Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Nilai-nilai Filsafat Pendidikan dalam Mengemban Tugas Secara Profesional pada Guru Sekolah Dasar Nawawi, Muhammad Azhar; Marini, Arita; Edwita, Edwita; Yatimah, Durotul; Zakiah, Linda
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 10 No 1 (2025): Edisi Januari 2025
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i1.1714

Abstract

Penelitian ini mengkaji terkait implementasi nilai-nilai filsafat pendidikan dalam mengemban tugas secara profesional pada guru sekolah dasar di Jabodetabek. Profesionalisme guru memiliki peranan penting terhadap keberhasilan belajar siswa. Untuk itu guru dituntut mampu menjunjung tinggi dan mengimplementasikan sikap profesionalismenya sebagai seorang pendidik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik random sampling dalam bentuk angket dengan model skala likert. Pengambilan data dilakukan secara(daring) melalui wadah GoogleForm sejak September-November, Analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa dari data angket survei implementasi nilai-nilai filsafat pendidikan terhadap profesionalisme dalam mengemban tugas bagi guru sekolah dasar, dengan sampel penelitian ini 88 guru, dengan dua indikator profesionalisme dan kode etik sebagai acuan menunjukan sikap profesionalisme dalam kategori sedang dengan persentase yang ditunjukan dari masing-masing indikator dengan skala persentase tertinggi adalah 100%, yaitu ditinjau pada aspek profesionalisme menunjukan persentase sikap profesionalitas dengan kategori sedang sebesar 54,7%, ditinjau pada aspek kode etik menunjukan persentase sikap profesionalitas dengan kategori sedang sebesar 57%. Maka dengan demikian berdasarkan data temuan terkait implementasi nilai-nilai filsafat pendidikan terhadap profesionalisme dalam mengemban tugas bagi guru sekolah dasar menunjukan sikap profesionalisme dengan kategori sedang. Hal ini menunjukan perlu adanya peningkatan motivasi bagi guru dalam upaya pengimplementasian sikap profesionalisme melalui internalisasi nilai-nilai filsafat pendidikan sebagai pedoman profesionalisme guru, baik dalam bentuk program pembinaan guru dan pelatihan kepemimpinan guru.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat tentang Pencegahan COVID-19 berbasis Keluarga dengan Memanfaatkan Motion Grafis di Jakarta Timur Yatimah, Durotul; Kustandi, Cecep; Maulidina, Azmira; Irnawan, Fernanda; Andinnari, Shaffiya Rasidha
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2020): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1202.578 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v4i2.10530

Abstract

Kesadaran masyarakat terhadap masa pandemi ini sangatlah minim, banyak yang menganggap COVID-19 tidak terlalu menyeramkan. Survei yang dilakukan oleh LaporCOVID-19 di Provinsi DKI Jakarta menyatakan bahwa 26% responden percaya bahwa Indonesia aman dari pandemi corona karena beriklim tropis. Sebanyak 45% tidak percaya, dan sisanya 28% ragu. Terhitung 31 Juli 2020 ini, di DKI Jakarta kasus COVID-19 terkonfirmasi sebanyak 11.424 kasus dan 632 orang meninggal dunia. Dengan demikian perlu dilakukan upaya peningkatan kesadaran masyarakat tentang pencegahan penularan COVID-19 berbasis keluarga untuk membantu kesadaran masyarakat di Jakarta Timur. Target sasaran pengabdian adalah Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit. Pengabdian pada masyarakat terintegrasi KKN ini menggunakan pendekatan dengan sebagai berikut: 1) tahap perencanaan; 2) tahap persiapan; 3) tahap pelaksanaan; 4) tahap evaluasi. Dari seluruh rangkaian kegiatan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini telah disebarkan berbagai konten baik digital dan non digital. Kelurahan sasaran yakni Kelurahan Pondok Bambu, Jakarta Timur sudah dipasangkan banner yang berisikan perlunya kesadaran masyarakat mengenai virus COVID-19. Kemudian siap untuk menghadapi New Normal untuk para pengunjung kelurahan agar tetap waspada. Serta pemanfaatan konten motion graphic di YouTube dan flyer untuk Instagram Story oleh anggota tim pengabdian dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat secara optimal terkait COVID-19
Ekowisata melalui Community Empowerment sebagai Upaya Menuju Desa Wisata Yatimah, Durotul; Kustandi, Cecep
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v5i3.16203

