Claim Missing Document
Check
Articles

UPAYA PENURUNAN KEJADIAN STUNTING MELALUI EDUKASI MANAJEMEN LAKTASI PADA IBU HAMIL DAN POST PARTUM Nurhannifah Rizky Tampubolon; Tari Audina; Nadhila Nurmaef; Yossy Garanetha; Fara Karnoni; Dinda Hirosehaya
Jurnal LENTERA Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal LENTERA
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/lentera.v3i2.243

Abstract

Lactation management is one of the promotive and preventive efforts to overcome problems in the breastfeeding process so that the benefits of breastfeeding are achieved more optimally. Providing lactation management education to pregnant and post partum women is carried out with the aim of increasing knowledge and skills of correct breastfeeding, and overcoming problems in breastfeeding, as well as the importance of breastfeeding to reduce stunting rates. Lactation management education is part of Community Service activities with the target group namely pregnant women and post partum mothers in Sri Meranti Village, Rumbai District, Pekanbaru City. Educational activities are carried out using the interactive lecture method, with educational material related to lactation management, correct breastfeeding positions, how to express breast milk, express breast milk, problems that arise during breastfeeding, breast massage, the benefits of breast milk in preventing stunting. The media used is a leaflet given to the target group. The result of this educational activity is that there is an increase in the knowledge and skills of pregnant women and postpartum women by 23%. The increase in the knowledge and skills of the target group shows the importance of conducting regular educational activities for pregnant women and post partum mothers so that they not only increase the coverage of exclusive breastfeeding, but also improve the quality of breastfeeding while preventing and reducing the incidence of stunting
CEGAH STUNTING MELALUI EDUKASI ASUPAN ZAT BESI PADA IBU HAMIL YANG BERISIKO ANEMIA DAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS Nurhannifah Rizky Tampubolon; Dita Erwinda; Fira Amalia Hanifah; Meliza Ningsih; Kenisa Nazlia Rizal; Ihan Crisna Dwi Eryo
Jurnal LENTERA Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal LENTERA
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/lentera.v3i2.266

Abstract

Anemia is a condition of the body where hemoglobin (Hb) levels in the blood are lower than normal. Anemia in pregnant women can occur due to a diet that is less diverse and unbalanced nutrition, lack of intake of foods containing iron, repeated pregnancies in a short time, pregnant women who experience chronic energy deficiency (SEZ) and iron loss when pregnant women experience infection. SEZ in pregnant women indicates that there has been malnutrition for a long period of time, which can last for several months or years. The purpose of this iron intake education activity is to increase the knowledge of pregnant women about the problems of stunting, anemia, and (SEZ) so that the risk factors for stunting can be minimized. Education is given to the target group with a personal approach, namely visiting directly to their homes, and the material is delivered using an interactive lecture method with leaflet media. The results obtained were an increase in knowledge by 48% related to the problem of anemia and chronic energy deficiency (SEZ).
Hubungan Intensitas Perilaku Merokok dan Lama Merokok Dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) Fauziah Wahyu; Darwin Karim; Nurhannifah Rizky Tampubolon
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 2 No 2 (2023): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Body Mass Index (BMI) is an important indicator of nutritional status in measuring health status. Smoking habits can have a negative impact because it can cause users to have poor nutritional status both in the form of underweight and overweight. This study aims to determine the relationship between the intensity of smoking behavior and duration of smoking with Body Mass Index (BMI). This study used a correlation descriptive design and a cross sectional approach. The research sample was 60 respondents who were taken based on inclusion criteria using total sampling technique. The analysis used was bivariate analysis using the chi-square and kolmogrov smirnov test. There were 38 respondents (63.3%) who were classified as light smokers, 47 respondents (78.3%) had habit of smoking <5 years, 28 respondents (46.7%) had normal BMI, 20 respondents had an overweight BMI, and 12 respondents had an underweight BMI. Statistical test results show that there is a significant relationship between the intensity of smoking behavior and Body Mass Index (BMI) with p value (0.043) < alpha (0.05) and there is no significant relationship between smoking duration and Body Mass Index (BMI) with p value (0.558) > alpha (0.05). The intensity of smoking behavior has a significant relationship with Body Mass Index (BMI) and duration of smoking does not have a significant relationship with Body Mass Index (BMI).
Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Dengan Kecemasan Dalam Menghadapi Menarche Satu Tahun Pertama Nada Intaniza; Nurhannifah Rizky Tampubolon; Bayhakki Bayhakki
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 2 No 2 (2023): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peristiwa   menarche   yang   tidak   disertai dengan  pemberian  informasi  atau  pendidikan kesehatan   tentang   menstruasi   atau   menarche dengan  benar  dan  tepat  akan  mengakibatkan munculnya gejala -gejala seperti ketidaksiapan, ketakutan, kecemasan, gangguan berupa pusing disminorhea, haid   tidak   teratur   dan berbagai macam gangguan lainnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif korelatif dan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 60 orang yang diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data diambil dengan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan telah memiliki validitas dan reliabilitas yang kuat yaitu 0,834 dan 0.861 dan kuesioner kecemasan memiliki validitas dan reabilitas cukup tinggi yaitu 0,93 dan 0,97. Analisis data yang digunakan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas tingkat pengetahuan menarche anak kategori baik sebanyak 34 responden (56,7%), mayoritas kecemasan dalam menghadapi menarche anak kategori sedang sebanyak 30 responden (50.0%). Berdasarkan uji statistik dibuktikan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara variabel tingkat pengetahuan dan kecemasan dalam menghadapi menarche didapatkan p value .001 < 0,05 yang artinya Hο ditolak. Kesimpulannya ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kecemasan dalam menghadapi menarche 1 tahun pertama.
Pendampingan Stimulasi Tumbuh Kembang Balita untuk Cegah Stunting dan Mengembangkan Kelekatan Orangtua-Balita di Daerah Pesisir Pekanbaru Nurhannifah Rizky Tampubolon; Yufitriana Amir; Riri Novayelinda; Ganis Indriati; Ririn Muthia Zukhra; Syeptri Agiani Putri; Deby Octaviani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i12.12532

