Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

REKRUITMEN KARANG KERAS DI PULAU TUNDA Minsaris La Ode Alam; Himawan Prasetyo; Syifa Fajar Maulani; Cakra Rahardjo; Mohammad Raqief Farasara Arifin
Jurnal Perikanan Unram Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v13i2.428

Abstract

Perairan Pulau Tunda merupakan salah satu destinasi wisata bahari karena memiliki keindahan pantai dan biota bawah laut khususnya terumbu karang. Upaya mengetahui secara mendalam mengenai kondisi terumbu karang perlu dilakukan pengamatan rekruitmen karang. Rekrutmen terumbu karang adalah proses penambahan individu karang dan menjadi indikasi adanya proses pemulihan alami komunitas karang, sehingga menjadi dasar dalam upaya menjaga kelestarian terumbu karang misalnya seperti konservasi atau pemanfaatan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rekruitmen terumbu karang di Pulau Tunda. Pengambilan sampel rekruitmen terumbu karang menggunakan metode Belt Transeck. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah tutupan karang hidup, bentuk pertumbuhan karang, dan kepadatan rekrutmen. Hasil pengamatan persen tutupan karang hidup paling rendah di stasiun 4 yaitu 2,31% dan paling tinggi terdapat di stasiun 2 yaitu 41,23%. Terdapat tujuh jenis bentuk bertumbuhan anakan karang (rekruitmen karang) yaitu Acropora branching, Acropora encrusting, Coral massive, Coral branching, Acropora tabulate, Coral foliose, dan Acropora Submasive. Pengamatan terhadap kepadatan rekruitmen karang menunjukan bahwa kepadatan tertinggi terdapat di stasiun 2 (dua) dengan nilai 0,24 koloni/m2 dan kepadatan terendah terdapat di stasiun 4 (empat) dengan nilai 0,05 koloni/m2. Bentuk pertumbuhan yang dijumpai pada semua stasiun dan memiliki koloni anakan karang paling tinggi adalah bentuk pertumbuhan coral massive.
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO MENGGUNAKAN METODE ISO 31000:2018 PADA DEPO PETI KEMAS PT ZONA LINTAS SAMUDERA Nurul Fitria; Syifa Fajar Maulani; Rubby Rahman Tsani
JURNAL MANAJEMEN RISIKO Vol. 5 No. 1 (2024): DESEMBER
Publisher : Pasca Sarjana UKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/mr.v5i1.6104

Abstract

PT Zona Lintas Samudera merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jual dan rental kontainer. Dalam proses bisnisnya, perusahaan belum menerapkan sistem manajemen risiko yang bertujuan untuk memitigasi risiko-risiko yang berpotensi terjadi dalam kegiatan operasional perusahaan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan manajemen risiko di depo peti kemas PT Zona Lintas Samudera menggunakan metode ISO 31000:2018. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah field research atau penelitian lapangan, dengan menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi literatur. Sedangkan teknik analisis data dengan menggunakan metode ISO 31000:2018, yaitu penilaian risiko (identifikasi risiko, analisis risiko dan evaluasi risiko) dan perlakuan risiko (mitigasi risiko dan kontrol pemulihan). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 20 kemungkinan terjadinya risiko operasional dan K3 pada depo peti kemas PT Zona Lintas Samudera dengan 1 risiko berada pada extreme risk level, 11 high risk level, 1 medium risk level, dan 7 low risk level. Evaluasi risiko dilakukan oleh pemilik risiko, dari 20 risiko terdapat 11 risiko yang berada di batas atas toleransi dan membutuhkan proses mitigasi. Selain itu, pada penelitian ini juga dihasilkan risk assesment dan risk matrix yang berfungsi untuk mempermudah dalam monitoring risiko. Kata kunci: Manajemen Risiko, ISO 31000:2018, Depo Peti Kemas
Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha Melalui Ekonomi Biru Guna Meningkatkan Penyerapan Tenaga Kerja Di Pesisir Kabupaten Serang (Enhancing the Capacity of Entrepreneurs through Blue Economy to Increase Employment Absorption in the Coastal Areas of Serang Regency) Tsani, Rubby Rahman; Maulani, Syifa Fajar; Handayani, Melia; Rachman, Luthfy; Aulia, Zahra; Ramadhani, Salsabila Trivia
Indonesia Berdaya Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20251002

