Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Evaluasi Pembangunan Infrastruktur Pengendalian Banjir Rob di Kota Pekalongan Yahya, Wisely; Putri, Shinta Permana
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 1 (2025): January 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.1.141-151

Abstract

Kota Pekalongan dihadapkan pada permasalahan banjir rob. Pemerintah Kota Pekalongan telah berupaya melakukan mitigasi struktural dalam mengendalikan banjir rob. Meskipun Pemerintah Kota Pekalongan telah menyatakan bahwa terjadi penurunan luas genangan di Kota Pekalongan, persepsi masyarakat diperlukan dalam menilai keberhasilan pembangunan infrastruktur pengendalian banjir rob sebagai upaya mitigasi struktural. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pembangunan infrastruktur pengendalian banjir rob di Kota Pekalongan berdasarkan persepsi masyarakat. Penelitian ini menggunakan analisis skoring dari sumber data primer berupa kuesioner yang disebarkan kepada 155 masyarakat Kota Pekalongan yang terdampak banjir rob di Kota Pekalongan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan kriteria efektivitas, responsivitas dan pelibatan masyarakat dinilai kurang berhasil oleh masyarakat, sedangkan kriteria keberlanjutan dinilai tidak berhasil. Secara keseluruhan, masyarakat Kota Pekalongan menilai pembangunan infrastruktur pengendalian banjir rob adalah kurang berhasil. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan saran perbaikan kepada Pemerintah Kota Pekalongan mengenai pembangunan infrastruktur pengendalian banjir rob di Kota Pekalongan.
Identification Of The Characteristics Of Park Visitors To Nostalgia Urban Park, Kupang City, East Nusa Tenggara Province Justhisia, Rinalice Izza; Yahya, Wisely; Simangunsong, Nur Intan
Journal of Synergy Landscape Vol. 3 No. 1 (2023): Vol. 3 No. 1 August 2023
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/tjsl.v1i1.17115

Abstract

Urban green spaces or open spaces play a critical role in sustaining urban natural environments and the social systems that use these spaces. Park accessibility is identified as one of the major factors in influencing park utilization. This study aim to identify the accessibility of Kupang Nostalgia Park. Data were collected through questionnaires from 100 park visitors. This study used a descriptive statistics through crosstabs analysis. There are a relationship in the relationship between the radius of residence of park visitors and the mode selection, as well as the relationship between the mode selection variable and the frequency of visits to the park. However, there is no correlation between the distance from visitor settlements and the frequency of visits to Nostalgia Park. Most of the visitors used private vehicles to access the Nostlagia Park. This study emphasizes that the supporting facilities that increase the accessibility need to be facilitated to increase the park visitors.
Pengukuran Layak Huni Kota Depok pada Tingkat Meso Dewi, Louisa Aninda Tungga; Yahya, Wisely; Situmorang, Rahel
Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota Vol 21, No 3 (2025): JPWK Volume 21 No. 3 September 2025
Publisher : Universitas Diponegoro Publishing Group, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pwk.v21i3.67908

Abstract

Kota Depok menempati peringkat terakhir dari 52 kota dalam Most Livable City Index (MLCI) 2022 versi Ikatan Ahli Perencana (IAP). Meskipun telah terdapat penelitian terdahulu yang mengukur tingkat layak huni kota melalui pendekatan kuantitatif dan data primer, kajian pada tingkat meso dengan menggunakan data sekunder dan metode analisis yang berbeda di Kota Depok masih terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat layak huni Kota Depok pada tingkat meso dengan batas administrasi kecamatan. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode min-max normalization dan memetakan tingkat layak huni setiap kecamatan. Enam dimensi kota layak huni meliputi dimensi pendidikan, kesehatan, sosial kependudukan, ekonomi, transportasi dan lingkungan. Hasil menunjukkan bahwa dimensi pendidikan memiliki skor rata-rata tertinggi, sedangkan dimensi transportasi memiliki skor terendah. Kecamatan Sukmajaya dan Kecamatan Pancoran Mas tergolong sangat layak huni, relatif terhadap kecamatan lain di Kota Depok meskipun tidak berdekatan dengan PPK.  Sementara Kecamatan Limo, Cipayung, Bojongsari, dan Cinere tergolong sangat tidak layak huni dibandingkan kecamatan lainnya karena ketersediaan berbagai fasilitas seperti kesehatan, pendidikan dan transportasi masih belum merata pada kecamatan-kecamatan tersebut. Secara umum, Kota Depok tergolong cukup layak huni (skor rata-rata 0,4773) dengan pemetaan layak huni yang cenderung sejalan dengan pemetaan pada dimensi transportasi. Penelitian ini menekankan pentingnya optimalisasi setiap dimensi kota layak huni secara kontekstual di tingkat kecamatan sebagai strategi dalam mewujudkan Kota Depok sebagai kota layak huni. Pemerintah Kota Depok perlu memprioritaskan intervensi strategis pada kecamatan-kecamatan dengan tingkat layak huni yang rendah guna meningkatkan layak huni Kota Depok secara keseluruhan. 
THE IMPACT OF THE OPERATION OF THE DURI SELATAN TOLL GATE ON LAND COVER IN PINGGIR SUB-DISTRICT, BENGKALIS REGENCY Nugraha, Aldyth Dzaki; Endrawati Fatimah; Wisely Yahya
Journal of Synergy Landscape Vol. 3 No. 2 (2024): Vol. 3 No. 2 Februari 2024
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/tjsl.v1i2.19561

