Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Hubungan Pemberian Air Jahe Merah dan Madu Dengan Kejadian Batuk pada Anak Ispa Usia 2-4 Tahun di Puskesmas Way Kandis Kota Bandar Lampung Tahun 2024 Lisiptari, Lisiptari; Oktavia, Santi; Maryuni, Sri
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 4, No 1 (2025): March 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v4i1.3848

Abstract

Anak-anak penderita ISPA dapat mengatasi batuknya secara nonfarmakologis di rumah dengan meminum air jahe merah yang dicampur madu. Jika anak mengalami serangan batuk, tindakan yang dianjurkan adalah dengan memberikan 200 ml air jahe merah hangat yang dicampur madu sebanyak dua kali sehari (pagi dan sore). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pada tahun 2024 apakah pemberian air jahe merah dan madu berhubungan dengan penurunan kejadian batuk pada anak usia 2-4 tahun yang mengalami infeksi saluran pernapasan akut di Puskesmas Way Kandis Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metodologi cross-sectional dengan desain penelitian survei analitik kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah anak-anak yang mengalami ISPA di Wilayah Kerja Puskesmas Way Kandis pada bulan Januari sampai dengan April 2024. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan mengambil 126 responden dari total sampel sebanyak 69 responden. Terdapat korelasi antara pemberian air jahe merah dan madu dengan kejadian batuk pada anak ISPA usia 2-4 tahun di Puskesmas Way Kandis Kota Bandar Lampung tahun 2024, sebagaimana ditunjukkan dari hasil uji statistik yang menghasilkan nilai P sebesar 0,006 atau nilai P 0,05. Untuk membantu dalam penanganan prevalensi ISPA pada balita, maka disampaikan masukan kepada Puskesmas Way Kandis mengenai korelasi antara pemberian air jahe merah dan madu dengan kejadian batuk pada anak ISPA usia 2-4 tahun.
Hubungan Pengetahuan Tentang Bahaya Merokok dan Kebiasaan Merokok Dengan Kejadian Kanker Paru di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2024 Jeriyan, Jeriyan; Andini, Sandra; Maryuni, Sri
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 4, No 1 (2025): March 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v4i1.3916

Abstract

Tingginya tingkat kematian akibat kanker terutama di Indonesia antara lain disebabkan karena terbatasnya pengetahuan masyarakat tentang kanker, bahaya kanker, tanda-tanda dini dari kanker, faktor-faktor resiko terkena kanker, cara penanggulangannya secara benar serta membiasakan diri dengan pola hidup sehat. Kebiasaan merokok secara tidak langsung dapat menyebabkan berbagai macam penyakit, dalam jangka waktu yang panjang akan membahayakan bagi tubuh. Selain berdampak pada perokok aktif, orang-orang disekitar perokok tersebut yang secara tidak langsung menghirup asap rokok juga memiliki resiko yang sama besarnya dengan perokok aktif tersebut. Meskipun tidak merokok, berada di lingkungan yang penuh dengan asap rokok masih dapat menimbulkan efek yang tidak baik terhadap tubuh sama halnya seperti perokok aktif. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan pengetahuan tentang bahaya merokok dan kebiasaan merokok dengan kejadian kanker paru di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Uji yang digunakan yaitu chi square. sampel dalam penelitian ini adalah 55 pasien kanker paru. Pengumpulan data dengan lembar kuesioner. Hasil penelitian didapatkan mayoritas berusia 56-65 tahun sebanyak 22 responden (40,0%), jenis kelamin laki-laki sebanyak 34 responden (61,8%), pendidikan SD sebanyak 24 responden (43,6%) dan pekerjaan buruh sebanyak 14 responden (25,5%). Hasil bivariat menunjukan pengetahuan tentang bahaya merokok mendapatkan nilai p value 0,023 ≤ 0,05 dan kebiasaan merokok mendapatkan nilai p value 0,034 ≤ 0,05. Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan pengetahuan dengan pasien kanker paru dan terdapat hubungan kebiasaan merokok dengan pasien kanker paru di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung.
The Effect of Watermelon Juice Consumption on Reducing Blood Pressure in The Elderly Gaol, Armando Marbun Lumban; Sulastri, Diah; Maryuni, Sri
Java Nursing Journal Vol. 3 No. 2 (2025): March - June 2025
Publisher : Global Indonesia Health Care (GOICARE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61716/jnj.v3i2.105