Abstract

Besarnya potensi kekayaan laut dan kawasan pesisir pantai di Indonesia belum menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat, beberapa faktor yang dapat menjelaskan fenomena ini antara lain rendahnya aspek ekonomi, sosial dan lingkungan. Kabupaten Serang terdapat 8 kecamatan yang merupakan wilayah pesisir membentang sepanjang 29 Km garis pantai, serta 17 pulau kecil. Kabupaten Serang menetapkan kawasan minapolitan sebagai bagian wilayah yang mempunyai fungsi utama ekonomi. Kawasan minapolitan  adalah  suatu  bagian  wilayah  yang  mempunyai  fungsi  utama ekonomi yang terdiri dari sentra produksi, pengolahan, pemasaran komoditas perikanan,pelayanan jasa, dan/atau kegiatan pendukung lainnya. Lokasi kawasan minapolitan serta sasaran Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) adalah para Kelompok Pengolah dan Pemasar perikanan (Poklahsar) di Kecamatan Pontang, Tirtayasa dan Tanara. Ketersediaan lapangan kerja masih menjadi isu di tengah pengangguran terbuka, mencapai 10,61% di Kabupaten Serang pada tahun 2021. Diversifikasi produk pengolahan perlu dikembangkan, namun sisi lain dari proses produksi para pelaku usaha di kawasan minapolitan menyisakan limbah sisa ikan yang tidak digunakan sebagai bahan baku dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Melalui PkM dengan pendekatan observasi, sosialisasi, unjuk ide implementasi ekonomi biru dari pelaku usaha, pendampingan pelaku usaha ini diharapkan mendukung para pengolah perikanan di kawasan minapolitan memiliki pemahaman ekonomi biru yang menjadi rencana besar pemerintah di sektor kelautan dan perikanan tahun 2024. Mampu menghasilkan produk turunan di pelaku usaha pengolah perikanan yang dapat  menciptakan lapangan kerja baru, mengedepankan praktik berkelanjutan dan kelestarian lingkungan pesisir. Pematerian yang dilakukan pada saat sosialisasi kegiatan pengabdian memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap pengetahuan serta pemahaman para Kelompok Pengolah Pemasar (Poklahsar) selaku peserta dalam kegiatan pengabdian ini. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya nilai persentase sebanyak 97%, jumlah ini meningkat 24% dari nilai presentase hasil pre-test sebelumnya 74%.Abstract. The vast potential of marine wealth and coastal areas in Indonesia has yet to bring prosperity to the community. Several factors explain this phenomenon, including low economic, social, and environmental aspects. Serang Regency comprises eight coastal districts stretching along a 29 km coastline and includes 17 small islands. The regency has designated the minapolitan area as a region with a primary economic function. The minapolitan area is a designated zone focused on economic functions, including production centers, processing, marketing of fishery commodities, service provision, and/or other supporting activities. The location of the minapolitan area and the target of the Community Service Program (PkM) are the Fish Processing and Marketing Groups (Poklahsar) in the districts of Pontang, Tirtayasa, and Tanara. The availability of job opportunities remains a critical issue amid an open unemployment rate of 10.61% in Serang Regency as of 2021. There is a need to develop product diversification in processing; however, the production processes of entrepreneurs in the minapolitan area generate fish waste that can lead to environmental pollution. Through PkM with an approach that includes observation, socialization, and showcasing the implementation of the blue economy by entrepreneurs, this assistance aims to support fish processors in the minapolitan area in understanding the blue economy, which is a significant government plan for the marine and fisheries sector in 2024. This initiative is expected to produce derivative products from fish processing entrepreneurs that can create new job opportunities, promote sustainable practices, and ensure the preservation of coastal environments. The training conducted during the socialization of the community service activities has had a significant impact on the knowledge and understanding of the Fish Processing and Marketing Groups (Poklahsar) participating in this program. This is evidenced by an increase in the percentage score of 97%, which represents a 24% improvement from the pre-test score of 74%.
Identifikasi Potensi Ekonomi Maritim Provinsi Banten: Model Ekonomi Biru Menggunakan AHP Analysis Maulani, Syifa Fajar; Nurmalia, Lulu; Tsani, Rubby Rahman; Wati, Rohmah; Ma’ruf, Ma’ruf; Mauluddin, Fikri Muhammad; Ardiansyah, Wibi; Susilawati, Susilawati; Wardana, Deni
Eqien - Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 13 No 04 (2024): Eqien - Journal of Economics and Business
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam DR KH EZ Mutaqien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34308/eqien.v13i04.1883

