p-Index From 2021 - 2026
10.433
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search
Journal : Nursing Information Journal

Gambaran Tingkat Stres Siswa SMK Program 4 Tahun Kelas XIII SIJA Saat Melakukan Praktek Kerja Lapangan Andriani Vivi Rahmawati; Dian Pitaloka Priasmoro; Ardhiles Wahyu Kurniawan
Nursing Information Journal Vol 2 No 1 (2022): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v2i1.262

Abstract

Pendahuluan: Praktik kerja lapangan merupakan satu persyaratan utama siswa SMK untuk menyelesaikan studi pembelajarannya. Kondisi tersebut sering kali mengakibatkan siswa mengalami stres, dimana hal tersebut disebapkan oleh adaptasi lingkungan dan tugas baru, yang tentunya tidak sama dengan keadaan di sekolah. stres yang dialami oleh siswa mengakibatkan perasaan tidak nyaman, bosan, atau penurunan semangat saat melaksanakan praktek yang berujung pada kegagalan proses akademik. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat stres Siswa SMK Program 4 Tahun Kelas XIII SIJA saat melakukan praktek kerja lapangan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian ini adalah siswa SMK Program 4 Tahun Kelas XIII SIJA saat melakukan praktek kerja lapangan yang diambil dengan teknik total sampling dan didapatkan sebanyak 33 responden. Variabel penelitian adalah tingkat stres siswa SMK program 4 tahun kelas XIII SIJA saat melakukan praktek kerja lapangan. Pengambilan data dilakukan dengan lembar kuesioner DASS yang disebarkan dengan media google form dan selanjutnya dianalisis menggunakan analisis univariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tingkat stres siswa SMK program 4 tahun kelas XIII SIJA adalah stres ringan (11 siswa atau 33,3%) dan stres sedang (22 siswa atau 66,7%). Kesimpulan: Stres yang dialami siswa SMK Program 4 Tahun SIJA disebabkan oleh beberapa faktor yang mempengaruhi yaitu umur, jenis kelamin, dan jumlah anggota keluarga ≥4 orang. Penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai sumber informasi bagi pihak sekolah dan guru pembimbing praktek tentang keadaan psikologis siswa SMK Program 4 Tahun Kelas XIII SIJA saat melakukan praktek kerja lapangan.
Gambaran Tingkat Kecemasan Wanita Usia Subur yang Mengalami Keputihan Patologis Aprilina Sulistya Andari; Dian Pitaloka Priasmoro; Indari Indari
Nursing Information Journal Vol 2 No 2 (2023): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v2i2.378

Abstract

Pendahuluan: Keputihan yang terjadi dapat menekan kejiwaan seseorang karena keputihan dapat kambuh dan muncul kembali sehingga dapat berpengaruh pada seseorang baik secara fisiologi maupun psikologis dan dapat menimbulkan kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan wanita usia subur yang mengalami keputihan patologis. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua wanita usia subur yang mengalami keputihan di RW 08 Desa Mojosarirejo sebanyak 101 wanita. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria inklusi wanita usia subur usia 20-45 tahun yang bersedia menjadi responden dan masih mengalami menstruasi, wanita usia subur usia 20-45 tahun yang mengalami dan pernah mengalami keputihan patologis, dan wanita usia subur usia 20-45 tahun yang tidak buta huruf, jumlah sampel sebanyak 35 responden. Variabel yang diteliti adalah tingkat kecemasan Wanita Usia Subur yang mengalami keputihan patologis. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner DASS 42 yang terdiri dari 14 pernyataan tentang ansietas, yang mengevaluasi bagaimana perasaan responden, selanjutnya data yang yang terkumpul di analis dengan analisis Univariat dan di sajikan dalam bentuk persentase. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mengalami kecemasan ringan sebanyak 19 responden (54%), sebagian kecil mengalami kecemasan sedang sebanyak 11 responden (32%), dan sebagian kecil tidak mengalami kecemasan atau normal sebanyak 5 responden (14%). Kecemasan yang terjadi dimungkinkan karena beberapa faktor yaitu usia, pendidikan, dan pengetahuan yang kurang. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian diharapkan responden peduli akan kesehatannya dengan cara mencari informasi. Dengan mengetahui informasi penanganan penyakit maka akan membentuk mekanisme koping yang baik sehingga tidak salah persepsi dan menimbulkan kecemasan. Diharapkan hasil penelitian ini dapat berguna sebagai acuan pengembangan ilmu keperawatan dan perencanaan keperawatan melalui promosi kesehatan.
Gambaran Pengetahuan Pasien tentang Penyakit Diabetes Melitus Tipe II Fina Kartika Damayanti; Dian Pitaloka Priasmoro; Bayu Budi Laksono
Nursing Information Journal Vol 2 No 2 (2023): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v2i2.377

