p-Index From 2021 - 2026
7.347
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Paradikma: Jurnal Pendidikan Matematika Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Al Khawarizmi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika JPsd ( Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar ) Jurnal Dinamika Pendidikan JPPM (JURNAL PENELITIAN DAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA) Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika Union: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Prima: Jurnal Pendidikan Matematika ALGORITMA : Journal of Mathematics Education JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA) Jurnal Educatio FKIP UNMA Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah Tirtamath : Jurnal Penelitian dan Pengajaran Matematika Nabla Dewantara : Jurnal Pendidikan Matematika International Journal of STEM Education for Sustainability Al Khawarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika Wilangan : Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Journal of Medives: Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang Jurnal Pendidikan Matematika Nabla Dewantara : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Pengabdian Dinamika Himpunan: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Journal of the Indonesian Mathematics Education Society
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Modul Berbasis PjBL untuk Mendukung Kemampuan Numerasi pada Materi Bangun Ruang Suhartini, Tati; Khaerunnisa, Etika
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2025): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v7i2.17661

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas, kepraktisan, dan efektivitas modul berbasis Project Based Learning (PjBL) dalam mendukung kemampuan numerasi pada materi bangun ruang. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE, melibatkan 33 siswa kelas IX SMPN 5 Kota Serang. Instrumen pengumpulan data mencakup wawancara, angket, dan tes. Hasil analisis menunjukkan bahwa modul dinyatakan sangat valid dengan penilaian ahli materi sebesar 100%, ahli media 84% dan 85%, serta ahli pendidikan 94% dan 80%. Uji coba modul dilaksanakan selama dua pertemuan, dengan aktivitas membuat proyek bangun ruang (prisma dan limas) serta mengerjakan latihan dan tes formatif. Pada tahap evaluasi, dilakukan revisi akhir terhadap modul. Penilaian kepraktisan menunjukkan skor rata-rata 83%, yang berarti sangat praktis. Sementara itu, efektivitas modul dinilai dari hasil tes formatif siswa, dengan rata-rata capaian sebesar 73%, sehingga dianggap cukup efektif dalam mendukung kemampuan numerasi siswa pada materi bangun ruang prisma dan limas.  
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS BERDASARKAN TEORI APOS DITINJAU DARI SELF EFFICACY SISWA Ashri, Dewi Nadhila; Khaerunnisa, Etika
Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA) Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA)
Publisher : Prodi Magister Pendidikan Matematika Pascasarjana Universitas Pattimura Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jumadikavol4iss2year2022page72-81

Abstract

This study aims to find out the ability to solve mathematical problems based on APOS theory when examined by a student's self efficacy. Studies are conducted in class X Accountability SMK Nurul Huda Baros Kabupaten Serang that has of 28 students. The research subjects were 6 students consisting of two students from each category of self-efficacy. The study uses a type of qualitative research with a descriptive method. Data collection techniques in this study used questionnaires, tests, and interviews that a questionnaire instrument in the form of statements about self efficacy and a test consisting of two question problems solving of quadratic equations. Studies have revealed that students with a high self efficacy has the ability to solve mathematical problems to the stage of the scheme, the student with moderate self efficacy has the ability to solve problems to the stage of objects, while the student with low self efficacy has the ability to solve problems only until the stage of action
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA BERDASARKAN TEORI APOS DITINJAU DARI KEMANDIRIAN BELAJAR Rahmawati, Ratih Yulinda; Khaerunnisa, Etika
Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA) Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA)
Publisher : Prodi Magister Pendidikan Matematika Pascasarjana Universitas Pattimura Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jumadikavol4iss2year2022page50-57