Abstract

This study aims to analyze the maritime economic sectors in Banten Province, Indonesia, using the Analytic Hierarchy Process (AHP) and Location Quotient (LQ) methods. The results show that maritime transportation is the dominant sector, followed by marine tourism and fisheries. The study suggests that strategic implementation is vital for sustainable development, emphasizing environmental impact and government support for foundational sectors, especially maritime transportation. The Blue Economy concept guides aligned economic growth, environmental preservation, and societal well-being. This study provides insights for optimizing maritime economic potential and realizing a sustainable Blue Economy model in Banten Province.
Analisis Pengaruh Ketebalan, Kuat Tarik dan Pemanjangan pada Edible Film Pati Tapioka Ramadhani, Salsabila Trivia; Aulia, Zahra; Nurpratiwi, Putri Aprilya; Syamsuddin, A'thirah Barkhani; Setianingrum, Aufa Athaillah; Maulani, Syifa Fajar
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v7i1.16885

Abstract

Penelitian ini berfokus untuk menganalisis pengaruh ketebalan, kuat tarik, dan pemanjangan pada edible film yang terbuat dari pati tapioka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis dan konsentrasi plasticizer mempengaruhi kualitas edible film, di mana keseimbangan optimal antara ketebalan, kuat tarik, dan pemanjangan sangat penting untuk melindungi produk atau makanan yang dikemas. Edible film yang ideal harus memiliki kombinasi yang tepat dari ketiga faktor tersebut untuk memastikan efektivitasnya. Penelitian ini juga menekankan pentingnya pemilihan plasticizer yang sesuai dan pengendalian parameter pembentukan edible film untuk mencapai sifat yang diinginkan pada edible film yang berbahan baku pati tapioka.
Studi Kelayakan Fasilitas dan Implementasi Prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Industri Galangan Kapal Syifa Fajar Maulani; Ma’ruf; Pinti Pitriyani; Fathiyyah Salsabila; Atina Alifah; Maudyna Puteri Izzaty; Gulo, Riched Teddy Datalulu; Alwi, Riziq
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i2.667