Abstract

Desa Puteran Kecamatan Pagerageung yang terletak di Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat memiliki beragam potensi wisata seperti wisata alam, wisata sejarah, dan wisata kuliner. Oleh sebab itu, wisata di desa Puteran menawarkan ekowisata yang dapat menunjang pemandangan pegunungan dan perbukitan, hingga bumi perkemahan yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat wisata bagi para wisatawan yang berkunjung. Namun demikian terdapat permasalahan terkait kesadaran ekowisata pada masyarakat desa Puteran. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari komunitas Rumah Sampah Berbasis Sekolah tidak sedikit masyarakat yang belum sadar akan pengelolaan sampah dengan baik. Selain itu, minimnya penguasaan keterampilan masyarakat dalam mengelola hasil alam, menjadikan produk olahan tidak menarik dan daya jualnya rendah. Rendahnya kemampuan packaging pada hasil produk menjadikan hasil produk tidak bertahan lama. Solusi yang ditawarkan dari kegiatan pengabdian ini adalah Community Empowerment sebagai Upaya Penerapan Ekowisata di Desa Puteran. Community Empowerment ini bertujuan untuk menguatkan kapasitas organisasi kemasyarakatan yang dapat membangun kelembagaan ekonomi lokal yang mandiri dan produktif. Selain itu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah untuk mewujudkan ekowisata yang dapat menjadikan desa Puteran menuju desa wisata. Metode yang digunakan adalah penerapan Enviromental Scanning (ES), Sharing Session (SS), implementasi Training Within Industri (TWI), dan membangun system Zielobjective Oriented Project Planning (ZOPP). Hasil pengabdian ini menunjukkan respon positif dari masyarakat dengan ikut serta dalam melakukan kegiatan kerja bakti bersama dengan seluruh warga di Desa Puteran melalui community empowerment. Setelah itu, perwakilan organisasi warga melakukan kegiatan sharing session dengan pemerintahan desa sebagai bentuk interaksi dinamis dalam upata menuju desa wisata yang menerapkan ekowisata.
Igniting Students' Passion for Mathematics: The Validity and Realibility of Instrument of Disposition Mathematics Nadya Dewinda Agustin; Syiti Mutia Hasnan; Edwita; Durotul Yatimah; M. Syarif Sumantri; Arita Marini
Journal of Education Reseach and Evaluation Vol 9 No 1 (2025): February
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jere.v9i1.86204

Abstract

This research is motivated by the need for a valid and reliable instrument to measure the mathematical disposition of elementary school students in Indonesia, which includes students' views, emotions, and attitudes towards mathematics and learning as a whole. The main purpose of this study is to develop and test the validity and reliability of questionnaire instruments that can be used by educators in evaluating student characteristics in learning mathematics. This study uses a development research method with a 4D model (Define, Design, Develop, and Disseminate) that has been adapted. The research subjects consisted of elementary school students in Indonesia. Data was collected through the distribution of developed questionnaires, then analyzed using validity and reliability tests. Item validity was tested by correlation analysis, while instrument reliability was analyzed using Cronbach's Alpha. The results showed that the developed instrument had high reliability, although there were some invalid items that needed to be revised. In conclusion, this instrument is considered valid, reliable, and practical to be used to evaluate students' mathematical dispositions. The implication of this study is that the instrument developed can help educators in designing more effective mathematics learning strategies based on the characteristics of student disposition.
Inovasi Program Literasi di SDN 9 Banawa: Mengatasi Problematika Literasi Sekolah Muliati Mursak; Edwita Edwita; Durotul Yatimah; Ikhwan Abduh; Muhammad Usbah
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 3 (2024): September - Desember 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.3.2024.4883

