Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PERMASALAHAN IPA DI SD: ANTARA STRATEGI GURU NON-LINEAR VS PERSEPSI NEGATIF SISWA Puspita Sekar Fadilah; Devi Novitasari Anggraini; Farras Sakhira; Vita Fathurroyyan; Khoirunnisa
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9426

Abstract

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan mata pelajaran penting dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, keterampilan memecahkan masalah, dan rasa ingin tahu siswa sekolah dasar. Namun, kenyataannya banyak siswa memandang IPA sebagai pelajaran yang sulit dan membosankan, sehingga motivasi belajar mereka rendah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi pembelajaran yang diterapkan oleh guru non-linear guru yang latar belakang pendidikannya tidak sesuai dengan bidang IPA dalam mengubah persepsi kesulitan siswa terhadap pembelajaran IPA di SD Negeri 171/1 Bajubang Laut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah seorang guru kelas V berlatar belakang pendidikan ekonomi serta siswa kelas V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru non-linear mampu merancang dan menerapkan berbagai strategi pembelajaran, seperti eksperimen sederhana, pengamatan lingkungan, penggunaan media digital (video animasi dan PowerPoint), serta permainan kuis berhadiah untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan belajar siswa. Strategi ini mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan kontekstual, sehingga siswa lebih aktif dan mudah memahami konsep-konsep IPA yang bersifat abstrak. Meskipun demikian, persepsi sebagian siswa mengenai kesulitan materi IPA tetap muncul pada materi yang bersifat teoritis, sehingga diperlukan variasi strategi pembelajaran yang lebih intensif dan penggunaan alat peraga konkret. Penelitian ini menegaskan bahwa profesionalitas guru, kreativitas, dan kemampuan berinovasi lebih menentukan keberhasilan pembelajaran dibandingkan linearitas bidang pendidikan. Dengan strategi yang tepat, guru non-linear mampu menciptakan pembelajaran IPA yang efektif, bermakna, dan menggembirakan bagi siswa sekolah dasar.
Pengembangan Media DIA-VAR (Diorama Variasi Augmented Reality) Menggunakan Assemblr Edu pada Kelas IV Sekolah Dasar Indah Khoirunnisa; Desy Rosmalinda; Ifna Mutia
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.10344

Abstract

This study aims to develop and determine the potential feasibility of the DIA-VAR (Diorama Variation Augmented Reality) learning media using the Assemblr Edu platform for the subject matter of Diverse Landforms and their relation to Professions in Grade IV of Elementary School. The necessity of this media emerged from an analysis identifying low student engagement and the limited use of interactive digital technology in visualizing abstract IPAS (Science and Social Studies) concepts. The development process follows the systematic ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The final product is designed to combine a physical diorama with interactive Augmented Reality (AR) features. This study’s primary objective is to produce a media that is theoretically valid, highly practical, and provides an effective, contextual solution to enhance students' comprehension and motivation toward IPAS material
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MYSTERY BOX BERBANTUAN QR CODE PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA MATA PELAJARAN IPAS KELAS V SEKOLAH DASAR Anggun Saptiani; Faizal Chan; Khoirunnisa
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11879

Abstract

This study was motivated by the limited use of interactive learning media in science and social studies (IPAS), particularly in teaching the human digestive system in Grade V elementary school. Learning activities were still dominated by lectures and textbooks, resulting in low student engagement and difficulties in understanding abstract concepts. This research aimed to develop a Mystery Box learning media assisted by QR Code that meets the criteria of validity and practicality. The study employed a Research and Development (R&D) approach using the 4-D model (Define, Design, Develop, and Disseminate). The research was conducted at SD Negeri 182/I Hutan Lindung involving expert validators, teachers, and Grade V students. Data were collected through observation, interviews, validation questionnaires, and practicality questionnaires. The validation results indicated that the media was categorized as very valid, with a score of 96.66% from media experts, 96.66% from material experts, and 100% from language experts. The practicality test showed that the teacher’s response reached 94.28%, categorized as very practical. These findings demonstrate that the QR Code-assisted Mystery Box media is feasible and practical to be implemented in IPAS learning on the human digestive system topic in Grade V elementary school.
KONSENTRASI DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI KELAS IV SEKOLAH DASAR Silvia Maharani; Yantoro Yantoro; Khoirunnisa Khoirunnisa; Deka Ismi Mori Putra
Jurnal Muara Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Muara Pendidikan Vol 9 No 1 Juni 2024
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/mp.v9i1.2080

