Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

POTENSI BAHASA INDONESIA DALAM PANGGUNG GLOBAL: ANALISIS PELUANG DAN TANTANGAN Siregar, Koriatul Jannah; Lubis, Ghania Dhia Ulhaq; Silalah, Sarina Septiani; Nainggolan, Lidya Revalina; Bangun, Mayketrin Br; Chairunisa, Hera
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.29620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi Bahasa Indonesia dalam konteks global, menyoroti peluang dan tantangan yang terkait. Dengan mempertimbangkan perkembangan teknologi dan tren internasional, kami mengeksplorasi bagaimana Bahasa Indonesia dapat menjadi aset penting dalam berbagai bidang seperti bisnis, pendidikan, dan kebudayaan. Penelitian ini menggunakan literature review atau desain studi pustaka. Fokus utama pada penelitian ini adalah menggali wawasan yang mendalam melalui analisis naratif dan deskriptif. Melalui analisis, artikel ini berupaya memperkuat pemahaman tentang posisi Bahasa Indonesia dalam lingkungan multibahasa global, serta memberikan pandangan terhadap langkah-langkah yang dapat diambil untuk memanfaatkan potensi penuhnya sambil mengatasi tantangan yang muncul. Hasilnya menunjukkan bahwa Bahasa Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang di panggung global. Namun, terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi dan diatasi oleh masyarakat dan pemerintah Indonesia, termasuk tantangan terkait dengan pengembangan kurikulum, promosi internasional, dan kebijakan bahasa. Implikasi praktis dari temuan ini meliputi perlunya strategi komunikasi yang lebih efektif dan dukungan yang kuat dari berbagai pemangku kepentingan untuk memajukan peran Bahasa Indonesia di panggung global.
LITERATURE REVIEW: BIPA (BAHASA INDONESIA PENUTUR ASING) SEBAGAI UPAYA INTERNASIONALISASI BAHASA INDONESIA Simbolon, Santa Olivia Sharon; Purba, Sunita Karin; Annisa, Al-Murizka; Puandra, Esti Miska; Everyanti, Ida Cathy; Chairunisa, Hera
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.29623

Abstract

Bahasa Indonesia telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari di Indonesia dan memiliki peran penting dalam mempertahankan identitas budaya bangsa. BIPA adalah program keterampilan belajar berbahasa Indonesia yang dikhususkan bagi penutur asing, mulai dari berbicara, menulis, membaca, dan mendengarkan. Penelitian ini menggunakan metode literatur review yang memiliki struktur atau tahapan yang berbeda dengan penelitian eksperimental atau survei. Penelitian ini berfokus penelitian kualitatif dengan pendekatan sekunder tentang bahasa Indonesia sebagai penutur asing sebagai upaya internasionalisasi bahasa Indonesia. Desain penelitian ini digunakan bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang topik tertentu dengan menelaah berbagai perspektif dan temuan dari studi-studi terdahulu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa BIPA dapat menjadi salah satu cara efektif untuk menginternasionalisasi bahasa Indonesia, memperkuat diplomasi kebudayaan, dan mendukung keaktifan serta pemahaman lintas budaya oleh pelajar BIPA.
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA PROPOSAL PENELITIAN MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Lubis, Borkat; Chairunisa, Hera; Purba, Vandem Samuel; Batubara, Muhammad Sevat Azra; Rangkuti, Salman Rasyid; Sagala, Noviola Sari Kusuma; Siregar, Ahmad Ali Antoni; Pasaribu, Robin
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.36228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan berbahasa Indonesia yang terjadi dalam penulisan proposal penelitian mahasiswa Universitas Negeri Medan. Kesalahan yang dijelaskan meliputi ejaan, penggunaan tanda baca, pemilihan kata (diksi), dan struktur kalimat. Data dikumpulkan dari proposal penelitian 15 mahasiswa dari berbagai fakultas di Universitas Negeri Medan. Hasilnya menunjukkan bahwa kesalahan tanda baca adalah yang paling dominan, disusul oleh kesalahan ejaan, diksi, dan struktur kalimat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan keterampilan menulis mahasiswa akademik serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan bahasa yang benar sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).
REPRODUKSI KEKUASAAN DAN IDEOLOGI KEAGAMAAN DALAM FILM TUHAN, IZINKAN AKU BERDOSA : ANALISIS WACANA KRITIS Nanda Tri Wardana Pasaribu; Fiza Anjani; Stevani Mahdalena Naibaho; Hera Chairunisa
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v10i2.1309