Abstract

The purpose of this study is to analyze how the ability to understand students' mathematical concepts based on the APOS theory on the material of building blocks and cubes when viewed from the independence of students' learning. This research was conducted in class VIIIA SMPN 5 Cilegon. The research subjects were 6 students consisting of two students from each category of learning independence. This study uses a qualitative research type. The instruments used in this study were a learning independence questionnaire, a written test of understanding the concept consisting of 2 description questions and interviews. The data analysis used includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. In this study, the analysis of the level of understanding of students' mathematical concepts using the APOS theory which includes indicators of concept understanding. The results of this study state that students with high learning independence have the ability to understand mathematical concepts to the schema stage, students with moderate learning independence have mathematical problem solving abilities to the object stage, while students with low learning independence only have the ability to understand mathematical concepts to the stage of action only
PENGARUH MODEL PROJECT-BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP Maulida, Alfina Fitri; Marethi, Indiana; Khaerunnisa, Etika
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 6, No 3 (2025): September 2025
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/wjirpm.v6i3.33022

Abstract

Salah satu tujuan utama dalam pembelajaran matematika adalah mengembangkan kemampuan pemecahan masalah. Akan tetapi, kenyataannya menunjukkan bahwa kemampuan tersebut masih tergolong rendah. Salah satu materi geometri yang diajarkan di jenjang SMP adalah bangun ruang sisi datar. Banyak siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan terkait materi ini karena sifatnya yang abstrak dan kurang kontekstual dalam penyampaian. Oleh karena itu, diperlukan penerapan model pembelajaran yang inovatif dan kontekstual untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. Salah satu model yang memiliki potensi untuk mencapai tujuan tersebut adalah Project-Based Learning. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Project-Based Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experimental dengan desain non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di SMPN 1 Padarincang tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan kelas VIII B sebagai kelompok eksperimen dan kelas VIII D sebagai kelompok kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil tes akhir kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan model Project-Based Learning memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.Kata kunci: pembelajaran berbasis proyek, kemampuan pemecahan masalah matematis
Pengembangan E-Modul Berbasis Problem Based Learning (PBL) Untuk Mendukung Literasi Numerasi Siswa Khasanah, Neni Imro’atun; Khaerunnisa, Etika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.15073

Abstract

Siswa mengalami mengalami kesulitan dalam literasi numerasi pada materi bilangan dengan ditunjukkan pada hasil ulangan harian dengan rentang nilai antara 55-67, dimana kesulitan pada kemampuan literasi numerasi mencangkup penggunaan angka dan simbol, serta kemampuan menafsirkan hasil analisis untuk memprediksi dan mengambil keputusan, sehingga kemampuan literasi numerasi siswa perlu didukung dengan adanya bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menciptakan sebuah e-modul berbasis Problem Based Learning (PBL) yang valid, praktis, dan efektif untuk mendukung literasi numerasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan dengan model ADDIE, dengan sampel penelitian terdiri dari 30 siswa kelas VII MTs Negeri 1 Kota Serang. Data penelitian diperoleh dari validasi ahli materi dan ahli media, respon siswa dan guru matematika kelas VII melalui angket kepraktisan media, serta tes kemampuan literasi numerasi pretets dan posttest. Hasil validasi dari tim validator menunjukkan persentase rata-rata sebesar 78% untuk ahli media, dan sebesar 86,66% untuk ahli materi. Sementara kepraktisan media memiliki persentase rata-rata sebesar 80,17%, dan tes kemampuan literasi numerasi pada pretest memiliki persentase rata-rata sebesar 62,36% dan postest sebesar 75%, sehingga terdapat perbedaan rata-rata pretest dan postest berdasarkan uji paired sample t test. Dari hasil ini, dapat disimpulkan bahwa e-modul berbasis Problem Based Learning (PBL) yang dihasilkan layak untuk digunakan dalam mendukung literasi numerasi siswa.
` PENGARUH LKPD BERBASIS PERMAINAN TRADISIONAL BANTEN UNTUK MENDUKUNG KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA Rohadatul Aisy, Salma; Khaerunnisa, Etika
Nabla Dewantara: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2024): Nabla Dewantara: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : FKIP Universitas Tamansiswa Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51517/nabla.v9i1.383

