Claim Missing Document
Check
Articles

Arm Strength and Shoulder Flexibility in a Physical Training Curriculum: Predictors of Spin Serve Ball Rotation Aprilo, Ians; Arfanda, Poppy Elisano; Mappaompo, M. Adam; Hasanuddin, M. Imran; Nurulita, Retno Farhana; Zakaria, Ahmad
ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review Vol. 5 No. 1 (2025): December
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/ijrer.v5i1.4196

Abstract

High ball rotation speed is essential for junior tennis spin serve performance, yet physical training curricula generally neglect it. Designing effective training programs requires identifying physical characteristics that predict high ball rotation. This study examines how arm muscle strength and shoulder flexibility affect spin serve ball rotation speed in junior tennis players. The correlational study included 20 Makassar-based 15–16-year-old male junior athletes who had mastered spin serving. A handgrip dynamometer and 2 kg medicine ball throw test tested arm strength. The back scratch test assessed shoulder flexibility. Kinovea analyzed the ball's rotation speed recorded by a Canon EOS 1100D camera (120 fps). The results showed a strong and significant correlation between arm muscle strength and ball rotation speed (r = 0.68; p < 0.001), as well as a moderately significant correlation with shoulder flexibility (r = 0.51; p = 0.002). A multiple regression analysis indicated that these two factors together made up 58% of the ball rotation performance (R^2 = 0.58), with arm muscle strength making up 42% and shoulder flexibility making up 16%. These findings highlight that optimal spin serve performance is strongly influenced by upper body strength and shoulder mobility, which synergistically enhance racket acceleration and ball brushing mechanics. The implication for junior tennis physical training curricula is the need for structured and measurable emphasis on developing specific arm strength and maintaining optimal shoulder range of motion as key predictors of spin serve effectiveness.
Pelatihan Manajemen Waktu dan Aktivitas Fisik bagi Mahasiswa untuk Meningkatkan Produktivitas dan Kesehatan Mental Sudirman; M.Adnan Hudain; Muhammad Qasash Hasyim; Retno farhana Nurulita; Nurliani
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i1.5241

Abstract

Mahasiswa menghadapi berbagai tantangan dalam mengelola waktu dan menjaga kesehatan mental di tengah tuntutan akademik yang tinggi. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan manajemen waktu dan aktivitas fisik kepada mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM) dalam upaya meningkatkan produktivitas dan kesehatan mental mereka. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama tiga hari dengan melibatkan 85 mahasiswa dari berbagai program studi di FIKK UNM. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, praktik langsung aktivitas fisik, dan simulasi penyusunan jadwal kegiatan harian. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman mahasiswa tentang pentingnya manajemen waktu dan aktivitas fisik, yang diukur melalui pre-test dan post-test dengan peningkatan skor rata-rata sebesar 38,5%. Evaluasi jangka pendek menunjukkan 82% peserta melaporkan adanya perbaikan dalam pengelolaan waktu mereka dan 76% mengalami penurunan tingkat stres setelah menerapkan teknik yang diajarkan. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas hidup mahasiswa dan diharapkan dapat menjadi program berkelanjutan di lingkungan kampus untuk mendukung kesejahteraan mahasiswa secara holistik.
Sosialisasi Dan Pengembangan Olahraga Hockey Di Kabupaten Takalar Achmad Karim; Irfan; Sudirman Burhanuddin; Silatul Rahmi; Retno Farhana Nurulita
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i1.5256

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan serta mengembangkan olahraga hockey di kalangan pelajar dan masyarakat umum khususnya di kabupaten Takalar. Hockey merupakan salah satu cabang olahraga yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan, namun masih kurang dikenal di berbagai daerah. Melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan dasar, masyarakat diberikan pengetahuan mengenai sejarah, peraturan, teknik dasar, serta manfaat olahraga hockey bagi kesehatan dan pembentukan karakter. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi teknik bermain, pelatihan dasar, serta mini turnamen sebagai bentuk penerapan hasil pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan antusiasme peserta terhadap olahraga hockey, terbentuknya komunitas olahraga hockey di tingkat sekolah dan daerah, serta munculnya minat untuk melanjutkan pembinaan secara berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam memperluas jangkauan olahraga hockey serta mendukung pembinaan olahraga prestasi di Indonesia.
Application of the Biomechanical Approach in Learning Basic Long Jump Techniques for Students of Tamannyeleng Elementary School Retno Farhana Nurulita
Journal Physical Health Recreation (JPHR) Vol 6 No 1 (2025): Journal Physical Health Recreation (JPHR)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jphr.v6i1.5211