Abstract

 The presence of transportation infrastructure has a positive impact on increasing the mobility of people and goods. Another impact that usually accompanies it is the acceleration of changes in land use or land cover. This research is motivated by the construction of the Pekanbaru-Dumai Toll Road (Permai) in Riau Province. The study area is focused around the South Duri Toll Gate, precisely in the Pinggir District, Bengkalis Regency. The selection of the study area is based on the consideration that this toll gate location is only 3 km away from the Balairaja Wildlife Sanctuary and the Sebanga Elephant Training Center Wildlife Sanctuary, which are categorized as areas that should be protected. The aim of this research is to identify the differences in land cover changes in the 5 years before (2012-2017) and 5 years after (2017-2022) the operation of the South Duri Toll Gate. The analysis methods used are spatial analysis and descriptive statistical methods. The results show that both before (2012-2017) and after (2017-2022) the operation of the South Duri Toll Gate, there has been a conversion of forest land at a rate of around 400 ha per year. The majority of forest land cover has changed to plantation and agricultural land. In other words, after 5 years of operation, the presence of the South Duri Toll Gate has not or has not yet had a significant impact on land cover changes in its vicinity.
PERSEPSI MASYARAKAT MENGENAI KEBERADAAN PERTAMBANGAN MINYAK DAN GAS DI KECAMATAN SOKO DAN RENGEL, KABUPATEN TUBAN Tama, Fahmi Amel Dwi; Fatimah, Endrawati; Yahya, Wisely
Jurnal Lingkungan dan Kota VOLUME 3, NUMBER 1, MEI 2023
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/bhuwana.v3i1.17344

Abstract

The existence of oil and gas mines in a region generally has both positive and negative impacts on the area. One of the oil and gas mines in East Java Province is located in Tuban Regency, specifically in the districts of Soko and Rengel, which have been operating for twenty-five years. The existence of the oil and gas mine is believed to affect various aspects. This study aims to identify the influence of the presence of oil and gas mining in the districts of Soko and Rengel based on the perceptions of the community. The method used in this study is a quantitative method with scoring analysis obtained from primary data in the form of a questionnaire from 99 respondents. The community assesses that the presence of oil and gas mining moderately affects the physical aspect, the environment, the health of the community, and the social aspect. On the other hand, the presence of oil and gas mining is not considered to have an impact on the economic aspect. This research contributes by providing a perspective that the presence of oil and gas mining in the districts of Soko and Rengel, Tuban Regency, is considered to have limited positive influence on the surrounding community.
Penguatan Peran Masyarakat RW 08 Kelurahan Tomang dalam Peningkatan Kualitas Permukiman Melalui Community Action Plan Yahya, Wisely; Luru, Marselinus Nirwan; Wiranegara, Hanny Wahidin; Situmorang, Rahel; Aphirta, Sarah; Tama, Fahmi Amel Dwi
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 3 (2023): IJPM - Desember 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.125

Abstract

Berdasarkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta No.90 tahun 2018, peningkatan kualitas permukiman kumuh tersebut dapat dilaksanakan melalui Community Action Plan (CAP). Beberapa RW di Kelurahan Tomang tergolong kumuh ringan-sedang. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah agar masyarakat mampu mengidentifikasi kebutuhan dan persoalan terkait kondisi prasarana, sarana dan utilitas pada lingkungan permukiman serta dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya peran masyarakat dalam meningkatkan kualitas lingkungan permukiman melalui program CAP. Kegiatan berupa penyuluhan secara langsung kepada warga RW 08 Kelurahan Tomang. Penyampaian materi melalui presentasi dan diskusi dengan peserta penyuluhan. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah peserta penyuluhan mampu mengidentifikasi persoalan dan kebutuhan terkait prasarana, sarana dan utilitas pada lingkungan permukiman dan terjadi peningkatan pengetahuan peserta penyuluh mengenai Community Action Plan sebagai suatu pendekatan yang dapat dilakukan oleh masyarakat dalam rangka meningkatkan kualitas lingkungan permukiman.
Penyuluhan Rencana Detail Tata Ruang Pasca Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 31 Tahun 2022 di Kelurahan Tomang, Jakarta Barat Luru, Marselinus Nirwan; Situmorang, Rahel; Yahya, Wisely; Alfianto, Dwi; Soltip, Fadlun
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 3 (2023): IJPM - Desember 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.130

