection was conducted through interviews using a questionnaire. The evaluation was carried out descriptively, consisting of a pretest and a posttest. The results showed an increase in average knowledge between before (26,3), and after (33,1) exclusive breastfeeding counseling was given using flyer media to prospective brides, or there was an increase in knowledge of 60,0%. In conclusion, through flyer media, exclusive breastfeeding counseling can improve the knowledge or understanding of prospective brides about exclusive breastfeeding.
Peningkatan pengetahuan dan sikap ibu untuk pencegahan stunting di Kabupaten Aceh Besar Nunung Sri Mulyani; Eva Fitriyaningsih; Agus Hendra Al Rahmad; Abdul Hadi
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 4, No 1 (2022): Maret
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.805 KB) | DOI: 10.30867/pade.v4i1.810

Abstract

Stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru terlihat saat anak berusia dua tahun. Stunting disebabkan oleh tiga faktor yaitu faktor individu yang meliputi asupan makanan, berat badan lahir, dan keadaan kesehatan; faktor rumah tangga yang meliputi kualitas dan kuantitas makanan, sumber daya, pola asuh, dan faktor lingkungan seperti sosial ekonomi, layanan pendidikan dan layanan kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu terhadap pencegahan stunting balita. Pengabdian kepada masyarakat telah dilakukan di desa Gurah kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar pada bulan September 2020 berjumlah 30 peserta. Hasil yang didapatkan sebelum diberikan penyuluhan didapatkan bahwa masih rendahnya pengetahuan ibu tentang stunting yaitu 63,3% dan setelah diberikan penyuluhan didapatkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman ibu tentang stunting yaitu baik 73,3%. Sebelum diberikan penyuluhan didapatkan bahwa masih rendahnya sikap ibu-ibu tentang stunting yaitu 70% dan setelah diberikan penyuluhan didapatkan bahwa terjadi peningkatan sikap ibu tentang stunting yaitu baik 63,3%. Intervensi edukasi gizi pada ibu dapat meningkatkan pengetahuan, dan sikap tentang stunting. Kesimpulan, perlakuan pemberian penyuluhan gizi dapat berpengaruh terhadap pengetahuan,dan sikap tentang stunting dimana terjadi peningkatan pengetahuan ibu tentang stunting dan terjadi peningkatan terhadap sikap ibu.
Mendorong pilihan jajanan sehat pada anak-anak sekolah: Pengalaman pengabdian kepada masyarakat di Desa Panteriek, Banda Aceh Al Rahmad, Agus Hendra; Ichsan, Ichsan; Imran, Herry; Miko, Ampera
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 5, No 1 (2023): Maret
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/pade.v5i1.1330

Abstract

Bahaya obesitas pada anak-anak sekolah akibat konsumsi jajanan tidak sehat telah menjadi masalah kesehatan yang signifikan. Masalah kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian serius adalah peningkatan berat badan berlebihan akibat konsumsi tidak  sehat pada anak sekolah. Dalam upaya mencegah dan mengatasi hal tersebut maka diperlukan edukasi melalui penyuluhan gizi. Tujuan kegiatan yaitu untuk menggambarkan pengalaman dan hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk mendorong pilihan jajanan sehat pada anak-anak sekolah di Desa Panteriek, Banda Aceh. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini yaitu menggunakan pendekatan pengabdian kepada masyarakat dengan melibatkan 43 anak usia 10-12 tahun di desa tersebut. Sebelum dan setelah kegiatan penyuluhan, dilakukan pre-tes dan post-tes untuk mengukur pengetahuan dan sikap anak-anak terhadap bahaya konsumsi jajanan tidak sehat. Materi penyuluhan mencakup bahaya obesitas, jajanan tidak sehat, dan risiko konsumsi jajanan dijalanan. Hasil, analisis data menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan anak-anak meningkat secara signifikan setelah penyuluhan (p=0.029). Selain itu, terdapat peningkatan yang signifikan dalam sikap anak-anak terhadap bahaya jajanan tidak sehat (p=0.030). Hasil ini menunjukkan efektivitas kegiatan pengabdian dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap anak-anak terkait pilihan jajanan sehat. Kesimpulan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat berhasil mendorong pilihan jajanan sehat pada anak-anak sekolah. Pengetahuan dan sikap anak-anak meningkat setelah penyuluhan, yang menunjukkan pengaruh positif.
Pemberdayaan masyarakat melalui “Senam Sehat” untuk meningkatan aktifitas fisik serta penilaian kebugaran dan status gizi pada orang dewasa sebagai upaya preventif terhadap penyakit tidak menular Al Rahmad, Agus Hendra; Khazanah, Wiqayatun; Alamsyah, Teuku; Emilda, Emilda
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 5, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/pade.v5i2.1580

