Claim Missing Document
Check
Articles

KORELASI IMT DENGAN PENINGKATAN PROFIL LIPID DARAH PADA PASIEN JANTUNG KORONER Agus Hendra Al Rahmad
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 6, No 2 (2020): JULI 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.825 KB) | DOI: 10.30602/jvk.v6i2.563

Abstract

Indeks massa tubuh (IMT) merupakan parameter dalam menentukan status gizi orang dewasasalah satunya identi kasi obesitas (IMT > 30 kg/m2). Penumpukan lemak berlebihan (obesitas) meningkatkan kadar lipid dalam darah dan berisiko mengalami jantung koroner (PJK). Penderita PJK tanpa melakukan pola makan seimbang serta aktivitas sik yang baik berpeluang lebih besar terhadap kesakitan dan kematian. Penelitian bertujuan untuk mengukur dampak IMT terhadap peningkatan pro llipid pada pasien PJK. Desain penelitian yaitu Cross sectional, dilakukan pada beberapa Rumah Sakit di Kota Banda Aceh dengan subjek 28 pasien PJK rawat jalan. Pengum-pulan data karakteristik dilakukan secara wawancara menggunakan kuesioner, data berat badan, tinggi badan, dan IMT dikumpulkan melalui pengukuran antropometri, sedangkan data pro l lipid (kadar kolesterol, Low Density Lipoprotein (LDL) dan trigliserida) melalui pemeriksaan laboratorium metode kolorimetrik dengan alat uji Spektrofotometer UV-VIS. Analisis data meng-gunakan uji Korelasi Pearson pada CI:95%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signi kan antara IMT dengan kadar kolesterol (p= 0,001) dan kadar trigliserida (p= 0,027), serta mempunyai kekuatan korelasi yang sedang dan positif. Sebaliknya, IMT dengan kadar LDL tidak menunjukkan hubungan bermakna (p= 0,192). Kesimpulan, IMT mempunyai dampak positif da-lam meningkatkan kadar kolesterol dan trigliserida, namun tidak signi kan dalam meningkatkan kadar LDL pada pasien PJK di Kota Banda Aceh.
Penggunaan Modul Pendamping Kms Terhadap Ketepatan Kader Menginterpretasi Hasil Penimbangan Ratna Wilis; Agus Hendra Al Rahmad
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.841 KB) | DOI: 10.30602/jvk.v4i1.129

Abstract

Abstract: The Use Health Card Companion Module To Accuracy Of Cadres In Interpreting The Weighing Results. The results monitoring of nutritional status in Aceh province in 2013 acquired 19.72% of children PEM total, and 1.80%  which include severe PEM, as well the prevalence of short children reached 37.1%. Cadre strategic role through monitoring the growth of children, the necessary training with Health Card companion module to determine the interpretation  results of weighing. The study aims to assess the effectiveness of training for used Health Card companion module to the cadres in interpreting the results child’s weight. Type descriptive analytic research using the Quasi-Experimental design approach to nonequivalent group pretest-posttest. Research conducted was Darul Imarah for 2 months (August-September 2016). Samples are a cadre of community health centers amounted to 40 (20 cases and 20 control). Data were collected and analyzed using statistical R-Cmdr through descriptive analysis and inferential. The survey results revealed a significant effect in improving the training of cadres accuracy (p= 0,000) interpret data results. Further training evidenced by the module is more effective in improving the accuracy of cadres (p= 0,000) compared with not training. The conclusion that accuracy of cadres in interpreting the results a child’s weight can be improved through the use of training modules, in addition to the use of modules is more effective than without the use of modules.Abstrak: Penggunaan Modul Pendamping Kms Terhadap Ketepatan Kader Menginterpretasi Hasil Penimbangan. Hasil pemantauan status gizi di Provinsi Aceh tahun 2013 diperoleh 19,7% anak Kekurangan Energi Protein (KEP) total, dan 1,8% diantaranya termasuk KEP berat, serta prevalensi anak pendek mencapai sebesar 37,1%. Peran kader yang sangat strategis melalui kegiatan pemantauan pertumbuhan anak di posyandu, maka diperlukan pelatihan dengan modul pendamping Kartu Menuju Sehat (KMS) untuk menentukan interpretasi hasil penimbangan anak di posyandu. Penelitian bertujuan untuk menilai efektivitas pelatihan penggunaan modul pendamping KMS terhadap kader dalam menginterpretasikan hasil penimbangan balita. Jenis penelitian deskriptif analitik menggunakan desain Quasi Experimental dengan pendekatan pretest posttest non equivalent group. Penelitian dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Imarah selama 2 bulan, (Agustus-September 2016). Sampel merupakan kader puskesmas berjumlah 40 orang (20 perlakuan dan 20 kontrol). Data dikumpulkan secara studi kasus dan observasi yang dianalisis menggunakan statistik R-Cmdr melalui analisis deskriptif dan analisis inferensial pada CI: 95%. Hasil penelitian diketahui pelatihan berpengaruh signifikan dalam meningkatkan ketepatan kader (p=0,000) menginterpretasi data hasil. Selanjutnya dibuktikan pelatihan dengan modul KMS lebih efektif dalam meningkatkan ketepatan kader (p=0,000) dibandingkan pelatihan tanpa modul. Dapat disimpulkan bahwa ketepatan kader dalam menginterpretasikan hasil penimbangan balita dapat ditingkatkan melalui pelatihan penggunaan modul, selain itu penggunaan modul lebih efektif dibandingkan tanpa penggunaan modul.
Sedentari Sebagai Faktor Kelebihan Berat Badan Remaja Agus Hendra Al Rahmad
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 5, No 1 (2019): JANUARI 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.163 KB) | DOI: 10.30602/jvk.v5i1.163

