Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS PADA MATERI RANTAI MAKANAN DAN EKOSISTEM DI SEKOLAH SD 13/1 Apriliansyah irsan zati; Delan niatra; Airindu zahratul fajriah; Sofinatun hasanah; Khoirunnisa
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2026): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9303

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Project Based Learning (PBL) model in science education (IPAS) and its impact on the understanding and learning activities of fifth-grade students at SDN 13/1 Batanghari. The study was conducted over two weeks using observation and semi-structured interviews with 26 students of class V B. The results indicate that the implementation of PBL, combined with video media and collaborative activities, can enhance conceptual understanding, active participation, and students’ teamwork skills. Learning became more engaging, contextual, and fostered scientific attitudes. Therefore, PBL is proven effective in developing students’ independence, responsibility, and critical thinking skills in the topics of food chains and ecosystems.
ANALISIS PERMASALAHAN IPA DI SD: ANTARA STRATEGI GURU NON-LINEAR VS PERSEPSI NEGATIF SISWA Puspita Sekar Fadilah; Devi Novitasari Anggraini; Farras Sakhira; Vita Fathurroyyan; Khoirunnisa
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9426

Abstract

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan mata pelajaran penting dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, keterampilan memecahkan masalah, dan rasa ingin tahu siswa sekolah dasar. Namun, kenyataannya banyak siswa memandang IPA sebagai pelajaran yang sulit dan membosankan, sehingga motivasi belajar mereka rendah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi pembelajaran yang diterapkan oleh guru non-linear guru yang latar belakang pendidikannya tidak sesuai dengan bidang IPA dalam mengubah persepsi kesulitan siswa terhadap pembelajaran IPA di SD Negeri 171/1 Bajubang Laut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah seorang guru kelas V berlatar belakang pendidikan ekonomi serta siswa kelas V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru non-linear mampu merancang dan menerapkan berbagai strategi pembelajaran, seperti eksperimen sederhana, pengamatan lingkungan, penggunaan media digital (video animasi dan PowerPoint), serta permainan kuis berhadiah untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan belajar siswa. Strategi ini mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan kontekstual, sehingga siswa lebih aktif dan mudah memahami konsep-konsep IPA yang bersifat abstrak. Meskipun demikian, persepsi sebagian siswa mengenai kesulitan materi IPA tetap muncul pada materi yang bersifat teoritis, sehingga diperlukan variasi strategi pembelajaran yang lebih intensif dan penggunaan alat peraga konkret. Penelitian ini menegaskan bahwa profesionalitas guru, kreativitas, dan kemampuan berinovasi lebih menentukan keberhasilan pembelajaran dibandingkan linearitas bidang pendidikan. Dengan strategi yang tepat, guru non-linear mampu menciptakan pembelajaran IPA yang efektif, bermakna, dan menggembirakan bagi siswa sekolah dasar.
Pengembangan Media DIA-VAR (Diorama Variasi Augmented Reality) Menggunakan Assemblr Edu pada Kelas IV Sekolah Dasar Indah Khoirunnisa; Desy Rosmalinda; Ifna Mutia
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.10344

Abstract

This study aims to develop and determine the potential feasibility of the DIA-VAR (Diorama Variation Augmented Reality) learning media using the Assemblr Edu platform for the subject matter of Diverse Landforms and their relation to Professions in Grade IV of Elementary School. The necessity of this media emerged from an analysis identifying low student engagement and the limited use of interactive digital technology in visualizing abstract IPAS (Science and Social Studies) concepts. The development process follows the systematic ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The final product is designed to combine a physical diorama with interactive Augmented Reality (AR) features. This study’s primary objective is to produce a media that is theoretically valid, highly practical, and provides an effective, contextual solution to enhance students' comprehension and motivation toward IPAS material
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MYSTERY BOX BERBANTUAN QR CODE PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA MATA PELAJARAN IPAS KELAS V SEKOLAH DASAR Anggun Saptiani; Faizal Chan; Khoirunnisa
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11879