Abstract

Produk penataan ruang belum sepenuhnya bertransformasi sebagai upaya praktik meruang masyarakat. Akibatnya, rencana tata ruang belum membumi. Penyebab cukup beragam, antara lain partisipasi masyarakat yang rencah dalam proses perencanaan ruang. Sebagian besar masyarakat belum atau bahkan tidak mengetahui dan memahami peruntukkan lahan di wilayahnya sendiri, serta rencana pembangunan apa yang akan dilakukan pada wilayah tersebut. Padahal, pengetahuan mengenai Tata Ruang diperlukan untuk dipahami dan dimengerti oleh seluruh kalangan masyarakat. Dengan demikian, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini merupakan kesempatan yang baik untuk menyebarluaskan produk rencana tata ruang, khususnya Rencana Detail Tata Ruang yang merupakan operasionalisasi dari Rencana Tata Ruang Wilayah. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode penyuluhan, tatap muka dengan para mitra sasaran. Para mitra memperoleh materi peraturan tata ruang, substansi penataan ruang, dan pelatihan membaca peta rencana tata ruang dengan total durasi 120 menit. Untuk mengetahui pemahaman materi, para peserta mengisi pretest dan post-test yang selanjutnya diolah menggunakan metode klasifikasi pesentase. Adapun hasil menunjukan bahwa masyarakat memperoleh pengetahuan baru mengenai proses dan produk rencana tata ruang pada wilayah dan lingkungan tempat tinggalnya. Hal tersebut tergambarkan dari hasil angket pada setiap sesi kegiatan. Para peserta memahami mengenai pentingnya rencana tata ruang sebagaimana pada agenda pertama, lalu para peserta memperoleh pengetahuan mengenai substansi rencana tata ruang, lalu para peserta dapat berhasil mempraktekan pengetahuannya pada pelatihan membaca peta rencana tata ruang.
PENYULUHAN PENGELOLAAN LIMBAH CAIR TEMPE-TAHU USAHA KECIL MENENGAH (UKM) SEMANAN, KECAMATAN KALIDERES, KOTA JAKARTA BARAT Sarah Aphirta; Widyo Astono; Wisely Yahya; Dwi Astuti, Ariani; Tazkiaturrizki; Wardianto, Feri
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMIN) Vol 5 No 2 (2023): JURNAL ABDI MASYARAKAT INDONESIA (JAMIN)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jamin.v5i2.17550

Abstract

Di Indonesia, khususnya Kawasan Semanan, tahu dan tempe diproduksi oleh industri rumah tangga dengan menggunakan teknologi tradisional. Namun, industri pengolahan kedelai ini dinilai tidak efisien, tidak hanya ada pengurangan produktivitas, tetapi proses yang digunakan dianggap tidak ramah lingkungan. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk memberikan wawasan kepada khalayak sasaran terkait dengan pengelolaan air limbah tahu-tempe yang terpadu. Pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari 3 (tiga) tahapan. Tahap pertama (1) yaitu persiapan, meliputi survey lokasi, koordinasi dengan pihak mitra, dan pemetaan wilayah produksi tempe-tahu. Tahap kedua (2) yaitu pelaksanaan, meliputi kegiatan penyuluhan, pengisian kuesioner, dan diskusi internaktif. Tahap ketiga (3) yaitu evaluasi, terakit hasil penyuluhan, analisis data kuesioner, dan rencana tindak lanjut. Rata-rata jumlah produksi tahu/tempe dalam sehari mencapai 10-50 kg di Kelurahan Semanan, begitu juga halnya dengan penggunaan bahan baku kedelai rata-rata berkisar antara 10-50 kg/hari. Sebanyak 53% masyarakat belum mengetahui potensi limbah cair tempe/tahu menjadi alternatif energi untuk memasak, namun antusiasme yang sangat tinggi ditunjukkan dengan analisis kuesioner dengan angka 100% masyarakat bersedia untuk menjadi volunter sebagai kontribusi pengadaan teknologi pengolah limbah yang dapat menghasilkan sumber energi alternatif. Program ini telah ditindaklanjuti dalam bentuk penelitian skema Penelitian Unggulan Fakultas, dan tindak lanjut ini perlu dikembangkan secara terintegrasi.
Edukasi Pengelolaan Air Berbasis Kesehatan Lingkungan di Sekolah: Pengabdian Sheilla Megagupita Putri Marendra; Rositayanti Hadisoebroto; Ariani Dwi Astuti; Margareta Maria Sintorini; Wisely Yahya; Salsabila Azzahra Anjani Indradini; Kendrick Kevin Kabe; Noi Galuh Tjandra Kirana; Ina Rochma Retraubun
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.2235

