Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Penguatan Literasi dan Numerasi Anak Migran melalui Pendekatan Etnomatematika di SB-SIKL Malaysia Kumalasari, Annisa Wahyu; Salma, Fima Nursalnia; Legowo, Yogi Ageng Sri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 9 (2025): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i9.3389

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi, numerasi, kreativitas, serta karakter budaya anak-anak migran Indonesia di SB At-Tanzil Serdang, Malaysia melalui penerapan pendekatan etnomatematika dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata Kolaborasi Internasional (KKN-KI). Kegiatan dilaksanakan selama 28 hari dengan melibatkan empat program utama, yaitu permainan etnomatematika (engklek, ular tangga, dan Wordwall), media 3D Kuliner Nusantara berbasis Profil Pelajar Pancasila (P5), puzzle PKN × Matematika, serta pelatihan Tari Gambang Suling. Metode yang digunakan adalah participatory action research dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Evaluasi kuantitatif dilakukan melalui pre-test dan post-test serta pengisian angket menggunakan skala Likert lima tingkat untuk mengukur perubahan sikap, motivasi belajar, dan apresiasi budaya. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan pada semua indikator pembelajaran, dengan rata-rata kenaikan skor post-test sebesar 98%. Nilai rata-rata hasil angket meningkat dari kategori “cukup” menjadi “sangat baik”, menandakan penguatan motivasi, rasa ingin tahu, dan kebanggaan budaya peserta. Secara kualitatif, siswa menunjukkan peningkatan kerja sama, disiplin, serta ekspresi positif terhadap warisan budaya Indonesia. Hasil ini membuktikan bahwa integrasi etnomatematika dengan evaluasi berbasis skala Likert efektif sebagai media pembelajaran humanis, kontekstual, dan transformatif yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan karakter anak migran Indonesia di lingkungan multikultural Malaysia.
Pengenalan Makanan Tradisional dan Peningkatan Rasa Cinta Tanah Air melalui Materi Etnomatematik pada Siswa SD Negeri Genuk 01 Yogi Ageng Sri Legowo; Waskito Aji; Muhammad Muhammad; Dwi Aizah; Rio Dwi Permana
Jurnal Kemitraan Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember : Jurnal Kemitraan Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/jkm.v2i4.2739

Abstract

Traditional food is a national asset. It not only serves as a source of energy for the community, but also serves as a form of food security, an economic driver, a source of healthy food, and a culture steeped in noble values. The widespread consumption of unhealthy foods by students, especially elementary school students, is one of the reasons for this outreach activity. The health issues surrounding junk food must be addressed by offering healthy alternatives, such as traditional foods. Traditional food is not only related to food, but can also be linked to ethnomathematics, where culture in the form of food is studied from a mathematical perspective. Elementary school students not only consume traditional foods but also interpret these foods in mathematical contexts, such as geometry and numbers. In this way, students will be able to visualize mathematical elements not only when reading math textbooks but also when consuming traditional foods that are part of their daily environment. Despite their traditional nature, students actually enjoy some traditional foods. This is a frequent conflict between the current generation and traditional culture. They better understand how to prepare traditional foods, appreciate the richness of local culture, and develop a love for their culture and homeland.
EKSPLORASI MEDIA 3D KULINER NUSANTARA UNTUK PENGUATAN ELEMEN MENGENAL DAN MENGHARGAI BUDAYA PADA PESERTA DIDIK DI SB AT-TANZIL MALAYSIA Annisa Wahyu Kumalasari; Ridha Sarwono; Yogi Ageng Sri Legowo; Kholis
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41484

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of using 3D interactive Student Worksheets (LKPD) with the theme of Indonesian culinary in strengthening the elements of recognizing and appreciating culture in students at SB At-Tanzil Malaysia. This type of research is quantitative descriptive with a one-group pretest-posttest design involving 10 elementary school students. Data were collected using a validated Likert-scale questionnaire and covered three main aspects, namely cognitive, affective, and psychomotor. The results showed an increase in the average score from 4.17 in the pretest to 4.55 in the posttest with an N-Gain value of 0.50 which is included in the moderate category. The normality test using Shapiro–Wilk showed that the data were normally distributed (p > 0.05), while the paired t-test showed a significant difference between before and after treatment (sig < 0.05). These results indicate that the use of 3D interactive LKPD is effective in improving students' understanding and appreciation of culture through physical activities such as cutting, folding, and sticking traditional culinary models. Theoretically, this research strengthens the concept of Ethnodigital Pedagogy in the form of non-digital manual media that can simultaneously integrate the cognitive, affective, and psychomotor domains. Practically, the results of this study can serve as an alternative contextual learning medium to foster Indonesian identity and cultural pride in foreign schools
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS 3 Agustin, Clara Rizkina; Legowo, Yogi Ageng Sri
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i1.9307