Abstract

Problem-solving skills are essential mathematical abilities that students must possess. However, students' mathematical problem-solving skills remain low, often due to ineffective teaching methods and monotonous instructional materials that fail to meet the characteristics and needs of student learning. This study aims to examine the impact of student worksheets (LKPD) based on traditional games from Banten on supporting students' mathematical problem-solving abilities. The method used is a Systematic Literature Review (SLR) involving the collection, evaluation, and analysis of data from 15 scientific articles related to the topic. The results show that the use of LKPD in various approaches, such as Problem Based Learning (PBL) and ethnomathematics, is effective in enhancing students' problem-solving skills. Additionally, traditional Banten games such as engklek, gatrik, egrang batok, congklak, and gobak sodor have been proven to significantly support mathematical problem-solving abilities. Therefore, the use of LKPD based on traditional games can create more interactive and enjoyable learning, positively impacting the improvement of students' mathematical problem-solving skills.
SYSTEMATIC LITERATUR REVIEW: PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT Arrochman, Anggi; Khaerunnisa, Etika
Nabla Dewantara: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 1 (2025): Nabla Dewantara: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : FKIP Universitas Tamansiswa Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51517/nabla.v10i1.385

Abstract

Kemampuan koneksi matematis pada sebagian besar peserta didik ditemukan masih tergolong rendah, sehingga diperlukan suatu pembelajaran inovatif yang mendukung peningkatan kemampuan koneksi matematis, salah satunya adalah Problem Based Learning. Adversity Quotient merupakan ketahanan seseorang saat dihadapkan dengan kesulitan, sehingga akan mempengaruhi langkah-langkah menyelesaikan masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan tinjauan literatur pengaruh Problem Based Learning terhadap kemampuan koneksi matematis siswa ditinjau dari Adversity Quotient. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Systematic Literature Review. Data dikumpulkan dengan mengkaji dan melakukan identifikasi artikel-artikel yang relevan dengan topik penelitian ini. Artikel yang dikaji dalam penelitian ini berjumlah 20 artikel jurnal nasional terindeks SINTA yang diperoleh dari Google Scholar. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh positif Problem Based Learning terhadap kemampuan koneksi matematis siswa ditinjau dari Adversity Quotient. Siswa dengan tingkat AQ tinggi/climber cenderung memiliki kemampuan koneksi matematis tinggi, siswa dengan tingkat AQ sedang/camper cenderung memiliki kemampuan koneksi matematis sedang, dan siswa dengan tingkat AQ rendah/quitter cenderung memiliki kemampuan koneksi matematis rendah.
Analysis of Junior High School Students' Numeracy Literacy in Solving Minimum Competency Assessment Model (AKM) Questions on Number Content Danis, Hayati Nufus; Khaerunnisa, Etika; Hendrayana, Aan
Al-Khawarizmi Vol 8 No 2 (2024): Al Khawarizmi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jppm.v8i2.24456

Abstract

This research aims to describe and analyze the numeracy literacy abilities of junior high school students in solving AKM model questions on number content. The type of research used in this research is descriptive qualitative research. The research subjects studied were 36 students in class VII-G of SMP Negeri 7 Serang City who had received material on whole numbers and fractions. The research instrument used was the AKM model questions consisting of three descriptive questions which had been adjusted to the numeracy literacy indicators. The written test results were analyzed based on numeracy literacy indicators and then strengthened by the results of student interviews. The research results show that students' numeracy literacy skills in solving AKM model questions on number content are still not good. Because students are unable to meet the three numeracy literacy indicators. Students' numeracy literacy abilities are predominantly in the medium category. In solving AKM model questions on number content, students with high and moderate abilities experienced calculation errors in the results of addition, subtraction, multiplication and division. Students with low abilities have difficulty determining solution strategies and understanding the concept of arithmetic operations of addition, subtraction, multiplication and division on whole numbers and fractions as well as in calculating discounts. 
Analisis Kesalahan Siswa SMA dalam Menyelesaikan Soal Literasi Matematis Berdasarkan Teori Kastolan Kamila, Nazwa Guseynova; Khaerunnisa, Etika; Fathurrohman, Maman
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2024): VOL 4 NO 2
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v4i2.2334