Abstract

Film is a powerful medium in shaping, maintaining, or challenging social and ideological structures. Tuhan, Izinkan Aku Berdosa (2024), directed by Hanung Bramantyo, adapts the controversial novel Tuhan, Izinkan Aku Menjadi Pelacur! by Muhidin Dahlan, critically examining the reproduction of power and religious ideology. This study analyzes how religious ideology and power structures are represented and reinforced through narratives, dialogue, and visual elements. Using Critical Discourse Analysis (CDA) by Teun A. van Dijk, the research focuses on social context, particularly how power dynamics and religious ideology shape societal structures and individual agency. Adopting a qualitative descriptive approach, data were collected through documentation techniques, including dialogue transcription, visual analysis, and contextual interpretation. Findings indicate that religious ideology functions as a tool of social control, where religious leaders, such as Abu Darda, maintain dominance and suppress dissent. The protagonist, Kiran, initially conforms to religious norms but faces injustices—sexual violence, betrayal, and abuse—that push her to challenge religious structures. Her choice to enter prostitution is not mere moral decline but an act of resistance against religious hypocrisy and power reproduction. This study concludes that film effectively constructs and critiques dominant ideological narratives, highlighting the intersection of gender, power, and religious discourse while illustrating the stigmatization and oppression of those who deviate from religious norms. These findings contribute to media and cultural studies by emphasizing how religious ideology in film reinforces or critiques power structures in society. by emphasizing how religious ideology in film can either reinforce or critique power structures in society.
Kepribadian Tokoh Sato Reang pada Novel Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong Karya Eka Kurniawan: Psikoanalisis Carl Gustav Jung Pratama, Rangga Kari; Hadi, Wisman; Ritonga, Mara Untung; Chairunisa, Hera
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/134221-019883

Abstract

This research aims to reveal the factors that influence the formation of the character Sato Reang’s personality and to analyze the structure and dynamics of his personality based on Carl Gustav Jung’s psychoanalytic theory. This research employs a descriptive qualitative method using a literary psychology approach. The data source is the novel Anjing Mengeong Kucing Menggonggong by Eka Kurniawan. Data collection techniques include intensive reading, note-taking, and interpretation using Jungian psychoanalysis as the analytical tool. The findings show that Sato Reang’s personality formation is influenced by repressive social and religious experiences since childhood, particularly his relationships with authoritarian figures and the imposition of religious values. These experiences give rise to inner conflicts and shape a resistant personality that is deeply involved in a search for meaning. Psychologically, Sato’s ego develops reflectively with a dominant introverted attitude and the functions of feeling and intuition. His personal unconscious is dominated by paternal and religious complexes, while his collective unconscious reveals a rebellious persona, a destructive shadow, and an incomplete journey toward the self. His personality dynamics reflect the principles of equivalence, entropy, progression, and regression, indicating psychic tension resulting from the conflict between inner needs and social pressures. Thus, the character of Sato Reang represents an individual who fails to complete the individuation process due to persistent trauma and repression within his psychic structure.Keywords: Jungian psychoanalysis, consciousness, unconsciousness, personality dynamics, Sato Reang.
Konstruksi Ideologi Dalam Wacana Video “Darurat Militer”; Analisis Wacana Kritis Pendekatan Norman Fairclough Ester Reviani Manullang; Hera Chairunisa; Syairal Fahmy Dalimunthe
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Mei: Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v5i2.7187

Abstract

This study analyzes the discourse surrounding the declaration of a military emergency in Indonesia, focusing on digital media content, particularly videos produced by content creator Ferry Irwandi. This research employs Norman Fairclough's Critical Discourse Analysis (CDA) framework to uncover the ideological constructions and power relations embedded in the discourse. Three videos analyzed include "Dalang Demo dan Mencegah Darurat Militer," "Indonesia (Tidak) Gelap?" and "Berani Masuk Penjara, Ferry Irwandi Bawa Video Bongkar Dalang Kericuhan Demo." The study highlights how media frames the crisis, power dynamics, and societal roles during demonstrations. The findings indicate that media not only conveys information but also shapes public opinion, influences existing political ideologies, and challenges dominant narratives constructed by the government and mainstream media.
NILAI-NILAI BUDAYA DALAM TRADISI MANGAIN MASYARAKAT BATAK TOBA DI KELURAHAN TUK-TUK SIADONG :KAJIAN ANTROPOLOGI SASTRA Tunggul Hamonangan Malau; Hera Chairunisa
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48731