Abstract

Mathematics instruction at the elementary school level often encounters obstacles related to limited student involvement, underdeveloped teamwork skills, and inadequate critical thinking abilities, which ultimately affect learning achievement. These challenges were observed among third-grade students at Batursari 5 Elementary School. To address this situation, the Student Team Achievement Divisions (STAD) Cooperative Learning model was applied, emphasizing structured collaboration within diverse student groups. This study aimed to investigate the impact of the STAD model on students’ mathematics learning outcomes. An experimental approach with a one-group pretest–posttest design was employed. The participants consisted of 25 students from class IIIA. Data were obtained through a 20-item mathematics achievement test. Data analysis involved descriptive statistical techniques and inferential analysis using a paired sample t-test. The results indicated an improvement in the average score from 71.20 prior to treatment to 80.56 after the implementation of the STAD model. Statistical testing yielded a significance value of 0.000 at the 0.05 level, confirming a significant difference between pretest and posttest results. These findings suggest that the application of the STAD Cooperative Learning model effectively enhances students’ mathematics learning outcomes. ABSTRAKPembelajaran matematika di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, terutama terkait partisipasi siswa yang belum optimal, kemampuan kolaborasi yang kurang terasah, serta rendahnya pengembangan berpikir kritis dan sikap ilmiah. Kondisi tersebut ditemukan pada siswa kelas III SD Negeri Batursari 5 dan berdampak pada capaian hasil belajar matematika. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah penerapan model Cooperative Learning tipe Student Team Achievement Divisions (STAD), yang menekankan pembelajaran melalui kerja kelompok heterogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan model STAD terhadap hasil belajar matematika siswa. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan eksperimen menggunakan desain one-group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa kelas IIIA. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar matematika sebanyak 20 soal. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji inferensial berupa paired sample t-test. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata siswa dari 71,20 sebelum perlakuan menjadi 80,56 setelah penerapan model STAD. Pengujian hipotesis menghasilkan nilai signifikansi 0,000 pada taraf 0,05, yang menandakan adanya perbedaan bermakna antara hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran STAD memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas III.
Strategi Guru Pendidikan Pancasila dalam Menanamkan Nilai Pancasila melalui Pembelajaran Kontekstual di SMP Negeri 1 Paguyangan M Lutfi Baehaqi; Mieke Mindyasningrum; Eky Risqiana; Yogi Ageng Sri Legowo
Jambura Journal Civic Education Vol 6, No 1 (2026): Vol.6 No.1 Mei 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jacedu.v6i1.38197

Abstract

A contextual approach to learning emphasizes the effort to connect instructional content with the realities of students’ lived experiences. Through this approach, students are encouraged to integrate the knowledge they acquire with their everyday experiences, making the learning process more relevant, meaningful, and applicable to real-life situations. This study employed a descriptive qualitative approach to explore in depth how Pancasila Education teachers implement strategies to instill Pancasila values through learning activities oriented toward real-life contexts. Data were collected through direct observation and interviews. The data were then analyzed systematically through the stages of filtering, organizing, and interpreting information to obtain a comprehensive understanding of classroom learning practices and teachers’ efforts to strengthen students’ understanding of Pancasila values. The findings indicate that teachers implement strategies for instilling Pancasila values through a comprehensive learning approach that is contextually relevant and grounded in students’ real experiences. In this process, teachers do not merely focus on students’ cognitive understanding of concepts but also integrate affective and psychomotor aspects. Consequently, learning activities contribute to the holistic development of students’ attitudes, character, and social skills. Overall, the strategies employed by Pancasila Education teachers to instill Pancasila values through contextual learning include role modeling, habituation, group work, collaboration, deliberation, and the distribution of responsibilities
Pengaruh Media TAKALINTAR (Tabel Perkalian Pintar) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Perkalian Matematika Kelas IV SD N Wonoyoso Wulan Anjani; Nimas Puspitasari; Yogi Ageng Sri Legowo
WASPADA (Jurnal Wawasan Pengembangan Pendidikan) Vol 12, No 2 (2024): WASPADA
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education of Undaris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/waspada.v12i2.1173