Abstract

Background: Hypertension remains a leading global health concern, particularly among the elderly, and is a key risk factor for cardiovascular complications. In addition to pharmacological interventions, non-pharmacological therapies such as herbal remedies are gaining interest. Watermelon (Citrullus lanatus) contains bioactive compounds, including citrulline, potassium, and lycopene, that may contribute to blood pressure regulation. Purpose: This study aimed to investigate the effect of watermelon juice consumption on reducing blood pressure among elderly individuals with hypertension at the Gedong Air Health Center, Bandar Lampung, in 2025. Methods: A quasi-experimental study with a one-group pretest-posttest design was conducted involving 20 elderly respondents selected through random sampling. Participants consumed watermelon juice over a 7-day intervention period. Blood pressure measurements were taken before and after the intervention. Due to non-normal data distribution (Shapiro-Wilk p < 0.05), the Wilcoxon signed-rank test was used for analysis. Results: Pre-intervention mean systolic and diastolic blood pressure were 168.00 mmHg and 99.40 mmHg, respectively. Post-intervention means decreased significantly to 135.05 mmHg and 85.50 mmHg. The Wilcoxon test revealed a statistically significant reduction in both systolic (Z = -3.929, p = 0.001) and diastolic (Z = -3.746, p = 0.001) pressures, indicating that watermelon juice effectively reduced blood pressure levels in the elderly sample. Conclusion: Watermelon juice demonstrated a significant antihypertensive effect in elderly individuals, suggesting its potential as a complementary non-pharmacological approach in managing hypertension. Further studies with larger samples and control groups are warranted
The Relationship Between Rehabilitation Compliance and The Quality of Life of Stroke Patients Musrifah, Musrifah; Stiexs, Anggie; Maryuni, Sri
Java Nursing Journal Vol. 3 No. 2 (2025): March - June 2025
Publisher : Global Indonesia Health Care (GOICARE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61716/jnj.v3i2.108

Abstract

Background: Stroke is a leading cause of long-term disability worldwide, significantly impacting patients' quality of life. Post-stroke rehabilitation is critical for restoring functional ability and independence. However, rehabilitation adherence remains a challenge, especially in low-resource settings. Purpose: This study aimed to analyze the relationship between rehabilitation compliance and the quality of life among stroke patients at Advent Hospital Bandar Lampung. Methods: A cross-sectional quantitative design was employed with purposive sampling. A total of 52 stroke patients undergoing rehabilitation were assessed using a rehabilitation compliance questionnaire and WHOQOL-BREF. Data were analyzed using a non-parametric Gamma correlation test. Results: The majority of respondents showed moderate rehabilitation compliance (47.2%) and a fairly good quality of life (69.8%). A statistically significant relationship was found between rehabilitation compliance and quality of life (p = 0.004). Patients with higher adherence demonstrated better quality of life outcomes, indicating that consistent engagement in rehabilitation is associated with improved post-stroke recovery. Conclusion: Rehabilitation compliance is significantly associated with stroke patients’ quality of life. Hospitals are encouraged to develop interventions that enhance patient motivation, education, and support systems to improve adherence and recovery outcomes.
Perbandingan Efektivitas Metode Self Help Group dan Jalan Kaki Terstruktur terhadap Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi Maryuni, Sri; Oktalina, Riska; Antoro, Budi; Haryanti, Richta Puspita; Sujiah, Sujiah
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 15 No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v15i3.3716

Abstract

Hipertensi merupakan tekanan darah berada diatas normal, tekanan darah hipertensi berada diangka 140/90 mmHg. Penurunan tekanan darah pada lansia dapat dilakukan menggunakan metode self help group dan jalan kaki. Tujuan peneilitian ini yaitu untuk melihat perbandingan efektivitas metode self help group dan jalan kaki terstruktur terhadap tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, rancangan analisis menggunakan pendekatan quasy eksperimen dengan desain two group pretest posttest. Penelitian ini dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok SHG dan jalan kaki terstruktur .sebelum dilakukan metode self help group & jalan kaki terstruktur responden dilakukan pemerikasaan tekanan darah, dan setelah diberikan intervensi responden dilakukan pemeriksaan kembali. Hasil penelitian menggunakan Uji T didapatkan bahwa tekanan darah sistol dan diastol sebelum diberikan metode self help group yaitu 178,00/100,00 mmHg dan setelah dilakukan metode self help group didapatkan penurunan tekanan darah sistol dan diastol yaitu 168,00/92,00 mmHg dengan nilai p-value 0,000 (<0,05). rata-rata tekanan darah sistol dan diastol sebelum diberikan intervensi jalan kaki yaitu 176,00/100,67 mmHg dan setelah dilakukan metode self help group didapatkan penurunan tekanan darah sistol dan diastol yaitu 156,67/86,00 mmHg dengan nilai p-value 0,000 (<0,05). Terdapat perbandingan penurunan tekanan darah sistol dan diastol setelah diberikan intervensi pada self help group dan jalan kaki pada lansia yang mengalami hipertensi dengan nilai p-value <0,05.
The Effect of Cold Water Intake on Nausea and Vomiting in Cancer Patients Undergoing Chemotherapy Ayu Safitri, Devita; Maryuni, Sri; Erwin, Tubagus
Java Nursing Journal Vol. 3 No. 3 (2025): July - October 2025
Publisher : Global Indonesia Health Care (GOICARE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61716/jnj.v3i3.123