Abstract

Abstract: Sedentary As A Factor of Overweight At Adolescents. Currently overweight in children reaches 7,3% and increased until the year 2015 reached 9,5%. Pushes of food consumption patterns such as high consumption of fast food snacks, and lifestyle changes including sedentary suspected as a trigger factor. The study aimed to measure sedentary effects on the incidence of overweight at adolescents in Banda Aceh. A case-control design study was conducted in August - September 2017 with a sample of 84 primary school children. Data were collected through interviews with parents and observations using the GPAQ questionnaire, and anthropometric measurements. Data analysis using Chi-Square and OR. The results showed that there was a signifcant correlation between excess body weight in an adolescent base (p = 0,002, OR = 4,6). In conclusion, weight gain in adolescents is due to a bad sedentary risk of 4,6 times. Suggestion, it is necessary to increase physical activity in adolescents and socialization of healthy community movement through curriculum approach in schools.Abstrak: Sedentari Sebagai Faktor Kelebihan Berat Badan Remaja. Saat ini kelebihan berat badan pada anak mencapai 7,3%, dan meningkat sampai tahun 2015 mencapai 9,5%. Pergeseran pola konsumsi pangan seperti tingginya konsumsi makanan jajanan cepat saji, dan perubahan gaya hidup termasuk sedentari lifestyle di duga sebagai faktor pemicu. Penelitian bertujuan untuk mengukur pengaruh sedentari terhadap kejadian kelebihan berat badan pada remaja di Kota Banda Aceh. Penelitian berdesain case-control yang dilakukan pada Agustus – September 2017 dengan sampel anak sekolah dasar sebanyak 84. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara terhadap orang tua murid dan observasi menggunakan kuesioner GPAQ, dilengkapi dengan pengukuran antropometri. Analisis data menggunakan Chi-Square dan OR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sendentari mempunyai hubungan bermakna dengan kelebihan berat badan pada remaja dasar (p= 0,002, OR= 4,6). Kesimpulan, kelebihan berat badan pada remaja disebabkan akibat sedentari tidak baik yang berisiko sebesar 4,6 kali. Saran, perlu peningkatan aktiftas fsik pada remaja serta sosialisasi gerakan masyarakat sehat melalui pendekatan kurikulum di sekolah-sekolah.
Utilization of the Growth Chart module in Increasing Mother's Knowledge to Monitor the Grow up of Toddlers Agus Hendra Al Rahmad; Iskandar Iskandar; T. Khairul Fadjri; Abdul Hadi
Kesmas Indonesia Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ki.2022.14.1.640

Abstract

The lack of knowledge of mothers under five in using and reading the Growth Chart affects the low community participation and visits by mothers to Integrated Healthcare Center and monitoring toddlers' growth. Poor knowledge from mothers allows toddlers not to be monitored for nutritional status. The purpose of the study was to increase the knowledge of mothers of toddlers about monitoring the grow up of toddlers. The study used a quasi-experimental design conducted on 50 mothers of children under five in the Banda Aceh City District. The study was conducted from August – September 2020. Data collection was interviewed using a questionnaire related to identity and knowledge using strict health procedures. The training is conducted online (zoom media) and offline. The data is processed in stages: editing, coding, tabulating, and cleaning—statistical analysis using T-test at 95% CI. The study results show that the growth module training for toddlers affects increasing knowledge by 15.0% or has a mean difference of 3,5 (95% CI: 1,17 – 4,19 with a p-value = 0,002 ( p < 0,05). In conclusion, the growth chart module increases mothers of toddlers' knowledge about monitoring their toddlers' growth. In addition, training on the use of the growth chart module has proven effective in increasing mother knowledge to monitor toddlers' growth.
Pemanfaatan Booklet Sebagai Media Konseling dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil tentang IMD dan ASI Eksklusif Agus Hendra Al Rahmad; Ratu Laili Amelia; Rosa Galica Gita Gressia
Kesmas Indonesia Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ki.2023.15.2.8189