Abstract

Pendahuluan: Angka kejadian DM tipe II menunjukkan signifikan bahwa banyak masyarakat yang tidak mengetahui penyakit DM Tipe II. Kasus DM tipe II dari tahun ke tahun terjadi peningkatan 10% untuk setiap tahunnya. Kondisi ini dipengaruhi pengetahuan pada pasien mengenai dampak diabetes melitus tipe II namun tidak mengenali bagaimana cara perawatan jangka panjangnya dan bisa berakibat komplikasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan pasien tentang penyakit diabetes melitus tipe II. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan populasi pasien DM tipe II yang menjalani perawatan di unit rawat jalan Puskesmas Poncokusumo sebanyak 60 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling sehingga didapatkan sampel sejumlah 45 orang. Variabel yang diteliti adalah pengetahuan pasien tentang DM Tipe II. Lokasi penelitian terbagi menjadi 2 yaitu pada unit rawat jalan puskesmas poncokusumo dan kegiatan prolanis di Desa Pandansari pada tanggal 18-22 April 2022 dilanjutkan kembali pda tanggal 16-19 Mei 2022. Instrumen penelitian menggunakan kuisoner berbentuk angket dan analisa data menggunakan analisis univariat. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa tingkat pasien tentang pengetahuan penyakit DM Tipe II lebih dari setengan jumlah responden berpengetahuan kurang sebanyak 23 orang (51%). Kesimpulan: Peneliti menyimpulkan bahwa masih banyak pasien dengan penyakit kronis khususnya DM tipe II pasien masih kurang pengetahuan tentang penyakitnya. Faktor yang mempengaruhi salah satunya adalah kurang dalam menerima sumber informasi dikarenakan usia mereka dan pendidikan. Dalam dunia keperawatan diharapkan perawat dapat memberikan motivasi, edukasi dan mengaktifkan peran keluarga untuk meningkatkan pengetahuan pasien terhadap penyakit yang dialaminya. Sehingga pasien lebih semangat untuk mengontrol gula darahnya dengan baik melalui pengaturan dan menjaga pola makan maupun aktifitas dirumahnya.
Gambaran Tipe Kepribadian Mahasiswa DIII Keperawatan Putri, Nisa Zeni Cahya; Priasmoro, Dian Pitaloka; Patria, Dion Kunto Adi
Nursing Information Journal Vol. 4 No. 2 (2025): In Progress Issue
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v4i2.929