Abstract

Background: Cancer is a significant global health issue, with incidence rates continuing to rise and affecting millions of people. Purpose: This study aims to evaluate the effect of cold water consumption on nausea and vomiting in cancer patients undergoing chemotherapy at RSUDAM, Lampung in 2024. Methods: A quantitative approach was used with a pre-experimental design involving two groups: an intervention group that received cold water and a control group that received anti-nausea medication. Data were collected from 38 respondents, 19 in each group, using a Numeric Rating Scale (NRS) to assess the severity of nausea before and after the intervention. Findings: A quantitative approach was used with a pre-experimental design involving two groups: an intervention group that received cold water and a control group that received anti-nausea medication. Data were collected from 38 respondents, 19 in each group, using a Numeric Rating Scale (NRS) to assess the severity of nausea before and after the intervention. Conclusion: This study supports the use of cold water therapy as an adjunct treatment for managing nausea in cancer patients undergoing chemotherapy, thereby improving the overall quality of care.
Inovasi TELESIS dalam mendorong gerakan literasi masyarakat melalui pendekatan digital Maryuni, Sri; Pardi; Darmawan, Deni; Apriyani, Eka
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v5i3.21976

Abstract

Kegiatan pengabdian ini berjudul Inovasi TELESIS dalam Mendorong Gerakan Literasi Masyarakat Melalui Pendekatan Digital. Salah satu tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan kontribusi positif dalam bentuk bimbingan teknis untuk meningkat kapasitas/pengembangan sumber daya manusia dan efisiensi operasional Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kubu Raya. Implementasi dari Inovasi TELESIS Gerakan Literasi Masyarakat oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kubu Raya menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, memenuhi kebutuhan dan penyelesaian masalah yang ada di tengah masyarakat. Selain itu, inovasi TELESIS yang dijalankan meliputi pelatihan teknis penggunaan platform digital, seperti Google Sites, Google Drive, dan Paperpile, serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam merancang dan mengevaluasi program literasi. Rencana tindak lanjut yang akan dilakukan mencakup penguatan monitoring dan evaluasi program secara berkelanjutan, serta kolaborasi lebih dalam dengan stakeholder untuk memperluas jangkauan program. Manfaatnya bagi masyarakat antara lain peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam teknologi informasi, meningkatkan akses informasi, serta memperluas pengetahuan dan keterampilan literasi digital di kalangan peserta.
Implementasi Program STBM Pilar Pertama dalam Penanggulangan Praktik Buang Air Besar Sembarangan di Kabupaten Sekadau Mariana, Mariana; Maryuni, Sri; Pardi, Pardi
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/mkd.v9i2.11900