Abstract

The aim of this research is to determine the effect of concentration and interest in learning on student learning outcomes in Mathematics learning in class IV of Rengas Condong 13/I State Elementary School. Quantitative research methods (ex post facto) and purposive sampling techniques are the sampling techniques used by researchers, with data collection techniques in the form of questionnaire instruments. The research results explain: 1) the partial test results of X1 against Y found tcount > ttable, namely 5.297 > 2.086 and the Sig value 0.000 < 0.05 with a percentage of 58.4% (moderate category); 2) the partial test results of X2 against Y found tcount > ttable, namely 5.409 > 2.086 and the Sig value 0.000 < 0.05 with a percentage of 59.4% (moderate category); 3) the results of the simultaneous test X1 and X2 againts Y ound that Fcount > Ftable, namely 19.917 > 3.522 and the Sig value 0.000 < 0.05 with a percentage of 67.7% (moderate category). The results of hypothesis testing from this research reveal that concentration and interest in learning influence student learning outcomes in Mathematics learning in class IV SDN 13/I Rengas Condong.
Analisis Permasalahan Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Puspitri Mayangsari; Khoirunnisa Khoirunnisa; Rayi Arista Mukti; Thera Dies Yunizha; Della Enjelina; Irfan Irfan; Risdalina Risdalina
Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP)
Publisher : ELRISPESWIL - Lembaga Riset dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiepp.v4i2.415

Abstract

Kurikulum Merdeka telah diperkenalkan sebagai inisiatif untuk meningkatkan relevansi dan efektivitas pendidikan di Sekolah Dasar (SD). Namun, implementasinya di lapangan menghadapi berbagai tantangan, terutama dari segi keterbatasan sumber daya dan pemahaman guru terkhusus guru yang sudah berusia tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan yang dihadapi oleh guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SD. Dalam penelitian ini, digunakan metode kualitatif. Instrumen pengumpulan data yang dipakai meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi/foto. Kegiatan pengumpulan data dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung melalui jadwal yang telah terjadwal sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tantangan yang dihadapi SD Negeri 34/I Teratai dalam penerapan kurikulum merdeka, minimnya pengetahuan personal guru terkait kemerdekaan belajar, adanya kebijakan seluruh siswa naik kelas, tidak memiliki patokan khusus dalam penentuan materinya, kesulitan menyusunan modul ajar dan desain pembelajaran, serta kesulitan dalam melakukan evaluasi pembelajaran.  Pelatihan bagi guru secara rutin dapat membantu mengatasi permasalahan yang diidentifikasi dan memastikan keberhasilan penerapan Kurikulum Merdeka di tingkat SD.
Analisis Problematika Penerapan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Silvi Anjeliani; Lusi Dwi Yanti; Siti Aisyah; M. Riski Saputra; Khoirunnisa Khoirunnisa; Risdalina Risdalina
Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP)
Publisher : ELRISPESWIL - Lembaga Riset dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiepp.v4i2.416

Abstract

Pengenalan Kurikulum Merdeka Belajar (KMB) sebagai upaya pembaruan dalam pendidikan Indonesia menandai langkah penting dalam mengatasi tantangan perkembangan zaman. Namun, penerapan Kurikulum Merdeka di lapangan sering kali dihadapkan pada sejumlah kendala. Penelitian ini bertujuan untuk memahami tantangan dalam menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar di SD Negeri 121/I Muara Singoan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang kendala-kendala yang dihadapi dalam implementasi kurikulum tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat beberapa problematika dalam penerapan kurikulum merdeka termasuk kesulitan dalam penyusunan modul ajar, kurangnya pemahaman mengenai konsep kurikulum merdeka, dan kesulitan dalam mengembangkan model pembelajaran berbasis Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Selain itu, guru juga jarang menggunakan media dan alat peraga dalam pembelajaran karena keterbatasan sumber daya dan keterampilan dalam pembuatan alat peraga. Diperlukan upaya lebih lanjut dalam memberikan pelatihan dan sumber daya kepada guru untuk meningkatkan efektivitas implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di sekolah dasar.
Problematika Pembelajaran IPAS dalam Kurikulum Merdeka Denada Viqri; Lara Gesta; M. Fattur Rozi; Arini Syafitri; Andy Makarim Falah; Khoirunnisa Khoirunnisa; Risdalina Risdalina
Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP)
Publisher : ELRISPESWIL - Lembaga Riset dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiepp.v4i2.419