Abstract

ABSTRAK Kejadian stunting masih menjadi masalah nasional yang salah satu upaya penanganannya melalui stimulasi perkembangan. Kelurahan Sri Meranti merupakan salah satu kelurahan yang menjadi lokus stunting di Kota Pekanbaru dan termasuk dalam kategori daerah pesisir. Masalah stunting di Kelurahan Sri Meranti terjadi karena banyak faktor antara lain, tingkat pendidikan orangtua, status ekonomi, dan pola pengasuhan yang masih kurang. Untuk melihat bagaimana status perkembangan balita menggunakan instrumen KPSP(Kuesioer Pra Skining Perkembangan), bagaimana kegiatan pendampingan stimulasi perkembangan dapat mencegah stunting dan mengembangkan kelekatan orangtua dengan balita. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan edukasi masalah stunting dan stimulasi perkembangan balita, kemudian dilanjukan dengan pendampingan stimulasi perkembangan balita. Kelompok sasaran kegiatan ini adalah orangtua yang memiliki anak balita dan kader posyandu. Mayoritas balita (80%) memiliki status perkembangan sesuai usia. Kegiatan pendampingan memberikan respon positif yaitu Ibu dari balita menjadi lebih mudah melakukan stimulasi perkembangan karena ada daftar kegiatan yang harus dilakukan dan ayah dari balita termotivasi untuk ikut terlibat dalam melakukan stimulasi perkembangan. Kegiatan pendampingan stimulasi memberikan hasil yang positif dan dapat dilanjutkan oleh kader posyandu sebagai salah satu upaya mencegah stunting. Kata Kunci: Balita, Stimulasi Perkembangan, Stunting  ABSTRACT The incidence of stunting is still a national problem, one of the efforts to deal with it is through stimulating development. Sri Meranti sub-district is one of the sub-districts that is the locus of stunting in Pekanbaru City and is included in the coastal area category. The problem of stunting in Sri Meranti Village occurs due to many factors, including parental education level, economic status and poor parenting patterns. To see how the development status of toddlers uses the KPSP instrument, how developmental stimulation assistance activities can prevent stunting and develop attachment between parents and toddlers. This activity is carried out by providing education on stunting problems and stimulating toddler development, then followed by assistance with stimulating toddler development. The target group for this activity is parents with children under five and posyandu cadres. The majority of toddlers (80%) have developmental status according to age. Mentoring activities provide a positive response, namely that mothers of toddlers find it easier to stimulate development because there is a list of activities that must be carried out and fathers of toddlers are motivated to get involved in stimulating development. Stimulation assistance activities provide positive results and can be continued by posyandu cadres as an effort to prevent stunting. Keywords: Stimulating Development, Stunting, Toddlers
KEGIATAN SENAM UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI DESA TUALANG KECAMATAN TUALANG Ari Rahmat Aziz; Yunisman Roni; Nurhannifah Rizky Tampubolon; Masrina Munawarah Tampubolon; Ahmad Kautsar; Ardilla Nurliza; Aulia Oktavia
Batara Wisnu : Indonesian Journal of Community Services Vol. 4 No. 1 (2024): Batara Wisnu | Januari - April 2024
Publisher : Gapenas Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53363/bw.v4i1.241