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan jenis kesalahan serta faktor penyebab kesalahan yang siswa lakukan dalam menyelesaikan soal literasi matematis berdasarkan teori Kastolan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII IPA 5 SMAN 1 Ciruas. Intrumen dalam penelitian ini terdiri dari instrumen tes literasi matematis yang berjumlah 6 butir soal dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek penelitian melakukan 3 jenis kesalahan dalam menyelesaikan soal literasi matematis, yaitu kesalahan konseptual sebesar 42,53%, kesalahan prosedural sebesar 31,61%, dan kesalahan teknik sebesar 25,86%. Kesalahan konseptual terjadi karena subjek penelitian terbiasa mengerjakan soal secara langsung ke prosedur penyelesaiannya tanpa menuliskan rumusnya terlebih dahulu. Penyebab terjadinya kesalahan prosedural antara lain tidak mengetahui langkah penyelesaian yang harus dilakukan selanjutnya, kurangnya kemampuan dalam memanipulasi langkah penyelesaian, kurangnya kemampuan dalam menerapkan operasi perpangkatan pada suatu bilangan, dan kurang terbiasanya mengerjakan jenis soal seperti yang diberikan. Penyebab terjadinya kesalahan teknik antara lain kurangnya kemampuan dalam melakukan operasi aljabar bentuk akar, belum selesainya prosedur penyelesaian yang dilakukan sehingga berdampak pada tidak adanya hasil, serta tidak menerapkan prosedur penyelesaian soal dengan tepat sehingga berdampak pada salahnya perhitungan. Kata Kunci: analisis kesalahan, soal literasi matematis, teori kastolan   Abstract : This study aims to identify and describe the types of errors and factors that cause errors made by students in solving mathematical literacy problems based on Kastolan theory. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. The subjects in this research were students of class XII IPA 5 at SMAN 1 Ciruas. The instrument in this research consisted of a mathematical literacy test instrument consisting of 6 questions and an interview guide. The research results showed that research subjects made 3 types of errors in solving mathematical literacy questions, namely conceptual errors of 42.53%, procedural errors of 31.61%, and technical errors of 25.86%. Conceptual errors occur because research subjects are used to working on problems directly to the solution procedure without writing down the formula first. Causes of procedural errors include not knowing what solution steps to take next, not being able to manipulate the solution steps, not being able to apply exponentiation operations of a number, and not understanding how to work on the type of problem given. Causes of technical errors include lack of ability to perform algebraic operations in the form of roots, not completing the solution procedure so that it does not produce results, and not applying the problem solving procedure correctly resulting in incorrect calculations. Keywords: error analysis, mathematical literacy problems, castolan theory  
Profil Kemampuan Penalaran Calon Guru Matematika Ditinjau Dari Jenis Kelamin Dan Pengetahuan Awal Khaerunnisa, Etika
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Vol 1 No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/sjme.v1i2.724