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan kualitas literasi di sekolah dasar, khususnya di daerah dengan keterbatasan sumber daya seperti SDN 9 Banawa, untuk mengatasi tantangan literasi lokal sekaligus memperkaya literatur inovasi literasi di tingkat nasional. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas literasi di sekolah dasar, khususnya di daerah dengan keterbatasan sumber daya seperti SDN 9 Banawa. Penelitian ini tidak hanya berfokus pada pemecahan masalah literasi di tingkat lokal, tetapi juga berupaya memperkaya literatur tentang inovasi literasi di tingkat nasional. Penelitian dilakukan pada September 2024 dengan desain deskriptif, melibatkan dua guru dan kepala sekolah yang merupakan koordinator serta bagian dari tim evaluasi program sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara daring dan analisis dokumen nilai literasi sekolah dari tahun 2022 hingga 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program seperti Pembiasaan Membaca 15 Menit dan Pojok Literasi berhasil meningkatkan nilai literasi sebesar 27,30% pada periode 2022–2023, dengan peningkatan signifikan pada kemampuan membaca teks informasional (41,41%). Selain itu, inisiatif kreatif seperti Mading Sekolah dan kompetisi literasi turut mendongkrak keterampilan membaca kritis dan reflektif siswa. Namun, tantangan seperti penurunan keterlibatan siswa, kurangnya integrasi teknologi, dan terbatasnya keragaman kegiatan literasi menyebabkan penurunan performa pada periode 2023–2024, dengan penurunan 7,84% dalam kemampuan mengakses konten teks dan penurunan 0,21% dalam membaca teks sastra. Keterbatasan sumber daya perpustakaan dan infrastruktur teknologi juga menjadi hambatan dalam efektivitas program. Meskipun demikian, faktor pendukung seperti kebiasaan membaca yang konsisten, keberadaan perpustakaan digital, dan kolaborasi antara guru dan orang tua tetap menjadi aspek penting. Rekomendasi untuk masa depan mencakup integrasi teknologi dalam kegiatan literasi, diversifikasi bahan bacaan, serta optimalisasi pengelolaan perpustakaan. Penelitian juga menyarankan studi jangka panjang dan analisis regional untuk mengembangkan program literasi yang berkelanjutan, inklusif, dan inovatif.
Exploring Teachers’ Challenges And Needs In Supporting Inclusive Education For Students With Emotional Or Behavioral Disorders Dewi, Nastitisari; Supena, Asep; Bintoro, Totok; Edwita, Edwita; Yatimah, Durotul
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda) Vol 8, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/jppguseda.v8i1.11003

Abstract

This study aims to analyze the challenges and needs of teachers in handling students with emotional or behavioral disorders at SDN Benteng 3, Sukabumi City. Emotional or behavioral disorders in students pose significant challenges for teachers, as difficulties in understanding and managing such behaviors can impact the effectiveness of teaching and well-being of both teachers and students. Using a qualitative field study approach,  this research explores the perceptions, barriers, and needs expressed by teachers. Data were collected through in depth interviews, observations, and document analysis. Participants included 16 teachers from SDN Benteng 3, comprising 12 classroom teachers adn 4 subject teachers in Islamic education and Physical Education, as well as students identified with emotional or behavioral disorders. The findings indicate several obstacles, such as limited knowledge about emotional or behavioral disorders in students, a lack of specialized training, and minimal institutional support. Teachers highlighted the need for additional training, specialized teaching strategies, and supportive facilities for implementing inclusive education. These findings underscore the importance of targeted interventions and institutional education to enchance teachers capacities in inclusive education. This study is expected to serve as a foundation for developing training programs and policies that support teachers in implementing inclusive education
Implementasi Analisis Kebutuhan Pelatihan Dalam Pengembangan Karyawan Di Unit Collection & Recovery, Permata Bank Rafly, Muhammad; Yatimah, Durotul; Sutisna, Anan
Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 8 No 3 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/ganaya.v8i3.4476

