Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of model fit and item parameter of work and energy test using item response theory Yustiandi Yustiandi; Duden Saepuzaman
Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/gravity.v7i2.10563

Abstract

One of the important parts in assessing learning outcomes is using a good instrument that is analyzed using an appropriate analytical model and can measure students' abilities accurately. This study aims to determine the model fit and item parameter of work and energy test using item response theory. This research is a quantitative research that was carried out on the responses of 1177 high school students spread across Banten Province. The instrument is a set of work and energy tests consisting of 25 multiple choices. The data analysis used the item response theory approach with statistical methods ranging from determining the fit model to the item characteristics.. The analysis showed the students' responses to the fit energy and effort test with 9 items of 1 PL model, 17 items of 2 PL model, and 16 items of 3 PL model. Based on the percentage, the 2PL model is suitable than 1PL and 3PL. Further analysis determines the item parameter value by referring to the 2PL model, namely the item parameter difficulty level (b) and discrimination (a). The result shows that all items have difficulty in the range of 2.501 to 1.595, and the discrimination was in the range of 0.289 to 1.109. Based on this analysis, it can be concluded that all items in this test are the good item criteria 
PENERAPAN STRATEGI METAKOGNISI PADA PEMBELAJARAN KOOPERATIF UNTUK MENGIDENTIFIKASI PROFIL METAKOGNISI SISWA SMA KELAS X Intan Asriningsih; Duden Saepuzaman; Selly Ferranie
Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.752 KB) | DOI: 10.30870/gravity.v2i2.1131

Abstract

Penelitian ini difokuskan untuk mengidentifikasi profil metakognisi siswa SMA kelas X pada materi suhu dan kalor. Desain penelitian ini adalah posttest control group design. Kemampuan metakognisi yang diidentifikasi pada penelitian ini adalah kemampuan metakognisi pengetahuan, metakognisi kontrol dan metakognisi kesadaran. Hasil penelitian menunjukkan  terdapat perbedaan profil metakognisi  kelas eksperimen dan kelas kontrol. Profil metakognisi pengetahuan pada kelas eksperimen adalah sebagai berikut, metakognisi pengetahuan : pengetahuan deklaratif sebanyak 80,95% siswa dapat menyebutkan konsep dengan tepat sedangkan kelas kontrol 58,09%, pengetahuan prosedural 51,43% siswa dapat menjelaskan prosedurnya dengan lengkap dan dapat menghubungkan dengan konsep sedangkan kelas kontrol 27,56, dan pengetahuan kondisional 93,34% siswa yakin dengan jawabannya sedangkan kelas kontrol 58,10. Pada kemampuan metakognisi kontrol kelas eksperimen dihasilkan skor rata-rata pada perencanaan 3,54, pemantauan 3,51 dan evaluasi 3,68, sedangkan kelas kontrol perencanaan 3,25, pemantauan 3,21 dan evaluasi 3,32. Kemampuan metakognisi kesadaran dihasilkan skor rata-rata 3,86 untuk kelas eksperimen dan 3,90 untuk kelas kontrol.
Analysis of model fit logistic parameter of work and energy material using unidimensional item response theory Yustiandi Yustiandi; Duden Saepuzaman
Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika Article in Press
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/gravity.v0i-.11992

Abstract

This study aims to determine the suitability of the student response analysis on the test of work and energy materials with the logistic parameter model of item response theory. Another aim is to estimate item parameters according to a fit parameter logistic model (PL). This research is a quantitative research that was carried out on the responses of 1177 high school students spread across Banten Province. The instrument is a set of work and energy test consisting of 25 multiple choices. The analysis was carried out using the statistical method. The analysis showed the students' responses to the fit energy and effort test with 9 items of 1 PL model, 17 items of 2 PL model, and 16 items of 3 PL model. Based on the percentage, the 2PL model is suitable than 1PL and 3PL. So it can be concluded that the analysis of the work and energy test instrument fits the 2PL parameter model. Further analysis is the determination of the item parameter value by referring to the 2PL model, namely the item parameter difficulty level (b) and discrimination (a). From the analysis conducted, it was found that the difficulty level was in the range - 2.501 to 1.595 and the discrimination was in the range 0.289 to 1.109. Based on this analysis, it can be concluded that all items in this test are the good item criteria
PROFIL SIKAP SISWA SMP BERDASARKAN HASIL PENCAPAIAN LITERASI SAINTIFIK (LS) PADA TOPIK KALOR Yesi Martianingsih; Setiya Utari; Duden Saepuzaman
Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.533 KB) | DOI: 10.30870/gravity.v2i2.1135