Abstract

Salah satu perusahaan galangan kapal yang berlokasi di wilayah Merak dan mulai beroperasi sejak 2017 memiliki fokus pada jasa pembangunan dan perawatan kapal laut. Sebagai industri dengan tingkat risiko tinggi, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi aspek krusial untuk menjamin keselamatan tenaga kerja serta kelangsungan operasional. Penelitian ini bertujuan mengkaji kelayakan fasilitas dan implementasi prosedur K3 di perusahaan tersebut. Metode yang digunakan bersifat kualitatif dengan data diperoleh melalui wawancara. Hasil menunjukkan bahwa perusahaan memiliki fasilitas pendukung yang cukup lengkap, seperti bengkel, dermaga, gudang, alat berat (crane, excavator, loader), serta perlengkapan K3 seperti APAR, hydrant, jalur evakuasi, dan sirine. Prosedur keselamatan diterapkan melalui safety briefing mingguan, kewajiban penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), serta sanksi bagi pelanggar. Namun, masih ditemukan kendala seperti rendahnya pemahaman terhadap prosedur keselamatan, belum adanya audit internal, serta sistem operasional yang masih bersifat manual.
TINJAUAN AKTIVITAS BONGKAR MUAT BARANG CURAH KERING DI TUKS PT XYZ Arya Boga Pratama; Syifa Fajar Maulani; Ma'ruf; Muhammad Yu'lal Haq; Fitri Wijayanti; Feby Cahya Maulyda; Novita Amelia Maeyanti; Kim Dong-gwon
LOGISTIK Vol. 18 No. 01 (2025): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/logistik.v18i02.55059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas bongkar muat barang curah kering berupa gandum di Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) PT XYZ, dengan fokus pada penerapan stowage plan dan discharge sequence dalam mendukung efisiensi operasional. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, wawancara dengan pihak manajemen pelabuhan, serta studi dokumen teknis seperti stowage plan dan discharge sequence. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bongkar muat di Jetty B dilaksanakan secara sistematis melalui enam tahapan discharge yang memperhatikan keseimbangan kapal, kapasitas grain unloader, serta kondisi ballast kapal. Dokumen stowage plan mengatur distribusi muatan berdasarkan pelabuhan tujuan dan jenis produk untuk mencegah kontaminasi antar produk serta memastikan kelancaran pembongkaran. Fasilitas dermaga seperti grain unloader, conveyor system, dan silo penyimpanan juga berperan penting dalam mendukung alur distribusi tanpa hambatan. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi antara perencanaan muatan dan kesiapan fasilitas pelabuhan dalam menunjang kecepatan, akurasi, dan keamanan proses bongkar muat barang curah kering.
Inovasi Usaha Kecil Istri Nelayan sebagai Strategi Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Pesisir [Innovation in Small Businesses Run by Fishermen’s Wives as a Strategy for Empowering the Economic Welfare of Coastal Families] Maulani, Syifa Fajar; Nirmala, Ira; Tsani, Rubby Rahman; Rizky, Muhammad; Handayani, Melia; Hakim, Wafa Nurul; Ainiah, Siti Kurotul
Indonesia Berdaya Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20251209