Abstract

Cakupan pemberian ASI eksklusif di Aceh masih sangat rendah (37,3%), begitu juga dengan penatalaksanaan iniasi menyusui dini (IMD). Salah satu faktor pemicu adalah rendahnya kedasaran ibu dan pengetahuan ibu saat hamil. Peningkatan pengetahuan dan sikap ibu sangat mungkin ditingkatkan melalui konseling menggunakan media booklet. Tujuan penelitian untuk mengukur pengaruh konseling gizi menggunakan media booklet terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang IMD dan ASI eksklusif. Penelitian menggunakan desain Quasi-Eksperimen, yang telah dilakukan di Aceh Timur pada tahun 2022. Jumlah sampel sebanyak 35 ibu hamil diambil secara random. Booklet dikembangkan oleh peneliti dan telah dilakukan uji akar materi dan media. Pengumpulan data pengetahuan dan data sikap (pre-post) menggunakan kuesioner dan wawancara langsung. Data menggunakan skala ratio, dan uji statistik menggunakan Dependent t-test pada CI 95%. Hasil, antara sebelum dengan setelah dilakukan konseling, diperoleh selisih rata-rata skor pengetahuan yaitu 5,7 dan skor sikap yaitu 13,5. Terdapat pengaruh konseling gizi menggunakan booklet terhadap pengetahuan (p= 0,003) dan terhadap sikap (p= 0,008) ibu hamil tentang IMD dan ASI eksklusif. Kesimpulan, booklet tentang IMD dan ASI eksklusif sangat bermanfaat dan berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil di Aceh Timur.
Mother's Perception of the Effect of the Bina Keluarga Balita (BKB) Program on Growth Development Raihan Raihan; Iskandar Iskandar; Alfriedsyah Alfriedsyah; Agus Hendra Al Rahmad
JAND: Journal of Applied Nutrition and Dietetic Vol. 1 No. 2 (2021): December 2021
Publisher : Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/jand.v1i2.216

Abstract

The Bina Keluarga Balita (Toddler Family Development) program is designed to monitor and handle problems in the community. Mother's perception of this program should be assessed to find out their understanding of this program, monitor the growth of toddlers by examining the Kartu Menuju Sehat (Health Care Cards), and observe the development of toddlers by examining the Kartu Kembang Anak (Child Development Cards). This study aims to assess mothers' perception of the influence of the Bina Keluarga Balita program on the growth and development of toddlers. This quantitative research employed a cross-sectional design. The data were processed using a chi-square test. This study involved 45 mothers of children under five, The sampling was determined using the Lameshow formula. This study has revealed a relationship between mothers' perception of the growth and development of toddlers, as shown by the statistical result of p < 0.05. Meanwhile, the relationship between the mothers' perception of the growth and development of toddlers has a p-value = 0.007. Finally, the relationship between the mother's perception of the development and the development of toddlers has a p-value = 0.017. It is concluded that the mothers’ perception and toddlers' growth and development have an interrelated relationship. Thus, a good perception will create more significant growth and development in toddlers.  
The Relationship between Nutritional Intake and Obesity in Children during the Covid-19 Pandemic Mahjuri Mahjuri; Suryana Suryana; T Khairul Fajri; Agus Hendra Al Rahmad
JAND: Journal of Applied Nutrition and Dietetic Vol. 1 No. 2 (2021): December 2021
Publisher : Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/jand.v1i2.219