Abstract

Pendahuluan: Kepribadian adalah elemen dasar yang memengaruhi cara individu berpikir, merasakan, dan bertindak, yang pada gilirannya berdampak pada kesejahteraan psikologis, kualitas hubungan interpersonal, serta kinerja dalam berbagai aspek kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tipe kepribadian yang dimiliki oleh mahasiswa keperawatan tingkat 3. Metode: Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel yang digunakan adalah mahasiswa tingkat 3 keperawatan Itsk Soepraoen Malang. Metode sampling yang digunakan adalah total sampling. Variabel yang diteliti adalah Tipe Kepribadian. Data penelitian ini diambil dengan menggunakan kuesioner. Penelitian dilakukan pada tanggal 2 maret 2024. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner tipe kepribadian dan variable yang diteliti adalah tipe kepribadian. Analisa data menggunakan analisa data univariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia mahasiswa sebagian besar 20-25 tahun sebesar 94.4%, berjenis kelamin perempuan sebesar 59%, memiliki relasi pertemanan sebesar 74.4%. Sedangkan berdasarkan data khusus didapatkan sebagian besar memiliki tipe kepribadian ekstrovert sebanyak 26 orang (66.7%) dan hampir sebagian memiliki tipe kepribadian introvert sebanyak 13 orang (33.3%). Kesimpulan: Sehingga sangat penting diperhatikan adalah membangun kepribadian positif mahasiswa, fokus pada peningkatan keterampilan sosial, pengelolaan emosi, dan pengembangan diri melalui penetapan tujuan. Dorong rasa percaya diri, tanggung jawab, dan keseimbangan hidup. Ajarkan empati, toleransi, dan kepemimpinan beretika. Promosikan kebiasaan positif dan kreativitas untuk mendukung kesuksesan akademik dan kesejahteraan pribadi.
Profil Dukungan Keluarga pada Lansia yang Mengalami Depresi Wibowo, Yuda Aji Prasetyo; Priasmoro, Dian Pitaloka; Nurmayunita, Heny
Nursing Information Journal Vol. 4 No. 2 (2025): In Progress Issue
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v4i2.930

Abstract

Pendahuluan: Depresi pada lansia merupakan masalah kesehatan mental yang sering diabaikan, meskipun memiliki dampak signifikan terhadap kualitas hidup, kesehatan fisik, dan fungsi sosial mereka. Masalah ini sering kali tidak terdiagnosis karena gejala yang sering tumpang tindih dengan kondisi medis lain, serta adanya stigma sosial terhadap gangguan jiwa pada usia lanjut sehingga lansia memerlukan dukungan keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dukungan keluarga yang diberikan kepada lansia yang mengalami depresi di Dusun Cimpling, Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar. Metode: Desain penelitian ini merupakan desain penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 07 Juni 2024 s/d 09 Juni 2024. Populasi berjumlah 73 lansia. Sampel berjumlah 31 yang didapatkan melalui teknik purposive sampling yaitu lansia yang dirawat oleh keluarganya. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner dukungan keluarga. Analisa data dilakukan dengan univariat dan hasilnya disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil: Hasil penelitian didapatkan data sebagian besar menerima dukungan keluarga sedang sebanyak 23 orang (74,2%). Kesimpulan: Secara keseluruhan dimungkinkan, dukungan keluarga dalam kategori sedang memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan lansia. Namun, peningkatan kualitas dan frekuensi dukungan akan lebih optimal dalam mendukung lansia menjalani kehidupan dengan lebih nyama, aman, dan bermakna. diharapkan keluarga meningkatkan pengetahuan tentang dukungan keluarga pada lansia yang mengalami depresi, sehingga dapat membantu lansia dalam mengatasi masalah-masalah yang dialami dengan memberikan dukungan keluarga seperti dukungan informasional, instrumental, emosional, dan harga diri.
Gambaran Tipe Kepribadian Mahasiswa DIII Keperawatan Putri, Nisa Zeni Cahya; Priasmoro, Dian Pitaloka; Patria, Dion Kunto Adi
Nursing Information Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v4i2.929