Abstract

Literasi saintifik (LS) merupakan kemampuan seseorang dalam menggunakan pengetahuan dan keterampilan ilmiahnya dalam menyelesaikan permasalahan di kehidupan sehari-hari. Beberapa penelitian menunjukkan beberapa sekolah di kota Bandung belum melatihkan LS secara optimal. Penelitian lain telah menunjukkan LS dapat ditingkatkan dengan pendekatan saintifik, namun belum menggambarkan karakteristik sikap yang dimiliki siswa. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang profil sikap siswa berkaitan dengan hasil pencapaian LS yang dimilikinya. Sikap dalam LS meliputi minat terhadap sains dan teknologi, menilai pendekatan saintifik untuk penyelidikan dan  kesadaran lingkungan.Penelitian deskriptif ini dilakukan di salah satu sekolah di Kabupaten Bandung Barat dengan jumlah sampel 38 siswa. pengambilan sampel dilakukan dengan cara simple random sampling. Data diperoleh dari beberapa instrumen yaitu lembar observasi yang di perkuat dengan kuesioner terbuka, kuesioner tertutup, dan wawancara yang dilakukan kepada beberapa siswa. Hasil menunjukkan banyaknya siswa yang memiliki LS tinggi, sedang dan rendah adalah 8 orang, 24 orang dan 6 orang. Siswa dengan LS tinggi memiliki minat terhadap sains dan teknologi yang lebih baik daripada siswa dengan LS sedang dan rendah. Siswa yang memiliki LS tinggi memiliki rasa ingin tahu terhadap sains dan isu-isu yang berkaitan dengan sains dan upaya; kesediaan memperoleh pengetahuan dan keterampilan tambahan dengan menggunakan sumber daya dan metode; dan minat yang sedang berlangsung terhadap sains termasuk karir yang berkaitan dengan sains baik sekali.
REDESAIN LEMBAR AKTIVITAS MAHASISWA BERDASARKAN ANALISIS KESULITAN MAHASISWA PADA KONSEP RANGKAIAN LISTRIK ARUS SEARAH PADA PERKULIAHAN FISIKA DASAR duden saepuzaman
Journal of Teaching and Learning Physics Vol 4, No 1 (2019): Journal of Teaching and Learning Physics (Februari 2019)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jotalp.v4i1.3793

