Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Institutional Analysis and Development Pada Kebijakan Pupuk Bersubsidi: Studi Penyusunan RDKK di Kabupaten Bojonegoro Ismail, Hasan; Achluddin Ibnu Rochim; Na’sha Presly Caurelysia; Cindy Karunia Pratama Putri
Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Vol. 8 No. 2: Desember 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/transparansi.v8i2.4733

Abstract

(Institutional Analysis and Development in Subsidized Fertilizer Policy: A Study of RDKK Preparation in Bojonegoro Regency) Penelitian ini membahas implementasi kebijakan pupuk bersubsidi di Kabupaten Bojonegoro dengan fokus pada proses penyusunan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) sebagai tahap krusial dalam menentukan akurasi distribusi pupuk kepada petani. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan mengunakan Model Institutional Analysis and Development sebagai pisau analisi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat antusiasme tinggi dari petani terhadap program subsidi, proses penyusunan RDKK masih menghadapi berbagai tantangan struktural dan administratif. Hambatan tersebut meliputi rendahnya tingkat pendidikan petani, usia lanjut, ketidaktahuan dalam pengisian formulir, serta keterbatasan jumlah penyuluh pertanian yang menyebabkan ketergantungan tinggi dan beban kerja berlebih. Selain itu, integrasi data kependudukan yang buruk antarinstansi menyebabkan banyak petani gagal terdaftar dalam sistem E-RDKK, sehingga tidak memperoleh alokasi pupuk bersubsidi. Ketimpangan data ini berimplikasi pada ketidaktepatan perencanaan dan alokasi pupuk, yang dapat memicu konflik sosial di tingkat lokal. Oleh karena itu, dibutuhkan perbaikan integrasi sistem E-RDKK, peningkatan jumlah penyuluh secara porposional dan peningkatan kapasitas petani. Abstract This study examines the implementation of the subsidized fertilizer policy in Bojonegoro Regency, with a particular focus on the preparation process of  the Definitive Plan for Group Needs (RDKK) as a crucial stage in ensuring the accuracy of fertilizer distribution to farmers. Employing a qualitative approach, the research utilizes Institutional Analysis and Development as an analytical lens. The findings reveal that despite high enthusiasm among farmers for the subsidy program, the RDKK formulation process continues to face numerous structural and administrative challenges. These include low levels of education among farmers, advanced age, limited knowledge in completing required forms, and an insufficient number of agricultural extension officers, resulting in high dependency and excessive workloads. Furthermore, the poor integration of population data across government institutions has led to the exclusion of many eligible farmers from the E-RDKK system, preventing them from receiving subsidized fertilizer allocations. This data inconsistency undermines planning accuracy and allocation fairness, potentially triggering local-level social conflicts. Therefore, improvements are needed in the integration of the E-RDKK system, proportional increases in the number of agricultural extension officers, and capacity-building initiatives for farmers.
PENGEMBANGAN DESA WISATA BERBASIS MASYARAKAT COMMUNITY BASED TOURISM (CBT) DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATA DESA CANDI PARI KECAMATAN PORONG KABUPATEN SIDOARJO Ramadhani, Khofifah Andhiatama; Widiyanto, M. Kendry; Ismail, Hasan
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 5 No. 06 (2025): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/praob.v5i06.2539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tentang keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan program pengembangan Community Based Tourism di Kabupaten Sidoarjo serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan program pengembangan Wisata Candi Pari di Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo, yang berdasarkan 5 Aspek Dimensi menurut teori Suansri (2003). Lima aspek dimensi ini terdiri dari Dimensi Ekonomi, Dimensi Sosial, Dimensi Lingkungan, Dimensi Budaya, Dimensi Politik. Penelitian ini mengadopsi metode penelitian kualitatif, dengan menggabungkan sumber data primer dan sekunder. Data diperoleh melalui teknik pengumpulan seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul akan dianalisis melalui tahap pengumpulan data, penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian ini menujukan bahwa pengembangan Community Based Tourism (CBT) tentang penyelenggaraan kepariwisataan sebagai upaya pengembangan sektor wisata di Kabupaten Sidoarjo telah berjalan dengan cukup baik. Pengembangan tersebut telah memberikan dampak positif yang signifikan, seperti peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, perbaikan fasilitas pariwisata Candi Pari, dan peningkatan kesadaran masyarakat akan potensi destinasi pariwisata untuk peningkatan ekonomi dengan cara berjualan oleh-oleh khas Candi Pari di daerah tersebut. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa hambatan yang perlu diatasi guna meningkatkan efektivitas dan dampak positif dari pengembangan tersebut. Hal ini termasuk kesenjangan dalam distribusi manfaat, perlunya pengelolaan sumber daya yang lebih efektif, dan peningkatan responsivitas pengembangan terhadap perubahan dan kebutuhan masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa sementara pengembangan sektor wisata Candi Pari di Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo telah mencapai beberapa keberhasilan, masih ada ruang untuk perbaikan. Dengan mengatasi hambatan-hambatan ini dan terus melakukan evaluasi serta penyesuaian sesuai dengan dinamika dan kebutuhan yang berkembang, diharapkan pengembangan ini dapat memberikan dampak yang lebih besar dan berkelanjutan bagi pengembangan pariwisata di Desa Candi Pari Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo.
The Enhancing Postharvest Quality and Market Access: Adopting Integrated Ozone-Cold Storage Technology for Smallholder Farmers' Hygienic Produce Ismail, Hasan
Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Asosiasi Dosen Pengembang Masyarajat (ADPEMAS) Forum Komunikasi Dosen Peneliti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/engagement.v10i1.2152