Abstract

Pendahuluan: Kepribadian adalah elemen dasar yang memengaruhi cara individu berpikir, merasakan, dan bertindak, yang pada gilirannya berdampak pada kesejahteraan psikologis, kualitas hubungan interpersonal, serta kinerja dalam berbagai aspek kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tipe kepribadian yang dimiliki oleh mahasiswa keperawatan tingkat 3. Metode: Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel yang digunakan adalah mahasiswa tingkat 3 keperawatan Itsk Soepraoen Malang. Metode sampling yang digunakan adalah total sampling. Variabel yang diteliti adalah Tipe Kepribadian. Data penelitian ini diambil dengan menggunakan kuesioner. Penelitian dilakukan pada tanggal 2 maret 2024. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner tipe kepribadian dan variable yang diteliti adalah tipe kepribadian. Analisa data menggunakan analisa data univariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia mahasiswa sebagian besar 20-25 tahun sebesar 94.4%, berjenis kelamin perempuan sebesar 59%, memiliki relasi pertemanan sebesar 74.4%. Sedangkan berdasarkan data khusus didapatkan sebagian besar memiliki tipe kepribadian ekstrovert sebanyak 26 orang (66.7%) dan hampir sebagian memiliki tipe kepribadian introvert sebanyak 13 orang (33.3%). Kesimpulan: Sehingga sangat penting diperhatikan adalah membangun kepribadian positif mahasiswa, fokus pada peningkatan keterampilan sosial, pengelolaan emosi, dan pengembangan diri melalui penetapan tujuan. Dorong rasa percaya diri, tanggung jawab, dan keseimbangan hidup. Ajarkan empati, toleransi, dan kepemimpinan beretika. Promosikan kebiasaan positif dan kreativitas untuk mendukung kesuksesan akademik dan kesejahteraan pribadi.
Profil Dukungan Keluarga pada Lansia yang Mengalami Depresi Wibowo, Yuda Aji Prasetyo; Priasmoro, Dian Pitaloka; Nurmayunita, Heny
Nursing Information Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v4i2.930

Abstract

Pendahuluan: Depresi pada lansia merupakan masalah kesehatan mental yang sering diabaikan, meskipun memiliki dampak signifikan terhadap kualitas hidup, kesehatan fisik, dan fungsi sosial mereka. Masalah ini sering kali tidak terdiagnosis karena gejala yang sering tumpang tindih dengan kondisi medis lain, serta adanya stigma sosial terhadap gangguan jiwa pada usia lanjut sehingga lansia memerlukan dukungan keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dukungan keluarga yang diberikan kepada lansia yang mengalami depresi di Dusun Cimpling, Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar. Metode: Desain penelitian ini merupakan desain penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 07 Juni 2024 s/d 09 Juni 2024. Populasi berjumlah 73 lansia. Sampel berjumlah 31 yang didapatkan melalui teknik purposive sampling yaitu lansia yang dirawat oleh keluarganya. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner dukungan keluarga. Analisa data dilakukan dengan univariat dan hasilnya disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil: Hasil penelitian didapatkan data sebagian besar menerima dukungan keluarga sedang sebanyak 23 orang (74,2%). Kesimpulan: Secara keseluruhan dimungkinkan, dukungan keluarga dalam kategori sedang memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan lansia. Namun, peningkatan kualitas dan frekuensi dukungan akan lebih optimal dalam mendukung lansia menjalani kehidupan dengan lebih nyama, aman, dan bermakna. diharapkan keluarga meningkatkan pengetahuan tentang dukungan keluarga pada lansia yang mengalami depresi, sehingga dapat membantu lansia dalam mengatasi masalah-masalah yang dialami dengan memberikan dukungan keluarga seperti dukungan informasional, instrumental, emosional, dan harga diri.
The Critical Role Of Nurse Competence And Communication In Enhancing The Quality Of Care During Electroconvulsive Therapy (ECT): A Literature Review Priasmoro, Dian Pitaloka; Lestari, Retno
Nursing Information Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v5i1.1168