Abstract

Banten Province has a coastline of 896.063 km and a sea area of 11,500 km², making it a region with great fisheries potential. However, fishermen in this area, especially in Serang City, face economic challenges due to a lack of knowledge and access to technology for processing their catch. Most of the catch is sold directly at low prices without any processing. To improve the welfare of the fishing community, a community service team organized seminars and training sessions in Pekapuran Village. These activities taught fishermen’s wives how to process mackerel into high-value dim sum and introduced them to long-lasting packaging technology. The training involved 35 fishermen’s wives and used assessment methods including surveys, observation, interviews, and counseling. The results showed a significant increase in participants’ knowledge and interest in entrepreneurship. Understanding of women’s empowerment increased by 4.63%, interest in entrepreneurship rose by 8.42%, and knowledge of digital-based businesses increased by 13.52%. The training successfully boosted participants’ motivation and confidence to utilize local potential and digital technology to increase family income. This activity has the potential to drive economic growth for fishermen’s families in line with Sustainable Development Goals (SDGs) number 2 (no poverty) and number 8 (sustainable economic growth). Abstrak. Provinsi Banten memiliki garis pantai sepanjang 896,063 km dan perairan laut seluas 11.500 km², yang menjadikannya wilayah dengan potensi perikanan besar. Namun, nelayan di wilayah ini, khususnya di Kota Serang, menghadapi tantangan ekonomi karena kurangnya pengetahuan dan akses teknologi pengolahan hasil tangkapan. Kebanyakan hasil tangkapan dijual langsung dengan harga rendah tanpa pengolahan. Untuk meningkatkan kesejahteraan komunitas nelayan, tim pengabdian masyarakat mengadakan seminar dan pelatihan di Kampung Pekapuran. Kegiatan ini mengajarkan istri-istri nelayan cara mengolah ikan kembung menjadi dimsum bernilai jual tinggi, serta memperkenalkan teknologi pengemasan tahan lama. Pelatihan ini melibatkan 35 istri nelayan dengan metode assessment yang mencakup survei, observasi, wawancara, dan penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan minat berwirausaha peserta. Pemahaman tentang pemberdayaan perempuan meningkat sebesar 4,63%, minat berwirausaha naik 8,42%, dan pengetahuan tentang usaha berbasis digital meningkat 13,52%. Pelatihan ini berhasil meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri peserta dalam memanfaatkan potensi lokal dan teknologi digital untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Kegiatan ini berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi keluarga nelayan sesuai dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 2 tanpa kemiskinan dan nomor 8 mengenai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
ANALISIS, EVALUASI, DAN REKOMENDASI TATA LETAK DEPO PETI KEMAS PT. SARANA BANDAR NASIONAL UNTUK PENINGKATAN KINERJA OPERASIONAL Rizky, Muhammad; Syifa Fajar Maulani; Shoimah Annisa R; Ma'ruf; Muhammad Hanif N; Lucky Lukman N; Siti Fatimah M
LOGISTIK Vol. 18 No. 02 (2025): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dunia industri pelabuhan yang terus berkembang, depo petikemas merupakan kebutuhan primer yang harus dimiliki perusahaan bongkar muat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis, mengevaluasi dan memberikan rekomendasi terhadap tata letak depo petikemas PT. Sarana Bandar Nasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi studi pustaka, observasi dan wawancara langsung dengan informan. Hasil penelitian didapatkan bahwa tata letak depo petikemas PT. SBN masih belum efektif dan efisien dalam menjalankan operasionalnya, dikarenakan tata letak kontainer yang belum tersusun dengan baik dan banyaknya kontainer tidak layak pakai selain itu minimnya lahan dan alat bongkar muat menyebabkan kinerja operasional cukup terganggu. Selanjutnya peneliti memberikan rekomendasi perubahan tata letak depo petikemas yang lebih terstruktur guna dipertimbangkan efektifitasnya ketika diterapkan oleh PT. SBN. Peneliti juga memberikan beberapa rekomendasi termasuk pengurangan jumlah kontainer tidak layak pakai, penambahan jumlah alat bongkar muat dan pemisahan area stuffing maupun stripping.
Analisis Effective Utilization pada Alat Berat PT XYZ: Evaluasi dan Optimalisasi Operasional Amanda, Salma Trisya; Maulani, Syifa Fajar; Aliano, Keiysha Berlianindita; Adilla, Siti Nur; Evriliyani, Nina; Maelani, Oktafi Ramanda
LOGISTIK Vol. 18 No. 02 (2025): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/logistik.v18i02.54877