Abstract

This research aims to determine whether or not there is an influence of the use of takalintar media (smart multiplication tables) on students' critical thinking skills in fourth grade Mathematics multiplication material at SD N Wonoyoso. This research uses a quantitative approach with the Quasi Experimental Design method with the research design used The Nonequivalent Control Group Design. The variables in this research are the independent variable with symbol X, namely Takalintar media and the dependent variable with symbol Y, namely critical thinking ability. The population in this study was the fourth grade students at Wonoyoso State Elementary School, totaling 48 students. The sample was selected using purposive sampling involving all class IV, namely class IVA with 24 students as the control class (not receiving treatment) and class IVB with 24 students as the experimental class (receiving treatment). The data collection technique uses tests to measure the critical thinking abilities of class IV students through several tests including validity tests, reliability tests, normality tests and homogeneity tests, then data analysis techniques using the t test. The results of the research show that the calculated t value is greater than the t table (5.468 > 2.01063), so it can be concluded that Ho is rejected and Ha is accepted, which means "There is an influence of Takalintar media on students' critical thinking abilities in mathematics multiplication material for class IV at Wonoyoso State Elementary School.Keywords: Takalintar Media, students' critical thinking ability
Analisis Kesulitan Belajar pada Siswa Kelas IV dalam Menentukan Ide Pokok Bacaan Naratif Teks di Mi Ma’arif Beji Fath Yusuf Iskhaqy; Atrianing Yessy Wijayanti; Yogi Ageng Sri Legowo
WASPADA (Jurnal Wawasan Pengembangan Pendidikan) Vol 12, No 2 (2024): WASPADA
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education of Undaris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/waspada.v12i2.603

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya beberapa siswa yang mengalami kesulitan belajardalam menentukan ide pokok bacaan naratif teks. Fokus penelitiannya yaitu menganalisis faktor kesulitanbelajar siswa kelas IV dalam menentukan ide pokok bacaan naratif teks di MI Ma’arif Beji. Tujuanpenelitian ini untuk mendeskripsikan faktor kesulitan belajar siswa kelas IV dalam menentukan ide pokokbacaan naratif teks.Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian iniyaitu Guru kelas IV dan siswa kelas IV MI Ma’arif Beji yang berjumlah 11 siswa. Teknik penelitian yangdigunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data hasil penelitian tersebut dianalisismenggunakan pendekatan analisis deskriptif dengan menggunakan metode Triangulasi teknik. Penelitianini dilaksanakan pada tanggal 15 November 2023.Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa faktor yang menyebabkan siswa mengalami kesulitanbelajar yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal (kurang minat membaca, kurangnyamotivasi, perbedaan kemampuan membaca, latar belakang pengetahuan, dan faktor eksternal (kondisi ruangkelas, rasa bosan, dan gangguan dari teman).Kata kunci: Kesulitan belajar siswa, Ide Pokok Bacaan Naratif Teks
Pengembangan Media Pop-Up Book Bercerita pada Mata Pelajaran IPAS, Siswa Kelas IV SD Negeri Genikan Indah Ayu Nugraheni; Nimas Puspitasari; Yogi Ageng Sri Legowo
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4326