Abstract

Background: This community service program addresses the critical agricultural challenges of post-harvest loss in Asmorobangun Village, Kediri, specifically rapid product spoilage, inadequate storage, and unstable market prices. The focus is on introducing accessible technological solutions to farmers for hygienic post-harvest handling. Purpose of the Study: The purpose of this program is to implement and evaluate the effectiveness of ozone technology combined with cold storage in reducing post-harvest losses. The objectives are to extend the shelf life of horticultural products, improve their market quality, and empower farmers through participatory training and application. Methods: The implementation used a participatory approach, actively involving farmers in all stages: problem identification, socialization, design and assembly of a corona discharge–type ozone generator and cold storage units, equipment testing, technical training, and field assistance. Results: The combined use of ozone and cold storage significantly extended product shelf life—by 2–3 days at room temperature and up to 3–4 weeks with cold storage. The technology effectively maintained freshness, color, and texture while being user-friendly and eco-friendly. Farmers responded positively due to its economic benefits and improved product marketability. The program successfully established a replicable model for sustainable post-harvest management in similar farming communities.
ANALISIS PENINGKATAN USAHA MIKRO KREATIF DESA BEJIJONG MELALUI PESONA WISATA BUDAYA Amelia; M. Kendry Widianto; Hasan Ismail
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 10 No. 1 (2025): MAY
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/fpb.v10i1.3550

Abstract

This study aims to analyze cultural-based tourism development strategies as an effort to enhance creative micro-enterprises in Bejijong Village, Trowulan District, Mojokerto Regency. The village possesses rich cultural and historical heritage from the Majapahit Kingdom, which serves as the main attraction for cultural tourism, including sites such as Brahu Temple, Siti Inggil Hermitage, and the Sleeping Buddha Statue. This research employs a qualitative approach using observation, in-depth interviews, and documentation techniques, with data analyzed through the SWOT method. The results indicate that cultural tourism development has a significant impact on local economic growth through the formation of a culture-based MSME ecosystem. Development strategies that are rooted in local potential and cultural wisdom values encourage active community participation in environmental preservation, social empowerment, and income improvement. The SWOT analysis places Bejijong Village in an aggressive strategy position, meaning it can maximize internal strengths and external opportunities to promote sustainable growth. These findings highlight the importance of integrating cultural preservation with the strengthening of the local economy in the development of cultural tourism villages.
Co-Authors Achluddin Ibnu Rochim Adi Atmoko Ahmad Bayu Dwi Rahman Amelia Andika Bagus Nur Rahma Putra, Andika Bagus Nur Rahma Anshori, Mohamad Isa Avita Ayu Permanasari Aya Shofia Mufti Ayanti, Bio Putri Budi Wibowotomo Cindy Karunia Pratama Putri D. Jupriono, D. Eny Hastuti, Eny Erma Surya Yuliana Erwin Komara Mindarta Falah, Moh Zainul Fuad Indra Kusuma Gumelar, Muslikh Ridho Wiyan Rahmat Halisa, Siti N Handarini, Dany Moenindiyah Harfi, Muhammad Hari Putranto Harly, Moch Hartono, Supri Henriquez, Ferdinand Daniel Husairi, Fafaylul Abdillah ibnu rochim, Achluddin Imam Muda Nauri Jihan Jihan Joumil Aidil Saifuddin Kendry Widiyanto, M. Khaerurrazikin, Khaerurrazikin Komara, Erwin Kurnia Sri Dewi Lorenzo, Gina A. Luluk Choirun Nisak Nur M Kendry Widiyanto M. Kendry Widianto M. Tommy Hasan Abadi Marji Marji Mochammad Maulidie Alfiannor Saputera Moh Zainul Falah Mohamad Rodhi Faiz Mufti, Aya Shofia Muhamad Muslim Muhammad Taufiq Muladi Mulyani, Risya Mustika Muthaharah, Mustika Nabila, Balqis Nandang Mufti Nasir, Mohd Zakaria B Mohammad Na’sha Presly Caurelysia Norhayati Norhayati, Norhayati Novan Andrianto Nur Aulia, Natasya Nurul Hidayat Nurusshobah, Nurusshobah Pambudi, Didik Rio Partono Partono Purnama, Syahida Putri Indah Sayakti Qurnia Annashrida Rahmadina, Aprillia Ramadhan, Moch. Rizal Ramadhani, Khofifah Andhiatama Razaq, Hilal Nurfadhilah Rini Rahmawati, Rini Rio Pambudi, Didik Rizaldi, Gusti Rizka Mulya Miranti Rr. Poppy Puspitasari Ryan Kurniawan Ryan Kurniawan Satriani, Cahya Tifandi Setyawan, Fidi Sujito Sujito Sukardi Sukardi Sumarli Sumarli Sumarli Sumarli, Sumarli Syaifulloh, Muchammad Nur Syamsul Arifin Ulfa Wulan Agustina Wahid, Ilham Dhya'ul Wahidin, Ahmad Faizal Widiyanto, M. Kendry Widyanto, Kendry Winaryo, Hendi Bekti Yusuf Hariyoko