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang mempunyai prevalensi Penyakit Tidak Menular (PTM) sangat signifikan. Saat ini PTM di Indonesia telah menjadi masalah kesehatan serta sebagai penyebab kematian dan serta merupakan ancaman terhadap kondisi ekonomi di Indonesia. Tujuan pengabdian masyarakat ini secara umum yaitu untuk memberdayakan masyarakat melalui “Senam Sehat” untuk meningkatan aktifitas fisik serta penilaian kebugaran dan status gizi pada orang dewasa sebagai upaya preventif terhadap penyakit tidak menular. Metode pengabdian dilakukan seperti intervensi “Senam Sehat”,penyuluhan kesehatan, pengukuran kebugaran, pemantauan status gizi, dan pemerikasaan kesehatan. Sasaran dalam kegiatan ini masyarakat yang berusia > 18 tahun yang berjumlah 40 orang. Kegiatan dilakukan pada bulan Juni-September tahun 2023 di Kecamatan Lueng Bata. Hasil pemeriksaan status gizi dengan pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) bahwa rata-rata status gizi masyarakat masuk kedalam katagori normal sedangkan dalam pengukuran Rasio Lingkar Pinggang dan Panggul (RLPP) nilai rata-rata masyarakat masuk kedalam katagori obesitas. Untuk hasil pemeriksaan kesehatan dalam pemeriksaan GDPP dan kolesterol, nilai rata-rata masyarakat masuk kedalam katagori normal. Sedangkan pada pemeriksaan Tekanan Darah Sistolik nilai rata-rata masuk kedalam katagori tinggi dan pemeriksaan Tekanan Darah Diastolik masuk kedalam katagori optimal. Perlu adanya tindak lanjut intervensi dalam meningkatkan aktivitas fisik pada masyarakat sebagai salah satu preventif dalam menurunkan angka pravelensi Penyakit Tidak Menular pada masyarakat.
Sosialisasi dan pelatihan aplikasi PSG Balita dalam menciptakan peluang usaha pada remaja gizi milenial Al Rahmad, Agus Hendra; Ahmad, Aripin; Fadjri, T. Khairul; Junaidi, Junaidi; Iskandar, Iskandar; Hadi, Abdul
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 6, No 1 (2024): Maret
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/pade.v6i1.1825

Abstract

Aceh mempunyai prevalensi masalah gizi kronis paling tinggi (24,3%), salah satu cara menurunkannya yaitu pemberdayaan keluarga. Pemberdayaan melalui pelatihan kepada masyarakat berbasis teknologi dan informasi untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan balita. Tujuan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat (PKM) untuk meningkatkan pengetahuan/pemahaman remaja milenial dalam melakukan pemantauan pertumbuhan menggunakan aplikasi PSG Balita. Metode PKM menggunakan model pendidikan dan pelayanan dalam meningkatkan partisipasi masyarakat. Dilakukan melalui pelatihan berupa penggunaan aplikasi PSG Balita bebasis android, dilingkungan Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Aceh dan wilayah desa sekitarnya pada tahun 2021, dengan peserta binaan sebanyak 25 orang. Pengumpulan data dilakukan secara wawancara menggunakan kuesioner. Evaluasi berdasarkan hasil pretes dan postes, serta melakukan analisis statistik T-Dependent. Hasil menunjukkan, khalayak sasaran mempunyai pemahaman yang sangat bagus dalam penggunaan aplikasi PSG Balita, terlihat semua aspek pemahaman yaitu informasi kelengkapan (p= 0,004), keakuratan (0,000), manfaat (p= 0,000) dan kemudahan (p= 0,001) pada aplikasi PSG Balita berbasis android secara signifikan meningkat menjadi lebh baik (p < 0,05). Kesimpulan, kegiatan sosialisasi dan pelatihan aplikasi PSG Balita berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan/pemahaman khalayak sasaran dalam melakukan penilaian status gizi secara antropometri.
Penguatan metode deteksi dini faktor risiko dalam keluarga sebagai upaya pencegahan stunting pada tim pendamping keluarga di desa lokus Rachmawati, Rachmawati; Iskandar, Iskandar; Al Rahmad, Agus Hendra; Fadjri, T Khairul; Hidayat, Taufik
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 6, No 2 (2024): Oktober
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/pade.v6i2.2218