Abstract

This study aims to describe the cultural values ​​in the Mangain tradition of the Toba Batak people through traditional utterances spoken during the Mangain ceremony. The analysis was conducted using Edward Djamaris's theory of cultural values ​​to uncover the messages contained in the utterances. This study is a qualitative study with a descriptive approach that aims to systematically describe the facts and phenomena found in the field. The data collection technique used is the interview technique, which was chosen to obtain in-depth and comprehensive data. In its implementation, the researcher interviewed three sources, namely traditional leaders, community elders, and individuals who had been directly involved in the Mangain tradition. The results of the study indicate that the Mangain tradition contains various cultural values, including cultural values ​​in the relationship between humans and God, the relationship between humans and nature, the relationship between humans and society, the relationship between humans and other humans, and the relationship between humans and themselves.
Co-Authors Al Husna, Saiba Aldina, Dayang Amalia, Mazaya Anhar, Ina Annisa, Al-Murizka Arianto, Tomi Ayu Nadira Wulandari Bangun, Mayketrin Br Batubara, Muhammad Sevat Azra Butar-Butar, Marlise Henjelina Calvin Ginting Canda, Elis Chesio, Muhammad Rafli Dalimunthe, Fitri Zalita Dava Frasetiya Deo, Yohanna Ester Reviani Manullang Everyanti, Ida Cathy Fiza Anjani Galingging, Anna Theresia Br Gaol, Heri Manotas Lumban Gea, Mayland Gibran Srg, M. Khalil Gultom, Deviany Valeria Halimatun Sakdiah, Halimatun Hamdani, Almanna Fikri Handoko, Muhammad Rasyid Fikri Harahap, Resti Amelya Harahap, Sanjaya Hasibuan, Hikmah Sakinah Hikmah Sakinah Hasibuan Hutapea, Ayuta Setia Indhira, Indhira Irmanda, Sania Ita Khairani Junita Karlina Karimah, Maulidea Khairunisa, Khairunisa Limayasi, Chaterine Nimas Lisa Anggraini Lubis, Aidil Azhary Lubis, Borkat Lubis, Ghania Dhia Ulhaq Lubis, Winny Meilita Mahaga Tarigan, Calvin Manik, Jelly Rohani MARA UNTUNG RITONGA, MARA UNTUNG Mendrofa, Cindi Oktavia Muhammad Bahrul Ilmi, Muhammad Bahrul Muhammad Safei MUHARRINA HARAHAP, MUHARRINA Nadiyah Nadiyah Naila, Najwa Nainggolan, Dian Apriansyah Nainggolan, Lidya Revalina Nanda Tri Wardana Pasaribu Nasution, Naswa Dwi Putri Nobel, Nobel Arta Zalukhu Nova Lestari Dalimunthe Nurmaningsih, Nurmaningsih Nurul , Nurul Atikah Pardede, Meisyara Rivandi Pasaribu, Parlindungan Pasaribu, Robin Pertiwi, Ayu Amelia Pratama, Rangga Kari Puandra, Esti Miska Purba, Sunita Karin Purba, Vandem Samuel Puri, Diah Ryscha Putri, Rita Ivanka Pratama Rangkuti, Salman Rasyid Rendy Tarigan Rosa, Rosa Putri Theresia Sinaga Safira, Dira Safitri, Nisa Sagala, Noviola Sari Kusuma Salsabila, Azura Sakhi Salsabila, Cinta Sebayang, Elisa Br Siagian, Martino Bijeloys Siallagan, Lasenna Sihombing, Christian Johansen Silalah, Sarina Septiani Silalahi, Selvina Simanjuntak, Nadia Costarika Simbolon, Santa Olivia Sharon Sinaga, Cony Carolin Sinaga, Nur Intan Siregar, Ahmad Ali Antoni Siregar, Dean Siregar, Hanfiandi Akbar Siregar, Koriatul Jannah Siregar, Muhammad Khalil Gibran Siti Aisah Siti Sahara Sitinjak, Reyvaldo Gilbert Stevani Mahdalena Naibaho Sukma, Ayman Human Syafitri, Aura Mutasyifa Syaifullah NST, Sarah Putri Syairal Fahmy Dalimunthe Tari, Rizky Kurnia Tarigan, Meilyca Br Tarigan Ica Tobing, Brigita Etika S Lumban Tunggul Hamonangan Malau Wisman Hadi