Abstract

This research analyzed the implementation of training need analysis (TNA) for employee development at Permata Bank's Collection & Recovery Unit in East Jakarta. The issue stemmed from a mismatch between training programs and employee needs, leading to suboptimal unit performance. The study aimed to describe training needs, TNA application, and influencing factors. Employing a descriptive qualitative case study method, data was gathered via interviews, observations, and documentation, validated through triangulation. Findings revealed TNA implementation was suboptimal due to L&D implementers' limited competence and insufficient employee involvement, resulting in irrelevant and ineffective training. Inhibiting factors included minimal management support, time constraints, and resistance to change, despite adequate training facilities. Recommendations included specialized TNA training for L&D, standardized TNA guidelines, benchmarking, and regular evaluation for continuous improvement.
Internalisasi Nilai Karakter Melalui Implementasi Kurikulum Merdeka di SD Yasporbi III Pasar Minggu Islamudin, Izul; Risdamuddin, M.; Edwita, Edwita; Yatimah, Durotul; Malik, A.
Tarqiyatuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Madrasah Ibtidaiyah Vol. 4 No. 1 (2025): Tarqiyatuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : STAI Asy-Syukriyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36769/tarqiyatuna.v4i1.628

Abstract

Sekolah Dasar Yasporbi III Pasar Minggu Jakarta Selatan merupakan salah satu sekolah yang mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Penerapan Kurikulum Merdeka diharapkan mampu membawa perubahan dalam proses pembelajaran. Kurikulum Merdeka yang diterapkan di sekolah ini mengedepankan pendekatan yang lebih fleksibel, berbasis pada kebutuhan dan potensi masing-masing siswa, serta mendorong pengembangan karakter yang positif, hal ini tentunya tidak terlepas dari berbagai inovasi dari para guru. Penelitian ini bertujaun untuk menganalisis internalisasi nilai-nilai karakter melalui implementasi Kurikulum Merdeka di kelas II SD Yasporbi III. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan tipe deskriptif kualitatif. Informan dari penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru kelas. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, serta dokumentasi. Setelah data diperoleh, dilakukan analisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, melalui kurikulum yang fleksibel dan berbasis pada kebutuhan serta potensi individu siswa, sekolah berhasil menanamkan nilai-nilai penting yang mencakup aspek moral, sosial, dan kognitif. Berbagai nilai karakter, seperti beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkebhinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif diajarkan secara terintegrasi dalam proses pembelajaran. Dengan pendekatan yang mengedepankan pembelajaran berbasis proyek, diskusi kelompok, serta pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga dibentuk menjadi individu yang memiliki karakter kuat, mampu berpikir kritis, bekerja sama, dan bertanggung jawab.
A SYSTEMS APPROACH TO INCLUSIVE EDUCATION IN INDONESIAN PRIMARY SCHOOLS: A CASE STUDY Novianti, Nita; Supena, Asep; Edwita, Edwita; Bintoro, Totok; Yatimah, Durotul
JMIE (Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education) Vol 9, No 1 (2025): JMIE (JOURNAL OF MADRASAH IBTIDAIYAH EDUCATION)
Publisher : PD PGMI se Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32934/jmie.v9i1.697

Abstract

Inclusive education plays a crucial role in promoting equity in education, meaning that every childregardless of the ir physical, mental, or social condition has equal access to educational opportunities. This study aims to analyze the implementation of inclusive education using a systems approach at SD Islam Fathia, Sukabumi City. A descriptive qualitative method was employed, with data collected through interviews, observations, questionnaires, and documentation. The findings indicate that the systems approach, as outlined by Kaufman (1972), was applied in six key stages: (1) needs identification; (2) problem selection; (3) identification of problem-solving requirements; (4) formulation of alternative solutions; (5) periodic evaluation of inclusive education; and (6) revision of school policies. The systems approach proved effective in comprehensively identifying needs and solutions across the dimensions of input, process, and output. These were operationalized through inclusive culture, policies, and evidence-based practices. The study recommends strengthening collaboration among multidisciplinary stakeholders (schools, teachers, parents, specialists, and government) to support sustainable inclusive education. Additional recommendations include improving school facilities and infrastructure, increasing government support through teacher training, enhancing cross-sectoral collaboration, and developing written school-level policies. This research contributes to the development of a systems-based model for inclusive education at the primary school level.
Generation Alpha: Challenges and Strategies of Teachers Based on Behavioristic Theory Desvidisa Aryani, Niki; Marini, Arita; Edwita; Yatimah, Durotul; Zakiah, Linda
Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Vol. 9 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/educative.v9i2.8686