Abstract

This activity aims to examine the impact of the elderly gymnastics program on hypertension control in Tualang Village, Tualang District. This program involved 42 elderly participants and elderly posyandu cadres from 3 posyandu in the village. Activities carried out include exercising regularly, providing accurate information to support sports, and monitoring the impact of exercise on the health of the elderly. The results of the pre-test and post-test showed a decrease in blood pressure in the elderly who participated in gymnastics. In addition, the program also involves games and the preparation of mung bean porridge as a food component. The results of this activity revealed that the gymnastics program succeeded in increasing the knowledge and awareness of the elderly about the benefits of elderly gymnastics in handling hypertension. Exercise programs have an effect on lowering blood pressure in the elderly with hypertension. Overall, this program is considered a positive step in improving the quality of life of the elderly with hypertension in the region
Medical and surgical nurses' knowledge of Continuity of care Amaliyah, Riski; Dewi, Wan Nishfa; Tampubolon, Nurhannifah Rizky
Jurnal Keperawatan Vol. 15 No. 02 (2024): July
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jk.v15i02.30799

Abstract

Introduction: Nurses play a significant role in implementing continuity of care to reduce readmission risk. Nurses’ knowledge about continuity of care is essential to ensure that continuity of care occurs consistently. Objectives: This study aims to determine nurses’ knowledge about continuity of care. Methods: This study used a descriptive research design. The study sample comprised 95 nurses in the medical and surgical inpatient room of Arifin Achmad Hospital, who were selected using the total sampling technique. The study variables include nurses’ knowledge about continuity of care measured using a questionnaire developed by the researcher and used after validity testing. The data analysis employed for this study was descriptive analysis, which represents data in frequency and percentage. Results: The findings of this study depict that respondents' age mainly was at 19-44 years (87,4%), most of the respondents were female (78,9%), most with a diploma of nursing education background (50,5%), working experience more than 12 years (51,6%), and the majority of respondents had sufficient knowledge about continuity of care (68,4%). Conclusions: Nurses' knowledge of continuing care found in this study is adequate. These findings provide an overview of nurses' potential contribution and readiness to implement continuity of care to reduce the readmission rate. The implications of nursing knowledge on continuing care in practice will provide comprehensive and coordinated care to improve the quality of care that can improve patient’s quality of life.
PENGARUH SENAM AEROBIC LOW IMPACT TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI Leonita, Velga; Utomo, Wasisto; Tampubolon, Nurhannifah Rizky
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Keperawatan Vol 11, No 1 (2024): Edisi Januari - Juni 2024
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakSetiap tahun penyebab kematian nomor satu di seluruh dunia ialah tekanan darah tinggi atau yang dikenal sebagaihipertensi. Tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit yang lebih serius dan komplikasi lainnya.Hipertensi seringkali tidak menimbulkan gejala yang nyata, oleh karena itu sering disebut sebagai “silent killer”.Tekanan darah tinggi di seluruh dunia bervariasi dan tingkat keparahannya dapat dipengaruhi oleh faktor-faktorseperti populasi, pola makan, gaya hidup, dan faktor genetik. Maka dari itu, untuk mengontrol tekanan darah danmenghindari komplikasi berbahaya, penting untuk mengukur tekanan darah secara rutin dan menerapkan polahidup sehat. Salah satu cara menerapkan pola hidup sehat adalah dengan berolahraga. Salah satu olahraga yangdapat dilakukan bagi penderita hipertensi ialah senam aerobic low impact. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh senam aerobic low impact terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Penelitian inipenelitian eksperimen dengan bentuk Quasi Experiment Designs. Desain penelitiannya yaitu One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian dengan 20 responden. Pengambilan sampel menggunakan metode totalsampling dengan menggunakan sphygmomanometer digital. Analisis yang digunakan analisis univariat danbivariat dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini terdapat adanya penurunan tekanan darah yangsangat signifikan dengan diperoleh P value 0,001 pada nilai tekanan darah sistolik dan P value 0,001 pada nilaitekanan darah sistolik yang berarti P < 0,05 H0 ditolak. Simpulan penelitian ini adalah ada pengaruh senamaerobic low impact terhadap tekanan darah pada lansia penderita hipertensi.Kata kunci: hipertensi; lansia; senam aerobic low impact; tekanan darah.AbstractEvery year the number one cause of death worldwide is high blood pressure or known as hypertension. Highblood pressure can increase the risk of more serious diseases and other complications. Hypertension often doesnot cause noticeable symptoms, which is why it is often referred to as a “silent killer”. High blood pressurearound the world varies and its severity can be influenced by factors such as population, diet, lifestyle, andgenetic factors. Therefore, to control blood pressure and avoid dangerous complications, it is important tomeasure blood pressure regularly and adopt a healthy lifestyle. One way to implement a healthy lifestyle is toexercise. One of the sports that can be done for people with hypertension is low impact aerobic exercise. Thisstudy aims to determine the effect of low impact aerobic exercise on blood pressure in hypertensive patients. Thisresearch is experimental research with the form of Quasi Experiment Designs. The research design is one groupPretest-Posttest Design. Sample study with 20 respondents. Sampling using total sampling method using a digitalsphygmomanometer. Analysis used univariate and bivariate analysis using Wilcoxon test. A very significantdecrease in blood pressure with p value 0.001 on the value of systolic blood pressure and P value 0.001 on thevalue of systolic blood pressure which means p < 0.05 Ho rejected. The conclusion of this study there is an effectof low impact aerobic exercise on blood pressure in hypertensive patients.Keywords: hypertension, blood pressure, low impact aerobic exercise, elderly.
Hubungan Antara Self Awareness dengan Perilaku Konsumsi Gula pada Remaja Ningsih, Meliza; Tampubolon, Nurhannifah Rizky; Dewi, Yulia Irvani
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 2, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v2i1.1746

Abstract

Pendahuluan: Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa prevalensi konsumsi gula di Provinsi Riau termasuk tinggi, yaitu sebesar 129 gram per hari atau sekitar 47 kilogram per tahun. Konsumsi gula yang tinggi disebabkan oleh ketersediaan makanan dan minuman manis secara mudah, serta rendahnya kesadaran akan pentingnya pola makan dan nutrisi yang sehat. Remaja merupakan kelompok usia yang memasuki periode perkembangan yang kritis, pada fase remaja mereka mengalami perubahan dalam segala aspek, salah satunya pola makan remaja yang mencakup perilaku konsumsi gula. Konsumsi gula yang berlebihan pada remaja menjadi isu kesehatan yang sangat serius. Karena itu, pemahaman faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumsi gula pada remaja menjadi sangat penting, faktor yang berpengaruh adalah Self Awareness yaitu mencakup kemampuan remaja untuk mengidentifikasi dan memahami perasaan, emosi, kebutuhan fisik dan psikologis mereka sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Self Awareness dengan perilaku konsumsi gula pada remaja. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah remaja yang berusia 15-18 tahun sebanyak 90 responden. Analisis yang digunakan adalah uji chi square. Hasil: Analisis uji chi square menunjukkan bahwa ada hubungan antara Self Awareness dengan ketiga komponen perilaku konsumsi gula dengan p-value pengetahuan 0,000; sikap 0,003; dan tindakan 0,000 dengan α= 0.05. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara Self Awareness dengan perilaku konsumsi gula pada remaja.
Gejala Masalah Psikososial Remaja Berdasarkan Karakteristik Demografi Remaja di Pekanbaru Rizal, Kenisa Nazlia; Tampubolon, Nurhannifah Rizky; Nauli, Fathra Annis
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 2, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v2i1.1844