Abstract

Pengelolaan air merupakan upaya sistematis dalam menjaga ketersediaan, kualitas, dan keberlanjutan sumber daya air agar dapat digunakan secara aman dan sehat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai pentingnya pengelolaan air yang sehat dan berkelanjutan dalam lingkungan asrama. Sasaran kegiatan adalah siswa tingkat MTs (setara SMP) dan MA (setara SMA) di Pesantren Tahfizh Al-Quran Daarul Uluum Lido. Kegiatan dilakukan di masjid asrama dengan jumlah 150 siswa. Pendekatan edukatif yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, demonstrasi uji kulaitas air sederhana, serta diskusi kelompok terkait sanitasi, konservasi air, dan potensi pencemaran air. Sampel air diambil dari limbah Pesantren, parameter yang diuji adalah pH, padatan terlarut (TDS), dan kekeruhan untuk mengetahui kualitas fisik air tanah secara langsung. Siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai sumber pencemar seperti limbah domestik dan kebiasaan buruk dalam penggunaan air, serta dikenalkan pada metode pengolahan air sederhana seperti teknologi wetland, pemanenan air hujan (PAH). Hasil kegiatan menunjukkan 99% siswa mengetahui pentingnya hidup bersih di Asrama, adanya peningkatan pemahaman peserta menjadi 90% mengenai teknologi PAH dan Wetland. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pembentukan budaya hidup bersih dan sehat berbasis partisipasi aktif di lingkungan pesantren
Hubungan Spasial Determinan Lingkungan Binaan pada Kesehatan Perkotaan terhadap Kasus Covid-19 di Jakarta Wisely Yahya; Anindita Ramadhani; Martina Cecilia Adriana; Marselinus Nirwan Luru; Pardomuan Robinson Sihombing; Bayu Adinugroho
Jurnal Penataan Ruang Vol. 20 No. 1 (2025): Jurnal Penataan Ruang 2025
Publisher : Jurnal Penataan Ruang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2716179X.v20i1.3035

Abstract

COVID-19 sebagai penyakit menular telah memberikan guncangan signifikan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Kenaikan jumlah kasus COVID-19 di Indonesia sejak tahun 2020 hingga 2023 sejalan dengan lonjakan kasus yang terjadi di Provinsi Jakarta. Hubungan antara determinan lingkungan binaan dan kasus COVID-19 telah terbukti signifikan pada beberapa kota di dunia. Di sisi lain, literatur yang menunjukkan hubungan antara determinan lingkungan binaan kesehatan perkotaan pada masa pandemi COVID-19 di Jakarta dari sudut pandang perencanaan masih tergolong terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan spasial determinan lingkungan binaan pada kesehatan perkotaan terhadap kasus COVID-19 di Jakarta. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari data Pemerintah Provinsi Jakarta yang selanjutnya diolah menggunakan software GeoDa dengan analisis regresi spasial. Penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel independen berupa luas RTH, luas permukiman kumuh, panjang saluran drainase perkotaan, jumlah masyarakat terdampak banjir dan kepadatan penduduk secara bersama-sama berpengaruh signifikan dan berpola linear terhadap kasus COVID-19 di Provinsi Jakarta. Secara parsial, hanya variabel panjang saluran drainase perkotaan yang berpengaruh signifikan positif terhadap kasus COVID-19. Model lag spasial sebagai model terbaik pada penelitian menunjukkan bahwa panjang saluran drainase dan jumlah masyarakat terdampak banjir terbukti memiliki efek spasial pada penyebaran kasus COVID-19 di Jakarta. Penelitian ini juga memetakan pola spasial penyebaran kasus COVID-19 di Jakarta. Penelitian ini dapat menjadi dasar pertimbangan untuk para pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi untuk meningkatkan kualitas lingkungan binaan, sehingga mendorong kesehatan perkotaan Jakarta yang lebih baik.