Abstract

The Covid-19 pandemic has affected school children who are not homeschooled. Moreover, the pandemic has negatively impacted their food intake, sleeping behavior, and physical activities; these impacts lead to obesity. This study aims to (1) describe the children's intake of energy and nutrients (KH, protein, and fat) that cause obesity during the 2021 Covid-19 pandemic, (2) describe the incidence of obesity in children during the 2021 Covid-19 pandemic, and (3) analyze the relationship between food intake and the incidence of obesity in children during the 2021 Covid-19 pandemic. This study employed a quantitative design with a cross-sectional approach. The researchers investigated the relationship between energy, carbohydrate, fat, and protein intake and obesity in children. This research was conducted at Raudhatul Mubarakah Islamic Boarding School from 31 August to 6 September 2021. This study has discovered that most of the respondents (78%) have insufficient energy intake, 23 samples (46%) have insufficient carbohydrate intake, 39 samples (78%) have insufficient fat intake, and 20 samples (40%) have sufficient protein intake. Moreover, this study has found that 22 samples (44%) are obese while 28 samples (56%) are not obese. Finally, this study has proven a relationship between protein intake and the incidence of obesity (p < 0.05). Meanwhile, energy, carbohydrate, and fat intakes do not show significant relationships with the incidence of obesity (p > 0.05).
Pendapatan keluarga serta asupan energi dan protein sebagai faktor risiko obesitas masyarakat perkotaan di Kota Banda Aceh Agus Hendra Al Rahmad; Ampera Miko; Ichsan Ichsan; Ika Fadillah
Ilmu Gizi Indonesia Vol 7, No 1 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/ilgi.v7i1.424

Abstract

Latar Belakang: Obesitas merupakan faktor risiko kematian terbesar kelima di dunia, juga berisiko pada penyakit tidak menular. Beberapa dekade terakhir, obesitas terus mengalami peningkatan terutama pada orang dewasa. Hasil RISKESDAS 2018 telah melaporkan masyarakat Aceh berusia di atas 18 tahun mempunyai prevalensi obesitas urutan kedua setelah Provinsi DKI Jakarta. Masyarakat perkotaan umumnya mempunyai pendapatan tinggi dan tingkat konsumsi energi dan zat gizi juga di atas kecukupan. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengukur hubungan pendapatan keluarga, asupan energi dan protein dengan kejadian obesitas masyarakat perkotaan di Kota Banda Aceh. Metode: Penelitian menggunakan desain case-control pada masyarakat perkotaan yang berusia di atas 18 tahun sebanyak 244 orang di Banda Aceh, pada Juni–Agustus 2021. Pengumpulan data obesitas melalui pengukuran antropometri (IMT), pendapatan keluarga melalui wawancara, dan data asupan energi dan protein menggunakan recall 1x24 jam sebanyak satu kali. Analisis data menggunakan Chi-Square. Hasil: Penelitian telah menunjukkan pendapatan keluarga memiliki hubungan dengan kejadian obesitas (p=0,007), sedangkan asupan energi dan asupan protein tidak menunjukkan hubungan dengan kejadian obesitas (p>0,05). Kejadian obesitas pada keluarga berpendapatan tinggi 2,2 kali lebih besar dibandingkan keluarga berpendapatan rendah. Kesimpulan: Kejadian obesitas pada penduduk usia di atas 18 tahun di Kota Banda Aceh memiliki keterkaitan dengan pendapatan keluarga yang tinggi.
The impact of integrating the ISO/IEC 25010 standard into the "PSG Balita" on the quality of the toddler nutritional status report data Agus Hendra Al Rahmad; Junaidi Junaidi; Nunung Sri Muliyani; Emilda Emilda
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 8, No 4 (2023): December
Publisher : Department of Nutrition at the Health Polytechnic of Aceh, Ministry of Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/action.v8i4.754

Abstract

Utilizing Android-based Information Communication Technology (ICT) is pivotal in the healthcare sector for monitoring the growth, development, and assessment of nutritional status and ensuring enhanced data quality for toddlers. The adherence to ISO/IEC 25010 standards is imperative in developing high-quality applications like "PSG Balita." This study aimed to assess the impact of the "PSG Balita" Android application, which complies with the ISO/IEC 25010 standard, on the accuracy of nutritional status data for toddlers. In 2021, a quasi-experimental design research was conducted in Banda Aceh City, with the participation of 30 nutritionists from health facilities. The data were gathered by observations and interviews, utilizing a questionnaire that assessed the aspects of timeliness, completeness, accuracy, and usefulness. The intervention involved a one-month training session utilizing the "PSG Balita" software, which is consistent with the ISO/IEC 25010 standard. Data analysis utilizing repeated-measures ANOVA indicated that the "PSG Balita" application conformed to IEC standards, demonstrating a data quality score of 82,5. The intervention greatly improved the quality of data on the nutritional condition of children under the age of five (p < 0,05). In conclusion, the "PSG Balita" application, which is based on Android and adheres to ISO/IEC 25010 standards, can improve the precision of nutritional status data for toddlers, assessed in terms of timeliness, completeness, accuracy, and usefulness.Keywords:
The relationship between menarche and nutritional status in Junior High School students in Aceh Besar. A study from 30 years of armed conflict area, Aceh, Indonesia Muhammad Yani; Azhari Azhari; Agus Hendra Al Rahmad; Farid Bastian; Teuku Muhammad Ilzana; Cut Rizka Rahmi; Andriaty, S. Nora; Adithia Chanda; Syahnaz Salsabila
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 8, No 4 (2023): December
Publisher : Department of Nutrition at the Health Polytechnic of Aceh, Ministry of Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/action.v8i4.1310