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang layanan logistik dan bongkar muat, sehingga efektivitas pemanfaatan alat berat menjadi faktor krusial dalam mendukung operasionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mengoptimalkan efektivitas pemanfaatan alat berat di XYZ menggunakan metode Effective Utilization (EU), yang mengukur tingkat pemanfaatan berdasarkan data operasional aktual. Analisis dilakukan pada unit Excavator dan Loader untuk menilai efektivitas penggunaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa unit mengalami pemanfaatan nol persen, sedangkan Excavator dengan efektivitas tertinggi hanya mencapai 41,96% dan Loader 29,76%. Rendahnya nilai EU dipengaruhi oleh ketidakseimbangan distribusi beban kerja, kendala teknis seperti downtime alat, serta ketersediaan operator yang terbatas. Oleh karena itu, diperlukan strategi perbaikan seperti optimalisasi distribusi kerja, peningkatan sistem pemeliharaan alat, serta pelatihan operator untuk meningkatkan efektivitas operasional. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya pendekatan holistik dalam manajemen alat berat guna meningkatkan produktivitas dan daya saing perusahaan.
Co-Authors Adilla, Siti Nur Ageng, Brilliant Hanief Ahdiat, Rean Zikry Ainiah, Siti Kurotul Aliano, Keiysha Berlianindita Aliefarrafi, Muhamamad Alwi, Riziq Amanda, Salma Trisya Anisa Yuli Rahmawati Ardani, Maskur Faris Ardiansyah, Wibi Arifin, Mohammad Raqief Farasara Arrafi, Muhammad Alief Arraihan, Hilmi Arya Boga Pratama Arzaqi, Roby Naufal Atina Alifah Aulia, Zahra cakra rahardjo Cynthia Vita Danuarta, Vazar Yoga Dimas Anugrah Putra Evriliyani, Nina Fajri, Adhiya Yasmina Fathiyyah Salsabila Feby Cahya Maulyda Fikodias Gilang Prabowo Fikodias Gilang Prabowo Fikri Muhammad Mauluddin Firmansyah, Ridho FITRI WIJAYANTI Gulo, Riched Teddy Datalulu Hafizhah, Putri Ainiyyah Hakim, Wafa Nurul Handayani, Melia Herli Salim Himawan Prasetyo Himawan Prasetyo, Himawan Huwaiza, Rayyan Dzikru Ira Nirmala Istiqomah, Farah J, Neti Wanti Kim Dong-gwon Kukuh Widiyanto Lamanda Putri Lamanda Putri Larasati, Wenny Ananda Lucky Lukman N Ma'ruf Maelani, Oktafi Ramanda Maldini, Muhammad Hilal Masuroh, Jakiyah Maudyna Puteri Izzaty Mauluddin, Fikri Muhammad Ma’ruf Ma’ruf, Ma’ruf Melia Handayani Melia Handayani Minsaris, La Ode Alam Mochamad Azmi Musyafa Mohammad Raqief Farasara Arifin Muchamad Hartanto Muhamad Rifky Ramadhan Muhamad Usep Muhammad Alief Arrafi Muhammad Hanif N Muhammad Jilan Arman Rachman Liga muhammad rizky, muhammad Muhammad Yu'lal Haq Narantaka, Narantaka Navisha Tuzzahra Nirmala, Ira Novita Amelia Maeyanti Nurmalia, Lulu Nurpratiwi, Putri Aprilya Nursopia, Shinta Zahra Nurul Fitria Nurul Fitria Nurul Haqi Abdurroqib Nurul Haqi Abdurroqib Nurzahran, Arkan Pahri Herdiansya Permata Sari Diah Zuhariyah Pinti Pitriyani Pratama, Adrian Wahyu Putra, Erlandra Fashandika Eka Rachman, Luthfy Rahardjo, Cakra Rahayu, Gadis Sari Rahma, Rubby Ramadhani, Salsabila Trivia Rammadhani, Faishal Sauqi Ricko Christian Hotlan Tinambunan Rofih, Ahmad Alif Rohmah Wati Rubby Rahman Tsani Safitri, Reny Eka Setianingrum, Aufa Athaillah Shoimah Annisa R Sholihah, Heksalia Almaratus Siti Fatimah M Siti Kurotul Ainiah Sulistiawati, Sheila Susilawati, Susilawati Syamsuddin, A'thirah Barkhani Trinarita, Ayumi Usep, Muhamad Vita, Cynthia Wardana, Deni Wati, Rohmah Yasmin Sri Dewi Farzana Zahra, Rika Sabrina Zakiyah, Nabila Siti Najwa Zharfany Putri Mila Julianto Zharfany Putri Mila Julianto