Abstract

Electroconvulsive Therapy (ECT) remains one of the most effective interventions for severe psychiatric disorders. However, despite its established clinical efficacy, ECT continues to be associated with stigma, fear, and misinformation, which significantly impacts patient satisfaction and adherence. Nursing care plays a critical role in shaping patients' perceptions and overall satisfaction with ECT. This literature review explores the influence of nursing education on patient satisfaction throughout the ECT process, highlighting how well-trained nurses contribute to improved communication, reduced anxiety, and enhanced patient-centered care. A systematic literature search was conducted using databases such as EBSCO, ScienceDirect, ResearchGate, IEEE Access, and DOAJ, applying the PRISMA framework to identify, select, and analyze relevant studies. Articles published in English from 2019 to 2025. Findings demonstrate that structured nursing education programs focusing on procedural knowledge, therapeutic communication, and stigma reduction significantly enhance patient satisfaction across pre-treatment, intra-treatment, and post-treatment stages. Educated nurses are better equipped to deliver accurate information, address concerns, and foster trust, ultimately improving the overall patient experience. This review underscores the importance of integrating ECT-specific content into nursing curricula and ongoing professional development to ensure that psychiatric nursing practice aligns with evidence-based, patient-centered care principles.
Gambaran Pengendalian Emosi Lansia dalam Lingkungan Padat Penduduk Perum Gardenia Kabupaten Malang Anggraini, Yulanda Wahyu; Priasmoro, Dian Pitaloka; Aminah, Tien
Nursing Information Journal Vol. 1 No. 2 (2022): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v1i2.211

Abstract

Pendahuluan: Perubahan fisik Lansia mempengaruhi aspek psikologis. Perubahan psikologis mempengaruhi kesehatan jiwa, seperti penurunan fungsi kognitif, perubahan dalam peran sosial, dan perubahan tingkat depresi. Perubahan yang terjadi menjadi penyebab dari lansia beresiko mengalami gangguan mental emosional. Oleh karena itu pengendalian emosi lansia sangat diperlukan untuk mengurangi ketegangan emosi yang meningkat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengendalian emosi lansia di lingkungan padat penduduk Wilayah Perumahan Gardenia RT 3, Desa Saptorenggo Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasinya seluruh lansia di RT.03 berjumlah 32 orang. Teknik sampling total sampling dengan besar sampel 32 responden. Variabel yang di teliti adalah pengendalian emosi lansia. Instrumen menggunakan kuesioner Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) dan skala Likert empat poin. Hasil: Penelitian didapatkan pengendalian emosi lansia sebagian besar yaitu 20 lansia (62,5%) dikategori rendah, dimana lansia tidak mampu mengendalikan emosinya. Kesimpulan: masalah pengendalian emosi pada lansia dapat disebabkan oleh faktor yang mempengaruhi ketidak mampuannya dalam mengendalikan emosi seperti faktor usia, jenis kelamin, pendidikan, status pernikahan, pekerjaan dan penghasilan. Adanya masalah pengendalian emosi lansia diharapkan oleh setiap individu lansia mempunyai kemampuan dalam pengendalian emosi yang dapat dilakukan dengan cara saling terbuka kepada orang terdekat, aktivitas kegiatan dan bersabar.
Gambaran Kemampuan Keluarga dalam Perawatan Diri (Self-Care) pada Penderita Skizofrenia Irwanda, Dimas Ilham Putra; Priasmoro, Dian Pitaloka; Laksono, Bayu Budi
Nursing Information Journal Vol. 2 No. 2 (2023): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v2i2.315