Abstract

This study was motivated by the limited use of interactive learning media in science and social studies (IPAS), particularly in teaching the human digestive system in Grade V elementary school. Learning activities were still dominated by lectures and textbooks, resulting in low student engagement and difficulties in understanding abstract concepts. This research aimed to develop a Mystery Box learning media assisted by QR Code that meets the criteria of validity and practicality. The study employed a Research and Development (R&D) approach using the 4-D model (Define, Design, Develop, and Disseminate). The research was conducted at SD Negeri 182/I Hutan Lindung involving expert validators, teachers, and Grade V students. Data were collected through observation, interviews, validation questionnaires, and practicality questionnaires. The validation results indicated that the media was categorized as very valid, with a score of 96.66% from media experts, 96.66% from material experts, and 100% from language experts. The practicality test showed that the teacher’s response reached 94.28%, categorized as very practical. These findings demonstrate that the QR Code-assisted Mystery Box media is feasible and practical to be implemented in IPAS learning on the human digestive system topic in Grade V elementary school.
KONSENTRASI DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI KELAS IV SEKOLAH DASAR Silvia Maharani; Yantoro Yantoro; Khoirunnisa Khoirunnisa; Deka Ismi Mori Putra
Jurnal Muara Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Muara Pendidikan Vol 9 No 1 Juni 2024
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/mp.v9i1.2080

Abstract

The aim of this research is to determine the effect of concentration and interest in learning on student learning outcomes in Mathematics learning in class IV of Rengas Condong 13/I State Elementary School. Quantitative research methods (ex post facto) and purposive sampling techniques are the sampling techniques used by researchers, with data collection techniques in the form of questionnaire instruments. The research results explain: 1) the partial test results of X1 against Y found tcount > ttable, namely 5.297 > 2.086 and the Sig value 0.000 < 0.05 with a percentage of 58.4% (moderate category); 2) the partial test results of X2 against Y found tcount > ttable, namely 5.409 > 2.086 and the Sig value 0.000 < 0.05 with a percentage of 59.4% (moderate category); 3) the results of the simultaneous test X1 and X2 againts Y ound that Fcount > Ftable, namely 19.917 > 3.522 and the Sig value 0.000 < 0.05 with a percentage of 67.7% (moderate category). The results of hypothesis testing from this research reveal that concentration and interest in learning influence student learning outcomes in Mathematics learning in class IV SDN 13/I Rengas Condong.
Analisis Permasalahan Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Puspitri Mayangsari; Khoirunnisa Khoirunnisa; Rayi Arista Mukti; Thera Dies Yunizha; Della Enjelina; Irfan Irfan; Risdalina Risdalina
Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP)
Publisher : ELRISPESWIL - Lembaga Riset dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiepp.v4i2.415

Abstract

Kurikulum Merdeka telah diperkenalkan sebagai inisiatif untuk meningkatkan relevansi dan efektivitas pendidikan di Sekolah Dasar (SD). Namun, implementasinya di lapangan menghadapi berbagai tantangan, terutama dari segi keterbatasan sumber daya dan pemahaman guru terkhusus guru yang sudah berusia tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan yang dihadapi oleh guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SD. Dalam penelitian ini, digunakan metode kualitatif. Instrumen pengumpulan data yang dipakai meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi/foto. Kegiatan pengumpulan data dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung melalui jadwal yang telah terjadwal sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tantangan yang dihadapi SD Negeri 34/I Teratai dalam penerapan kurikulum merdeka, minimnya pengetahuan personal guru terkait kemerdekaan belajar, adanya kebijakan seluruh siswa naik kelas, tidak memiliki patokan khusus dalam penentuan materinya, kesulitan menyusunan modul ajar dan desain pembelajaran, serta kesulitan dalam melakukan evaluasi pembelajaran.  Pelatihan bagi guru secara rutin dapat membantu mengatasi permasalahan yang diidentifikasi dan memastikan keberhasilan penerapan Kurikulum Merdeka di tingkat SD.
Analisis Problematika Penerapan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Silvi Anjeliani; Lusi Dwi Yanti; Siti Aisyah; M. Riski Saputra; Khoirunnisa Khoirunnisa; Risdalina Risdalina
Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP)
Publisher : ELRISPESWIL - Lembaga Riset dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiepp.v4i2.416

Abstract

Pengenalan Kurikulum Merdeka Belajar (KMB) sebagai upaya pembaruan dalam pendidikan Indonesia menandai langkah penting dalam mengatasi tantangan perkembangan zaman. Namun, penerapan Kurikulum Merdeka di lapangan sering kali dihadapkan pada sejumlah kendala. Penelitian ini bertujuan untuk memahami tantangan dalam menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar di SD Negeri 121/I Muara Singoan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang kendala-kendala yang dihadapi dalam implementasi kurikulum tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat beberapa problematika dalam penerapan kurikulum merdeka termasuk kesulitan dalam penyusunan modul ajar, kurangnya pemahaman mengenai konsep kurikulum merdeka, dan kesulitan dalam mengembangkan model pembelajaran berbasis Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Selain itu, guru juga jarang menggunakan media dan alat peraga dalam pembelajaran karena keterbatasan sumber daya dan keterampilan dalam pembuatan alat peraga. Diperlukan upaya lebih lanjut dalam memberikan pelatihan dan sumber daya kepada guru untuk meningkatkan efektivitas implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di sekolah dasar.
Problematika Pembelajaran IPAS dalam Kurikulum Merdeka Denada Viqri; Lara Gesta; M. Fattur Rozi; Arini Syafitri; Andy Makarim Falah; Khoirunnisa Khoirunnisa; Risdalina Risdalina
Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP)
Publisher : ELRISPESWIL - Lembaga Riset dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiepp.v4i2.419