Abstract

Age at menarche is strongly associated with adolescents' nutritional status. Food insecurity is one of the factors that cause nutritional disorders. Communities living in areas of armed conflict often experience food insecurity and low levels of parental knowledge, leading to being underweight and stunting. Aceh had been plagued by armed conflict for almost three decades, which ended 23 years ago. This study aimed to measure the relationship between menarche and the nutritional status of adolescents in Aceh Besar, Aceh Province. This analytical research method used a cross-sectional survey approach. The sample consisted of 278 Junior High School (JHS) students, taken by stratified random sampling at ten of the JHS in Aceh Besar in 2021-2022. Data were collected through interviews, using questionnaires, anthropometric measurements (Weight and Height), and observations. Statistical analysis used the Chi-square test at CI 95%. 79,1% of the students' menarche was normal, and 64,7% had normal nutritional status. There was a significant relationship between age at menarche and nutritional status (p<0,05). In conclusion, menarche's age is related to adolescent girls' nutritional status at Junior High School in Aceh Besar. 
Co-Authors . Zulfan Abdul Hadi Abdul Hadi Abdul Hadi Abdul Hadi Abdul Hadi Adithia Chanda Ainun Mardiah Alamsyah, Putri Rahmah Alamsyah, Teuku Alfridsyah Alfridsyah Alfridsyah Alfridsyah Alfriedsyah Alfriedsyah Almunadia Almunadia Ampera Miko Ampera Miko Andriaty, S. Nora Annaria Annaria Annisa, Siti Fainurryzky Anshory, Jamil Apripin Ahmad Aripin Ahmad, Aripin Arnisam Arnisam Asma Asma Azhari Azhari Binti Firdaus, Shausan Cut Affianijar Cut Aja Nuraskin Cut Rizka Rahmi Darwitri, Darwitri Dedy Rusmawar Devi Utari Dewi, Silfia Dini Junita Dwi Lestari Een Nuraenah Effendy, Nurul Hajmi Emilda AS, Emilda AS Emilda Emilda Emilda, Emilda Erwandi Erwandi Erwandi Erwandi Eva Fitriyaningsih Eva Fitriyaningsih Evi Zahara Fadjri, T Khairul Fadjri, T. Khairul Fahmi Hafid Fajarna, Farah Farid Bastian Farida Hanum Fauziati, Mirna Halimatussakdiah Halimatussakdiah Herry Imran Hizir Sofyan Husnul Khotimah Ichsan Ichsan Ichsan Ichsan Ichsan Ichsan Ika Fadillah Ika Fadillah Ilzana, Teuku Muhammad Imran, Herry Indah Yusra Indra Kurniawan Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Junita, Dini Kalsumy, Umi Kaluku, Khartini Khazanah, Wiqayatun Kusuma Wardani, Dyah Ayu Lia Lajuna Lina Lina M. Nur Dewi Kartikasari Mahjuri Mahjuri Masyudi Masyudi Maulidiya, Rizki Mohammad Muljohadi Ali Mudatsir Mudatsir Muhammad Yani Niakurniawati Niakurniawati Noni Zakiah Nora Usrina Nora Veri Nunung Sri Muliyani Nunung Sri Muliyani Nunung Sri Mulyani Nunung Sri Mulyani Nurbaiti Nurbaiti Nurlaili Ramli Putri, Isnaini Rachmawati Rachmawati Rahmi, Maulianur Raihan Raihan Rasidah Rasidah, Rasidah Ratna Wilis Ratna Wilis Ratna Wilis Ratu Laili Amelia Raudatul Jannah Reca Reca Rini Handayani Rosa Galica Gita Gressia Rosi Novita Safwan Safwan, Safwan Salsabila, Jeumpa Syahrana Sembiring, Rinawati Shavira, Najwa Silvia Wagustina, Silvia Sudiarto, Dwi Suryana Suryana Suryana Suryana Syahnaz Salsabila T Khairul Fadjri T Khairul Fajri T. Khairul Fadjri T. Khairul Fadjri T. Khairul Fadjri T. Khairul Fadjri Taufik Hidayat Tri Yuliyani Trini Sudiarti Ummul Hijriah Usman, Said Utami, Kurniati Dwi Wiqayatun Khazanah Wiyasa, I Wayan Arsana Yulia Fitri Yulia Fitri Yuniwati, Cutyuniwati