Abstract

Menyelesaikan krisis identitas salah satu tugas perkembangan remaja. Pengendalian perkembangan psikososial tidak baik menimbulkan gangguan perkembangan karakter pemicu gangguan psikososial. Skrining perkembangan psikososial sangat penting dilakukan. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan hasil perkembangan psikososial remaja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif melibatkan 142 sampel di SMK Negeri 2 Pekanbaru dengan teknik quota sampling. Instrumen penelitian menggunakan Pediatric Symptom Checklist (PSC-35/Y) 35 item, memiliki 3 jawaban peritemnya, dan menggunakan skala likert. Analisa data menggunakan analisa univariat. Responden terbanyak berusia 16 tahun (36,6%), berjenis kelamin laki-laki (63,4%), sebagian besar mengalami perkembangan psikososial normal (73,9%), sedangkan yang mengalami penyimpangan perkembangan psikososial sebanyak 26,1%. Penyimpangan perkembangan psikososial paling banyak terjadi pada remaja 16 tahun (28,8%), dan berjenis kelamin perempuan (42,3%). Penyimpangan perkembangan psikososial terjadi karena remaja sering ingin bersama orang tua, sering mengalami kecemasan yang berlebih, dan sering memandang rendah dirinya. Sebagian besar remaja tidak mengalami masalah perkembangan psikososial.
Co-Authors Ahmad Kautsar Al Aminuddin Al Aminuddin, Al Aminuddin Aminatul Fitri Amir, Yufitriana Ani Rahmadhani Kaban Anne Mudya Yolanda Ardilla Nurliza Arifka Uli Nur Hidayati Askerlena, Hidayati Aulia Oktavia aziz, ari rahmat Azizah Azizah Bayhakki Bayhakki Deby Octaviani Delfitri, Meri Dinda Hirosehaya Dita Erwinda Erika Erika Fadhilah Fadhilah Fara Karnoni Fathaniah, Farahiyah Fathra Annis Nauli Fauziah Wahyu Feronika, Naomi Finda, Ingla Fira Amalia Hanifah Fitri Haryanti Gustriza Erda Hutabarat, Ribka Pebriana Ihan Crisna Dwi Eryo Indriani, Dwi Nova Indriati, Ganis Indriati, Ganis Juandri, Desti Arnita Juliana, Dea Adelia Juniar Ernawaty Kaban, Ani Rahmadhani Karim, Darwin Kenisa Nazlia Rizal kholisoh, kholisoh Leonita, Velga Maria Haryanti Butar-Butar Marlin, Wulan Fauziyah Maya Ardilla Siregar Melani, Dela Meliza Ningsih Melti, Ipna Misrawati Misrawati Muhammad Rayhan Maulana Muslim Muttakhidatul Hikmah, Muttakhidatul Nababan, Merry Silvya Christine Nada Intaniza Nadhila Nurmaef Nakmaus Solikha Natasya, Saruli Ningsih, Meliza Novayelinda, Riri Nurhidayah Nurhidayah Nurul Huda Nurwahyuni Pakpahan, Jonas Letare Pramudita, Pingkan Deni Putra, Hendri Putri, Abel Aprilia Putri, Ingga Kurnialis Putri, Syeptri Agiani Rahayu, Venessa Reni Zulfitri Riri Novayelinda Riski Amaliyah, Riski Rizal, Kenisa Nazlia Rokhmani, Nikmah Rustam, Musfardi Sabri, Yelly Muthia Sari, Niken Yuniar Sari, Suci Indah Sari, Wahyu Firman Sebayang, Sabrina Nur Ramadhanty Siregar, Maya Ardilla Siti Maesaroh SRI WARDANI Suci, Erika Wice Purwani Syeptri Agiani Putri Tampubolon, Masrina Munawarah Tampubolon, Masrina Munawaroh Tari Audina Tata, Tata Vyona Aurelyn Wahyu Dwi Fatimah Wan Nishfa Dewi Wasisto Utomo Wice Purwani Suci Yesi Hasneli Yossy Garanetha Yulia Irvani Dewi Yundari, Yundari Yuniati Yuniati Yunisman Roni Zukhra, Ririn Muthia Zukhra, Ririn Muthia