Abstract

Kurikulum Merdeka menawarkan berbagai kesempatan belajar ekstrakurikuler, dengan konten yang dirancang secara optimal untuk memberikan siswa banyak kesempatan untuk memperkuat dan mengeksplorasi topik. Untuk lebih memenuhi kebutuhan dan minat siswa mereka, guru dapat menyesuaikan pelajaran mereka dengan memilih dari berbagai alat bantu instruksional. Kurikulum merdeka sendiri menampilkan pembaruan dari kurikulum sebelumnya, khususnya di bidang IPA dan IPS menjadi IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial). Tujuan mempelajari sains dalam kurikulum ini adalah untuk menumbuhkan keterampilan inkuiri, memahami diri sendiri dan lingkungannya, serta memperluas pengetahuan dan konsep pembelajaran. Minat alami siswa tentang dunia di sekitar mereka terusik oleh pendidikan ilmiah. untuk menyadari peristiwa yang terjadi di sekitarnya.
Persepsi Guru terhadap Penerapan Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar Nara Mayangsari; Khoirunnisa Khoirunnisa; Dewi Fitria; Sobrini Fauziah; Nadila Putri Rizkia; Verny Nur Hoiriyah; Muhammad Wasito
Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP)
Publisher : ELRISPESWIL - Lembaga Riset dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiepp.v4i2.433

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi guru terhadap penerapan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap guru SD yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran IPAS. Hasil penelitian menunjukkan variasi dalam persepsi guru terhadap Kurikulum Merdeka, termasuk tantangan dan manfaat yang mereka alami dalam penerapannya. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana guru memandang dan menghadapi perubahan kurikulum dalam konteks pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar.
Co-Authors Afdil Airindu zahratul fajriah Alif Nurkholyah Alifa Dwi Meiyana Andi Gusmaulia Eka Putri Andin Ersa Putri Andy Makarim Falah Anggun Saptiani Anisa Saryanti Annisa Rahmadhani Apriliansyah irsan zati arif alfiqri Arini Syafitri Arrum Dwi Wahyuni Asti Amalia Sari Aulia Rasyifa Azizah Islamiyah Chan, Faizal Deka Ismi Mori Putra Delan niatra Della Enjelina Della Puspita Denada Viqri Desy Rosmalinda Devi Novitasari Anggraini Dewi Fitria Dhesinta Adelya Dwita Resky Ayu Eko Kuntarto Eko Kuntarto Fadhilah Raihani Farras Sakhira Fina Parsyamiati Hafiza Hanatasya Putri Rahman Hendra Budiono Hendra Hendra Ibremi Br Ginting Ifna Mutia Intan Marsela Intan Widya Sari Ira Destria Midasmara Irfan Irfan Kristina Oktavia s Lara Gesta Lativa Nur Afriyeni Liana Fitri Liansyah Fitra Lusi Dwi Yanti M. Fattur Rozi M. Miftahul Ulum M. Riski Saputra Mei Seven Panjaitan Muh Ramadhani Mubaraq Muhammad Sofwan Muhammad Wasito Nadila Putri Rizkia Nanda Putri Dewi Nara Mayangsari Nova Eliza Nurjanah Nurjanah Nurmalia Dewi Nurzat Ali Pinta Uli Panjaitan Puspita Sekar Fadilah Puspitri Mayangsari Rahma Andini Sasaki Rahmad Halomoan Raihan Andri Setiawan Rayhan Febriansyah Putra Rayi Arista Mukti Rian Priyadi Risdalina Salsa Puspa Divani Salsabila Zahira Salsabilla Rahma Junita Shelfi Maydini Shofy Ilaina Silvi Anjeliani Silvia Maharani Siti Aisyah Siti Rahayu Sobrini Fauziah Sofinatun hasanah Suci Hayati Syahrial, Syahrial Tetty Barokah Thera Dies Yunizha Tiara Aisyah Ananta Tias Nuraini Ulya Verny Nur Hoiriyah Vita Fathurroyyan Vivi Sahwitri Agustin Yantoro, Y Zahro Lailaturrohmah ⁠Nis Rina Awalia Salsa Bila