Abstract

Kurikulum Merdeka menawarkan berbagai kesempatan belajar ekstrakurikuler, dengan konten yang dirancang secara optimal untuk memberikan siswa banyak kesempatan untuk memperkuat dan mengeksplorasi topik. Untuk lebih memenuhi kebutuhan dan minat siswa mereka, guru dapat menyesuaikan pelajaran mereka dengan memilih dari berbagai alat bantu instruksional. Kurikulum merdeka sendiri menampilkan pembaruan dari kurikulum sebelumnya, khususnya di bidang IPA dan IPS menjadi IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial). Tujuan mempelajari sains dalam kurikulum ini adalah untuk menumbuhkan keterampilan inkuiri, memahami diri sendiri dan lingkungannya, serta memperluas pengetahuan dan konsep pembelajaran. Minat alami siswa tentang dunia di sekitar mereka terusik oleh pendidikan ilmiah. untuk menyadari peristiwa yang terjadi di sekitarnya.
Persepsi Guru terhadap Penerapan Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar Nara Mayangsari; Khoirunnisa Khoirunnisa; Dewi Fitria; Sobrini Fauziah; Nadila Putri Rizkia; Verny Nur Hoiriyah; Muhammad Wasito
Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP)
Publisher : ELRISPESWIL - Lembaga Riset dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiepp.v4i2.433

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi guru terhadap penerapan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap guru SD yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran IPAS. Hasil penelitian menunjukkan variasi dalam persepsi guru terhadap Kurikulum Merdeka, termasuk tantangan dan manfaat yang mereka alami dalam penerapannya. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana guru memandang dan menghadapi perubahan kurikulum dalam konteks pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar.
Pengembangan Media Reatmart (Ready to Smart) sebagai Alat Bantu Membaca Permulaan di Sekolah Dasar Risdaliani; Irma Suryani; Khoirunnisa; Risdalina
Inovasi Sekolah Dasar: Jurnal Kajian Pengembangan Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2024): Inovasi Sekolah Dasar: Jurnal kajian Pengembangan Pendidikan
Publisher : Universitas Sriwijaya in Collaboration with HDPGSDI (Himpunan Dosen PGSD Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jisd.v11i1.15

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) Mendeskripsikan langkah-langkah pengembangan media Reatmart (Ready to Smart) sebagai alat bantu membaca permulaan di sekolah dasar, (2) Mendeskripsikan kevalidan media ajar Reatmart (Ready to Smart) sebagai alat bantu membaca permulaan di sekolah dasar, (3) Mendeskripsikan kepraktisan media Reatmart (Ready to Smart) sebagai alat bantu membaca permulaan di sekolah dasar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan berupa media Reatmart sebagai alat bantu membaca permulaan di sekolah. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model pengembangan DDD-E (decide, design, develop, evaluate). Data penelitian diperoleh dari validasi materi,validasi media serta diperoleh juga data dari angket respon guru dan wawancara peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa validasi dari penilaian ahli materi memperoleh nilai rata-rata 4,17 dengan kategori valid, dari penilaian ahli media memperoleh nilai rata-rata 4,71 dengan kategori sangat valid. selanjutnya hasil dari penilaian angket respon guru memperoleh nilai rata-rata 4,77. Kepraktisan juga dilihat dari respon peserta didik, dapat diartikan bahwa media Reatmart sangat praktis digunakan sebagai alat bantu membaca permulaan. Berdasarkan hasil penelitian yang dapat didapatkan dapat disimpulkan bahwa media Reatmart sebagai alat bantu membaca permulaan di sekolah dasar ini sangat valid dan praktis. Media Reatmart (Ready to Smart) yang dikembangkan layak digunakan dalam proses belajar membaca.
Workshop Pembuatan Asesmen Formatif Pembelajaran Literasi dan Numerasi pada Transisi PAUD-SD Menyenangkan di Sekolah Dasar Silvina Noviyanti; Hendra Budiono; Akhmad Fikri Rosyadi; Violita Zahyuni; Khoirunnisa Khoirunnisa
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21370