Abstract

The issue of stunting is one of the double burdens of malnutrition (DBM) due to growth and development failures in children, which have adverse effects both in the short and long term. This community service activity aims to enhance the knowledge and skills of cadres and Family Companion teams to conduct early detection of risk factors and control efforts to support the acceleration of stunting reduction programs at the village level, as well as collaboratively with the Team and the government in determining priority target families. The training aimed at improving cadres and family assistance teams was held on July 16, 2024, targeting village heads, village secretaries, family assistance team members, village PKK elements, and posyandu cadres from Mee Tanoh and Dayah Muara Villages, totaling 25 people, at the Mee Tanoh village hall, Peukan Baro District, Pidie Regency.   The results of the activity show that there was an increase in participants' knowledge after the training, with an improvement of 38.1 points from the previous average score of 53.1, rising to 78.1. This training activity can enhance the knowledge and skills of village assistance teams and posyandu cadres in screening families at risk of stunting to receive independent family assistance as an effort to reduce stunting at the village level.
Pelatihan penggunaan vakum sealer untuk mempertahankan kadar air dan memperpanjang umur simpan ikan asin pada produsen ikan asin di Desa Layeun Kecamatan Leupung Hadi, Abdul; Mulyani, Nunung Sri; Wagustina, Silvia; Al Rahmad, Agus Hendra
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 7, No 1 (2025): Maret
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/pade.v7i1.2224

Abstract

Microbiological deterioration of fish is caused by microbial contamination or spoilage microbes. One technique to extend the shelf life and maintain the sensory quality of a food product is vacuum packaging. The principle of vacuum packaging is to remove all air from the package, then close it tightly so that a condition without oxygen is created in the package. The absence of oxygen can inhibit the growth of destructive microorganisms and chemical reactions, thus extending the shelf life of the packaged product. This community service activity aims to increase community knowledge, especially salted fish producers in order to extend the shelf life of salted fish. From the results of the acquisition of the average value of knowledge and attitudes of participants who took the pre-test and post-test, it was seen that there was an increase in participant knowledge by 6%, from 70,33% to 76,33%. There was an increase in the average attitude of participants by 1,34%, from 84,33 to 85,67%. Training on the use of vacuum sealers to maintain moisture content and extend the shelf life of salted fish in salted fish producers in Layeun Village, Leupung District has a positive impact on increasing knowledge and attitudes towards salted fish preservation. Keywords: Vacuum Sealer, Salted Fish, Shelf Life 
Pemberdayaan kader posyandu dalam penyusunan menu ibu hamil dan menyusui untuk pencegahan stunting Fitriyaningsih, Eva; Rachmawati, Rachmawati; Mulyani, Nunung Sri; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah; Lajuna, Lia; Wagustina, Silvia; Al Rahmad, Agus Hendra
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 7, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/pade.v7i2.2632

Abstract

The target community of posyandu is in accordance with the target of specific nutrition interventions for handling stunting. Posyandu is a place for pregnant, lactating mothers, infants and toddlers to get services that include maternal and child health in the form of growth and development monitoring, provision of vitamin A capsules, immunization, prevention and control of diarrhea, nutritional counseling according to their problems and family planning. Posyandu cadres are the main drivers of all activities carried out in the posyandu. One of the most basic posyandu problems is the low level of knowledge of cadres both from an academic and technical perspective, therefore to be able to provide optimal services at Posyandu, it is necessary to adjust the knowledge and skills of cadres, so that they are able to carry out Posyandu activities according to the norms, standards, procedures and criteria for developing Posyandu.In preventing stunting, the thing that must be considered is the balanced nutrition of pregnant women and nursing mothers. The purpose of this community service in general is to empower cadres to increase knowledge and skills in compiling and processing menus for pregnant women and nursing mothers as an effort to prevent stunting. The benefits of this activity are to increase the knowledge and skills of cadres in processing a balanced menu for pregnant women and nursing mothers so that cadres can provide this nutrition education widely, sustainably, and independently.Evaluation results showed a significant improvement in cadres' knowledge and skills, as evidenced by the comparison of pre-test and post-test results. A total of 85% of cadres showed a better understanding of nutrition and were able to develop a balanced menu.
Pencegahan stunting melalui edukasi gizi seimbang dan pemanfaatan pekarangan untuk kebun gizi dan toga di Desa Bayu, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar Rasidah, Rasidah; Nuraskin, Cut Aja; Al Rahmad, Agus Hendra; Reca, Reca; Salfiyadi, Teuku; Mardiah, Ainun; Usrina, Nora
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 7, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/pade.v7i2.2727