Abstract

Open Defecation (OD) practices remain a public health issue in Indonesia, including in Sekadau Regency, which recorded in September 2024 that 70 households still practiced open defecation and 801 households lacked proper sanitation. This study analyzes the implementation of the Community-Based Total Sanitation (STBM) Program, First Pillar (Stop OD), in Sekadau using Purwanto and Sulistyastuti’s policy implementation theory, which covers socialization, execution, and policy outcomes. This descriptive qualitative study involved 6 categories of informants (n=18) through observation, in-depth interviews, and documentation, analyzed with an interactive model and triangulation. The main challenge was the limited number of sanitarians (1 for every 4,515 households). Multi-media communication strategies (print, digital, and face-to-face) effectively reached communities, supported by cross-sector collaboration among government, community leaders, and partners such as World Vision Indonesia. Program success was influenced by five factors: capacity building of sanitarians, contextual communication, innovation in addressing resistance, sustainable collaboration, and adaptive monitoring. The findings highlight the need for an integrated approach in implementing community-based sanitation policies to achieve sustainable Open Defecation Free (ODF) status.
COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM UPAYA MENINGKATKAN AKSESIBILITAS RUANG PUBLIK BAGI PENYANDANG DISABILITAS DI KOTA PONTIANAK Fadhila, Wan Adinda Aisyah; Maryuni, Sri; Sulisdiani, Indah
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan collaborative governance dalam upaya meningkatkan aksesibilitas ruang publik di Kota Pontianak bagi penyandang disabilitas terkhusus di Taman Catur Ayani Kota Pontianak. Penelitian ini didasarkan atas permasalahan pembangunan infrastruktur di Taman Catur Ayani Kota Pontianak yang tidak sesuai dengan standar persyaratan aksesibilitas sehingga membuat penyandang disabilitas sulit untuk mengakses ruang publik. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori Innes dan Booher (dalam Planning With Complexity : An Introduction to Collaborative Rationality For Public Policy) yang menyatakan proses kolaborasi terjadi dalam model DIAD (Diversity, Interdepence, dan Authentic Dialogue). 1) Diveristy (Keberagaman), kesimpulannya adalah stakeholders berkontribusi dari beragam perspektif untuk menyelaraskan visi-misi Kota Pontianak dalam pelaksanaan kolaborasi dalam meningkatkan Taman Catur Ayani; 2) Interdepence (Saling Ketergantungan), kesimpulannya adalah komitmen stakeholders yang terlibat membuat dampak pada kelancaran pelaksanaan kolaborasi, namun kurangnya MoU atau landasan hukum yang mengikat dianggap signifikan dalam memastikan keterlibatan aktif dan rasa saling percaya; 3) Authentic Dialogue (Dialog Otentik), kesimpulannya adalah komitmen stakeholders dalam menjaga komunikasi terbukti dengan dialog rutin yang dilaksanakan selama pelaksanaan kolaborasi. Dari hasil tersebut terdapat beberapa saran yang diberikan yaitu (1) Diversity (Keberagaman), perlu adanya keterlibatan pihak swasta dalam proses kolaborasi terkhusus di Taman Catur Ayani; (2) Interdepence (Saling Ketergantungan), perlunya pengadaan instrumen formal, untuk meningkatkan rasa saling percaya dan kejelasan dalam proses kolaborasi; (3) Authentic Dialogue (Dialog Otentik), perlu adanya transformasi aksi nyata melalui monitoring dan evaluasi secara berkala.
Dukungan Keluarga Dan Petugas Kesehatan Terhadap Kepatuhan Pasien Kanker Payudara Dalam Melakukan Kontrol Di Poli Onkologi Instalasi Rawat Jalan Rsud Dr.H.Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2024 Permana, Iksan Tabah; Maryuni, Sri; Kurnisari, Septi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15209

Abstract

Kepatuhan pasien sangat dibutuhkan dalam pengobatan. Pengobatan merupakan pencegahan komplikasi berlanjut. Ketaatan penderita pada proses penyembuhan kanker diadakan dengan jadwal kepatuhan kontrol dalam melakukan pengobatan yang telah ditentukan selaras dengan terapi yang diinginkan sebagai prosedur yang wajib ditaati. Tujuan penelitian ini adalah diketahui hubungan dukungan keluarga dan petugas kesehatan terhadap kepatuhan pasien kanker dalam melakukan kontrol Di Poli Onkologi Instalasi Rawat Jalan RSUD Dr.H.Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2024. Jenis penelitian kuantitatif, rancangan dalam penelitian ini menggunakan analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita kanker payudara yang tercatat pada bulan Januari-April 2024 Di Poli Onkologi Instalasi Rawat Jalan RSUD Dr.H.Abdul Moeloek Provinsi Lampung yang berjumlah 248 pasien, sehingga didapatkan sampel sejumlah 76 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Berdasarkan uji statistik diketahui nilai p-value 0,000 dan 0,026 atau p-value < 0,05 yang artinya ada Hubungan Dukungan Keluarga Dan Petugas Kesehatan Terhadap Kepatuhan Pasien Kanker Payudara Dalam Melakukan Kontrol Di Poli Onkologi Instalasi Rawat Jalan RSUD Dr.H.Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2024. Penelitian ini diharapkan responden dapat lebih rajin dalam melakukan olah raga agar tidak mengalami obesitas, rutin dalam melakukan kunjungan kesehatan dan rutin dalam mencari informasi kesehatan tentang pencegahan kanker payudara seperti manfaat dari pemeriksaan kesehatan sendiri.