Abstract

The alpha generation is another term for children born in 2010 to 2025. The alpha generation is closely related to the use of technology products, especially gadgets. Therefore, this generation is also called the digital generation. Technology offers many benefits to humans, but technology can also create opportunities for students to exhibit deviant behavior. This is a special concern for teachers because it can affect the development and change of student behavior, especially basic education students. Therefore, teachers need to know what challenges and strategies can be applied in dealing with students from the alpha generation. Therefore, this study aims to identify challenges and strategies that can be applied by teachers in dealing with this generation of students based on behavioristic theory. This research is qualitative research with the method used is a literature study. Data is obtained from journals, articles, books and other documentation related to this topic. Based on the analysis of the results of the literature study, it was found that the challenges faced by teachers are related to mastery of technology and teachers' creativity in creating innovative and differentiated learning and becoming inspiring mentors for students. With this research, it is hoped that it can be knowledge for teachers in dealing with students at school based on its characteristics. So that the learning process and knowledge transfer can run well and achieve national education goals.
Co-Authors A. Malik Aan Wasan Adi Irvansyah Adi Irvansyah Adman Adman Adman Adman, Adman Anan Sutisna Anas Muthtar Anas Muthtar Andinnari, Shaffiya Rasidha Annisa Nur Baiti Ardiana, Meta Arita Marini Asep Supena Asep Supena. Azmira Maulidina Bambang Budi Wiyono Cecep Kistandi Cecep Kuntadi Cecep Kustandi Chaidar Malisi Chaidar Malisi Chanda Paramitha Bherty Daddy Darmawan Daddy Darmawan Darmawan, Daddy Dede Winengsih Desvidisa Aryani, Niki Dewi Ramadhana Dewi, Nastitisari Edwita Edwita Edwita Edwita, Edwita Eliana Ratna Eliana Sari Eliana Sari, Eliana Fernanda Irnawan Fitri Ana, Elsa Fitriyani Fitriyani Hadis Aditia Muslim Hawa Anaqqhita Kurch Ikhwan Abduh Intan Purnama Dewi Irnawan, Fernanda Islamudin, Izul jaenal mutakim Karnadi Karnadi Karta Sasmita Lei Wanpeng Linda Zakiah Lu'lu Septyan Azzahra M. Japar Madha Komala Malisi, Chaidar Maria Joanna Putri Ade Maulidina, Azmira Mohamad Syarif Sumantri Mohammad Mulyadi Mudhawaroh, Mudhawaroh Muhammad Saffar A Muhammad Usbah Muliati Mursak Mursak, Muliati Nadya Dewinda Agustin Nararia Hutama Putra Nawawi, Muhammad Azhar Niken Grah Prihartanti Nisa Nursundanis Multisuandi Nita Novianti, Nita Puji Hadiyanti R. Madhakomala Rachmat Maulana Rafly, Muhammad Rahmat Syah Retno Dwi Lestari Retno Dwi Lestari Retno Dwi Lestari, Retno Dwi Risdamuddin, M. Rugaiyah Setiawan Wibowo Setiawan Wibowo Shaffiya Rasidha Andinnari Shara Syah Putri Solihin Solihin Solihin Syafira Ayuningtyas Syiti Mutia Hasnan Totok Bintoro Usbah, Muhammad Wibowo, Setiawan Yunita Aliana