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji proses pengembangan media pop-up book berbasis cerita pada pembelajaran IPAS kelas IV SD, menilai kelayakan produk, serta melihat pengaruhnya terhadap pemahaman siswa. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahapan meliputi identifikasi masalah, pengumpulan data, perancangan, validasi ahli, revisi, dan uji coba terbatas. Penelitian dilaksanakan pada 29–30 April 2026 di SD Negeri Genikan dengan melibatkan 10 siswa kelas IV. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan angket, kemudian dianalisis secara deskriptif persentase serta didukung data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan media ini mampu menjawab kesulitan belajar yang bersifat abstrak. Validasi ahli materi memperoleh 87% dan ahli media 92%, sedangkan uji coba menghasilkan efektivitas 89,4% dengan kategori sangat baik. Perpaduan cerita dan visual tiga dimensi membantu siswa memahami konsep lebih konkret, meningkatkan minat, serta keterlibatan belajar. Guru disarankan memanfaatkan media ini sebagai variasi pembelajaran. Kebaruan terletak pada integrasi narasi dan visual 3D. Media ini juga berpotensi dikembangkan ke bentuk digital, diterapkan pada mata pelajaran lain, serta diteliti lebih lanjut dengan cakupan subjek lebih luas untuk melihat dampaknya terhadap kreativitas dan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan media pop-up book yang lebih interaktif, melibatkan jumlah subjek yang lebih besar, serta menguji efektivitasnya dalam jangka panjang terhadap hasil belajar, motivasi, dan kemampuan kolaboratif siswa pada berbagai jenjang pendidikan.
PENGARUH PENGGUNAAN REALISTIC MATHEMATIC EDUCATION BERBANTUAN MEDIA VIDEO TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI KALIKAYEN KECAMATAN UNGARAN TIMUR KABUPATEN SEMARANG Nensi Trisna Wati; Ridha Sarwono Sarwono; Yogi Ageng Sri Legowo
Jurnal Reflektif Vol 2 No 4 (2026): Reflektif: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : YAYASAN PADHANG MANAH SIBYAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Penggunaan Realistic Mathematic Education Berbantuan Media Video Terhadap Pemahaman Konsep Matematika Siswa Sekolah Dasar Negeri Kalikayen Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep matematika siswa di SDN Kalikayen yang ditunjukkan dengan nilai hasil belajar sebagian siswa yang masih berada di bawah KKM. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara penerapan pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) berbantuan media video dengan pemahaman konsep dan hasil belajar matematika siswa kelas V SDN Kalikayen. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan sampel sebanyak 37 siswa kelas V yang diambil melalui teknik quasi experiment. Pengumpulan data dilakukan pada 17–19 September 2025 menggunakan skala RME berbantuan video dan instrumen pemahaman konsep hasil belajar matematika, yang kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta korelasi Pearson Product Moment. Hasil analisis deskriptif menunjukkan rata-rata nilai pretest kelas eksperimen sebesar 78,33 dan kelas kontrol sebesar 32,22, dengan pemenuhan asumsi data berdistribusi normal (sig. 0,119) dan homogen (sig. 0,203). Selanjutnya, hasil analisis korelasi Bivariate Pearson memperoleh angka koefisien korelasi $r_{\text{hitung}} = 0,758$ dengan nilai signifikansi $0,001 \ (< 0,05)$, yang berarti $H_0$ ditolak. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara penggunaan pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) berbantuan media video dengan pemahaman konsep dan hasil belajar matematika siswa kelas V SDN Kalikayen Kecamatan Ungaran Timur.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PELAKSANAAN INDEKS TATA KELOLA POLRI BERBASIS ONLINE (ITK-O) PADA POLRES SEMARANG Abdul Karim; Mohamad Tohari; Yogi Ageng Sri Legowo
JPeHI (Jurnal Penelitian Hukum Indonesia) Vol 3, No 02 (2022): Jurnal Penelitian Hukum Indonesia (JPeHI)
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/jpehi.v3i02.385

Abstract

ABSTRAK Institusi Kepolisian Republik Indonesia sedang melakukan reformasi birokrasi menuju prinsip good governance yang memenuhi unsur: kompeten, responsive, perilaku (manner), transparan, keadilan, efektivitas dan akuntabel. Namun salam melayani masyarakat masih lambat,  masih terjadi praktik korupsi,  kurang ramah dan masih membedakan antara yang satu dengan yang lainya.         Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan doktrinal dengan pendekatan non doktinal (sociolegal research), selanjutnya data dianalisis secara kualitatif deskriptif dan kuantitatif baik data internal maupun eksternal. Responden internal sebanyak 51 personil Polres dari  17 satuan dan responden ekternal sebanyak 51 orang.Hasil penelitian dari faktor internal Polres, bahwa  kondisi sosial politik wilayah Polres Semarang relatif aman dan sangat jarang terjadi koflik. Dalam mengelola sumber daya manusia dilakukan secara terbuka, dan hampir tidak ada gratifikasi, dan  dalam pendampingan hukum bagi yang bermasalah  dilakukan secara adil. Pembinaan terhadap fungsi, perencanaan, pelaksanaan kegiatan dan capaian kinerja seluruh satfung dilakukan dengan baik dan adil. Gratifikasi/korupsi tidak pernah terjadi dan telah dilakukan upaya  pencegahan dan pemberansan korupsi secara optimal. Kemudian dari faktor eksternal, bahwa masyarakat Kabupaten Semarang tahun 2022 telah memanfaatkan layanan dari Polres, keberadaan FKPM cukup efektif. Babinkamtibmas berinisiaptif dalam penyuluhan dan menegakkan hukum dilakukan cukup tinggi. Bersikap baik  dalam melayani masyarkat. Cukup cepat dalam melayani pembuatan SIM, SKCK, namun masih ada praktik korupsi dalam mengusus SIM dan proses lidik-sidik serta praktik percaloan SIM. Cukup optimal dalam mengendalikan gratifikasi/korupsi, adil dalam melayani masyarakat dan jarang terjadi konflik dalam masyarakat, kalaupun terjadi konflik pada saat pemilu masih bisa terkendali. Kemudian dalam skala penilaian Indeks Tata Kelola Online secara kuantitatif diperoleh nilai 7,88 dalam hal ini temasuk kriteria “Baik”Kata kunci: Indeks Tata Kelola, Berbasis Online, Polri Polres Semarang