Abstract

Pendahuluan: Angka gangguan jiwa di Indonesia yang semakin meningkat menimbulkan dampak salah satunya adalah semakin tingginya angka ketergantungan dalam perawatan diri (self-are). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kemampuan perawatan diri (self-are) pada pasien yang menderita skizofrenia. Metode: Desain penelitian adalah penelitian deskriptif. Variabel dalam penelitian ini adalah kemampuan keluarga dalam perawatan diri (self-care) pada penderita skizofrenia. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 161 penderita skizofrenia. Sampel dalam penelitian ini adalah 70 responden. Penelitian ini dilakukan secara langsung menggunakan kuesioner. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Ampelgading Kabupaten Malang pada 13 – 18 Juni 2022. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah Accidental Sampling dan didapatkan 70 responden. Selanjutnya data yang terkumpul dianalisis dengan analisis Univariat dan disajikan dalam bentuk persentase. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan keluarga dalam perawatan diri (self-are) pasien skizofrenia hampir seluruhnya memiliki kemamuan sedang sejumlah 59 orang (84%), sebagian kecil memiliki kemampuan tinggi sejumlah 11 orang (16%), dan tidak satupun keluarga yang memiliki self-care rendah. Kesimpulan: Secara umun kemampuan self-care yang dimiliki keluarga untuk merawat anggota kemuarga yang mengalami skizofrenia pada sedang atau baik dan tinggi atau sangat baik. Penelitian ini diharapkan ada upaya dari puskemas terkait informasi bagaimana cara untuk meningkatkan perawatan diri (self-care), dan memberikan edukasi kepada keluarga tentang pentingnya mendampingi penderita skizofrenia, dan memberikan informasi tentang komitmen bagaimana cara memanajemen waktu ketika merawat pasien.
Co-Authors Adelia, Nony Agung Hadi Endaryanto Ahmad - Abdullah Ahmad Abdullah Ahmad Abdullah Ahmad Abdullah Ahmad Abdullah Amalia, Zelda Amalina, Ayu Amelia, Zahwa Amin Zakaria Andari, Aprilina Sulistya Andita Rosanah Andriani Vivi Rahmawati Andriani, Dhita Wina Anggraini, Yulanda Wahyu Anik Sri Purwanti Anis Hasanah Aprilina Sulistya Andari Apriyani Puji Hastuti Ardiyanti, Sahda Eka Auberta, Shafa Agista Tiara Aziziah, Puput Nida Nur Azzahra, Vania Meysha Belinda Badrus Sholeh, Muhammad Camelia Finda Arisanti Candra W, Dicky Cantika Yustiara Indah Purnama Damayanti, Fina Kartika Della, Nanda Devi Zhariyah, Tania Dian Permatasari Dion Kunto Adi Patria Dradjat, Respati S. Edi Widjajanto Efti Dio Fatma Eka Ardiyanti, Sahda Erik Irham Lutfi Fani, Rifa'tul Febriyantie, Yolla Yohanna Fernanti, Usfania Fina Kartika Damayanti Fitri Yulianti Hamidah, Nur Diana Hengky Irawan Heri Kristianto Ida Bagus Made Dharma Putra Ika Atifatus Sholiha Ikhwan Yuda Kusuma Indari Indari Indari Indari Indari, Indari Indra Susanto Irwanda, Dimas Ilham Putra Ispriantari, Aloysia Juliati Koesrini Karunia Friska Kurniawan, Ardhiles Wahyu Kurniawan, Satria Bagus Laksono, Bayu Budi Lestari, Anisa Putri Lilik Supriati Lilik Zuhriyah M. Ridwanul Dwiona Manga, Yankuba B Mashita, Musthika Wida Mashitah, Musthika Wida Maulana Arif Murtadho Maulina, Rifzul Maulinda, Nandha Dela Mekkah, Beauty Mizan Abdul Rouuf Mokhtar Jamil Muhtar, Muhammad Solihuddin Mulyana Mulyana Mulyana Murtadho, Maulana Arif Mustriwi Mustriwi Nunung Ernawati Nur Amalina, Ayu Nuris Kushayati Nurmayunita, Heny Putri, Nisa Zeni Cahya PUTRI, NOVIA Rachmawati, Triyas Rahma Novita Asdary Reasius Bobby Hudson Rewasan Retno Lestari Rif'atul Fani Riki Ristanto Rizka, Maulid Dhiva Yuanshanda Roesardhyati, Ratna Ruswandi . Sahda Eka Ardiyanti Sari, Shela Permata Sintiya, Melan Noer Soebagijono Soebagijono, Soebagijono Sunarmi Syaharani, Elva Tesalonika, Santa Naftali Tien Aminah Tohiviatuti, Aida Trian Lutfianti Umi Hanik Mardiyana Vera Puspita Wahyu, Ardhiles Wahyuni, Dyah Prapti Wibowo, Yuda Aji Prasetyo Wiwik Handayani Wulandari, Putri Ratna YUNI ASRI Yuni Asri YUNI ASRI, YUNI Zakariya, Amin