Abstract

Transisi dari Pendidikan Anak Usia Dini ke SD merupakan perubahan penting bagi anak-anak. Asesmen formatif pada masa transisi ini merupakan periode yang sangat penting diantaranya berupa asesmen formatif literasi dan numerasi. Keyataannya tidak banyak guru yang mempu membuat asesmen formatif literasi dan numerasi pada Transisi PAUD-SD. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan guru dalam pembuatan asesmen formatif pembelajaran literasi dan numerasi pada transisi PAUD-SD menyenangkan di sekolah dasar. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab dan latihan terbimbing membuat asesemen formatif literasi dan numerasi. Diakhir kegiatan dilakukan evaluasi untuk melihata pemahaman peserta kegiatan. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya tingkat kepuasan peserta yangditunjukkan dengan rata-rata skor penilaian yang tinggi pada tingkat kepuasan peserta dengan rata-rata 90,5%. Berdasarkan hasil kegiatan workshop pembuatan asesmen formatif pembelajaran literasi dan numerasi pada transisi PAUD-SD menyenangkan di sekolah dasar dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini memberikan nilai tambah dan pengetahuan terkiat dengan pembuatan asesmen formatif pembelajaran literasi dan numerasi. Kegiatan pengabdian ini perlu adanya tindak lanjut yanf berkaitan dengan implementasi langsung dikelas 1 yang menjadi bagian dari transisi PAUD-SD, sehingga memberikan dampak langsung dari pelatihan yang telah dilakukan
Co-Authors Afdil Airindu zahratul fajriah Alif Nurkholyah Alifa Dwi Meiyana Amna Ali Andi Gusmaulia Eka Putri Andin Ersa Putri Andy Makarim Falah Anggia Tri Agustina Anggun Saptiani Anisa Saryanti Annisa Rahmadhani Apriliansyah irsan zati arif alfiqri Arini Syafitri Arrum Dwi Wahyuni Asti Amalia Sari Audy Mita Amelina Aulia Rasyifa Azizah Islamiyah Cahya Karinna Chan, Faizal Cindy Deka Ismi Mori Putra Delan niatra Della Enjelina Della Puspita Denada Viqri Desi Kornia Sari Desy Rosmalinda Deva Merlin Claudia Devi Novitasari Anggraini Dewi Fitria Dhesinta Adelya Dwi Nirmala Putri Dwita Resky Ayu Eko Kuntarto Eko Kuntarto Ester Sinurat Fadhilah Raihani Faizal Chan Faizal Chan Farras Sakhira Febi Fajriah Fina Parsyamiati Hafiza Hanatasya Putri Rahman Hendra Budiono Hendra Hendra Husnul Khatimah Ibremi Br Ginting Ifna Mutia Intan Marsela Intan Widya Sari Ira Destria Midasmara Irfan Irfan Irma Sintiya Safitri Irma Suryani Ismi Luthfya Balqis Kaysa Ananda Kristina Oktavia s Lara Gesta Lativa Nur Afriyeni Liana Fitri Liansyah Fitra Lusi Dwi Yanti M. Fattur Rozi M. Miftahul Ulum M. Riski Saputra Marsya Maulidia Alqanita Mega Afriani Sihite Mei Seven Panjaitan Muh Ramadhani Mubaraq Muhammad Sofwan Muhammad Wasito Muhtar Mochamad Solihin Mutiara Ratu Nirmala Nadila Putri Rizkia Nanda Putri Dewi Nara Mayangsari Nova Eliza Nuraini Kumala Suri Nurjanah Nurjanah Nurmalia Dewi Nurzat Ali Nuzul Rahmadani Oliver Chelsea Sitanggang Pinta Uli Panjaitan Puspita Sekar Fadilah Puspitri Mayangsari Putri Patricia Novelina Purba Rahma Andini Sasaki Rahmad Halomoan Raihan Andri Setiawan Rayhan Febriansyah Putra Rayi Arista Mukti Revina Voseka Revina Rian Priyadi Risdaliani Risdalina Romian Perangin-angin Rosyadi, Akhmad Fikri Ryka Ayu Lestari Salsa Puspa Divani Salsabila Zahira Salsabilla Rahma Junita Selsha Juliana Dwi Putri Sentia Fita Ama Septian Alya Hustria Shayla Naina Fikria Shelfi Maydini Shofy Ilaina Silvi Anjeliani Silvia Maharani Silvina Noviyanti Siti Aisyah Siti Habibah Siti Rahayu Sobrini Fauziah Sofinatun hasanah Suci Hayati Syahrial, Syahrial Tetty Barokah Thera Dies Yunizha Tiara Aisyah Ananta Tias Nuraini Tya Noviyanti Ulya Vanni Sulastri Dewi Rumapea Verny Nur Hoiriyah Vita Fathurroyyan Vivi Sahwitri Agustin Widia Lestari Manurung Yantoro, Y Zahro Lailaturrohmah Zahyuni, Violita ⁠Nis Rina Awalia Salsa Bila