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that affects child growth and has long-term impacts on quality of life. This community service activity aimed to reduce stunting rates and empower communities in addressing family nutritional deficiencies. The methods used included counseling, training, and community group mentoring. The results showed an increase in mothers’ understanding of stunting by 42%, an improvement in the number of families applying balanced nutrition from 56% (pre-test) to 86% (post-test), as well as the establishment of 52% new nutrition and medicinal plant gardens (TOGA) with active participation from 84% of participants. This activity demonstrates that educational and participatory community-based approaches are effective in raising awareness and fostering community independence in stunting prevention.
Co-Authors . Zulfan Abdul Hadi Abdul Hadi Abdul Hadi Abdul Hadi Abdul Hadi Adithia Chanda Ainun Mardiah Alamsyah, Putri Rahmah Alamsyah, Teuku Alfridsyah Alfridsyah Alfridsyah Alfridsyah Alfriedsyah Alfriedsyah Almunadia Almunadia Ampera Miko Ampera Miko Andriaty, S. Nora Annaria Annaria Annisa, Siti Fainurryzky Anshory, Jamil Apripin Ahmad Arifin, Syuja’ Rafiqi Aripin Ahmad, Aripin Arnisam Arnisam Asma Asma Azhari Azhari Azhari Azhari Binti Firdaus, Shausan Cut Affianijar Cut Aja Nuraskin Cut Rizka Rahmi Darwitri, Darwitri Dedy Rusmawar Devi Utari Dewi, Silfia Dini Junita Dwi Lestari Een Nuraenah Effendy, Nurul Hajmi Emilda AS, Emilda AS Emilda Emilda Emilda, Emilda Erwandi Erwandi Erwandi Erwandi Eva Fitriyaningsih Eva Fitriyaningsih Evi Zahara Fadjri, T Khairul Fadjri, T. Khairul Fahmi Hafid Fajarna, Farah Farid Bastian Farida Hanum Fauziati, Mirna Halimatussakdiah Halimatussakdiah Herry Imran Hizir Sofyan Husnul Khotimah Ichsan Ichsan Ichsan Ichsan Ichsan Ichsan Ika Fadillah Ika Fadillah Ilzana, Teuku Muhammad Imran, Herry Indah Yusra Indra Kurniawan Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Junita, Dini Juwita Kalsumy, Umi Kaluku, Khartini Khazanah, Wiqayatun Kusuma Wardani, Dyah Ayu Lia Lajuna Lina Lina Liza Salawati, Liza M. Nur Dewi Kartikasari Maha, Inike Gujamela Mahjuri Mahjuri Masyudi Masyudi Maulidiya, Rizki Mohammad Muljohadi Ali Mudatsir Mudatsir Muhammad Antor Riady Muhammad Yani Niakurniawati Niakurniawati Noni Zakiah Nora Usrina Nora Veri Nunung Sri Muliyani Nunung Sri Muliyani Nunung Sri Mulyani Nunung Sri Mulyani Nurbaiti Nurbaiti Nurlaili Ramli Nurzinah, Risa Putri, Isnaini Rachmawati Rachmawati Rahmi, Maulianur Raihan Raihan Rasidah Rasidah, Rasidah Ratna Wilis Ratna Wilis Ratna Wilis Ratu Laili Amelia Raudatul Jannah Reca Reca Rini Handayani Rosa Galica Gita Gressia Rosi Novita Safwan Safwan, Safwan Salsabila, Jeumpa Syahrana Sembiring, Rinawati Shavira, Najwa Silvia Wagustina, Silvia Sudiarto, Dwi Suryana Suryana Suryana Suryana Syahnaz Salsabila Syahrizal T Khairul Fadjri T Khairul Fajri T. Khairul Fadjri T. Khairul Fadjri T. Khairul Fadjri T. Khairul Fadjri Taufik Hidayat Teuku Salfiyadi Tri Yuliyani Trini Sudiarti Ummul Hijriah Usman, Said Utami, Kurniati Dwi Wiqayatun Khazanah Wiyasa, I Wayan Arsana Yani, M. Yulia Fitri Yulia Fitri Yuniwati, Cutyuniwati