Abstract

Capaian pembelajaran lulusan sarjana pada kurikulum berbasis KKNI menunjukkan keselarasan dengan indikator kemampuan penalaran. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa perlu memiliki kemampuan penalaran dalam setiap proses pembelajaran, telebih mahasiswa calon guru, mengingat mahasiswa jurusan pendidikan matematika kelak akan menjadi guru profesional yang dituntut mampu mengidentifikasi dan meningkatkan kemampuan penalaran siswanya di sekolah. Sehingga perlu dilakukan antisipasi sejak dini bagi calon guru matematika yang kelak menjadi guru dengan cara mengetahui profil kemampuan penalaran dirinya, berdasarkan profil tersebut mahasiswa dapat melakukan evaluasi diri terhadap keunggulan dan kelemahan pada tiap indikator kemampuan penalaran. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan profil kemampuan penalaran calon guru laki-laki dan perempuan kategori pengetahuan awal (tinggi, sedang, rendah). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Subyek  penelitian berdasarkan nilai tes pengetahuan awal dan jenis kelamin yang dikelompokkan dalam enam kategori. Instrumen  penelitian  terdiri  dari  soal  tes penalaran sebanyak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada indikator kemampuan mengajukan dugaan, dapat dicapai dengan kriteria mampu oleh calon guru laki-laki kategori tinggi dan kategori rendah serta perempuan kategori tinggi dan rendah. Pada indikator kemampuan melakukan manipulasi matematika dengan kriteria mampu hanya dicapai oleh calon guru perempuan kategori tinggi. Pada indikator kemampuan memberikan alasan terhadap beberapa solusi, hanya dapat dicapai dengan kriteria kurang mampu oleh laki-laki kategori tinggi dan sedang serta perempuan kategori tinggi, sedangkan untuk kriteria tidak mampu dicapai oleh laki-laki kategori rendah dan perempuan kategori sedang dan rendah. Pada indikator kemampuan memeriksa kesahihan suatu argumen dapat dicapai dengan kriteria mampu oleh calon guru laki-laki kategori tinggi dan sedang, serta perempuan kategori tinggi, sedang, rendah.  Pada indikator kemampuan menarik kesimpulan atau melakukan generalisasi, keenam kategori calon guru ada pada kriteria kurang mampu dalam menarik kesimpulan.
Co-Authors Aan Hendrayana Aan Hendrayana Aan Subhan Pamungkas Abdul Fatah Abdul, Fatah adilfi refa maferik Agni Melyana Ahmad Pernando Alfariji Ahmad Taufik Awami Aliyudin Aliyudin Annisa Annisa Annisaa Nurul Hikmah Ariyanti, Davi Arrochman, Anggi Asep Muhyidin Ashri, Dewi Nadhila Asih, Indhira Auliannisa Ichwan, Aghnia Azzahra Shinta Bilqis Nurfata Cecep Anwar Hadi Firdos Santosa Claudia Salsabila Cucu Atikah Danis, Hayati Nufus Dewi Aulia Diah Rahma Muharam Dian Dame Tinambunan Dimas Hudda Satriani Dwi Wiguna Fahmi Fahmi Fakhrudin - Firdaus, Ahmad Hidayatul Ghina Ayu Meilani Trisni Haffith, Lydia Amandha Hafidzah, Febrina Hanifah Hanifah Hasanah, Hirmayatul Heni Pujiastuti Hepsi Nindiasari Hepsi, Hepsi Nindiasari Ihsannudin Ihsannudin Ihsanudin Ihsanudin, Ihsanudin Indhira Asih Vivi Yandari Indiana Marethi Indiana Marethi, Indiana Isma Syaftiani Syafruddin Isna Rafianti Jaenudin Jaenudin Jaenudin Kamila, Nazwa Guseynova Khasanah, Mufidatun Khasanah, Neni Imro’atun Kirana, Anindya Lia Andelinawati Maman Fathurrohman Maman Fathurrohman, Maman Marethi, Indiana Maulida, Alfina Fitri Mayyadah, Umi Muhammad Reynaldi Mustafa, Ade Nandang Ningsih, Aulia Kusuma Novaliyosi Novaliyosi Novaliyosi, Novaliyosi Nurul Anriani Putri Safrina Wahyuningtyas Rahmawati, Cantika Rahmawati, Ratih Yulinda Ramdani, Muhammad Ria Sudiana M.Si. Ria Sudiana, Ria Riza Novidona Afifah Rohadatul Aisy, Salma Sadriah Salsabila, Adinda Samuel Benny Dito Siska Feby Fauziah Siti Maesaroh Siti Nurhalimah Siti Salwa Sayyidah Sjaifuddin Sjaifuddin Suhartini, Tati Sukirwan Sukirwan Supartini Supartini Supartini Supartini Syam, Syifa Subhiyati Syamsuri Syamsuri Syamsuri Syamsuri Syamsuri Syamsuri Tania Fajriyanti Tatu Hilaliyah V Y, Indhira Asih Vidiya Risna Dewi Vina Rohmatika Wildah Maulida Yani Setiani Yayat Ruhiat Yuni Nuraeni Yustika Nuramalina Yuyu Yuhana Yuyu Yuhana Yuyu Yuhana, Yuyu