Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Formulasi Kebijakan Akselerasi Rata-Rata Lama Sekolah (Rls) Di Kabupaten Muara Enim Purnomo, Purnomo; Fitriani, Yulia; Royda, Royda; Sardin, Sardin; Saripah, Iip; Hyangsewu, Pandu; Rosmia, Ade Romi
Jurnal Integritas Serasan Sekundang Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Integritas Serasan Sekundang
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah KabupatenMuara Enim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan sangat penting untuk mengembangkan sumber daya manusia dan pertumbuhan sosial ekonomi suatu wilayah. Rata-rata Lama Sekolah (RLS) merupakan salah satu cara untuk mengukur pembangunan manusia dilihat dari lamanya penduduk usia 25 tahun menyelesaikan pendidikan. Studi ini berfokus pada Kabupaten Muara Enim, yang memiliki RLS yang lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional dan provinsi, dengan tujuan mengevaluasi kebijakan yang dapat mempercepat peningkatan RLS. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-eksploratori, dengan proses pengumpulan data melalui studi dokumentasi (RLS, kemiskinan, pendidikan, fasilitas sekolah yang berasal dari BPS), wawancara/FGD, dan observasi lapangan terbatas di enam kecamatan yang dijadikan sampel untuk mewakili daerah tersebut. Hasil studi ini menunjukkan bahwa kebijakan berbasis wilayah harus mencakup pengembangan infrastruktur pendidikan, peningkatan pemberdayaan gender, dan revitalisasi pendidikan vokasi dan nonformal untuk mendorong Rata-rata Lama Sekolah (RLS) yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Muara Enim berada di Kuadran II (Kemiskinan Relatif Rendah, RLS Rendah), menunjukkan bahwa masalah utama yang menghambat peningkatan RLS adalah kendala struktural sisi penawaran (supply-side) atau kurangnya sekolah, bukan keterbatasan ekonomi rumah tangga. Kesimpulan penelitian ini menyajikan usulan kerangka kebijakan tiga pilar, yaitu Pilar Spasial (Membangun Satuan Sekolah Baru/Sekolah Satu Atap dan memastikan daerah tertinggal menerima transportasi gratis), Pilar Gender dan Kapabilitas (advokasi anti pernikahan dini dan beasiswa tindakan afirmatif), dan Pilar Non-Formal (revitalisasi PKBM digital dan integrasi pendidikan kesetaraan dan pelatihan vokasi untuk orang dewasa).
Co-Authors Agustina Alfauzain Ambar Mudigdo Amilda Andriani, Rita Benya Asmadi Alsa Azzahra, Rumaisha Br Manurung, Anastasya Cucu Sukmana, Cucu Damayanti, Ester Claudya Dewi Puspita Sari Dian Novita Djumrianty, Desloehal Dwi Arianto, Dwi Erik Saut H Hutahaean, Erik Saut H Fadhila, Washi Fadillah, Zalfa Eka Nurul Fata Nidaul Khasanah Fatullah, Naufal Fauzan, Efran Febrieta, Ditta Febrietta, Ditta Gina , Fathana Gina, Fathana Handam Dewi, Siti Hermawan, Liza Gardyanie Hyangsewu, Pandu Iip Saripah, Iip Iklila Aulia, Akza Indradewa, Rhian Ismail, M. Tarmizi Ismail, Tarmizi Johannes Bastira Ginting Kartini, Apriani Dwi Khairul Amri Marlina Sari Marsa Saisan, Desfa Gempata Merida, Sarita Candra Mira Sekar Arumi Monica, Inez Muhamad Uyun Muhammad Fajar, Fahmi Mutamam, Mohamad Hadi Ali Nike Kamarubiani Ningsih , Ike Utia Nugraha, Andreas Corsini Widya Nugraha, Susiana Nuraini, Vivi Meida Nurfitriani, Aisyah Nurhaliza, Danya Nurika Utada, Nabila Nurisa, Indah Perdhana , Timorora Sandha Permatasari, Wahyuning Tyas Pertiwi, Yuarini Wahyu Pratama, Hirda Ronggo Pratiwi, Anggraini Wulan Purnomo Purnomo Purnomo, Desri Naya Dewi Putra, Deni Maisa Putri, Nabila Amelia Putri, Thania Alfathya Reizky Maharani Rosmia, Ade Romi Royda Royda, Royda S, Buenita Sabillah, Lintang Asri Sarasati, Budi Sardin Sari, Elen Nofita Sari, Wina Diana Setyo Ferry Wibowo Shaumagita, Yolanda Rasya Simanullang, Andry Sormin, Nurhidayati Sukiani, Sukiani Thamrin, Djuni Usep Suhud Uswatun Hasanah Uyun, Muhammad Virdiananda, Fattah Azhimi Virlyana, Adinda Wahyu Pertiwi, Yuarini Wijaya, Catherine Putri Yistiani, Ajeng Yulia Anita Yulia Fitriani Zakiah, Ajeng Fitri