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada redesain Lembar Aktivitas  Mahasiswa (LAM)  pada materi rangkaian listrik arus searah di perkuliahan Fisika Dasar. Redesain yang dimaksud adalah mendesain kembali LAM yang sudah diimplementasikan berdasarkan analisis kesulitan konseptual mahasiswa. Data kesulitan mahasiswa dianalisis dari lembar jawaban mahasiswa pada saat tes tertulis. Selain didasarkan pada upaya peningkatan pemahaman konsep mahasiswa, penelitian ini juga diharapkan dapat menghasilkan LAM yang standar yang bisa digunakan dalam perkuliahan Fisika Dasar khususnya untuk materi rangkaian listrik arus searah. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yang bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan mahasiswa sebagai dasar redesain LAM. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini adalah mahasiswa prodi pendidikan Fisika semester III tahun akademik (TA) 2014/2015 sebanyak 41 mahasiswa dan  mahasiswa TA 2015/2016 sebanyak 43. Instumen tes yang digunakan dalam penelitian berbentuk multiple choice yang diadaptasi dari  Determining and Interpreting Resistive Electric Circuits Concepts Test Version 1.0 (DIRECT). Analisis jawaban mahasiswa TA 2014/2015 pada tes tertulis menunjukkan beberapa kesulitan konseptual mahasiswa sebagai berikut. Pertama,  mengidentifikasi pengaruh besarnya hambatan (penambahan atau pengurangan hambatan)  terhadap arus yang mengalir dalam rangkaian gabungan (seri-paralel) dan pada komponen listrik (lampu). Kedua, mengidentifikasi pengaruh penambahan hambatan yang dipasang seri terhadap arus dan tegangan atau nyala lampu. Ketiga,mengidentifikasi pengaruh penambahan hambatan yang diapasang paralel terhadap arus tegangan dan hambatan total. Keempat, membandingkan kuat arus yang melalui resistor (atau suatu titik dalam rangkaian)  yang disusun paralel. Temuan ini menjadi dasar meredesain LAM. LAM yang sudah diredesain diujicoba kembali pada mahasiswa TA 2015/2016. Hasil dari implementasi redesain ini menunjukkan ada pengurangan kesulitan mahasiswa pada konsep rangkaian listrik arus searah.
Penerapan Scientific Approach dalam Upaya Melatihkan Literasi Saintifik dalam Domain Kompetensi dan Domain Pengetahuan Siswa SMP pada Topik Kalor Widi Ilhami Novili; Setiya Utari; Duden Saepuzaman; Saeful Karim
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 8, No 1 (2017): APRIL 2017
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v8i1.1338

Abstract

Literasi Saintifik (LS) adalah suatu kemampuan seseorang dalam menggunakan pengetahuan ilmiahnya, tidak hanya memahami konsep tetapi juga dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari ataupun dalam mengambil suatu keputusan. LS itu sangat penting, sehingga negara-negara maju pun telah menjadikan LS sebagai program negara untuk mendongkrak kemampuan siswa dalam bidang sains. Negara Indonesia pun ikut serta dalam mengedepankan LS ini. Namun diketahui bahwa LS siswa Indonesia masih rendah. Terdapat indikasi bahwa pembelajaran sains yang dilakukan di kelas belum optimaldalammemfasilitasi siswa dalam melatihkan LS. Penelitian quasy-eksperimen dengan desain one group pretest and posttest dilakukan untuk mengetahui hasil LS setelah diterapkan scientific approach pada topik kalor. Penelitian dilakukan di salah satu SMPN di Kota Bandung dengan jumlah sampel 32 siswa melalui random sampling yaitu pengundian terhadap kelas. Instrumen yang digunakan sebanyak 20 soal berupa uraian (reliabilitas 0,83 dan validitas dari 0,38 – 0,71) . Hasil analisis gain ternormalisasi menunjukkan bahwa domain kompetensi dan domain pengetahuan mengalami peningkatan dalam kategori sedang
Konsistensi Konsepsi Siswa Melalui Penerapan Model Interactive Lecture Demonstration Pada Materi Gelombang Mekanik Iis Nawati; Duden Saepuzaman; Andi Suhandi
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 8, No 1 (2017): APRIL 2017
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v8i1.1334

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Konsistensi Konsepsi Siswa Melalui Penerapan Model Interactive Lecture Demonstration Pada Materi Gelombang Mekanik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang konsistensi konsepsi siswa sebagai efek dari penerapan model Interactive Lecture Demonstration dalam materi gelombang mekanik. Penelitian ini menggunakan metode pre experimental dengan one group posttest design. Dengan populasi kelas XII pada salah satu SMA di kota Cimahi, Jawa Barat. Sedangkan sampelnya yaitu satu kelas yang dipilih secara acak kelas dari  enam kelas yang ada  di sekolah tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui pemberian tes konsepsi yang berbentuk three-tier test serta lembar keterlaksanaan model Interactive Lecture Demonstration. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsistensi konsepsi siswa untuk konsep  faktor-faktor yang mempengaruhi cepat rambat gelombang sebesar 0,48 dengan kategori tidak konsisten, konsep tentang periode gelombang berjalan sebesar 1,16 dengan kategori tidak konsisten, konsep frekuensi gelombang berjalan sebesar 0,84 dengan kategori tidak konsisten, konsep frekuensi pada gelombang stasioner sebesar 1,28 dengan kategori cukup konsisten dan konsep panjang gelombang pada gelombang stasioneri sebesar 0,76 dengan kategori tidak konsisten
REKONSTRUKSI RANCANGAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) MELALUI ANALISIS KESULITAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA PADA TOPIK LISTRIK DINAMIS Rini Juliani; Setiya Utari; Duden Saepuzaman
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN SAINS Vol. 1 No. 1 (2017): First edition
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppms.v1n1.p%p

