Studi ini berfokus pada rendahnya kemampuan literasi numerasi peserta didik yang terlihat dari hasil tes dan pengamatan awal di SMP Negeri 1 Dewantara, yang menunjukkan banyak peserta didik belum dapat menyelesaikan masalah kontekstual yang menghubungkan angka dan simbol dalam kehidupan sehari-hari. Studi ini bertujuan untuk menciptakan video pembelajaran yang berlandaskan Culturally Responsive Teaching (CRT) guna mendukung kemampuan literasi numerasi peserta didik dalam topik Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari langkah-langkah Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Validasi oleh ahli media dan ahli materi dilakukan untuk menguji validitas produk, sedangkan angket respon peserta didik dan hasil belajar digunakan untuk mengevaluasi kepraktisan dan efektivitas. Hasil validasi dari ahli media mencapai persentase 91,66% (sangat layak), validasi dari ahli materi 95% (sangat layak), kepraktisan video pembelajaran menurut angket peserta didik sebesar 83,82% (sangat praktis), dan hasil belajar peserta didik menunjukkan efektivitas sebesar 86,95% (sangat efektif). Berdasarkan hal tersebut, disimpulkan bahwa video pembelajaran yang berbasis culturally responsive teaching terbukti valid, praktis, dan efektif diterapkan dalam pembelajaran matematika mengenai SPLDV untuk memfasilitasi kemampuan literasi numerasi peserta didik.