Abstract

This study aims to analyze the effect of the application of a biomechanical approach on improving basic long jump technical skills in elementary school students. The biomechanical approach is used to help students understand the principles of efficient body movement based on the laws of force, speed, and angle of push. This study used a quasi-experimental method with a One Group Pretest–Posttest Design implemented at SD Inpres Tamannyeleng, Gowa Regency. The research sample consisted of 30 fifth-grade students (15 boys and 15 girls) who participated in six meetings, including pretest, learning implementation, and posttest. The research instruments included long jump skill observation sheets, motion video recordings, and field notes that were analyzed quantitatively and qualitatively. The results showed a significant increase in basic long jump technical skills after the application of the biomechanical approach. The average student score increased from 64.23 in the pretest to 78.90 in the posttest, with a difference of 14.67 points or 22.8%. The Paired Sample t-Test produced a t value = 9.214 and Sig. (2-tailed) = 0.000 (p < 0.05), which shows that the application of the biomechanical approach has a real effect on improving students' skills. Qualitatively, there was improvement in coordination, balance, and movement efficiency in each phase of the long jump—from the run-up to the landing. It can be concluded that the biomechanical approach is effective in physical education learning in elementary schools because it not only improves students' technical abilities but also fosters a scientific understanding of body movement and the simple application of biomechanical principles.
The Effectiveness of Agility Training on the Improvement of Football Dribbling Skills at SSB Kalegowa Andi Rizal; Retno Farhana Nurulita
Journal Physical Health Recreation (JPHR) Vol 6 No 1 (2025): Journal Physical Health Recreation (JPHR)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jphr.v6i1.5226

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of agility training on improving dribbling skills in soccer players at SSB Kalegowa. The research employed a quasi-experimental design using a one-group pretest–posttest model with 25 players aged 13–15 years as subjects. The agility training program was implemented for six weeks with a frequency of three sessions per week. Data were collected through the Illinois Agility Test and zig-zag dribbling test and analyzed using the Paired Sample t-test at a significance level of α = 0.05. The results showed that the average pretest time was 12.96 seconds, while the posttest average decreased to 10.87 seconds, with a mean difference of 2.09 seconds. The t-test analysis revealed a value of t = 88.38 with p = 0.000 (p < 0.05), indicating a significant difference between pretest and posttest results. It can be concluded that agility training has a significant effect on improving dribbling performance in soccer players. Agility-based drills effectively enhance coordination, speed, and balance, contributing to better control and efficiency during dribbling.
PELATIHAN SENAM KETANGKASAN LOMPAT KANGKANG UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK MAHASISWA PJKR Farhana Nurulita, Retno; Poppy Elisano Arfanda; Muhammad Qasash Hasyim; Ahmad Adil; M. Said Zainuddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5886

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan keterampilan motorik mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) melalui pelatihan teknik senam ketangkasan lompat kangkang. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, meliputi analisis kebutuhan, pembekalan keselamatan, demonstrasi teknik, latihan terbimbing, drill progresif, dan evaluasi performa. Sebanyak 45 mahasiswa mengikuti pelatihan dan dinilai pada sejumlah komponen keterampilan motorik seperti ritme awalan, kekuatan tolakan, tumpuan tangan, pembukaan tungkai, serta kontrol pendaratan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada koordinasi gerak, kepercayaan diri, keseimbangan, dan ketepatan teknik mahasiswa. Peserta yang awalnya mengalami hambatan berupa rasa takut, tolakan lemah, serta pendaratan tidak stabil mampu menampilkan gerakan lompat kangkang dengan lebih baik setelah memperoleh umpan balik dan latihan bertahap. Program ini juga meningkatkan kesiapan mahasiswa sebagai calon guru PJOK melalui pemahaman tentang instruksi senam yang sistematis dan berorientasi keselamatan. Secara keseluruhan, pelatihan ini berhasil meningkatkan kemampuan motorik mahasiswa dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna dalam penguasaan keterampilan dasar senam.
Peran Senam Aerobik terhadap Tumbuh Kembang Remaja Usia 18–20 Tahun: Kajian Fisik, dan Psikologis Arfanda, Poppy Elisano; Aprilo, Ians; Mappaompo, M. Adam; Arimbi; Nurulita, Retno Farhana
SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation Vol. 9 No. 6 (2025): September
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani dan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh senam aerobik terhadap tumbuh kembang remaja usia 18–20 tahun, khususnya pada aspek kebugaran jasmani dan tingkat stres. Remaja pada fase ini berada pada masa transisi penting menuju dewasa awal, di mana mereka menghadapi tantangan biologis, psikologis, dan sosial yang kompleks. Aktivitas fisik, khususnya senam aerobik, diyakini dapat menjadi strategi efektif dalam mendukung keseimbangan perkembangan tersebut. Metode penelitian menggunakan desain quasi-eksperimen dengan model one group pre-test post-test design. Subjek penelitian adalah 36 mahasiswa perempuan berusia 18–20 tahun dari FIKK UNM, yang mengikuti program senam aerobik selama 8 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu dan durasi 50 menit setiap sesi. Intensitas latihan ditetapkan pada 50–75% HRmax. Instrumen pengukuran meliputi beep test untuk estimasi VO₂max dan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS-10) untuk tingkat stres. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test dengan taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada VO₂max (t = 5,963; p < 0,001) dan penurunan signifikan pada skor PSS (t = –4,062; p < 0,001). Dengan demikian, senam aerobik terbukti tidak hanya memperbaiki aspek fisiologis berupa kebugaran jasmani, tetapi juga memberikan manfaat psikologis berupa penurunan tingkat stres. Temuan ini memperkuat bukti empiris bahwa senam aerobik layak dijadikan program intervensi kesehatan preventif dan promotif bagi remaja.