Abstract

Literasi sains (LS) merupakan kemampuan untuk memahami, menggunakan serta mengaplikasikan sains agar mampu mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan sains secara efektif dan bertanggung jawab. Individu yang berliterasi sains akan mampu belajar untuk memecahkan permasalahannya dan beradaptasi dalam masyarakat yang terus berkembang. Sehingga, LS dipandang penting untuk dimiliki oleh setiap individu. Namun, diduga adanya indikasi proses pembelajaran sains belum secara optimal memfasilitasi pelatihanya LS siswa, sebagai contoh instruksi paktikum yang digunakan masih besifat verifikasi sehingga tidak memfasilitasi kemampuan mengembanagkan pertanyaan penyelidikan dan merencanakan penyelidikan. Dengan metode suvey menggunakan 143 sampel di salah satu SMP N kabupaten Bandung bertujuan untuk mendapatkan gambaan rekonstruksi pembelajaan sains yang melatihkan LS bedasakan profil kesulitan LS siswa.Hasil penelitian menunjukkan profil LS yang dipandang rendah pada domain pengetahuan prosedural  43,12%dan pengetahuan epistemik 47,44%, sedangkan pada  domain kompetensi mengevaluasi dan merancang penelitian ilmiah 42,31%, serta kompetensi menginterpretasikan data dan bukti ilmiah 56,76%. Berdasakan analisis profil dan hasil wawancara dengan guru dan siswa, maka rekonstruksi RPP menekankan pada proses observasi untuk menghasilkan pertanyaan penyelidikan, merencanakan penyelidikan (mengenal variabel, membuat predikasi dan meencanakan pediksi), mendapatkan data sebagai bahan pengetahuan epistemik untuk  menganalisis dan membuat kesimpulan, serta memberikan saran berdasarkan hasil evaluasi penyelidikan ilmiah.
Validitas dan Reliabilitas Konstruk Instrumen Skala Sikap Siswa Terhadap Fisika Dengan Analisis Faktor Konfirmatori Duden Saepuzaman; Edi Istiyono; Widihastuti Widihastuti
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 6, No 1 (2021): Mei
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um058v6i1p%p

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengestimasi validitas dan reliablitias konstruk instrumen skala sikap siswa terhadap fisika (SSF)  menggunakan analisis faktor konfirmatori. Subyek penelitian sebanyak 221 siswa SMA yang tersebar di provinsi Jawa Barat. Instrumen yang digunakan instrumen non tes berupa skala sikap siswa terhadap Fisika. Instrumen ini terdiri dari tiga komponen yaitu komponen Antusias Siswa Pada Fisika dan Pembelajarannya (AF), Guru Fisika (GF) dan  komponen Fisika Sebagai Bagian Karir di Masa Depan (KF). Hasil Penelitian menunjukkan ketiga komponen  memiliki validitas baik (loading factor diatas 0,70), meskipun ada sebagian kecil dibawah 0,7 tetapi masih dapat diterima karena memiliki nilai loading factor diatas 0,50. Hasil penelitian menunjukkan semua indikator ini memiliki validitas konstrak yang cukup baik. Analisis lanjutan pengujian reliabilitas konstruk menggunakan Composite Reliability (CR) dan   Average Variance Extarcted (AVE) menunjukkan bahwa semua dimensi SSF memiliki reliabilitas konstruk yang baik. 
ANALISIS ESTIMASI KEMAMPUAN SISWA DENGAN PENDEKATAN ITEM RESPONSE THEORY PENSKORAN DIKOTOMUS DAN POLITOMUS Duden Saepuzaman; Edi Istiyono; Haryanto -; Heri Retnawati; Yustiandi -
Karst : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA DAN TERAPANNYA Vol 4 No 1 (2021): Karst: Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapannya
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/karst.v4i1.948

Abstract

This study compares students' abilities using the Item Response Theory (IRT) approach to dichotomous and polytomous scoring. This research is quantitative descriptive. The research subjects were 1175 high school students in class XI spread across West Java and Banten provinces, consisting of 450 male students and 725 female students. Response data with dichotomous scoring were analyzed using the item response theory approach with the BILOG-MG program, while the polytomous scoring was analyzed using the GPCM approach using the R program. The results of the model fit test showed that the items most fit with the 2PL model. The instrument used is a work and energy material test instrument tested for validity d, reliability, distinguishing power, and difficulty level. The results showed that the average ability with a polytomous score was greater than that of a dichotomous, even though compared to having almost the same ability but with a relatively different distribution. The distribution of students' abilities with polytomous scoring is closer to the normal curve than the dichotomous scoring. The relationship between students' ability scores with these two scoring approaches is shown by a correlation coefficient score of 0.990 and a determination index of 0.9808 with a prediction line y= 0.9735 x +0.0036.
Co-Authors . Haryanto A. Suhandi Achmad Samsudin Agus Fany Chandra Aisyah, Aas Aldi Zulfikar Alyamuari, Arum Amsor Amsor Amsor, Amsor Anggi Hanif Setyadin Ardi Rizkia Ferahenki Arman Arman Asep Sutiadi Atmaja, Devi Yulianty Surya Ayub, Made Rai Shanti Cahyo Puji Asmoro Dhina, Meiry Akmara Edi Istiyono Eka Cahya Prima Elsa Anggiya Nurinsani Endi Suhendi Fitri Nurul Sholihat Ghinatri, Nurma Gustiani, Wina Tika Hana Susanti Harun Imansyah Haryanto Haryanto Hera Novia Heri Retnawati Heru Kuswanto Hutnal Bashori Ida Rachmawati Iis Nawati Ika Mustika Sari Ika Mustika Sari Ika Mustika Sari Ika Mustika Sari Iman Nurzaman, Iman Insih Wilujeng Intan Asriningsi Intan Asriningsih Ismiandini, Rifa Judhistira Aria Utama Judhistira Arya Utama Juliani, Rini Kartika Hajar Kirana Lina Aviyanti Mat Daud, Anis Nazihah Muh. Asriadi AM Muhamad Gina Nugraha Muhammad Shidiq Permana Mutia Hariza Lubis Nanang Dwi Ardi Nirmala Utami Nurjanah, Widia Linta Nurwulan Fitriyanti Parlindungan Sinaga Purwoko Haryadi Santoso Rachman, Anisyah Raden Giovanni Rahadiani Nurul Qonita Rahmat*, Anggi Datiatur Rini Juliani S. P. Sriyansyah Saeful Karim Selly Feranie Selly Ferranie Selly Ferranie Selly Ferranie Setiya Utari Setiya Utari Setiya Utari Setiya Utari Setiya Utari Setya Utari Sözbilir, Mustafa Sriyansyah, Syakti Perdana Suci Ramayanti Sukmadewi, Prila Mentari Suparman Suparman Taryono Taryono Taufik Ramlan Taufik Ramlan amalis Utami, Dea Annisa Wati, Erma Widi Ilhami Novili Widi Ilhami Novili Widia Linta Nurjanah Widihastuti Winny Liliawati Wipsar Sunu Brams Dwandaru Yesi Martianingsih Yusron, Eri Yustiandi - Yustiandi Yustiandi Yustiandi Yustiandi Yustiandi Yustiandi Yustiandi Yustiandi Yustiandi Yustiandi Yustiandi Yustiandi Yustiandi Yustiandi, Yustiandi Yustiandid, Yustiandi Zahra Raudi Maulidia Zakwandi, Rizki